Alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah

alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah

belialatmusik.com – Gambang kromong merupakan alat musik tradisional khas masyarakat betawi yang mana dijadikan sebagai alat untuk menyampaikan ekspresi melalui melalui media bunyi. Awal mula kemunculan alat musik ini di kalangan masyarakat Cina Benteng atau dulunya dikenal sebagai Tionghoa peranakan sekitar tahun 1930-an mulai sangat populer keseniannya. Awal kemunculan pertama kali alat musik gambang kromong hanya dikenal dengan sebutan gambang.

Kemudian barulah ada tambahan kata kromong dibelakang nama gambang sejak memasuki abad ke-20. Nama alat alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah ini juga diprakarsai oleh seorang bernama Nie Hoe Kong. Upacara adat seperti sunatan, pernikahan, hingga nazar selalu disemarakkan dengan gambang kromong yang mana memang sebagai hiburan masyarakat betawi kala itu. Sejarah Alat Musik Gambang Kromong dari Betawi Popularitas gambang kromong dimulai sejak tahun 1937 dengan pemain terdiri dari orang Cina semua.

Hampir setiap daerah di betawi pada kala itu memiliki orkes gambang kromong yang tersebar dari daerah Bekasi, Karawang, Bogor, Tangerang, Jatinegara, Sukabumi dan Serang. Orkes gambang kromong juga sering memainkan lagu-lagu khas cina selama pementasannya. Dalam sebuah perayaan adat atau tradisi seperti Cap Go Meh, kebanyak orang cina memainkan gambang kromong sebagai pemeriah suasana.

Jadi unsur cina sangat melekat pada keseluruhan instrumen musik ini. Struktur Pemain Alat Musik Gambang Kromong Alat musik tradisional gambang kromong membutuhkan sekelompok anggota yang harus memainkannya. Dimana dalam kelompok tersebut memiliki fungsi dan peranan sendiri ketika memainkan kesenian ini. Terdapat pula seorang pemimpin yang bertugas sebagai pengkoordinasi anggota lain hingga menentukan keahlian pemain.

Jadi, bisa dikatakan pemimpin dalam alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah grup musik gambang kromong dapat diartikan sebagai pemilik atau seseorang yang berwenang dalam pementasan musik tradisional tersebut.

Ada sebutan panjak dalam alat musik tradisional ini dikhususkan untuk pemain yang terdiri dari 8 sampai 25 orang. Jumlah panjak atau pemain musik bisa disesuaikan dengan kebutuhan pementasan nantinya. Instrumen Gambang Kromong Gambang dan seperangkat kromong merupakan dua buah alat musik utama dalam kesenian gambang kromong. Ditambah dengan beberapa alat musik atau instrumen lain sebagai pelengkap, seperti bangsing, gendang, gong, su-kong, kecrek, teh-hian, ningnong dan kong-a-hian.

Selain beberapa alat musik tambahan itu, masih ada sekitar lima buah alat musik atau instrumen yang mana tidak dimainkan lagi hingga sekarang. Dalam kesenian ini nada yang dimainkan hanya lima buah yang diberi dalam bahasa Tionghoa memiliki arti, yakni do (c) = siang, re (d) = che, mi (e) = kong, sol (g) = liuh dan la (a) = u. Salendro dalam laras kesenian ini disebut dengan salendro mandalungan atau selendro cina karena kental ciri khas Tionghoa.

Dalam orkes gambang kromong bernada pentagonis, berikut merupakan instrumen musik tradisional yang sering digunakan : Baca Juga : Tips Merawat Gitar Vintage Gambang Instrumen gambang direpresentasikan dalam bentuk mirip dengan sebuah perahu yang mana ada bilah-bilah kayu manggarawan pada bagian atas instrumen, suangking hingga ada bentuk persegi panjang yang merupakan huru batu.

Ukuran bilah ini berkisar antara 29-59 cm dan pada bagian atas resonator diberikan kunci berupa paku agar tidak goyah. Alat musik gambang dimainkan memakai dua buah kayu sepanjang 30-35 cm dengan cara dipukul. Kromong Kromong terdiri dari kumpulan gong “pecon” berjumlah 10 buah yang disusun dalam sebuah rak kayu dua baris dengan bahan terbuat dari kuningan atau perunggu. Bagian bawah kotak khusus pecon ini akan ada tali penyangga.

Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan kayu lonjong sehingga menghasilkan nada-nada dari pecon baris pertama dan pecon baris kedua secara bersamaan. Kong-a-hian, Teh-hian, dan Su-kong Bentuk dari alat musik ini umumnya sama, yang membedakkan hanyalah bagian gagang dan ukuran senator saja. Karena berdawai dua cara memainkannya adalah digesek memakai tongkat bersenar plastik. Kong-a-hian, Teh-hian, dan Su-kong terdiri dari resonator yang terbuat dari tempurung kelapa dengan lapisan kulit tipis.

Bentuk alat penegangnya juga dari tiang kayu berbentuk bulat panjang. Gong dan Kempul Instrumen musik gambang kromong ini terbuat dari perunggu atau kuningan yang berbentuk lingkaran dengan bagian tengah seperti kenop (menonjol). Terbagi dalam ukuran 45 cm dan 85 cm yang memiliki fungsi dasar sebagai pewatas ritme melodi dan penentu irama dasar.

Bangsing Bangsing merupakan alat musik suling kecil dengan dengan total enam lubang nada sepanjang bagian bulat panjangnya. Cara memainkannya sama dengan cara main suling biasanya dengan cara ditiup.

Gong Enam Memiliki total gong sebanyak enam dengan ukuran kecil-kecil dengan susunan nada 3, 1, 6, 2, 1, 5. Gong enam digantung pada gawangan kayu saat dimainkan.

Kecrek Alat musik ini disusun di atas papan kayu yang mana terdiri dari dua sampai empat lempengan logam tipis. Fungsi utama kecrek adalah sebagai pengatur irama yang mana dimainkan dengan cara dipukul. Ningnong Diameter alat musik ini sekitar 10 cm dan berbentuk seperti piringan kuningan atau logam perunggu bertangkai satu. Cara memainkannya dipukul secara bergantian dari kiri ke kanan menggunakan tongkat besi kecil.

Gendang Bagian tengah gendang dibuat kembung dengan bentuk silinder berongga yang mana bahan dasar pembuatnya adalah kayu.

alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah

Sedangkan kulit gendang sendiri terbuat dari kulit kerbau atau kulit kambing. Fungsi gendang dalam instrumen musik adalah sebagai pengatur irama.

Jawaban: - SUKONG Penjelasan: Tangga nada yang di gunakan dalam gambang kromong adalah tangga nada pentatonik, yang sering di sebut selendro cina atau selendro mandalungan. Instrumen pada gambang kromong terdiri atas gambang kromong, gong, gendang, alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah, kecrek, dan sukong, tehyan, atau, kongahyan sebagai pembawa melodi. SEMOGA BERMANFAAT YA.^_^ MAAF YA KALAU SALAH.^_^ BAGI AHLI SEJARAH 1.KAPAN RUNTUHNYA UNI SOVIET2.BAGAIMANA JIKA INDONESIA ADALAH DIKTATOR 3.ALASAN PERANG DUNIA 1 DAN PENYEBAB 4.TANK TERBESAR DI NASI … JERMAN5.BAGAIMANA JIKA TIDAK ADA PERANG DUNIA 1 DAN 2 DAN ALASAN TIDAK PERANG DUNIA6.SEBUTKAN NEGARA DIKTATOR ERA PERANG DUNIA 1 DAN 2 7.APA EFEK BAGI LINGKUNGAN SAAT PERANG DUNIA 8.NEGARA YANG KENA NUKLIR9.SEKARANG NEGARA WIBU YAITU JEPANG NAMA ASLI JEPANG DI PERANG DUNIA KE 2 ADALAH10.MENGAPA UNI SOVIET DAN AMERIKA SERIKAT BERMUSUHANITU AJA SOAL SEJARAHHANYA BAGI ORANG PROPERANG DUNIA :V​ AWAS JANGANHAPUS SOAL INI NANTI AKU AKAN HACK YA
Alat Musik Gambang Kromong – Gambang Kromong merupakan sebuah kesenian musik yang berasal dari wilayah Betawi, dimana biasanya alat musik gambang kromong akan digunakan untuk mengiringi sebuah pertunjukan lenong dan juga tari cokek.

Tapi, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan alat musik gambang kromong itu? Untuk mendapatkan jawabannya, yuk simak penjelasan berikut ini! Daftar Isi Artikel • Sejarah Alat Musik Gambang Kromong • Cara Memainkan Alat Musik Gambang Kromong • Macam Macam Alat Musik Gambang Kromong • Gambang • Kromong • Kong-a-hian, Teh-hian, dan Su-kong • Bangsing (suling) • Gong dan Kempul • Gong Enam • Kecrek (Pan) • Ningnong (Sio-lo) • Gendang • Filosofi Alat Musik Gambang Kromong • Penutup Sejarah Alat Musik Alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah Kromong Gambar Sejarah Alat Musik Gambang Kromong @belialatmusik.com Gambang merupakan sebuah kesenian tradisional Betawi dimana kesenian ini masih eksis hingga saat ini.

Dimana alat musik gambang kromong ini terdiri dari berbagai jenis alat musik diantaranya ada kendang, gamelan, rebab dan masih banyak lagi yang lainnya. Musik-musik tersebut akan dimainkan menjadi sebuah instrumen dengan ciri khasnya tersendiri, biasanya pertunjukan akan diiringi dengan lagu daerah, sehingga warna khas dalam bermusik bisa lebih menonjol.

Nama Gambang Kromong sendiri diambil dari nama alat musik yang bernama “Gambang dan Kromong”. Gambang merupakan sebuah alat musik yang dibuat dengan menggunakan bahan kayu khusus, dimana nantinya alat musik tersebut disatukan sehingga menjadi berjumlah 18 bilah yang mempunyai ukuran panjang berbeda, sehingga nantinya juga bisa menghasilkan nada yang berbeda pada saat dipukul.

Sedangkan Kromong merupakan alat musik yang dibuat dari bahan besi dengan bentuk yang menyerupai gamelan. Kromong merupakan alat musik yang berjumlah 10 buah, dimana biasanya alat musik ini juga sering disebut dengan sepuluh pencon.

Adapun cara memainkan alat musik ini adalah dengan memukulnya, karena setiap pencon akan menghasilkan nada yang berbeda. Kesenian gambang kromong merupakan kesenian yang dipengaruhi oleh budaya dari China, hal ini bisa dilihat dari alat musik yang digunakan, yakni ada tehyan, kongahyan dan juga sukong. Pada zaman dahulu, masyarakat Tiongkok sangat menyukai kesenian ini pada saat pesta atau pada saat acara lainnya.

Kesenian gambang Kromong ini muncul di wilayah Tangerang dan berkembang tepatnya pada abad ke-18. Perkembangan ini dimulai dari sekelompok musisi pribumi yang berada di perkebunan milik datu Nie Hoe Kong, dimana pada saat itu ia didapuk sebagai pemimpin dan juga pemusik dari Tionghoa. Pada saat itulah kesenian ini digunakan untuk penyambutan tamu yang datang ke kediaman orang-orang Tionghoa, bukan hanya itu alat musik gambang kromong juga digunakan sebagai pengiring tari cokek.

Tetapi tepatnya pada tahun 1880, Ian Wangwe mempunyai inisiatif untuk mengembangkan musik ini dengan bantuan dukungan dari Bek Teng Tjoe yang merupakan kepala dari wilayah kampung Cina yang ada di wilayah Pasar Senen.

Dimana pada saat itu orkes ganbang mulai disatukan dengan orkes kromong yang kemudian dikenal lah menjadi Gambang Kromong. Kesenian ini diperkirakan mencapai puncak kejayaan tempatnya pada tahun 1937, dimana banyak sekali manusia pribumi yang juga ikut andil untuk mengembangkannya. Salah seniman yang ikut mengembangkan alat musik gambang kromong adalah Benyamin S. Dimana beliau mengembangkan kesenian gambang kromong modern tepatnya pada sekitar tahun 1960-an. Pada saat ini, kesenian tersebut dipadukan dengan menggunakan alat musik modern, seperti gitar, drum, dan masih banyak lagi musik ansambel yang lainnya.

Baca Juga: Alat Musik Gambus Cara Memainkan Alat Musik Gambang Kromong Gambar Cara Memainkan Alat Musik Gambang Kromong @http://sapitriayu17.blogspot.com/ Alat musik gambang terdiri dari 18 bilah bambu yang dimainkan dengan cara dipukul, sama halnya dengan alat musik kromong, dimana kedua alat musik tersebut akan dipadukan dengan menggunakan alat musik lainnya, seperti kendang, ningnong, kecrek, gong, kempul dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kesenian alat musik gambang kromong ini dimainkan oleh 8 hingga 12 personil dan ditambahkan dengan beberapa penari atau pemain lenong. Adapun lagu-lagu yang dibawakan adalah sebuah lagu yang bertema sindiran, humor atau kebahagiaan.

Biasanya kesenian gambang kromong ini dinyanyikan oleh penyanyi wanita dan juga penyanyi pria secara bergantian. Kesenian ini biasanya dimainkan dengan iringan 3 lagu, yakni lagu pobin, dalem dan juga sayur. Pembagian lagu dalam setiap pementasan juga sudah terarah dengan baik, dimana lagu pobin digunakan sebagai instrumen khas Cina. Lagu ini bisa ditemukan pada lagu-lagu tradisional Tiongkok, Fujian dari daerah Cina Selatan.

Setelah lagu pobin ini selesai dimainkan, maka selanjutnya lagu akan berganti menjadi lagu dalem yang berisikan pantun dalam bahasa Melayu-Betawi yang akan dinyanyikan hingga selesai. Apabila lagu dalem sudah selesai dimainkan, maka pemain kemudian bisa menyanyikan lagu sayur yang merupakan sebuah lagu terakhir dalam pementasan.

Lagu sayur tersebut diciptakan dengan nuansa yang ceria, hal ini bertujuan agar para penonton merasa semakin terhibur dan juga berlanjut menari. Adapun contoh dari lagu sayur adalah kicir-kicir, jali-jali, kramat karem, ondel-ondel, gelatik ngunguk, surilang, cente manis, sayur asem dan juga sayur lodeh. Macam Macam Alat Musik Gambang Kromong Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa Gambang Kromong merupakan kesenian yang terdiri dari beberapa jenis alat musik lainnya.

Lalu apa saja contoh alat musik Gambang kromong ini? Yuk, simak penjelasan berikut ini! No Alat Musik Gambang Kromong 1 Gambang 2 Kromong 3 Kong-a-hian, Teh-hian, dan Su-kong 4 Bangsing (suling) 5 Gong dan Kempul 6 Gong Enam 7 Kecrek (Pan) 8 Ningnong (Sio-lo) 9 Gendang • Gambang Gambar Gambang @https://id.theasianparent.com Gambang merupakan alat musik yang mempunyai resonator dengan bentuk menyerupai perahu dengan bagian atasnya dipasangkan bilah-bilah lagu manggarawan, suangking atau guru batu dengan bentuk empat persegi panjang.

Jumlah bilah dari gambang ini terdiri dari 18 buah dan dibagi dalam dua gembyang (oktaf) dengan nada terendahnya adalah liuh (a) dan nada tertinggi adalah siang (c). Bilah dari Gambang ini mempunyai panjang antara 29 hingga 58 cm dan dikunci dengan menggunakan paku pada bagian atas dari resonator, hal ini bertujuan agar tidak goyah. Adapun cara memainkan gembang adalah dengan cara dipukul dengan menggunakan dua buah kayu yang mempunyai panjang sekitar 30 hingga 35 cm, berujung bulat berlapis kain dalam dua tabuhan, yakni di lagu dan di caruk atau di kotek.

alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah

• Kromong Gambar Kromong @https://s0.bukalapak.com/ Kromong merupakan alat musik yang mirip seperti Bonang, yakni kumpulan dari 10 buah gong “pecon” yang dibuat dari perunggu atau kuningan yang disusun menjadi dua baris dalam sebuah rak kayu.

Dimana di dalam rak kayu tersebut terdapat kotak-kotak kecil yang digunakan sebagai tempat untuk menaruh pecon dengan bagian bawahnya dipasang dengan menggunakan tali penyangga. Tiap baris ini berisi lima buah gong dengan nada berupa siang-liuh-u-khong-che pada baris pertama (luar) dan juga nada che-kong-siang-liuh-u pada baris kedua (dalam). Kromong akan dimainkan secara bersamaan antara baris luar dan juga dalam dengan menggunakan dua buah kayu lonjong yang ujungnya dibalut dengan menggunakan kain atau benang dalam tiga tabuhan yakni, di lagu (menurut lagu), dikemprang/di gembyang dan juga di caruk/di kotek/diracik.

alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah

• Kong-a-hian, Teh-hian, dan Su-kong Gambar Kong-a-hian, Teh-hian, dan Su-kong @https://uun-halimah.blogspot.com Kong-a-hian, Teh-hian dan juga Su-kong merupakan sebuah alat musik yang mempunyai bentuk sama, dimana perbedaannya hanya terletak pada resonator dan gagangnya.

Ukuran paling kecil dari alat musik ini adalah kong-a-hian yang bernada liuh (g) dan juga Che (d). Sedangkan untuk teh-hian mempunyai nada siang (e) dan liuh (g) serta yang terbesar disebut dengan su-kong dengan nada su (a) dan juga kong (e).

Ketiga alat musik gesek yang mempunyai dua dawai tersebut terdiri dari resonator (wadah gema) yang dibuat dengan menggunakan tempurung kelapa yang dibelah dan di lapisi kulit tipis. Tiang kayu yang mempunyai bentuk bulat panjang dan juga purilan atau alat pemegang dawai. Kong-a-hian, Teh-hian dan jiga Su-kong merupakan sebuah instrumen pembawa melodi yang dimainkan dengan cara digesek dengan menggunakan tongkat bersenar plastik atau kenur.

Baca Juga: Alat Musik Gamelan • Bangsing (suling) Gambar Bangsing (suling) @http://balebudayapengrajinkarawitansunda.blogspot.com/ Bangsung (suling) merupakan alat musik gambang kromong yang dibuat dengan menggunakan bahan bambu kecil dengan bentuk bulat panjang dan mempunyai enam buah lubang nada.

alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah

Instrumen ini akan dimainkan secara horizontal atau sejajar dengan mulut, sehingga alat musik ini sering dikelompokkan dengan rebab dan juga vokal, dimana hal tersebut juga dikarenakan nada yang dihasilkan lebih pendek dan terputus-putus. • Gong dan Kempul Gambar Gong dan Kempul @https://www.goodnewsfromindonesia.id/ Gong dan kempul merupakan alat musik yang dibuat dari bahan kuningan atau perunggu yang mempunyai bentuk lingkaran dengan bagian tengahnya menonjol (kenop).

Gong mempunyai ukur sekitar 85 cm, dimana gong digunakan untuk penentu irama dasar. Sedangkan untuk kempul sendiri berukuran sekitar 45 cm yang digunakan sebagai pewaris ritme melodi. Oleh karena itulah gong dan juga kempul pada umumnya digantung pada sebuah gawang yang terbuat dari kayu.

Adapun caranya adalah dengan melubangi pada bagian sisinya, lubang tersebut digunakan sebagai tempat untuk mengikat tali pada saat gong digantungkan pada gawangan. Adapun gawangan juga merupakan sebuah kayu yang mempunyai ukiran motif bunga, sulur dan ular nada dengan tinggi sekitar 1 meter.

Adapun cara memainkan gong dan juga kempul adalah dengan memukul dari samping pada bagian kenop dengan menggunakan tongkat kayu dengan ujungnya berbentuk bulat dan dilapisi dengan menggunakan kain. • Gong Alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah Gambar Gong Enam @http://sientongbetawi.blogspot.com/ Gong enam merupakan sebuah alat musik berupa gong yang berjumlah enam buah.

Ging tersebut berukuran kecil dan digantung pada gawangan kayu dengan susunan nada yakni 3, 1, 6, 2, 1, 5. • Kecrek (Pan) Gambar Kecrek (Pan) @https://www.alatmusik.id/ Kecrek (pan) merupakan sebuah alat musik yang terbentuk dari dua hingga empat lempengan logam tipis yakni besi, kuningan, perunggu yang disusun di atas sebuah papan kayu. Alat musik berfungsi sebagai pengatur sebuah irama, bukan hanya itu alat musik kecrek juga digunakan sebagai pengumpul efek bunyi tertentu pada saat dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan palu khusus atau tingkat kayu pendek sehingga bisa menghasilkan sebuah bunyi crek-crek-crek.

• Ningnong (Sio-lo) Gambar Ningnong (Sio-lo) @https://www.orami.co.id/ Ningnong (sio-lo) merupakan alat musik yang berbentuk piringan logam perunggu atau Kuningan dengan diameternya sekitar 10 cm dan ditempatkan pada sebuah bingkai kayu yang bertangkai satu.

Ningnong merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan tongkat besi kecil secara bergantian dari kiri ke kanan atau sebaliknya, dimana alat musik ini digunakan sebagai pengatur irama. • Gendang Gambar Gendang @https://wisnuprasetyobekti.blogspot.com/ Gendang merupakan sebuah alat musik yang dibuat dari bahan kayu dengan bentuk silinder berongga yang kembung pada bagian tengahnya. Dimana pada kedua pangkal alat musik gendang ini mempunyai bentuk lingkaran yang ditutup dengan menggunakan kulit kambing atau menggunakan kulit kerbau yang tidak sama besarnya.

Baca Juga: Alat Musik Tradisional Filosofi Alat Musik Gambang Kromong Gambar Filosofi Alat Musik Gambang Kromong @https://awsimages.detik.net.id/ Setelah kita membahas tentang sejarah, cara memainkan, contoh alat musik maka kali ini kita akan membahas tentang filosofi dari alat musik gambang kromong. Kesenian gambang kromong merupakan sebuah kesenian yang terlahir karena pengaruh dari akulturasi budaya antara etnis Tiongkok dan etnis lokal, sehingga membentuk sebuah perpaduan musikal yang serasi.

Akulturasi budaya dalam kesenian ini bisa dilihat dari instrumen musik yang digunakan. Dimana kesenian ini menggunakan instrumen tiup dan juga gesek yang berasal dari Cina, yakni ada tehyan, kongahyan, sukong dan juga bangsing. Kemudian ada juga instrumen kromong, suling, gambang, kempul dan juga kecrek yang berasal dari Jawa dan jangan lupakan kendang yang berasal dari Sunda. Kesenian gambang kromong merupakan kesenian yang menggunakan nada pentatonis yang dalam bahasa Tionghoanya dikenal sebagai, Liuh (sol), U (la), Siang (do), Che (re), Kong (mi).

Semua nada tersebut akan bersatu dan menghasilkan sebuah harmoni slendro khas dari Tiongkok atau yang disebut dengan Salendro Mandalungan. Ada dua gaya yang dikenal dalam kesenian gambang kromong, yakni ada Liau Wetan dan juga Kiai Kulon. Disebut Liau Kulon karena gaya tersebut berkembang di wilayah Jakarta Timur dan juga Bekasi, sedangkan untuk Liau Kulon merupakan gaya yang berkembang di wilayah Barat, yakni Jakarta Barat hingga Tangerang.

Penutup Demikianlah pembahasan lengkap mengenai alat musik gambang kromong, dimulai dari sejarah, cara memainkan, contoh, dan juga filosofinya.

Semoga artikel ini bisa membantu para pembaca sekalian dalam mengenali dan memahami tentang alat musik gambang kromong dan semoga penjelasannya dapat dipahami dengan baik! Alat Musik Gambang Kromong sumber referensi: @https://id.theasianparent.com/gambang-kromong @https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5690045/gambang-kromong-sejarah-instrumen-dan-contoh-alat-musiknya • Tari Kipas Pakarena : Sejarah, Properti, Pola Lantai dan Makna Gerakan • Tari Kreasi : Sejarah, Properti, Pola Lantai dan Makna Gerakan • 50+ Pantun Cinta untuk Nembak Pacar : Pendek Gombal Romantis • 4+ Alat Musik Suling : Gambar, Sejarah dan Cara Memainkan • 23+ Pantun Gembira : Nasehat Riang Lucu Penuh Kesenangan Ikuti Artikel terbaru dari RomaDecade, masukkan alamat email disini !

Alat musik Gambang merupakan alat musik yang berkembang dan populer di daerah Betawi, Jawa Tengah dan berbagai daerah di Nusantara. Di Betawi, alat musik Gambang identik dengan kesenian Gambang Kromong yaitu dikombinasi dengan alat musik Kromong. Kesenian Gambang Kromong banyak dipakai dalam acara-acara resmi misalnya acara pesta rakyat dan lain sebagainya. Nah, untuk lebih mengetahui mengenai alat musik gambang meliputi sejarahnya, asal daerah alat musiknya, cara memainkannya dan juga keterkaitannya dalam berbagai kesenian, mari disimak penjelasan berikut ini!

Sejarah Alat Musik Gambang Berawal dari kesenian gambang kromong yaitu sejenis orkes yang memadukan antara gamelan dan instrumen Tionghoa, seperti tehyan, sukong dan kongahyan. Sebutan gambang kromong berasal dari 2 buah instrumen perkusi yakni gambang dan kromong.

Orkes gambang kromong bermula diperkenalkan oleh pemimpin komunitas dari Tionghoa bernama Nie Hoe Kong (yang diangkat oleh Belanda atau kapitan Cina dengan masa jabatan 1736-1740). Gambang memiliki bilahan sebanyak 18 buah, yang terbuat dari kayu suangking, manggarawan, huru batu, alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah kayu jenis lainnya yang memiliki bunyi empuk ketika dipukul. Sedangkan Kromong terbuat dari besi dan perunggu dengan jumlah bilah 10 buah (10 pencon). Alat musik gambang kromong yaitu gambang, kromong, gendang, gong, suling, kercek, tehyan atau kongahyan, dan sukong.

Orkes gambang kromong pertama kali dimainkan hanya menggunakan alat musik gesek sukong, tehyan dan kongahyan.

alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah

Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat lokal mulai tertarik dengan kesenian tersebut sehingga mulai tersebar dan berkembang dalam masyarakat khususnya di Betawi. Jenis lagu yang dibawakan dalam musik gambang kromong ialah lagu yang bersifat humor, ejekan atau sindiran dan penuh gembira. Lagunya dibawakan secara bergiliran antara lelaki dan perempuan (lawannya). Gambang kromong adalah musik Betawi yang telah tersebar secara merata persebarannya ke berbagai wilayahnya baik itu di Jakarta maupun saerah sekitar Jabodetabek.

Dalam masyarakat Betawi yang terdapat banyak penduduk peranakan Tionghoa, biasanya terdapat banyak grup orkes gambang kromong pula. Saat ini ada sebutan “gambang kromong kombinasi” yaitu orkes gambang kromong yang mana istrumennya digabungkan dengan instrumen Barat modern seperti gitas, gitar melodis, bass, drum, saksofon, organ dan lainnya sehingga terjadi perubahan pada laras pentatonik menjadi laras diatonik namun tidak mengganggu.

Walaupun demikian kekhasan musik gambang kromong masih tetap bagus. Namun perlu di ingat bahwa menurut beberapa pendapat bahwa asal mula kesenian gambang atau gambang kromong masih belum diketahui kebenarannya. Sehingga masih perlu di bahas alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah dalam dan detail lagi oleh para seniman.

Asal Daerah Alat Musik Gambang Alat musik gambang berasal dari daerah Jawa Tengah dan merupakan alat musik tradisional daerah tersebut. Kemudian Gambang menyebar ke daerah Betawi, dan alat musik gambang telah menjadi kebudayaan dalam kesenian Betawi yang digunakan untuk mengiringi pentas wayang.

Alat musik gambang juga menyebar dan berkembang ke Bali yang digunakan untuk mengiringi upacara adat. Selain itu, kesenian gambang juga telah menyebar dan tumbuh di daerah Padang. Akan tetapi memiliki perbedaan dengan kesenian gambang yang ada di daerah lain. Dari segi instrumennya berbeda antara kesenian gambang di Betawi dengan di Padang. Alat musik gambang merupakan bagian dari alat musik gamelan.

Selain dari orkes gambang kromong dan kesenian gamelan. Kesenian gambang juga telah muncul di beberapa daerah di Nusantara yang dikenal erat dengan kebudayaan dari orang Tionghoa. Walaupun demikian kesenian gambang memberikan hal positif bagi masyarakat seperti dalam pertunjukan sebagai wahana untuk tempak berinteraksi sosial.

Sehingga kesenian gambang juga dapat dikatakan dapat mempererat ikatan solidaritas antar sesama manusia walaupun berbeda garis keturunan. Dan dari segi penyajian kesenian gambangnya juga berbeda yaitu pada ansambel gambang di Betawi disebut Gambang Kromong menggunakan alat musik kromong, tehyan, khoyan; sedangkan di Jawa Tengah (Semarang) dimainkan dengan menggunakan unsur lawakan atau lelucon.

Tetapi dari ketiga kesenian itu, mempunyai persamaan yaitu digunakan untuk seni pertunjukan rakyat dengan menggunakan alat musik Gambang sebagai alat musik utamanya. Saat ini orkes gambang kromong tidak lagi sepopuler pada masa kejayaannya, jika dilihat berdasarkan intensitas pertunjukannya, jumlah orkesnya, dan regenerasi pemainnya. Namun walaupun begitu orkes gambang kromong belum punah dan masih digunakan dalam beberapa pertunjukan di berbagai daerah terutama di daerah Betawi.

Kesenian gambang masih populer bagi pendukungnya walaupun untuk saat ini belum mampu bersaing dengan berbagai jenis musik luar, akan tetapi tidak menutup kemungkinan jika kesenian gambang mempunyai inovasi-inovasi baru sehingga dapat dilirik serta diminati lebih banyak kalangan. Karena dengan perkembangannya zaman, membuat kesenian gambang harus bisa beradaptasi dengan keadaan yang sekarang tanpa menghilangkan ciri khas yang melekat di dalamnya. Yaitu kondisi dimana kebanyakan musik luar lebih mudah diterima daripada musik tradisional.

Sehingga musik tradisional keberadaannya semakin terancam. Cara Memainkan Alat Musik Gambang Alat musik gambang mempunyai sumber suara sebanyak 18 bilah, memiliki bentuk reoenator seperti perahu, dimana di atas bibir kotak suaranya terlihat beberapa bilah nada berbentuk persegi empat panjang dan tipis.

Pada bagian ujung pangkal resonatornya berbentuk seperti piramid, yang berfungsi sebagai penutup bagian pangkal dan ujung gambang. Alat musik gambang dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan alat.

Alat pemukul gambang terdiri dari 2 buah. Cara memainkannya yaitu kedua pemukulnya di pegang dengan tangan kiri dan tangan kanan untuk penabuh. Alat pemukul gambang berbentuk bulat yang dibalut dengan kain atau bahan yang membuat alat pemujuk empuk. Sementara pada bagian batang alat pemukul bentuknya bulat panjang. Bilah nada pada alat musik gambang terbuat dari kayu atau bambu. Biasanya dari kayu jati, atau dari kayu besi (sulangkring).

Tangga nada dan bilah pada alat musik gambang : • Bilah yang bentuknya paling panjang dan paling lebar menghasilkan nada terendah.

• Bentuk bilah paling pendek, tebal, lurus berbentuk trapesium dan tersempit menghasilkan nada tertinggi.

alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah

• Nada yang dihasilkan oleh alat musik gambang dapat ditinggikan dengan cara memotong atau menipiskan bilah gambang pada bagian ujung (pada bagian simpul). Sedangkan untuk merendahkan nadanya dapat dilakukan dengan cara menipiskan bilah gambang pada bagian perutnya. Getaran merupakan sumber bunyi yang telah dihasilkan.

Dimana dengan adanya getaran maka bunyi yang keluar dari alat musik tersebut dengan sendirinya. Dan ideofon ialah alat musik yang dengan sumber bunyi yang berasal dari adanya getaran dari alat musik.

Nah, dalam hal ini alat musik gambang merupakan alat musik yang sumber bunyinya ideofon, seperti alat musik lain yaitu gong, angklung dan sebagainya. Ansambel gambang kromong adalah musik tradisonal yang tidak mempunyai sistem penotasian ( non literate).

Musik jenis ini menggunakan tangga nada pentatonis yakni sebagai nada pokok pada pola permainan alat musiknya. Instrumen musik yang dijadikan tolak ukur nada dasar (nada dasar) ialah gambang dan kromong. Pos Terbaru • 10+ Rekomendasi Pembersih Wajah Terbaik untuk Pria (Terbaru 2022) • 10+ Rekomendasi Pelindung Cat Mobil Terbaik (Terbaru 2022) • 10+ Rekomendasi Penghilang Goresan Mobil Terbaik (Terbaru 2022) • 10+ Rekomendasi Face Toner Terbaik untuk Kulit Sensitif (Terbaru 2022) • 10+ Rekomendasi Tea Tree Oil Terbaik (Terbaru 2022)
Gambang kromong atau ditulis gambang keromong adalah sejenis orkes yang memadukan gamelan dengan alat alat musik tionghoa seperti sukong tehyan dan kongahyan sebutan gambang kromong diambil dari nama dua buah alat perkusi yaitu gambang dan kromong awal mula terbentuknya orkes gambang kromong tidak lepas dari seorang pemimpin komunitas tionghoa yang diangkat belanda kapitan cina bernama.

Gambang merupakan alat musik yang terbuat dari kayu khusus yang berbunyi halus bila di pukul atau di mainkan.

alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah

Gambang Kromong Kayu Mengagumkan Alat musik tradisional ini adalah alat musik dan salah satu bagian dari orkes gambang kromong. Alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah.

Orkes ini memang erat hubungannya dengan masyarakat cina betawi terutama cina peranakan dan populer di tahun 1930 an. Kromong terbuat dari perunggu terdiri atas 10 bilah pencon.

Gambang merupakan alat musik yang terbuat dari kayu khusus yang berbunyi halus bila di pukul atau di mainkan. Contoh alat musik tradisional betawi beserta balubu. Gambang kayu seperangkat bonang lima nada yang disebut kromong dua buah alat gesek. Alat musik yang dalam istilah gamelan dinamakan bonang. Bilahan gambang biasanya berjumlah 18 keping dengan ukuran yang berbeda agar mengeluarkan nada yang berbeda pula. Alat musik gambang merupakan alat musik yang berkembang dan populer di daerah betawi jawa tengah dan berbagai daerah di nusantara.

Bilahan gambang biasanya berjumlah 18 buah dengan ukuran yang berbeda agar mengeluarkan nada yang berbeda pula. Kesenian ini populer sekitar tahun 1930 an di kalangan masyarakat tionghoa peranakan yang sekarang dikenal dengan nama cina benteng jakarta go id. Gender adalah alat musik jenis gamelan yang cara memainkannya yaitu dengan ditabuh alat musik ini terbuat dari bahan logam kuningan besi dan perunggu.

Seiring berjalannya waktu dan adanya pengaruh dari budaya jawa dan sunda maka alat kesenian gambang kromong bertambah jumlahnya seperti kromong kenong dengan jumlah 10 buah yang terbuat dari plat besi atau perunggu kecrek serta gendang.

Kromong dan gambang sering dipadukan dalam kesenian tradisional betawi. Sedangkan kromong merupakan alat musik terbuat dari perunggu. Selain alat musik gambang dan kromong kesenian ini juga menggunakan alat musik gamelan yang lain seperti gong kendang suling dan kecrek.

Kromong merupakan sejenis alat musik bonang khas betawi. Gambang kromong adalah musik betawi yang telah tersebar secara merata persebarannya ke berbagai wilayahnya baik itu.

Untuk badan gender terbuat dari kayu dan untuk bumbungannya terbuat dari bambu. Gender terdiri dari 10 sampai 14 bilah. Sedangkan kromong terbuat dari besi dan perunggu dengan jumlah bilah 10 buah 10 pencon.

Yaitu tehyan kongahyan dan shukong. Sedangkan kromong merupakan alat musik terbuat dari perunggu. Sebuah orkes tradisional betawi yang merupakan orkes perpaduan antara gamelan musik barat dengan nada dasar pentatonis bercorak cina. Bentuknya seperti alat gamelan pada umumnya jumlah kromong sendiri biasanya berjumlah 10 buah sepuluh pencon. Apa dan bagaimana peralatan musik gambang kromong oleh ali gufron bpnb jabar gambang kromong pada masyarakat betawi ada sebuah kesenian melalui media bunyi sebagai ungkapan ekspresi yang dinamakan sebagai gambang kromong.

Instrumen gamelan pada gambang kromong terdiri dari. Terciptanya gambang kromong berawal dari tiga alat gesek khas cina. Alat musik gambang kromong pertunjukan gambang kromong. Masih menurut jakarta.
Alat musik satu ini berbentuk resonator gambang yang menyerupai sebuah perahu dengan bagian atas dipasang bilah-bilah kayu manggarawan, suangking, atau huru batu berbentuk empat persegi panjang.

Jumlah bilahnya ada 18 buah dan dibagi dalam dua gembyang (oktaf) dengan nada terendah adalah liuh (a) dan nada tertinggi siang (c). Bilah gambang berukuran panjang antara 29-58 centimeter dan "dikunci" menggunakan paku pada bagian atas resonator agar tidak goyah. Cara memainkannya dengan dipukul menggunakan dua buah kayu sepanjang 30-35 centimeter berujung bulat berlapis kain dalam dua tabuham, yaitu dilagu (menurut lagu) dan dicaruk atau dikotek.

2. Kromong Bentuk kromong mirip seperti bonang, yaitu kumpulan 10 buah gong "pecon" terbuat dari perunggu atau kuningan yang disusun dua baris dalam sebuah rak kayu. Di dalam rak terdapat kotak-kotak kecil untuk menaruh pecon dengan bagian bawah dipasang tali penyangga. Tiap baris berisi lima buah gong dengan nada siang-liuh-u-kong-che pada baris pertama (luar) dan nada che-kong-siang-liuh-u pada baris kedua (dalam).

Kromong dibunyikan secara berbarengan antara baris luar dan dalam menggunakan dua buah kayu lonjong dengan ujung berbalut kain atau benang dalam tiga tabuhan: dilagu (menurut lagu), dikemprang/digembyang, dan dicaruk/dikotek/diracik. 3. Kong-a-hian, Teh-hian, dan Su-kong Alat musik Kong-a-hian, Teh-hian, dan Su-kong mempunyai bentuk sama, hanya ukuran resonator dan gagangnya yang berbeda.

Ukuran paling kecil adalah kong-a-hian bernada liuh (g) dan che (d), sedang teh-hian bernada siang (e) dan liuh (g), serta terbesar disebut su-kong bernada su (a) dan kong (e). Ketiga alat musik gesek berdawai dua tersebut terdiri atas resonator (wadah gema) dari tempurung kelapa yang dibelah lalu dilapis kulit tipis, tiang kayu berbentuk bulat panjang, dan purilan atau alat penegang dawai.

Kong-a-hian, Teh-hian, dan Su-kong adalah instrumen pembawa melodi yang dimainkan dengan cara digesek menggunakan tongkat alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah plastik (kenur). 4. Bangsing (suling) Alat musik gambang kromong selanjutnya adalah bangsing atau suling yang terbuat dari bambu kecil berbentuk bulat panjang dengan enam buah lubang nada.

Instrumen yang dimainkan secara horizontal atau sejajar dengan mulut ini sering dikelompokkan dengan rebab dan vokal karena nada yang dihasilkannya lebih pendek dan terputus-putus. 5. Gong dan kempul Gong dan kempul terbuat dari kuningan atau perunggu berbentuk lingkaran yang bagian tengahnya menonjol (kenop). Gong berukuran sekitar 85 centimeter berfungsi sebagai penentu irama dasar, sementara kempul berukuran sekitar 45 centimeter berfungsi sebagai pewatas ritme melodi. Oleh karena ukuran gong dan kempul yang relatif besar tersebut, maka umumnya digantung pada sebuah gawangan kayu.

Caranya adalah dengan melubangi sisinya sebagai tempat mengikat tali untuk digantungkan pada gawangan kayu berukir motif bunga, sulur dan ular naga setinggi satu meter.

Gong dan kempul dibunyikan dengan cara dipukul dari samping pada bagian kenop menggunakan tongkat kayu berujung bulat berlapis kain. 6. Gong Enam Sesuai dengan namanya, gong enam terdiri dari enam buah gong berukuran kecil yang digantung pada gawangan kayu dengan susunan nada: 3, 1, 6, 2, 1, 5. Baca juga: Alat Musik Melodis: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya 7. Kecrek (pan) Kecrek atau pan berbentuk dari dua hingga empat lempengan logam tipis (besi, kuningan, perunggu) yang disusun diatas sebuah papan kayu.

Alat yang berfungsi sebagai pengatur irama dan untuk menimbulkan efek bunyi tertentu ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan palu khusus atau tongkat kayu pendek hingga menghasilkan bunyi crek-crek-crek. 8. Ningnong (sio-lo) Ningnong berbentuk dua buah piringan logam perunggu atau kuningan berdiameter sekitar 10 centimeter yang ditempatkan pada sebuah bingkai kayu bertangkai satu.

Ningnong dibunyikan dengan cara dipukul menggunakan tongkat besi kecil secara bergantian dari kiri ke kanan atau sebaliknya (teknik pitet), sebagai pengatur irama. 9. Gendang Gendang atau kendang terbuat dari kayu berbentuk silinder berongga yang kembung di bagian tengahnya. Pada kedua pangkal gendang berbentuk lingkaran ditutup dengan kulit kambing atau kerbau yang tidak sama besarnya. Bentuk gendang semacam ini biasa disebut sebagai kerucut pepet dan berfungsi sebagai instrumen pengatur irama.

Dalam setiap pementasan umumnya terdapat sebuah kerucut pepet dan satu atau dua buah gendang kecil yang disebut ketipung, tepak, tipluk atau kulanter. Kerucut pepet ditempatkan pada dudukan kayu silang kecil di depan, sedangkan ketipung berada di samping kiri atau di pangkuan pemain. Itulah sejarah tentang gambang kromong lengkap dengan contoh instrumen atau alat musiknya.Artikel ini akan mengulas tentang alat musik gambang alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah kesenian Gambang Kromong dari Betawi yang gunakan alat musik ini sebagai pengiringnya.

Simak selengkapnya berikut ini. Mengenal Alat Musik Gambang Alat Musik Gambang Gambang adalah alat musik khas Nusantara dari Betawi. Alat musik ini terdiri dari 18 bilah bambu dan digunakan untuk iringi kesenian gambang kromong. Gambang kromong sendiri adalah kesenian Betawi lewat media suara atau bunyi. Sebuah luapan ekspresi yang dinamai gambang kromong. Kesenian gambang kromong mulai terkenal di Indonesia sejak tahun 1930 khususnya di kalangan masyarakat Tionghoa di Indonesia.

Selengkapnya Tentang Gambang Kromong Sejarah Gambang Kromong Saat awal kemunculanya, gambang kromong hanya disebut gambang saja oleh orang orang. Tapi kemudian sejak abad 20 berubah namanya jadi gambang kromong lantaran ditambahi instrumen kromong. Pemrakarsa kesenian gambang kromong adalah seorang bernama Nie Hoe Kong.

Gambang Kromong Bagi Masyarakat Betawi Masyarakat Betawi memfungsikan gambang kromong untuk menyemarakan acara adat seperti upacara adat, perkawinan, sunatan maupin nazar. Kesenian gambang kromong merupakan bentuk ekspresi terhadap rasa keindahan. Saat dipentaskan, kesenian gambang kromong digunakan untuk iringi tarian cokek, teater lenong dan hiburan tradisional Betawi lainya.

Pemain Gambang Kromong Pemain Gambang Kromong Pemain kesenian gambang kromong punya struktur organisasi. Ada pemimpin dan anggota. Pemimpin tugasnya memimpin grupnya baik dalam pementasan maupun mencari panggung termasuk memberi upah kepada anggota anggotanya. Pemimpin grup kesenian gambang kromong bisa saja menjadi pemilik atau kerabat pemilik grup yang sebelumnya diberi kewenangan memimpin grup keseniannya.

Untuk satu grup kesenian gambang kromong biasanya terdiri sebanyak 8 hingga 25 anggota atau pemain. Tergantung pesanan pelanggan dan jenis musik yang dipentaskan.

Tiap anggota atau pemain punya peranya masing masing Instrumen Gambang Kromong Instrumen Gambang Kromong Instrumen kesenian gembang kromong memakai dua alat musik utama yaitu gambang dan set kromong.

Selain itu juga ditambah instrumen pelengkap seperti bangsing (suling), su-kong, hong, kong-a-hian, teh-hian, kecrek, dan ningnonggendang, dan beberapa instrumen tambahan lain. Jenis Lagu yang Dimainkan dengan Gambang Kromong Jenis Lagu yang Dimainkan dengan Gambang Kromong Jenis lagu yang dimainkan dengan gambang kromong yaitu lagu sayur, yang ditambah dengan instrumen alat musik modern seperti terompet, gitar elektrik, bas elektrik, saksofon hingga drum.

Penggunaan instrumen tambahan alat musik tradisional dalam kesenian gambang kromong ini tuai pro kontra. Bagi yang pro, dinilai memperkaya kesenian gambang kromong itu sendiri. Sedangkan bagi yang kontra menganggap adanya instrumen tambahan dalam kesenian gambang kromong bisa merubah pakem pakem atau aturan main dalam kesenian gambang kromong.

Instrumen alat musik Tradisional Gambang Beberapa alat musik tradisional yang dimainkan dalam orkes gambang kromong diantaranya adalah : 1.

Gambang Gambang Yang terdiri 18 bilah bambu. Ini adalah alat musik utama dalam kesenian gambang kromong. 2.

alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah

Kromong Kromong Kromong bentuknya mirip bonang, yakni kumpulan sebanyak 10 gong pecon. Terbuat dari kuningan atau perunggu, disusun dua baris di rak kayu. 3. Teh-hian, Su-kong dan Kong-a-hian Teh-hian, Su-kong dan Kong-a-hian Ketiga Instrumen bentuknya sama, yang membedakan hanyalah ukuran gagang dan resonatornya.

Yang paling kecil ukurannya yaitu kong a hian dan terbesar adalah su kong. ketiganya terdiri wasah gema dari batok kelapa dibelah dan dilapisi kulit tipis. Cara memainkanya digesek memakai tongkat dengan senar kenur atau senar plastik. 4. Bangsing (suling) Bangsing (suling) Bangsing atau suling dibuat dari bambu kecil bentuknya bulat panjang punya sebanyak enam lubang nada.

alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah

Cara memainkanya dengan meniupnya hingga hasilkan bunyi melodis. 5. Gong dan kempul Gong dan kempul Gong dan kempul dibuat dari kuningan atau juga perunggu. Bentuknya lingkaran di tengahnya agak menonjol. Ukuran gong alat musik gambang kromong yang terbuat dari perunggu adalah cm, fungsi alat musik ini mengatur irama dasar. Sedangkan kempul ukuran 45 cm. Fungsinya pembatas ritem melodi. Gong dan kempul digantung di gawangan kayu karena ukuranya cukup besar.

Dengan lubangi sisinya untuk taruh tali agar bisa digantung di gawangan kayu. Biasanya gawangan kayu ada motifnya berupa motif sulur ular naga atau juga motif bunga. Cara main gong dan kempul dipukul dengan tongkat kayu dibalut kain. 6. Gong Enam Gong Enam Sesuai namanya, gong ini terdiri enam gong ukuranya kecil digantung di gawangan kayu. Susunan nadanya 3, 1, 6, 2, 1, 5. 7. Kecrek (pan) Kecrek (pan) Kecrek atau pan bentuknya ada yang dua lempengan sampai dengan empat lempengan logam yang tips.

Yakni perunggu, kuningan, besi. Krecek disusun diatas papan kayu. instrumen musik ini fungsinya untuk timbulkan efek bunyi khusus dan sebagai pengatur irama. Cara memainkan Kecrek dipukul dengan memakai sebuah paku khusus. Atau juga pakai tongkat kayu pendek.

Kecrek hasilkan suara atau bunyi crek crek crek. 8. Ningnong (sio-lo) Ningnong (sio-lo) Ningnong adalah instrumen musik bentuknya dua piringan logam kuningan atau perunggu.

Ukuran diameternya 10 centimeter. Ningnong diletakan di bingkai kayu dengan satu tangkai. Cara memainkan ningnong yakni dengan cara memukulnya. Pukulan dilakukan pakai tongkat besi dengan bergantian dari kanan ke kiri dan sebaliknya atau disebut teknik pitet. Fungsi ningnong untuk atur irama. 9. Gendang Gendang Kromong Gendang atau kendang dibuat dari kayu bentuknya silinder dan ada rongga di tengahnya.

Di dua pangkal gendang bentuknya lingkaran ditutup kulit kerbau atau kulit kambing ukuranya berbeda. Gendang ini lazim disebut kerucut pepet. Fungsinya atur irama. Saat pentas, biasanya ada dua kerucut pepet.

Juga ada dua gendang kecil disebut keteplak atau ketipung. Itulah informasi tentang gambang dan kesenian gambang kromong. Semoga bermanfaat.

Pelatihan Musik Gambang Kromong - Mengenal Budaya Betawi




2022 www.videocon.com