Berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

Berikut yang bukan termasuk fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa adalah. a. alat untuk membentuk kelompok kedaerahan b. jawaban untuk menghadapi perkembangan global c. alat dalam upaya mengatasi konflik atau ketegangan sosial d.

sumber semangat untuk mewujudkan nilai-nilai di dalam ideologi itu sendiri Berikut yang bukan termasuk fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa adalah alat untuk membentuk kelompok kedaerahan (A) Pembahasan: Pandangan hidup merupakan cara pandang, pedoman, dan arahan bagi seseorang untuk memandang diri sendiri dan menentukan hidupnya. Pancasila berfungsi sebagai pandangan hidup bernegara di Indonesia. Selain sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila juga memberi arahan untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin bagi masyarakat Indonesia.

Selain itu, Pancasila juga memenuhi fungsi sebagai berikut: • menjadi alat dalam upaya mengatasi konflik atau ketegangan sosial, • menjadi sumber motivasi untuk mewujudkan cita-citanya, gagasan, dan ide-ide dalam kehidupan nyata, • menjadi sumber semangat untuk mewujudkan nilai-nilai yang termuat dalam Pancasila sendiri, • menjadi jawaban untuk menghadapi perkembangan globaI, dan • menjadi sumber inspirasi bagi perjuangan bangsa Indonesia.

Pelajari lebih lanjut • Materi mengenai sidang BPUPKI 1: brainly.co.id/tugas/25072411 Detil jawaban • Kelas: 7 • Mapel: PPKN • Bab: Kedudukan dan Fungsi Pancasila • Kode: 8.9.1 • Kata kunci: pancasila, dasar negara, pandangan hidup Jakarta - Pancasila merupakan dasar negara yang dicetuskan pertama kali pada tanggal 1 Juni 1945. Pancasila yang tercipta dari kepribadian bangsa Indonesia memiliki fungsi tersendiri. Apa saja fungsinya? Berikut daftar fungsi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dikutip dari buku Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar Negara yang ditulis Ronto, Fungsi Pancasila sebagai Ideologi Negara yang diimplementasikan dalam Pembangunan Nasional yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur baik secara material maupun spiritual.

Tujuan tersebut dicapai dalam wadah Negara Kesatuan RI yang merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan rakyat. Selain itu, Pancasila sebagai ideologi juga mencakup sikap warga negara yang mewujudkan kehidupan bangsa dan dunia yang aman, tentram, tertib dan damai. 2. Pancasila sebagai dasar negara Pancasila sebagai dasar negara atau sering juga disebut sebagai Dasar Falsafah Negara mengandung pengertian bahwa Pancasila sebagai dasar mengatur penyelenggaraan pemerintahan.

Hal tersebut ditegaskan dalam Ketetapan MPR No. XVIII/MPR/1998 tentang pencabutan P4 dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara. Pada ketetapan ini berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah bahwa Pancasila sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah Dasar Negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus dilaksanakan secara konsekuen dan konsisten.

3. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia Pancasila sebagai jiwa bangsa lahir bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia yaitu pada zaman Sriwijaya dan Majapahit.

Hal ini diperkuat oleh Prof. Mr. A.G. Pringgodigdo dalam tulisannya tentang Pancasila. Menurut Prof. Pringgodigdo, tanggal 1 Juni 1945 adalah istilah untuk hari lahir Pancasila. Sementara Pancasila itu sendiri telah ada dan menjadi jiwa sejak adanya Bangsa Indonesia.

4. Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia Pada fungsi ini, Pancasila diwujudkan dalam sikap mental, tingkah laku serta perbuatan. Sikap mental dan tingkah laku yang dimaksud adalah bangsa Indonesia mempunyai ciri khas yang membedakannya dengan bangsa lain.

Ciri khas inilah yang dimaksud dengan kepribadian. 5.

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

Pancasila Indonesia sebagai pandangan hidup bangsa Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa mengandung makna bahwa semua aktivitas kehidupan bangsa Indonesia sehari-hari harus sesuai dengan sila-sila dari Pancasila. Hal tersebut dikarenakan Pancasila merupakan kristalisasi dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sendiri. Nilai-nilai tersebut antara lain nilai ketuhanan-keagamaan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan-demokrasi, dan nilai keadilan sosial.

Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum >>>
anantakendek.com - Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan kumpulan contoh soal materi kedudukan dan fungsi Pancasila dilengkapi dengan kunci jawaban dalam mata pelajaran PKn kelas VIII revisi terbaru.

Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak, Ibu Guru, dan peserta didik dalam mencari referensi tentang contoh soal materi kedudukan dan fungsi Pancasila dilengkapi dengan kunci jawaban dalam mata pelajaran PKn kelas VIII revisi terbaru.

Gambar: freepik.com 1. Dalam hal menyaring budaya asing maka kedudukan Pancasila berfungsi sebagai … Dalam hal menyaring budaya asing maka kedudukan Pancasila berfungsi sebagai . A. Dasar negara Indonesia B. Etika hidup bangsa C. Filsafat hidup bangsa D. Jiwa dan kepribadian bangsa 2. Fungsi pokok Pancasila adalah sebagai. A. Pedoman hidup B. Sumber hukum C. Dasar negara D. Perjanjian luhur 3. Salah satu bentuk pengamalan sila Kemanusiaan yang adil dan beradab ialah .

A. menghargai hasil karya orang lain B. menghormati hak orang lain C. menolong orang lain agar mampu berdikari D. rela berkorban demi kepentingan bangsa 4. Setiap sila dari Pancasila memiliki hubungan yang saling mengikat, dan menjiwai satu sama lain sehingga tidak dapat dipisahkan.

Hal ini berarti Pancasila. A. Saling terkait B. Disusun secara hierarkis piramida C. Multi tafsir D. Merupakan ideologi terbuka 5. Bangsa Indonesia telah memiliki Pancasila sebagai pandangan hidupnya. Hal ini berarti bahwa bangsa Indonsia . A. mempunyai pegangan dan pedoman dalam memecahkan masalah bangsa B.

tidak perlu tahu ideologi bangsa lain yang berasal dari luar C. telah menunjukkan kepada dunia akan keberhasilannya dalam berjuang melawan penjajah D.

tidak perlu menjalin kerja sama dengan bangsa bangsa yang pernah menjajah Indonesia 6. Pandangan hidup merupakan. A. Cara pandang B. Landasan berpikir C. Dasar kehidupan D. Sumber kehidupan 7. Pancasila sebagai landasan penyelenggaraan pemerintahan dan kenegaraan merupakan fungsi Pancasila sebagai . A. dasar negara B. pandangan hidup bangsa C. perjanjian luhur bangsa Indonesia D. tujuan bangsa Indonesia 8. Ciri watak menonjol yang ada pada banyak warga suatu kesatuan nasional merupakan.

A. Kepribadian Rakyat B. Ciri masyarakat C. Kepribadian nasional D. Kepribadian bangsa 9. Pancasila dijadikan sebagai dasar negara Indonesia karena .

A. Pancasila diusulkan oleh founding fathers Indonesia B. Nilai yang terkandung dalam Pancasila mencerminkan jiwa bangsa Indonesia C. Pancasila dapat dijadikan alat sebagai pemersatu bangsa D. Pancasila dianggap sangat demokratis sehingga cocok untuk NKRI 10. 'Weltanschauung' artinya. A. Dasar hidup B. Dasar negara C.

Falsafah bangsa D. Falsafah hidup 11. Tiga fungsi pokok Pancasila adalah . A. pandangan hidup, ideologi, dasar negara B. lambang negara, jiwa bangsa, ideologi C.

pemersatu, penguat, pengokoh D. pandangan hidup, tujuan hidup, nilai hidup 12. Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum, artinya. A. Sumber seluruh hukum di Indonesia B. Sumber hukum pemerintahan Berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah. Sumber hukum undang-undang D. Sumber hukum pidana 13. Pancasila sebagai sebuah dasar negara memuat sebuah nilai dasar, yakni . A. nilai yang tercermin dalam setiap kehidupan nyata rakyat Indonesia B.

nilai yang terwujud dalam kehidupan sosial masyarakat C. nilai yang terwujud dalam kehidupan hukum pemerintahan D. nilai yang berasal dari budaya atau kultur bangsa Indonesia 14. Pancasila merupakan ideologi. A. Terbuka B. Tertutup C. Semi terbuka D. Semi tertutup 15. Rumusan Pancasila yang resmi tercantum dalam . A. Pembukaan UUD 1945 B. Piagam Jakarta C. Batang Tubuh UUD 1945 D.

Dokumen resmi negara 16. Dasar negara Pancasila tidak bisa diganti dengan dasar negara lain, karena Pancasila mengandung nilai yang berasal dari. A. bangsa Indonesia dan bangsa lain B. bangsa Indonesia sendiri C. warisan penjajah D.

budaya bangsa 17. Pancasila sebagai ciri khas dari bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa lain. Dalam hal ini Pancasila disebut sebagai . A. alat pemersatu B. perjanjian luhur C. Jiwa dan kepribadian bangsa D. moral pembangunan 18. Berikut perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan masyarakat adalah.

A. masa bodoh dengan orang lain B. melakukan kerja bakti C. melakukan ronda pada malam hari D. tidak menganggu ibadah orang lain 19. Upaya yang paling tepat untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dalam kehidupan masyarakat adalah . A. mengkaji dan membandingkan dengan negara lain B. dapat menghapal sila-sila Pancasila dengan baik C. mampu mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam perilaku sehari-hari D.

mengerti dan memahami Pancasila 20. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki kedudukan. A. sebagai cita-cita yang akan dituju bangsa Indonesia B. sebagai sumber dari segala sumber hukum yang belaku di masyarakat C. sebagai simbol negara D. sebagai sumber pengetahuan bagi masyarakat Indonesia 21.

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan . A. norma dasar berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah menjadi pedoman hidup manusia Indo­nesia B.

penjabaran dari pola perilaku hidup manusia Indonesia C. cara pandang bangsa Indo­nesia dalam menghadapi ke­merdekaan D. kristalisasi nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat In­donesia 22. Berikut ini adalah kedudukan dan fungsi Pancasila, kecuali. A. pandangan hidup bangsa B. sumber dari segala sumber hukum C. perjanjian luhur rakyat D. simbol yang menjadi kebanggaan Negara 23. Pancasila disahkan menjadi dasar negara Republik Indonesia dalam suatu sidang lembaga di bawah pimpinan ….

A. Ketua dari Konstituante, Wilopo B. Ketua dari PPKI, Ir. Soekarno C. Ketua dari BPUPKI, Radjiman Widiodiningrat D. Ketua dari MPRS, Jenderal A. 24. hukum yang ada di Indonesia harus bersumber kepada Pancasila sebagai. A. dasar negara B. kepribadian bangsa C. sumber dari segala sumber hukum D. perjanjian luhur rakyat 25. Pancasila mempersatukan dan menberi petunjuk untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin dalam masyarakat Indonesia. hal ini merupakan fungsi Pancasila sebagai .

A. ideologi negara B. pandangan hidup C. cita-cita bangsa D. dasar negara 26. Berikut ini yang tidak termasuk ciri orang yang bermoral Pancasila adalah. A. segala tindakan harus mendapat pujian dari masyarakat B. berhati-hati dalam mengambil keputusan C. mengutamakan kepentingan masyarakat daripada kepentingan sendri D.

semua masalah diselesaikan secara musyawarah 27. Berikut ini merupakan lambang sila ke 5 Pancasila yaitu. A. Rantai B. Kepala sapi C. Bintang D. Padi dan kapas 28. Pancasila juga disebut sebagai way of life.

Hal ini berarti Pancasil mempunyai fungsi sebagai . A. jiwa bangsa Indonesia B. ideologi negara C. pandangan hidup bangsa Indonesia D. negara 29. Arti penting Pancasila sebagai dasar negara bagi bangsa Indonesia yaitu.

A. Pancasila menjadi milik pejabat Indonesia B. Berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah menjadi landasan pembenar tindakan penguasa C. Pancasila sebagai alat pemecah belah persatuan D.Pancasila menjadi pedoman menyelesaikan konflik 30. Kedudukan pokok Pancasila sebagai dasar negara terdapat dalam. A. Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 alinea 1 B. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 C. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 D. Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 alinea 4 31.

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

Istilah pancasila pertama kali dikenal pada zaman Kerajaan Majapahit yang terdapat dalam kitab Negarakertagama karangan. A. Empu Gandrung B. Empu Prapanca C. Empu Tantular D. Empu Santoso 32. Nlai yang terkandung pada sila kelima yang berbunyi "keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" adalah.

A. saling mencintai sesama manusia B. mencintai tanah air dan bangsa C. menghormati hak orang lain D. menghargai pendapat orang lain 33. Dasar negara Pancasila tidak bisa diganti dengan dasar negara lain, karena Pancasila mengandung nilai yang berasal dari. A. bangsa Indonesia dan bangsa lain B. bangsa Indonesia sendiri C. warisan penjajah D. pemberian negara lain 34. menghargai pendapat orang lain, musyawarah untuk mencapai mufakat, dan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, merupakan nilai dari Pancasila sila.

A. Ketuhanan Yang Maha Esa B. Persatuan Indonesia C. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan D. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia35. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki kedudukan yang bersifat.

A. sementara, tidak dapat diubah B. tetap, abadi, dapat diubah C. tetap, abadi, tidak dapat diubah D. tidak dapat diubah, sementara 36. Pancasila dijadikan sebagai perintis, petunjuk dan pedoman dalam memecahkan masalah-masalah politik, ekonomi, sosial budaya yang timbul dalam masyarakat. Maka Pancasila sebagai.

A. dasar negara B. ideologi bangsa C. kepribadian bangsa D. pandangan hidup bangsa 37. Fungsi Pancasila sebagai dasar negara adalah. A. Memberi ciri khas yang membedakan berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah Indonesia dengan bangsa lain B.

Menjadi paradigma pembangunan Indonesia C. Mengatur seluruh penyelenggaraan ketatanegaraan Indonesia D. Menjadi petunjuk tingkah laku bangsa Indonesia 38. Sistematika sila-sila dalam Pancasila disebut juga sistematik hierarkis, yaitu. A. sila-sila Pancasila dapat dipertukarkan urutannya, artinya sama saja B. merupakan bagian yang tak terpisahkan C. kelima silanya merupakan suatu rangkaian bertingkat D. sila kedua merupakan penjelasan sila pertama, sila ketiga merupakan penjelasan sila kedua 3.

Akibat jika suatu negara tidak memiliki dasar negara adalah. A. Negara semakin kokoh dan kuat B. Negara akan mudah hancur C. Masyarakat akan semakin kompak D. Persatuan kesatuan selalu terjaga 40. Pancasila disahkan atau ditetapkan pada tanggal . A. 29 Mei 1945 B. 31 Mei 1945 C. 18 Agustus 1945 D. 1 Juni 1945 41. Fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia adalah sebagai berikut kecuali . A. Dasar Negara B. Jiwa dan kepribadian bangsa C. Pandangan hidup D.

Peraturan perundangan yang tertinggi 42. Rumusan Pancasila yang resmi tercantum dalam . A. Pembukaan UUD 1945 B. Piagam Jakarta C. Batang Tubuh UUD 1945 D. Dokumen resmi negara 43. Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri dari dua kata yaitu Panca dan Sila. Arti kata Panca adalah.

A. Asas B. Lima C. Sendi D. Dasar 44. Pancasila sebagai ciri khas dari bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa lain. Dalam hal ini Pancasila disebut sebagai . A. alat pemersatu B. perjanjian luhur C. Jiwa dan kepribadian bangsa D. moral pembangunan 45. Pancasila adalah jiwa rakyat agar Indonesia tetap hidup dalam jiwa Pancasila.

Pernyataan tersebut menunjukkan fungsi Pancasila sebagai. A. Jiwa bangsa B. Kepribadian bangsa C. Ideologi bangsa D. Perjanjian luhur bangsa 46. Upaya yang paling tepat untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dalam kehidupan masyarakat adalah . A. mengkaji dan membandingkan dengan negara lain B. dapat menghapal sila-sila Pancasila dengan baik C. mampu mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam perilaku sehari-hari D.

mengerti dan memahami Pancasila 47.

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

Secara historis istilah ideologi pertama kali dipakai dan dikemukakan oleh . A. Destutt de Tracy B. Leibniz C. Napoleon D. Karl Marx 48. Istilah Pancasila lahir pada 1 Juni 1945. Namun, rumusannya terdapat dalam . A. Pembukaan UUD 1945 B. Piagam Jakarta C. Buku Sutasoma D. Buku Negara Kertagama 49. Kaidah tertinggi dalam kesatuan tatanan hukum di Indonesia adalah . A. Ketetapan menteri B. PP C. UUD D.Pancasila 50. Pernyatan-pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali. A. Pancasila adalah pandangan hidup bangsa B.

Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia C. Pancasila adalah sumber tertib hukum tertinggi D. Pancasila adalah landasan idiil bangsa Indonesia 51.semua hukum harus tunduk dan bersumber dari Pancasila dan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. Setiap nilai Pancasila merupakan nilai dasar, sedangkan hukum adalah penjabaran dari nilai dasar tersebut. Penjelasan di atas merupakan fungsi Pancasila sebagai . A. dasar negara indonesia B. kepribadian bangsa indonesia C.

perjanjian luhur bangsa indonesia D. sumber dari segala sumber hukum 52. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan . A. norma dasar yang menjadi pedoman hidup manusia Indonesia B. penjabaran dari pola perilaku hidup manusia Indonesia C. cara pandang bangsa Indonesia dalam menghadapi kemerdekaan D.

kristalisasi nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Indonesia 53. Sila-sila Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling berkaitan, oleh karena itu sila-sila pancasila tidak dapat dilaksanakan secara. A. Bersamaan B. serasi dan seimbang C. berkesinambungan D. terpisah-pisah 54. Mewujudkan keselamatan dan keutuhan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan, merupakan perwujudan nyata Pancasila, yaitu sila.

A. Ketuhanan Yang Maha Esa B. Kemanusiaan yang adil dan beradab C. Persatuan Indonesia D. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia 55. Perwujudan dari paham kebangsaan yang mengatasi paham perseorangan, golongan, suku bangsa dan mendahulukan persatuan dan kesatuan bangsa sehingga tidak terpecah belah oleh sebab apapun merupakan ciri atau karakteristik dari Pancasila yaitu sila .

A. Ketuhana Yang Maha Esa B. Kemanusiaan yang berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah dan beradab C. Persatuan Indonesia D. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia 56. Sila keempat Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan memberikan tuntunan kepada manusia agar .

A. Menghormati keputusan pimpinan rapat B. Menghargai dan menghormati pendapat orang lain C. Menghormati orang lain yang lebih tua D. Tidak bergaya hidup mewah dan individualis 57. Jumalah keseluruhan isi butir sila Pancasila adalah. A. 45 butir B. 40 butir C. 38 butir D. 36 butir 58. Maksud dari Pancasila sebagai sumber nilai bagi manusia Indo­nesia adalah bahwa Pancasila se­bagai .

A. pusat pandangan hidup bang­sa dalam menjalankan roda pemerintahan negara dan kehidupan bermasyarakat B. sumber kekuatan nilai dalam menghadapi berbagai aspek kehidupan C. pusat segala tindakan dan perilaku bangsa Indonesia untuk menjalankan hidupnya dalam masyarakat dan Negara D.

sumber acuan dalam berting­kah laku dan bertindak dalam menentukan dan menyusun tata aturan hidup berbangsa dan bernegara 59. Dalam rapat OSIS Malika tidak setuju dengan pendapat Marshanda, dia mengatakan bahwa pendapat Marshanda tidak masuk akal dan pendapatnyalah yang paling bagus. Sehingga terjadilah keributan dalam proses pengambilan keputusan dalam rapat OSIS tersebut. Sikap Malika di atas tidak sesuai dengan isi butir sila keempat Pancasila, yaitu.

A. menghormati hak orang lain B. tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain C. mengembangkan sikap adil terhadap sesama D. berani membela kebenaran dan keadilan 60. Pancasila sebagai ciri khas dari bangsa Indonesia membedakan dengan bangsa lain. Hal ini Pancasila disebut sebagai . A. alat pemersatu B. perjanjian luhur C. jiwa dan kepribadian bangsa D. moral pembangunan 61. Istilah Pancasila sudah dikenal sejak zaman Majapahit pada abad ke XIV.

Istilah Pancasila dalam bahasa Sanskerta. asal kata Panca (lima) dan Sila ( sendi. azas), berati batu sendi yang lima. juga berati pelaksanaan kesusilaan yang lima (Pancasila krama).

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

Terdapat dalam buku Negarakertagama dan sutasoma karangan. A. Prapanca dan Tantular B. Notonegara C. Empu Panuluh D. Empu sedah 62. Pancasila berfungsi sebagai sumber hukum yang mengatur segala hukum yang berlaku di Indonesia.

Semua hukum harus tunduk dan bersumber dari Pancasila.setiap hukum tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. Setiap sila Pancasila merupakan nilai dasar, sedangkan hukum adalah nilai instrumental(penjabaran dari nilai dasar).pernyataan di atas merupakan penjelasan kedudukan Pancasila sebagai .

janjian luhur A. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia B. Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia C. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum D. Pancasila sebagai perjanjian luhur 63. Perhatikan beberapa sikap berikut! 1) Mengutamakan semangat primordialisme dan chauvinisme 2) Adanya keinginan menjadi pemimpin bangsa yang dihormati 3) Selalu bersemangat dalam memperjuangkan kepentingan kelompok 4) Mengutamakan semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme yang tinggi 5) Bersedia melakukan pengorbanan pribadi demi kepentingan bangsa dan negara 6) Berupaya keras mewujudkan cita-cita bangsa yang merdeka,bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Komitmen yang dimiliki para pendiri negara dalam perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara, ditunjukkan oleh sikap nomor .

A. 1), 2), dan 3) B. 2), 3), dan 4) C. 3), 4), dan 5) D. 4), 5), dan 6 64. “Diantara unsur-unsur pokok kaidah negara yang fundamental azas kerohanian Pancasila mempunyai kedudukan istimewa dalam kehidupan kenegaraan dan hukum bangsa Indonesia. Norma hukum yang pokok kaidah fundamental dari negara itu dalam hukum yang mempunyai hakekat dan kedudukan yang tepat, kuat dan tak berubah bagi negara yang dibentuk, dengan perkataan lain dengan jalan hukum tidak dapat di ubah”.

Dari pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa fungsi dan kedudukan Pancasila adalah sebagai kaidah negara yang fundamental atau dengan kata lain sebagai dasar negara. Pernyataan tersebut di atas dikemukakan oleh. A. Notonegara B. Ir.Soekarno C. Mr.Soepomo D. Muh.Yamin 65. Kata kata pancasila dapat ditemukan pada kitab sutansoma yakni pada masa kerajaan . A. Singasari B. Kediri C. Tarumanegara D. Majapahit 66. Perhatikan pernyataan berikut! (1) Pancasila dijadikan dasar dalam penyelenggaraan negara (2) Pancasila dijadikan pedoman dalam bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara (3) Pancasila dijadikan kerangka, acuan, tolak ukur, parameter, arah dan tujuan pembangunan (4) Pancasila sebagai jiwa bangsa berfungsi agar Indonesia tetap hidup dalam jiwa Pancasila.

Manakah yang merupakan arti penting Pancasila sebagai dasar negara. A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 67. Pancasila memuat nilai nilai yang bersifat mendasar dan berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah langsung bersifat operasional karena pancasila sebagai . A. Idiologi nasional B. Idiologi pembanguna C. Idiologi terbuka D.

Idiologi masa depan 68. Menurut Ir.Soekarno.Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan barat.dengan demikian.Pancasila tidak saja falsafah negara, tetapi lebih luas lagi.

Dibawah ini yang bukan fungsi dan peranan Pancasila bagi bangsa indonesia . A. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia B. Pancasila sebagai satu-satunya Azas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara C.

Pancasila sebagai moral pembangunan D. Pancasila sebagai pengaruh ideologi 69. Salah satu bentuk pengamalan pancasila kemanusiaan yg adil dan beradab ialah . A. Menghargai hasil karya orang lain B. Menghormati hak orang lain C. Menolong orang lain agar mampu berdikari D. Rela berkorban demi kepentingan bangsa 70.

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

Tiga fungsi pokok pancasila adalah . A. Pandangan hidup idiologi dasar negara B. Lambang negara jiwa bangsa idiologi C. Persatuan penguat pengukuh D. Pandangan hidup tujuan hidup nilai hidup Jakarta - Pancasila merupakan dasar negara Indonesia. Namun masih ada yang belum memahami makna penting dari Pancasila sebagai dasar negara. Nama Pancasila sendiri berasal dari bahasa Sansekerta, yakni panca yang berarti lima dan Sila yang berarti dasar. Sehingga pancasila adalah lima dasar negara Indonesia.

Baca juga: DPRD DKI Resmi Lantik 3 Anggota PAW Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara: • Makna Pancasila sebagai Dasar Negara Dikutip dari buku 'Pendidikan Kewarganegaraan' terbitan Interplus, Pancasila juga disebut sebagai falsafah negara.

Pengertian ini menjadikan suatu dasar nilai norma untuk mengatur pemerintahan atau penyelenggaraan negara. Konsekuensinya, seluruh pelaksanaan dan penyelenggaraan negara, terutama segala peraturan perundangan termasuk proses reformasi, dijabarkan dalam nilai Pancasila. Dengan begitu, pancasila sebagai dasar negara juga diartikan sebagai sumber dari segala sumber hukum atau tata tertib hukum Indonesia.

pancasila tercantum ke dalam ketentuan tertinggi, yakni pembukaan UUD 1945. • Fungsi Pancasila sebagai Dasar Negara Sebagai dasar negara Indonesia, fungsi Pancasila terbagi menjadi tiga, yakni -Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Dianggap sebagai pandangan hidup bangsa, pancasila berfungsi sebagai acuan, baik menatap kehidupan pribadi, maupun dalam interaksi antarmanusia dalam masyarakat dan alam.

-Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Sebagai dasar negara, Pancasila dapat mewujudkan cita-cita hukum dasar negara, hingga semangat bagi UUD 1945 dalam penyelenggaraan negara.

-Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia Terakhir, pancasila sebagai ideologi diibaratkan sebagai kumpulan gagasan, ide, keyakinan, kepercayaan yang menyangkut bidang politik, sosial, kebudayaan, hingga keagamaan. Baca juga: Lirik dan Chord Gitar Garuda Pancasila dari Sudharnoto • Kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara Kedudukan Pancasila tertulis di dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat yang berbunyi, ".maka disusun lah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat, dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia." Kalimat tersebut, secara hukum mengartikan Pancasila sebagai dasar negara.

Berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah, dalam sejarah tim Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) disebutkan bahwa dasar negara Indonesia adalah Pancasila. (pay/erd)
Siapa yang tidak tahu Pancasila?

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

Di negara tercinta kita Indonesia, Pancasila dijadikan sebagai dasar negara yang menuntut bangsa Indonesia menuju ke arah yang lebih baik, adil dan makmur.

Pancasila dijadikan sebagai petunjuk arah bagi bangsa Indonesia untuk melakukan segala kegiatan pada kehidupan sehari-hari dalam segala hal. Dijadikannya Pancasila sebagai dasar negara bertujuan untuk dapat dijadikan sebagai pedoman hidup seluruh rakyat Indonesia agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan. Di dalam Pancasila terdapat 5 butir ideologi yang ada di dalam Pancasila.

5 butir ideologi yang ada di dalam Pancasila tersebut berisikan mengenai aturan dan pedoman hidup yang mengatur tentang segala bentuk perbuatan atau tingkah laku yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Pancasila sendiri merupakan nama yang di ambil dengan menggunakan bahasa sansekerta yang terdiri dari dua kata yaitu panca yang memiliki arti yaitu lima dan sila yang memiliki arti yaitu asas atau prinsip.

Seperti pada penjelasan di atas bahwa Pancasila berfungsi sebagai landasan atau dasar negara dan pedoman bagi bangsa Indonesia. Kemudian selain itu apa saja fungsi Pancasila selanjutnya? Pada kesempatan kali ini pintarnesia akan menjelaskan tentang fungsi Pancasila secara lengkap beserta dengan penjelasan.

Oleh karena itu, simaklah uraian di bawah ini. Baca Juga : Sejarah Pancasila Sebagai Dasar Negara • Fungsi - Fungsi Pancasila • 1. Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara • 2. Fungsi Pancasila Sebagai Sumber Segala Hukum • 3. Fungsi Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Indonesia • 4. Fungsi Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa • 5. Fungsi Pancasila Sebagai Cita-cita dan Tujuan Bangsa Indonesia • 6. Fungsi Pancasila Sebagai Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia • 7. Fungsi Pancasila Sebagai Falsafah Hidup untuk Mempersatukan Bangsa • 8.

Fungsi Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia • 9. Fungsi Pancasila Sebagai Jiwa Bangsa Indonesia • 10. Fungsi Pancasila Sebagai Pandangan Hidup • Tujuan Pancasila Fungsi – Fungsi Pancasila Berikut ini adalah beberapa fungsi pancasila sebagai dasar negara, antara lain. 1. Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara Fungsi pancasila berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah pertama adalah sebagai dasar negara.

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

Seperti pada kalimat pembuka diatas bahwa fungsi utama Pancasila adalah sebagai dasar negara bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan kata lain istilah dari Pancasila sebagai dasar negara adalah Pancasila sebagai dasar pijakan bagi seseorang yang ingin melangkah.

Dalam hal ini artinya Pancasila memiliki peranan yang sangat penting bagi Indonesia sebagai pijakan dalam membangun sebuah negara yang tentram dan damai. Secara umum Pancasila dijadikan sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan aparatur negara yang sesuai dengan kelima bunyi dari isi yang ada di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Pancasila merupakan dasar negaranya yang menjadi sumber dari segala hukum untuk mengatur Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk juga segala unsur dalam Negara seperti pemerintahan, wilayah atau daerah, dan rakyatnya.

Peranan dari Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia haruslah dilaksanakan secara konsekuen dan juga konsisten.

Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara yang memiliki fungsi bsebagai kaidah negara yang fundamental atau yang mendasar. Sehingga Pancasila memiliki sifat tetap, kuat dan tidak dapat di rubah oleh siapapun. Karena dengan mengubah Pancasila, maka sama artinya dengan membubarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Fungsi Pancasila Sebagai Sumber Segala Hukum Fungsi Pancasila yang kedua adalah sebagai sumber dari segala hukum, artinya yaitu Pancasila berfungsi untuk dapat mengatur semua hukum yang ada dan berlaku di Negara Indonesia.

Semua masyarakat Indonesia tentunya harus patuh terhadap hukum dan menjadikan Pancasila sebagai sumber hukumnya.

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

Sumber hukum Indonesia ini dimaknai sebagai pandangan hidup, kesadaran dan juga cita-cita hukum serta cita-cita berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah yang mencakup suasana kejiwaan dan watak bangsa Indonesia. Cita-cita hukum atau politik merupakan cita-cita yang berhubungan dengan sifat, bentuk dan tujuan dari negara. Untuk cita-cita moral merupakan hukum yang mengatur tentang kehidupan rakyat dengan keagamaan dan kemasyarakatan.

Pancasila tercantum di dalam ketentuan yang paling tinggi yaitu pada Pembukaan Undang-Undang Dasar. Segala aturan perundangan ada di negara Indonesia harus bersumber dan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. Jadi ke 5 isi dari Pancasila merupakan nilai dasar, sedangkan hukum adalah nilai instrumental atau penjabaran dari sila Pancasila. 3. Fungsi Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Indonesia Fungsi Pancasila yang selanjutnya adalah Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.

Pancasila dijadikan sebagai ideologi negara merupakan nilai-nilai luhur yang ada di dalam Pancasila yang menjadi cita-cita normatif di dalam proses penyelenggaraan negara. Dapat diartikan secara lebih luas pengertian Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia sia adalah visi atau tujuan dari penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan juga bernegara yang ada di Indonesia.

Dengan dijadikannya Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia diharapkan akan, terwujudnya suatu kehidupan yang menjunjung tinggi nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, kesadaran akan kesatuan, kerakyatan, menjunjung tinggi nilai keadilan, dan nilai sosial.

4. Fungsi Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Setiap manusia tentunya memiliki pandangan dan pemikiran hidup yang berbeda-beda. Pandangan atau pemikiran yang mereka miliki tentunya sama-sama mengarah kepada suatu wawasan secara menyeluruh mengenai kehidupan yang terdiri dari kesatuan atau rangkaian dari nilai-nilai luhur. Fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup atau cara pandang yang dimiliki oleh masing-masing manusia adalah pedoman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Jadi Pancasila dikatakan sebagai petunjuk atau jalan kehidupan dengan menjalankan kehidupan sehari-hari masyarakat. Fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa juga dapat sebagai pedoman untuk mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhannya, hubungan manusia dengan sesama dan manusia dengan lingkungan.

Semua bentuk cita-cita moral seluruh bangsa dan segala bentuk budaya haruslah bersumber dari Pancasila. Dalam hal ini Pancasila merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya.

Artinya bersatu di dalam suatu negara, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Baca Juga : Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka 5. Fungsi Pancasila Sebagai Cita-cita dan Tujuan Bangsa Indonesia Fungsi Pancasila selanjutnya adalah Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia. Seperti yang telah kita ketahui bahwa Pancasila merupakan cita-cita luhur bangsa Indonesia yang termuat di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Sehingga fungsi Pancasila dapat dikatakan sebagai cita-cita dan tujuan bagi bangsa Indonesia.

Tujuan dan cita-cita inilah yang nantinya akan dicapai bangsa Indonesia melalui Pancasila untuk dapat menciptakan masyarakat yang adil dan makmur. 6. Fungsi Pancasila Sebagai Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia Fungsi Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia artinya adalah Pancasila menyangkut ikrar yang sebelumnya telah dibuat pada saat kemerdekaan bangsa Indonesia diproklamasikan oleh para pendiri bangsa Indonesia dengan cara bersama.

Proklamasi bangsa Indonesia di bacakan pada tanggal 17 Agustus 1945. Pada tanggal 18 Agustus 1945 itulah pembukaan dan batang tubuh Undang-Undang Dasar 1945 di sahkan oleh panitia Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada saat itu berperan sebagai wakil dari seluruh rakyat Indonesia untuk dapat mengesahkan perjanjian-perjanjian yang yang tertulis di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan menjadikan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

7. Fungsi Pancasila Sebagai Falsafah Hidup untuk Mempersatukan Bangsa Fungsi Pancasila sebagai falsafah hidup untuk mempersatukan bangsa artinya adalah peranan Pancasila sebagai alat atau sarana yang ampuh untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang kaya akan budaya dan etnis yang berbeda di dalam negara Indonesia. Tujuan Pancasila sebagai sarana untuk mempersatukan bangsa adalah agar tidak berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah yang namanya masyarakat majemuk dan multikultural.

Pancasila adalah falsafah hidup dan kepribadian bagi bangsa Indonesia yang mengandung nilai dan norma luhur yang diyakini kebenarannya, adil bijaksana dan merupakan alat yang tepat untuk mempersatukan seluruh bangsa Indonesia. 8. Fungsi Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia Fungsi Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia mengandung makna bahwa Pancasila lahir bersamaan dengan lahirnya bangsa Indonesia, oleh karena itu Pancasila memiliki ciri khas atau memiliki karakter yang hanya dimiliki oleh Indonesia.

Fungsi Pancasila dalam hal ini sebagai pedoman dan pegangan untuk dapat membangun bangsa dan negara Indonesia agar dapat berdiri dengan kokoh.

Fungsi Pancasila dijadikan sebagai pembeda negara Indonesia dengan negara lain. Jadi Pancasila merupakan identitas diri bangsa Indonesia yang akan terus makan tidur jiwa bangsa Indonesia sepanjang masa. 9. Fungsi Pancasila Sebagai Jiwa Bangsa Indonesia fungsi Pancasila yang selanjutnya adalah Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia.

Menurut penjelasan teori dari Von Savigny Yang artinya adalah setiap bangsa Indonesia memiliki jiwanya masing-masing yang disebut dengan Volkgeist yang artinya adalah jiwa bangsa atau jiwa rakyat. Pancasila adalah jiwa bangsa Indonesia yang lahir secara bersamaan terbentuknya bangsa Indonesia. Menurut pendapat yang dikemukakan oleh Prof. Mr. A. G. Pringgodigdo di dalam tulisannya yang berjudul Pancasila, dirinya menyebutkan bahwa Pancasila sendiri sebenarnya telah ada sejak bangsa Indonesia berdiri dan berkembang pada masa kerajaan.

10. Fungsi Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Setiap manusia tentunya memiliki pandangan hidup masing-masing sesuai dengan apa yang diinginkan oleh manusia tersebut.

Pandangan hidup merupakan suatu wawasan secara menyeluruh mengenai kehidupan yang terdiri dari satu kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur. fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup untuk mengatur segala bentuk hubungan apa itu hubungan antara manusia dengan sesama, hubungan manusia dengan lingkungan mengatur antara hubungan manusia dengan Tuhannya. Baca Juga : Tokoh Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara Pancasila sebagai dasar negara Indonesia juga memiliki tujuan bagi seluruh bangsa Indonesia.

Berikut ini merupakan beberapa tujuan Pancasila yang akan di sebutkan di bawah ini: • Untuk menjadikan bangsa yang nasionalis dan sebagai bangsa yang mencintai tanah air Indonesia.

• Untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang demokratis. • Menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang religius dan taat kepada Tuhan Yang maha Esa. • Menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang menghargai Hak Asasi Manusia (HAM).
Pancasila termasuk salah satu dari empat pilar berbangsa dan bernegara di Republik Indonesia, selain Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, konsep Bhinneka Tunggal Ika, dan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Istilah Pancasila diambil dari isi pidato Soekarno dalam masa proses perumusan dasar negara oleh BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945: “Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan. Lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa, namanya Pancasila.

Sila artinya azas atau dasar, dan di atas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi.” Diadopsi dari bahasa Sansekerta, Panca berarti lima, dan Sila –seperti disebutkan dalam pidato Soekarno tadi berarti azas berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah dasar. Rumusan Pancasila sebagai dasar negara yang berlaku sekarang ini telah mengalami beberapa kali perubahan dan penetapan, terdiri dari: • Rumusan pertama: tertuang dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945.

• Rumusan kedua: Pembukaan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945. • Rumusan ketiga: tertuang dalam Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat ada tanggal 27 Desember 1949.

• Rumusan keempat: Mukaddimah UUD Sementara pada tanggal 15 Agustus 1950. • Rumusan kelima: kembali kepada Rumusan kedua yang juga dijiwai oleh Rumusan pertama, merujuk kepada Dekrit Presiden Soekarno pada 5 Juli 1959.

Rumusan Pancasila meliputi lima unsur/sendi utama sebagai penyusunnya yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Rumusan ini tercantum di dalam Pembukaan UUD 1945 pada alenia keempat. Baca Juga: • Peran Konstitusi dalam Negara Demokrasi • Pengertian Demokrasi Pentingnya Pancasila Pancasila mempunyai kedudukan, baik sebagai dasar negara dan pandangan hidup (ideologi negara) bangsa Indonesia.

Sebagai dasar negara, Pancasila mengandung norma dasar atau norma tertinggi untuk mengatur penyelenggaraan dan pemerintahan negara, serta memberikan fungsi konstitutif dan regulatif dalam penyusunan tata tertib hukum dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Sementara itu, sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila merupakan ideologi milik NKRI sekaligus ideologi nasional milik seluruh bangsa Indonesia. Berdasarkan kedudukannya tersebut, maka fungsi-fungsi pokok Pancasila dapat digolongkan ke dalam dua bentuk, yakni fungsi Pancasila sebagai dasar negara dan fungsi Pancasila sebagai ideologi negara.

Baca Juga: • Macam-Macam Ideologi di Dunia • Macam-Macam Norma Pancasila sebagai Dasar Negara • Pancasila berfungsi sebagai norma dasar (fundamental) bangsa Indonesia, sehingga menempati urutan tertinggi dalam tata tertib hukum Indonesia.

Pancasila merupakan cita hukum ( staatside) baik dalam hukum tertulis (UUD) ataupun hukum tidak tertulis (konvensi). • Pancasila berfungsi sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.

Artinya, seluruh aturan perundang-undangan dan hukum yang berlaku di Indonesia harus mengacu dan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. Mengapa begitu? Sebab, Pancasila merupakan kaidah negara yang paling fundamental.

• Pancasila berfungsi sebagai satu-satunya pandangan hidup bangsa Indonesia. Hal ini berarti bahwa Pancasila merupakan pedoman utama dalam penyelenggaraan sistem ketatanegaraan di Indonesia, menentukan arah pembangunan, dan dalam memecahkan persoalan-persoalan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya, pertahanan keamanan, dan lain-lain. • Pancasila berfungsi sebagai jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Berarti bahwa nilai-nilai yang terkandung di dalam sila-sila Pancasila tidak lain merupakan nilai-nilai luhur yang digali dari perikehidupan asli bangsa Indonesia, bukan diadopsi dari bangsa lain.

Dengan demikian, dapat pula dikatakan bahwa Pancasila merupakan ciri khas kepribadian bangsa Indonesia. • Pancasila adalah perjanjian luhur bangsa Indonesia. Rumusan Pancasila merupakan hasil dari proses sejarah dari para pendiri bangsa (the founding father) sebagai wakil-wakil bangsa Indonesia yang dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat. Rumusan tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan sosio kultural.

Artinya, Pancasila tidak bertentangan secara moral dengan nilai-nilai agama yang diakui di Indonesia, dan secara sosio kultural maka Pancasila merangkul seluruh elemen masyarakat dan budaya. Baca Juga: • Manfaat Musyawarah • Landasan Hukum Persamaan Kedudukan Warga Negara • Makna Persamaan Kedudukan Warga Negara Pancasila sebagai Ideologi Negara Dalam kedudukannya sebagai ideologi negara, Pancasila pada hakikatnya bukan semata-mata hasil pemikiran orang per orang melainkan mengandung nilai-nilai luhur yang digali dari nilai-nilai adat, religius, dan budaya asli masyarakat Indonesia.

Oleh karena diangkat dari pandangan hidup masyarakat, maka causa materialis (asal bahan) penyusunan nilai-nilai Pancasila itu tidak lain adalah bangsa Indonesia itu sendiri. Fungsi-fungsi pokok Pancasila sebagai ideologi negara dapat dijelaskan sebagai berikut: • Pancasila berfungsi untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang majemuk. • Pancasila berfungsi sebagai pedoman utama bagi bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan berbangsa dan bernegara, menggerakkan dan membimbing seluruh elemen bangsa dalam melaksanakan pembangunan.

• Pancasila berfungsi untuk menjaga dan mengembangkan identitas bangsa, sekaligus mendorong pembentukan karakter bangsa Indonesia. • Pancasila berfungsi sebagai standar nilai dalam melakukan kritik terhadap keadaan bangsa dan negara. Mengenali fungsi-fungsi pokok Pancasila merupakan langkah awal bagi kita untuk mempelajari lebih dalam tentang ciri-ciri demokrasi Pancasila.

Baca Juga: • Peran Akhlak dalam Pembentukan Karakter Bangsa Tiga Dimensi Pancasila Telah dijabarkan sebelumnya bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus ideologi negara, yang merupakan gagasan fundamental tentang tata cara kehidupan berbangsa dan bernegara yang berlaku di Indonesia. Sebuah gagasan fundamental akan senantiasa mengalami ujian terhadap eksistensinya sesuai dengan perkembangan dan perubahan masyarakat itu sendiri.

Sebagaimana diketahui bahwa terdapat bahaya globalisasi dan modernisasi dalam proses perubahan masyarakat, selain pengaruh-pengaruh lainnya yang bersifat positif. Sejarah bangsa-bangsa di dunia telah memperlihatkan bagaimana suatu gagasan fundamental pada suatu bangsa mengalami keruntuhan karena tidak lagi diinginkan oleh masyarakat atau akibat arus perubahan globalisasi.

Namun, Pancasila memiliki daya tahan untuk senantiasa berdiri kokoh selama-lamanya, sebagaimana dikatakan pendiri bangsa kita, Soekarno, pada awal artikel ini bahwa Pancasila akan “kekal dan abadi”. Dimensi apa sajakah yang membuat Pancasila memiliki daya tahan yang kokoh, berikut akan diuraikan satu per satu: • Dimensi realita. Sebagai ikatan budaya ( social bound) bagi bangsa Indonesia yang majemuk, Pancasila merupakan saripati dari nilai-nilai luhur yang berkembang secara alami dalam masyarakat Indonesia sejak dahulu kala, bukan atas dasar paksaan, dan mencerminkan realitas masyarakat secara nyata.

• Dimensi idealisme. Pancasila memiliki daya tahan yang baik di tengah perubahan masyarakat Indonesia karena Pancasila mampu memberikan harapan kepada seluruh rakyat tentang kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Hal itu tampak dari pengalaman berbangsa dan bernegara sejak awal kemerdekaan hingga kini yang menunjukkan terjadinya pembangunan yang berkesinambungan.

• Dimensi fleksibilitas. Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila terbukti memiliki fleksibilitas yang baik di tengah perubahan masyarakat. Artinya bahwa Pancasila mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tanpa harus mengubah atau menghilangkan jati dirinya, serta tetap mempengaruhi dan mewarnai proses perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat. Di sisi lain, masyarakat Indonesia selalu melakukan upaya menjaga keutuhan NKRI dan tetap bisa menemukan tafsiran-tafsiran terhadap nilai dasar Pancasila sehingga mampu menyesuaikan diri dengan realita-realita baru yang muncul.

Baca Juga: • Cara Merawat Kemajemukan Bangsa Indonesia • Penyebab Lunturnya Bhinneka Tunggal Ika Setelah mengenal fungsi-fungsi pokok Pancasila, kita memperoleh kesimpulan bahwa Pancasila tidak terpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Begitu pentingnya keberadaan Pancasila sehingga sangat menentukan tercapai-tidaknya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuan nasional yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 alenia keempat yang ingin dicapai Negara Indonesia adalah: • Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia; • Memajukan kesejahteraan umum; • Mencerdaskan kehidupan bangsa; • Ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Baca Juga: • Fungsi Negara • Peran Indonesia di Dunia Internasional • Politik Luar Negeri Indonesia • Bentuk-Bentuk Usaha Pembelaan Negara Demikian sekilas tentang fungsi pokok Pancasila dalam kedudukannya sebagai dasar negara dan ideologi negara, serta kaitannya dengan tujuan nasional. Semoga bermanfaat.Pancasila merupakan lima butir ideologi dasar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Nama Pancasila sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yang terdiri dari dua kata, yaitu panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip atau asas. Pancasila menjadi rumusan dan pedoman kehidupan bagi seluruh rakyat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara agar tidak menjadi penyebab terjadinya tindakan penyalahgunaan kewenangan.

Adapun kelima butir penyusun Pancasila tersebut, antara lain: • Ketuhanan Yang Maha Esa. • Kemanusiaan yang adil dan beradab. • Persatuan Indonesia • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

• Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tujuan pancasila • Sila pertama: menghendaki untuk menjadi bangsa yang religius atau beragama yang taat kepada Tuhan. • Sila kedua: menghendaki untuk menjadi bangsa yang menghargai Hak Asasi Manusia (HAM). • Sila ketiga: menghendaki untuk menjadi bangsa yang nasionalis dan bersatu yang mencintai tanah air Indonesia. • Sila keempat: menghendaki untuk menjadi bangsa yang demokratis di dalam sistem pemerintahannya sebagai sebuah bangsa dan Negara.

• Sila berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah menghendaki untuk menjadi bangsa yang adil secara sosial dan juga ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia. Kelima butir tersebut tercantum dalam alinea ke-4 Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Sebagaimana yang telah diketahui oleh hampir semua warga Negara Indonesia bahwa fungsi pokok dari Pancasila adalah sebagai dasar Negara, meskipun sebenarnya masih banyak lagi fungsi-fungsi lainnya yang tak kalah penting dan bernilai sakral bagi bangsa Indonesia sendiri dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu, berikut adalah penjelasan mengenai fungsi-fungsi pancasila : 1. Sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Dasar Negara di sini bisa juga diartikan sebagai dasar falsafah atau filosofi Negara.

Sedemikian sehingga Pancasila dalam hal ini digunakan sebagai dasar untuk mengatur pemerintahan Negara.

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

Dengan kata lain, Pancasila digunakan sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan Negara yang sesuai dengan bunyi dan isi yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

2. Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah Dalam hal ini Pancasila berperan sebagai petunjuk hidup sehari-hari, yang juga merupakan satu kesatuan yang tidak akan bisa dipisah-pisah antara satu dengan yang lain.

Artinya bersatu dalam satu Negara, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 3. Sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia Fungsi yang satu ini dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk sikap mental maupun tingkah lalu atau perilaku beserta amal perbuatan dari sikap mental tersebut.

Kepribadian yang dimaksudkan adalah ciri khas. Artinya suatu sikap mental dan tingkah laku yang mempunyai ciri khas tersendiri sehingga mampu dibedakan dengan bangsa lainnya di seluruh dunia.

Itulah yang dinamakan kepribadian. 4. Sebagai Jiwa Bangsa Indonesia Dalam fungsi yang satu ini, Pancasila dijelaskan berdasarkan teori Von Savigny yang artinya adalah setiap bangsa mempunyai jiwanya masing-masing yang disebut dengan Volkgeist yang berarti jiwa bangsa atau jiwa rakyat. Itu berarti bahwa Pancasila merupakan jiwa bangsa yang lahir bersamaan dengan adanya atau terbentuknya bangsa Indonesia, yaitu pada zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Hal ini senada dengan apa yang dikemukakan oleh Prof.

Mr. A. G. Pringgodigdo dalam tulisan beliau yang berjudul Pancasila. Dalam tulisan tersebut, beliau juga menyebutkan bahwa hari lahir dengan istilah Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945. Sedangkan Pancasila sendiri sudah ada sejak adanya bangsa Indonesia. Meskipun istilah atau nama Pancasila baru dikenal pada 1 Juni 1945 tadi. 5. Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum Ini artinya bahwa Pancasila merupakan sumber tertib hukum bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sumber tertib hukum Indonesia tersebut adalah pandangan hidup, kesadaran, cita-cita hukum beserta cita-cita moral yang meliputi suasana kejiwaan dan watak bangsa Indonesia. Cita-cita yang dimaksud adalah cita-cita mengenai kemerdekaan individu, kemerdekaan bangsa atau Negara, perikemanusiaan, keadilan sosial, dan perdamaian Nasional yang merupakan hak dan kewajiban warga negara.

Sedangkan untuk cita-cita hukum/politik ialah tentang sifat, bentuk dan tujuan Negara. Dan cita-cita moral ialah tentang kehidupan rakyat yang terkait dengan keagamaan dan kemasyarakatan. 6. Sebagai Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia Perjanjian luhur di sini ialah menyangkut ikrar yang telah dibuat saat memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia. Artinya disaat bangsa Indonesia memutuskan untuk merdeka menjadi sebuah Negara pada tanggal 17 Agustus 1945.

Meskipun pada saat itu bangsa Indonesia belum mempunyai Undang-Undang Dasar secara tertulis. Tetapi baru pada keesokan harinya, yaitu 18 Agustus 1945, disahkan pembukaan dan batang tubuh Undang-Undang Dasar 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). PPKI pada saat itu merupakan wakil-wakil seluruh rakyat Indonesia yang mengesahkan perjanjian luhur yang tertulis tersebut (UUD 1945) untuk membela Pancasila sebagai dasar Negara selama-lamanya.

7. Sebagai Falsafah Hidup yang Mempersatukan Bangsa Fungsi Pancasila di sini merupakan sarana atau alat yang sangat ampuh untuk mempersatukan bangsa Indonesia agar tidak rerjadinya penyebab terciptanya masyarakat majemuk dan multikultural.

Hal ini dikarenakan Pancasila merupakan falsafah hidup dan kepribadian bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai dan norma-norma luhur serta diyakini paling benar, adil, bijaksana, dan tepat bagi bangsa Indonesia untuk bisa mempersatukan seluruh rakyat Indonesia. 8. Sebagai Cita-Cita dan Tujuan Bangsa Indonesia Sebagaimana kita ketahui bahwa cita-cita luhur bangsa Indonesia termuat tegas dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Hal ini dikarenakan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan media penuangan jiwa proklamasi, yaitu jiwa Pancasila yang tertulis di dalamnya, tepatnya pada alinea keempat.

Sedemikian sehingga Pancasila dapat dikatakan sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia. Cita-cita luhur inilah yang kelak akan dicapai oleh bangsa Indonesia selaku bangsa atau Negara. (baca : manfaat UUD Republik Indonesia) Adapun bunyi alinea keempat tersebut adalah “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia”.

Sehingga dapat disimpulkan beberapa poin dari cita-cita dan tujuan bangsa yang dimaksudkan, antara lain: • Membentuk suatu pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Melindungi segenap bangsa Indonesia artinya pemerintah akan berupaya untuk melindungi seluruh bangsanya, baik secara internal maupun eksternal.

• Memajukan kesejahteraan umum. Umum tentu artinya bersama atau semua. Artinya bahwa Negara Indonesia menginginkan kondisi dan situasi seluruh rakyat yang adil, bahagia, makmur, dan sentosa. • Mencerdaskan kehidupan bangsa. Artinya bangsa Indonesia akan berupaya agar seluruh rakyatnya menjadi cerdas, yaitu memiliki ilmu pengetahuan, pintar, dan berintelektual yang tinggi. Karena majunya sebuah bangsa dapat dicapai apabila rakyatnya sudah menjadi cerdas sebagaimana yang telah dijelaskan.

• Ikut melaksanakan ketertiban dunia. Artinya adalah bangsa Indonesia akan ikut serta dan berperan aktif dalam melaksanakan ketertiban dunia yang memiliki landasan sebuah kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sesama bangsa dan Negara di seluruh dunia.

9. Fungsi Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia Ideologi yang berarti ide atau gagasan merupakan seperangkat nilai yang diyakini kebenarannya untuk suatu bangsa dan digunakan untuk menata masyarakat yang ada di dalamnya.

Oleh karena itu, Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia merupakan kumpulan ide atau gagasan yang memiliki nilai dan diyakini kebenarannya oleh bangsa Indonesia dan digunakan untuk menata masyarakat yang berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah di dalamnya.

Contohnya adalah dari sektor ikatan budaya ( cultural bond) yang ada. (baca : macam macam ideologi) Fungsi sebagai ideologi ini memiliki beberapa poin fungsi, diantaranya: • Memperkuat atau memperkokoh persatuan bangsa Indonesia. Hal ini dikarenakan bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, yaitu terdiri dari berbagai suku bangsa, budaya maupun bahasanya.

• Mengarahkan bangsa Indonesia untuk menuju dan mencapai tujuannya, menggerakkan serta membimbing bangsa Indonesia dalam melaksanakan pembangunan Negara. • Memelihara dan mengembangkan identitas bangsa sebagai suatu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan juga sebagai suatu dorongan dalam pembentukan karakter bangsa yang berdasarkan pada dasar Negara, yaitu Pancasila.

• Menjadi standar nilai dalam melakukan kritik maupun saran mengenai keadaan, situasi maupun kondisi bangsa dan Negara. Itulah Sembilan fungsi pokok secara umum dari Pancasila yang merupakan ciri khas dan jati diri Indonesia sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun sebenarnya masih ada penjelasan lainnya mengenai fungsi Pancasila yang secara khusus dijelaskan tersendiri, yaitu Pancasila sebagai Ideologi Negara sebagaimana telah disinggung secara umum pada poin fungsi nomor 9.

Adapun penjelasan secara khusus ini diambil dari sebuah buku berjudul Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan Edisi Kedua karya Winarno yang diterbitkan oleh PT. Bumi Aksara Jakarta pada tahun 2011, yaitu: Pancasila sebagai Ideologi Negara Pengertian Pancasila sebagai Ideologi Negara adalah nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila menjadi cita-cita normatif dalam proses penyelenggaraan Negara. Secara lebih luas, pengertian Pancasila sebagai Ideologi Negara dapat diartikan sebagai visi atau arah dari penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, dengan terwujudnya suatu kehidupan yang menjunjung tinggi ketuhanan, nilai kemanusiaan, kesadaran akan kesatuan, berkerakyatan, dan menjunjung tinggi nilai keadilan, termasuk keadilan sosial.

Dalam artian semua nilai-nilai luhur Pancasila ada di dalamnya, di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketetapan bangsa Indonesia tentang pancasila Ketetapan bangsa Indonesia tentang Pancasila sebagai Ideologi Negara tercantum dalam ketetapan MPR No. 18 tahun 1998 mengenai pencabutan dari ketetapan MPR No. 2 tahun 1978 mengenai Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Hal itu dikuatkan pada Pasal 1 ketetapan MPR tersebut yang menyatakan bahwa Pancasila sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ialah dasar negara dari negara NKRI yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara. Dan juga dari ketetapan MPR tersebut dapat kita ketahui bahwa di negara Indonesia, Pancasila memiliki kedudukan sebagai ideologi nasional selain kedudukan utamanya sebagai dasar negara. Hal ini menandakan bahwa Pancasila sebenarnya memiliki dua kedudukan penting di negara Indonesia ini.

Sedemikian sehingga Pancasila sebagai Ideologi Negara dapat diartikan sebagai cita-cita bernegara dan sarana untuk mempersatukan masyarakat Indonesia memerlukan perwujudan yang konkret atau nyata, tidak sekedar teoritis, dan operasional aplikatif. Sehingga tidak hanya dijadikan slogan belaka yang hanya sekedar tulisan.

Sebagaimana dalam ketetapan MPR No. 18 tahun 1998 dinyatakan bahwa Pancasila perlu diamalkan dalam bentuk pelaksanaan yang konsisten dalam kehidupan bernegara. Fungsi Pancasila sebagai Ideologi Negara Fungsi Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia ini adalah sebagai sarana untuk mempersatukan masyarakat sehingga dapat dijadikan prosedur atau tata cara penyelesaian konflik.

Hal ini dapat kita telusuri dari gagasan yang dikemukakan oleh para pendiri negara Indonesia mengenai pentingnya mencari nilai-nilai bersama yang bisa mempersatukan berbagai golongan di Indonesia, entah budayanya, bahasanya maupun keyakinan atau agamanya. Berikut adalah beberapa fungsi pancasila menurut para ahli : • Pada awalnya, konsep Pancasila dapat dipahami sebagai platform atau tempat bersama bagi berbagai jenis ideologi politik yang berkembang pada saat itu di Indonesia.

Pancasila merupakan sarana yang bisa menjembatani perbedaan ideologis di kalangan anggota Badan Penyelidikan Usaha-Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pancasila yang pada saat itu dikemukakan oleh Ir.

Soekarno dimaksudkan sebagai asas bersama dengan harapan bahwa asas tersebut dapat mempersatukan kelompok-kelompok yang terdapat di negara Indonesia dan mampu juga untuk menerima asas tersebut sebagai dasar. • Sedangkan menurut Adnan Buyung Nasution bahwa Pancasila sebagai Ideologi Negara telah mengalami perubahan fungsi. Pancasila yang sebenarnya dimaksudkan sebagai tempat berdemokrasi bagi semua golongan di Indonesia.

Fungsi awal yang merupakan sebagai platform bersama bagi ideology politik dan aliran pemikiran diubah seiring perkembangan doktrinal Pancasila menjadi ideologi yang komprehensif integral.

Dalam artian bahwa Pancasila menjadi ideologi yang khas, yang berbeda dengan ideologi lainnya. • Pernyataan Ir. Soekarno tentang Pancasila kian berkembang dan berbeda dengan pernyataan yang disampaikan oleh Prof. Notonagoro yang menyatakan bahwa pada mulanya Pancasila sebagai ideologi terbuka sebuah konsensus politik, Pancasila berubah menjadi ideologi yang benar-benar komprehensif.

Interpretasi atau pandangan ini berkembang luas, masif bahkan monolitik pada masa pemerintahan orde baru. • Sedemikian sehingga Pancasila dilihat dari sudut politik merupakan sebuah konsensus politik, yaitu suatu persetujuan yang disepakati bersama oleh berbagai golongan dan aliran pemikiran yang bersedia bersatu dalam negara kebangsaan Indonesia.

Istilah politiknya, Pancasila berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah tempat bersama bagi masyarakat Indonesia yang plural atau beragam. Sudut pandang dari segi politik ini sangat penting bagi bangsa Indonesia sekarang ini. Jadi, perkembangan Pancasila yang sebenarnya sebagai doktrin dan pandangan dunia yang khas tidak akan menguntungkan jika dinilai dari tujuan mempersatukan bangsa.

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

(baca : fungsi lembaga politik) Kesepakatan mengenai Pancasila Meskipun pada kenyataannya banyak pihak yang bersepakat bahwa Pancasila sebagai Ideologi Negara atau bangsa merupakan kesepakatan bersama, platform bersama, dan nilai integratif bagi bangsa Indonesia. Kesepakatan bersama inilah, yaitu Pancasila sebagai Ideologi Negara, yang harus kita pelihara, pertahankan, dan tumbuh kembangkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini.

Terlebih lagi bahwa bangsa Indonesia yang merupakan negara kita adalah negara plural. Negara yang penuh akan keragaman masyarakat, baik dalam segi budaya yang ada, agama yang diyakini maupun bahasa yang dipakai dalam berkomunikasi sehari-harinya.

berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah

Dan satu hal yang perlu diingat bahwa memelihara, mempertahankan, dan menumbuh kembangkan kesepakatan tersebut bukanlah hal yang mudah. Perlu adanya kerja keras dan semangat juang layaknya para founding father yang telah merumuskan Pancasila itu sendiri. Tetapi tentukan sebagai generasi penerus bangsa ini, kita tidak boleh mudah menyerah dan berputus asa. Dari berbagai penjelasan di atas, maka arti Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia, diantaranya: • Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dijadikan sebagai cita-cita normatif dari penyelenggaraan bernegara di Indonesia.

• Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan nilai yang sudah disepakati bersama sehingga menjadi salah satu sarana untuk mempersatukan seluruh rakyat Indonesia.

Sedangkan implementasi Pancasila sebagai Ideologi Negara, diantaranya: [accordion] [toggle title=” 1. Perwujudan Pancasila sebagai Cita-Cita Bernegara” state=”opened”] Adapun perwujudan Pancasila sebagai ideologi negara yang berarti cita-cita dalam penyelenggaraan negara terwujud melalui ketetapan MPR No. 7 tahun 2001 tentang Visi Indonesia Masa Depan. Ketetapan tersebut berisi 3 butir Visi Indonesia Masa Depan, yaitu: • Visi ideal. Visi ini adalah cita-cita luhur bangsa Indonesia sebagaimana yang dijelaskan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pada alinea kedua dan keempat.

• Visi antara. Visi ini adalah visi bangsa Indonesia pada tahun 2020 yang tentunya berlaku sampai tahun 2020. • Visi lima tahunan. Visi ini adalah visi yang dimaksudkan di dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Hamdan Mansoer menyatakan bahwa mewujudkan bangsa yang religius, manusiawi, domekratis, bersatu, adil, dan sejahtera pada dasarnya merupakan upaya untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai cita-cita bersama.

Bangsa yang demikian merupakan ciri dari masyarakat madani Indonesia. Sebagai suatu cita-cita, nilai-nilai luhur Pancasila diambil dimensi idealismenya. Sedangan sebagai nilai-nilai ideal, penyelenggaraan negara harusnya mengupayakan berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah caranya menjadikan kehidupan bernegara Indonesia ini semakin dekat dengan nilai-nilai ideal tersebut.

[/toggle] [toggle title=” 2. Perwujudan Pancasila sebagai Kesepakatan atau Nilai Integratif Bangsa“] Nilai integratif perwujudan Pancasila sebagai ideologi negara berarti bahwa Pancasila sebagai sarana untuk mempersatukan dan menjadi prosedur penyelesaian konflik perlu juga untuk dijabarkan atau dijelaskan dalam praktek kehidupan bernegara.

Hal ini dikarenakan nilai integratif Pancasila mengandung arti bahwa Pancasila dijadikan sebagai sarana untuk mempersatukan dan menjadi prosedur penyelesaian konflik, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. Dalam masyarakat Indonesia sendiri sebenarnya sudah menerima bahwa Pancasila sebagai sarana untuk mempersatukan, yang artinya sebagai sebuah kesepakatan bersama bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila telah disetujui sebagai milik bersama. Sehingga Pancasila sudah dijadikan semacam social ethics atau etika sosial dalam masyarakat yang majemuk atau beragam.

[/toggle] [/accordion] Pentingnya pancasila Sedangkan Pancasila sebagai sebuah kesepakatan memiliki arti bahwa sebagai konsensus dalam hal konflik, maka lembaga politik yang diwujudkan secara bersama akan berperan sebagai penengah atau pemberi solusi dalam konflik tersebut.

Namun Pancasila tidak dapat digunakan secara langsung dalam mempersatukan masyarakat dan memecah konfik yang muncul dalam masyarakat tersebut. Tetapi prosedur atau langkah-langkah untuk penyelesaian suatu konfik yang dibuat bersama-sama, baik dalam segi lembaga maupun aturan itulah yang menjadi harapan untuk bisa menyelesaikan konflik yang terjadi di dalam masyarakat.

Oleh karena itu, fungsi Pancasila sebagai ideologi negara dalam hal yang dimaksudkan ini adalah sebagai pembuat prosedur penyelesaian konflik, di mana nilai-nilai luhur Pancasila menjadi landasan normatif bersama. Sedemikian sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila hendaknya memberikan warna pada setiap prosedur penyelesaian konflik yang terjadi di dalam masyarakat Indonesia. Dalam artian secara normatif dapat dinyatakan bahwa sebagai penyelesaian suatu konflik hendaknya berlandaskan pada nilai-nilai religius (sesuai sila pertama), nilai kemanusiaan (sila kedua), mengedepankan persatuan (sila ketiga), menjunjung tinggi sikap serta prosedur demokratis (sila keempat), dan berujung pada terciptanya keadilan, termasuk keadilan sosial (sila kelima) karena akan bahaya akibat jika tidak keadilan dalam masyarakat.

[accordion] [toggle title=”Baca juga artikel ppkn lainnya :”] • Konsep MEA • fungsi ASEAN dalam hubungan internasional • fungsi lembaga swadaya masyarakat • peran dan fungsi BI • pengertian grasi • fungsi NATO • bhinneka tunggal ika • jenis jenis koperasi • struktur komite sekolah • tujuan ASEAN • fungsi WTO • fungsi dewan keamanan PBB • fungsi APBN • fungsi majelis umum PBB • jenis jenis pemilu [/toggle] [/accordion]
KOMPAS.com - Lahirnya Pancasila tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Setelah ditetapkan sebagai dasar negara, keberadaan Pancasila menjadi tuntutan hidup semua masyarakat. Fungsi dan peranan Pancasila Pancasula memiliki fungsi dan peranan bagi bangsa Indonesia dalam menjalankan pemerintahannya. Berikut fungsi dan peranannya: Pancasila bertindak sebagai dasar negara Kedudukan pokok Pancasila bagi Negara Kesatuan Republik Indobesia (NKRI) adalah sebagai dasar negara. Dalam buku Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar Negara (2012) Ronto, sebagai dasar negara mengandung makna bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi dasar atau pedoman bagi penyelenggaraan negara.

Konsekuensi dari rumusan itu berati seluruh pelaksanaan dan penyelenggaraan pemerintah negara Indonesia termasuk peraturan perundang-undangan merupakan mencerminkan dari nilai-nilai Pancasila. Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara termaktub secara yuridis konstitusional dalam pembukaan UUD 1945, yang merupakan cita-cita hukum dan norma hukum yang menguasai hukum dasar negara Indonesia. Baca juga: Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Pancasila bertindak sebagai ideologi negara Pancasila sebagai ideologi negara merupakan tujuan bersama bangsa Indonesia yang diimplementasikan dalam pembangunan nasional.

Di mana mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Nilai-nilai yang ada pada setiap butir Pancasila sebagai pedoman dasar dalam melangsungkan kehidupan. Sebagai ideologi negara, Pancasila memiliki fungsi pokok dalam kehidupan bernegara, yakni: • Mempersatukan bangsa, memelihara dan mengukuhkan persatuan dan kesatuan. • Membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuan atau cita-citanya. • Memberikan tekad untuk memelihara dan mengembangkan identitas bangsa.

• Menyoroti kenyataan yang ada dan mengkritisi upaya perwujudan cita-cita yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila sebagai falsafah bangsa Dalam buku Pendekatan Dogmatika Hukum dan Teori Hukum Terhadap Fungsi Sosial Hak Milik Dalam Konteks Negara Hukum Pancasila (2019) karya Boli Sabon, Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara Republik Indonesia adalah harga mati, tidak berikut yang tidak termasuk fungsi pancasila sebagai dasar negara adalah diganggu gugat.

Kedudukan dan Fungsi Pancasila




2022 www.videocon.com