Bagaimana struktur teks eksplanasi

bagaimana struktur teks eksplanasi

Ciri-ciri Teks Eksplanasi – Berbicara tentang teks, ada banyak jenis teks yang ada selama ini. Salah satunya adalah teks eksplanasi, tetapi apakah Grameds tahu apa itu teks eksplanasi? Kamu mungkin pernah membaca artikel tentang bencana alam di media massa. Nah, itulah contoh teks eksplanasi. Teks semacam ini dapat ditemukan di banyak buku teks dan juga di media berita.

Seperti buku IPA, geografi, sejarah di sekolah. Untuk kelengkapan dan kejelasan, mari kita lihat lebih dekat contoh teks Eksplanasi lengkap yang mencakup deskripsi berikut: Sebelum melihat contoh teks deskriptif, terlebih dahulu kamu pelru mengetahui tentang pengertian, struktur, jebis, dan ciri-ciri teks eksplanasi seperti berikut ini: Daftar Isi • Pengertian Teks Eksplanasi • 1. Pardiyono • 2. Knapp and Watkins • 3. Tomi Rianto • Struktur Teks Eksplanasi • Anda Mungkin Juga Menyukai • 1.

Judul • 2. Pernyataan Umum • 3. Menjelaskan Urutan Sebab dan Bagaimana struktur teks eksplanasi • 4. Interpretasi • Ciri-ciri Teks Eksplanasi • 1. Strukturnya Jelas • 2. Fakta • 3. Teks • 4. Tidak Meyakinkan atau Tidak Bersifat Persuasif • 5. Membuat Penanda Urutan • Jenis-jenis Teks Eksplanasi • 1. Teks Eksplanasi Sequential • 2. Teks Eksplanasi Faktorial • 3. Teks Eksplanasi Teoritis • 4. Teks Eksplanasi Kausal • Contoh Teks Eksplanasi • 1. Contoh Teks Eksplanasi Tentang Banjir • 2.

Contoh Teks Eksplanasi Tentang Tsunami • 3. Contoh Teks Eksplanasi Tentang Gempa Bumi • Cara Membuat Teks Eksplanasi bagaimana struktur teks eksplanasi 1. Menentukan Subjek Untuk Membuat Teks Eksplanasi • 2. Membuat Kerangka Teks Eksplanasi • 3. Mengembangkan Struktur Deskriptif Pengertian Teks Eksplanasi Teks eksplanasi adalah teks atau paragraf yang berisi tentang “alasan” dan “metode” proses terjadinya suatu peristiwa. Peristiwa tersebut dapat berupa alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan fenomena lain yang dapat terjadi.

Selalu ada hubungan sebab akibat dan proses dalam peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitar kita, baik alam maupun sosial. Tujuan dari teks eksplanasi ini adalah untuk menggambarkan satu atau lebih peristiwa yang melibatkan kausalitas dan proses.

Di sini, penulis harus menjelaskan kejadian sejelas mungkin sehingga pembaca dapat mengumpulkan informasi penting dari apa yang sedang dijelaskan. Teks eksplanasi ini memiliki struktur untuk mengidentifikasi peristiwa, menggambarkan peristiwa, pola dan hasil deret waktu yang terperinci, dan meninjau peristiwa.

Deskripsi menggunakan konjungsi di setiap kalimat, serta kata-kata ekstensional sederhana. Teks deskriptif termasuk dalam jenis teks fakta. Teks deskriptif lebih seperti sebuah pernyataan daripada teks yang berisi perintah atau instruksi. Definisi eksplanasi dapat ditafsirkan dengan cara yang berbeda. Tergantung siapa yang mengartikan. Berikut ini beberapa pendapat tentang pengertian teks eksplanasi menurut para ahli: 1.

Pardiyono Menurut Pardiyono, teks eksplanasi adalah upaya menjelaskan proses munculnya gejala alam. Bukan hanya berupa fenomena alam. Ini juga merupakan fenomena sosial. 2. Knapp and Watkins Berbeda dengan Knapp dan Watkins view, teks deskriptif berarti teks yang menggambarkan dua arah.

Orientasi pertama menekankan bagaimana dan mengapa fenomena itu terjadi. Arah kedua menekankan apa yang bisa terjadi dalam teks eksplanasi. 3. Tomi Rianto Tomi Rianto mendefinisikan teks eksplanasi sebagai format tekstual yang menjelaskan mengapa dan bagaimana suatu peristiwa terjadi.

Terlepas dari jenis peristiwanya, seperti peristiwa alam, peristiwa sosial, peristiwa budaya, peristiwa ilmiah, dan sebagainya. Dari beberapa pendapat di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa jenis teks ini dimaksudkan untuk menjelaskan atau mencoba menjelaskan proses asal mula fenomena tersebut. Setiap fenomena dan peristiwa memiliki sebab, akibat, dan proses. Saya akan mencoba menjelaskan tiga poin ini. Pengertian umum teks jenis ini berasal dari penjelasan dalam bahasa asing yang memiliki arti deskriptif.

Teks disusun dalam urutan kronologis, termasuk sebab dan akibat. Tentunya penyampaian atau penjelasan secara tertulis didasarkan pada bukti-bukti ilmiah atau teoretis. Jenis teks ini bertujuan untuk melaporkan secara jelas langkah- langkah, dan proses yang terkait dengan fenomena ini.

bagaimana struktur teks eksplanasi

Ini melibatkan penjelasan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Jenis teks ini sangat berguna bagi pembaca yang tidak tahu mengapa ini terjadi. Penjelasan yang baik dijelaskan dengan kata-kata sederhana. Kami berharap banyak orang akan memahami dan memahaminya. Tingkat pemahaman pembaca menentukan efektivitas dan daya tarik. Rp 65.000 Struktur Teks Eksplanasi Dilihat dari struktur teks deskriptif, ada beberapa urutan penting. Anda penasaran, bukan?

Simak ulasannya di bawah ini. 1. Judul Seperti halnya teks apapun, judul itu tentu saja harus ada. Tulislah dengan bahasa yang singkat, padat dan jelas dalam kaitannya dengan penulisan judul yang baik. Penulisan judul tidak harus terlalu panjang, menghilangkan esensi dari apa yang dideskripsikan. Coba bagaimana struktur teks eksplanasi poin-poin tentang fenomena yang akan dijelaskan. 2. Pernyataan Umum Kemudian kamu dapat memasukkan struktur kedua untuk memulai dengan pernyataan umum.

Untuk membuat pernyataan umum, kamu dapat menuliskannya dengan informasi sederhana tentang fenomena tersebut. Misalnya, mulailah dengan menjelaskan mengapa ini terjadi. Atau mengapa ini hanya terjadi sekarang, bukan kemarin atau di masa depan?

3. Menjelaskan Urutan Sebab dan Akibat Inti dari cara menulis teks eksplanasi adalah penjelasan kausalitas. Di sinilah penjelasan yang lebih jelas tentang proses dimulai. Bagaimana tahapan sebelum fenomena ini terjadi?

Selanjutnya, apa dampaknya? Dan penjelasan bagaimana menghadapi fenomena yang sama ketika terulang di masa depan 4. Interpretasi Bagian interpretasi ini tentu saja dapat diisi dengan pendapat dan perspektif penulis, berdasarkan deskripsi data dan fenomena itu sendiri. Terakhir, tutup dengan kesimpulan.

Kesimpulan harus singkat, padat dan jelas. Ini adalah beberapa struktur yang kurang penting saat membuat teks eksplanasi. Surat keterangan dalam bahasa bak yang tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada pembaca. Paling tidak, hindari menggunakan bahasa lokal. Ciri-ciri Teks Eksplanasi Teks eksplanasi itu sendiri memiliki ciri-ciri tertentu.

Lantas apa saja ciri spesifiknya? Bagi yang masih bingung, berikut ini penjelasannya: 1. Strukturnya Jelas Ciri-ciri teks eksplanasi yang paling menonjol adalah strukturnya yang jelas. Oleh karena itu, struktur deskripsi dimulai dengan pernyataan umum, diikuti dengan urutan hubungan bagaimana struktur teks eksplanasi akibat, dan kemudian ke interpretasi atau ketentuan penulis.

2.

bagaimana struktur teks eksplanasi

Fakta Menurut sifatnya, teks eksplanasi berbasis data yang merupakan fakta, berdasarkan data, dan memuat pembahasan ilmiah menurut ilmu pengetahuan yang berlaku. Oleh karena itu, jenis teks ini tidak dibuat secara imajinatif. 3. Teks Informatif berisi informasi terkini yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan kata lain, itu terbarukan dan tidak ketinggalan zaman.

Kata informatif mengacu pada dukungan teori dan penelitian ilmiah yang membuka lebih banyak perspektif dan perspektif kepada pembaca kami 4. Tidak Meyakinkan atau Tidak Bersifat Persuasif Teks eksplanasi berbeda dengan editorial.

Ketika editorial berpengaruh, pernyataan itu lebih banyak menyampaikan fakta. Penjelasan yang diberikan lebih merupakan penjelasan tentang proses sebab akibat dari fenomena tersebut. 5. Membuat Penanda Urutan Penanda urutan menekankan urutan atau menggunakan level titik. Misalnya, gunakan urutan Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat, dan seterusnya.

Bagian terakhir berisi informasi dan data penting yang dapat menjawab peristiwa tersebut. Itulah ciri teks ini. Dibandingkan dengan teks lain, teks ini bagaimana struktur teks eksplanasi tidak terpengaruh oleh data atau teori. Murni menjelaskan dan menjawab hanya satu fenomena. Jenis-jenis Teks Eksplanasi Dalam praktiknya, teks Eksplanasi memiliki beberapa jenis seperti penjelasannya berikut ini: 1.

Teks Eksplanasi Sequential Jenis teks Eksplanasi ini menjelaskan secara rinci tahapan- tahapan suatu fenomena, seperti urutan daur hidup rantai makanan. 2. Teks Eksplanasi Faktorial Teks Eksplanasi ini adalah jenis deskripsi yang menggambarkan efek dan konsekuensi dari suatu proses, misalnya dampak penjajahan.

3. Teks Eksplanasi Teoritis Penjelasan ini mengandung spekulasi tentang potensi di balik fenomena alam. Misalnya, jika Gunung Merapi meletus dapat memicu bencana alam lain yang lebih dahsyat. 4. Teks Eksplanasi Kausal Teks Eksplanasi adalah jenis bagaimana struktur teks eksplanasi yang menjelaskan sebab atau sebab dari sesuatu yang berubah secara bertahap.

Contoh proses longsor. Contoh Teks Eksplanasi Berdasarkan uraian penjelasan tentang pengertian, struktur, jenis, dan ciri-ciri Teks eksplanasi di atas, berikut ini beberapa contoh teks Eksplanasi yang bisa Grameds pelajari: 1. Contoh Teks Eksplanasi Tentang Banjir Banjir merupakan fenomena alam berupa naiknya air pada suatu daerah dan menutupi permukaan daerah tersebut.

Banjir juga dapat dilihat sebagai bagian dari siklus air, yaitu bagian dari air permukaan yang mengalir ke lautan. Melalui siklus air, terlihat bahwa jumlah air permukaan dipengaruhi oleh curah hujan dan penyerapan air ke dalam tanah. Banjir secara alami disebabkan oleh curah hujan lokal dan penyebaran limpasan dari hulu DAS.

Banjir non-ilmiah dapat disebabkan oleh aktivitas manusia. Proses penggenangan alam seperti hujan yang bagaimana struktur teks eksplanasi ke permukaan bumi, tertahan oleh tumbuh-tumbuhan, kemudian masuk ke permukaan, mengalir ke tempat yang lebih rendah, kemudian menguap dan meninggalkan permukaan.

Banjir yang terjadi secara alami dapat menjadi bencana bagi manusia jika menimpa dan merugikan manusia. Di sisi lain, proses terjadinya banjir yang tidak wajar terjadi karena ulah manusia seperti membuang sampah dan mencegah air mengalir dengan lancar, sehingga semakin banyak air yang terapung di TPA, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menguap keluar karena menyentuh tanah dan menyebabkan banjir.

Kesimpulan dari contoh uraian di atas adalah bahwa proses banjir dapat terjadi secara alami dan dengan campur tangan manusia. Manusia hidup di habitat yang pada dasarnya merupakan dataran banjir dan dapat mengalami kerugian akibat banjir.

Jika manusia tinggal di daerah dataran yang sering banjir, maka bukan banjirlah yang mendatangi manusia, namun justru manusia itulah yang mendatangi banjir. 2. Contoh Teks Eksplanasi Tentang Tsunami Tsunami (tsu= pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah berarti “ombak besar di pelabuhan”) merupakan perpindahan badan air yg ditimbulkan sang perubahan bagian atas bahari secara vertikal menggunakan datang-datang.

bagaimana struktur teks eksplanasi

Perubahan bagian atas bahari tadi sanggup ditimbulkan sang gempa bumi yg berpusat pada bawah bahari, letusan gunung berapi bawah bahari, longsor bawah bahari, atau atau hantaman meteor pada pantai. Gelombang yang terjadi saat tsunami ini bisa merambat ke segala arah. Tsunami bisa terjadi bila terjadi gangguan yang mengakibatkan perpindahan sejumlah air, misalnya letusan gunung bawah laut, gempa bumi, longsor juga meteor yang jatuh ke bumi.

Namun, 90% tsunami merupakan dampak gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan sang gunung meletus, contohnya waktu meletusnya Gunung Krakatau. Gerakan vertikal dalam kerak bumi, bisa menyebabkan dasar laut menjadi naik atau turun secara tiba-tiba, yang menyebabkan gangguan kesetimbangan air yang berada pada atasnya. Hal ini menyebabkan terjadinya genre tenaga air di bawah laut sampai pada pantai sebagai gelombang besar yang menyebabkan terjadinya tsunami.

Kecepatan gelombang tsunami tergantung dalam kedalaman air laut di mana gelombang tersebut terjadi, dimana kecepatannya sanggup mencapai ratusan kilometer per jam. Jika tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan sebagai lebih kurang 50 km/jam dan energinya sangat Mengganggu wilayah pantai yang dilaluinya.

Di tengah air laut yang tinggi, gelombang tsunami hanya beberapa centimeter sampai beberapa meter, tetapi waktu mencapai pantai tinggi gelombangnya sanggup mencapai puluhan meter lantaran terjadi penumpukan masa air. Bagaimana struktur teks eksplanasi mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh menurut garis pantai menggunakan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan sanggup beberapa kilometer.

Gerakan vertikal ini bisa terjadi dalam patahan bumi atau sesar. Gempa bumi pula bisa terjadi pada wilayah subduksi, dimana lempeng lautan menelusup ke bawah lempeng benua. Kesimpulan menurut model teks eksplanasi pada atas yakni, tanah longsor yg terjadi pada dasar bahari dan runtuhan gunung barah pula bisa menyebabkan gangguan air bahari yg bisa membentuk tsunami.

Gempa yg mengakibatkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar bahari naik-turun secara datang-datang sebagai akibatnya ekuilibrium air bahari yg berada pada atasnya terganggu. Demikian juga halnya menggunakan benda kosmis atau meteor yang jatuh di atas. Apabila berukuran meteor atau longsor ini relatif akbarbisa terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter. 3. Contoh Teks Eksplanasi Tentang Gempa Bumi Gempa bumi adalah getaran yang disebabkan oleh perpindahan atau pergerakan suatu lapisan yang dimulai dari dasar permukaan bumi.

Fenomena alam ini sering terjadi di dekat gunung berapi, gunung berapi aktif, dan di daerah yang didominasi pegunungan. Gempa bumi disebabkan oleh pergerakan atau pergerakan lapisan bumi dan letusan gunung berapi yang sangat kuat. Selain itu, gempa bumi terjadi dengan sangat cepat dan bagaimana struktur teks eksplanasi besar bagi daerah sekitarnya. Getaran seismik saat gempa yang sangat kuat tersebut bisa menyebar ke segala arah, sehingga berpotensi untuk meratakan bangunan dan bisa menimbulkan korban jiwa.

Gempa bumi dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, gempa vulkanik dan gempa gerakan kerak, tergantung pada penyebab terjadinya. Gerakan kerak menyebabkan gerakan kerak karena melunak dan menyebabkan perpindahan dan gerakan. Teori “tektonik lempeng” menjelaskan bahwa bumi kita terdiri dari beberapa lapisan buatan. Sebagian besar wilayah kerak ini tersapu seperti salju dan mengapung di atas lapisan. Lapisan-lapisan ini bergerak sangat lambat sehingga mereka runtuh dan saling bertabrakan.

Itu sebabnya ada gempa bumi. Selain itu, gempa bumi vulkanik terjadi akibat adanya letusan gunung berapi yang sklalanya sangat besar. Jenis gempa vulkanik ini dalam praktiknya lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan jenis gempa tektonik. Interpretasi : Kesimpulan dari contoh teks eksplanasi tersebut adalah Gempa bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal gejala musim. Namun konsentrasi gempa cenderung hanya terjadi ditempat- tempat tertentu saja, seperti pada wilayah perbatasan pasifik.

Wilayah tersebut dikenal dengan lingkaran api karena banyak gunung berapi yang mengelilinginya. Cara Membuat Teks Eksplanasi Dari contoh teks Eksplanasi di atas, apakah Grameds tertarik membuatnya? Berikut ini cara membuat Eksplanasi; 1. Menentukan Subjek Untuk Membuat Teks Eksplanasi Ada dua pola dalam teks eksplanasi, yakni pola perkembangan kausal dan pola perkembangan proses. Ada beberapa langkah untuk menempatkan pola saat membuat teks Eksplanasi, langkah pertama adalah membuat tema.

Tema adalah ide atau gagasan utama untuk menciptakan sebuah karya seperti teks deskriptif. Dengan menetapkan topik terlebih dahulu, teman-teman Grameds dapat fokus membuat teks eksplanasi.

Topik juga membantu memfasilitasi diskusi tentang audiens target untuk teks deskriptif ini. 2. Membuat Kerangka Teks Eksplanasi Setelah topik untuk membuat teks eksplanasi ditentukan, langkah kedua adalah membuat kerangka. Grameds dapat mengatur teks deskriptif dengan lebih baik dengan membuat kerangka sebelum menyusun teks deskriptif. Misalnya, jika Grameds menulis deskripsi masalah banjir, berikan gambaran umum tentang definisi banjir, lokasinya, waktu terjadinya, dan penyebab banjir sebelum terjadi.

Garis besar ini dapat membuat teks Grameds lebih mudah dibaca. 3. Mengembangkan Struktur Deskriptif Langkah terakhir dalam membuat teks deskriptif adalah pengembangan struktur yang telah disiapkan sebelumnya.

Bentuk kerangka yang telah ada tersebut dapat dikembangkan jadi sebuah teks yang informatif. Cara mengembangkan teksnya pun dapat kamu susun dari pernyataan umum, identifikasi bagaimana struktur teks eksplanasi, proses kejadian atau fakta, kemudian baru menulis kesimpulan dari fenomena tersebut.

Nah, itulah penjelasan tentang pengertian, struktur, jenis-jenis dan ciri-ciri teks Eksplanasi. Grameds bisa mempelajari tentang teks Eksplanasi pada koleksi buku Gramedia di www.gramedia.com, selamat belajar. #SahabatTanpabatas. BACA JUGA: • Pengertian, Ciri, dan Contoh Kalimat Ajakan • Kalimat Fakta: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, Contoh, dan Cara Menentukan Kalimat Fakta • Penjelasan Pengertian Kalimat Resensi dan Contohnya • Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri, Struktur, Jenis, dan Contoh • Teks Fantasi: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Jenis, dan Contohnya Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa bagaimana struktur teks eksplanasi • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 bagaimana struktur teks eksplanasi Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 9 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1 Struktur Teks Eksplanasi – Tahukah anda jika didalam sebuah teks, terdapat beberapa struktur yang menyusunnya, bahkan yang membedakannya dengan teks yang lain.

Struktur merupakan bagian dari sebuah teks itu sendiri, struktur ini artinya susunan. Nah agar dapat mengetahui apa saja bagian yang ada didalam struktur teks eksplanasi, marilah kita simak penjabaran dibawah ini beserta dengan hal-hal yang berkaitan didalamnya. 6.4. Related posts: Pengertian Teks Eksplanasi merupakan suatu bacaan ataupun paragraf dimana berisikan tentang informasi, terhadap proses bagaimana terjadinya suatu peristiwa maupun kejadian, serta mengapa hal itu terjadi baik itu mengenai alam ataupun sosial disekeliling lingkungan kita, yang mempunyai hubungan sebab-akibat serta proses.

Teks eksplanasi mempunyai ciri khusus yang membedakannya terhadap teks-teks yang lainnya, yaitu berisikan sebuah peristiwa yang mempunyai suatu sebab dan akibat. Misalnya saja sebuah rumah tiba-tiba roboh, disamping robohnya rumah pasti terdapat suatu faktor yang bisa membuatnya roboh, seperti : kurangnya bahan, tidak kokoh didalam proses pembuatannya, terjadi suatu pelapukan kayu atau karena sebab lainnya.

Dengan adanya sebuah peristiwa, kita tidak hanya merasakannya saja melainkan bisa mendapatkan sebuah pelajaran atas semua yang terjadi, sehingga bisa lebih waspada serta bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Struktur Teks Eksplanasi Nah tahukah anda bahwa struktur teks eksplanasi ini terdiri dari beberapa, yaitu sebagai berikut ini : 1.

Pernyataan Umum Pernyataan umum merupakan suatu paragraf dimana menjadi suatu inti maupun menjadi pembuka didalam suatu bacaan. 2. Urutan Sebab & Akibat Maksudnya ialah mengenai uraian tentang apa yang sudah terjadi ataupun peristiwa yang sudah terjadi. Baca Juga : Struktur Teks Negosiasi 3. Interpretasi Interprestasi sendiri ialah suatu paragraf yang berisikan mengenai hal kesimpulan apa yang terjadi serta mengapa dapat terjadi ataupun bagaimana mengatasinya.

Nah struktur teks ekplanasi tersebut haruslah ada pada bacaan dimana menjelaskan mengenai suatu peristiwa, karena dengan adanya struktur teks eksplanasi ini, bacaan tersebut akan menjadi satu kesatuan. Ciri-Ciri Teks Eksplanasi Nah teks eksplanasi sendiri mempunyai ciri-ciri yang membedakannya terhadap teks yang lain, ialah sebagai berikut : • Terdapat suatu pernyataan terhadap sebab dan akibat. • Informasi ini telah dimuat berdasarkan fakta.

• Memuat sebuah pengetahuan seperti keilmiahan maupun ilmiah. • Menceritakan suatu peristiwa ataupun kejadian. • Struktur ini telah terdiri dari 3 bagian, yaitu : pernyataan umum, sebab-akibat serta interpretasi.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi Nah disamping telah mempunyai ciri, teks eksplanasi mempunyai kaidah kebahasaan untuk menyusunnya yaitu sebagai berikut ini : • Banyak mayoritas menggunakan kegiatan keilmiahan maupun ilmiah, seperti : pelajaran sains yang meneliti suatu kupu-kupu yang berawal dari kepompong.

bagaimana struktur teks eksplanasi

• Umumnya menggunakan konjungsi waktu, seperti : pertama, sebelum, sesudah, setelah itu, jika, sehingga, bila, kemudian, selanjutnya, kedua, ketiga, dan lainnya. • Teks eksplanasi sendiri ditulis bahwa sesuatu yang dipaparkan atau dijabarkan dan diinformasikan tersebut bersifat benar adanya, karena sifatnya ilmiah sehingga terdapat bukti yang harus valid atas penelitian tersebut. • Didalam teks eksplanasi menggunakan kalimat pasif. Baca Juga : Struktur Teks Deskripsi Contoh Beserta Strukturnya Pernyataan Umum: Pengangguran adalah suatu hal yang tidak asing lagi yang didengar oleh telinga, serta menjadi permasalahan yang belum ada akhirnya.

Banyak di Indonesia bahkan dari lulusan SD, SMP, SMA bahkan Sarjana pun masih pengangguran. Tetapi permasalahan ini masih terus terjadi saat banyaknya lulusan-lulusan yang belum mengerti serta tahu arah tujuan dan belum tau ingin bekerja apa. Tidak itu saja, pengangguran umumnya terjadi dikarenakan tidak kesesuaian bidang yang telah ia tekuni dan dikeluarkan dalam pekerjaan dikarenakan suatu hal yang melanggar dari peraturan pekerjaan tersebut, atau keluar dari pekerjaan karena tidak ada kecocokan antar teman maupun tidak cocok dengan gaji yang ia peroleh.

Pengangguran banyak yang mengartikan bahwa orang yang tidak bekerja, orang yang sedang mencari pekerjaan dan tidak mempunyai pekerjaan tetap serta tidak berpenghasilan.

Sebab-Akibat : Banyak faktor yang menjadikan pengangguran tersebar luas, yaitu minimnya lapangan pekerjaan. Tiap lapangan pekerjaan mempunyai pekerja yang berketerampilan berbeda-beda. Hal ini umumnya disyaratkan dengan lulusan minimal S1 ataupun yang berpengalaman dibidang yang sedang dicari lowongan pekerjaan.

Hal tersebut menjadikan masyarakat terbebani serta persyaratan tersebut. Tetapi dengan adanya persyaratan tersebut dimana menuntut lulusan tinggi serta menjadikannya motivasi untuk belajar kejenjang yang lebih tinggi dan umumnya karena faktor ekonomi sehingga masyarakat lebih memilih tidak melanjutkan sekolah serta lebih memilih untuk bekerja. Interpretasi : Dari penjabaran diatas, maka pengangguran menjadi permasalahan yang serius untuk dicarikan bagaimana solusinya, yaitu dengan memberikan keterampilan kepada masyarakat yang pengganguran serta meluaskan lapangan pekerjaan.

Sehingga dengan memberikannya keterampilan, mereka yang penggangguran bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dan bisa menentukan apa yang cocok menjadikan bidang yang ia tekuni. Meluaskan lapangan pekerjaan juga dapat sedikit membantu mengurangi pengangguran yang ada.

Saat kita para mahasiswa dapat menanggapi permasalahan ini, maka berindak untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat yang memiliki banyak pengangguran maka gelar sarjana akan menjadi tidak sia-sia karena dapat bermanfaat untuk orang lain dan menyalurkan ilmunya kepada yang berniat bagaimana struktur teks eksplanasi. Contoh saja batik, mahasiswa mengadakan workshp tentang batik ikat celup yang dapat dijangkau oleh masyarakat, dan mudah dilakukan oleh kebanyakan orang.

Dari situ akan muncul kekreatifitasan masyarakat dengan bisa menciptakan lapangan pekerjaan usaha kaos batik ikat celup dan lain sebagainya. Atau keterampilan lain misalnya merajut karena pengagguran kebanyakan dari kalangan perempuan yang dituntut hanya dirumah saja, denga merajut akan bisa dilakukan didalam rumah. Dan dengan seiring berkembangnya zaman dapat memanfaatkan teknologi yakni telepon genggam yang dapat mengakses dipenjuru dunia.

Dengan menjual rajutan atau batik ikat celup pada online shop dan lain sebagainya. Baca Juga : Struktur Teks Sejarah Pada pembagian bagaimana struktur teks eksplanasi teks eksplanasi diatas dapat disimpulkan bahwa pernyataan umum sebagai pembuka, sebab-akibat sebagai isi dan interpretasi sebagai penutup. Jenis-Jenis Teks Eksplanasi Didalam teks eksplanasi mempunyai beberapa jenis didalamnya, ialah sebagai berikut ini : 1.

Teks Eksplanasi Tentang Alam Teks ini memuat suatu tentang bacaan mengenai bencana alam, seperti : gempa, tsunami, gerhana bulan, angin topan, tanah longsor serta bencana lainnya dimana berhubungan terhadap alam.

bagaimana struktur teks eksplanasi

2. Teks Eksplanasi Tentang Sosial Teks ini memuat tentang peristiwa dimana terjadi di sekitar lingkungan kita, seperti : demo, rumah roboh, listrik putus, kemiskinan, pengangguran serta yang lainnya.

Pada teks eksplanasi ini bisa diuraikan menjadi banyak seperti mengenai tentang budaya, permasalahan perekonomian masyarakat ataupun masih banyak lainnya. Apa saja jenis yang termasuk didalam teks eksplanasi tersebut? 1. Teks Eksplanasi Tentang Alam 2. Teks Eksplanasi Tentang Sosial Jadi, jika adik adik siswa/i khususnya masih dalam jenjang pendidikan yang masih binggung tentang struktur teks eksplanasi artikel dan lain lain, Maka makalah teks eksplanasi ini sudah cukup mewakili jawaban untuk adik adik semua.

Demikianlah pembahasan artikel struktur teks eksplanasi, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi para pembaca. Related posts: • Contoh Teks Eksposisi • Contoh Kata Pengantar Buku • Teks Eksposisi Posted in Bahasa Indoneisa Tagged contoh teks eksplanasi, contoh teks eksplanasi banjir, contoh teks eksplanasi budaya, contoh teks eksplanasi gerhana bulan, contoh teks eksplanasi pendidikan, contoh teks eksplanasi singkat, contoh teks eksplanasi tentang sampah, contoh teks laporan eksplanasi dan deskripsi, fungsi teks eksplanasi, jenis jenis konjungsi dalam teks eksplanasi, karakteristik teks eksplanasi, manakah teks yang termasuk eksplanasi, pengertian teks deskripsi, pola pengembangan teks eksplanasi, sebutkan ciri-ciri teks eksplanasi, struktur teks eksplanasi brainly, struktur teks eksplanasi dalam bahasa inggris, teks eksplanasi bertujuan, teks eksplanasi gempa bumi, teks eksplanasi sosial tentang korupsi, unsur kebahasaan teks eksplanasi, unsur teks eksplanasi
tirto.id - Pernahkah Anda membaca suatu teks yang menguraikan rentetan peristiwa?

Kalau pernah, barangkali teks tersebut termasuk dalam kategori teks eksplanasi yang umum dipelajari dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Tomi Rianto dalam buku CMS Cepat Menguasai Soal Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas X, XI, XII menuliskan, teks eksplanasi adalah teks yang berisi proses mengapa dan bagaimana sebuah peristiwa bisa terjadi, seperti peristiwa alam, sosial, budaya, dan ilmu pengetahuan. Pendapat yang bagaimana struktur teks eksplanasi lebih sama juga terdapat dalam buku Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan (2017) oleh Taufiqur Rahman.

Ia menuliskan, teks eksplanasi adalah suatu teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau peristiwa sosial. Suatu peristiwa itu muncul karena adanya fenomena bagaimana struktur teks eksplanasi terjadi sebelumnya, sehingga menimbulkan peristiwa yang bagaimana struktur teks eksplanasi lagi sesudahnya.

Kemudian, teks eksplanasi juga memiliki fungsi sosial, yaitu memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang proses terjadinya sesuatu, disusun menurut prinsip sebab akibat. Struktur Teks Eksplanasi Sturktur teks eksplanasi terdiri menjadi beberapa bagian, seperti bagian pernyataan umum, bagian deretan penjelasan dan bagian interpretasi. Berikut adalah penjelasan secara rincinya.

1. Bagian Pernyataan Umum • Berisi informasi singkat tentang bagaimana struktur teks eksplanasi yang dibicarakan; • Berisi pernyataan umum tentang suatu topik yang akan dijelaskan proses keberadaannya; • Pembukaan harus bersifat ringkas, menarik dan jelas sehingga mampu meningkatkan minat baca secara detail. 2. Bagian Deretan Penjelasan • Berisi urutan uraian atau penjelasan tentang peristiwa yang terjadi; • Menjelaskan proses keberadaan atau proses terjadinya; • Paragraf ini sangat relatif bisa menjawab pertanyaan "bagaimana" yang jawabannya berupa pernyataan; • Karena teks eksplanasi menjelaskan tentang proses, maka isinya perlu dijelaskan secara bertahap atau berurutan.

3. Bagian Interpretasi • Berisi pendapat singkat penulis tentang peristiwa yang terjadi; • Berisi kesimpulan atau pernyataan tentang topik/proses yang dijelaskan; • Bagian ini merupakan penutup teks eksplanasi (keberadaannya boleh ada, boleh tidak). Ciri-ciri Bahasa Teks Eksplanasi Teks eksplanasi memiliki ciri bahasa yang membedakannya dengan teks-teks lainnya. Apa saja perbedaannya?

Berikut penjelasannya seperti dirangkum dalam dua buku tersebut: • Fokus pada hal umum yang menjelaskan mengenai fenomena alam atau peristiwa sosial. • Menjelaskan informasi tentang mengapa dan bagaimana suatu fenomena terjadi. • Lebih banyak memakai kata kerja material dan relasional. • Memuat penjelasan yang bersifat ilmiah dan sistematis.

• Menggunakan konjungsi waktu dan kausal, misalnya: "jika", "bila", "sehingga", "sebelum", "pertama" dan "kemudian". • Memaparkan urutan kejadian tentang bagaimana suatu fenomena terjadi. • Menggunakan kalimat pasif. • Menggunakan istilah ilmiah. • Bagaimana struktur teks eksplanasi ringkas, menarik dan jelas. tirto.id - Teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan tentang proses, baik itu fenomena alam, budaya, kejadian, sosial, dan lain sebagainya, yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

Tujuan teks eksplanasi untuk menyampaikan informasi secara akurat dan jelas kepada para pembaca terkait suatu fenomena alam maupun sosial. Struktur Teks Eskplanasi Dikutip dari modul Struktur dan Kebahasaan Teks Eksplanasi Kelas XI [ pdf]. Seperti jenis teks pada umumnya, teks ini juga memiliki struktur penulisan. Berdasarkan karakteristik umum isinya, teks eksplanasi terdiri dari: 1) Identifikasi Fenomena (phenomenon identification) Bagian ini memuat penjelasan umum terkait fenomena yang akan dibahas dalam teks.

Penjelasan umum tersebut dapat berupa pengenalan fenomena maupun pemaparan tentang apa, mengapa, dan bagaimana suatu fenomena tersebut bisa terjadi. 2) Proses Kejadian (explanation sequence) Bagian ini memuat penjelasan proses mengapa suatu fenomena bisa terjadi atau tercipta. Panjang teks dapat terdiri lebih dari satu paragraf. Barisan kalimat penjelas mendeskripsikan dan merincikan penyebab serta akibat dari sebuah fenomena yang terjadi.

Tak luput juga turut merincikan proses kejadian yang relevan dengan fenomena tersebut, sebagai jawaban atas pertanyaan bagaimana atau mengapa.

Rincian berpola atas pertanyaan “bagaimana” memunculkan uraian yang tersusun secara kronologis maupun gradual. Dalam hal ini fase kejadian disusun berdasarkan urutan waktu. Sedangkan, rincian berpola atas pertanyaan “mengapa” memunculkan uraian yang tersusun secara kausalitas. Artinya, fase kejadian disusun berdasarkan hubungan sebab akibat.

bagaimana struktur teks eksplanasi

3) Ulasan (review) Ulasan merupakan bagian yang berisi teks penutup, bersifat pilihan atau dengan kata lain, ulasan tidak mesti ada. Teks penutup umumnya berisi intisari atau kesimpulan dari pernyataan umum dan deretan penjelas. Teks ini bersifat opsional, dapat berupa tanggapan maupun kesimpulan atas pernyataan yang ada dalam teks.

Ulasan dalam teks ekplanasi merupakan komentar atau penilaian tentang konsekuensi kejadian yang dipaparkan sebelumnya. Unsur Kebahasaan Menurut Ria Yusnita dalam modul Struktur dan Kebahasaan Teks Eksplanasi Kelas XI [ pdf], unsur kebahasaan yang berlaku dalam teks eksplanasi secara umum sama seperti kaidah pada teks prosedur.

Teks eksplanasi merupakan teks berkategori faktual atau nonsastra. Sebagai teks non sastra, bahasa dalam teks eksplanasi banyak menggunakan kata yang bermakna denotatif.

1. Penggunaan Konjungsi Melansir dari Sumber Belajar Kemendikbud dan dalam modul Struktur dan Kebahasaan Teks Eksplanasi Kelas XI [ pdf], teks eksplanasi memiliki ciri kebahasaan menggunakan konjungsi kausalitas dan kronologis. Hal ini karena teks eksplanasi memuat paparan proses. Konjungsi kausalitas merupakan konjungsi yang menghubungkan sebab-akibat dari suatu fenomena. Contohnya antara lain: sebab, karena, oleh bagaimana struktur teks eksplanasi itu, oleh karena itu, sehingga.

Hubungan sebab-akibat juga dapat ditunjukkan dengan kata kategori verba, misalnya: menyebabkan, menimbulkan, mengakibatkan, membuat, menjadikan, dan menyumbang. Konjungsi kronologis yakni konjungsi yang mengaitkan hubungan waktu, misalnya: kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya.

Teks eksplanasi yang memiliki pola kronologis juga menggunakan banyak keterangan waktu pada kalimat-kalimatnya. 2. Penggunaan Kata Ganti Kata ganti yang digunakan dalam teks eksplanasi berupa kata benda konkret maupun abstrak, misalnya seperti: gerhana, banjir, demostrasi, embrio, dll. Artinya dalam teks eksplanasi tidak digunakan kata ganti persona karena teks eksplanasi merupakan teks yang langsung merujuk pada fenomena yang dijelaskan.

3. Penggunaan kata teknis Kata teknis atau peristilahan sering ditemukan dalam teks eksplanasi. Sebagai contoh, apabila teks eksplanasi menjelaskan isu kesehatan, maka istilah-istilah biologi akan sering muncul dalam teks.

Dalam upaya bagaimana struktur teks eksplanasi istilah-istilah tersebut diperlukan bantuan kamus istilah. Dengan demikian, bagaimana struktur teks eksplanasi akan lebih tepat, sesuai dengan bidang masing-masing. Teks bagaimana struktur teks eksplanasi juga cenderung menggunakan kalimat pasif.
Pengertian teks eksplanasi menurut buku berjudul CCM Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA dan MA Rangkuman Bahasa Indonesia SMA MA SBMPTN bagaimana struktur teks eksplanasi ditulis oleh Tomi Rianto (2019:97) adalah teks yang berisi tentang proses mengapa dan bagaimana suatu peristiwa alam, sosial, budaya, dan ilmu pengetahuan lainnya.

Selain diketahui dari ciri-cirinya, teks eksplanasi juga dapat dibedakan berdasarkan struktur yang membangun teks eksplanasi sebagaimana dikutip dari buku berjudul BPSC Modul Bahasa Indonesia SD/MI Kelas V: Buku Pendamping Siswa Cerdas Modul Bahasa Indonesia + Kunci Jawaban yang disusun oleh Agus Sasono (2021:37) bahwa teks eksplanasi memiliki tiga struktur yang membangun sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh.
Oleh: Juni Tri Setiyono, Guru SDN Danawarih 03, Tegal, Jawa Tengah KOMPAS.com - Dalam berbagai kesempatan seringkali kita menemukan teks tentang gelaja atau fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar.

Teks ini biasa ditemukan dalam teks koran, majalah, media online, buku teks, dan lain-lain. Teks tersebut yaitu teks eksplanasi. Lalu, apa sebenarnya teks eksplanasi itu?

Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan tentang proses terjadinya fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, dan budaya. Fenomena tersebut memiliki hubungan sebab akibat. Suatu teks dikatakan teks eksplanasi jika memuat informasi berupa fakta, fenomena yang dibahas berhubungan dengan ilmu pengetahuan, dan bersifat informatif terhadap pembaca. Baca juga: Contoh Teks Pidato Persuasif tentang Ajakan Ikut Vaksinasi Struktur teks eksplanasi Teks eksplanasi tersusun atas suatu struktur yang memudahkan kita dalam memahami teks tersebut.

Berikut penjelasannya: Pernyataan umum Pada bagian ini menjelaskan mengenai latar belakang dan tinjauan umum topik yang dapat berupa definisi, klasifikasi, sejarah, dan asal-usul. Bagian dalam teks ini berupa gambaran secara umum tentang apa, mengapa, dan bagaimana proses peristiwa alam terjadi. Deretan penjelas Pada bagian ini berisi perincian proses atau sebab terjadinya suatu fenomena yang mencakup akibat dan dampak yang ditimbulkan.

Bagian ini terletak setelah paragraf pernyataan umum.Struktur Teks eksplanasi – Secara umum, yang dimaksud dengan teks adalah wacana lisan yang berbentuk tulisan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teks naskah salah bentuk substitusi, kutipan dari kitab suci kuno, dokumen yang ditulis untuk kuliah, atau pidato tertulis.

Namun, pidato dan wacana tentu memiliki perbedaan. Padahal keduanya memiliki arti dan konotasi yang berbeda. Teks tersebut merupakan monolog non-interaktif.

Sementara wacana adalah teks yang bersifat interaktif. Oleh karena itu, teks dan wacana memiliki perbedaan dalam cara atau kondisi penggunaan. Selanjutnya, ada pula yang menafsirkan teks sebagai suatu kesatuan kebahasaan yang dimediasi oleh tulisan dengan beberapa struktur organisasi untuk mengungkapkan makna dalam konteks.

Dalam hal ini, teks juga memiliki beberapa macam, salah satunya adalah teks eksplanasi. Tentu beberapa dari kalian tahu apa itu teks eksplanasi, karena hal ini pasti pernah diajarkan ketika kita sekolah. Namun, untuk kalian yang belum mengetahuinya kalian bisa menyimak bagaimana struktur teks eksplanasi ini hingga tuntas. Yuk Grameds, simak ulasan berikut.

Daftar Isi • Pengertian Teks Eksplanasi • Pengertian Teks Eksplanasi Menurut Ahli • 1. Mahsun • 2. Pardiyono • 3.

Kosasih • 4. Tomi Rianto • Anda Mungkin Juga Menyukai • 5. Restuti • 6. Knap dan Watkins • 7. Barwick • Tujuan Teks Eksplanasi • Ciri-ciri Teks Eksplanasi • 1.

Faktual • 2. Informatif • 3. Bukan Teks Persuasif • 4. Memiliki Pola • 5. Bersifat Empiris • 6. Memiliki Struktur yang Jelas • Struktur Teks Eksplanasi • 1. Judul • 2. Pernyataan Umum • 3. Memaparkan Urutan dari Sebab Sampai Akibat • 4.

Interpretasi Pengertian Teks Eksplanasi Teks eksplanasi adalah teks yang mengandung “mengapa” dan “bagaimana” dalam peristiwa alam, sosial, ilmiah, budaya, dan lain-lain yang dapat terjadi. Peristiwa di sekitar kita memiliki hubungan sebab akibat dan sering kali ditulis dalam bentuk teks eksplanasi. Setiap rangkaian peristiwa dan kejadian yang muncul dalam teks eksplanasi tidak hanya dialami dalam bentuk bacaan, tetapi di sisi lain juga digunakan sebagai pelajaran bagi pembaca untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

Buku ini menjelaskan mengenai jenis-jenis teks beserta fungsi, struktur, dan langkah-langkah dalam menulis beberapa jenis teks tersebut. Kalian dapat membelinya di Gramedia. Pengertian Teks Eksplanasi Menurut Ahli Ada berbagai pengertian dari teks eksplanasi menurut beberapa ahli. Berikut adalah pengertian teks eksplanasi menurut ahli. 1. Mahsun Seperti yang dijelaskan Mahsun, teks eksplanasi disusun dalam suatu struktur yang meliputi bagian-bagian yang menyatakan pernyataan umum (pengantar), rangkaian penjelasan (isi), dan bagian penjelasan atau penutup.

2. Pardiyono Menurut Pardiyono, teks eksplanasi adalah teks yang berusaha menggambarkan proses terbentuknya suatu fenomena alam. Tidak hanya berupa fenomena alam, tetapi juga fenomena sosial.

3. Kosasih Menurut Kosasih tentang teks eksplanasi menunjukkan bahwa teks eksplanasi dapat dikaitkan dengan genre teks. Pengertian teks eksplanasi adalah teks yang menggambarkan suatu proses, suatu peristiwa yang berkaitan dengan asal usul, proses, evolusi suatu fenomena atau dapat berupa suatu peristiwa alam, sosial, atau budaya. Rp 26.000 4. Tomi Rianto Tomi Rianto mendefinisikan teks eksplanasi dalam bentuk teks yang menjelaskan tentang “mengapa” dan “bagaimana” pada suatu peristiwa terjadi.

Terlepas dari jenis peristiwanya, apakah alam, sosial, budaya, atau ilmiah. 5. Restuti Dalam narasi Restuti, teks eksplanasi memiliki makna sebagai teks yang menjelaskan atau memperjelas proses atau fenomena alam atau sosial. 6. Knap dan Watkins Bertentangan dengan pendapat Knap dan Watkins, bahwa teks eksplanasi adalah teks bagaimana struktur teks eksplanasi menjelaskan dua arah.

Orientasi pertama berfokus pada bagaimana dan mengapa fenomena itu terjadi. Orientasi kedua menekankan kemungkinan muncul dalam teks eksplanasi.

7. Barwick Menurut Barwick mengenai teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses dan mengapa sesuatu terjadi di dunia. Tujuan Teks Eksplanasi Dari segi tujuan, jenis teks ini berfungsi sebagai pesan yang jelas tentang langkah, sampai proses yang terjadi dalam fenomena yang terjadi. Selain itu, teks ini juga menyertakan indikasi mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Jenis teks ini sangat berguna bagi pembaca yang tidak tahu apa penyabab terjadinya sebuah peristiwa. Penjelasan yang baik dijelaskan dengan bahasa yang sederhana. Semoga banyak orang bisa mengerti dan paham apa yang ditulis dari teks eksplanasi. Tingkat pemahaman pembaca menentukan efektivitas dan daya tarik. Ciri-ciri Teks Eksplanasi Teks eksplanasi memiliki ciri-ciri tertentu.

Berikut adalah ciri-ciri teks eksplanasi. 1. Faktual Menurut sifatnya, yaitu data yang faktual dan berdasarkan data serta mengandung penalaran ilmiah sesuai dengan pengetahuan ilmiah yang berlaku. Oleh karena itu, jenis teks ini bukanlah teks fiktif. 2. Informatif Teks ini berisi informasi terkini berdasarkan kebutuhan masyarakat. Artinya, hal tersebut dapat dimainkan dan tidak akan menjadi usang. Kata informatif berarti mendukung teori dan penelitian ilmiah yang semakin membuka wawasan atau perspektif pembaca.

3. Bukan Teks Persuasif Teks eksplanasi berbeda dengan teks editorial. Jika editorial bersifat persuasif maka teks eksplanaso lebih banyak menyampaikan fakta. Karena penjelasan ini lebih merupakan penjelasan tentang proses sebab akibat dari suatu fenomena.

4. Memiliki Pola Teks yang menekankan urutan atau menggunakan langkah-langkah. Misalnya, pertama, kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya. Bagian terakhir berisi informasi dan data penting untuk bereaksi terhadap peristiwa tersebut. 5. Bersifat Empiris Yang dibahas dalam teks eksplanasi bagaimana struktur teks eksplanasi hal yang berkaitan tentang ilmiah.

Yang termasuk dalam teks eksplanasi adalah informasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan atau empiris. 6. Memiliki Struktur yang Jelas Ciri-ciri yang paling mencolok dapat dilihat pada struktur yang rapi. Dengan demikian, struktur eksplanasi dimulai dengan pernyataan umum, berlanjut dalam urutan sebab akibat suatu peristiwa, kemudian diikuti dengan interpretasi atau laporan penulis. Keberagaman teks tidak hanya dijumpai pada jenis teks yang berbeda fungsi.

Keragaman itu pun mungkin pula ditemukan pada jenis teks yang sama; pada jenis teks itu sendiri. Di dalam buku ini kalian akan menemukan apa yang sedang kalian cari.

Struktur Teks Eksplanasi Seperti yang tertulis pada ciri-ciri, yaitu teks eksplanasi memiliki struktur yang jelas. Berikut adalah urutan dari struktur dari teks eksplanasi. 1. Judul Seperti halnya teks pada umumnya, judul adalah hal yang wajib. Tulislah dengan bahasa yang singkat, padat, dan jelas dalam kaitannya dengan penulisan judul yang baik.

Penulisan judul tidak harus terlalu panjang. Judul panjang akan menghilangkan esensi dari apa yang dideskripsikan. Tuliskan poin-poin tentang fenomena yang akan dijelaskan. 2. Pernyataan Umum Kedua, dalam teks eksplanasi dapat memulai dengan pernyataan umum. Untuk membuat pernyataan umum, kalian dapat menuliskannya dengan informasi sederhana tentang fenomena tersebut.

Misalnya, mulailah dengan menjelaskan mengapa ini terjadi atau mengapa ini hanya terjadi sekarang, bukan kemarin atau di masa depan. 3. Memaparkan Urutan dari Sebab Sampai Akibat Bagian utama dari teks naratif adalah untuk menjelaskan urutan dari sebab sampai akibat. Pada bagian ini adalah gambaran lebih detail bagaimana proses dimulai, apa saja tahapan hingga fenomena ini terjadi, lalu apa efeknya, bagaimana menyikapi fenomena serupa jika terulang di kemudian hari.

4. Interpretasi Pada bagian interpretasi ini dapat diisi dengan pendapat atau sudut pandang penulis, tentunya berdasarkan data dan penjelasan dari fenomena itu bagaimana struktur teks eksplanasi. Lalu, pada bagian akhir ditutup dengan kesimpulan. Kesimpulan harus ditulis secara singkat, padat, dan jelas.

Hal tersebut adalah struktur yang sama pentingnya untuk dipertimbangkan ketika menyusun teks eksplanasi. Teks eksplanasi ditulis dengan penjelasan dalam bahasa baku. Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada pembaca.

Setidaknya hindari penggunaan bahasa daerah atau semacamnya yang dapat membuat pembaca kurang paham. Grameds, demikianlah pembahasan mengenai teks eksplanasi.

Pastinya kalian pernah membaca teks eksplanasi meski kalian belum mengenal apa jenis teks tersebut. Setelah membaca artikel ini tentu kalian dapat mengetahui bagaimana teks eksplanasi ditulis. Jika kalian ingin mengetahui lebih dalam mengenai teks eksplanasi atau macam-macam teks lain, kalian bisa membaca dan membeli buku yang tersedia di Gramedia.

bagaimana struktur teks eksplanasi

Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas telah menyediakan berbagai buku berkualitas yang dapat kalian miliki. Yuk Grameds, beli bukunya sekarang juga! Buku ini berguna bagi siswa/i SMA/MA-SMK, fase ujian akhir, baik USBN maupun UNBK, merupakan tahap awal pembuka dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hal itu tentu saja harus dilewati dengan proses belajar, berlatih, dan bekerja keras. Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 9 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Bagaimana struktur teks eksplanasi Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1
Tahukah Grameds bagaimana struktur teks eksplanasi teks eksplanasi ?

Saat membaca koran atau postingan di media sosial, pernahkah Kamu menemukan pembahasan tentang proses terjadinya suatu peristiwa? Misalnya saja, proses terjadinya suatu fenomena atau bencana alam, baik itu penjelasan tentang proses tsunami, banjir, hujan, atau yang lainnya.

Teks yang menjelaskan tentang proses bagaimana struktur teks eksplanasi suatu peristiwa tersebut adalah pengertian teks eksplanasi. Teks eksplanasi sendiri dapat dipahami sebagai sebuah teks yang memiliki isi tentang proses mengapa dan bagaimana kejadian-kejadian alam, sosial, budaya, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya yang dapat terjadi di kehidupan manusia. Sebuah peristiwa di sekitar Kita yang mengandung sifat hubungan antara sebab dan akibat atau suatu proses terjadinya ini cenderung akan ditulis dalam bentuk eksplanasi.

Teks eksplanasi pada dasarnya menyajikan rentetan kejadian atau peristiwa yang tidak hanya dirasakan sebagai bahan untuk dibaca oleh pembaca.

Salah satu tujuan pembuatan teks eksplanasi adalah sebagai bentuk pembelajaran kepada pembaca sehingga mengetahui sekaligus memahami proses terjadinya peristiwa dan alasan peristiwa tersebut bisa terjadi. Penjelasan tentang teks eksplanasi sebenarnya sudah pernah dijelaskan dalam materi pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 8, dan diulang lagi ketika menginjak kelas 11.

Nah, artikel ini akan menjelaskan tentang materi teks eksplanasi, mulai dari pengertian teks eksplanasi, tujuan, ciri-ciri, struktur, kaidah kebahasaan, dan tentunya contoh sekaligus pembahasannya.

Daftar Isi • A. Pengertian Teks Eksplanasi • 1. Barwick (2007:50) • 2. Kosasih (2014:178) • 3. Restuti (2013:85) • 4. Mahsun (2013:189) • 5. Teks Eksplanasi Menurut Bahasa • Anda Mungkin Juga Menyukai • B. Ciri-Ciri Teks Eksplanasi • C. Tujuan Teks Eksplanasi • D. Struktur Teks Eksplanasi • 1. Identifikasi Fenomena • 2. Rangkaian Kejadian • 3. Interpretasi • E. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi • F.

Langkah-Langkah Menulis Teks Eksplanasi • 1. Observasi peristiwa yang terjadi di sekitar • 2. Menentukan fokus • 3. Mencatat urutan peristiwa • 4. Membuat kerangka teks eksplanasi • 5. Menyusun teks eksplanasi • G.

Contoh Teks Eksplanasi • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Pengertian Teks Eksplanasi • • Kategori Ilmu Bahasa Indonesia • Materi Terkait A. Pengertian Teks Eksplanasi Pengertian teks eksplanasi telah banyak dibahas oleh para ahli, mulai dari pembahasan definisi secara istilah hingga arti teks bagaimana struktur teks eksplanasi secara harfiah. Nah, berikut ini adalah penjelasan tentang pengertian teks eksplanasi dari para ahli yang berhasil dirangkum.

1. Barwick (2007:50) Pendapat yang pertama tentang pengertian teks eksplanasi adalah dari Barwick. Barwick mengungkapkan bahwa teks eksplanasi dapat didefinisikan sebagai sebuah teks yang menjelaskan dan mendeskripsikan suatu proses dan alasan dapat terjadi sesuatu di dunia, atau tempat manusia hidup. 2. Kosasih (2014:178) Selanjutnya, pendapat yang kedua mengenai pengertian teks eksplanasi diungkapkan oleh Kosasih.

bagaimana struktur teks eksplanasi

Kosasih menyebutkan bahwa teks eksplanasi merupakan teks yang memiliki keterkaitan dengan genre pada teks. Teks eksplanasi sendiri dapat diartikan sebagai sebuah teks yang menjelaskan tentang suatu proses atau peristiwa terkait proses, asal usul, atau bisa juga disebut perkembangan dari suatu fenomena atau berupa peristiwa alam, sosial, atau budaya. 3. Restuti (2013:85) Pendapat yang ketiga tentang pengertian teks eksplanasi yaitu dari Restuti. Restuti mengungkapkan bahwa teks eksplanasi memiliki makna sebagai sebuah teks yang menerangkan atau menjelaskan terkait proses terjadinya peristiwa atau fenomena alam maupun sosial.

4.

bagaimana struktur teks eksplanasi

Mahsun (2013:189) Pendapat tentang pengertian teks eksplanasi yang terakhir berasal dari Mahsun. Dalam bukunya, Mahsun menjelaskan bahwa teks eksplanasi memiliki struktur yang ditata dan disusun dengan tiga bagian utama. Tiga bagian atau struktur dari teks eksplanasi yaitu meliputi pernyataan umum sebagai pembuka, deretan penjelasan sebagai isi, dan interpretasi sebagai penutup.

Rp 24.000 5. Teks Eksplanasi Menurut Bahasa Apabila dikaji menggunakan keilmuan bahasa, maka pengertian teks eksplanasi pada bentuk yang terdiri dari dua kata yang digabung, yaitu kata teks dan kata eksplanasi. Kata teks sendiri memiliki arti sebagai sebuah tulisan yang panjang.

Sementara itu, kata eksplanasi merupakan kata yang diserap dari bahasa Inggris explain, kata explain ini memiliki arti yakni menjelaskan. Jadi, definisi teks eksplanasi secara harfiah adalah sebuah teks yang memiliki fungsi untuk memperjelas suatu peristiwa atau fenomena yang terjadi di sekitar manusia.

Setelah menyimak berbagai penjelasan tentang pengertian teks eksplanasi dari beberapa ahli dan definisi berdasarkan bahasa, maka dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa teks eksplanasi merupakan salah satu jenis teks yang digunakan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan proses atau alasan suatu peristiwa dapat terjadi. Pengertian teks eksplanasi sendiri banyak dipahami sebagai sebuah teks yang mengandung penjelasan tentang proses ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ kejadian-kejadian alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan lain sebagainya.

Kejadian yang dapat dijelaskan oleh teks eksplanasi dapat berwujud kejadian alam maupun kejadian sosial di sekitar manusia yang memiliki hubungan antara sebab dan akibat atau sebuah proses, misalnya seperti bencana alam, fenomena alam, insiden sosial, hingga lahirnya suatu budaya baru.

B. Ciri-Ciri Teks Eksplanasi Setelah Kamu memahami pengertian teks eksplanasi secara menyeluruh, pada bagian ini akan dijelaskan tentang ciri-ciri dari teks eksplanasi. Ciri-ciri dari teks eksplanasi dapat berguna untuk mengetahui teks eksplanasi dengan teks yang tidak eksplanasi. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri teks eksplanasi, diantaranya yaitu: 1.

Informasi yang dalam teks eksplanasi dibuat berdasarkan fakta atau kejadian yang sebenarnya. 2. Pembahasan dalam teks eksplanasi adalah tentang suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau memiliki keterkaitan dengan suatu ilmu pengetahuan. 3. Penjelasan yang disajikan dalam teks eksplanasi bersifat informatif, sehingga tidak ada maksud untuk memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas.

4. Penjelasan pada teks eksplanasi juga berfokus pada hal umum atau generik dan tidak ada partisipasi dari manusia. Misalnya saja, seperti tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, tanah longsor, angin puting beliung, dan lain sebagainya. C. Tujuan Teks Eksplanasi Bagi Kamu yang sedang membaca atau bahkan membuat teks eksplanasi, pemahaman tentang pengertian teks eksplanasi dan ciri-ciri di atas akan sangat berguna untuk menganalisis maksud dari teks eksplanasi.

Sebelum Kamu menganalisis teks eksplanasi, Kamu perlu memahami tujuan dari teks eksplanasi. Pada dasarnya, teks eksplanasi memiliki tujuan untuk membuat pembaca mampu menjelaskan fenomena atau peristiwa yang sedang terjadi, dengan menjelaskan proses atau sebab dan akibat dari peristiwa tersebut. Selain itu, teks eksplanasi juga dapat dijelaskan dengan menyebut mengenai hukum sebab dan akibat suatu peristiwa.

Pembahasan dari teks eksplanasi biasanya terdiri dari alasan mengapa peristiwa itu terjadi dan akibat yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut. Hal ini yang membuat teks eksplanasi sering juga disebut sebagai teks yang berisi kumpulan berbagai informasi dan fakta. D. Struktur Teks Eksplanasi Pada bagian ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang struktur dari teks eksplanasi. Pemahaman struktur ini akan sangat berguna untuk membedakan teks eksplanasi dengan teks yang lain.

Struktur sendiri memiliki peran sebagai kerangka atau susunan dari sebuah teks. Nah, berikut bagaimana struktur teks eksplanasi adalah tiga struktur utama dari teks eksplanasi yang perlu diketahui, diantaranya yaitu: 1. Identifikasi Fenomena Bagian yang pertama dari struktur teks eksplanasi adalah identifikasi fenomena.

Identifikasi fenomena sendiri dapat dipahami sebagai penjelasan dari sebuah teks eksplanasi tentang gambaran umum tentang suatu fenomena atau peristiwa alam yang akan dibahas.

Bagian ini terletak di awal teks eksplanasi dan biasanya digunakan untuk mengenalkan tentang proses terjadi sebuah peristiwa atau fenomena alam. 2. Rangkaian Kejadian Bagian yang kedua dari struktur teks eksplanasi yaitu rangkaian kejadian. Setelah memahami secara umum fenomena yang akan dibahas pada sebuah teks eksplanasi, maka selanjutnya akan dijelaskan mengenai penyebab sekaligus akibat yang dapat terjadi dari fenomena tersebut.

Rangkaian kejadian ini memiliki peran sebagai isi atau bisa dikatakan sebagai badan dari teks eksplanasi. Pada bagian ini, Kamu dapat membuat deskripsi atau penjelasan tentang sebab dan akibat ke dalam beberapa paragraf.

Beberapa orang yang sering menyebut bagian isi dari teks eksplanasi ini sebagai deretan penjelas. Hal ini dikarenakan rangkaian kejadian berisi berbagai penjelasan tentang proses dari peristiwa atau fenomena yang terjadi. 3. Interpretasi Bagian yang ketiga dari teks eksplanasi yang perlu Kamu ketahui yaitu interpretasi. Interpretasi ini sendiri berada di bagian akhir dari teks eksplanasi atau memiliki peran sebagai penutup dari penjelasan suatu peristiwa yang dibahas.

Selain itu, interpretasi juga memuat pembahasan tentang ulasan atau penarikan kesimpulan dari penulis tentang peristiwa tersebut Pada bagian ini, Kamu dapat memberikan pernyataan atau tanggapan tentang fenomena yang telah Kamu angkat dalam teks eksplanasi.

E. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi Selanjutnya, setelah memahami struktur dari teks eksplanasi, Kamu akan dijelaskan tentang kaidah kebahasaan dari teks eksplanasi. Kaidah kebahasaan dalam sebuah teks memiliki fungsi sebagai bahasa khas dari teks tertentu. Kaidah kebahasaan dapat digunakan untuk membedakan berbagai teks dalam materi Bahasa Indonesia, misalnya seperti membedakan teks eksplanasi dengan dengan teks yang lain. Berikut ini beberapa kaidah kebahasaan yang perlu diperhatikan dalam menyusun teks eksplanasi, diantaranya yaitu: 1.

Isi teks berdasarkan fakta yang sebenarnya terjadi, hal ini termasuk nonsastra. 2. Banyak memakai konjungsi kausalitas atau sebab akibat (seperti: sebab, karena, oleh sebab itu, oleh karena itu, sehingga, dst.) dan konjungsi kronologis atau hubungan waktu (seperti: kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya, dst.).

3. Banyak menggunakan kata ganti berwujud kata benda dan kata bukan kata ganti orang seperti demonstrasi, banjir, gempa, gerhana, embrio, dan lain sebagainya. 4. Banyak menggunakan kata kerja pasif seperti terlihat, terbagi, terwujud, terakhir, dimulai, ditimbun, dilahirkan. 5. Banyak menggunakan istilah teknis atau ilmiah sesuai topik yang sedang dibahas.

6. Banyak menggunakan kata kopula, seperti adalah dan merupakan. F. Langkah-Langkah Menulis Teks Eksplanasi 1. Observasi peristiwa yang terjadi di sekitar Langkah pertama yang perlu Kamu lakukan untuk menulis teks eksplanasi adalah mengamati peristiwa yang terjadi di sekitar.

Dalam kehidupan sehari-hari pasti Kamu banyak menemukan peristiwa atau kejadian yang terjadi. Setiap peristiwa atau kejadian pasti memiliki keunikannya masing-masing. Maka dari itu, peristiwa atau kejadian ini bisa dijadikan bahan utama dalam penyusunan teks eksplanasi yang baik dan menarik. Bagaimana struktur teks eksplanasi teks eksplanasi yang Kamu buat dapat dengan mudah dipahami, Kamu bagaimana struktur teks eksplanasi membahas hal di sekitarmu, misalnya seperti pembahasan tentang udara yang selalu Kita hirup, penyebab udara di pagi lebih terasa dingin dibandingkan udara pada saat waktu siang hari.

Kamu juga bisa membahas tentang, bagaimana proses terbentuknya embun pada saat pagi hari dan kenapa pada saat memasuki waktu sore hari tidak ada embun. Nah, segala hal yang memiliki proses yang berubah atau berhubungan sebab akibat dapat dilakukan observasi. 2. Menentukan fokus Pada saat Kamu melakukan pengamatan untuk mendapatkan informasi atau data dari peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar, hal yang perlu Kamu lakukan berikutnya adalah fokus terhadap peristiwa yang Kamu amati atau observasi.

Selain itu fokus, Kamu juga perlu menentukan batasan terhadap peristiwa, seperti seberapa dalam atau seberapa luas fokus yang Kamu ambil dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Menentukan fokus menjadi penting agar tulisan yang akan Kamu buat tidak melebar ke mana-mana.

3. Mencatat urutan peristiwa Selain menentukan fokus, hal yang juga penting untuk dilakukan pada saat pengamatan untuk mendapatkan bahan menulis teks eksplanasi adalah mencatat urutan peristiwa. Dalam melakukan pencatatan, ada baiknya Kamu mencatat dengan cermat peristiwa yang sedang Kamu amati, bahkan Kamu dapat mencatat semua hal yang Kamu amati.

Hal ini akan meminimalisir kekurangan bahan ketika menulis teks eksplanasi. Selain itu, pencatatn akan diperlukan untuk membuktikan kebenaran dari pengamatan yang telah Kamu lakukan. 4. Membuat kerangka teks eksplanasi Setelah mendapatkan informasi atau data, urutan kejadian, hingga fakta dari hasil pengamatan, langkah berikutnya yang perlu Kamu lakukan adalah menyusun kerangka teks eksplanasi terlebih dahulu. Pada tahap ini, Kamu dapat menentukan atau membagi setiap bagian dari peristiwa tersebut agar sesuai dengan struktur teks eksplanasi.

Struktur dari teks eksplanasi sendiri yaitu meliputi identifikasi fenomena atau pernyataan umum, dilanjut dengan rangkaian peristiwa, dan yang terakhir adalah interpretasi atau ulasan dari penulis.

5. Menyusun teks eksplanasi Setelah melakukan beberapa langkah di atas, langkah berikutnya yang perlu Kamu lakukan adalah menulis teks eksplanasi. Kerangka atau struktur teks eksplanasi yang telah Kamu memiliki tujuan agar Kamu lebih mudah dalam menyusun teks secara menyeluruh.

Pada saat Kamu menulis teks eksplanasi, Kamu dapat berangkat dari apa yang sudah Kamu buat di kerangka teks eksplanasi. Selain itu, dalam menulis teks eksplanasi, Kamu sebaiknya menggunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga memudahkan pada saat dibaca. G. Contoh Teks Eksplanasi Banjir Mendengar kata banjir memang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita.

Banjir adalah fenomena alam yang bersumber dari curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama pada daerah aliran sungai (DAS). Banjir terjadi karena sebab alam dan tindakan manusia. Penyebab alami banjir adalah erosi dan sedimentasi, curah hujan, pengaruh fisiografi/geofisik sungai, kapasitas sungai, drainase lahan, dan pengaruh air pasang.

Penyebab banjir karena tindakan manusia adalah perubahan tata guna lahan, pembuangan sampah, kawasan padat penduduk bagaimana struktur teks eksplanasi sepanjang sungai, dan kerusakan bangunan pengendali banjir.

Penyebab Alami Banjir Sebagai akibat perubahan tata guna lahan, terjadi erosi sehingga sedimentasi masuk ke sungai dan daya tampung sungai menjadi berkurang. Hujan yang jatuh ke tanah airnya akan menjadi aliran permukaan (run-off) di atas tanah dan sebagian meresap ke dalam tanah, yang tentunya bergantung pada kondisi tanahnya. Ketika suatu kawasan hutan diubah menjadi pemukiman, hutan yang bisa menahan aliran permukaan cukup besar diganti menjadi permukiman dengan resistensi aliran permukaan kecil.

Akibatnya ada aliran permukaan tanah menuju sungai dan hal ini berakibat adanya peningkatan debit aliran sungai yang besar. Penyebab Banjir karena Faktor Sosial Perubahan tata guna lahan merupakan penyebab utama banjir dibandingkan dengan yang lainnya.

Apabila suatu hutan yang berada dalam suatu aliran sungai diubah menjadi permukiman, debit puncak sungai akan meningkat antara 6 sampai 20 kali. Angka 6 dan angka 20 ini bergantung pada jenis hutan dan jenis permukiman.

Demikian pula untuk perubahan yang lainnya akan terjadi peningkatan debit puncak yang signifikan. Deforestasi, degradasi lingkungan dan bagaimana struktur teks eksplanasi kota yang penuh dengan bangunan beton dan jalan-jalan aspal tanpa memperhitungkan drainase, daerah resapan, dan tanpa memperhatikan data intensitas hujan dapat menyebabkan bencana alam banjir. Pembuangan sampah di DAS membuat sungai tersumbat sampah. Jika air melimpah, air akan keluar dari sungai karena daya tampung saluran berkurang.

Kawasan padat penduduk di sepanjang sungai/drainase dapat menjadi penghambat aliran dan daya tampung sungai. Masalah kawasan kumuh dikenal sangat penting sebagai faktor sosial terhadap masalah banjir daerah perkotaan. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Pengertian Teks Eksplanasi Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 9 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1

Bahasa Indonesia_TEKS EKSPLANASI (STRUKTUR TEKS EKSPLANASI)_untuk Kelas 6 SD/ MI




2022 www.videocon.com