Tanggal 26 mei 2021

tanggal 26 mei 2021

KOMPAS.com – Gerhana bulan total terjadi ketika bumi, matahari, dan bulan berada di posisi sejajar dan bulan tepat berada di umbra bumi. Ketika puncak gerhana bulan total, bulan akan tampak berwarna merah sehingga dikenal dengan istilah Blood Moon. Bulan pun akan tampak lebih besar dari fase purnama biasa karena saat itu bulan berada di posisi terdekatnya dengan bumi. Pada tanggal 26 Mei 2021 mendatang, tanggal 26 mei 2021 terjadi fenomena gerhana bulan total atau Super Blood Moon.

Dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berikut adalah fase-fase gerhana bulan total 26 Mei 2021. Baca juga: Siap-siap Ada Gerhana Bulan Berwarna Merah 26 Mei 2021 Mendatang 1. Fase P1 Fase awal gerhana bulan dimulai pada pukul 15.46.12 WIB, 16.46.12 WITA, dan 17.46.12 WIT.

Pada fase ini, gerhana bulan melintas memotong Papua bagian tengah sehingga Provinsi Papua dapat menyaksikan seluruh proses terjadinya gerhana bulan total. 2. Fase U1 Fase gerhana bulan sebagian dimulai pukul 16.44.38 WIB, 17.44.38 WITA, dan 18.44.38 WIT.

Berita Terkait Bagaimana Proses Terjadinya Gerhana Bulan? Jadwal Penampakan Gerhana 2021 dari Gerhana Bulan Total hingga Gerhana Matahari Cincin Mengenal 4 Jenis Gerhana Matahari dan Proses Terjadinya Apa Perbedaan Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Cincin? Bagaimana Fenomena Gerhana Matahari Total Itu Terjadi?

Berita Terkait Bagaimana Proses Terjadinya Gerhana Bulan? Jadwal Penampakan Gerhana 2021 dari Gerhana Bulan Total hingga Gerhana Matahari Cincin Mengenal 4 Jenis Gerhana Matahari dan Proses Terjadinya Apa Perbedaan Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Cincin?

Bagaimana Fenomena Gerhana Matahari Total Itu Terjadi? Pusat Gempa Blitar 110 Km di Bawah Laut, Kok Getarannya Terasa Kuat? https://www.kompas.com/sains/read/2021/05/22/155836723/pusat-gempa-blitar-110-km-di-bawah-laut-kok-getarannya-terasa-kuat https://asset.kompas.com/crops/MANMPSKk2mDIsKmjgHFBqzGvBQ0=/0x0:1000x667/195x98/data/photo/2018/01/24/1865738973.jpg TRIBUNNEWS.COM - Gerhana Bulan Total (GBT) 26 Mei 2021 bakal melewati langit Indonesia.

Artinya, masyarakat yang tinggal di daerah yang dilewati, bisa menyaksikan Gerhana Bulan Total 2021 secara langsung tanpa perlu alat bantu optik. Kemunculan fenomena langit ini semakin spesial mengingat tanggal terjadinya bertepatan dengan Hari Raya Waisak tahun 2565.

tanggal 26 mei 2021

Hal itu disampailkan oleh Sub Koordinator Pengumpulan dan Penyebaran Data, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG), R Jamroni. Baca juga: Tata Cara Sholat Gerhana, Gerhana Bulan Total Terjadi Rabu, 26 Mei 2021 Mulai Pukul 15.46 WIB Baca juga: Bacaan Niat Shalat Gerhana Bulan, Tulisan Arab dan Latin, Lengkap dengan Terjemahannya "Pada jam 18.46 WIB di wilayah barat indonesia, 19.46 WITA di wilayah Tengah Indonesia, dan jam tanggal 26 mei 2021 WIT di wilayah Timur," ungkap Jamroni dikutip Tribunnews dari rilis BMKG, Sabtu (22/5/2021).

Gerhana Bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Lantas wilayah mana saja yang dapat menyaksikan GBT dan kapan waktunya? Waktu terjadinya GBT dan wilayah yang dapat menyaksikan Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono membagikan fase-fase atau proses Gerhana Bulan Total yang akan terjadi tanggal 26 Mei 2021 lewat siaran pers, Jumat (21/5/2021).
Hari Raya Waisak dirayakan untuk memperingati tiga peristiwa penting yakni lahirnya Sidharta Gautama di Taman Lumbini (penemu dan pencetus Agama Buddha), Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha, dan hari di mana Buddha Gautama wafat di Kusinara.

Hari Raya Waisak tahun ini dirayakan di tengah pandemi Corona. Kendati demikian, kamu bisa memberikan ucapan selamat Hari Raya Waisak 2021 yang jatuh pada Rabu 26 Mei 2021. ( Update berita Waisak bisa dibaca disini) Baca juga: KUMPULAN Link Gratis Twibbon Hari Raya Waisak 2565 Tahun Buddha & Frame Ucapan Selamat Hari Waisak Cocok untuk update status WhatsApp, Instagram, dan Facebook.

Kata-kata mutiara ini dalam bahasa Inggris disertai dengan arti Bahasa Indonesia. Tanggal Hari Hari Libur 1 Januari Jumat Tahun Baru Masehi 12 Februari Jumat Tahun Baru Imlek 11 Maret Kamis Isra Mi'raj 14 Maret Minggu Hari Suci Nyepi 2 April Jumat Jumat Agung 1 Mei Sabtu Hari Buruh 12 Mei Rabu Cuti Bersama Lebaran 13 Mei Kamis Kenaikan Isa Almasih 13 Mei to 14 Mei Kamis to Jumat Hari Raya Idul Fitri 26 Mei Rabu Hari Waisak 1 Juni Selasa Hari Lahir Tanggal 26 mei 2021 /> tirto.id - Hari Raya Waisak tahun ini jatuh pada Rabu, 26 Mei 2021.

tanggal 26 mei 2021

Waisak merupakan hari raya penting bagi umat Buddha dan ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia. Hari Raya Waisak 2021 mengingatkan pada tiga peristiwa suci yang terjadi pada Buddha Gautama (Guru Agung Buddha Gotama) yaitu kelahiran, pencerahan sempurna, dan kemangkatan. Menurut situs web Sangha Theravada Indonesia, tiga peristiwa suci ini terjadi pada hari yang sama dengan tahun yang berbeda, yaitu hari purnama raya, pada bulan Wisak.

Tiga peristiwa penting itu adalah: 1. Kelahiran calon Buddha tahun 623 SM, di Taman Lubini, Kapilavasthu, Nepal. 2. Pencerahan Sempurna tahun 588 M di bawah Pohon Bodhi, Bodhgaya, India. 3.

tanggal 26 mei 2021

Dan kemangkatan (wafat) Buddha Gotama tahun 543 SM pada usia 80 tahun di Kusinara, India. Hari Trisuci Waisak 2565 tahun ini jatuh pada tanggal 26 Mei 2021. Umat Buddha di seluruh dunia merayakan Trisuci Waisak dengan penuh keyakinan menghayati ajaran kebenaran Dhamma sebagai pedoman hidup yang luhur. Waisak adalah hari untuk kedamaian dan perbuatan baik.

Fokus orang Buddha pada Waisak adalah Dharma dan Sangha, mengingat kebaikan orang lain, mengesampingkan pikiran negatif dan mengingat welas asih untuk tanggal 26 mei 2021 makhluk. Waisak adalah hari yang sempurna untuk amal, perayaan, membantu orang lain, mengumpulkan dana untuk biksu dan lama, dan menghadiri puja dan upacara di kuil.

Dilansir Buddha Weekly, di Malaysia, jalanan akan disibukkan dengan parade, ritual, upacara bunga dan lilin, serta pemandian Buddha (patung). Di banyak negara β€” terutama di Sri Lanka, Malaysia, Kamboja, Singapura, dan Thailand - biasanya Waisak juga menjadi hari libur nasional.

tanggal 26 mei 2021

Di sebagian besar kuil dan rumah, umat Buddha mempersembahkan dupa, bunga, dan lilin - bersama dengan persembahan penting berupa makanan. Perayaan tersebut mengingatkan pada ajaran Buddha. Pemandian Buddha, mengingatkan untuk memurnikan diri dari hal-hal negatif seperti keserakahan, kemelekatan, pikiran yang tidak murni, dan untuk mempraktikkan moralitas dan cinta kasih. Jutaan umat Buddha di seluruh dunia akan menyalakan dupa dan lilin, atau memotong bunga, untuk mengingatkan kita bahwa hidup ini tidak kekal.

Biasanya, umat Buddha dari sebagian besar tradisi, akan memulai Hari Wesak (Waisak) sedini mungkin dengan persembahan untuk Buddha, Dharma Sangha (Tiga Mestika). Saat persembahan, akan terdengar pujian: "Namo Buddhaya, Namo Dharmaya, Namo Sanghaya" ("Puji Buddha, Puji Dharma, Puji Sangha").

Hari Raya Waisak 2021 Saat Pandemi Karena perayaan Waisak 2021 diperingati saat pandemi COVID-19, Kementerian Agama menerbitkan tanggal 26 mei 2021 ibadah Puja Bhakti dan Dharmasanti hari raya Tri Suci Waisak 2565 untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat penyelenggaraannya.

tanggal 26 mei 2021

"Panduan diterbitkan dalam rangka memberikan rasa aman kepada umat Buddha dalam penyelenggaraan Puja Bhakti/Sembahyang dan Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis/2021," ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas.

Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran No SE 11 tahun 2021.

tanggal 26 mei 2021

Kegiatan sosial seperti Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan dan Bakti Sosial menyambut Hari RayaTri Suci seluruh peserta wajib mengenakan masker, menjaga jarak, menghindari tanggal 26 mei 2021, hingga memberikan salam dengan Anjali (mengatupkan kedua belah tangan di depan dada). Kemudian pengaturan jumlah peserta kegiatan sosial maksimal 30 persen dari kapasitas tempat kegiatan agar memudahkan penerapan jaga jarak dan kegiatan sosial dilaksanakan dengan waktu seefisien mungkin.

Puja Bhakti/sembahyang dan meditasi detik Waisak pada tanggal 26 Mei 2021 pukul 18.13.30 WIB dapat dilaksanakan baik di lingkungan rumah ibadah maupun tempat umum, dengan memperhatikan protokol kesehatan. Rangkaian acara menyambut hari Waisak seperti pengambilan api dan air yang melibatkan umat dalam jumlah banyak ditiadakan.

Lalu Pujabakti/sembahyang dan meditasi detik Waisak dapat dilaksanakan di rumah ibadah atau tempat umum secara terbatas hanya untuk anggota sangha atau pengelola/pengurus rumah ibadah serta umat dengan memperhatikan zonasi risiko penularan COVID-19.

Semua peserta yang mengikuti kegiatan puja bhakti/sembahyang dan meditasi mesti dalam kondisi sehat. Organisasi/Majelis Agama Buddha dapat memanfaatkan teknologi informasi/media sosial atau melakukan secara daring terkait perayaan Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis/2021. Pun demikian dengan pelaksanaan Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak. Ketentuan-ketentuan seperti memakai masker, menjaga jarak, membatasi jumlah jemaat, hingga opsional penyelenggaraan bisa dalam jaringan (virtual) maupun di luar jaringan (ruangan/gedung) dengan memperhatikan zonasi risiko COVID-19.

tanggal 26 mei 2021

Panitia hari besar keagamaan Buddha sebelum melaksanakan Puja Bhakti/sembahyang dan Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak agar berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Hal ini ditujukan untuk mengetahui informasi status zonasi dan memastikan standar protokol kesehatan COVID-19 dijalankan dengan baik, aman, dan terkendali.

"Anjangsana dalam rangka Hari Raya Tri Suci Waisak agar hanya dilakukan dengan keluarga terdekat dan tidak menyelenggarakan open house," kata dia. Apabila terjadi perkembangan ekstrem COVID-19 maka pelaksanaan surat edaran ini dapat disesuaikan dengan kondisi setempat.

Dalam rangka perayaan Waisak setiap tahunnya, biasanya umat Buddha bersama para biksu berkumpul untuk merayakan tiga peristiwa penting dalam ajaran agama Buddha, yakni kelahiran Sidharta Gautama, Sang Buddha mencapai penerangan sempurna, dan mangkatnya Sang Buddha Gautama.

Indonesia sendiri bukanlah negara dengan jumlah penganut Buddha yang cukup besar jika dibandingkan jumlah penganut agama lain. Meski demikian, agama ini memiliki sejarah panjang di Nusantara. Bukti keberadaan agama Buddha di Nusantara ditemukan sejak abad ke-7, ditandai dengan keberadaan sejumlah candi di Jawa dan Sumatera, termasuk candi Muaro Jambi pada abad ke-7 dan candi Borobudur yang dibangun pada abad ke-8 dan ke-9. Berdasarkan riset yang dihimpun tirto, Kota Medan, yang merupakan ibukota Sumatera Utara, merupakan wilayah dengan jumlah penduduk Buddha terbesar, yaitu 184.807 jiwa.

Kemudian disusul Deli Serdang yang dihuni oleh 36.380 penduduk beragama Buddha. Sementara itu, berdasarkan sensus 2010 ini, ada dua wilayah di Sumatera Utara yang tidak dihuni oleh penganut Buddha, yaitu Nias dan Pakpak Bharat.

Baca juga: Teori Sejarah Masuknya Agama Hindu dan Buddha ke Indonesia Berikut adalah kalender Jawa Bulan Mei 2021 Tanggal Masehi Tanggal Jawa Hari Pasaran Wuku 1 Mei 2021 19 Pasa 1954 – Jimakir Sabtu Pahing Langkir 2 Mei 2021 20 Pasa 1954 – Jimakir Minggu Pon Mandasiya 3 Mei 2021 21 Pasa 1954 – Jimakir Senin Wage Mandasiya 4 Mei 2021 22 Pasa 1954 – Jimakir Tanggal 26 mei 2021 Kliwon Mandasiya 5 Mei 2021 23 Pasa 1954 – Jimakir Rabu Legi Mandasiya 6 Mei 2021 tanggal 26 mei 2021 Pasa 1954 – Jimakir Kamis Pahing Mandasiya 7 Mei 2021 25 Pasa 1954 – Jimakir Jumat Pon Mandasiya 8 Mei 2021 26 Pasa 1954 – Jimakir Sabtu Wage Mandasiya 9 Mei 2021 27 Pasa 1954 – Jimakir Minggu Kliwon Julungpujut 10 Mei 2021 28 Pasa 1954 – Jimakir Senin Legi Julungpujut 11 Mei 2021 29 Pasa 1954 – Jimakir Selasa Pahing Julungpujut 12 Mei 2021 30 Pasa 1954 – Jimakir Rabu Pon Julungpujut 13 Mei 2021 1 Sawal 1954 – Jimakir Kamis Wage Julungpujut 14 Mei 2021 2 Sawal 1954 – Jimakir Jumat Kliwon Julungpujut 15 Mei 2021 3 Sawal 1954 – Jimakir Sabtu Legi Julungpujut 16 Mei 2021 4 Sawal 1954 – Jimakir Minggu Pahing Pahang 17 Mei 2021 5 Sawal 1954 – Jimakir Senin Pon Pahang 18 Mei 2021 6 Sawal 1954 – Jimakir Selasa Wage Pahang 19 Mei 2021 7 Sawal 1954 – Jimakir Rabu Kliwon Pahang 20 Mei 2021 8 Sawal 1954 – Jimakir Kamis Legi Pahang 21 Mei 2021 9 Sawal 1954 – Jimakir Jumat Pahing Pahang 22 Mei 2021 10 Sawal 1954 – Jimakir Sabtu Pon Pahang 23 Mei 2021 11 Sawal 1954 – Jimakir Minggu Wage Kuruwelut 24 Mei 2021 12 Sawal 1954 – Jimakir Senin Kliwon Kuruwelut 25 Mei 2021 13 Sawal 1954 – Jimakir Selasa Legi Kuruwelut 26 Mei 2021 14 Sawal 1954 – Jimakir Rabu Pahing Kuruwelut 27 Mei 2021 15 Sawal 1954 – Jimakir Kamis Pon Kuruwelut 28 Mei 2021 16 Sawal 1954 – Jimakir Jumat Wage Kuruwelut 29 Mei 2021 17 Sawal 1954 – Jimakir Sabtu Kliwon Kuruwelut 30 Mei 2021 18 Sawal 1954 – Jimakir Minggu Legi Marakeh 31 Mei 2021 19 Sawal 1954 – Jimakir Senin Pahing Marakeh Libur nasional dan cuti bersama Mei 2021 ini ditentukan oleh SKB 3 Menteri terbaru yang sempat mengalami revisi.

Semula, cuti bersama 2021 ditetapkan sebanyak 7 hari kemudian dipangkas menjadi 2 hari saja. Revisi cuti bersama 2021 ini dilakukan salah satunya karena kondisi COVID-19 tanggal 26 mei 2021 Indonesia belum membaik. Daftar hari libur nasional Mei 2021 adalah - 1 Mei: Hari Buruh Internasional - 13 Mei: Kenaikan Isa Al Masih - 13-14 Mei: Hari Raya Idul Fitri1442 Hijriah - 26 Mei: Hari Raya Waisak 2565 Sementara itu, hari cuti bersama Mei 2021 adalah: - 12 Mei: Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah Pertimbangan mengapa masih diberikan satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, agar memudahkan Polri dalam mengelola pergerakan masyarakat.

Beberapa alasan pengurangan libur, yakni kurva peningkatan COVID-19 belum melandai meski berbagai upaya sudah dilakukan. Sehabis libur panjang, ada kecenderungan kasus COVID-19 mengalami peningkatan. Mobilitas masyarakat cenderung naik. Sementara itu program vaksinasi sedang berjalan.

Daftar Hari Libur Nasional 2021 1. 1 Januari: Tahun Baru 2021 Masehi; 2.

tanggal 26 mei 2021

12 Februari: Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili; 3. 11 Maret: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW; 4. 14 Maret: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943; 5. 2 April: Wafat Isa Al Masih; 6. 1 Mei: Hari Buruh Internasional; 7.

tanggal 26 mei 2021

13 Mei: Kenaikan Isa Al Masih; 8. 13-14 Mei: Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah; 9. 26 Mei: Hari Raya Waisak 2565; 10.

tanggal 26 mei 2021

1 Juni: Hari Lahir Pancasila; 11. 20 Juli: Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah; 12. 10 Agustus: Tahun Baru Islam 1443 Hijriah; 13. 17 Agustus: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia; 14.

19 Oktober: Maulid Nabi Muhammad SAW; 15. 25 Desember: Hari Raya Natal. Daftar Cuti Bersama 2021 1. 12 Mei: Cuti Bersama Raya Idul Fitri 1442 Hijriah; 2. 24 Desember: Cuti Bersama Hari Raya Natal. Selain mengurangi cuti bersama 2021, pemerintah juga mengeluarkan larangan mudik Lebaran 1442 H. Aturan terkait larangan mudik tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.KOMPAS.com - Fenomena gerhana bulan total peringe ( Super Blood Moon) bisa kembali disaksikan di wilayah Indonesia pada 26 Mei 2021.

Kepala Sub Bidang Analisis Geofisika Potensial dan Tanda Waktu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Suaidi Ahadi menyampaikan, puncak gerhana dapat diamati dari hampir seluruh wilayah Indonesia. β€œKecuali sebagian kecil Riau, sebagian Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” ujar Suaidi saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/5/2021).

Ia menambahkan, puncak gerjana akan terjadi pukul 18.18.43 WIB, 19.18.43 WITA, dan 20.18.43 WIT. Secara terpisah, Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Rahmat Triyono menjelaskan, gerhana bulan total tanggal 26 mei 2021 saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar.

Hal ini terjadi saat bulan berada di umbra Bumi, berakibat saat puncak gerhana bulan total terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah atau yang dikenal dengan istilah Blood Moon. β€œKarena posisi bulan saat terjadi gerhana berada di posisi terdekat dengan bumi (Perigee), maka bulan akan terlihat lebih besar dari fase-fase purnama biasa, sehingga sering disebut dengan Super Moon,” ujar Rahmat. Sehingga, gerhana bulan total pada 26 Mei 2021 dikenal dengan Super Blood Moon, karena terjadi saat bulan di Perigee (bulan berada di jarak terdekat dengan Bumi).

Baca juga: Gerhana Bulan Total pada 26 Mei 2021 Disebut Tersingkat, Apa Artinya? Fase dan wilayah Adapun fase-fase (proses) gerhana bulan total yang akan terjadi tanggal 26 Mei 2021 sebagai berikut. 1.

tanggal 26 mei 2021

Awal fase penumbra Fase (P1) awal gerhana bulan mulai pukul 15.46.12 WIB, 16.46.12 WITAdan 17.46.12 WIT yang melintas memotong Papua bagian tengah. Sehingga pengamat di provinsi Papua dapat menyaksikan seluruh proses terjadinya gerhana bulan total ini. 2. Awal fase sebagian Fase (U1) gerhana bulan sebagian mulai pukul 16.44.38 WIB, 17.44.38 WITA ,dan 18.44.38 3 WIT, melintas memotong Pulau Sulawesi dan Nusa Tenggara. Berita Terkait Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 2021: Jadwal dan Lokasi Melihatnya Daftar Wilayah di Tanggal 26 mei 2021 yang Bisa Menyaksikan Gerhana Bulan Total 2021 Catat, Ini Daftar Wilayah yang Bisa Menyaksikan Gerhana Bulan Total 26 Mei di Indonesia Lihat Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021 di www.bmkg.go.id/gbt Jadwal, Lokasi, dan Cara Menyaksikan Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021 Berita Terkait Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 2021: Jadwal dan Lokasi Melihatnya Daftar Wilayah di Indonesia yang Bisa Menyaksikan Gerhana Bulan Total 2021 Catat, Ini Daftar Wilayah yang Bisa Menyaksikan Gerhana Bulan Total 26 Mei di Indonesia Lihat Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021 di www.bmkg.go.id/gbt Jadwal, Lokasi, dan Cara Menyaksikan Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021 Jangan Diletakkan di Lemari Pendingin, Begini Cara Benar Simpan Bawang Merah https://www.kompas.com/tren/read/2021/05/24/113000965/jangan-diletakkan-di-lemari-pendingin-begini-cara-benar-simpan-bawang-merah https://asset.kompas.com/crops/7a9--xKKHpxIu0tBia5hJqHDCzg=/3x0:4033x2687/195x98/data/photo/2021/05/24/60ab1e26ed3c3.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) Perige akan terjadi pada 26 Mei 2021 menurut siaran pers BMKG, Jumat 21 Mei 2021.

Tanggal 26 mei 2021 astronomi langka Gerhana Bulan Total (GBT) atau Super Blood Moon akan terjadi pada 26 Mei 2021 atau bertepatan dengan Hari Raya Waisak. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyebutkan fenomena GBT yang akan datang itu sangat spesial karena terjadi 195 tahun sekali.

Gerhana Bulan berwarna merah Selain tampak lebih besar dibanding biasanya, pada saat gerhana Bulan nanti, Bulan juga akan tampak merah karena pembiasaan cahaya Matahari oleh lapisan atmosfer Bumi. "Oleh karenanya, GBT kali ini disebut juga dengan Tanggal 26 mei 2021 Merah Super atau Super Blood Moon," demikian keterangan Lapan di Instagram, Selasa (18/5/2021). Baca juga: Senin 14 Desember 2020 Gerhana Matahari Total Kembali Terjadi, Begini Cara Melihatnya Keunikan GBT Merah Super Selain berwarna merah, Lapan mengatakan, GBT Merah Super yang akan datang juga memiliki sejumlah keunikan lain, antara lain: β€’ Lebar sudutnya yang lebih besar 13,77 persen dibandingkan ketika berada di titik terjauhnya (apoge) β€’ Kecerlangannya 15,6 persen lebih terang dibandingkan dengan rata-rata β€’ Lebih terangn 29,1 persen dibandingkan ketika apoge GBT yang akan datang itu juga bertepatan dengan Detik-Detik Waisak, yakni pada 15 suklapaksa (paroterang) Waisaka 2565 Era Buddha yang jatuh pada 26 Mei pukul 18.13.30 WIB, 19.13.30 WITA, dan 20.13.30 WIT.

Baca juga: Live Gerhana Bulan Penumbra Senin 30 November 2020 Malam Ini, Perlukah Menggelar Sholat Gerhana ? Lokasi melihatnya Secara global, GBT kali ini dapat disaksikan dari wilayah Asia Timur, Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, Oseania, sebagian besar benua Amerika kecuali Kanada bagian Timur, Kepulauan Virgin sampai dengan Trinidad-Tobago, Brasil bagian timur, Guyana, Suriname, dan Guyana Perancis.

Tags Fenomena Alam Fenomena astronomi langka Gerhana Bulan Total (GBT fenomena astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional fenomena GBT Hari Raya Waisak 2564 Hari Raya Waisak Hari Raya Waisak 2021 Super Blood Moon fenomena bulan merah super Bulan Merah Super fenomena langka gerhana bulan 2021 gerhana bulan total 195 tahun sekali Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021 gerhana bulan total Google TRIBUNPONTIANAK.CO.ID Berita Terkini Pontianak tribun pontianak




2022 www.videocon.com