Apa itu hamas di palestina

apa itu hamas di palestina

tirto.id - Hamas atau Harakat Al-Muqawamah Al-Islamiyah adalah salah satu kubu terpenting dalam sejarah perang alias konflik berkepanjangan antara Palestina dengan Israel yang sudah berlangsung sekian lama. Lantas, apa itu dan siapa Hamas? Polemik Palestina-Israel kembali memanas pada Mei 2021 ini. Korban berjatuhan akibat konflik di Jalur Gaza. Bangunan dan menara 12 lantai di Gaza diluluhlantakan roket Israel.

Sejumlah kantor berita, termasuk kantor Al-Jazeera dan Associated Press (AP), juga menjadi sasaran. Dilansir Antara, Minggu (16/5/2021), salah satu alasan penyerangan Israel ke bangunan tersebut karena dituding biasa digunakan oleh kelompok Hamas. Untungnya, sebelum penyerangan, penghuni gedung sudah dievakuasi setelah menerima peringatan dari Israel. Pejabat Direktur Al-Jazeera, Mostefa Souag, menyatakan bahwa tujuan peledakan kantor berita adalah untuk menutupi kejahatan yang dilakukan Israel.

"Tujuan dari tindakan keji ini adalah untuk membungkam media, serta menutupi pembantaian dan juga penderitaan rakyat Gaza," ujar Mostefa Souag. Dalih Israel menyerang Jalur Gaza adalah untuk menghancurkan kelompok Hamas. Bahkan, penyerangan ke gedung kantor berita, menurut Israel, karena menjadi tempat persembunyian intelijen Hamas. Maka dari itu, juru bicara militer Israel yakni Letnan Kolonel Jonathan Conricus menyatakan bahwa gedung itu adalah target militer yang sah.

Lantas, siapa itu Hamas dan kenapa Israel begitu ingin menghabisinya? Baca juga: • Fakta-fakta & Sejarah Negara Israel yang Konflik dengan Palestina • Kantor Al Jazeera & AP di Gaza Hancur dalam Serangan Bom Israel Sejarah Terbentuknya Hamas Hamas adalah akronim bahasa Arab dari Harakat Al-Muqawamah Al-Islamiyah yang artinya adalah Pergerakan Perlawanan Islam di Palestina.

Dari sejarahnya, Hamas awalnya bernama Mujama Al-Islamiyah, organisasi onderbouw Ikhwanul Muslimin (IM) dari Mesir yang didirikan oleh Hasan Al-Banna. Ketika didirikan pertama kali pada 1973, Mujama Al-Islamiyah (cikal-bakal Hamas) adalah organisasi amal dan gerakan sosial untuk membantu korban Palestina yang terdampak perang Arab-Israel pada 1963.

Pemimpin Hamas yang pertama adalah Syekh Ahmad Yasin, seorang tunanetra dan paraplegic berkursi roda, namun memiliki kharisma kuat di kalangan masyarakat Palestina. Dana yang diperoleh Mujama Al-Islamiyah awalnya berasal dari zakat, wakaf, dan sedekah dari sesama muslim. Menariknya, ada selentingan bahwa sokongan dana juga mengucur dari Israel. Tujuan Israel turut menyokong dana untuk Mujama Al-Islamiyah adalah sebagai tandingan untuk kelompok nasionalis Fatah dengan Palestine Liberation Organization (PLO).

Dana-dana bantuan tersebut dimanfaatkan Mujama Al-Islamiyah untuk apa itu hamas di palestina sejumlah perpustakaan, masjid, sekolah, dan menggelar program-program beasiswa. Baca juga: • Penyebab Israel Menyerang Palestina & Situasi Terkini di Palestina • Apa yang Terjadi di Palestina Saat Ini & Penyebab Konflik Israel? Transformasi Mujama Al-Islamiyah menjadi Hamas berawal ketika pecahnya Intifada I pada 8 Desember 1987 hingga 13 September 1993.

Polemik ini bermula dari tabrakan truk militer Israel dengan mobil yang menewaskan empat warga Palestina di Pengungsian Jabalia. Dari kasus Intifada I itu, Syekh Ahmad Yasin dan enam petinggi Mujama Al-Islamiyah mendirikan Hamas sebagai organisasi politik dan militer. Visi dan misi Hamas adalah membebaskan Apa itu hamas di palestina dari pendudukan Israel, serta respons atas melemahnya perlawanan Fatah terhadap Israel.

Tanggal 20 Agustus 1993, Yasser Arafat (Fatah), atas nama PLO, dan Yitzak Apa itu hamas di palestina Perdana Menteri Israel, menandatangani kesepakatan perdamaian Palestina-Israel di Oslo.

Kemudian, menurut laporan yang diwartakan The Guardian, pada 10 September 1993, Israel mengakui PLO sebagai perwakilan sah warga Palestina, sementara PLO mengakui eksistensi Israel. Pengakuan atas Israel itulah yang ditentang oleh Hamas jauh-jauh hari, sejak mereka mengeluarkan Piagam Hamas 1988. Seiring makin kuatnya pengaruh Hamas, mereka juga membentuk sayap khusus militer Brigade Izzuddin Al-Qassam untuk menentang Israel.

Baca juga: • Kenapa Palestina-Israel Perang & Kondisi Masjid Al Aqsa Sekarang • Apa Perbedaan Hamas dan Fatah di Konflik Israel-Palestina 2021? Hamas dalam Konflik Palestina-Israel Sejak Hamas didirikan, mereka terus melakukan perlawanan terhadap Israel.

Misalnya melalui bom bunuh diri dengan bus pada 6 April 1994 yang menewaskan 14 orang Israel dan melukai 75 lainnya, penculikan kopral Israel Nachson Wachsman, bom bus di Tel Aviv yang menewaskan 22 warga Israel, dan lain sebagainya. Akibatnya, ketika terjadi Intifada II pada 28 September 2000 hingga 8 Februari 2005, militer Israel menargetkan Hamas sebagai sasaran utama.

Namun, hingga sekarang, Israel mengakui memperoleh perlawanan sengit dan belum bisa menghentikan militer Hamas. Ketika Fatah dengan PLO-nya sudah jinak dengan Apa itu hamas di palestina, ternyata Hamas -yang awalnya didanai oleh mereka- malah berbalik arah menjadi organisasi militan penentang Israel. Baca juga: • Yazdegerd III, Penjaga Terakhir Persia Sebelum Era Islam • Alasan Umar bin Khattab Menolak Salat di Gereja Kendati pemerintah Israel menyangkal bahwa mereka pernah mendanai Hamas, namun pengakuan dari mantan pejabat-pejabat Israel berkata sebaliknya.

Karena itulah, Avner Cohen, sejarawan dan eks-pejabat urusan agama Israel, menyatakan bahwa langkah mendanai Hamas adalah suatu kebodohan Israel di masa lalu.

“Hamas, sebagai penyesalan terbesar saya, adalah ciptaan Israel. Sebuah kesalahan besar yang bodoh," tukas Avner Cohen, sebagaimana dikutip dari The Wall Street Journal. "Alih-alih mencoba membatasi dan mengekang para aktivis Islamis pada permulaannya, selama bertahun-tahun Israel menoleransi dan, dalam beberapa kasus, mendorong mereka sebagai pengimbang kelompok nasionalis sekuler [Fatah],” lanjutnya.

Selain organisasi militer, Hamas juga menjadi kelompok politik terbesar dan menguasai parlemen Palestina. Terlebih, pada 2006, Hamas memenangi pemilihan umum legislatif dan menguatkan kendalinya di Gaza. Sejak 2007, Hamas menjadi penguasa Jalur Gaza serta menjadi penentang PLO dari Fatah. Logo Hamas adalah gambar Kubah Batu di Yerusalem dan garis besar wilayah Israel, Gaza, dan Tepi Barat sebagai satu negara Palestina. Sekarang, Hamas dinahkodai oleh Ismail Haniyeh.

Saat ini, Hamas, terutama divisi militernya, dilabeli sebagai kelompok teroris oleh Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, dan beberapa negara lainnya. tirto.id - Berita terbaru dari konflik Israel dan Palestina saat ini adalah: pesawat tempur milik Israel telah menyerang beberapa lokasi di Kota Gaza pada Senin, 17 Mei 2021 pagi hari. Hal ini terjadi setelah beberapa jam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan perang keempat dengan penguasa Hamas di Gaza. Situs berita AP News menyatakan, sebuah ledakan mengguncang kota dari utara ke selatan selama 10 menit.

Sementara dalam serangan udara 24 jam yang berlangsung lebih lama telah menyebabkan 42 orang Palestina meninggal dunia. Kekerasan ini terjadi antara Israel dan kelompok militan Hamas yang menguasai Gaza.

apa itu hamas di palestina

Tentara Israel mengaku telah menyerang sembilan rumah komandan Hamas di seluruh Gaza. Namun, sampai saat ini tidak ada laporan soal korban luka akibat serangan itu. Perdana Menteri Israel Apa itu hamas di palestina Netanyahu melakukan siaran televisi pada Minggu sembari mengatakan negaranya akan terus menyerang kelompok militan Hamas dengan kekuatan penuh. Sementara Hamas mendesak akan meluncurkan roket dari wilayah sipil di Gaza ke arah wilayah sipil Israel.

Apa Itu Hamas & Siapa Mereka Sebenarnya? Hamas adalah gerakan politik Islam militan yang sudah menguasai Jalur Gaza sejak tahun 2007 dan berulang kali menyerang Israel. Seperti dilansir DW, kelompok Hamas sudah berdiri sejak tahun 1980-an dan telah menjadi penentang Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), yang dipimpin almarhum Yasser Arafat.

Ada juga yang mengklaim, pada masa awal, pemerintah Israel membantu menyokong dana untuk Hamas, tujuannya supaya menyeimbangkan kekuatan PLO. Namun, klaim itu disangkal dan Israel tidak ikut berperan dalam mendirikan kelompok Hamas. Perbedaan dengan PLO adalah Hamas tidak mengakui hak dan keberadaan Israel. Logo dari organisasi Hamas adalah gambar Kubah Batu di Yerusalem dan garis besar wilayah Israel, Gaza dan Tepi Barat sebagai satu negara Palestina. Sebagai pemimpin dari PLO, Yasser Arafat pada tahun 1993 sudah berdamai dengan Israel dalam konteks kesepakatan Oslo untuk mengakhiri intifada pertama pada 1987.

Di sisi lain, Hamas malah menolak rekonsiliasi tersebut dan terus menyerang Israel. Hamas kemudian melanjutkan perang melawan Israel di jalur Gaza sembari mengklaim mereka hanya "membela diri".

Dalam sejarahnya, Hamas sudah terlibat dalam perang melawan militer Israel mulai dari tahun 2008, 2009, 2012 dan 2014.

apa itu hamas di palestina

Seperti diwartakan BBC, awalnya Hamas punya tujuan untuk melakukan perjuangan bersenjata melawan Israel yang dipimpin oleh sayap militernya, Brigade Izzedine al-Qassam. Mereka juga menyampaikan program kesejahteraan sosial.

Sejak tahun 2005, tepat di saat Israel menarik pasukannya dari Gaza, Hamas mulai masuk ke dalam dunia politik Palestina. Mereka memenangkan pemilihan legislatif di tahun 2006. Dalam beberapa kasus sayap militernya, Hamas disebut sebagai kelompok teroris oleh Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa dan Inggris. Hamas menjadi terkenal setelah intifada pertama karena menjadi kelompok yang menentang perjanjian perdamaian yang ditandatangani oleh Isral dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada awal 1990-an.

apa itu hamas di palestina

Antara bulan Februari sampai Maret 1996, Hamas melakukan bom bunuh diri dengan bus dan menewaskan hampir 60 orang Israel. Hal itu mereka lakukan setelah pembunuhan pembuat bom Hamas bernama Yahya Ayyash pada Desember 1995. Di sisi lain, Hamas membuat klinik dan sekolah untuk warga Palestina yang merasa kecewa dengan Otoritas Palestina yang korup dan didominasi oleh faksi Fatah.

Hamas menguasai Jalur Gaza, yang merupakan salah satu wilayah terpadat di dunia. Sebagian penduduk Gaza hidup dalam kemiskinan dan bergantung pada bantuan kemanusiaan dari luar negeri.

apa itu hamas di palestina

Hamas sering meluncurkan serangan roket ke Israel dalam wilayah pemukiman dan mengoperasikan komando di blok apartemen. Praktik ini secara efektif menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia.

Apa Perbedaan Hamas dengan Fatah?

apa itu hamas di palestina

Meskipun sama-sama berasal dari organisasi Palestina, Hamas dan Fatah memiliki riwayat konflik. Sebagaimana diwartakan The Conversation, ketegangan antara Hamas dan Fatah ini terjadi dalam politik Palestina sejak tahun 2006, tepat ketika Hamas menang dalam pemilihan legislatif. Kemenangan itu mengakhiri dominasi Fatah secara keseluruhan. Setelah konflik bersenjata antara dua faksi, kepemimpinan Palestina terbelah sejak 2007. Fatah mengatur wilayah Tepi Barat, sementara Hamas mengatur Jalur Gaza.

Walapun ada upaya rekonsiliasi selama 15 tahun terakhir, konflik itu masih tetap ada. Dilansir Aljazeera, Hamas dan Fatah adalah dua partai yang paling dominan dalam dunia politik di Palestina.

Dilaporkan pada Oktober 2017 lalu, kedua organisasi ini pernah mengumumkan kalau mereka sudah sama-sama bersepakat untuk mengakhiri konflik selama satu dekade yang membuat mereka saling angkat senjata pada 2007. Kendati demikian, Hamas dan Fatah memiliki tujuan yang sama, yakni membangun negara Palestina di daerah yang diduduki Israel pada 1967, yang terdiri dari Yerusalem Timur, Jalur Gaza dan Tepi Barat. Fatah didirikan oleh beberapa orang, terutama almarhum Presiden Otoritas Palestina Yasser Arafat, ajudan Khalil al-Wasir, Salah Khalaf dan Mahmoud Abbas.

Gerakan ini didasarkan pada perjuangan bersenjata melawan Israel untuk membebaskan Palestina.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hamas adalah Harakat al-Muqawama al-Islamiya, gerakan militan Palestina yang juga merupakan satu di antara dua partai politik besar di wilayah itu, jelas Apa itu hamas di palestina on Foreign Relations (CFR), sebagaimana diwartakan The Sun. Hamas, adalah organisasi Islam Palestina, dengan sayap militer terkait, Izz ad-Din al-Qassam, di wilayah Palestina.

Selama bertahun-tahun, Hamas telah melakukan penembakan, pemboman, dan serangan roket ke wilayah Israel. Sejak 2008, gerilyawan Israel dan Hamas di Gaza telah berperang sebanyak tiga kali di lintas perbatasan dan telah mengalami banyak pertempuran sejak kelompok itu menguasai Gaza pada 2007.

Baca juga: UPDATE Serangan Israel ke Gaza Menewaskan 17 Anak-anak, Total Meninggal 67 Orang Israel sering melancarkan operasi militer mematikan untuk menyerang kelompok bersenjata Palestina itu. Pada Senin 10 Mei 2021, Israel melakukan beberapa serangan udara di Gaza, dan kemudian Hamas membalasnya dengan menembakkan roket ke Tel Aviv. Kata BBC, bagi para pendukungnya, Hamas dipandang sebagai gerakan perlawanan yang sah.

"Hamas adalah organisasi perlawanan, yang juga bertanggung jawab untuk mengelola Jalur Gaza," kata para peneliti di The Conversation. Darimana asal Hamas? Jakarta - Kelompok Hamas tak bisa dipisahkan dari pembahasan tentang Israel dan Palestina. Pada Jumat dini hari (21/05/2021), kelompok ini setuju dengan Israel yang mengumumkan gencatan senjata setelah sejak 10 Mei lalu terlibat konflik.

Gencatan senjata ini akhirnya berlaku pada Jumat dini hari pukul 02.00 waktu setempat setelah berlangsung selama 11 hari dan membuat apa itu hamas di palestina tewas sebanyak lebih dari 240 orang. Gencatan senjata antara kelompok Hamas dan Israel dirayakan dengan sukacita oleh penduduk Gaza dan Tepi Barat.

Mereka turun ke jalan dan mengibarkan bendera Palestina pada Jumat dini hari.

apa itu hamas di palestina

Baca juga: Fakta-Fakta Akar Konflik Palestina dan Israel Sejarah terbentuknya Hamas Kembali melansir dari sumber yang sama, pada akhir tahun 1970, sekelompok aktivis tergabung dalam Ikhwanul Muslimin (IM) dan aktif dalam berbagai jenis kegiatan amal. Beberapa hal yang dilakukan oleh kelompok ini adalah membangun gerakan donasi, membangun klinik dan sekolah, dan sebagainya di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Di Jalur Gaza, kelompok ini aktif di berbagai masjid. Sedangkan pada Tepi Barat, kegiatan mereka terbatas pada universitas-universitas.

Pada saat itu, aktfitas IM pada wilayah tersebut pada umumnya tidak berbahaya. Akan tetapi, beberapa kelompok kecil pada daerah yang diduduki kemudian mulai menyerukan jihad terhadap Israel. Melansir dari Reuters, momen penting dalam proses asal mula terbentuknya Hamas adalah pada peristiwa Intifada I. Pada tahun 1987, Hamas dibentuk di masa perlawanan Intifada yang terjadi di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Untuk diketahui, Intifada adalah gerakan perlawanan rakyat Palestina terhadap Israel. Hamas yang akhirnya terbentuk pada masa ini merupakan gabungan dari anggota Ikhwanul Muslimin (IM) serta faksi agama dari PLO (Palestine Liberation Organization). Dan dalam waktu yang singkat, Hamas mendapatkan banyak pengikut. Pada tahun 1988, konflik antara Hamas dan PLO meletus ketika dalam piagam 1988 miliknya, Hamas menyatakan bahwa Palestina merupakan tanah air Islam yang tak boleh diserahkan pada non-Muslim.

Selain menyatakan hal tersebut, Hamas juga menegaskan bahwa merebut kendali Palestina dari Israel adalah kewajiban Muslim Palestina. Baca juga: Dunia Sambut Gencatan Senjata Israel-Hamas Semenjak saat itu, Hamas mulai bertentangan dengan PLO. Tahun tersebut menandai pergerakan Hamas yang terlepas dari organisasi Palestina lainnya dan akhirnya menimbulkan perseteruan dengan organisasi sekuler lain. Dua tahun setelah Intifada, Hamas melakukan serangan pertamanya pada Israel.

Pada serangan pertamanya ini, Hamas juga menculik dan menghabisi dua tentara Israel. Pada tahun 1993, pasca tidak setuju dengan Kesepakatan Oslo yang bertujuan apa itu hamas di palestina memfasilitasi perdamaian Palestina dan Israel, Hamas mulai melakukan penyerangan.

Penyerangan ini dilakukan terhadap Israel dengan menggunakan bom dan senjata tembak. Berlanjut dari tahun 2000 hingga pada 20 Mei kemarin, Hamas aktif bertempur dengan Israel dengan berbagai cara. Tak hanya menewaskan anggota kedua belah pihak, pertempuran juga menewaskan banyak warga sipil. Itulah siapa Hamas sebenarnya dan bagaimana sejarahnya. Simak Video " Detik-detik Serangan Udara Israel di Jalur Gaza" [Gambas:Video 20detik] (lus/erd)
Nama Hamas sendiri merupakan akronim bahasa Arab yang jika diterjemahkan bermakna Gerakan Perlawanan Islam.

Kelompok itu berdiri pada 1987 pada permulaan intifada Palestina pertama melawan pendudukan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Karena itu, dalam piagam pendiriannya, Hamas berkomitmen untuk menghancurkan Israel. Komitmen itu diwujudkan melalui divisi militernya—Brigade Izzedine al-Qassam.

Baca juga: apa itu hamas di palestina Memahami konflik Palestina-Israel berusia 100 tahun • Hamas melawan Israel dengan hujan roket, seperti apa sistem persenjataannya? • Konflik Israel-Palestina berlanjut: WNI di Gaza mengatakan 'serangan sangat masif, dan tak ada tempat berlindung', negara Kuartet Timur Tengah didesak turun tangan AFP Hamas menciptakan divisi militer, Brigade Izzedine al-Qassam. Kelompok tersebut apa itu hamas di palestina melaksanakan program kesejahteraan sosial bagi rakyat Palestina.

Bahkan, sejak 2005, ketika Israel menarik pasukan dan pemukimnya dari Gaza, Hamas terlibat dalam proses politik Palestina. Hamas memenangi pemilihan umum legislatif pada 2006, kemudian menguatkan kendalinya di Gaza serta mendepak rivalnya, Gerakan Fatah pimpinan Presiden Mahmoud Abbas.

Sejak saat itu, kelompok di Gaza telah melakoni tiga pertempuran melawan Israel. Mesir belakangan bergabung dengan menerapkan blokade untuk mengisolasi Hamas dan menekannya agar menghentikan serangan.

Hamas, sebagai sebuah organisasi, atau dalam beberapa kasus, divisi bersenjatanya, dicap sebagai kelompok teroris oleh Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, dan beberapa negara lain. Bom bunuh diri Setelah intifada pertama di Palestina, Hamas mengemuka sebagai kelompok utama penentang kesepakatan damai yang ditandatangani pada awal 1990-an antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), organisasi yang mewakili sebagian besar rakyat Palestina.

Walau digempur berkali-kali oleh Israel dan dirazia oleh Otorita Palestina (badan pemerintahan utama rakyat Palestina) Hamas punya kekuatan veto atas proses perdamaian dengan melancarkan serangkaian serangan bunuh diri. AFP Hamas mengaku berada di balik pengeboman bunuh diri di dalam bus di Yerusalem pada Februari 1996 yang menewaskan 26 orang. Pada Februari dan Maret 1996, Hamas melancarkan beberapa pengeboman bunuh diri di dalam bus sehingga menewaskan hampir 60 warga Israel.

Rangkaian serangan itu ditempuh sebagai pembalasan atas pembunuhan pembuat bom Hamas, Yahya Ayyash, pada Desember 1995. Deretan aksi pengeboman itu dituding sebagai hal yang membuat Israel menghentikan proses perdamaian dan mengerek Benjamin Netanyahu—penentang kesepakatan damai Oslo—ke pucuk kekuasaan tahun itu.

Setelah kesepakatan damai Oslo gagal, Presiden AS Bill Clinton berupaya menghidupkan perdamaian melalui pertemuan di Camp David pada 2000. Upaya itu juga gagal dan intifada kedua menyusul.

Hamas meraih kekuasaan dan pengaruh ketika Israel membungkam Otorita Palestina, yang dituduh mensponsori serangan-serangan mematikan. Hamas lantas mengelola sejumlah klinik dan sekolah bagi warga Palestina yang merasa dikecewakan oleh korupnya Otoritas Palestina yang didominasi faksi Fatah. Baca juga: • Israel mulai kerahkan ribuan tentara ke Gaza, Hamas ancam lanjutkan gempuran roket • Umat Muslim dunia rayakan Idul Fitri, rakyat Palestina terancam 'perang dalam skala penuh' • Kubah Besi lindungi Israel dari hujan roket, apa kelebihan dan kelemahannya?

Getty Images Pemimpin spiritual Hamas, Sheikh Ahmed Yassin, tewas akibat gempuran udara Israel pada 2004. Banyak warga Palestina menyambut gelombang serangan bunuh diri Hamas pada awal intifada kedua. Mereka memandang operasi "martir" sebagai pembalasan atas pendudukan Israel di Tepi Barat—wilayah yang diinginkan rakyat Palestina sebagai bagian dari negara mereka.

Namun, Israel tidak tinggal diam. Pada Maret dan April 2004, pemimpin spiritual Hamas, Sheikh Ahmed Yassin dan penerusnya, Abdul Aziz al-Rantissi, dibunuh melalui serangan rudal di Gaza.

apa itu hamas di palestina

Di dalam wilayah Palestina, perseteruan antara Hamas dan Fatah merebak setelah pemimpin Fatah, Yasser Arafat, meninggal dunia pada November tahun tersebut. Getty Images Tokoh Hamas, Ismail Haniyeh (kiri) sempat menjabat sebagai perdana menteri Palestina. Dia berdampingan dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas (kanan).

Mahmoud Abbas, yang menjadi pemimpin Fatah, menilai serangan roket Hamas kontraproduktif. Ketika Hamas menang telak dalam pemilihan umum legislatif pada 2006, perseteruan itu semakin nyata. Hamas menolak terlibat dalam kesepakatan damai Palestina-Israel sebelumnya, menolak mengakui legitimasi Israel, dan menepis permintaan untuk mengakhiri aksi kekerasan.

Piagam 1988 Piagam Hamas menyatakan Palestina—termasuk negara Israel saat ini—sebagai wilayah Islam serta menolak kesepakatan damai dengan negara Yahudi. Dokumen itu juga berulang kali menyerang orang-orang Yahudi sebagai sebuah bangsa, sehingga mendatangkan tuduhan bahwa gerakan Hamas anti-Semitik.

Pada 2017, Hamas merilis dokumen kebijakan terbaru yang menghaluskan sejumlah sikap terdahulu dan menggunakan bahasa yang terukur. Dalam dokumen itu, Hamas tetap tidak mengakui Israel, namun menerima secara formal pembentukan negara Palestina secara interim di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur—yang dikenal sebagai garis sebelum 1967.

Dokumen itu pun menekankan bahwa perjuangan Hamas bukan terhadap Yahudi, tapi terhadap "agresor Zionis yang melakukan pendudukan". Israel berkata kelompok tersebut "berupaya membodohi dunia". Rangkaian sanksi Aksi pemerintahan pimpinan Hamas lantas diganjar dengan rangkaian sanksi ekonomi dan diplomatik oleh Israel dan sekutu-sekutunya di Barat. Setelah Apa itu hamas di palestina mendepak pasukan loyalis Fatah dari Gaza pada 2007, Israel memperketat blokade pada teritori tersebut.

Serangan roket Palestina dan gempuran udara Israel berlanjut. AFP Hamas mengambil alih kekuasaan di Gaza dari pasukan loyalis Mahmoud Abbas dalam pertikaian berdarah pada 2007. Israel menuding Hamas bertanggung jawab atas semua serangan yang dilesatkan dari Jalur Gaza. Israel lantas melancarkan tiga operasi militer besar di Gaza yang diikuti eskalasi pertempuran lintas perbatasan.

Pada Desember 2008, militer Israel menggelar operasi militer 'Cast Lead' dengan dalih menghentikan serangan-serangan roket Palestina. Lebih dari 1.300 orang Palestina dan 13 apa itu hamas di palestina Israel tewas dalam serangan 22 hari itu. Israel memakai alasan yang sama saat menggelar operasi militer 'Pilar Pertahanan' pada November 2012, dengan terlebih dahulu melakukan serangan udara yang menewaskan Ahmed Jabari, komandan Brigade Qassam.

Sebanyak 170 orang Palestina—sebagian besar warga sipil—dan enam orang Israel tewas dalam delapan hari serangan. Dalam konteks militer, kekuatan Hamas dilemahkan akibat dua operasi tersebut. Namun, organisasi itu bertahan berkat dukungan rakyat Palestina. Getty Images Hamas dan kelompok lainnya di Gaza kerap melesatkan roket ke arah kota-kota Israel. Serangan roket dari Gaza kembali meningkat pada pertengahan Juni 2014, ketika Israel menahan banyak anggota Hamas di sepanjang Tepi Barat selagi mencari tiga remaja Israel.

Pada awal Juli, Hamas mengklaim bertanggung jawas atas penembakan sejumlah roket ke Israel untuk kali pertama dalam dua tahun. Hari berikutnya militer Israel menggelar operasi 'Perlindungan Batas' guna menghancurkan roket-roket dan berbagai terowongan lintas perbatasan yang dipakai warga Palestina.

Sediktinya 2.251 orang Palestina—termasuk 1.462 warga sipil—tewas dalam serangan 50 hari itu. Di pihak Israel, sebanyak 67 serdadu dan enam warga sipil tewas. EPA Pertikaian Israel dan kelompok Palestina di Gaza pada 2014 membuat penghuni kawasan itu menderita. Sejak 2014, ada sejumlah letupan kekerasan yang berakhir dengan gencatan senjata.

Mesir, Qatar, dan PBB tampil sebagai penengah sehingga aksi kekerasan tersebut tidak bereskalasi menjadi perang berskala penuh. Walau dilanda blokade, Hamas tetap berkuasa di Gaza dan terus menambah persenjataan roketnya.

Beberapa upaya untuk mengadakan rekonsiliasi dengan Fatah juga gagal. Sementara itu, situasi kemanusiaan dua juta warga Palestina di Gaza semakin buruk. Perekonomian di Jalur Gaza telah kolaps, dan terjadi kekurangan air, listrik, dan obat-obatan.
GAZA, KOMPAS.com - Siapa Hamas? Hamas adalah kelompok terbesar di antara kelompok Muslim Palestina lainnya. Hamas adalah akronim bahasa Arab. Nama Hamas artinya Gerakan Perlawanan Islam. Kelompok itu berdiri pada 1987 pada permulaan intifada Palestina pertama melawan pendudukan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Itulah sebabnya mengapa Hamas menyerang Israel. Dalam piagam pendiriannya Hamas berkomitmen untuk menghancurkan Israel. Komitmen itu diwujudkan melalui divisi militernya—Brigade Izzedine al-Qassam.

apa itu hamas di palestina

Akan tetapi, tujuan Hamas bukan semata-semata itu. Baca juga: Duel Kepentingan Hamas dan Netanyahu dalam Konflik Israel-Palestina 2021 AFP via BBC INDONESIA Hamas menciptakan divisi militer, Brigade Izzedine al-Qassam.Kelompok tersebut juga melaksanakan program kesejahteraan sosial bagi rakyat Palestina.

Bahkan, sejak 2005, ketika Israel menarik pasukan dan pemukimnya dari Gaza, Hamas terlibat dalam proses politik Palestina. Hamas memenangi pemilihan umum legislatif pada 2006, kemudian menguatkan kendalinya di Gaza serta mendepak rivalnya, Gerakan Fatah pimpinan Presiden Mahmoud Abbas. Sejak saat itu, kelompok di Gaza telah melakoni tiga pertempuran melawan Israel. Mesir belakangan bergabung dengan menerapkan blokade untuk mengisolasi Hamas dan menekannya agar menghentikan serangan.

Hamas, sebagai sebuah organisasi, atau dalam beberapa kasus, divisi bersenjatanya, dicap sebagai kelompok teroris oleh Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, dan beberapa negara lain. Bom bunuh diri Setelah intifada pertama di Palestina, Hamas mengemuka sebagai kelompok utama penentang kesepakatan damai yang ditandatangani pada awal 1990-an antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), organisasi yang mewakili sebagian besar rakyat Palestina.

apa itu hamas di palestina

Walau digempur berkali-kali oleh Israel dan dirazia oleh Otorita Palestina (badan pemerintahan utama rakyat Palestina) Hamas punya kekuatan veto atas proses perdamaian dengan melancarkan serangkaian serangan bunuh diri. Baca juga: Kenapa Palestina Tidak Punya Apa itu hamas di palestina Berita Terkait Mengenal Apa itu hamas di palestina, Tragedi Pengusiran Warga Palestina Setelah Israel Berdiri Iran Bantu Kembangkan Senjata Hamas untuk Lawan Israel Hamas Lawan Israel dengan Hujan Roket, Seperti Apa Sistem Persenjataannya?

Konflik Memanas, Palestina dan Israel Saling Balas Serangan di Udara dan Laut Kemarahan Al Jazeera Usai Kantornya Diledakkan Israel di Gaza Berita Terkait Mengenal Nakba, Tragedi Pengusiran Warga Palestina Setelah Israel Berdiri Iran Bantu Kembangkan Senjata Hamas untuk Lawan Israel Hamas Lawan Israel dengan Hujan Roket, Seperti Apa Sistem Persenjataannya? Konflik Memanas, Palestina dan Israel Saling Balas Serangan di Udara dan Laut Kemarahan Al Jazeera Usai Kantornya Diledakkan Israel di Gaza Tren Pacaran Terbaru di Korea Selatan: Saling Bertukar Saham https://www.kompas.com/global/read/2021/05/16/122650070/tren-pacaran-terbaru-di-korea-selatan-saling-bertukar-saham https://asset.kompas.com/crops/YuizA8JJ71WZN5oYMQYUs6rTfQM=/403x437:3629x2587/195x98/data/photo/2021/01/18/60053c6243589.jpgHOME • • Y20 INDONESIA • RAMADANSATU • NASIONAL • Hukum • Nusantara • Sosial • Pendidikan • Lingkungan • Hankam • POLITIK • DUNIA • Asia • Amerika • Eropa • Timur Tengah • Afrika • MEGAPOLITAN • Pelayanan Publik • Aktualitas • Hukum & Kriminalitas • EKONOMI • Makro • Pasar Modal • Bisnis • Bank • Properti • Infrastruktur • FOKUS • LAINNYA • BOLA • Inggris • Spanyol • Italia • UEFA • Indonesia • Internasional • MOTOGP 2022 • OTOMOTIF • Mobil • Motor • Tips Otomotif • Apa itu hamas di palestina • Bulutangkis • Basket • Tenis • Motogp • F-1 • Tinju • Lainnya • GAYA HIDUP • Kuliner • Wisata • Mode • HIBURAN • Film • Musik • Seleb • Seni • KESEHATAN • Aktualitas Kesehatan • Tips • DIGITAL • Digital Life • Gadget • Sains • BERITA GRAFIK • PEMDA • Kota Semarang • Provinsi Jateng • FIGUR • OPINI Beritasatu.com - Hamas adalah yang terbesar dari sejumlah kelompok milisi yang ada di Palestina.

Dalam Bahasa Arab, Hamas merupakan akronim dari Gerakan Perlawanan Islam. Kelompok ini dibentuk pada 1987 setelah dimulainya gerakan perlawanan atau intifada yang pertama melawan pendudukan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Berdasarkan anggaran dasarnya, kelompok ini bertekad untuk menghancurkan Israel.

Hamas awalnya punya dua misi yaitu angkat senjata melawan Israel dengan dipimpin oleh sayap militernya Brigae Izzedine al-Qassam, dan menjalankan program-program kesejahteraan sosial. Namun, sejak 2005, ketika Israel menarik mundur pasukan dan warga pendudukan dari Gaza, Hamas juga terjun dalam proses politik Palestina.

Hamas menang pemilu legislatif pada 2006, dan setahun kemudian merebut kekuasaan di Gaza dengan menyingkirkan gerakan Fatah pimpinan Presiden Mahmoud Abbas. Sejak itu, milisi di Gaza telah melakoni tiga perang melawan Israel, yang bersama Mesir memblokade Jalur Gaza untuk mengisolasi Hamas dan mencegahnya melakukan serangan.

Hamas dimasukkan ke daftar kelompok teroris oleh Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, dan sejumlah negara lain.

Bagi beberapa negara, kategori kelompok teroris ini hanya diberlakukan untuk sayap militer Hamas. Bom Bunuh Diri Pasca- intifada yang pertama, Hamas mulai mencuat namanya karena menentang perjanjian damai yang diteken Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada awal 1990-an. PLO adalah lembaga yang mewakili sebagian besar rakyat Palestina.

Meskipun diserang oleh banyak operasi Israel dan dikecam Otoritas Palestina (pemerintahan utama Palestina), Hamas menemukan cara memveto perjanjian itu dengan melancarkan serangan bunuh diri. Pada Februari dan Maret 1996, Hamas melakukan sejumlah serangan bom bunuh diri di bus yang menewaskan hampir 60 warga Israel, sebagai balasan atas pembunuhan terhadap pembuat bom Hamas, Yahya Ayyash, pada 1995. BACA JUGA Begini Cara Kerja Iron Dome Israel yang Rontokkan Roket Hamas Serangan bunuh diri itu dianggap sebagai penyebab utama hengkangnya Israel dari proses damai dan meroketkan figur Benjamin Netanyahu yang pada tahun itu juga menjadi pemimpin Israel.

Netanyahu juga menentang perjanjian damai yang diraih di Oslo, Norwegia.

apa itu hamas di palestina

Upaya Presiden Amerika Serikat Bill Clinton mendamaikan dua pihak di Camp David pada 2000 juga gagal, diikuti gerakan intifada kedua. Hamas mulai mendapat kekuasaan dan pengaruh, sementara Israel melebarkan tekanan pada Otoritas Palestina, yang dianggap mensponsori serangan terhadap Israel.

Hamas vs Fatah Hamas juga mendirikan klinik dan sekolah untuk melayani warga Palestina yang merasa kecewa dengan Otoritas Palestina yang dinilai korup dan tidak efisien.

apa itu hamas di palestina

Otoritas Palestina didominasi oleh fraksi Fatah. Banyak warga Palestina menyambut gembira gelombang serangan bunuh diri Hamas di tahun-tahun awal gerakan intifada yang kedua. Mereka menganggap itu sebagai "serangan syahid" sebagai balasan atas pendudukan warga Israel di Tepi Barat, wilayah yang dikehendaki oleh rakyat Palestina sebagai bagian dari negara mereka.

Pada Maret dan April 2004, pemimpin spiritual Hamas Sheikh Ahmed Yassin dan penggantinya Abdul Aziz al-Rantissi terbunuh dalam serangan rudal Israel di Gaza.

BACA JUGA Menlu Palestina: Israel Lakukan Kejahatan Perang Pada November tahun yang sama, Mahmoud Abbas menjadi pemimpin Fatah menggantikan Yasser Arafat yang meninggal dunia. Abbas menganggap serangan-serangan roket Hamas kontra-produktif. Ketika Hamas menang telak dalam pemilu 2006, dimulailah perebutan kekuasaan yang sengit melawan Fatah. Hamas menolak semua bujukan agar menerima perjanjian-perjanjian sebelumnya dengan Israel, juga menolak legitimasi Israel dan menyerukan perlawanan bersenjata.

Anggaran Dasar Anggaran Dasar Hamas merumuskan semua wilayah historis Palestina sebagai "tanah Islam" dan menolak setiap perjanjian damai permanen dengan Israel.

Dokumen itu juga menyerukan serangan kepada warga Yahudi, sehingga dinilai sebagai gerakan anti-Yahudi. Pada 2017, Hamas menerbitkan dokumen baru yang memperlunak sikapnya semula, dengan kalimat-kalimat yang lebih terukur.

Dalam dokumen yang baru tidak disebutkan pengakuan terhadap Israel, tetapi Hamas secara resmi menerima pembentukan negara Palestina interim di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur. Dokumen itu juga menekankan bahwa perjuangan Hamas bukan melawan Yahudi, tetapi melawan "agresor pendudukan Zionis".

Menurut Israel, Hamas hanya "berupaya membodohi dunia". BACA JUGA Panasnya Debat Israel dan Palestina di PBB Sebagai akibatnya, pemerintahan baru yang dipimpin Hamas dikenakan sanksi ekonomi dan diplomatik yang keras oleh Israel dan sekutunya di Barat. Setelah Hamas menyingkirkan kekuatan yang loyal pada Fatah dari Gaza pada 2007, Israel memperketat blokade kawasan itu sementara serangan roket dari Palestina dan serangan udara dari Israel berlanjut.

Operasi Militer Israel menganggap Hamas bertanggung jawab pada semua serangan yang berasal dari Jalur Gaza dan telah melakukan tiga serangan militer besar di sana, didahului oleh eskalasi pertempuran di perbatasan.

Pada Desember 2008, militer Israel melancarkan Operasi Cast Lead untuk menghentikan serangan roket. Selama serangan 22 hari, lebih dari 1.300 warga Palestina tewas, korban di Israel hanya 13. Dengan alasan yang sama, Israel melancarkan operasi Pillar apa itu hamas di palestina Defence pada November 2012, dimulai dengan serangan udara yang menewaskan Ahmed Jabari, komandan Brigade Qassam. Sekitar 170 warga Palestina, sebagian besar sipil, dan enam warga Israel tewas dalam pertempuran delapan hari.

Kemampuan tempur Hamas menurun sejak dua konflik tersebut, tetapi makin mendapat dukungan dari rakyat Palestina karena berani melawan Israel dan bisa bertahan. Tembakan roket dari Gaza kembali meningkat pada pertengahan Juni apa itu hamas di palestina setelah tentara Israel menangkap banyak anggota Hamas di sepanjang Tepi Barat ketika mereka memburu tersangka pembunuh tiga remaja Israel. Pada awal Juli tahun itu, Hamas mengklaim bertanggung jawab atas tembakan roket di Israel.

Hari berikutnya, militer Israel melancarkan Operasi Protective Edge untuk menghancurkan roket dan terowongan lintas batas yang dipakai para militan. BACA JUGA Gaza Diserang Israel Lagi, 200 Tewas dalam Seminggu Sedikitnya 2.251 warga Palestina, termasuk 1.462 warga sipil, terbunuh dalam konflik selama 50 hari. Di pihak Israel, 67 tentara dan enam warga sipil tewas. Sejak 2014, beberapa kali meletup kekerasan yang diakhiri dengan gencatan senjata, ditengahi oleh Mesir, Qatar dan PBB sehingga tidak berkembang menjadi perang skala besar.

Meskipun terkurung oleh blokade Israel, Hamas mampu mempertahankan kekuasaan di Gaza dan terus meningkatkan kemampuan roketnya.

Apa itu hamas di palestina rekonsiliasi dengan Fatah juga gagal. Sementara itu, situasi kemanusiaan bagi 2 juta warga Palestina di Gaza makin memburuk.

apa itu hamas di palestina

Perekonomian di Jalur Gaza sudah ambruk, ditambah kekurangan air bersih, listrik, dan obat-obatan. Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini Sumber: BBC

Detik-detik Roket Hamas VS Rudal Pencegat Iron Dome Israel, Saling Serang Berusaha Tembus Pertahanan




2022 www.videocon.com