Sirkuit formula 1

sirkuit formula 1

Formula 1 telah menggelar lebih dari 1.000 balapan di berbagai sirkuit sejak pertama kali diselenggarakan pada musim 1950. Ada beberapa sirkuit yang cukup ikonik dan selalu dinanti para pencinta Formula 1, seperti, Monza, Spa, Silverstone, dan Monaco.

Deretan sirkuit ini bahkan hampir tak pernah absen dari kalender balap. Namun, ternyata ada juga sirkuit yang hanya pernah menggelar satu balapan saja. Hal ini terjadi karena faktor keselamatan yang kurang, kurangnya minat penonton, atau ada sirkuit lain yang lebih baik.

Mau tau apa saja daftarnya? Berikut tujuh sirkuit yang hanya pernah sekali menggelar balapan Formula 1. GP Jerman 1959 di sirkuit Avus (deutschlandfunkkultur.de) Pada GP Belanda musim ini, salah satu yang cukup menarik adalah tikungan banking yang memiliki kemiringan tertentu.

Namun, jika di Zandvoort tingkat kemiringannya mencapai 18 derajat, di Avus bisa mencapai 43 derajat. Terdengar cukup menakutkan, bukan? Bahkan, tikungan ini mendapat julukan wall of death karena banyak memakan korban. Hal itulah yang membuat Avus hanya sekali menggelar balapan Formula 1, yakni pada musim 1959. Kala itu Ferrari mendominasi dengan menempatkan tiga pembalapnya di podium, yaitu Toni Brooks, Dan Gurney, dan Phill Hill. Balapan tersebut juga menjadi saksi meninggalnya pembalap asal Prancis, Jean Behra.

Sirkuit formula 1 Amerika Serikat 1959 di sirkuit Sebring (motorsportmagazine.com) Sebring merupakan sirkuit pertama di Amerika Serikat yang menggelar Formula 1, tepatnya pada musim 1959. Seri itu juga menjadi penutup musim, sekaligus menjadi penentu gelar juara sirkuit formula 1 antara Jack Brabham, Stirling Moss, dan Tony Brooks.

Namun, justru pembalap asal Selandia Baru, Bruce McLaren, yang meraih kemenangan.

sirkuit formula 1

Balapan ini sirkuit formula 1 pasti tak dapat dilupakan oleh Jack Brabham yang merupakan rekan setim McLaren. Setelah Stirling Moss mengalami masalah mesin pada awal balapan, Brabham pun mengusai baris depan. Namun, mobilnya justru kehabisan bahan bakar beberapa meter sebelum finis.

Tak mau kehilangan gelar juara, ia pun mendorong moblinya ke garis finis dan sukses keluar sebagai juara dunia. GP Amerika Serikat 1960 di sirkuit Riverside (autoweek.com) Balapan di sirkuit Sebring cukup menarik, tetapi secara komersial tak cukup sukses. Akhirnya GP Amerika Serikat semusim berselang dipindah ke sirkuit Riverside yang berlokasi di gurun dan cukup dekat dengan Los Angeles.

Namun, nyatanya jumlah penonton yang hadir tak sesuai sirkuit formula 1. Mereka lebih tertarik melihat ajang balap lain, seperti NASCAR, IMSA, dan IndyCar.

Apalagi, Ferrari tak ikut ambil bagian setelah kalah dalam perebutan gelar juara dari Jack Brabham. Balapan itu akhirnya dimenangi Stirling Moss yang membela Lotus. Sirkuit ini akhirnya dihancurkan pada tahun 1989 untuk pembangunan pusat perbelanjaan.

Baca Juga: 5 Wanita yang Pernah Membalap sirkuit formula 1 Ajang Formula 1, Tak Hanya Pria Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks • PR Besar Timnas U-23: Mencari Pengganti Pratama Arhan • Persija Akan Bangun Training Centre di Sawangan • Menilik Performa Ducati di Sirkuit Jerez sejak Berlaga di MotoGP GP Austria musim 1964 digelar di sirkuit Zeltweg yang terinspirasi dari sirkuit Silverstone yang juga sama-sama bekas lapangan terbang militer.

Namun, kisah mereka tak seperti Silverstone yang masih dipakai hingga kini. Keadaan permukaan lintasan yang cukup buruk membuat sirkuit ini hanya pernah sekali menggelar balapan.

Hal itu terbukti dengan banyaknya pembalap yang gagal finis akibat masalah pada lintasan. Balapan itu sendiri akhirnya dimenangi pembalap Ferrari, Lorenzo Bandini, yang juga menjadi satu-satunya kemenangan sepanjang kariernya di Formula 1. Austria pun akhirnya membangun sirkuit Red Bull Ring dan dipakai sejak musim 1970 untuk menggantikan Zeltweg. GP Prancis 1967 di sirkuit Le Mans (motorsportmagazine.com) Le Mans merupakan sirkuit yang terkenal dengan ajang balap 24 Hours Le Mans.

Namun, pada balapan di musim 1967, Formula 1 tak menggunakan lintasan yang sama, tetapi memakai sirkuit Bugatti yang baru dibangun. Lintasan ini juga dipakai untuk menggelar MotoGP.

Namun, hal ini justru membuat kehadiran penonton menurun. Balapan ini diberi julukan Grand Prix of Car Parks karena hanya enam pembalap yang mampu melewati garis finis dari 21 pembalap yang melakoni start.

Jack Brabham pun akhirnya keluar sebagai pemenang diikuti rekan setimnya, Denny Hulme, di tempat kedua, sekaligus membuat tim Brabham finis 1-2. GP Dallas 1984 di sirkuit Fair Park (motorsportmagazine.com) Hal yang membuat sirkuit Fair Park hanya sekali menggelar balapan Formula 1 adalah karena suhunya yang sangat tinggi hingga mencapai 40 derajat celcius. Stamina pembalap pun seakan dikuras hingga mencapai batasannya. Bahkan, race ini hampir dibatalkan karena kondisi lintasan yang buruk, namun tak jadi karena 90.000 penonton sudah memadati sirkuit ini.

sirkuit formula 1

Terbukti pada saat balapan dimulai, banyak pembalap yang tergelincir dan menabrak dinding akibat buruknya kondisi lintasan. Keke Rosberg yang membela Williams akhirnya keluar sebagai pemenang. Drama terjadi pada akhir balapan sirkuit formula 1 mobil Nigel Mansell berhenti tepat sebelum garis finis, ia yang mencoba mendorongnya akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit karena dehidrasi.

GP Eropa 1993 di sirkuit Donington (salracing.com) Meski hanya sekali menggelar balapan di Formula 1 pada musim 1993, sirkuit ini akan selalu diingat karena kehebatan Ayrton Senna menaklukan lintasan basah. Senna yang start dari posisi keempat dan sempat turun ke posisi lima dengan cepat merangsek ke posisi terdepan.

Hal itu dilakukan Senna hanya dalam satu lap dengan mobil McLaren miliknya. Bahkan, apa yang dilakukan pembalap asal Brazil ini mendapat julukan The Greatest Lap. Setelah itu Senna tak lagi terkejar dan unggul hingga 80 detik dari peringkat kedua, Damon Hill. Meski hanya sekali menggelar balapan, ada juga yang sirkuit formula 1 mempunyai banyak momen tak terlupakan.

Sayang, akibat kondisi lintasan yang buruk dan kurangnya antusiasme penonton, sirkuit ini tak lagi dipakai di Formula 1. Baca Juga: 10 Mobil Formula 1 yang Kehadirannya Berhasil Mengubah Sejarah Berita Terpopuler • Daftar Tanggal Merah Desember 2022: Libur Natal • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan • Kamu Workaholic?

Waspadai 7 Tanda Kamu Terlalu Keras ke Diri Sendiri • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • Menko Muhadjir: Biaya Pasien Hepatitis Akut Ditanggung BPJS Kesehatan • 9 Potret Atta Halilintar di Singapura, Berlibur sambil Momong Anak!

• 10 Momen Nagita Slavina Masak Makan Malam buat Teman-teman Artisnya • Hari Keberuntungan Tiap Zodiak di Bulan Mei 2022, Mohon Dicatat ya! Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia ingin menjadi tuan rumah salah satu penyelenggaraan seri balap dunia Formula 1 atau F1 di Bintan, Kepulauan Riau.

Pembangunan sirkuit tersebut sudah dimulai pada 17 Maret 2022. Diperkirakan sirkuit rampung pada 2024. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pembangunan sirkuit sepenuhnya menggunakan dana swasta dan tidak menggunakan APBN atau APBD. "Dibangun senilai Rp 1.2 triliun tanpa APBN atau APBD," kata Sandiaga di acara Weekly Press Briefing di Jakarta, Senin (28/3/2022).

Dia mengatakan, pemerintah terus berkoordinasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk menjadi tuan sirkuit formula 1 F1. "Ada juga keinginan kita meng-host Formula 1 sedang kita lakukan langkah-langkah persiapan kita akan mengecek bersama IMI terkait F1," ujar Sandiaga. Baca juga: Penonton MotoGP Mandalika Singgung Manajemen Parkir yang Perlu Diperbaiki Sandiaga mengatakan, Kemenparekraf bersama IMI ingin meningkatkan investasi dari sektor swasta.

Ia meyakini bisa berjalan, lantaran kesuksesan ajang balap motor internasional, MotoGP di Mandalika.

sirkuit formula 1

Baca juga: Rata-rata Penonton MotoGP Rogoh Kocek Rp 10 Juta Selama di Mandalika "F1 ini berdasarkan diskusi kami dengan Ikatan Motor Indonesia akan diselenggarakan di Bintan International Circuit," ujar Sandiaga.
JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Syarif memperkirakan konstruksi seluruh proyek Sirkuit Formula E Jakarta hingga fasilitas pendukungnya rampung pada 1 Mei 2022.

Hal tersebut, seiring catatan BUMD DKI Jakarta yang menyatakan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pelaksana ajang balap sudah menyelesaikan 87,9 persen konstruksi untuk sirkuitnya.

"Semua 100 persen selesai 1 Mei," kata Syarif dilansir Antara, Jumat, (25/3/2022). Baca juga: Pahami Teknik Pengereman Motor yang Benar Saat Berkendara KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO Sisi barat sirkuit Formula E diambil dari tempat pembangunan zona 5 sirkuit Formula E, Ancol Jakarta Utara.

Foto atas sirkuit formula 1 pada 25 Maret 2022, foto bawah pada 29 Desember 2021. Dengan realisasi itu, dia optimistis awal April 2022 pengerjaan sirkuit atau lintasan sudah rampung meski mundur dua hingga tiga hari karena ada peninjauan ulang dari panitia.

Kemudian dilanjutkan dengan pembangunan tribune penonton, pembatas dan garasi tim pembalap (paddock) serta konstruksi lain seluruhnya diperkirakan selesai 1 Mei 2022.

"Kami apresiasi pekerjaan yang dikerjakan Jakpro dan kami pikir masyarakat sudah menanti, tidak sabar melihat Formula E," katanya ketika meninjau pembangunan sirkuit Formula E Jakarta. Dalam kesempatan sama, ia menyatakan bahwa kapasitas bangku penonton di tribune diperkirakan mencapai minimal 10 ribu orang dan masih akan terus dievaluasi kembali. Baca juga: Jangan Ngebut, Berkendara di Cuaca Ekstrem Rawan Sirkuit formula 1 KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI Rute balap Formula E jika diselenggarakan di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat Hal serupa juga dinyatakan oleh Penasihat Sirkuit Formula E yang merupakan tim teknis dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), Irwan Sucahyono dalam kesempatan terpisah.

" Tribune rampung harus menunggu trek selesai," katanya. Diketahui, balap mobil listrik Formula E Jakarta 2022 atau Jakarta E- Prix di Ancol direncanakan berlangsung pada 4 Juni 2022 atau tinggal 70 hari lagi.

Dengan anggaran Rp 60 miliar, lintasan sirkuit Formula E Jakarta memiliki panjang 2,4 kilometer dengan lebar 12 meter dan 18 tikungan. Pada trek itu, peserta dan penonton akan disuguhkan dengan pemandangan laut dan Jakarta International Stadium ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAFoto udara lintasan Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang telah diaspal di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu(13/4/2022).

Pengaspalan Sirkuit Formula E sepanjang 2,4 kilometer dinyatakan telah rampung seluruhnya dan untuk penggunaannya tinggal menunggu persetujuan kelayakan dari Formula E Operation (FEO).

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang balap mobil Formula E Jakarta 2022 akan digelar pada 4 Juni sirkuit formula 1. Balapan akan digelar di sirkuit buatan yang berlokasi di Ancol, Jakarta Utara. Sirkuit Formula E dibangun di kawasan Pantai Karnaval, tepat di sisi selatan Ancol Beach City (ABC Mall), dengan panjang lintasan 2,4 km, lebar 12 meter dan jumlah 18 tikungan. Irawan Sucahyono, VP of Infrastructure and GA Formula E - Jakpro, mengatakan, Sirkuit Ancol sebetulnya tidak semua layout dibuat baru karena tetap menggunakan jalan yang ada.

Baca juga: Angkut Wisatawan, Ambulans Nekat Terobos One Way di Puncak Bogor BPMI Setpres/Laily Rachev Presiden Jokowi saat meninjau Sirkuit Formula E bersama Gubernur DKI Jakarta pada Senin (25/04/2022). "Ini sirkuit Formula E memang khusus dibuat untuk Formula E, kita tahu Formula E itu DNA-nya ialah street circuit, di mana-mana street circuit, jadi ini juga dibuat street circuit," katanya kepada Kompas.com, Jumat (6/5/2022).

Irawan mengatakan, desain trek yang benar-benar baru sebetulnya hanya 50 persen. Sedangkan 50 persen lainnya ialah menggunakan jalanan yang sudah ada sebelumnya. "Sebetulnya tidak (semuanya dibuat baru) hanya 50 persen. Jadi jalan ini dari sana ke sana sudah ada dekat Mall), tapi dari sini ke sana baru (di bagian ujung)," ungkapnya. "Jadi 50 persen baru, sedangkan 50 persen ialah jalan raya yang dijadikan sirkuit. Kalau tempat lain kan 100 persen jalan raya.

Itu bedanya," kata Irawan. Baca juga: Masih Perlukah Ritual Injak Gas Sebelum Matikan Mesin Mobil? Foto: PPID DKI Jakarta Presiden RI Joko Widodo berkunjung mengecek kondisi pembangunan Sirkuit Ancol buat Formula E 2022.

sirkuit formula 1

Di sisi lain, Irawan mengatakan lebar trek 12 meter cukup untuk mobil Formula E. Sebab dengan lebar tersebut mobil masih punya cukup ruang untuk bisa menyalip sirkuit formula 1. "Kalau di jalan raya, jalan dengan 3 jalur itu lebar standarnya 10,5 meter," kata Irawan. Mobil Formula E Gen 2 saat ini punya panjang sekitar 5,1 meter, lebar 1,7 meter, tinggi 1 meter, dan wheelbase 3,1 meter.

Sedikit lebih kompak atau tidak selebar mobil Formula 1.
VIVA – Setelah memiliki Sirkuit Mandalika untuk menyelenggarakan MotoGP, Indonesia akan membangun Sirkuit Bintan yang akan digunakan untuk Formula 1. Sirkuit international tersebut akan dibangun di Kawasan Lagoi, pembangunan yang direncanakan menjadi area balapan Formula 1 dan balapan internasional lainnya ini diketahui memakan investasi mencapai Rp1 triliun lebih yang murni berasal dari konsorsium swasta tanpa APBN/APBD.

Lebih lanjut Bamsoet mengungkap progres pembangunan selain penentuan lokasi, pihak Populous sebagai konsultan internasional dari Inggris, yang menangani landscape design kawasan sirkuit sudah mematangkan Detail Engineering Design (DED), termasuk desain lintasan/track sirkuit.

"Direncanakan dalam lintasan sirkuit ada 17 tikungan untuk Motor Roda Dua, serta 18 tikungan untuk Formula 1. Tim konsorsium saat ini sedang mematangkan rencana pengembangan bisnis di kawasan Bintan International Circuit," beber Bamsoet. Bamsoet juga menjelaskan bahwa ditargetkan pada Mei 2022 seluruh perencanaan bisnisnya sudah selesai, sehingga Presiden Joko Widodo sekaligus Bapak Otomotif Sirkuit formula 1 sudah bisa melakukan groundbreaking pembangunan Bintan International Circuit. Dia mengungkapkan kehadiran Bintan International Circuit sebagai Sirkuit Formula 1 di Indonesia ini nantinya akan mendatangkan banyak keuntungan.

Selain meningkatkan gairah balap mobil dalam peningkatan prestasi atlet, juga bisa menyerap lapangan pekerjaan sekaligus menjadi penggerak ekonomi Kepulauan Riau dan nasional, "Sebagai gambaran, penyelenggaraan Formula 1 di Montreal dikabarkan bisa membuka 640 lowongan pekerjaan di Kota Quebec dan sekitarnya.

sirkuit formula 1

Secara aktivitas dan operasional sirkuit, menyumbang 9.100 lowongan pekerjaan di regional Austin. Menghasilkan perputaran uang untuk menggaji para pekerjanya mencapai US$ 306 juta," paparnya. Begitu pun dengan Formula 1 di USA yang diselenggarakan di The Circuit of America pada kurun waktu 2012-2015.

Ia menerangkan penyelenggaraannya memberikan kontribusi pada lokal ekonomi mencapai US$ 2,8 miliar. Selain itu, lanjut Bamsoet, studi Price Waterhouse Coopers mencatat Formula 1 di Azerbaijan yang diselenggarakan di Kota Baku pada kurun waktu 2016 dan 2017 membukukan pendapatan mencapai US$ 277,3 juta. Selain mendapatkan keuntungan ekonomi, Indonesia juga bisa mendapatkan manfaat dari sisi country branding.

"Sejak penyelenggaraan pertama di tahun 2018, Singapura telah menjadi tuan rumah untuk 450 ribu turis F1. Berkontribusi pada penerimaan belanja wisata mencapai US$ 1,4 miliar," ujar Bamsoet. "Bintan International Circuit nantinya bisa bekerja sama dengan Singapura untuk bersama-sama menyelenggarakan Formula 1 di Bintan International Circuit. Sehingga Singapura tidak perlu lagi menutup jalan raya, mall, dan toko-toko dengan biaya kompensasi yang sangat besar untuk menyelenggarakan Formula 1," pungkasnya.
KOMPAS.com - Setelah sukses dengan sirkuit Mandalika, pemerintah berencana membangun beberapa sirkuit lain, salah satunya sirkuit Formula 1 (F1) di Kepulauan Bintan.

Pada Kamis, (17/3/2022), pembangunan Bintan International Circuit atau Sirkuit Internasional Bintan resmi dimulai, ditandai dengan melakukan peletakan batu pertama oleh Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo. Dengan dibangunnya sirkuit tersebut, Indonesia ke depannya bisa menggelar Formula F1. Tak hanya itu, wisatawan domestik maupun mancanegara bisa menikmati panorama alam yang indah dari Pulau Bintan sembari menonton balapan. Berikut fakta-fakta Sirkuit Internasional Bintan: Baca juga: Sirkuit Internasional Bintan Bakal Mirip Mandalika, Dipadu dengan Pemandangan Alam 1.

Alasan dipilihnya Bintan Dikutip Kompas.com, Kamis (17/3/2022), Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, dibangunnya Bintan International Circuit (BIC) akan semakin menyemarakkan gelaran sport tourism di Bintan. "Sebelum masa pandemi, hampir di setiap bulan sepanjang tahun ada event-event sport tourism internasional yang digelar di Bintan, adanya sirkuit ini tentu semakin mendukung dan mengundang wisatawan datang ke Bintan," kata Ansar.

Ansar mengungkapkan dengan bentang alam dan pesisir pantai yang indah akan membuat Bintan International Circuit mempunyai nilai jual yang tinggi dan menjadikan sirkuit ini menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

"Jika terbangun sirkuit ini bisa melengkapi Bintan untuk menjadi mega resort in the world, kita akan mempunyai infrastruktur entertain kelas dunia," ujar Ansar. Ditambahkan Ansar, dengan dibangunnya sirkuit ini, para investor semakin tertarik untuk menanamkan modalnya dengan membuka resor-resor dan hotel baru di kawasan Bintan. Berita Terkait Solusi Kurang Bayar atau Lebih Bayar Saat Lapor SPT Kapitalisme Fosil dan Perang Rusia vs Ukraina Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Bagaimana Sejarah Jamu?

Jadi Produsen Terbesar Nomor 4 Dunia, Mana Saja Daerah Penghasil Kopi Terbanyak di Indonesia? Update Corona 18 Maret: Kasus Harian Covid-19 RI Turun, Angka Kematian di Atas 200 Berita Terkait Solusi Kurang Bayar atau Lebih Bayar Saat Lapor SPT Kapitalisme Fosil dan Perang Rusia vs Ukraina Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Bagaimana Sejarah Jamu?

Jadi Produsen Terbesar Nomor 4 Dunia, Mana Saja Daerah Penghasil Kopi Terbanyak di Indonesia? Update Corona 18 Maret: Kasus Harian Covid-19 RI Turun, Angka Kematian di Atas 200 Kapan MotoGP Mandalika Dimulai?

Berikut Ini Jadwal Lengkapnya https://www.kompas.com/tren/read/2022/03/18/120500865/kapan-motogp-mandalika-dimulai-berikut-ini-jadwal-lengkapnya https://asset.kompas.com/crops/lFSh_blUqQ89bhaWulDihgHtgmQ=/720x480:3600x2400/195x98/data/photo/2022/03/14/622f0f6db6bd9.jpg• Afrikaans • Asturianu • Български • বাংলা • Bosanski • Čeština • Dansk • Deutsch • English • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Français • Galego • Hrvatski • Magyar • 日本語 • 한국어 • Lietuvių • Latviešu • मराठी • Nederlands • Norsk bokmål • Polski sirkuit formula 1 Português • Română • Русский • Simple English • Slovenščina • Српски / srpski • Türkçe • Українська • 中文 Negara-negara yang dijadwalkan atau menyelenggarakan balapan F1, ditandai dengan warna hijau.

Lokasi sirkuit ditandai dengan warna hitam. Negara mantan penyelenggara berwarna abu tua. Mantan sirkuit penyelenggara ditandai dengan titik putih. Teritori yang ditunjukkan berstatus De facto. Formula Satu terdiri dari sejumlah seri balapan yang dikenal dengan istilah Grand Prix. Balapan diselenggarakan di dalam sirkuit khusus, atau terkadang di jalan-jalan kota tertutup. [1] Hasilnya menentukan dua gelar juara dunia, satu untuk pembalap dan satu lagi untuk konstruktor.

[2] • l • b • s Secara keseluruhan, sudah ada 73 sirkuit berbeda yang telah menyelenggarakan seri Kejuaraan Dunia. Banyak sirkuit klasik yang menyelenggarakan balapan dengan tata letak yang berbeda sepanjang sejarahnya, misalnya Nürburgring, Spa-Francorchamps, dan Monza.

Contohnya Nürburgring, balapan Kejuaraan Dunia pertama di sirkuit itu menggunakan versi sirkuit yang memiliki panjang 22.835 km (14.189 mi), tetapi karena alasan keamanan, balapan yang lebih baru menggunakan tata letak yang lebih pendek dan lebih aman. [3] Sirkuit Monza adalah yang paling banyak menyelenggarakan balapan F1; satu-satunya musim dimana sirkuit ini tidak menyelenggarakan Grand Prix adalah musim 1980, ketika Grand Prix Italia digelar di sirkuit Autodromo Enzo e Dino Ferrari.

[4] Sirkuit Internasional Algarve menjadi sirkuit ke-73 yang menyelenggarakan Grand Prix, ketika sirkuit ini menjadi tuan rumah Grand Prix Portugal di tahun 2020; sirkuit ini adalah yang paling baru di daftar ini. Sirkuit yang pertama kali menjadi tuan rumah balapan Formula Satu adalah Silverstone, di mana seri Kejuaraan Dunia pertama, [[Grand Prix F1 Inggris 1950-Grand Prix Inggris 1950}}, diselenggarakan.

Yang paling panjang adalah Sirkuit Pescara (25 km) yang hanya menggelar satu seri Kejuaraan Dunia, [[Grand Prix F1 Pescara 1957-Grand Prix Pescara 1957}}, yang dimenangkan pembalap asal Inggris, Stirling Moss. [5] Autodrome Internasional Miami akan menggelar GP Miami dari tahun 2022.

[6] Berbagai bentuk trek balapan yang berbeda-beda telah dipergunakan sepanjang sejarah Formula Satu; misalnya trek yang khusus dibuat untuk balapan seperti Suzuka, trek jalanan seperti Spa, dan trek jalan raya seperti Monako. Daftar sirkuit [ sunting - sunting sumber ] Kunci ✔ Sirkuit saat ini (untuk musim 2021) * Sirkuit ditunda atau untuk musim selanjutnya (musim 2023) • Kolom "Peta" menunjukkan diagram konfigurasi terbaru dari sirkuit.

• Kolom "Tipe" menunjukkan tipe sirkuit: "jalan raya" adalah sirkuit jalan raya umum yang ditutup sementara, "balap/jalanan" adalah sebuah sirkuit campuran jalan umum tertutup dan fasilitas khusus, dan "balap" adalah fasilitas khusus.

Sirkuit Peta Tipe Lokasi Panjang Seri Musim Jumlah seri digelar Sirkuit Jalan Raya Adelaide Sirkuit jalan raya Adelaide, Australia 3.780 kilometer (2.350 mi) Grand Prix Australia 1985– 1995 11 Sirkuit Ain-Diab Sirkuit jalan raya Casablanca, Maroko 7.618 kilometer (4.734 mi) Grand Prix Maroko 1958 1 Sirkuit Aintree Sirkuit jalan raya Liverpool, Britania Raya 4.828 kilometer (3.000 mi) Grand Prix Britania 1955, 1957, 1959, 1961- 1962 5 Sirkuit Albert Park ✔ Sirkuit jalan raya Melbourne, Australia 5.303 kilometer (3.295 mi) Grand Prix Australia 1996– 2019, 2022 24 Sirkuit formula 1 Internasional Algarve Sirkuit balap Portimão, Portugal 4.653 kilometer (2.891 mi) Grand Prix Portugal 2020– 2021 2 Anderstorp Raceway Sirkuit balap Anderstorp, Swedia 4.031 kilometer (2.505 mi) Grand Prix Swedia 1973– 1978 6 Miami International Autodrome ✔ Sirkuit jalan raya Miami, Amerika Serikat 5.410 kilometer (3.360 mi) Grand Prix Miami 2022 0 Autódromo do Estoril Sirkuit balap Estoril, Portugal 4.360 kilometer (2.710 mi) Grand Prix Portugal 1984– 1994 13 Autódromo Hermanos Rodríguez ✔ Sirkuit balap Mexico City, Meksiko 4.304 kilometer (2.674 mi) Grand Prix Meksiko 1963 – 1970, 1986– 1982, 2015- 2019, 2021 21 Autodromo Internazionale Enzo e Dino Ferrari ✔ Sirkuit balap Imola, Italia 4.909 kilometer (3.050 mi) Grand Prix San Marino, Grand Prix Italia 1980– 2006, 2020– 2021 29 Autódromo Internacional Nelson Piquet Sirkuit balap Rio de Janeiro, Brasil 5.031 kilometer (3.126 mi) Grand Prix Brasil 1978, 1981– 1989 10 Autodromo Juan y Oscar Gálvez Sirkuit jalanan Buenos Aires, Argentina 4.259 kilometer (2.646 mi) Grand Prix Argentina 1953– 1958, 1960, 1972– 1975, 1977– 1981, 1995– 1998 20 Autódromo José Carlos Pace ✔ Sirkuit balap São Paulo, Brasil 4.309 kilometer (2.677 mi) Grand Prix Brasil, São Paulo 1973– 1977, 1979– 1980, 1990– 2019, 2021 38 AVUS Sirkuit sirkuit formula 1 raya Berlin, Jerman 8.300 kilometer (5.200 mi) Grand Prix Jerman 1959 1 Sirkuit Internasional Bahrain✔ Sirkuit balap Sakhir, Bahrain 3.543 kilometer (2.202 mi) Grand Prix Bahrain, Grand Prix Sakhir 2004– 2010, 2012– 2022 18 Sirkuit Kota Baku ✔ Sirkuit jalan raya Baku, Azerbaijan 6.003 kilometer (3.730 mi) Grand Prix Azerbaijan, Grand Prix Eropa 2016- 2019, 2021 5 Brands Hatch Sirkuit balap Kent, Britania Raya 3.703 kilometer (2.301 mi) Grand Prix Britania, Grand Prix Eropa 1964, 1966, 1968, 1970, 1972, 1974, 1976– 1978, 1980, 1982– 1986 14 Sirkuit Bremgarten Sirkuit jalan raya Bremgarten, Swiss 7.208 kilometer (4.479 mi) Grand Prix Swiss 1950– 1954 5 Sirkuit Internasional Buddh Sirkuit balap Noida, India 5.141 kilometer (3.194 mi) Grand Prix India 2011- 2013 3 Sirkuit formula 1 Bugatti Sirkuit balap Le Mans, Prancis 4.430 kilometer (2.750 mi) Grand Prix Prancis 1967 1 Caesars Palace Sirkuit jalan raya Las Vegas, Amerika Serikat 3.650 kilometer (2.270 mi) Grand Prix Caesars Palace 1981– 1982 2 Catalunya ✔ Sirkuit balap Montmeló, Spanyol 4.655 kilometer (2.892 mi) Grand Prix Spanyol 1991– 2021 31 Sirkuit Charade Sirkuit jalan raya Clermont-Ferrand, Prancis 8.055 kilometer (5.005 mi) Grand Prix Prancis 1965, 1969– 1970, 1972 4 Circuito da Boavista Sirkuit jalan raya Porto, Portugal 7.775 kilometer (4.831 mi) Grand Prix Portugal 1958, 1960 2 Circuito de Jerez Sirkuit balap Jerez de la Frontera, Spanyol 4.428 kilometer (2.751 mi) Grand Prix Spanyol dan Grand Prix Eropa 1986– 1990, 1994, 1997 7 Circuito del Jarama Sirkuit balap Jarama, Spanyol 3.404 kilometer (2.115 mi) Grand Prix Spanyol 1968, 1970, 1972, 1974, 1976– 1979, 1981 9 Circuit of the Americas ✔ Sirkuit balap Austin, Amerika Serikat 5.513 kilometer (3.426 mi) Grand Prix Amerika 2012– 2019, 2021 9 Dallas Grand Prix Circuit Sirkuit jalan raya Dallas, Amerika Serikat 3.901 kilometer (2.424 mi) Grand Prix Dallas 1984 1 Sirkuit Jalan Raya Detroit Sirkuit jalan raya Detroit, Amerika Serikat 4.168 kilometer (2.590 mi) Grand Prix Detroit 1982– 1988 7 Dijon-Prenois Sirkuit balap Prenois, Prancis 3.886 kilometer (2.415 mi) Grand Prix Prancis, Grand Prix Swiss 1974, 1977, 1979, 1981– 1982, 1984 6 Donington Park Sirkuit balap Leicestershire, Britania Raya 4.020 kilometer (2.500 mi) Grand Prix Eropa 1993 1 Fuji Speedway Sirkuit balap Shizuoka, Jepang 4.563 kilometer (2.835 mi) Grand Prix Jepang 1976– 1977, 2007– 2008 4 Gilles Villeneuve ✔ Sirkuit jalan raya Montréal, Kanada 4.361 kilometer (2.710 mi) Sirkuit formula 1 Prix Kanada 1978– 1986, 1988– 2008, 2010- 2019 40 Hockenheimring Sirkuit balap/jalanan Hockenheim, Jerman 4.574 kilometer (2.842 mi) Grand Prix Jerman 1970, 1977– 1984, 1986– 2006, 2008, 2010, 2012, 2014, 2016, 2018- sirkuit formula 1 37 Hungaroring ✔ Sirkuit balap Mogyoród (dekat Budapest), Hongaria 4.381 kilometer (2.722 mi) Grand Prix Hongaria 1986– 2021 36 Indianapolis Motor Speedway 1 Sirkuit balap Speedway, Amerika Serikat 4.192 kilometer sirkuit formula 1 mi) [[Indianapolis 500}}, Grand Prix Amerika Serikat 1950– 1960, 2000– 2007 19 Istanbul Park Sirkuit balap Istanbul, Turki 5.338 kilometer (3.317 mi) Grand Prix Turki 2005– 2011, 2020– 2021 9 Sirkuit Jalan Raya Jeddah ✔ Sirkuit jalan raya Jeddah, Arab Saudi 6.175 kilometer (3.837 mi) Grand Prix Arab Saudi 2021- 2022 2 Korea International Circuit Sirkuit jalan raya Yeongam County, Jeolla Selatan, Korea Selatan 5.615 kilometer (3.489 mi) Grand Prix Korea 2010– 2013 4 Kyalami Sirkuit balap Midrand, Gauteng, Afrika Selatan 4.200 kilometer (2.600 mi) Grand Prix Afrika Selatan 1967– 1980, 1982- 1985, 1992– 1993 20 Long Beach Sirkuit jalan raya Long Beach, Amerika Serikat 3.275 kilometer (2.035 mi) Grand Prix Amerika Serikat Barat 1976– 1983 8 Sirkuit Internasional Losail Sirkuit balap Lusail, Qatar 5.380 kilometer (3.340 mi) Grand Prix Qatar 2021 1 Magny-Cours Sirkuit balap Nevers, Prancis 4.411 kilometer (2.741 mi) Grand Prix Prancis 1991– 2008 18 Sirkuit Jalan Raya Marina Bay ✔ Sirkuit jalan raya Singapura 5.063 kilometer (3.146 mi) Grand Prix Singapura 2008– 2019 12 Monsanto Sirkuit jalan raya Lisbon, Portugal 5.440 kilometer (3.380 mi) Grand Prix Portugal 1959 1 Monako ✔ Sirkuit jalan raya Monako 3.337 kilometer (2.074 mi) Grand Prix Monako 1950, 1955– 2019, 2021 67 Montjuïc Sirkuit jalan raya Barcelona, Spanyol 3.791 kilometer (2.356 mi) Grand Prix Spanyol 1969, 1971, 1973, 1975 4 Mont-Tremblant Sirkuit balap Mont-Tremblant, Quebec, Kanada 4.265 kilometer (2.650 mi) Grand Prix Kanada 1968, 1970 2 Monza ✔ Sirkuit balap Monza, Italia 5.793 kilometer (3.600 mi) Grand Prix Italia 1950– 1979, 1981– 2021 71 Sirkuit Mugello Sirkuit balap Toskana, Italia 5.245 kilometer (3.259 mi) Grand Prix Toskana 2020 1 Mosport International Raceway Sirkuit balap Bowmanville, Kanada 3.957 kilometer (2.459 mi) Grand Prix Kanada 1967, 1969, 1971– 1977 8 Nivelles-Baulers Sirkuit balap Nivelles, Belgia 3.724 kilometer (2.314 mi) Grand Prix Belgia 1972, 1974 2 Nürburgring Sirkuit balap Nürburg, Jerman 5.148 kilometer (3.199 mi) Grand Prix Jerman, Grand Prix Eropa, Grand Prix Luksemburg, Grand Prix Eifel 1951– 1958, 1961– 1969, 1971– 1976, 1984– 1985, 1995– 2007, 2009, 2011, 2013, 2020 41 Okayama Sirkuit balap Aida, Jepang 3.703 kilometer (2.301 mi) Grand Prix Pasifik 1994– 1995 2 Paul Ricard ✔ Sirkuit balap Castellet, Prancis 5.842 kilometer (3.630 mi) Grand Prix Prancis 1971, 1973, 1975– 1976, 1978, 1980, 1982– 1983, 1985– 1990, 2018- 2019 14 Sirkuit Pangeran George Sirkuit balap Sirkuit formula 1 London, Afriska Selatan 3.920 kilometer (2.440 mi) Grand Prix Afrika Selatan 1962– 1963, 1965 3 Pedralbes Sirkuit jalan raya Barcelona, Spanyol 6.316 kilometer (3.925 mi) Grand Prix Spanyol 19, 1954 2 Pescara Sirkuit jalanan Pescara, Italia 25.800 kilometer (16.000 mi) Grand Prix Pescara 1957 1 Phoenix [[Berkas:Phoenix Grand Prix Route - 1989, 1990.svg-50px-Phoenix — 1989 and 1990}} [[Berkas:Phoenix Grand Prix Route - 1991.svg-150px-Phoenix — 1991}} Sirkuit jalan raya Phoenix, Amerika Serikat 3.720 kilometer (2.310 mi) Grand Prix Amerika Serikat 1989– 1991 3 Red Bull Ring ✔ Sirkuit balap Spielberg, Austria sirkuit formula 1 kilometer (2.683 mi) Grand Prix Austria 1970- 1987, – 2003, 2014- 2021 35 Reims-Gueux Sirkuit jalanan Reims, Prancis 8.302 kilometer (5.159 mi) Grand Prix Prancis 1950– 1951, 1953– 1954, 1956, 1958– 1961, 1963, 1966 11 Riverside International Raceway Sirkuit balap Riverside, Amerika Serikat 5.271 kilometer (3.275 mi) Gran Prix Amerika Serikat 1960 1 Rouen-Les-Essarts Sirkuit jalanan Rouen, Prancis 6.542 kilometer (4.065 mi) Grand Prix Prancis 1952, 1957, 1962, 1964, 1968 5 Sebring International Raceway Sirkuit jalanan Sebring, Amerika Serikat 8.356 kilometer (5.192 mi) Grand Prix Amerika Serikat 1959 1 Sirkuit Internasional Sepang Sirkuit balap Kuala Lumpur, Malaysia 5.543 kilometer (3.444 mi) Sirkuit formula 1 Prix Malaysia 1999– 2017 19 Sirkuit Internasional Shanghai* Sirkuit balap Shanghai, Tiongkok 5.451 kilometer (3.387 mi) Grand Prix Cina 2004– 2019 16 Sirkuit Silverstone ✔ Sirkuit balap Silverstone, Britania Raya 5.891 kilometer (3.660 mi) Grand Prix Britania 1950– 1954, 1956, 1958, 1960, 1963, 1965, 1967, 1969, 1971, 1973, 1975, 1977, 1979, 1981, 1983, 1985, 1987– 2021 56 Sochi Autodrom [a] Sirkuit balap Sochi, Rusia 5.848 kilometer (3.634 mi) Grand Prix Rusia 2014– 2021 8 Sirkuit Spa-Francorchamps ✔ Sirkuit jalanan Spa, Belgia 7.004 kilometer (4.352 mi) Grand Prix Belgia 1950– 1970, 1983, 1985– 2002, 2004– 2005, 2007– 2020 53 Sirkuit Internasional Suzuka ✔ Sirkuit balap Suzuka, Jepang 5.807 kilometer (3.608 mi) Grand Prix Jepang 1987– 2006, 2009– 2019 31 Sirkuit Jalan Raya Valencia Sirkuit jalan raya Valencia, Spanyol 5.419 kilometer (3.367 mi) Grand Prix Eropa 2008– 2012 5 Watkins Glen International Sirkuit jalanan Watkins Glen, Amerika Serikat 5.430 kilometer (3.370 mi) Grand Prix Amerika Serikat 1961– 1980 20 Sirkuit Yas Marina ✔ Hibrid Abu Dhabi, Uni Emirat Arab 5.554 kilometer (3.451 mi) Grand Prix Abu Dhabi 2009- 2020 12 Sirkuit Zandvoort ✔ Sirkuit balap Zandvoort, Belanda 4.252 kilometer (2.642 mi) Grand Prix Belanda 1952– 1953, 1955, 1958– 1971, 1973– 1985 30 Zeltweg Sirkuit jalanan Zeltweg, Austria 3.816 kilometer (2.371 mi) Grand Prix Austria 1964 1 Sirkuit Zolder Sirkuit balap Heusden-Zolder, Belgia 4.262 kilometer (2.648 mi) Grand Prix Belgia 1973, 1975– 1982, 1984 10 Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ Treymane, David (2002).

The concise encyclopedia of Formula One. Parragon.

sirkuit formula 1

hlm. 82–83. ISBN 0-75258-766-8. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ "2020 Formula 1 Sporting Regulations" (PDF).

fia.com. Fédération Internationale de l'Automobile. 16 Desember 2020. sirkuit formula 1. 3-4. Diakses tanggal 7 Februari 2021. • ^ Hughes & Tremayne 2002, hlm. 76 • ^ "Facts and figures – Italian Grand Prix". Formula 1. 7 September 2006. Diakses tanggal 22 June 2012. • ^ "Pescara Circuit". espnf1.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Oktober 2013. Diakses tanggal 2 Februari 2021. • ^ "Miami Grand Prix to join F1 calendar in 2022, with exciting new circuit planned - Formula 1®".

www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 18 April 2021. Diakses tanggal 17 Agustus 2021. • ^ Smith, Luke (3 Maret 2022). "F1 terminates Russian GP contract after cancellation of 2022 race". Autosport (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 4 Maret 2022.

Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] Wikimedia Commons memiliki media mengenai Formula One circuits maps. • Situs resmi Formula Satu • Situs resmi FIA Kesalahan pengutipan: Ditemukan tag untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tag yang berkaitan • Halaman ini terakhir diubah pada 8 Mei 2022, pukul 04.58.

sirkuit formula 1

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia akan menambah sirkuit bertaraf internasional yang ditujukan untuk menggelar Formula 1 ( F1).

Sirkuit tersebut akan dibangun di Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau. Dengan nama Bintan International Circuit, ditargetkan sirkuit ini bisa jadi yang termedah di kawasan barat Indonesia. Baca juga: Formula 1 Gandeng Lenovo Jadi Partner Resmi Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo yang mendapat kehormatan untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sirkuit Internasional F1 Bintan. Dok Diskominfo Kepri Gambaran lokasi pertama pembangunan sirkuit F1 Bintan, Kepri.

"Saat ini tim kajian sedang merampungkan Detail Engineering Design sirkuit formula 1 terkait teknis tanah maupun kondisi alam tempat Sirkuit Internasional F1 Bintan yang akan dibangun," ujar pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut, dalam keterangan resminya.

Bamsoet menambahkan, DED Sirkuit Internasional F1 Bintan menyamai konsep Sirkuit di Mandalika yang mengedepankan pemandangan alam. Selain itu, Sirkuit Internasional F1 Bintan dirancang menawarkan pemandangan laut Bintan yang indah.

sirkuit formula 1

Baca juga: Kontrak Rusia dengan Formula 1 Diputus, Tidak Ada Lagi Balapan Sirkuit Internasional F1 Bintan rencananya tidak hanya akan digunakan untuk F1 saja.

Sirkuit ini juga diharapkan bisa menjadi tuan rumah untuk berbagai ajang otomotif dunia, seperti balap mobil sport, hingga balap motor MotoGP. KOMPAS.com/Diskominfo Kepri Gambaran lokasi kedua pembangunan sirkuit F1 Bintan, Kepri.

sirkuit formula 1

"Pembangunan Sirkuit Internasional F1 Bintan sirkuit formula 1 berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi dan pendapatan asli daerah Bintan. Seiring banyak masuknya wisatawan lokal dan asing dari Singapura, Malaysia dan negara lainnya. Selain akan mendukung sport automotif tourism di kawasan barat Indonesia," kata Bamsoet. Untuk pembangunan Sirkuit Internasional F1 Bintan, telah disiapkan lahan seluas 75 hingga 100 hektare. Pembangunan ini juga sudah melalui pengkajian tim konsultan dari Inggris, Populous, yang telah banyak mendesain arena motorsport di berbagai negara dunia.

Dok. Diskominfo Prov Kepri Penandatanganan MoU Ikatan Motor Indonesia (IMI) dengan Gallant Venture Pte Ltd untuk pembangunan Bintan International Circuit "Setidaknya sudah ada dua kawasan lahan yang disiapkan, yaitu berdekatan dengan Danau Lagoi Bay, dan di belakang pantai pasir panjang dengan panorama pemandangan alam laut.

Sirkuit Internasional F1 Bintan akan dilengkapi tribun dan dipercantik dengan keindahan alam Bintan," kata Bamsoet. Selain itu, telah dilakukan juga penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara IMI yang diwakili oleh Bamsoet dengan Gallant Venture Pte Ltd yang diwakili Eugene Cho Park selaku CEO. Setelah penandatanganan, telah dilakukan juga groundbreaking yang menjadi tanda dimulainya pembangunan Bintan International Circuit.

Nantinya, Populous yang merupakan konsultan dari Inggris akan menentukan lokasi yang paling tepat untuk dibangun Sirkuit Internasional F1 Bintan. Sirkuitnya sendiri diperkirakan akan selesai dibangun dalam waktu dua tahun. Honda CBR1000RR-R SP Fireblade Terbaru Harganya Tembus Rp 1 Miliar https://otomotif.kompas.com/read/2022/03/17/154541015/honda-cbr1000rr-r-sp-fireblade-terbaru-harganya-tembus-rp-1-miliar https://asset.kompas.com/crops/ivPI0AR0RZhVluwzEmE5Rv1Bw4A=/0x0:962x641/195x98/data/photo/2022/03/17/6232dde7db393.jpg
KOMPAS.com - Peletakan batu pertama pembangunan sirkuit Formula 1 (F1) di Lagoi, Pulau Bintan, Kepulauan Riau, dijadwalkan berlangsung pada Kamis (17/3/2022).

Hal itu dipastikan oleh Ketua Ikatan Motor Indonesia ( IMI) Bambang Soesatyo setelah mengadakan rapat bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad, akhir pekan lalu.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh General Manager PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Abdul Wahab serta segenap pengurus IMI pusat dan IMI Kepri. Menurut Bambang Soesatyo, tim kajian pembangunan sirkuit F1 Bintan kini sedang merampungkan Detail Engineering Design (DED) terkait teknis tanah maupun kondisi alam di lokasi.

Sosok yang akrab disapa Bamsoet itu menyebutkan, DED sirkuit F1 Bintan menyamai konsep Sirkuit Mandalika yang mengedepankan pemandangan alam. Baca juga: MotoGP Mandalika, Sanggupkah Marquez Mengulang Cerita Manis Honda di Indonesia?

"Sirkuit ini akan menawarkan pemandangan laut Bintan yang indah," kata Bamsoet, dikutip dari Tribun Batam. "Dengan pembangunan sirkuit F1 Bintan, Indonesia akan menjadi tuan rumah event MotoGP dan Formula 1.

Ini akan menambah kekuatan pariwisata di Indonesia," tutur Bamsoet menambahkan. Adapun Gubernur Kepri Ansar Ahmad sangat berharap pembangunan sirkuit F1 Bintan bisa segera terwujud. Sebab, Ansar Ahmad menilai sirkuit F1 akan berdampak positif, terutama untuk peningkatan ekonomi sektor pariwisata Kepri.

Menurut Ansar Ahmad, pendapatan asli daerah (PAD) Kepri dari sektor pariwisata yang ditargetkan mencapai Rp 1,2 triliun menurun akibat pandemi virus corona. Baca juga: Prakiraan Cuaca MotoGP Mandalika 2022, Hujan Ringan saat Balapan Berita Terkait Jadi Bagian yang Diperbaiki Jelang MotoGP Mandalika, Apa Itu Kerb?

Direktur MGPA Pastikan Sirkuit Mandalika Siap Gelar MotoGP Indonesia Prakiraan Cuaca MotoGP Mandalika 2022, Hujan Ringan saat Balapan MotoGP Indonesia, Bastianini Bicara Kans Menang di Sirkuit Mandalika MotoGP Indonesia - Andrea Dovizioso Tak Sabar Balapan di Sirkuit Mandalika Berita Terkait Jadi Bagian yang Diperbaiki Jelang MotoGP Mandalika, Apa Itu Kerb?

Direktur MGPA Pastikan Sirkuit Mandalika Siap Gelar MotoGP Indonesia Prakiraan Cuaca MotoGP Mandalika 2022, Hujan Sirkuit formula 1 saat Balapan MotoGP Indonesia, Bastianini Bicara Kans Menang di Sirkuit Mandalika MotoGP Indonesia - Andrea Dovizioso Tak Sabar Balapan di Sirkuit Mandalika Gagal Total di Liga Champions, Man United Derita Musim Terburuk Sejak 1990 https://bola.kompas.com/read/2022/03/16/08000038/gagal-total-di-liga-champions-man-united-derita-musim-terburuk-sejak-1990 https://asset.kompas.com/crops/ajllHz_nLBXLvXjiYNLO8Q5OPxU=/0x0:512x341/195x98/data/photo/2022/03/16/6231093141dea.jpg

SIRKUIT ANCOL JAKARTA




2022 www.videocon.com