Olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …

olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …

Bab PENGOLAHAN BAHAN PANGAN HASIL SAMPING SAYURAN MENJADI PRODUK V PANGAN (Sumber: http://www.cuteabis.com, https://beureunuen.wordpress.com, http://www. nuansapagi.com) Gambar 5.1 Bahan Pangan Sayuran Tugas 1 Curah Pendapat!Gambar 5.1 adalah gambar sayuran yang biasa kita konsumsi. Menurutmu bagian mana dari sayuran tersebut yang dikatakan hasil samping? Apakah kamu pernah memanfaatkan hasil samping dari sayuran tersebut? Jika pernah memanfaatkan, dimanfaatkan sebagai apa hasil samping dari sayuran tersebut.

Bagaimana perasaanmu terhadap pemberian Tuhan pada umat manusia berupa tanaman sayuran yang kaya manfaat? Sampaikan pendapat dan ungkapan perasaanmu dalam pembelajaran. Sebagai makhluk ciptaan Tuhan, tentu kita berpikir betapa Tuhan menciptakan berbagai macam pangan untuk manusia sebagai karunia yang sangat luar biasa.

Manusia diciptakan oleh Tuhan pun dengan kesempurnaan jasmani dan rohani untuk dapat hidup dengan menggunakan kemampuan berpikirnya dan bekerja dengan kekuatan dan kelengkapan jasmani. Sungguh karunia yang patut kita syukuri dan kita manfaatkan dalam menjalani kehidupan ini. Salah satu caranya adalah dengan mengolah sumber daya alam berupa hasil pangan sayuran.

Dengan kemampuan berpikirnya para ahli pertanian menemukan manfaat dan kandungan pada berbagai macam bahan pangan sayuran bagi kesehatan dan kebutuhan variasi olahan pangan. Mengolah hasil pangan sayuran sangatlah menarik dan menyenangkan. Kamu telah mempelajari pengolahan bahan pangan sayuran menjadi berbagai olahan minuman dan makanan yang sangat menggugah selera.

Pada bab ini kamu akan mempelajari hasil samping dari sayuran menjadi olahan produk pangan. Biasanya saat kita mengolah bahan pangan sayuran ada banyak bagian sayuran yang tidak digunakan atau dibuang. Kita seringkali hanya menggunakan bagian dari bahan pangan sayuran yang umumnya dikonsumsi oleh manusia. Banyak hasil samping dari sayuran dapat bermanfaat menjadi olahan produk pangan. Tidak semua hasil samping dari sayuran tidak bermanfaat.

Saat mengolah bahan pangan, seringkali kita membuang batang/tangkai, kulit, maupun daun bagian luar dari sayuran.

olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …

Padahal menurut para olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian … ahli pertanian dan saintis, ditemukan kandungan nutrisi dan bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Bahkan kadang bagian sayuran yang dibuang tersebut paling mengandung vitamin. Bagian sayuran yang dianggap tidak bisa dimakan itu sebenarnya kaya khasiat dibandingkan bagian bahan pangan utama dari sayuran.

Dengan memanfaatkan hasil samping sayuran seperti batang/tangkai, kulit, maupun daun bagian luar dari sayuran dapat membantu masyarakat atau komunitas dan lingkungan dengan program daur ulang. Penerapan program daur ulang atau sistem reuse, reduce dan recycle menjadi salah satu solusi dalam menjaga lingkungan di sekitar kita yang murah dan mudah untuk dilakukan. Manusia sebagai makhluk yang paling unggul di dalam lingkungan merupakan pihak yang selalu memanfaatkan lingkungan hidupnya, memiliki kemampuan untuk berkreasi dan mengkonsumsi berbagai sumber daya alam bagi kebutuhan hidupnya, salah satunya untuk pemenuhan kebutuhan pangan.

Dengan memanfaatkan bahan pangan hasil samping dari sayuran kita memperolah banyak manfaat antara lain, mengurangi (reduce) segala sesuatu Prakarya yang mengakibatkan sampah, memperoleh manfaat nutrisi bagi kesehatan tubuh dan sebagai penunjang kebutuhan ekonomi keluarga.

Untuk itu perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk mencegah peningkatan kerusakan lingkungan ini. Oleh karena itu, cobalah untuk memanfaatkan hasil samping sayuran sebagai bahan pangan yang dimanfaatkan sebagai bagian olahan produk pangan. A. Pengertian Bahan Pangan Hasil Samping Sayuran Pengertian dari bahan pangan hasil samping sayuran tidak berbeda jauh dengan pengertian dari hasil samping buah. Hasil utama dari tanaman sayuran yaitu daun, bunga, buah, akar, batang maupun umbi dikategorikan sebagai bahan pangan utama.

Namun kulit dari sayuran seperti kentang dan wortel, ataupun daun yang membungkus brokoli dikategorikan sebagai bahan pangan hasil samping dari sayuran. Dengan demikian, pengertian dari bahan pangan hasil samping sayuran adalah bahan samping atau bagian lain yang dihasilkan dari tanaman sayuran (selain dari pada bahan pangan utama sayuran) yang masih bisa dimanfaatkan. Hasil samping dari sayuran dapat dimanfaatkan sebagai olahan pangan yang dapat dikonsumsi oleh manusia dan ada juga yang dikonsumsi oleh hewan.

Dalam bab ini hanya akan diuraikan mengenai hasil samping sayuran yang diolah menjadi produk pangan sehingga dapat dikonsumsi manusia dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Tugas 2 Diskusi Kelompok! Identifikasi tanaman sayuran yang dapat dimanfaatkan hasil sampingnya. Utamakan tanaman sayuran yang merupakan hasil dari wilayah daerah setempat. Apa saja bagian tanaman sayuran yang dimanfaatkan dan dapat diolah menjadi produk pangan apa? Diskusikan bersama temanmu!

Ungkapkan perasaanmu dan sampaikan dalam pembelajaran. (Lihat Lembar Kerja Tugas-2) Prakarya B. Kandungan dan Manfaat dari Bagian Hasil Samping Sayuran Menurut hasil penelitian, bagian dari hasil samping sayuran yang bernutrisi berikut ini yang masih dapat dikonsumsi, antara lain: 1.

Kulit Bawang Dalam setiap masakan kita biasanya menggunakan bawang sebagai bumbu utama. Tanpa bawang, rasa makanan menjadi kurang nikmat.

Kulit bawang merupakan hasil samping dari sayuran umbi lapis di antaranya kulit bawang merah, kulit bawang putih dan kulit bawang bombay. Kulit bawang mengandung quercetin, yakni sebuah senyawa yang dapat Nama Kelompok : . Kelas Anggota : . Kelas : . Mengidentifikasi bahan pangan hasil samping dari sayuran: Nama Tanaman Sayuran Bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan Kandungan Manfaat Produk Olahan Pangan Ungkapkan perasaanmu: .

Lembar Kerja Tugas-2 membantu menurunkan tekanan darah dan mendukung sistem kekebalan tubuh atau antioksidan yang sangat tinggi. Di samping itu, quercetin juga dapat mengurangi peradangan, melawan alergi dan dapat mencegah penyakit jantung koroner. Antioksidan dalam kulit bawang akan larut ke dalam makanan dan membuatny a lebih sehat.

Apabila kita tidak suka memakan kulit bawang, maka kulit bawang tersebut dapat diambil pada saat makanan hendak disajikan.

olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …

2. Batang dan Daun Brokoli Sayur brokoli yang biasa dikonsumi adalah bunganya. Oleh karena itu, batang dan daun bunga brokoli dikatakan sebagai hasil samping sayur brokoli. Batang brokoli masih dapat dimakan dengan mengupas sedikit bagian yang keras dari batangnya. Demikian juga dengan daun yang menyelimuti bunga brokoli sangat nikmat jika dimasak sop seperti kubis atau dibuat jus sayuran.

Sedangkan batangnya bisa diolah sebagai acar atau ditumis. Nutrisi tidak hanya terkandung pada bunga brokoli, tetapi batang dan daun yang menyelimuti bunga brokoli mengandung banyak nutrisi.

Kandungan nutrisi pada batang brokoli sama seperti yang terkandung dalam bunga brokoli. Daun brokoli mengandung karotenoid, merupakan sumber vitamin A, yang memiliki sifat mencengah kanker. 3. Tangkai Daun Hijau pada Wortel Tahukah kamu bagaimana tanaman wortel? Tanaman wortel tumbuh di dalam tanah karena wortel mempunyai akar tunggang yang berubah bentuk menjadi bulat dan disebut “umbi” yang berwarna oranye.

Tanaman wortel memiliki struktur batang yang pendek, hampir tidak terlihat. Batang wortel ini merupakan tempat menyimpan dan penyebaran air hasil fotosintesis. Batang wortel tidak bercabang tetapi ditumbuhi tangkai daun yang dalam satu batang terdiri atas empat sampai tujuh tangkai daun berukuran panjang. Tangkai daun agak tebal dan kaku namun permukaan daunnya halus.

Tangkai daun hijau pada wortel inilah hasil samping dari sayuran wortel. Biasanya tangkai daun hijau pada wortel tidak digunakan, namun ternyata masih bisa dimanfaatkan.

Tangkai hijau daun pada wortel mengandung banyak nutrisi yaitu memiliki banyak antioksidan yang baik untuk untuk kesehatan Daun hijau kaya akan kalsium, magnesium, niasin, zat besi, seng, vitamin B, vitamin K, serta antioksidan yang baik untuk kesehatan. Kandungan tersebut membantu melawan kanker usus besar dan memperkuat tulang. Kamu bisa memasak daun hijau menjadi sayuran, dicampur dengan bawang putih, minyak zaitun, kacang tanah, garam, dan keju.

4. Kulit Kentang Semua suka kentang terutama kentang goreng. Kentang kaya akan kandungan dan manfaat, tetapi kulit kentang ternyata lebih baik dari kentang itu sendiri. Selama ini kita selalu membuang kulit kentang dan menganggapnya sampah organik yang tidak berguna.

olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …

Nutrisi kentang paling banyak terletak pada bagian bawah kulitnya. Oleh karenanya, ahli gizi menyarankan jika mengupas kulit kentang setipis mungkin agar kandungan gizinya tidak banyak terbuang. Bagian kulit kentang kaya akan asam klorogenik, yaitu polifenol yang mencegah mutasi sel- sel yang mengarah pada kanker.

Asam klorogenik berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas yang berpotensi menjadi obat kanker alami. Selain itu, kulit kentang banyak mengandung serat larut, potasium, zat besi, fosfor, seng, kalsium, kalium, vitamin A, B, dan C. Prakarya 5. Kulit Melinjo Biji melinjo tumbuh secara berkelompok pada bagian batang dan cabang batang. Biji melinjo dibungkus kerangka keras dan kulit tipis pada bagian luarnya.

Kulit biji melinjo berwarna hijau saat mentah, dan berubah menjadi warna kuning dan merah setelah matang. Tanaman melinjo yang biasa dimanfaatkan adalah daun dan biji melinjo. Biji melinjo umumnya dibuat emping dan jika dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan asam urat. Biji melinjo juga mengandung antioksidan yang tinggi yang berguna sebagai pencegah radikal bebas seperti penyakit kanker dan jantung. Kulit bji melinjo merupakan limbah yang tidak dimanfaatkan.

Namun berdasarkan hasil penelitian, kulit melinjo mengandung energi yang tinggi, karbohidrat, protein, lemak, kalsium, fosfor, vitamin A, Olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …, dan C. Selain itu, kulit melinjo juga menghasilkan ekstrak anti asam urat. Jika biji melinjo akan menyebabkan sakit asam urat, namun kulit melinjo merupakan obat asam urat. Kadar energi yang tinggi sangat baik untuk dijadikan sumber minuman dengan glukosa tinggi.

6. Daun dan Batang Talas Talas termasuk tanaman sayuran umbi yang memiliki banyak manfaat.Hampir semua bagian dari talas dapat dimanfaatkan sebagai olahan pangan untuk dikonsumsi atau sebagai obat. Masyarakat umumnya memanfaatkan umbi talas sebagai olahan pangan utama. Umbi talas mempunyai kandungan karbohidrat non beras dan serat yang tinggi. Jika ingin berdiet maka sangat disarankan untuk mengonsumsi umbi talas, karena bisa membantu mengatur berat badan dan melancarkan pencernaan.

Adapun, hasil samping dari talas adalah daun, batang dan akar talas. Daun dan batang dapat dimanfaatkan sebagai olahan produk pangan yang menjunjang kesehatan tubuh, namun akar talas lebih banyak dibuat sebagai obat.

Kandungan nutrisi yang terdapat pada (Sumber: Dokumen Kemdikbud) Gambar 5.2 Hasil Samping daun talas seperti polifenol, protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, zat besi dan juga beberapa vitamin A, B1 dan C yang dapat melancarkan pencernaan.

Sedangkan batang daun talas mengandung saponin. Batang atau tangkai dapat menimbulkan rasa gatal. Untuk menghilangkan rasa gatal tersebut, kupas kulit batang talas hingga bersih dan potong- potong dengan ukuran sedang, lalu rebus dalam air mendidih hingga masak, kemudian tiriskan.

Tidak sembarang batang talas yang bisa dibuat olahan pangan, biasanya jenis pohon talas bogor ( Colocasia Giganteum Hook dan Colocasia Esculenta) yang bisa dimanfaatkan sebagai produk olahan pangan.

(Sumber: http://www.wongbanten.com, http://www.cara-memasak-enak.com, http://www.cookpad.com) Gambar 5.3 Olahan pangan dari bahan pangan hasil samping buah-buahan Tugas 3 Perhatikan Gambar 5.3!Gambar 5.3 merupakan bermacam-macam olahan pangan dari hasil samping bahan sayuran yang ada Indonesia. Perhatikan secara seksama tiga gambar olahan pangan tersebut di atas. Apa kamu mengetahui nama olahan pangan, bahan hasil samping sayuran yang digunakan, dan teknik pengolahan pangan apa saja yang digunakan.

Diskusikan bersama temanmu! Sampaikan dalam pembelajaran. (Lihat Lembar Kerja Tugas-4) Prakarya Lembar Kerja Tugas-3 Nama Kelompok : . Kelas Anggota : . Kelas : .

olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …

Mengobservasi gambar produk olahan pangan hasil samping sayuran berupa makanan menurut nama olahan pangannya, bahan hasil samping sayuran yang digunakan, dan teknik pengolahan pangan yang digunakan. Nama Olahan Bahan hasil samping Teknik pengolahan pangan Pangan sayuran yang digunakan yang digunakan Ungkapkan perasaanmu: . Semua tanaman sayuran yang diciptakan dan diberikan Tuhan pada umat manusia memiliki kandungan dan manfaat bagi manusia. Seiring dengan kemajuan teknologi dan kemampuan para ahli penelitian terhadap sayuran maka kita semakin mengetahui betapa setiap tanaman sayuran memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh.

Beberapa tanaman sayuran ternyata tidak hanya hasil utamanya saja yang dapat dimanfaatkan, tetapi hasil samping sayuran seperti kulit, daun, dan batang/tangkai buah, dapat bermanfaat bagi manusia. Bahan pangan hasil samping sayuran dapat diolah menjadi berbagai macam pangan olahan yang nikmat dan baik bagi kesehatan tubuh. Berbagai hasil samping sayuran dapat berbagai olahan pangan atau masakan tradisional maupun camilan.

Cobalah kamu cari tahu tentang hal ini. Tentu hal ini menambah rasa syukur dan kagum pada Tuhan Sang Pencipta serta merasakan kasih sayang Tuhan yang selalu menyertai umat manusia. Mulai sekarang cobalah untuk tidak melihat hasil samping sayuran sebagai limbah sampah.

Dengan memanfaat hasil samping sayuran kita telah turut berpartisipasi menjaga lingkungan yaitu mengurangi (reduce) sampah organik di lingkungan sekitar kita. Berusahalah untuk memanfaatkannya karena kandungannya pun baik untuk kesehatan tubuh dan rasanyapun nikmat. C. Teknik Pengolahan Pangan Adapun teknik pengolahan pangan untuk mengolah hasil samping dari sayuran juga menggunakan teknik dasar pengolahan bahan pangan yang telah diuraikan pada sebelumnya.

Untuk mengingatkan kembali, teknik dasar pengolahan dibedakan menjadi 2, yaitu teknik pengolahan pangan panas basah (moist heat) dan teknik pengolahan pangan panas kering (dry heat cooking). Teknik pengolahan pangan panas basah (moist heat) menggunakan bahan dasar cairan untuk mematangkan makanannya dengan tidak melebihi suhu didih.

Yang termasuk teknik pengolahan pangan panas basah antara lain teknik merebus (boiling), teknis merebus menutup bahan pangan (poaching), teknik merebus dengan sedikit cairan (braising), teknik menyetup/menggulai (stewing), teknik mengukus (steaming), teknk mendidih (simmering), teknik mengetim. Teknik pengolahan pangan panas kering (dry heat cooking) mengolah pangan tanpa bantuan bahan dasar cairan untuk mematangkannya.

Teknik pengolahan pangan panas kering terdiri atas teknik menggoreng dengan minyak banyak (deep frying), teknik menggoreng dengan minyak sedikit (shallow frying), teknik menumis (sauting), teknik memanggang (baking), teknik membakar (grilling). Teknik pengolahan pangan tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan olahan pangan yang akan dibuat. Tidak semua teknik pengolahan akan digunakan untuk satu olahan pangan. Teknik mengolah sayuran perlu dipelajari agar sayuran yang diolah tetap menghasilkan warna yang cerah.

Teknik dalam mengolah bahan pangan sayuran sebaiknya tetap dapat menonjolkan warna-warna sayuran yang cerah. Sayuran yang terlalu matang warnanya akan terlihat kurang menarik. Salah satu teknik agar menghasilkan olahan pangan sayuran yang memiliki kematangan baik dan warna cerah dengan cara mengukus sayuran dan jangan direbus.

Dengan dikukus sayuran akan tetap terlihat segar, rasanya renyah dan memberikan tampilan hidangan yang menarik. Prakarya Tugas 4 Observasi/Studi Pustaka 1. Tentukan makanan atau minuman berbahan hasil samping sayuran khas daerahmu yang akan kamu observasi. 2. Teliti bahan pangan hasil samping sayuran dan bahan pendukungnya, serta teknik pengolahan yang digunakan pada makanan atau minuman tersebut.

3. Amati bagaimana cara pengolahan/pembuatan makanan atau minuman tersebut. 4. Cari informasi bagaimana latar belakang atau sejarah keberadaan makanan atau minuman tersebut? 5. Saat melakukan observasi dan wawancara, hendaknya kamu bersikap ramah, berbicara sopan, bekerja sama dan toleransi dengan teman kelompokmu. 6. Jika tidak bisa melakukan observasi, carilah dari buku sumber. Perhatikan tata tertib saat melakukan studi pustaka di perpustakaan!

(Lihat Lembar Kerja Tugas-4) Nama Anggota Kelompok: …………………………………………………… Laporan Pembuatan Karya 1) Perencanaan (identifikasi kebutuhan, alasan, dan ide/gagasan).

2) Pelaksanaan a. Persiapan (yaitu merancang, seleksi/mendata bahan dan alat, presentasi rancangan dan rencana kerja). b. Proses Pembuatan (yaitu pemotongan bahan, mencampur dan mengolah bahan).

3) Penyajian/Pengemasan (Penataan dan pengemasan). 4) Evaluasi (Analisis/evaluasi produk dari guru, teman dan penjualan produk). Lembar Kerja Tugas-4 D. Pembuatan Pengolahan Bahan Pangan Hasil Samping Sayuran Menjadi Produk Pangan Masih ingatkah kamu, tahapan pembuatan suatu pengolahan pangan?

Tahapan pembuatan suatu pengolahan pangan harus selalu diperhatikan agar produk pengolahan pangan yang dihasilkan tepat dalam pengolahan, nikmat dalam rasa, dan hendaknya juga memperhatikan estetika penyajian dan pengemasan.

Hal ini dimaksudkan agar dapat menarik bagi konsumen. Tetapkan hal apa yang akan dibuat, lalu buatlah rencana kerja pembuatan pengolahan secara lengkap sesuai tahapan pembuatan pengolahan produk pangan. Dalam pembuatan pengolahan produk pangan, hendaknya perlu memperhatikan keamanan penggunaan bahan pangan dan kebersihan dalam bekerja.

Adapun, apabila diaplikasikan ke dalam sebuah contoh tahapan pembuatan makanan/minuman berbahan hasil samping sayuran menjadi produk pangan, sebagai berikut. 1. Perencanaan a. Identifikasi Kebutuhan Ayah Vivi baru saja panen kentang. Vivi ingin membuat makanan yang memanfaatkan sayuran kentang secara utuh yaitu umbinya sebagai bahan pangan utama dan juga kulitnya sebagai hasil samping kentang. b. Ide/Gagasan Vivi ingin mempraktikkan pengetahuan yang didapat di sekolah dan mencoba merasakan seperti apa jika dia makan kentang bersama dengan kulitnya.

2. Pelaksanaan a. Persiapan 1) Memilih sayuran kentang yang baik yaitu tidak tumbuh tunas dan tidak ada bagian yang membusuk. 2) Mencuci peralatan yang dibutuhkan sebelum digunakan. 3) Mempersiapkan bahan dengan mencuci dan menyikat kentang agar tanah yang menempel bersih dan kulitpun bersih. 4) Mengupas bawang merah, bawang putih dan membersihkan cabe.

Prakarya 1) Bahan Bahan yang diperlukan untuk bumbu yaitu bawang merah, bawang putih, bawang bombay, cabe rawit, garam, gula dan merica. Sedangkan untuk bahan hasil sampingnya yaitu kentang. (Sumber: Dokumen Kemdikbud)Gambar 5.4 Bahan pembuatan balado kentang dengan kulitnya. 2) Alat (Sumber: Dokumen Kemdikbud)Gambar 5.5 Alat pembuatan balado kentang berkulit.

Alat yang dibutuhkan yaitu kukusan, wajan, sutil, cobek dan ulekan, baskom, piring, talenan, pisau, dan sendok. Sedangkan untuk penyajian dan pengemasan yang dibutuhkan yaitu mangkuk kaca dan wadah mangkuk plastik.

b. Proses Pembuatan 1) Kukus kentang bersama kulitnya dengan dandang kukusan, yang bagian bawahnya diisi air, lalu di atasnya ditaruh saringan dengan kentang di dalamnya. Tutup dandang kukusan, hidupkan kompor dan kukus selama beberapa menit.

2) Untuk mengetahui kentang telah matang atau belum dengan menusuk garpu/lidi, jika sulit menembus daging kentang maka belum olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian ….

Apabila mudah menembus daging kentang maka telah matang. Kulit kentang akan berubah warna menjadi lebih cokelat dan kering, jika dikukus. 3) Potong kentang berkulit sesuai selera, tidak terlalu besar dan tidak terlalui kecil. Kemudian kukus kentang berkulit kukus hingga matang. 4) Goreng kentang berkulit yang telah dikukus dengan minyak yang dapat merendam seluruh kentang.

Goreng hingga berwarna sedikit kecoklatan dan tiriskan pada saringan. Tujuan kentang dikukus lalu digoreng agar kulit kentang crispy hasilnya dan warna kentang tetap segar.

Prakarya 5) Kupas kulit bawang bombay, bawang putih dan bawang merah. Bersihkan cabe rawit dari tangkainya. 6) Bawang bombay diiris tipis semanjang. 7) Bawang merah, bawang putih dan cabe merah disiapkan pada cobek. 8) Ulek bumbu sampai halus. (Sumber: Dokumen Kemdikbud) Gambar 5.7 Proses pembuatan balado kentang berkulit.

9) Olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian … sedikit minyak pada wajan dan tumis bumbu yang telah diulek. 10) Setelah bumbu sedikit berubah warna, masukkan irisan bawang bombay. 11) Tumis bumbu hingga sedikit mengering, lalu tuangkan sedikit air agar kentang berkulit dimasukkan tercampur dengan semua bumbunya.

olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …

12) Masukkan kentang pada tumisan bumbu. Kemudian beri garam, gula dan merica secukupnya. 13) Aduklah secara merata bersama bumbunya hingga sedikit kering. Rasakan balado kentangnya apakah sudah cukup enak. 3. Penyajian dan Pengemasan a.

Balado kentang berkulit disajikan pada mangkuk kaca. (Sumber: Dokumen Kemdikbud)Gambar 5.7 Penyajian balado kentang berkulit. b. Untuk pengemasan balado kentang kulit dapat menggunakan wadah mangkuk plastik dilengkapi tutup yang rapat.

Mangkuk plastik sebaiknya yang bening atau transparan agar dapat terlihat bentuk masakannya sehingga dapat menarik konsumen. (Sumber: Dokumen Kemdikbud)Gambar 5.8 Pengemasan balado kentang berkulit.

Prakarya 4. Evaluasi Di setiap akhir pengolahan bahan pangan, ujilah hasilnya dengan cara mencoba/merasakan makananmu. Bagaimana rasa olahan pangan hasil samping sayuran yaitu balado kentang berkulit. Penyajian dan pengemasan juga perlu dinilai. Jika ada yang kurang sesuai buatlah catatan evaluasinya. Gunakan catatan tersebut sebagai bahan masukkan dan bahan perbaikan saat akan membuat makanan olahan bahan pangan sayuran menjadi makanan di waktu yang akan datang.

Perhatikanlah! 1. Gunakan celemek. Ikat rambutmu jika panjang dan gunakan topi koki atau topi apa saja agar tidak ada rambut yang terjatuh pada makanan saat bekerja. 2. Cuci tangan sebelum bekerja atau gunakan sarung tangan plastik jika ada. 3. Hati-hatilah dalam bekerja baik saat menggunakan peralatan tajam, listrik, kompor gas/minyak tanah, maupun pecah belah.

4. Jaga kebersihan, kerapihan, dan kerja sama saat membuat olahan makanan dan minuman. Perhatikan Keselamatan Kerja Info • Tangkai dan daun wortel bisa digunakan seperti seledri atau daun bawang. • Nutrisi kentang paling banyak terletak pada bagian bawah kulitnya. Oleh karena kupas kulit kentang setipis mungkin agar kandungan gizinya tidak banyak terbuang.

• Untuk menghilangkan rasa gatal dari batang talas, caranya, kupas kulit batang talas hingga bersih dan potong-potong dengan ukuran sedang, lalu rebus dalam air mendidih hingga masak, kemudian tiriskan. Tugas 5 Ungkapkan hasil analisismu! Kumpulkan dan carilah beberapa cara penyajian dan pengemasan produk olahan pangan. Jika sulit mengumpulkannya, lakukan dengan studi pustaka di perpustakaan sekolahmu atau mencari melalui internet.

Amati dengan saksama dan analisislah dari sudut fungsi penyajian dan pengemasan suatu produk olahan pangan. Menurutmu, apakah bentuk penyajian dan pengemasan sudah memenuhi atau sesuai dengan fungsi dari penyajian dan pengemasan produk olahan pangan?

Ungkapkan hasis analisismu dalam pembelajaran. E. Penyajian dan Pengemasan Penyajian dan pengemasan memegang peranan penting dalam produksi pengolahan pangan. Mengapa? Tujuan dalam menyajikan makanan di piring/wadah adalah untuk menciptakan pengalaman bersantap yang menggoda seluruh indra, bukan hanya lidah sebagai indra perasa.

olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …

Dengan penyajian olahan pangan/makanan yang menarik akan membangkitkan peredaran darah atau cairan dalam tubuh yang dapat membantu penyerapan nutrisi yang terkandung dalam makanan tersebut. Ini dapat dikatakan bahwa olahan pangan yang menarik lebih sehat daripada yang tidak menarik. Dengan ditonjolkannya nilai estetik pada olahan makanan akan menimbulkan nafsu makan dan memberi kesan yang mendalam bagi konsumen.

Selain itu, penyajian merupakan prinsip dari hygiene dan sanitasi makanan. Penyajian olahan pangan (makanan dan minuman) yang kurang memperhatikan kebersihan dan kerapian dapat mengurangi selera makan konsumen dan juga dapat menjadi penyebab kontaminasi bakteri. Adapun, saat ini sudah marak layanan pesan-antar pembelian produk olahan pangan. Oleh karena itu, penting kiranya untuk memperhatikan pengemasan produk olahan agar produknya terlndungi dari berbagai getaran/benturan.

dan pencemaran atau kontaminasi bakteri. Fungsi dari pengemasan suatu produk olahan pangan adalah untuk melindungi isi produk olahan pangan dari berbagai risiko dari luar, misalnya perlindungan dari sinar panas matahari, udara dingin, bau dan pencemaran atau kontaminasi bakteri/mikroorganisme.

Selain itu, wadah kemasan juga Prakarya Tugas 6 Pembuatan Pengolahan Pangan (Tugas Kelompok/Individual) 1. Buatlah sebuah produk olahan pangan dengan bahan hasil samping sayuran hasil kreasimu atau khas daerahmu.

2. Tuliskan semua tahapan pembuatan produk pangan dari bahan pangan hasil samping sayuran kreasimu secara lengkap dan menarik. Misalnya, bahan dan alat yang digunakan, proses pembuatannya, kemasan, maupun penyajiannya. 3. Perhatikan tahapan pembuatan produk dalam bekerja, keselamatan kerja, kebersihan, dan bekerjasamalah dengan teman sekelompokmu. 4. Pada akhirnya, rasakan produk olahan yang telah kamu buat, oleh teman maupun guru di sekolah.

Catatlah hasil penilaian teman dan guru terhadap produk pangan yang merupakan hasil buatan dan kreasi kamu sebagai bahan untuk refleksi/evaluasi diri. (lihat Lembar Kerja Tugas-6) berfungsi untuk memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi, serta berfungsi sebagai daya tari konsumen dan ajang promosi produk sehingga menghasilkan keuntungan secara ekonomi.

Oleh karena itu kreativitas dalam mendesain kemasan sangat diperlukan, misalnya bentuk, warna dan dekorasi dari kemasan. Kreativitas dalam penyajian dan pengemasan harus selalu digali untuk dapat menciptakan wadah penyajian dan kemasan yang inovatif. Pada prinsipnya penyajian dan pengemasan harus sesuai dengan kebutuhan dan fungsi dari produk olahan pangan tersebut. Selain kualitas dari olahan pangan, tampilan dari penyajian dan pengemasan akan memberikan karakter pada olahan pangan dan memberikan prospek ekonomi yang menguntungkan.

Lembar Kerja Tugas-6 Nama: …………………………………………………………. Laporan Pembuatan Karya 1. Perencanaan (identifikasi kebutuhan, alasan, dan ide/gagasan) 2. Pelaksanaan a. Persiapan (yaitu merancang, seleksi/mendata bahan dan alat, presentasi rancangan dan rencana kerja) b. Proses Pembuatan (yaitu pemotongan bahan, mencampur dan mengolah bahan) 3. Penyajian/Pengemasan (Penataan dan pengemasan) 4.

Evaluasi (Analisis/evaluasi produk dari guru, teman dan penjualan produk) Evaluasi Diri Renungkan dan Tuliskan pada selembar kertas! Dalam mempelajari pengolahan pangan dari bahan hasil samping buah menjadi produk pangan, ungkapkan manfaat apa yang kamu olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …, tentang hal-hal berikut ini.

1. Keragaman hasil samping buah-buahan yang ada di Indonesia. 2. Kunjungan pada lingkungan sekitar atau melalui sumber/referensi bacaan tentang penelitian olahan produk pangan dari bahan hasil samping buah yang sudah kamu lakukan bersama kelompokmu. 3. Kesulitan yang dihadapi saat mencari informasi dan pengamatan. 4. Pengalaman dalam meneliti pengolahan pangan makanan atau minuman dari bahan hasil samping buah (mulai dari perencanaan, persiapan, dan pembuatan) secara mandiri.

5. Pembelajaran yang kamu dapatkan/rasakan sebagai individu sosial.

olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …

Prakarya Rangkuman Rangkuman dari bab V ini sebagai berikut. 1. Hasil samping sayuran masih dapat dimanfaatkan karena mengandung nutrisi dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh serta dapat menghasilkan ekonomi. 2. Dengan memanfaatkan hasil samping sayuran seperti batang/ tangkai, kulit, maupun daun bagian luar dari sayuran dapat membantu masyarakat atau komunitas dan lingkungan dengan program daur ulang (sistem reuse, reduce dan recycle) yang murah dan mudah untuk dilakukan.

3. Hasil utama dari tanaman sayuran yaitu daun, bunga, buah, akar, batang atau umbi dikategorikan sebagai bahan pangan utama. Pengertian dari bahan pangan hasil samping sayuran adalah bahan samping atau bagian lain yang dihasilkan dari tanaman sayuran (selain dari pada bahan pangan utama sayuran) yang masih bisa dimanfaatkan. 4. Bagian dari hasil samping sayuran bernutrisi yang masih dapat dikonsumsi, antara lain kulit bawang, batang dan daun brokoli, tangkai daun hijau pada wortel, kulit kentang, kulit melinjo, daun, dan batang talas 5.

Kulit bawang merupakan hasil samping dari sayuran umbi lapis di antaranya kulit bawang merah, kulit bawang putih dan kulit bawang bombay. Kulit bawang mengandung quercetin merupakan senyawa yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mendukung sistem kekebalan tubuh atau antioksi dan yang sangat tinggi. 6. Tangkai hijau daun pada wortel mengandung banyak nutrisi yaitu memiliki banyak antioksidan yang baik untuk kesehatan. 7.

olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …

Daun hijau pada wortel kaya akan kalsium, magnesium, niasin, zat besi, seng, vitamin B, vitamin K, serta antioksidan yang baik untuk kesehatan. Kandungan tersebut membantu melawan kanker usus besar dan memperkuat tulang.

8. Bagian kulit kentang kaya akan asam klorogenik, yaitu polifenol yang mencegah mutasi sel-sel yang mengarah pada kanker. Asam klorogenik berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas yang berpotensi menjadi obat kanker alami. Selain itu, kulit kentang banyak mengandung serat larut, potasium, zat besi, fosfor, seng, kalsium, kalium, vitamin A, B, dan C yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

9. Kulit melinjo mengandung energi yang tinggi, karbohidrat, protein, lemak, kalsium, fosfor, vitamin A, B1 dan C, serta menghasilkan ekstrak antiasam urat yang merupakan obat asam urat. 10. Hasil samping dari talas adalah daun, batang dan akar talas. Kandungan nutrisi yang terdapat pada daun talas diantaranya polifenol, protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, zat besi dan juga beberapa vitamin A, B1, dan C yang dapat melancarkan pencernaan.

Batang daun talas mengandung saponin. 11. Batang talas yang bisa dibuat olahan pangan, biasanya jenis pohon talas Bogor (Colocasia Giganteum Hook dan Colocasia Esculenta). Prakarya • Dalam pengolahan bahan pangan hasil samping sayuran menjadi produk pangan harus memperhatikan • Contoh pengolahan bahan pangan hasil samping sayuran menjadi produk pangan • Mengapa hasil sampingan dari bahan pangan sayuran dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk pangan • Mengolah hasil samping buah menjadi olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian … pangan dapat menjadi penunjang • Keuntungan bahan pangan yang diolah menjadi bahan pangan setengah jadi • Berikut ini yang tergolong bahan pangan hasil samping dari sayuran adalah • Sayuran sangat bermanfaat untuk membangun daya tahan tubuh karena dalam sayuran banyak mengandung • Sebutkan macam-macam sayuran yang dapat diolah menjadi makanan dan minuman • Apa saja produk yang dapat diolah dari susu dengan menggunakan teknologi pangan • Nama olahan pangan bahan sayuran yang digunakan teknik pengolahan pangan yang digunakan • Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan minuman kesehatan dari bahan pangan sayuran adalah • Sebutkan macam-macam tumbuhan yang dapat diolah menjadi olahan pangan setengah jadi • Pada tanaman talas yang menjadi bahan pangan hasil samping adalah bagian • Produk olahan pangan hasil samping keripik balado kulit singkong teknik pengolahannya dengan cara • Untuk membuat minuman kesehatan dapat dilakukan dengan mengolah sayuran menjadi • Hasil samping buah yang berbentuk biji masih dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan adalah • Mentega susu bubuk dan keju adalah produk teknologi pangan yang diolah dari • Tahu tempe dan susu kedelai merupakan produk teknologi pangan yang diolah dari • Susu bubuk dan keju adalah produk teknologi pangan yang diolah dari • Bagian dari tumbuhan yang tidak dapat diolah menjadi produk kerajinan contohnya
Setiap kali membuat olahan bahan pangan buah – buahan, tentunya ada hasil samping yang dihasilkan.

Hasil samping tersebut ada yang berupa limbah yang hanya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos, ada yang berupa bahan dasar kerajinan da nada pula yang masih dapat dimanfaatkan sebagai produk pangan.

Kegiatan mengolah hasil samping minyak kegiatan mendaur ulang (Reuse) yaitu menggunakan kembali bahan yang seharusnya sudah dibuang, dan Recycle, yaitu mengolah kembali agar menjadi bahan yang berguna. Jika hasil samping tersebut tidak diolah lagi, akan banyak sampah dilingkungan kita. Dengan mendaur ulang, sebagai makhluk sosial, kamu telah melakukan kegiatan peduli lingkungan.

Oleh karena itu, mulailah dari diri sendiri untuk perbuatan baik tersebut. Tuhan menciptakan manusia dengan kesempurnaan jasmani danrohani sehingga bisa hidup dengan menggunakan kemampuan berpikirnya dan bekerja dengan kelengkapan jasmani.

Tuhan melengkapi kebutuhan hidup manusia dengan memberikan pangan buah – buahan yang kaya manfaat. Sungguh karunia yang patut kita syukuri dan kita manfaatkan dalam menjalani kehidupan ini. Satu lagi contoh karunia Tuhan, manusia mampu berfikir untuk mengolah bahan pangan hasil samping buah menjadi suatu produk pangan yang bermanfaat bagi kesehatan dan menunjang kehidupan ekonomi kita.

Bahan pangan buah yang hasil sampingnya dapat diolah menjadi produk pangan, sekarang sudah banyak orang memanfaatkannya sebagai penunjang ekonomi. Dengan memanfaatkan bahan pangan hasil samping dari buah kita memperoleh beberapa manfaat yaitu buah, kulitnya, bijinya dan hasil samping lainnya yang berguna bagi kesehatan tubuh kita. Dengan modal sedikit kamu akan memperoleh keuntungan yang banyak.

Bersama temanmu, mulailah memanfaatkan hasil samping buah yang ada di lingkunganmu. Apabila kita amati tanaman pisang mungkin kita berpikir hanya buahnya saja yang bisa kita makan. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, diketahui bahwa semua bagian tanaman pisang dapat dimanfaatkan. Bagian yang dapat dimanfaatkan dari tanaman pisang yaitu buah, kulit pisang, daun, akar, batang dan jantung pisang.

Umumnya orang akan memakan buah pisang dan kurang memanfaatkan bagian lain dari pisang. Sejak diketahui manfaat bagian lain dari tanaman pisang yang memiliki kandungan dan manfaat bagi kesehatan tubuh, maka mulai dimanfaatkan sebagai bahan olahan produk pangan oleh masyarakat. Hasil utama dari tanaman pisang yaitu buah pisang dikategorikan sebagai bahan panganutama.

Sementara itu, kulit pisang, daun,akar, batang dan jantung pisang dikategorikan sebagai bahan pangan hasil samping dari tanaman buah pisang. Dengan demikian, pengertian dari bahan pangan hasil samping buah adalah bahan samping yang dihasilkan dari tanaman buah selain dari pada buah yang merupakan bahan pangan utama.

Yaitu buah dengan tiga lapisan dinding buah, dimana lapisan kulit luar tebal dan mengandung zat warna, lapisan tengahnya serupa jaringan yang keputih – putihan, serta lapisan dalam, banyak mengandung gelembung berisi cairan jus didalamnya dengan biji – biji yang tersebar.

Olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian … jeruk, jeruk lemon, jeruk nipis. Jantung pisang berada diluar batang dan menggantung bersama buah pisang. Jantung pisang memiliki khasiat setara dengan buah pisang dan mengandung kalsium, protein, mineral, vitamin dan kandungan serat tinggi yang baik untuk kesehatan. Bunga pisang yang berada pada jantung pisang mengandung saponin yang berfungsi menurunkan kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah kanker.

Jantung pisang mengandung flavonoid dan yodium yang berfungsi anti radial bebas, anti kanker dan anti penuaan, serta mencegah penyakit gondok. Ada banyak orang suka buah jeruk karena rasanya yang segar dan manis – manis asam. Buah jeruk banyak mengandung vitamin C dan kaya anti oksidan yang dapat melawan radikal bebas yang tidak baik untuk kesehatan tubuh dan kulit.

Namun biasanya kulit jeruk selalu dibuang. Para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa kulit jeruk memiliki kandungan flavonoid dan juga 170 macam phytonutriens berbeda yang baik bagi kesehatan kulit dan system imun tubuh. Kulit jeruk bagian dalam mempunyai tekstur lembut dan rasa netral, serta memiliki kandungan serat tinggi. serat kulit jeruk dapat membantu melancarkan system pencernaan dan dapat membuat rasa kenyang dalam waktu lama. Hasil samping buah manggis (Garcinia Mangostana) berada pada dinding buah atau kulit buah.

bagian paling bermanfaat dari buah manggis terletak pada kulit buahnya. Kulit buah manggis sangat kaya akan manfaat dan khasiatnya sudah diakui oleh para ahli kesehatan, sehingga dikenal sebagai ratunya kulit buah. Kulit buah manggis berwarna merah maroon keunguan, pahit, sepat dan anyir, mengandung air, lemak, protein dan karbohidrat, serta terdapat kandungan zat xanthone, alfa mangosteen, beta mangosteen, tannin, antosianin dan beberapa zat lain yang ampuh menjadi obat alami.

Olahan pangan kulit manggis bermanfaat untuk membentuk system kekebalan tubuh, anti bakteri, anti inflamasi, anti jamur, anti kanker dan lainnya, sehingga mampu mengobati penyakit jantung, kanker, diabetes dan stroke. Nutrisi yang terkandung dalam kulit apel yaitu mineral termasuk kalsium, kalium dan fosfor, Vitamin A C K, anti oksidan flavonoid dan asam fenolat dan serat tinggi.

Kandungan vitamin, mineral serta serat yang tinggi pada apel mampu memperbaiki pertumbuhan sel dan penglihatan, memperkuat system imunitas, melancarkan darah, pencernaan dan pernapasan, menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik, mengobati batu empedu, mencegah stroke dan tumor.

Kandungan lain seperti mineral, serat dan antioksidan kaya akan manfaat untuk kesehatan, serta kandungan kalsium dan fosfor penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat. Oleh karenanya, ada ungkapan bahwa mengonsumsi satu apel setiap hari dapat menjauhkan kita dari dokter. Umumnya kulit pisang dibuang sebagai limbah organic atau digunakan sebagai makanan ternak.

Dengan kemajuan teknologi pangan, kulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai bahan olahan pangan. Di samping itu, dengan kemajuan ilmu sains pula diketahui bahwa limbah kulit pisang mengandung zat gizi yang tinggi terutama vitamin dan mineral sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan olahan pangan. Berat kulit buah pisang ternyata mencapai 40 % dari berat total pisang segar.

Ini artinya kulit pisang memiliki gizi yang baik. Kandungan kulit pisang memiliki gizi antara lain kandungan air tinggi, karbohidrat yang tinggi, protein, kalsium yang tinggi, fosfor, besi, vitamin B dan vitamin C. Adanya kandungan kalsium yang tinggi pada kulit pisang menjadi salah satu alasan untuk menciptakan produk pangan dari kulit pisang. Kalsium sangat baik untuk pembentukan tulang dan gigi. Kalsium merupakan mineral yang paling dibutuhkan di semua jaringan tubuh, khususnya tulang.

Selain itu, kulit buah pisang memiliki aktivitas sebagai anti oksidan flavonoid yang tinggi dibandingkan daging buahnya dan bermanfaat untuk megurangi kerusakan oksidatif pada penderita diabetes mellitus. Tanaman buah yang diciptakan Tuhan untuk umat manusia semua memiliki kandungan dan manfaat bagi manusia.

Para ahli penelitian kesehatan secara terus menerus mengadakan penelitian terhadap tanaman buah dengan menggunakan berbagai teknologi. Setiap waktu semakin kita ketahui betapa setiap tanaman buah memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh.

Beberapa tanaman buah ternyata tidak hanya buahnya saja yang dapat dimanfaatkan, tetapi hasil samping buah seperti kulit buah, biji buah dan jantung buah dapat bermanfaat bagi manusia. Bahan pangan hasil samping buah dapat diolah menjadi berbagai macam pangan olahan yang nikmat dan baik bagi olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian … tubuh. Jantung pisang dapat diolah menjadi sayur lodeh, acar, urap, gulai, tumis, abon dan banyak lagi makanan lainnya.

Rasa olahan pangan jantung pisang biasanya gurih dan manis. Kulit buah manggis dapat diolah menjadi minuman dalam bentuk jus dan pil ekstrak dengan teknologi sederhana maupun modern. Kulit manggis yang dikeringkan dapat diolah menjadi minuman the. Adapun produk olahan pangan dari kulit jeruk dapat berupa manisan, sebagai bahan pendukung masakan dan manisan kalua dari kulit jeruk bali. Kulit pisang melalui cara pengolahan yang sederhana dapat diolah menjadi bahan pangan selai kulit pisang, kerupuk kulit pisang dan es krim kulit pisang.

Proses pengolahan teknologi modern, kulit pisang dapat dijadikan tepung danproduk pangan lainnya. Hal ini menambah rasa syukur dan kagum pada Tuhan Sang Pencipta serta merasakan kasih saying Tuhan yang selalu menyertai umat manusia. Di setiap akhir pengolahan bahan pangan, ujilah hasilnya dengan cara mencoba / merasakan makananmu.

Bagaimana rasa olahan pangan hasil samping buah manisan kulit jeruk ?. Penyajian dan pengemasan juga perlu dinilai. Jika ada yang kurang sesuai, buatlah catatan evaluasinya. Gunakan catatan tersebut sebagai bahan masukan dan bahan perbaikan saat akan membuat makanan olahan bahan pangan buah menjadi makanan di lain waktu. Nenek Rara mengidap penyakit diabetes.

Rara ingin mencoba mencoba membuat minuman kesehatan dari hasil samping buah yang dipelajari di sekolah. Kulit manggis menjadi pilihannya karena terdapat kandungan zat xanthone, alfa mangosten, beta mangosteen, tannin, antosianin dan beberapa zat lain yang ampuh sebagai obat alami diabetes.

Diakhir pembuatan pengolahan bahan pangan hasil samping buah menjadi minuman kulit manggis. Evaluasilah dengan meminta teman dan guru untukmerasakan hasil pengolahanmu. Jika ada yang kurang sesuai, buatlah catatan evaluasinya sebagai bahan masukan dan bahan perbaikan saat akan membuat minuman dari hasil samping buah – buahan lagi.

Penyajian dan pengemasan memegang peranan penting dalam produksi pengolahan pangan. Mengapa ?. Dengan penyajian yang menarik dan unik dapat mendatangkan konsumen karna tertarik melihat dan membeli produk olahan pangan yang dijual.

Kemasan yang baik tidak akan mempengaruhi rasa, tetapi memiliki kekuatan daya simpan produk olahan pangan. Pada penyajian dan pengemasan, kriteria pemilihan bahan dan ketentuan pembuatan wadah telah dijelaskan pada Bab sebelumnya. Ketentuan penyajian dan pengemasan untuk produk olahan pangan hasil samping buah tidaklah berbeda dengan produk olahan pangan buah.

Pada prinsipnya penyajian dan pengemasan harus sesuai dengan kebutuhan olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian … fungsi dari produk olahan pangan tersebut. Selain kualitas dari olahan pangan, tampilan dari penyajian dan pengemasan akan memberikan karakter pada olahan pangan dan memberikan prospek ekonomi yang menguntungkan.

Kreativitas dalam penyajian dan pengemasan harus selalu digali untuk dapat menciptakan wadah penyajian dan kemasan yang inovatif. Soal dan Jawaban Pkn Kelas 7 Semester 2 – Halaman 150 dan 151 Tabel 6.2 Isi Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 sebagaimana diubah dengan Undang – Undang Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah No Isi Uraian 1 Arti Otonomi Daerah Hak, wewenang dan kewajiban yang diberikan kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan pelaksanaan pembangunan yang sesuai dengan peraturan perundang – undangan.

2 Arti Daerah Otonom Selanjutnya disebut daerah adalah kesatuan masyarakat hokum yang mempunyai batas – batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam system Negara Kesatuan Republik Indonesia. 3 Arti Desentralisasi Penyerahan urusan pemerintahan oleh P Bagian – bagian yang menyusun Sel Tumbuhan Bagian – bagian yang menyusun Sel Tumbuhan, diantaranya : A. Inti sel (Nucleus).

Inti Sel adalah organel sel yang sangat khusus, Inti sel menyimpan komponen genetik (kromosom) pada sel tertentu. Inti sel berfungsi sebagai pusat administrasi utama dari sel dengan mengkoordinasikan proses metabolisme seperti pertumbuhan sel, pembelahan sel, dan sintesis protein.

Kumpulan inti sel beserta isinya disebut sebagai nukleoplasma. B. Kromatin (Chromatin). Kromatin adalah kompleks dari asam deoksiribonukleat, protein histon dan protein non histon yang ditemukan pada inti sel eukariota. Salah satu fungsi utamanya adalah mengkondensasi DNA untuk mengaktifkannya masuk dalam inti sel. C. Nukleolus (Nucleolus). Nukleolus adalah sebuah struktur terikat tanpa membran yang terdiri dari protein olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian … asam nukleat dalam inti sel (nukleus).

D. Membran Inti (Nuclear Envelope). Membran Inti merupakan suatu membran ganda fosfolip Seni Patung (Materi Pelajaran Seni Budaya - SMP Kelas IX (9) – Hal 25 s/d 35) A. Pengertian dan Fungsi Patung. Patung diartikan juga sebagai Plastic Art atau Seni Plastik karena patung identic dengan sebuah cipta karya manusia yang meniru bentuk dan memiliki keindahan (estetik).

Tidak terbatas pada bentuk manusia, tetapi lebih luas lagi yang meniru bentuk apa pun dapat disebut seni patung. Patung bersifat 3 dimensi atau benda yang bervolume, artinya bias dilihat dari berbagai arah. Beberapa pendapat tentang Seni Patung, diantaranya : 1. Mike Susanto (2011 : 296). Seni patung adalah sebuah tipe karya tiga dimensi yang bentuknya dibuat dengan metode subtraktif (mengurangi bahan seperti memotong, menatah) atau aditif (membuat model lebih dulu seperti mengecor dan mencetak).

2. Soenarso dan Soeroto (1996 : 6) Seni patung adalah semua karya dalam bentuk meruang. 3. Menurut Kamus Besar Indonesia Patung adalah benda tiruan, bentuk manusia dan hewan Bahan pangan hasil samping sayuran adalah bahan samping atau bagian lain yang dihasilkan dari tanaman sayuran (selain dari pada bahan pangan utama sayuran) yang masih bisa dimanfaatkan.

Hasil samping dari sayuran dapat dimanfaatkan sebagai olahan pangan yang dapat dikonsumsi oleh manusia dan ada juga yang dikonsumsi oleh hewan. Dalam setiap masakan kita biasanya menggunakan bawang sebagai bumbu utama. Tanpa bawang, rasa makanan menjadi kurang nikmat. Kulit bawang merupakan hasil samping dari sayuran umbi lapis di antaranya kulit bawang merah, kulit bawang putih dan kulit bawang bombay.

Kulit bawang mengandung quercetin, yakni sebuah senyawa yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mendukung sistem kekebalan tubuh atau antioksidan yang sangat tinggi. Di samping itu, quercetin juga dapat mengurangi peradangan, melawan alergi dan dapat mencegah penyakit jantung koroner.

Antioksidan dalam kulit bawang akan larut ke dalam makanan dan membuatnya lebih sehat. kulit bawang dapat diolah menjadi Sayur brokoli yang biasa dikonsumi adalah bunganya. Oleh karena itu, batang dan daun bunga brokoli dikatakan sebagai hasil samping sayur brokoli. Batang brokoli masih dapat dimakan dengan mengupas sedikit bagian yang keras dari batangnya. Demikian juga dengan daun yang menyelimuti bunga brokoli sangat nikmat jika dimasak sop seperti kubis atau dibuat jus sayuran. Sedangkan batangnya bisa diolah sebagai acar atau ditumis.

Nutrisi tidak hanya terkandung pada bunga brokoli, tetapi batang dan daun yang menyelimuti bunga brokoli mengandung banyak nutrisi. Kandungan nutrisi pada batang brokoli sama seperti yang terkandung dalam bunga brokoli. Daun brokoli mengandung karotenoid, merupakan sumber vitamin A, yang memiliki sifat mencengah kanker.

Tanaman wortel tumbuh di dalam tanah karena wortel mempunyai akar tunggang yang berubah bentuk menjadi bulat dan disebut “umbi” yang berwarna oranye. Tanaman wortel memiliki struktur batang yang pendek, hampir tidak terlihat. Batang wortel ini merupakan tempat menyimpan dan penyebaran air hasil fotosintesis. Batang wortel tidak bercabang tetapi ditumbuhi tangkai daun yang dalam satu batang terdiri atas empat sampai tujuh tangkai daun berukuran panjang.

Tangkai daun agak tebal dan kaku namun permukaan daunnya halus. Tangkai daun hijau pada wortel inilah hasil samping dari sayuran wortel. Biasanya tangkai daun hijau pada wortel tidak digunakan, namun ternyata masih bisa dimanfaatkan. berikut ini adalah salah satu pengolannya Tangkai hijau daun pada wortel mengandung banyak nutrisi yaitu memiliki banyak antioksidan yang baik untuk untuk kesehatan Daun hijau kaya akan kalsium, magnesium, niasin, zat besi, seng, vitamin B, vitamin K, serta antioksidan yang baik untuk kesehatan.

Kandungan tersebut membantu melawan kanker usus besar dan memperkuat tulang. Kita bisa memasak daun hijau menjadi sayuran, dicampur dengan bawang putih, minyak zaitun, kacang tanah, garam, dan keju. Kentang kaya akan kandungan dan manfaat, tetapi kulit kentang ternyata lebih baik dari kentang itu sendiri. Selama ini kita selalu membuang kulit kentang dan menganggapnya sampah organik yang tidak berguna. Nutrisi kentang paling banyak terletak pada bagian bawah kulitnya.

Oleh karenanya, ahli gizi menyarankan jika mengupas kulit kentang setipis mungkin agar kandungan gizinya tidak banyak terbuang. Bagian kulit kentang kaya akan asam klorogenik, yaitu polifenol yang mencegah mutasi selsel yang mengarah pada kanker. Asam klorogenik berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas yang berpotensi menjadi obat kanker alami. Selain itu, kulit kentang banyak mengandung serat larut, potasium, zat besi, fosfor, seng, kalsium, kalium, vitamin A, B, dan C.

Berikut ini olahan dari kulit kentang yaitu kulit kentang goreng Untuk 4-6 porsi BAHAN : • 6 buah kentag ukuran besar; • 2 sendok makan keju parmesan; • ½ sendok teh lada hitam dihaluskan.

BAHAN SAUS : • Sour cream • Saus Barbeque siap beli CARA MEMEBUAT KULIT KENTANG GORENG : • Cuci kentang hingga bersih kemudian keringkan dengan serbet. Tusuk masing-masing kentang dengan garpu masing-masing 2 kali; • Susun kentang pada loyang yang telah diolsi margarin kemudian panggang selam 1 jam dengan suhu 200 derajat celcius hingga kulitnya mengering dan isinya lunak, lalu dinginkan; • Belah kentang menjadi 2keruk ¾ bagian isinya lalu belah tiap potongan kulit kentang menjadi 3; • Goreng dengan minyak panas hingga mengering, kemudian angkat dan tiriskan.

Segera saat panas taburi dengan keju permesan dan lada hitam. Sajikan panas dengan saus barbeque atau saus cream secukupnya. Biji melinjo tumbuh secara berkelompok pada bagian batang dan cabang batang. Biji melinjo dibungkus kerangka keras dan kulit tipis pada bagian luarnya.

Kulit biji melinjo berwarna hijau saat mentah, dan berubah menjadi warna kuning dan merah setelah matang. Dapat diolah menjadi kripik kulit melinjo atau tumis melinjo.
tirto.id - Tanaman pangan yang termasuk kebutuhan pokok atau dasar guna memenuhi kebutuhan nutrisi manusia untuk kehidupannya dibagi menjadi 3 kelompok yaitu: tanaman serealia, tanaman kacang-kacangan dan tanaman umbi-umbian. Ketiga jenis hasil tanaman tersebut saat ini dikonsumsi oleh hampir seluruh populasi manusia di dunia.

Berikut ini penjelasan tentang bahan pangan tersebut. Hasil Samping Tanaman Serealia, Kacang-Kacangan, hingga Umbi Serealia (Cereal) Merujuk Modul PJJ Pelajaran Prakarya Kelas VIII, tanaman jenis serealia atau cereal atau biji-bijian merupakan sumber karbohidrat atau pati namun juga memiliki kandungan protein, lemak, serta serat dan beberapa jenis vitamin (E, B kompleks) juga mineral (besi, magnesium, seng) dalam jumlah sedikit.

Contoh tanaman penghasil serealia adalah padi, jagung, gandum, dan sorgum. • Padi Dari tanaman padi, diambil bulir-bulir padinya yang jika sudah dipisahkan dari kulit luar atau sekam disebut sebagai beras. Beras adalah sumber karbohidrat yang tinggi glukosa atau zat gula.

Glukosa ini menjadi sumber energi bagi tubuh manusia dalam beraktivitas. Hasil samping dari tanaman padi adalah: - Berasnya menjadi bahan makanan - Bagian kulit sekamnya digunakan sebagai media tanam untuk tanaman lain. - Bagian batang dan daun kering yang diperoleh usai panen dapat menjadi bahan bakar tungku.

- Bagian sisa gilingan padi berupa dedak dapat menjadi pakan ternak - Bagian berasnya jika diolah kembali dapat menjadi bahan kosmetika • Jagung Masa tanam jagung yang singkat, hanya sekira 80-150 hari membuat banyak negara menjadikan jagung sebagai sumber makanan pokok.

Tanaman ini diambil butiran bijinya yang kaya karbohidrat sebagai bahan makanan. Selain karbohidrat, jagung juga punya kandungan betakaroten yang yang membentuk vitamin A, C dan likopenyang baik untuk kesehatan kulit.

Bioflavonoid dan karotenoid dalam jagung mampu membantu menurunkan kadar kolesterol sehingga baik untuk kesehatan jantung dan mata. Jagung juga kaya serat yang dibutuhkan dalam proses pencernaan yang ideal. Antioksidannya disebut dapat mencegah kanker yang dipicu oleh radikal bebas.

Hasil samping dari tanaman jagung adalah: - Batang dan daun untuk pakan ternak sapi dan kambing - Olahan batang dan daun bisa jadi kompos - Biji jagungnya menjadi bahan makanan manusia dan juga hewan - Batang dan daun tua menjadi bahan bakar tungku • Gandum Gandum termasuk tanaman serealia dari suku padi-padian yang kerap diolah menjadi tepung terigu. Gandum diambil bulir-bulirnya ketika sudah masa panen. Selain terigu, tanaman ini juga diolah menjadi pakan ternak, fermentasi gandum bisa diolah menjadi minuman beralkohol dan alkohol.

Banyak juga yang lebih menyukai konsumsi gandum utuh sebagai makanan pokok karena seratnya membuat kenyang lebih lama dan turunkan kolesterol. Kandungan karbohidrat dan vitamin serta serat pada gandum baik bagi tubuh manusia.

Selain itu, ada pula senyawa fitokimia yakni senyawa kimia yang mempunyai dampak positif untuk kesehatan dan mencegah kanker, laman Kemdikbud melansir.

Hasil samping dari gandum: - Sebagai bahan makanan (tepung terigu, sereal, gandum utuh) - Jeraminya digunakan untuk pakan ternak • Sorgum (Sorghum spp) Tanaman ini tidak saja berguna untuk bahan makanan manusia dan ternak, namun juga digunakan untuk bahan baku industri dan bioenergi (bioetanol). Jenis tanamannya dapat tumbuh di lahan ekstrim yang kurang subur dan pengairan terbatas sehingga potensial dijadikan alternatif diversifikasi pangan karena berbagai kelebihannya tersebut.

Kandungan gizi sorgum tidak kalah dari padi yakni karbohidrat, protein, kalsium, dan serat yang lebih tinggi. Bahkan sorgum mengandung gluten rendah sehingga tepung sorgum sehat dan baik untuk diet.

Hasil samping dari sorgum: - Daunnya bisa menjadi pakan ternak - Bunga sorgum yang indah banyak dijadikan hiasan bunga rangkai - Batang sorgum menjadi lumbung bioetanol dan dapat menjadi bahan baku pembuatan pulp kertas. - Akar sorgum dijadikan jamu pelancar aliran darah Kacang-Kacangan Jenis tanaman kacang-kacangan yang digunakan sebagai bahan pangan adalah dari famili Fabaceae (polong-polongan).

Berikut ini beberapa yang digunakan sebagai bahan pangan • Kacang tanah (arachis hypogaea L) Jenis tanaman ini umum ditanam di lahan kering atau sawah setelah panen padi sebagai tanaman palawija, karena akarnya disebut mampu menyuburkan kembali tanah yang gersang. Olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian … ini diambil bijinya untuk bahan makanan, dan dari bijinya pula ia dikembangbiakan.

Masa tanam kacang tanah adalah 90-95 hari. Kandungan gizi kacang tanah diantaranya adalah: serat, protein, lemak nabati, vitamin C, A, D, E, K, B kompleks/folat). Beberapa jenis mineral juga ditemukan dalam jumlah terbatas di kacang tanah.

Hasil samping dari kacang tanah adalah: - Bijinya untuk makanan - Daun dan batangnya sebagai pakan ternak • Kacang hijau (Vigna radiata) Tanaman kacang hijau tumbuh subur di wilayah tropis dan diambil bagian biji (polong) buahnya. Kacang hijau kaya dengan protein nabati dan berbagai jenis vitamin yang baik untuk kesehatan. Kandungan gizi kacang hijau adalah: kalsium yang baik untuk tulang, fosfor, zat besi yang baik untuk mencegah anemia, vitamin B kompleks yang mencegah penyakit beri-beri dan cacat pada janin dan melancarkan ASI.

• Kedelai (Glycine Max L) Tanaman kedelai masuk familia fabaceae yang diambil biji polongnya dan diperbanyak juga dengan bagian biji tersebut. Kedelai banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan juga pakan ternak. Kandungan gizi kedelai yang menonjol adalah protein nabati, bermanfaat untuk membangun sel tubuh. Terdapat vitamin B1, B2, dan B6 serta provitamin A, juga berbagai mineral seperti magnesium, kalium, fosfor, dan selenium serta asam omega 3 pada kedelai. Kedelai juga mengandung lemak sehat dan tidak memicu kolesterol naik sehingga aman dikonsumsi.

Ada pula lesitin, isoflavon, serta vitamin E yang semua baik bagi kesehatan tubuh. Bagian daun dan batang kedelai dapat menjadi pakan ternak setelah masa panen. Dapat juga diolah menjadi pupuk kompos. Umbi Umbi adalah perakaran yang mengalami perubahan bentuk serta ukuran karena berubah fungsi menjadi penyimpan cadangan makanan bagi tumbuhan.

olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …

Umbi umumnya tumbuh di bawah permukaan tanah, dan bisa juga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan tanaman. Berikut ini beberapa jenis umbi yang bermanfaat untuk sumber makanan manusia: • Ubi jalar (sweet potato) Memiliki kadar gizi yang tinggi, ubi jalar dikenal dengan nama ilmiah Ipomoea batatas L.

Jenisnya antara lain ada ubi ungu, ubi madu, ubi kuning, juga ubi oranye dan ubi dengan isi yang berwarna putih. Kandungan gizinya selain karbohidrat kompleks yang baik untuk diet penderita diabetes, ada juga vitamin C, A dan beta karoten pada ubi ungu, ubi kuning dan ubi oranye yang mencegah terjadinya kanker.

Serat ubi cukup tinggi dan baik untuk pencernaan, serta memiliki mineral seperti zat besi, folat dan tembaga serta mangan. • Singkong/ubi kayu Singkong memiliki akar tunggang dan akar cabang yang akan membesar seiring lamanya masa tanam dan dapat dikonsumsi jika sudah siap panen. Singkong menjadi makanan pokok di beberapa wilayah dengan kondisi tanah yang tidak terlalu subur. Kandungan karbohidratnya tinggi sehingga bisa menjadi sumber energi untuk manusia dan hewan.

Selain karbohidrat, umbi singkong juga memiliki dalam jumlah sedikit protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, juga vitamin B, C dan amilum. Pakar gizi menyebut manfaat singkong adalah untuk anti kanker, antitumor, dan menambah nafsu makan. Daun singkong dikonsumsi bagian pucuk mudanya dengan nilai gizi berupa vitamin A, B1 dan C, juga kalori, kalsium, fosfor, lemak, protein, hidrat arang dan zat besi.

Kulit batang singkong mengandung tanin, enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat. • Talas (keladi) Kandungan karbohidrat yang cukup tinggi membuat umbi talas bisa jadi bahan makanan pengganti makanan pokok. Selain ubinya, talas juga dikonsumsi daun mudanya. Daun talas juga banyak digunakan sebagai pembungkus makanan. Serat pada umbi talas baik untuk menyehatkan pencernaan, menyehatkan jantung karena membantu menurunkan kolesterol, juga menurunkan tekanan darah tinggi.

Vitamin C dan B6 pada talas baik untuk imunitas tubuh, juga vitamin E untuk kesehatan jantung. Hasil samping talas adalah akar rimpangnya yang diolah menjadi bubur yang berkhasiat mengurangi encok. Getah akar rimpangnya untuk obat bisul serta getah daunnya untuk obati perdarahan luka dan bengkak. Jika dibakar sebentar, pelepah daun talas bisa jadi obat mengurangi gatal-gatal dan obat gigitan kalajengking. Bahan sisa umbi, daun dan pelepah talas juga dapat digunakan untuk pakan ternak.

• Kentang Tanaman kentang baik sekali tumbuh di wilayah dataran tinggi serta iklim tropis. Kentang banyak jadi makanan pokok penduduk Eropa dan Amerika, selain juga wilayah lainnya di dunia, karena dianggap lebih sehat daripada beras.

Kandungan serat kentang bagus bagi pencernaan, dan berindeks glikemik rendah yang baik untuk mencegah diabetes. Kentang juga diyakini mencegah penyakit jantung, karena ada antioksidan dan vitamin C nya. Hasil samping dari kentang selain untuk bahan makanan manusia dan hewan, juga dipakai untuk bahan kosmetik karena umbi kentang dapat mengurangi mata bengkak, mata panda, mencerahkan kulit, mengencangkan kulit, dan membuat kulit terlihat lebih segar.
centralpendidikan.com - Pada kesempatan kali ini blog kami akan membagikan Latihan Soal PAT Prakarya SMP Kelas 7 Kurikulum 2013 semester 2 yang bisa digunakan sobat untuk tahun ajaran 2020/2021 mendatang.

Tapi maaf, karena soal ini tidak ada kunci jawabannya. Materi pada PAT prakarya yang olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian … acuan menggunakan standar kurikulum 2013 revisi. Dengan jumlah keseluruhan soal PAT Prakarya ini adalah 50 butir soal pilihan ganda. Dengan soal yang terbagi atas soal online dan PDF yang bisa di dunduh secara gratis. C. dapat digunakan untukbahan kerajinan D. dapat menimbulkan kerusakan lingkungan 2 Dampak lingkungan akibat limbah antara lain adalah : 1-bencana banjir 2-pencemaran air/udara 3-berkurangnya lahan pemukiman 4-bersarangnya bibit penyakit Dari pernyataan 1,2,3 dan 4 yang benar adalah nomor … A.

1,2,3 B. 1,3,4 B. air mandi, air hujan, rembesan AC C. rembesan AC, air sabun, minyak goreng D. air sabun, air selokan, minyak goreng buangan. 5 Teknik pengolahan limbah organik basah yang akan digunakan untuk bahan kerajinan dapat dilakukan dengan cara … A. memilah-milah limbah yang masih baik B. membersihkan dan mewarnai C. mengeringkan menggunakan sinar matahari langsung D. menggunting sesuai kebutuhan C.

daun-daunan, kulit jagung, kulit bawang, kulit kacang D. gabah, kertas, pelepah pisang, kulit jagung 8 Teknik sederhana untuk pengolahan limbah kertas yaitu dengsn menggunakan teknik : 1-anyaman 2-gulung (pilin) 3-bubur 4-cetak Dari pernyataan 1,2,3 dan 4 yang benar adalah nomor … A.

1,2,3 B. 1,3,4 D. stik es krim 12 Bahan dasar untuk membuat kemasan produk kerajinan adalah : 1-plastik 2-kain 3-kardus 4-kaca A.

1,2,3 B. 1,3,4 C. 1,2,4 D. 2,3,4 13 Syarat suatu produk kerajinan yang memiliki nilai jual adalah berkitan dengan … 1-selera konsumen 2-kualitas produk 3-manfaat 4-estetika Dari pernyataan 1,2,3 dan 4-yang benar adalah nomor … A. 1,2,3 B. 1,3,4 C. 1,2,4 D. 2,3,4 14 Isi perencanaan yang utama saat akan membuat karya kerajinan adalah : 1-ide /bentuk karya 2-bahan dan alat 3-desain 4-aksesoris Dari pernyataan 1,2,3 dan 4 yang benar adalah nomor … A.

1,2,3 B. 1,3,4 C. 1,2,4 D. 2,3,4 15 Hal yang saling berkaitan dan tidak terpisahkan saat membuat karya kerajinan yaitu … A. bahan, peralatan dan teknik B. bahan, biaya dan keahlian C. biaya, keahlian dan ketrampilan D. keahlian, ketrampilan dan kreativias 16 Dengan sering memperhatikan karya-karya kerajinan, maka bagi seseorang dapat menimbulkan … A.

rasa senang B. rasa damai C. jiwa seni D. kreaktivitas 17 peralatan utama untuk membuat kerajinan ini adalah: Dari pernyataan 1,2,3 dan 4 yang benar adalah nomor … A. 1,2,3 B. 1,3,4 C. 1,2,4 D. 2,3,4 18 Bahan limbah lunak anorganik untuk karya kerajinan dapat berupa karya …. 19 Tujuan utama pemberian kemasan pada suaru hasil karya kerajinan adalah untuk … A. memperindah tampilan dan menambah harga jual B. menambah harga jual dan melindungi karya C.

memperindah tampilan dan melindungi karya D. menambah harga jual dan minat beli konsumen 20 Sebuah karya kerajinan yang dilihat bentuk, merupakan syarat perancangan dari segi … hiasan atau ornamen, juga bahan bakunya A. keluwesan B. kenyamanan C. keunikan D. estetika 21 Pengertian sayuran adalah bagian vegetatif dari tumbuhan yang dapat dimakan … A. secara segar maupun dimasak. B. setelah dibersihkan dan dimasak. C. bersama dengan olahan daging/ikan D.

sebagai lauk selain ikan/daging 22 Dari gambar dibawah ini yang termasuk sayuran polong yaitu : Dari pernyataan 1,2,3 dan 4 yang benar adalah nomor … A. 1,2,3 B. 1,3,4 C. 1,2,4 D. 2,3,4 23 Sayuran memiliki umur relatif pendek, mudah rusak dan tidak dapat disimpan terlalu lama karena… A.

mudah membusuk dan layu B. mempunyai kadar air dan serat yang tinggi C. mengandung zat yang tidak dapat disimpan lama D. mempunyai kadar vitamin dan zat yang dibutuhkan 24 macam olahan yang tepat dari bahan seperti gambar tersebut adalah : 1-sop 2-lodeh 3-oseng-oseng 4-kare Dari pernyataan 1,2,3 dan 4 yang benar adalah nomor … A. 1 dan 2 B. 1 dan 3, C. 2 dan 3 D. 2 dan 4 25 nama biji buncis (ucet) yang sudah tua adalah … A. kacang merah B. kacang hijau C. kedelai D. kacang hitam 26 Bahan yang biasa diolah sebagai campuran sayur sop adalah .

27 Yang merupakan sayuran dengan memanfaatkan bagian akar yang mengembung yaitu .: Dari pernyataan 1,2,3 dan 4 yang benar adalah nomor … A. 1,2,3 B. 1,3,4 C. 1,2,4 D. 2,3,4 28 jenis sayuran ini merupakan golongan sayuran yang memanfaatkan bagian … A.

akar B. buah C. biji D. umbi 29 Sayuran berwarna hijau antara lain yaitu : Dari pernyataan 1,2,3 dan 4 yang benar adalah nomor … A.

1,2,3 B. 1,3,4 C. 1,2,4 D. 2,3,4 30 Jenis sayuran berwarna ungu antara lain … A. terong, bawang, bayam B. terong, bawang, ketela rambat C. bawang, bitsingkong D. bawang, bayam lobak 31 Jenis sayuran berwarna merah/biru olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian … … A. kubis, paprika, cabai B. tomat, paprika, wortel C.

tomat, cabai, terong D. bit, tomat, wortel 32 Jenis sayuran berwarna kuning / orange yaitu … 33 Olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari sayuran labu siam adalah bagian … A.

akarnya B. buahnya C. bijinya D. daunnya yang muda 34 Teknik Pengolahan sayuran antara lain dengan cara : 1- Merebus (Boiling), 2-Mengukus (Steaming). 3-Menumis, 4-Memanggang (Baking), Dari pernyataan 1,2,3 dan 4-yang benar adalah nomor … A.

1,2,3 B. 1,3,4 C. 1,2,4 D. 2,3,4 35 Bahan pengolahan bukan sayuran tapi biasa dibuat sayur : pernyataan 1,2,3 dan 4 yang benar adalah nomor … A. 1,2,3 Olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian …. 1,3,4 C. 1,2,4 D. 2,3,4 36 Olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari sayuran brokoli adalah bagian … A.

akarnya B. buahnya C. bunganya D. daunnya yang muda 37 Olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tanaman pisang adalah bagian … A. akarnya B. buahnya C. bijinya D. jantungnya 38 Olahan hasil samping menjadi olahan produk pangan dari tumbuhan talas adalah bagian … A.

akarnya B. buahnya C. batangnya D. daunnya yang muda 39 Cara penyajian olahan berkuah dengan menggunakan … A. piring B. mangkuk C. panci D. baskom 40 Cara penyajian olahan urap-urap dengan menggunakan … A. nampan B. piring ceper C. piring makan D.

mangkuk 41 Jantung pisang dapat diolah menjadi masakan …. A. sayur asam atau pecel B. pecel atau lodeh C. Lodeh atau rawon D.

Rawon atau sop 42 Tanaman pepaya dapat dibuat olahan hasil samping pangan dengan menggunakan … A. buah atau daun B. daun atau bunga C. bunga atau buah D. daun atau akar 43 Tanaman buah nangka dapat dibuat olahan hasil samping pangan dengan menggunakan … A.

daunnya yang muda B. bunganya yang masih kuncup C. nangka yang masih muda D. buahnya yang masih pentil 44 Jenis olahan hasil samping tanaman turi adalah bagian … A. bunga B. daun C. buah D. akar 45 Jenis olahan tanaman kelor dengan menggunakan bagian … A. buah atau daun B. daun atau bunga C. bunga atau buah D. daun atau akar 46 Jenis olahan tanaman bambu muda adalah berupa A.

asam manis B. lodeh C. sayur asam D. bali 47 Jenis tumbuhan jamur untuk olahan pangan antara lain yaitu jamur … 1-kuping 2-tiram 3-grigit 4-timur Jawaban yang tepat dari pilihan tersebut diatas adalah … A. 1,2,3 B. 1,3,4 C. 1,2,4 D. 2,3,4 48 Jenis sayuran berikut ini adalah … A. rebung B. buncis C. baby col D. asparagus 49 Jenis sayuran berikut ini adalah … A. wortel B. jagung C. bit D. lobak 50 Jenis sayuran berikut ini adalah … A. sawi putih B. sawi daging C. kubis D. sawi manis

Pengolahan Hasil Samping Serealia, Kacang-kacangan, dan Umbi-umbian Menjadi Produk Pangan #prakarya8




2022 www.videocon.com