Meninggalnya seseorang termasuk kiamat

meninggalnya seseorang termasuk kiamat

Menyoal kematian, tentu terlintas di benak, “ mengapa setiap manusia mengalami kiamat sugra?“ Seperti yang kita ketahui sebelumnya, kiamat sugra merupakan padanan kata atau sinonim dari kiamat kecil, yakni salah satunya kematian. Adanya kematian atau peristiwa meninggalnya seseorang, yang membuat kita sebagai manusia, sebagai makhluk yang bernyawa, untuk tetap mawas diri. Mengapa mawas diri? Karena pada hakikatnya, kematian itu pasti dan nyata.

Kita sebagai manusia hanya bisa beribadah, karena ibadah mampu membantu kita nanti di akhirat. Balik lagi ke pokok pembahasan, mengapa setiap manusia mengalami kiamat sugra atau kematian? Kematian itu pasti nyata terjadi dan tidak bisa diprediksi kapan waktu datangnya.

Kematian atau peristiwa meninggalnya seseorang akan dialami oleh makhluk yang bernyawa, termasuk manusia. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT, QS Ali Imran ayat 185. Artinya: meninggalnya seseorang termasuk kiamat yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada Hari Kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” Kematian Tidak Dapat Diprediksi Manusia merupakan makhluk sosial yang diciptakan oleh Allah SWT yang diberikan hati dan naluri sebagai perbedaan dari makhluk lainnya.

Pada dasarnya, semua ciptaan Allah SWT akan binasa, tak terkecuali alam semesta ini. Nyatanya, walaupun teknologi berkembang pesat sekalipun, pemikiran manusia yang kian visioner, tetaplah tidak berdaya untuk memprediksi datangnya kematian seseorang. Oleh karena itu, kita sebagai makhluk hidup diwajibkan untuk senantiasa bersiap-siap dengan bekal amal ibadah semasa kita di dunia.

meninggalnya seseorang termasuk kiamat

Seperti dalam QS An Nahl ayat 61 berikut ini. Artinya: “(Jika Allah menghukum manusia karena kezalimannya) disebabkan kedurhakaan-kedurhakaan mereka (niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya padanya) yakni di muka bumi ini sesuatu pun (dari makhluk yang melata) makhluk yang hidup di permukaannya (tetapi Allah menangguhkan mereka sampai pada waktu yang ditentukan.

Maka apabila telah tiba waktu yang ditentukan bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkan) waktunya (barang sesaat pun dan tidak pula mendahulukan) waktunya.” Dahsyatnya Sakaratul Maut Kondisi sebelum kematian atau meninggalnya seseorang, biasanya akan diawali dengan meninggalnya seseorang termasuk kiamat yang menyakitkan dan menegangkan, inilah sakaratul maut.

Imam Ghazali mengatakan bahwasannya, “Demi Allah, sekiranya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejap, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri.” (Imam Ghazali mengutip atsar Al Hasan) Sementara itu, Rasulullah SAW bersabda, “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang.” (HR.

Tirmidzi) Bahkan, penampilan rasa dari Malaikat Maut yang amat seram dan menakutkan kian menambah pedih rasa sakit yang dirasakan. Agar hati kita terbuka lebar dan senantiasa mengamalkan amal baik, maka ziarah ke kuburan menjadi kuncinya.

“Berziarahlah ke meninggalnya seseorang termasuk kiamat, karena ziarah ke kuburan itu dapat mengingatkan kalian akan kematian.” (HR. Muslim) Daftar Artikel Tentang Kiamat Sugra Setelah mengetahui jawaban dari mengapa setiap manusia mengalami kiamat sugra, berikut adalah daftar bacaan lengkap tentang kiamat sugra.

Sehingga, mampu meningkatkan kualitas pemahaman dan daya nalar ( power of reason) di bidang Agama Islam. • Daftar isi ( full): Kiamat Sugra • Sebelumnya: Mengapa Kematian Disebut Kiamat Sugra? • Selanjutnya: Perbedaan Kiamat Sugra dan Kiamat Kubra * * * Sumber: • Purnomo, C.

V. (2019). Siapkan Bekal untuk Menjemput Ajal. Dikutip pada tanggal 4 April 2021 dari Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam Universitas Islam Indonesia (DPPAI UII): https://dppai.uii.ac.id/siapkan-bekal-untuk-menjemput-ajal. • Baumar, S. (2020). Dahsyatnya Sakaratul Maut. Dikutip pada tanggal 4 April 2021 dari Al-Irsyad Al-Islamiyyah: https://www.alirsyad.or.id/dahsyatnya-sakaratul-maut. • Pengusaha Muslim.

meninggalnya seseorang termasuk kiamat

(2009). Sakaratul Maut. Dikutip pada tanggal 4 April 2021: https://pengusahamuslim.com/1374-sakaratul-maut.html. Cari Search meninggalnya seseorang termasuk kiamat Search Artikel Terbaru • Logo Universitas Nusa Mandiri • Akreditasi dan Jurusan di Universitas Nusa Mandiri • Akreditasi dan Jurusan di Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah • Akreditasi dan Jurusan di Universitas Mohammad Husni Thamrin • Buku Kelas 1 Tema 4 Topik • Bahan Ajar (21) • Bank Soal (13) • RPP (2) • CPNS (28) • Disiplin Ilmu (29) • Agama Islam (11) • Ilmu Pengetahuan Alam (1) • Astronomi (1) • Ilmu Pengetahuan Sosial (6) • Manajemen (2) • Matematika (1) • PPKn (1) • Seni Budaya (3) • Teknologi Informasi (5) • Ekspedisi (4) • Ensiklopedia (2) • Karya Sastra (2) • Jadwal Imsakiyah (15) • Kampus (249) • Akademisi (10) • Karir (2) • Gaji (1) • KBBI (7) • Kereta Api (8) • Sekolah (2) • Uncategorized (2) • Undang-Undang Dasar 1945 (2) Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh” Segala puji bagi Alloh SWT yang telah memberikan rahmatnya kepada kita sekalian shalawat serta salam semoga tercurah kepada nabi besar Muhammad saw.

Sebelum kita membahas mengenai kiamat atau berakhirnya kehidupan di alam semesta raya ini penulis akan menjelaskan beberapa macam kiamat yaitu terbagi menjadi 2 yaitu: 1. Kiamat Sugra.

meninggalnya seseorang termasuk kiamat

Kiamat sughra dapat disebut dengan kiamat kecil. Definisinya merupakan suatu peristiwa yang terjadi pada alam termasuk manusia, seperti meninggalnya seseorang, atau peristiwa yang sering terjadi disekitar kita seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan peristiwa-peristiwa yang lain yang dapat menyebabkan kehilangan nyawa seseorang atau beberapa orang.

2. Kiamat Kubra. Kiamat kubra ini dapat disebut dengan kiamat besar. Definisinya adalah peristiwa hancurnya alam semesta dengan semua isinya termasuk bumi, matahari, dan planet-planet lainnya.

Ada banyak sekali dalil tentang kiamat kubra ini, diantaranya adalah pada Q.S. Al – Qori’ah ayat 4 dan 5 yang artinya : Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebangan.

meninggalnya seseorang termasuk kiamat

(Ayat 4) Dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (Ayat 5) Tanda-Tanda Hari Kiamat Menurut Al-Qur’an – Hari kiamat merupakan salah satu hari akhir yang wajib kita imani. Kiamat merupakan hari berakhirnya kehidupan diseluruh meninggalnya seseorang termasuk kiamat semesta. Peristiwa hari kiamat didahului dengan peniupan terompet sangkakala oleh malaikat isrofil sebagai tanda akan musnahnya alam semesta ini.

Hari kiamat adalah hari dimana langit akan terbelah, planet-planet dan huru-haranya telah berterbangan, bintang-bintang berjatuhan, gunung-gunung hancur, matahari digulung, binatang-binatang liar telah dikumpulkan, lautan-lautan meluap, ruh-ruh dipertemukan dengan badan, neraka jahim dinyalakan, surga telah didekatkan, dan bumi diratakan. Tanda -Tanda Hari Kiamat Menurut Al-Qur’an Kiamat ada dua macam yakni kiamat sugra (kiamat kecil) dan kiamat kubra (kiamat besar).

Kiamat sugra ialah hari kematian seseorang, sedangkan kiamat kubra ialah hari hancurnya alam semesta. Adapun tanda-tanda kiamat pada pembahasan ini ialah tanda-tanda kiamat kubra. Allah menyatakan bahwa peristiwa hari kiamat menjadi rahasia-Nya dan tak ada seorangpun yang tahu termasuk nabi dan malaikat. Rasulullah hanya memberi penjelasan tentang tanda-tanda akan datangnya hari kiamat. Tanda-tanda itu ada yang kecil dan besar.

Tanda-tanda kiamat kecil muncul jika hari kiamat belum terlampau dekat. Sedangkan tanda-tanda kiamat besar muncul setelah hari kiamat amat dekat (hampir terjadi). Tanda-Tanda Kiamat Kecil (‘Alamatus Syughra) Tanda-tanda kiamat kecil yang nampak itu jaraknya masih jauh dari kejadian hari kiamat. Adapun tanda-tanda kiamat kecil itu sebagai berikut: Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya diantara tanda-tanda hari Meninggalnya seseorang termasuk kiamat itu yakni diangkatnya ilmu dan kebodohan nampak jelas, zina tersebar luas, khamar diminum secara leluasa, orang laki-laki pergi, orang perempuan tetap sehingga ada lima puluh wanita hanya memiliki satu anak laki-laki sebagai penuntunnya“.

(HR. Bukhari & Muslim).

meninggalnya seseorang termasuk kiamat

Penjelasan hadits tersebut dapat diketahui bahwa tanda-tanda kiamat itu diantaranya: Diangkatnya ilmu dalam arti Allah akan menshalatkan para ulama (orang yang ahli dalam ilmu agama) dan sulit sekali mencari penggantinya.

Dengan demikian, ulama yang adapun menjadi ulama yang jahl atau bodoh sehingga ulama itu akan bekerja tidak sesuai dengan disiplin ilmu yang benar. Akhirnya yang diperoleh adalah kehancuran. Orang-orang Islam semakin bodoh, karena tidak mau belajar dan lebih terbawa oleh dunia yang semakin modern.

Informasi yang masuk lewat media cetak dan elektronik tanpa filter, sehingga informasi menjadi sarana trend yang menjadi pedoman hidup. Minuman keras dianggap biasa dan meninggalnya seseorang termasuk kiamat merajalela yang sudah bukan rahasia umum lagi bagi orang-orang yang mengaku beragama Islam. Peperangan terjadi dimana-mana, pembunuhan kepada sanak sudara sering terjadi bahkan sampai detik ini.

Tanda-Tanda Kiamat Besar (‘Alamatu Kubra) Tanda-tanda kiamat besar berarti bahwa tanda itu akan terjadi jika kejadian hari kiamat sudah dekat.

Rasulullah saw. bersabda yang artinya: “Bersegeralah kalian dalam beramal (sebelum datang) enam hal yaitu munculnya dajjal, asap, binatang melata, terbitnya matahari dari sebelah barat, masalah yang umum (hari Kiamat), dan sesuatu yang khusus untuk kalian (kematian)“. Matahari terbit dari ufuk barat Nabi bersabda yang artinya: “Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga matahari terbit dari debelah barat. Maka apabila matahari terbit dari sebelah barat, lalu para manusiapun akan beriman seluruhnya.

Akan tetapi kelakuan yang demikian itu disaat tidak berguna lagi keimanan seseorang yang belum pernah beriman sebelum beriman setelah kejadian tersebut atau memang berbuat kebaikan dengan keimanan yang sudah dimilikinya itu“. (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud) Munculnya binatang ajaib atau melata yang meninggalnya seseorang termasuk kiamat berbicara dengan manusia Berita ini bersumber dari QS. An-Naml ayat 82: “Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, kami keluarkan binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka“.

Binatang melata ini keluar dari kota Mekah dekat Gunung Shafa sambil berbicara dengan kata-kata yang fasih, sedang permukaan bumi penuh dengan keadilan. Daabbatul ardhi (binatang melata) itu membawa tongkat Nabi Musa as dan cincin Nabi Sulaiman as. Keluarnya Imam Mahdi Imam Mahdi termasuk dealam lingkungan ahlul bait atau keluarga Rasulullah saw., yakni putri beliau yang bernama Fatimah.

Ia menyerupai Rasulullah dalam budi pekertinya namun tidak pada bentuk dan rupanya. Beliau akan menegakkan kembali sunnah-sunnah Rasulullah yang mulai banyak berubah dan menegakkan syariat Islam. Dalam hadits dikatakan bahwa ia akan berkuasa selama tujuh tahun. Keluarnya Dajjal Dajjal artinya banyak dustanya atau banyak penipuannya. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa dajjal pengikutnya sebagian besar bangsa Yahudi.

Ia akan membawa api dan air, maka apa yang dilihatkan air itu sebenarnya api yang membakar dan apa yang dilihat oleh orang banyak sebenarnya api itu adalah air yang dingin dan tawar. Maka barang siapa menemuinya hendaklah mengambil air tawar. Dikala itu ia mengaku sebagai Tuhan dan berusaha keras agar seluruh umat manusia mengikuti ajakannya.

Ia akan berusaha agar manusia berpaling dari agama yang benar. Selain itu, ia juga akan membuat keanehan yakni hal-hal yang luar biasa yang dipertontonkan kepada manusia. Banyak orang yang akan terpedaya oleh dajjal kecuali orang-orang mukmin yang diteguhkan hatinya oleh Allah SWT. Ia akan mati terbunuh oleh kaum mukmin dibawah pimpinan Nabi Isa as. Turunnya Nabi Isa as Nabi Isa as turun di negeri Syam di menara putih dan akan keluar pada saat Dajjal sedang meninggalnya seseorang termasuk kiamat dan amat berkuasa sekali.

Beliau yang akan membunuh dajjal dan beliau akan menjadi hakim yang adil serta menjadi pemimpin yang memutuskan sesuatu dengan jujur. Beliau juga akan membuat makmur manusia sehingga saking makmurnya, tidak ada lagi orang yang mau menerima sedekah. Pada waktu itu, sujud lebih bernilai daripada dunia dan seisinya. Keluarnya bangsa Ya’juj dan Ma’juj Ayat yang menyinggung tentang Ya’juj dan Ma’juj terdapat dalam surat Al-Kahfi ayat 98-99.

meninggalnya seseorang termasuk kiamat

Berdasarkan beberapa hadits dapat disimpulkan bahwa pada zaman Raja Zulkarnain terdapat dua macam bangsa yakni Ya’juj dan Ma’juj. Perilakunya gemar sekali merusak dan membuat onar negara. Ya’juj dan Ma’juj ialah dua anak cucu Adam keturunan dari bangsa Turki dan keturunan Yafit bin Nuh. Mereka terkurung dibelakang dinding yang dulunya dibangun oleh Zulkarnain untuk mereka karena mereka banyak berbuat kejahatan dan kerusakan.

Dinding penghalang tersebut dibangun diantara dua gunung yang besar dan sangat kokoh sehingga mereka tidak dapat memanjat dinding tersebut. Tanda-Tanda Hari Kiamat Menurut Al-Qur’an Keluarnya asap (dukhan) Dalam QS. Ad-Dukhan ayat 10-12 dijelaskan bahwa asap yang menutupi umat manusia ini merupakan azab yang pedih yang dialami umat manusia. Manusia berkata: “Wahai Tuhan kami, semoga Engkau melenyapkan siksa ini dari kami semua. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang beriman“. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Hudzaifah disebutkan bahwa pada waktu itu asap akan menutupi seluruh alam semesta dari timur sampai ke barat selama 40 hari.

Bagi orang mukmin, asap itu hanya sebagai pilek namun untuk orang kafir, asap itu membuat ia mabuk dan asap itu akan keluar dari hidungnya, kedua matanya, telinganya bahkan dari duburnya. Terpecahnya bulan Hal tersebut diterangkan dalam QS.

Al-Qamar ayat 1 yang artinya: “Telah dekat datangnya saat (kiamat) itu, dan telah terbelah bulan“. Terdengarnya tiupan terompet sangkakala Kejadian hari kiamat itu begitu dahsyat dan hebatnya, sehingga tidak bisa digambarkan atau diperkirakan dengan sejelas-jelasnya.

Datangnya kiamat ditandai dengan tiupan sangka kala seperti dalam firman Allah QS. An-Naml ayat 87 yang artinya: “Dan ingatlah hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dari semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri“. Dari Ibnu Abbas ra, Nabi bersabda: “Tatkala Allah telah menciptakan langit dan bumi, maka Dia menciptakan terompet. Dan terompet itu mempunyai sebelas bundaran, kemudian Allah memberikan terompet itu kepada Malaikat Israfil, sedang Israfil meletakkannya dpada mulutnya serta pandangannya diarahkan ke Arsy, sambil menanti kapan dia diperintah“.

Nabi bersabda: “Terompet itu ialah seperti tanduk besar dari cahaya. Demi Dzat Yang telah mengutus saya dengan sebenarnya sebagai Nabi, besar masing-masing bundaran didalam terompet itu seperti lebarnya langit dan bumi. Terompet itu akan ditiup sebanyak tiga kali; yaitu tiupan kejutan yang menakutkan, tiupan kematian dan tiupan kebangkitan“.

Itulah beberapa tanda-tanda datangnya hari kiamat yang pasti akan terjadi. Kita tidak ada yang mengetahuinya kapan kiamat datang, namun yang harus kita lakukan adalah meyakini bahwa hari akhir itu pasti ada dan kita harus benar-benar dalam keadaan yang beriman agar Allah menyelamatkan kita dari dahsyatnya hari kiamat.

Cari untuk: Arsip • Juni 2020 (1) • Agustus 2019 (1) • Juni 2019 (1) • Maret 2019 (2) • Februari 2019 (1) • Oktober 2018 (1) • Juni 2018 (1) • Maret 2018 (2) • Januari 2018 (1) • Agustus 2017 (1) • Mei 2017 (1) • April 2017 (1) • Maret 2017 (1) • Februari 2017 (4) • Januari 2017 (5) • Desember 2016 (1) • Oktober 2016 (4) • September 2016 (14) • Agustus 2016 (3) • Juli 2016 (14) • Juni 2016 (28)
ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied.

The Amazon CloudFront distribution is configured to block access from your country. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, meninggalnya seseorang termasuk kiamat contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation.

Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: IpFFgMwEWmiOw-OPEwLyzUmMNeLy2oOxVj3s8ibeSKhcq8cmH8HJxg== Hari kiamat adalah hari kehancuran alam semesta beserta segala kehidupan yang berada di alam semesta serta dibangkitkannya orang yang meninggalnya seseorang termasuk kiamat meninggal untuk dihisab amal dan perbuatannya. Seperti yang kita ketahui, hari kiamat merupakan salah satu rukun iman yang sudah sepatutnya diimani oleh kaum muslim.

Hari dimana semua kehidupan makhluk ciptaan Allah SWT akan berakhir sudah pasti akan terjadi. Daftar Isi • Pengertian • Jenis Kiamat beserta Tanda-Tandanya • Kiamat Kecil (Sugra) • Kiamat Besar (Kubra) Pengertian “Hari kiamat merupakan istilah yang berasal dari bahasa arab yaumul qiyamah yang berarti hari akhir.

Secara istilah, kiamat adalah kehancuran alam semesta beserta segala kehidupan yang berada di alam semesta serta dibangkitkannya orang yang sudah meninggal untuk dihisab amal dan perbuatannya.” Tidak ada manusia yang mengetahui pasti kapan meninggalnya seseorang termasuk kiamat kiamat akan terjadi dan hanya Allah SWT yang mengetahuinya seperti pada Q.S.

Al A’raf ayat 187 يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْـَٔلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِىٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ yas-aluunaka ‘anialssaa’ati ayyaana mursaahaa qul innamaa ‘ilmuhaa ‘inda rabbii laa yujalliihaa liwaqtihaaillaa huwa tsaqulat fii alssamaawaati waal-ardhi laa ta/tiikum illaa baghtatan yas-aluunaka ka-annaka hafiyyun ‘anhaa qul innamaa ‘ilmuhaa ‘inda allaahi walaakinna aktsara alnnaasi laa ya’lamuuna Artinya : Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.

Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit meninggalnya seseorang termasuk kiamat di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.

Jenis Kiamat beserta Tanda-Tandanya Pada dasarnya, kiamat itu digolongkan menjadi dua jenis yaitu kiamat kecil (sugra) dan kiamat besar (kubra). Kedua penggolongan tersebut didasarkan atas kejadiannya seperti yang dijelaskan di bawah ini: Baca juga: Planet-Planet dalam Sistem Tata Surya Beserta Urutan Planet nya Kiamat Kecil (Sugra) Pada kehidupan sehari-hari mungkin kita pernah melihat bencana kiamat sugra namun kejadian ini seringkali tidak dianggap serius sehingga banyak yang tidak menyadarinya.

Akan tetapi, kejadian ini merupakan peringatan yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada manusia agar manusia bertaubat dan kembali ke jalan yang benar.

Tanda-tanda kiamat sugra Berikut merupakan contoh kiamat sugra: 1. Meninggalnya Seseorang Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mengalami kematian dan akan kembali ke sisi Allah SWT. Terkadang, kematian seseorang akan menimbulkan kesedihan atau musibah bagi diri sendiri maupun orang lain. Namun, kejadian tersebut merupakan ketetapan dari Allah SWT dan sudah sepatutnya kita berserah diri kepadanya serta berdoa agar tetap diberi ketabahan.

2. Bencana Alam Bumi merupakan tempat tinggal yang sangat nyaman bagi manusia. Namun, Allah juga dapat memberikan petunjuk kepada manusia dengan perantara bumi dan salah satu diantaranya meninggalnya seseorang termasuk kiamat bencana alam. Bagi manusia, bencana alam merupakan sebuah musibah yang datang kepada bumi seisinya dan mengakibatkan dampak yang cukup besar bagi manusia sendiri.

Contoh dari bencana alam adalah banjir, tanah longsor, meletusnya gunung, gempa bumi, tsunami, badai, wabah penyakit dan masih banyak contoh lainnya. Bencana datang atas kehendak Allah SWT sehingga sebagai manusia hendaknya kita tabah karena bencana tersebut akan memberi hikmah bagi kita serta berdoa agar selalu diberi keselamatan. Kiamat Besar (Kubra) Kiamat kubra merupakan hari dimana seluruh kehidupan makhluk yang ada di alam semesta berakhir.

Tak ada manusia yang tahu pasti kapan kiamat kubra akan terjadi meskipun menggunakan teknologi yang super canggih. Meskipun tidak ada yang mengetahui, namun Allah SWT memberikan tanda-tanda mengenai kiamat kubra seperti pada hadits berikut : عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ الْغِفَارِيِّ قَالَ اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ مَا تَذَاكَرُونَ قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ قَالَ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَأَجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلَاثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنْ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ Artinya : “Dari Hudzaifah bin Asid Al Ghifari berkata, Rasulullah SAW menghampiri kami saat kami tengah membicarakan sesuatu.

Ia bertanya, ‘Apa yang kalian bicarakan?’ Kami menjawab, ‘Kami membicarakan kiamat.’ Ia bersabda, ‘Kiamat tidaklah terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya.’ Rasulullah menyebut kabut, Dajjal, binatang (ad-dābbah), terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam AS, Ya’juj dan Ma’juj, tiga gerhana; meninggalnya seseorang termasuk kiamat di timur, gerhana di barat dan gerhana di meninggalnya seseorang termasuk kiamat Arab dan yang terakhir adalah api muncul dari Yaman menggiring manusia menuju tempat perkumpulan mereka,” (Lihat Abul Husain Muslim bin Hajjaj bin Muslim An-Naisaburi, Al-Jāmi’us Ṣaḥīḥ, [Beirut, Dārul Afaq Al-Jadidah: tanpa tahun], juz VIII, halaman 178).

Baca juga: Seni Rupa Dua Dimensi: Penjelasan beserta Contohnya (LENGKAP) Tanda-tanda kiamat kubra Selain itu, terdapat tanda-tanda kecil sebelum kiamat besar terjadi yang diantaranya adalah : • Munculnya Nabi Muhammad dan wafatnya. • Waktu berlalu lebih cepat. • Perang dan pembunuhan merupakan hal yang wajar di antara manusia. • Pencurian, penipuan, skandal dan perzinahan merajalela. • Munculnya bangunan-bangunan yang besar. • Minuman keras menjadi hal yang populer.

• Padang gurun Arab menghijau. • Penggembala kambing dan orang tak beralaskan kaki berlomba-lomba membangun gedung tinggi. • Muncul bangunan-bangunan yang dibangun di Mekah lebih tinggi daripada gunung di Mekah. • Invasi orang-orang berkulit putih dengan mata sipit dan berwajah lebar memakai sandal bulu. Tanda-tanda tersebut kemudian akan diikuti oleh pertanda yang besar sehingga dapat mengguncan umat manusia yang diantaranya adalah: • Matahari terbit dari barat yang menandakan ditutupnya pintu taubat.

• Munculnya Dajjal.

meninggalnya seseorang termasuk kiamat

• Turunnya Nabi Isa. • Munculnya Ya’juj dan Ma’juj. • Munculnya Imam Mahdi. • Perang besar kaum muslim dengan kaum yahudi di Palestina yang mengakibatkan kekalahan orang-orang Yahudi.

meninggalnya seseorang termasuk kiamat

• Kematian Isa Almasih dan Imam Mahdi. • Munculnya Dabbat al-Ard. • Serangan terhadap Mekkah. • Angin lembut yang mengambil jiwa semua orang muslim. Setelah tanda-tanda tersebut terjadi maka sangkakala akan ditiup oleh malaikat Israfil. Terompet pertama dari sangkakala akan mematikan semua manusia di bumi dan terompet kedua akan menandakan kebangkitan manusia yang kemudian akan dihisab amal dan perbuatan mereka.

Pengertian “Hari kiamat merupakan istilah yang berasal dari bahasa arab yaumul qiyamah yang berarti hari akhir. Secara istilah, kiamat adalah kehancuran alam semesta beserta segala kehidupan yang berada di alam semesta serta dibangkitkannya orang yang sudah meninggal untuk dihisab amal dan perbuatannya 1.meninggalnya seseorang 2.bencana alam Percaya kepada hari akhir merupakan kewajiban meninggalnya seseorang termasuk kiamat sebagai makhluk Allah SWT.

Percaya kepada hari akhir atau kiamat merupakan rukun iman yang ke lima, barangsiapa yang mempercayai hari kiamat secara ikhlas dan benar maka Allah akan menjanjikan pahala besar baginya.

Hari kiamat ini tidak ada seorang pun yang meninggalnya seseorang termasuk kiamat kapan dimana terjadi karena hanya Allah SWT saja yang tau. Peristiwa tentang hari kiamat juga sudah banyak dijelaskan di Al-Qur’an, seperti pada Qs al Hajj/22:7, Qs al Infitar/82:1-5 dan masih banyak surat lainnya.

Semua makhluk hidup di bumi akan mati, tidak tersisa siapapun. Kewajiban kita sebagai umat muslim harus percaya dan meyakini bahwa kiamat itu ada.
PARA ulama telah membagi kiamat menjadi dua: kiamat shughra dan kimat kubra. Adapun kiamat shughra atau kiamat kecil, adalah kematian setiap manusia.

Oleh karena itu, barangsiapa yang datang kematiannya maka telah terjadi kiamat atas dirinya, dan telah sampai waktu yang telah dijanjikan kepadanya. ( Baca juga: Kiamat Kian Dekat dan Pembalasan bagi Orang yang Mendustakan Ad-din? ) Disebutkan dalam shahih Bukhari dan Muslim dari Aisyah ia berkata : “Beberapa orang Arabi datang kepada Nabi Sholallahu alaihi wa sallam kemudian mereka bertanya kepada beliau tentang kiamat.

Lalu beliau melihat kepada seorang anak yang paling muda di antara mereka, kemudian beliau bersabda: إِنْ يَعِشْ هَذَا, لاَ يُدْرِكُهُ الْهَرَمُ حَتَّى تَقُوْمَ عَلَيْكُمْ سَاعَتُكُمْ “ Jika anak ini terus berlangsung kehidupannya, maka tidaklah ia sampai pada masa tua kecuali telah datang kiamat atas kalian.” Yang dimaksudkan dengan kiamat pada hadis ini adalah meninggalnya orang-orang yang ada pada generasi mereka. Dari hadis ini dapat diketahui bahwa kematian yang dialami seseorang dapat dikatakan dengan kiamat.

Karena, setiap orang yang mati sesungguhnya ia telah masuk ke dalam hukum alam akhirat, dan telah tegak kiamat atasnya. ( Baca juga: Mau Pelindung di Hari Kiamat? Baca Surah Al-Baqarah dan Ali Imran ) Syaikh Shalih Al Fauzan berkata, permulaan hari akhir adalah kematian.

Oleh karena itu, barangsiapa yang meninggal dunia maka ia masuk ke dalam hari akhir. Barangsiapa yang meninggal dunia maka telah selesai dunia atasnya dan masuk ke alam akhirat.

Sejak saat itulah dimulainya perkara-perkara akhirat di dalam kuburnya. ( Baca juga: Inilah Pemandangan Ahli Riya Pada Hari Kiamat ) Perpindahan Prof Dr Muhammad Quraish Shihab dalam bukunya " Wawasan Al-Quran, Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat" menjelaskan ada beberapa istilah yang digunakan Al-Quran untuk menunjuk kepada kematian, antara lain al-wafat (wafat), imsak meninggalnya seseorang termasuk kiamat.

Dalam surat Al-Zumar (39): 42 dinyatakan bahwasanya, ٱللَّهُ يَتَوَفَّى ٱلْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَٱلَّتِى لَمْ تَمُتْ فِى مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ ٱلَّتِى قَضَىٰ عَلَيْهَا ٱلْمَوْتَ وَيُرْسِلُ ٱلْأُخْرَىٰٓ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ "Allah mewafatkan jiwa pada saat kematiannya, dan jiwa orang yang belum mati dalam tidurnya, maka Allah yumsik (menahan) jiwa yang ditetapkan baginya kematian, dan melepaskan yang lain (orang yang tidur) sampai pada batas waktu tertentu." Baca juga: Partai Ummat, Pertobatan Amien Rais di Masa Tua?

Ar-Raghib menjadikan istilah-istilah tersebut sebagai salah satu isyarat betapa Al-Quran menilai kematian sebagai jalan menuju perpindahan ke sebuah tempat, dan keadaan yang lebih mulia dan baik dibanding dengan kehidupan dunia.

"Bukankah kematian adalah wafat yang berarti kesempurnaan serta imsak yang berarti menahan (di sisi-Nya)?" tulis Al-Quran juga menyifati kematian sebagai musibah malapetaka (baca surat Al-Ma-idah [5]: 106), tetapi agaknya istilah ini lebih banyak ditujukan kepada manusia yang durhaka, atau terhadap mereka yang ditinggal mati. Dalam arti bahwa kematian dapat merupakan musibah bagi orang-orang yang ditinggalkan sekaligus musibah bagi mereka yang mati tanpa membawa bekal yang cukup untuk hidup di negeri seberang.

Baca juga: Loyalis Akui Amien Rais Tetap Dijadikan Magnet bagi Partai Ummat Kematian juga dikemukakan oleh Al-Quran dalam konteks menguraikan nikmat-nikmat-Nya kepada manusia. Dalam surat Al-Baqarah (2): 28 Allah mempertanyakan kepada orang-orang kafir. كَيْفَ تَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَكُنْتُمْ أَمْوَاتًا فَأَحْيَاكُمْ ۖ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ "Bagaimana kamu mengingkari (Allah) sedang kamu tadinya mati, kemudian dihidupkan (oleh-Nya), kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kamu dikembalikan kepada-Nya." Baca juga: Amien Rais Dirikan Partai Ummat, Demokrat: Biarlah Rakyat yang Menilai Nikmat yang diakibatkan oleh kematian, bukan saja dalam kehidupan ukhrawi nanti, tetapi juga dalam kehidupan duniawi, karena tidak dapat dibayangkan bagaimana keadaan dunia kita yang terbatas arealnya ini, jika seandainya semua manusia hidup terus-menerus tanpa mengalami kematian.

Muhammad Iqbal menegaskan bahwa mustahil sama sekali bagi makhluk manusia yang mengalami perkembangan jutaan tahun, untuk dilemparkan begitu saja bagai barang yang tidak berharga.

Tetapi itu baru dapat terlaksana apabila ia mampu menyucikan dirinya secara terus menerus. Penyucian jiwa itu dengan jalan menjauhkan diri dari kekejian dan dosa, dengan jalan amal saleh. Bukankah Al-Quran menegaskan bahwa, تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ "Mahasuci Allah Yang di dalam genggaman kekuasaan-Nya seluruh kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

Yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu siapakah di antara kamu yang paling baik amalnya, dan sesungguhnya Dia Mahamulia lagi Maha Pengampun" ( QS Al-Mulk [67]: 1-2). Demikian terlihat bahwa kematian dalam pandangan Islam bukanlah sesuatu yang meninggalnya seseorang termasuk kiamat, karena di samping mendorong manusia untuk meningkatkan pengabdiannya dalam kehidupan dunia ini, ia juga merupakan pintu gerbang untuk memasuki kebahagiaan abadi, serta mendapatkan keadilan sejati.

Ketiadaan Hidup di Dunia Quraish Shihab menjelaskan ayat-ayat Al-Quran dan hadis Nabi menunjukkan bahwa kematian bukanlah ketiadaan hidup secara mutlak, tetapi ia adalah ketiadaan hidup di dunia, dalam arti bahwa manusia yang meninggal pada hakikatnya masih tetap hidup di alam lain dan dengan cara yang tidak dapat diketahui sepenuhnya.

meninggalnya seseorang termasuk kiamat

وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا ۚ بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ "Janganlah kamu menduga bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, tetapi mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki" ( QS Ali-'Imran [3]: 169).

• kiamat • kematian • quraish shihab • hari pembalasan • mati hidup lagi • Halalbihalal dalam Al-Qur'an: Al-Ghufran dan Pengampunan dengan Syarat • Mengapa Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Disebut Seperti Puasa Setahun Penuh? Begini Penjelasannya • Halalbihalal dalam Al-Qur'an: Begini Makna Minal 'Aidin Wal Faizin • Keinginan Manusia Pada Saat Maut Menghampiri • Tata Cara Puasa Syawal, Fadilah dan Bacaan Niatnya • 7 Adab Merayakan Idul Fitri • Quraish Shihab Bicara Halalbihalal Menurut Al-Qur'an REKOMENDASI • Nama Islami dan Fenomena Corona • Benih-Benih Cinta Itu Bersemi di Musim Pandemi • Isra wal Miraj dan Wabah Covid-19 • Abu Ubaidah Panglima Perang yang Syahid karena Meninggalnya seseorang termasuk kiamat Tho’un • Kiamat Tidak Tiba-tiba, Tunggu Imam Mahdi Datang • Perang Melawan Covid-19, Dokter Mujahid di Garda Paling Depan

Tanda 40 Hari, 7 Hari hingga Sehari Sebelum Kematian




2022 www.videocon.com