Tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut

tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut

• • Bank Soal • Teknik Komputer • Category Sitemap • Pelajaran • Algoritma dan Pemrograman • Bahasa Indonesia • Bahasa Inggris • Biologi • Ekonomi • Fisika • Geografi • Interaksi Manusia dan Komputer • Kimia • Literasi Manusia • PAI • PJOK • PKWU • PPKN • Sejarah Indonesia • Seni Budaya • Sosiologi • Teknik Komputer • Soal PTS PJOK Kelas 10 Semester 1 – Hallo pelajar Indonesia, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Soal PTS PJOK Kelas 10 Semester 1, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya.

mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami dan jangan di salah gunakan untuk menyotek. Untuk artikel selanjutnya Soal PTS PAI Kelas 10 Semester 1.

Baiklah, selamat membaca. 1 Latihan speed play dapat meningkatkan daya tahan terhadap… A Punggung B Jantung dan paru-paru C Lengan dan bahu D Perut E Lengan 2 Latihan kelincahan untuk mengubah gerak tubuh arah lurus dapat dilakukan dengan melakukan latihan … A Lari zig-zag B Squat thrust C Shuttle run D Angkat barbel E Jongkok-berdiri 3 Latihan kebugaran jasmani terdapat bermacam-macam bentuk latihan,salah satunya adalah latihan back up,latihan kebugaran jasmani dngan back up bertujuan untuk melatih otot … A Tangan B Kaki C Perut D Lengan E Punggung 4 Seseorang yang memiliki kebugaran jasmani yang baik, setelahmelakukan aktivitas akan mengalami … A Kelelahan yang tidak berarti B Pemulihan yang berarti C Kesehatan yang tinggi D Kelelahan yang berarti E Terhindar dari cedera otot 5 Melakukan latihan kebugaran jasmani secara teratur memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah … A Meningkatkan beratbadan B Rentan terhadap kesehatan C Terhindar dari musuh D Menurunkan kesehatan E Meningkatkan stamina 6 Latihan lari 1.200 meter tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut dan 1.000 meter putri berfungsi untuk … A Meningkatkan daya ingat B Mempertahankan dan menyelaraskan kondisi sekitar C Menyelaraskan daya tahan tubuh dan daya ingat D Mengukur daya tahan jantung, peredaran darah,dan pernapasan E Mempertahankan kekuatan dan kelentukan 7 Cedera yang dialami seseorang saat melakukan olahraga, dapat disebabkan karena kurangnya … A Ketangkasan B Kecepatan gerak C Kekuatan otot D Kelentukan persendian E Kelincahan 8 Berikut cabang olahraga yang tidak memerlukan daya tahan dan stamina adalah … A Tinju B Menembak C Sepak bola D Renang E Basket 9 Seseorang dapat mengubah arah dengan cepatdan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan dengan menggunakan … A Keseimbangan B Daya tahan C Kekuatan D Power E Kelincahan 10 Kemampuan seseorang dalam melakukan gerakan-gerakan olahraga dalam waktu yang sesingkat-singkatnya disebut… A Kecepatan B Keseimbangan C Kebugaran D Kekuatan E Kelentukan 11 Berikut yang termasuk kedalam unsur-unsur kebugaran jasmani, kecuali… A Kelentukan B Kelincahan C Kekuatan D Keindahan E Daya tahan 12 Tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut… A Bendera start B Metronome C Jam tangan D Stetoskop E Stopwatch 13 Berikut faktor yang berpengaruh terhadap kemampuan kelincahan adalah … A Kepandaian B Kelentukan dan keseimbangan C Kesempatan D Kepandaian dan kesempatan E Pernapasan 14 Berikut yang bukan merupakan latihan kekuatan otot adalah … A Pull up B Lari C Naik turun box D Sit up E Push up 15 Latihan kebugaran jasmani dengan melakukan angkat tubuh menggunakan alat bantu palang tunggal disebut… A Squat jump B Sprint C Push up D Sit up E Pull up 16 Yang termasuk gerak dasar di bawah ini adalah … A Move B Pull up C Sprint D Speed E Stop watch 17 Move artinya… A Mengangkat B Meregang C Mendorong D Menahan E Bergerak 18 Mengangkat merupakan Rangkaian gerak melawan beban baik dari sendiri atau benda sepertimengangkat ,mendorong,menarik model latihannya seperti … A Under training B Sport training C Speed training D Waight training E Training centre 19 Meregang merupakan rangkaian gerak mengatur otot dan meregang persendian jenislatihan ini sangat berguna untuk meningkatkan … A Kelenturan B Kekuatan C Kecepatan D Daya tahan E Kelincahan 20 Di bawah yang tidak termasuk komponen kebugaran jasmani adalah … A Lift B Speed C Endurance D Egelity E Power 21 Agar hasil tes yang berupa angka kasar dapat bermakna, maka angka kasar tersebut harus … A Diolah dengan dikonsultasikan kepada tabel B Diinterpretasi C Dikonsultasikan ke petugas/pengetes D Dijumlahkan dari semua butir tes yangdilakukan E Diolah dengan statistik 22 Fungsi khusus kebugaran jasmani berdasarkan keadaan adalah sebagai berikut, kecuali… A Orang cacat untuk rehabilitasi B Orang cidera untuk mempercepat kesembuhan C Ibu hamil untuk mempersiapkan diri menghadapi kelahiran D Ibu hamil untuk mempersiapkan diri menjadi atlet yang tangguh E Ibu hamil untuk kesehatan ibu dan tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut yang dikandungnya 23 Maksud latihan jasmani adalah kegiatan jasmani menurut cara dan aturan tertentu yang bertujuan untuk meningkatkan … A Efektivitas jasmani B Efisiensi faal tubuh C Efektivitas dan efisiensi kontrol tubuh D Daya kerja jantung dan paru-paru E Kardiorespiratori 24 Agar tubuh tetap tegar sepanjang hari yang harus dilakukan adalah … A Pola makanan B Keseimbangan antara aktivitas dan istirahat C Olah raga yang cukup D Bekerja sepanjang hari E Jawaban a,b,c semua benar 25 Dalam sehari rata-rata tubuh memerlukan air sebanyak… A 2 liter B 2.5 liter C 3.5 liter D 5 liter E 6 liter 26 Untuk memulih kondisi tubuh agar tetapsegar sebaiknya istirahat (tidur) selama… A 5 jam B 6 jam C 7 jam D 8 jam E Jawaban b,c,dan d benar 27 Batas rentang gerak maksimal yang mungkin pada sebuah sendi atau rangkaian sendi disebut… A Kelincahan B Kelenturan C Keluwesan D Peregangan E Pengukuran 28 Contoh peregangan dinamis adalah… A Regangkan otot secara perlahan-lahan dan tanpa kejutan B Merilekskan suatu kelompok otot tertentu,kemudian temannya membantu meregangkan otot tersebut secara perlahan-lahan C Bertumpu pada satu kaki, kemudian angkat kaki yang lain perlahan-lahan, selanjutnya kedua lengan direntangkan D Lari mengelilingi lapangan sepak bola sebanyak 4 kali tanpa istirahat E Berdiri tegak dengan tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut terbuka, lengan di atas kepala, kemudian badan digerakkan membungkukdan tegak beberapa kali 29 Kesalahan umum yang dilakukan dalam program-program latihan adalah sebagai berikut, kecuali … A Latihan berlebihan B Peralatan yang salah C Pemanasan cukup D Teknik latihan tidak benar E Latihan terlalu lama 30 Untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot perut, digunakan tes… A Push-up B Baring duduk C Loncat jongkok D Gantung angkat tubuh E Jawaban di atas (a,b,c, dan d) benar semua Sekianlah artikel Soal PTS PJOK Kelas 10 Semester 1 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua.

baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya. Sekianlah artikel Soal PTS PJOK Kelas 10 Semester 1, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

• Pengertian Tes Kebugaran Jasmani • Jenis Tes Kebugaran Jasmani • Tes Denyut Nadi Maksimal (DNM) • Tes Harvard (step test) • Tes Lari Cepat 60 Meter • Tes Gantung Siku Tekuk (pull up) • Tes Baring Duduk (sit up) • Fungsi Tes Kebugaran Jasmani • Ketentuan Yang Harus Diperhatikan • Efek Tes Kebugaran Jasmani • Manfaat Tes Kebugaran Jasmani Pengertian Tes Kebugaran Jasmani Tes Kebugaran Jasmani Kebugaran jasmani merupakan keadaan atau kemampuan seseorang untuk melakukan kegiatan atau tugas sehari – hari dengan mudah, tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih memiliki energi yang tersedia untuk menghemat waktu luang mereka untuk keperluan lain dalam aktivitas yang tengah dilakukan oleh seseorang untuk menilai sejauh manakah kemampuan kebugaran serta dapat mengetahui tingkatan kebugaran jasmaninya.

Jenis Tes Kebugaran Jasmani Tes Denyut Nadi Maksimal (DNM) Denyut nadi merupakan frekuensi detak / denyut jantung yang bisa dirasakan (disentuh) pada permukaan kulit di tempat – tempat tertentu.

Ini berarti bahwa denyut nadi biasanya sama dengan frekuensi detak jantung. Di antara tempat denyut nadi lain di mana pergelangan tangan menyentuh bagian depan atas pangkal ibu jari, leher kiri atau kanan, dada kiri, apex jantung dan pelipis. Frekuensi nadi akan meningkat jika kerja jantung meningkat. Ini berarti, jika kita berlatih, denyut nadi secara otomatis akan semakin cepat sampai batas ke titik tertentu, sesuai dengan tingkat beratnya latihan yang dilakukan.

DNM merupakan denyut nadi maksimum yang dihitung berdasarkan, DNM = 220 – UMUR. Upaya peningkatan intensitas pelatihan DN harus dilakukan secara bertahap. Misalnya, jika minggu ini anda ingin mencapai 70% dari zone training, minggu berikutnya harus ditingkatkan 75% dan seterusnya. Tes Harvard (step test) Pengukuran resistensi jantung dan paru – paru dilakukan dengan menggunakan Hardvard Step Test. Baca Juga : Kode Alam Melihat Bulan Cara Hardvard Step Test merupakan siswa pria dan wanita yang menjalankan kursi naik dan turun.

Untuk pria, ketinggian kursi adalah 45 cm dalam 5 menit. Untuk anak perempuan, ketinggian kursi adalah 40 cm dalam 4 menit. Dalam 1 menit naik turun di kursi 30 kali. Setelah itu, istirahat selama 45 detik dan denyut nadi dihitung dalam waktu 30 detik. Setelah 2 dan 3 menit, itu diulang. Perhitungan standar nadi lebih dari 91 dianggap sangat baik, 81 – 90 dianggap baik, 71 – 80 dianggap cukup, 61 – 70 sedang, 51 – 60 kurang dan kurang dari 50 dianggap sangat kurang.

Tes Lari Cepat 60 Meter Tes ini bertujuan untuk mengukur kecepatan. Anda melakukan ini dengan berlari 60 meter dengan cepat. Alat dan fasilitas yang digunakan merupakan lintasan balap 60 meter, stopwatch, peluit. Cara para peserta berada di belakang garis start. Dalam aba – aba “siap”, peserta memposisikan diri dan bersiap untuk berlari. Dalam aba – aba “ya!” peserta berlari secepat mungkin ke garis finish, menempuh jarak 30 meter untuk pria dan 40 meter untuk wanita.

Perlombaan diulang jika pelari mencuri start, tidak melewati garis finish dan pelari terganggu oleh pelari lainnya. Pengukuran waktu dilakukan dari saat bendera dinaikkan sampai pelari melewati garis finish dengan tepat. Hasil yang dicatat merupakan waktu yang dicapai oleh pelari untuk menempuh jarak 30 meter untuk pria dan 40 meter untuk wanita, dalam hitungan detik.

Tes Gantung Siku Tekuk (pull up) Tes ini bertujuan untuk mengukur kekuatan dan ketahanan otot lengan dan ketahanan otot bahu.

tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut

Anda melakukan ini dengan menggantung siku tekuk (pull up). Fasilitas yang digunakan merupakan palang tunggal dan stopwatch. Palang tunggal merupakan alat yang dipasang di atas kepala peserta.

Peserta berdiri di bawah palang tunggal, dengan kedua tangan memegang palang tunggal selebar bahu. Telapak tangan anda menghadap ke belakang. Dengan bantuan tolakan kaki, para peserta melompat untuk mencapai sikap bergantung, dagu berada di atas palang tunggal. Baca Juga : Makna Sila Ke 3 Sikap ini dipertahankan selama mungkin. Hasil yang dicatat merupakan waktu yang dicapai oleh peserta untuk mempertahankan sikap ini dalam hitungan detik.

Tes Baring Duduk (sit up) Tes ini bertujuan untuk mengukur kekuatan dan ketahanan otot perut. Anda melakukan ini berbaring duduk (sit up). Alat yang digunakan adalah stopwatch. caranya merupakan berbaring terlentang di lantai, lutut ditekuk. Kedua jari terhubung di belakang kepala.

Kedua pergelangan kaki bisa dipegang oleh peserta lain sehingga kaki tidak terangkat. Ketika mendengar aba – aba “ya”, peserta mengambil sikap duduk sampai siku mereka menyentuh paha mereka dan kemudian kembali ke sikap awal mereka. Lakukan ini berulang kali dengan cepat, tanpa istirahat, selama 30 detik.

tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut

Hasil yang tengah dihitung serta dicatat ialah sejumlah gerakan duduk yang bisa dilakukan oleh sempurna dalam 30detik. Baca juga : Teknik Memanah Fungsi Tes Kebugaran Jasmani • Hasilnya bisa dijadikan referensi bagi seseorang untuk meningkatkan kebugaran jasmaninya. • Berguna untuk menilai keterampilan fisik. • Mengukur kemampuan seseorang adalah hal jasmaninya.

• Mencari tahu sejauh mana kondisi seseorang atau perkembangan kebugaran jasmaninya.

tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut

Ketentuan Yang Harus Diperhatikan Sebelum melakukan tes kebugaran, anda harus memperhatikan instruksi kebugaran umum, yaitu : • Tes dilakukan secara berurutan dan sesuai dengan instruksi pelaksanaan. • Harus dalam keadaan sehat dan siap untuk melakukan tes. • Peserta tes harus cukup istirahat malam sebelum ujian dan makan setidaknya 2 jam sebelum ujian. • Peserta tes harus memahami dan dapat melakukan teknik pelaksanaan tes dengan benar. • Identitas peserta tes harus dicatat secara lengkap, seperti usia, tinggi dan berat badan.

Selain instruksi umum yang harus dilaksanakan, ada juga ketentuan khusus yang harus diikuti : • Peserta tes (testee) harus mengenakan pakaian olahraga lengkap. Pakailah sepatu bersol karet (sepatu jogging). • Peserta tes harus memahami tes yang akan dilakukan dan menguasainya, dan mereka telah melakukan pemanasan sebelumnya. • Peserta yang mengikuti tes, tetapi tidak dapat melakukan tugas, hasilnya dicatat dengan angka nol (0). Penilaian TKJI dari ICSPFT : • Ini adalah serangkaian tes yang terdiri dari beberapa jenis tes.

• Ini ditujukan untuk laki – laki serta perempuan berusia 6 hingga 32 tahun. Baca Juga : Arti Mimpi Kalajengking Baca juga : Lari Jarak Pendek Efek Tes Kebugaran Jasmani Kebugaran jasmani dapat dicapai jika seseorang berolahraga secara teratur sesuai dengan aturan yang berlaku. Efek latihan jasmani pada tubuh antara lain : • Meningkatkan kapasitas jantung dan paru – paru. • Memperkuat sendi dan otot.

• Menurunkan tekanan darah. • Mengurangi lemak. • Memperbaiki bentuk tubuh, meningkatkan kadar gula darah.

tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut

• Mengurangi risiko penyakit jantung koroner. • Meningkatkan aliran darah. • Mempercepat aliran darah. • Mempercepat pertukaran gas. • Memperlambat proses penuaan. Manfaat Tes Kebugaran Jasmani Manfaat untuk kebugaran adalah sebagai berikut : • Peningkatan kapasitas sistem peredaran darah dan kerja jantung untuk mengantisipasi penyakit jantung. • Membuat peningkatan pada kekuatan, daya tahan, kecepatan dan komponen kondisi fisik lainnya.

• Gerakan ekonomi yang lebih baik selama pelatihan. • Pemulihan lebih cepat pada organ tubuh setelah latihan. • Membuat berat badan menjadi turun serta mengantisipasi obesitas. • Cegah dan atur diabetes. • Tingkatkan kualitas hormon. • Mengurangi tekanan darah. • Berikan banyak energi. Respons cepat dari organisme tubuh kita kapan saja, jika perlu. Karena itu, beberapa komponen kebugaran jasmani harus diukur.

Tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran seseorang. Misalnya pengukuran denyut nadi. Betapa pentingnya bagi seseorang untuk memahami kebugaran jasmani mereka dengan mengukur denyut nadi mereka.

Khusus untuk siswa, ini sangat penting. Selain mendeteksi apakah siswa memiliki kelainan jantung atau tidak, kebugaran jasmani memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan siswa. Siswa yang sehat dan bugar akan dapat mencapai prestasi.

Tes kebugaran jasmani merupakan tes untuk mengetahui tingkat penggunaan? Jadi tes kebugaran jasmani merupakan tes untuk mengetahui tingkat penggunaan (oksigen) oleh tubuh. Demikianlah yang dapat quipper.co.id sampaikan. Semoga ulasan diatas dapat bermanfaat dan membantu rekan – rekan semua ya! Terimakasih sudah membaca pembahasan materi makalah tentang tes kebugaran jasmani.

Posted in Umum Tagged Aktivitas tes kebugaran jasmani sebaiknya dilakukan, Bagaimana cara melakukan latihan kekuatan, Bagaimana konsep kebugaran jasmani, Baring duduk, Didalam melaksanakan tes kebugaran jasmani daya tahan diukur dengan tes, Formulir tes kebugaran jasmani, Fungsi kebugaran jasmani, Kegunaan tkji, Komponen kebugaran jasmani, Manfaat kekuatan bagi tubuh, Pengukuran kebugaran jasmani, Sebutkan tujuan utama latihan kebugaran, Tes kebugaran jasmani indonesia, Tes kebugaran jasmani merupakan tes untuk mengetahui tingkat penggunaan, Tes kebugaran jasmani untuk sma, Unsur-unsur kebugaran jasmani, Untuk mengukur kelentukan menggunakan tes, Untuk mengukur kelincahan menggunakan tes
Tahukah Anda cara untuk mengetahui apakah tubuh kita bugar atau tidak?

Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh menyesuaikan beban fisik yang diterima tanpa adanya gangguan atau kelelahan berlebih. Untuk mengetahui kondisi ini, Anda bisa menjalani serangkaian tes kebugaran jasmani.

Lalu, apa saja bagian yang diperiksa melalui tes ini? Apa itu tes kebugaran jasmani? Tes kebugaran jasmani atau dikenal sebagai fitness test adalah serangkaian tes yang membantu mengevaluasi kondisi kesehatan dan fisik seseorang secara keseluruhan. Prosedur ini umumnya menjadi bagian proses penerimaan profesi yang mengandalkan fisik, seperti polisi, petugas pemadam kebakaran, hingga personel militer.

Tes kebugaran jasmani juga biasa dilakukan di lingkungan sekolah atau untuk kebutuhan pribadi. Jika Anda hendak melakukan tes kebugaran jasmani, berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan. • Melakukan tes dalam kondisi sehat dan benar-benar siap. • Maksimal makan dua jam sebelum tes berlangsung. • Memakai sepatu dan pakaian olahraga. • Melakukan pemanasan (warming up) dan menguasai materi tes terlebih dulu. • Memahami tata cara pelaksanaan tes dari awal hingga akhir.

• Mengerti poin penilaian yang dilakukan selama tes. Anda juga perlu mempersiapkan beberapa peralatan tambahan, seperti stopwatchpengukur tinggi badan, timbangan, formulir penilaian, dan alat tulis. Selain itu, mintalah teman Anda untuk membantu proses pencatatan dan perhitungan poin penilaian. Mengenal macam-macam tes kebugaran jasmani Dikutip dari Mayo Clinicsecara umum tes kebugaran akan menilai empat bagian utama, yakni kebugaran aerobik ( jantung dan paru-paru), kekuatan dan daya tahan otot, kelenturan, dan komposisi tubuh.

tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut

Tes kebugaran lain juga memasukkan aspek kelincahan dan kecepatan dalam kriteria penilaiannya. Macam-macam latihan yang dilakukan dalam tiap bagian tes kebugaran jasmani antara lain seperti di bawah ini. 1. Tes kekuatan dan daya tahan otot Tes kekuatan dan daya tahan otot akan mengukur jumlah kekuatan maksimal yang dapat diberikan pada otot atau kelompok otot tertentu dalam satu waktu. Hal ini dapat menghitung lamanya waktu otot dapat berkontraksi sebelum Anda mengalami kelelahan.

Pengujian ini juga dapat mengetahui mana otot atau kelompok otot yang memiliki kekuatan paling besar, serta mana yang lemah dan berisiko cedera. Beberapa tes kebugaran jasmani untuk menguji kekuatan dan daya tahan otot, misalnya push upsit uppull upsquatdan vertical jump.

Push up • Posisikan tubuh Anda dengan berbaring telungkup pada lantai dengan bagian siku ditekuk dan telapak tangan di samping bahu. • Jaga posisi punggung Anda tetap lurus, kemudian dorong lengan hingga lurus.

• Kemudian turunkan tubuh Anda hingga siku kembali ditekuk dan dagu menyentuh lantai. • Lakukan push up berulang kali hingga sebanyak yang Anda bisa. Sit up • Berbaring telentang di lantai dan kedua lutut ditekuk dengan sudut 90 derajat. • Letakkan kedua tangan di belakang kepala atau pada posisi menyilang di depan dada.

• Angkat kepala dan bahu Anda dari lantai hingga lengan menyentuh paha, perhatikan bagian bokong dan kaki jangan sampai ikut terangkat. • Kembali lagi ke posisi bawah dan lakukan sit up semampu Anda.

Pull up • Berdiri di bawah palang tunggal, kemudian genggam palang dengan posisi telapak tangan menghadap kepala. • Angkat tubuh Anda dengan membengkokkan kedua lengan hingga dagu menempel atau berada di atas palang. • Lakukan gerakan naik-turun berulang-ulang dengan posisi kepala hingga ujung kaki tetap lurus. Squat • Awali gerakan squat dengan posisi berdiri tegak dan buka kaki Anda selebar pinggul. • Turunkan tubuh sejauh yang Anda bisa dengan mendorong punggung ke belakang, sambil lengan lurus ke depan untuk menjaga keseimbangan.

• Posisi tubuh bagian bawah harus sejajar lantai dan dada dibusungkan. • Kembali ke posisi berdiri dan lakukan gerakan naik-turun semampu yang Anda bisa.

Vertical jump • Siapkan ujung jari yang sudah diolesi dengan serbuk kapur, kemudian berdiri tegak dekat dinding dan papan skala dengan kaki yang rapat. • Angkat tangan Anda yang berada di dekat dinding dan tempelkan bekas kapur pada papan skala. • Lakukan awalan untuk melompat tegak dengan menekuk lutut dan kedua lengan Anda diayun ke belakang. • Loncatlah setinggi mungkin samping menepuk papan dengan tangan hingga meninggalkan bekas kapur. • Hitunglah selisih antara bekas kapur saat berdiri tegak dan setelah meloncat.

2. Tes daya tahan jantung dan paru-paru Tes ketahanan jantung dan paru-paru juga dikenal sebagai tes stres. Pengujian dilakukan untuk mengukur efektivitas jantung dan paru-paru dalam bekerja untuk memasok oksigen dan energi ke tubuh selama aktivitas fisik. Berikut ini tes daya tahan jantung dan paru-paru yang umum dilakukan. Tes lari 2,4 kilometer Pengujian dilakukan dengan lari jarak jauhyakni 2,4 kilometer untuk orang dewasa dan 1,2 kilometer untuk remaja dengan waktu tempuh dihitung dari titik start hingga finish.

Anda bisa lari semaksimal mungkin atau menyelingi dengan berjalan santai. Tes VO2 max Pengujian dilakukan untuk menunjukkan seberapa banyak tingkat konsumsi oksigen (VO2 max) Anda dengan alat bantu pernapasan saat melakukan latihan intens.

3. Tes kelenturan Tes kelenturan atau fleksibilitas sendi adalah bagian tes kebugaran jasmani untuk menentukan apakah tubuh Anda memiliki ketidaksimbangan postur, ketidakstabilan pergelangan kaki, atau rentang gerak lainnya. Berikut ini latihan yang bisa Anda lakukan untuk mengukur kelenturan tubuh. Tes fleksibilitas bahu ( zipper test) • Posisi badan berdiri tegak dengan kaki terbuka selebar pinggul. • Letakkan telapak tangan kanan Anda di belakang leher, sementara telapak tangan kiri di belakang punggung.

• Usahakan menjangkau kedua telapak tangan hingga saling bersentuhan dan hitung selisih jarak antara keduanya. Tes sit-and-reach • Duduk dengan posisi kaki lurus dan sedikit terbuka pada lantai, kemudian buatlah garis batas antara kedua kaki di lantai dengan menggunakan selotip atau lakban putih.

• Secara perlahan bungkukkan badan dengan posisi lengan lurus ke depan. • Letakkan jari pada garis batas selotip atau sejauh yang Anda mampu, lalu tandai jarak yang berhasil Anda capai.

4. Tes kelincahan Tes kelincahan bertujuan untuk mengukur kemampuan tubuh Anda dalam mengubah arah dengan cepat pada waktu bergerak, tanpa kehilangan keseimbangan. Selain itu, latihan ini dapat membantu Anda meningkatkan kecepatan, daya ledak, koordinasi, dan keterampilan olahraga tertentu. Di bawah ini latihan yang dapat mengukur kelincahan tubuh Anda. Tes lari bolak-balik ( shuttle run) Lari bolak-balik atau shuttle run adalah bentuk latihan kecepatan dan kelincahan paling dasar.

Latihan ini mudah dilakukan dan banyak diterapkan pada atlet sepak bola atau basket. Anda cukup larik bolak-balik dengan jarak 5 meter sebanyak-banyaknya dalam satu waktu. Tes pliometrik Pliometrik atau plyometric adalah jenis olahraga yang mengharuskan Anda melompat dan bergerak aktif untuk meningkatkan refleks pada pergelangan kaki. Salah satu latihan pliometrik yang dapat Anda lakukan adalah melompat ke atas kotak atau box.

5. Tes kecepatan Sesuai dengan namanya, tes kecepatan bertujuan untuk mengukur kecepatan Anda untuk melakukan suatu gerakan dalam waktu singkat. Selain itu, tujuan dari latihan ini juga untuk menentukan akselerasi, kecepatan lari maksimum, dan ketahanan kecepatan tergantung dari jarak lari. Tes lari sprint Tes lari jarak pendek (sprint) dapat dilakukan pada jarak yang berbeda-beda mulai 50 meter, 100 meter, 200 meter, hingga 400 meter.

Penentuan pilihan jarak tergantung pada faktor yang diuji dan relevansi dengan kebutuhan. Dalam tes ini, Anda diharapkan berlari dalam kecepatan penuh dari start sampai garis finish. 6. Tes komposisi tubuh Selain kelima pengujian di atas, tes kebugaran jasmani juga dalam dilakukan dengan mengukur komposisi tubuh.

Tes komposisi tubuh bisa menggambarkan berbagai komponen penyusun total berat badan Anda, termasuk otot, tulang, dan lemak. Metode yang umum dilakukan, antara lain body mass index (BMI), bioelectrical impedance analysis (BIA), dan pengukuran lingkar pinggang.

Body mass index (BMI) Pengujian body mass index (BMI) atau dikenal juga sebagai indeks massa tubuh (IMT) dapat menunjukkan apakah Anda memiliki berat badan yang sehat atau tidak sehat. Pengukuran ini tidak menunjukkan seberapa banyak lemak tubuh yang Anda miliki. Bioelectrical impedance analysis (BIA) Tes bioelectrical impedance analysis (BIA) dapat mengukur persentase kadar lemak tubuh dengan mengalirkan aliran listrik ke seluruh tubuh Anda dan menguji ketahanan atau resistensi.

Semakin tinggi tingkat resistensi, semakin banyak lemak tubuh yang Anda miliki. Pengukuran lingkar pinggang Pengukuran ini dapat dijadikan gambaran terhadap lemak visceral yang ada di sekitar perut. Ukuran lingkar pinggang sehat tidak lebih dari 35 inci (89 centimeter) pada wanita dan 40 inci (102 centimeter) pada pria. Jika ukuran Anda berada di atas itu, maka berisiko tinggi terkena stroke, penyakit jantung, atau diabetes tipe 2. Tujuan melakukan tes kebugaran jasmani Setidaknya ada tiga tujuan dan manfaat utama yang bisa Anda dapatkan setelah melakukan tes kebugaran jasmani, seperti dikutip dari laman Healthline.

• Pertama, Anda dapat melakukan tes ini untuk seleksi pekerjaan tertentu. Lulus tes kebugaran dapat memastikan Anda mampu melakukan pekerjaan tersebut, sekaligus mengurangi risiko cedera yang mungkin terjadi. • Kedua, tes kebugaran jasmani memiliki tujuan pribadi, misal untuk menentukan jenis latihan dan rencana penurunan berat badan mana yang sesuai dengan kondisi Anda. Pasalnya, Anda bisa membandingkan tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut pengujian terhadap orang lain dengan kelompok usia dan jenis kelamin yang sama.

• Ketiga, Anda dapat menggunakan hasil pengujian untuk menunjukkan kemungkinan cedera atau risiko kesehatan tertentu. Sehingga Anda dapat mengambil tindakan pencegahan sebelum merasakan gejalanya. Selain untuk orang dewasa, tes kebugaran jasmani juga umum dilakukan di lingkungan sekolah yang dikenal sebagai Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Melalui tes ini, pengajar dapat melihat seberapa sehat dan bugar siswa, serta kemungkinan risiko kesehatan yang dimilikinya.

Anda harus memahami terlebih dulu berbagai latihan untuk tes kebugaran jasmani jauh-jauh hari. Saat hari H, pastikan kondisi tubuh Anda fit, cukup istirahat, dan lakukan pemanasan terlebih dulu.

Selalu sediakan air minum untuk menghindari tubuh dehidrasi setelah melakukan beberapa latihan. Pastikan Anda selalu didampingi teman atau instruktur agar bisa segera memberikan pertolongan pertama apabila terjadi hal yang tidak Anda inginkan. Bubnis, D., & Cronkleton, E. (2019). Fitness Testing: Assessments for Health and Job Qualifications. Healthline. Retrieved 1 March 2021, from https://www.healthline.com/health/fitness-testing.

Quinn, E., & Black, H. (2020). How a Fitness Test Is Used to Design an Exercise Program. Verywell Fit. Retrieved 1 March 2021, from https://www.verywellfit.com/what-a-fitness-test-can-tell-you-about-your-health-3120283. Measure your fitness level with these simple tests.

Mayo Clinic. (2020). Retrieved 1 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/fitness/art-20046433. 8 Best Agility Training Exercises. Vertimax.com. Retrieved 1 March 2021, from https://www.vertimax.com/blog/8-best-agility-training-exercises . Permana, R. (2016). PENGUASAAN RANGKAIAN TES KEBUGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI) MELALUI DISKUSI DAN SIMULASI.

Jurnal Refleksi Tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebutVol. 6 No. 2 Juni 2016. Retrieved 1 March 2021, from https://core.ac.uk/download/pdf/304202397.pdf . • العربية • مصرى • Български • Català • Čeština • Dansk • Deutsch • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Français • Italiano • 日本語 • ქართული • Қазақша • 한국어 • Latina • Lingála • Lietuvių • മലയാളം • मराठी • Bahasa Melayu • Nederlands • Norsk bokmål • Polski • Português • Русский • संस्कृतम् • Simple English • Slovenčina • Slovenščina • Српски / srpski • Svenska • தமிழ் • ไทย • Türkçe • Українська • اردو • Tiếng Việt • 中文 • 粵語 Usain Bolt, pemegang rekor dunia lari cepat 100 m tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut 200 m Lari cepat ( bahasa Inggris: sprint) adalah cara lari dalam menempuh jarak tertentu yang relatif pendek, dalam waktu singkat, dan dengan kecepatan yang maksimal, dari garis start sampai ke finish.

[1] Umumnya lari cepat ini dilaksanakan dalam olahraga, baik untuk mengejar target waktu maupun mengejar kawan dan lawan dalam bertanding. Secara alami manusia mampu berlari cepat maksimal selama 30–35 detik. Salah satu nomor lari cepat adalah lari 100 meter sebagai nomor lari jarak pendek. Pada lari jarak pendek, atlet diharuskan menempuh seluruh jarak atau sepanjang jarak yang ditempuh dengan kecepatan semaksimal mungkin atau dengan kecepatan penuh.

[2] Daftar isi • 1 Lomba lari cepat • 2 Atlet • 3 Tahap • 4 Urutan gerak menyeluruh lari cepat • 4.1 Tahap topang • 4.2 Tahap melayang • 5 Tahap pembelajaran lari cepat • 5.1 Tahap bermain • 5.2 Tahap teknik dasar • 6 Lihat juga • 7 Referensi • 8 Daftar pustaka Lomba lari cepat [ sunting - sunting sumber ] Perlombaan lari cepat adalah perlombaan lari dimana peserta berlari dengan kecepatan penuh yang menempuh jarak 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Lari adalah salah satu cabang olahraga tertua di dunia. Sebelum menjadi sebuah cabang olahraga, lari sudah dikenal oleh peradaban-peradaban manusia kuno. Kebutuhan utama untuk lari cepat jarak pendek ini adalah kecepatan.

Kecepatan dalam lari jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang diubah menjadi gerakan halus lancer dan efisien dan sangat dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi. Allyson Felix pada Olimpiade London 2012. Atlet [ sunting - sunting sumber ] Seorang pelari jarak pendek ( sprinter) yang potensial bila dilihat dari komposisi atau susunan serabut otot persentase serabut otot cepat (fast twitch) lebih besar atau tinggi dengan kemampuan sampai 40 kali perdetik dalam vitro dibanding dengan serabut otot lambat (slow twitch) dengan kemampuan sampai 10 kali perdetik dalam vitro.

[ butuh rujukan] Suatu analisis struktural prestasi lari jarak pendek dan kebutuhan latihan dan pembelajaran untuk memperbaiki harus dilihat sebagai suatu kombinasi yang kompleks dari proses-proses biomekanika, biomotor, dan energetic.

Tahap [ sunting - sunting sumber ] Lari jarak pendek bisa dilihat dari tahap-tahap berlari terdiri dari beberapa tahap yaitu: • tahap reaksi dan dorongan ( reaction dan drive) • tahap percepatan ( acceleration) atau tahap transisi/perubahan ( transition) • tahap kecepatan maksimum ( speed maximum) • tahap pemeliharaan kecepatan (maintenance speed) • finish Tujuan lari jarak pendek adalah untuk memaksimalkan kecepatan horizontal, yang dihasilkan dari dorongan badan ke depan.

Kecepatan lari ditentukan oleh panjang langkah dan frekuensi langkah (jumlah langkah persatuan waktu). Oleh karena itu, seorang pelari jarak pendek harus dapat meningkatkan satu atau kedua-duanya. Urutan gerak menyeluruh lari cepat [ sunting - sunting sumber ] Urutan gerak dalam berlari bila dilihat dari tahap-tahap nya adalah tahap topang yang terdiri dari topang depan dan satu tahap dorong, serta tahap melayang yang terdiri dari tahap ayun ke depan dan satu tahap pemulihan atau recovery.

Tahap topang [ sunting - sunting sumber ] Tahap topang ( support phase) bertujuan untuk memperkecil penghambatan saat sentuh tanah dan memaksimalkan dorongan ke depan.

Bila dilihat dari sifat-sifat teknisnya adalah mendarat pada telapak kaki. Tahap melayang [ sunting - sunting sumber ] Tahap melayang ( flying phase) bertujuan untuk memaksimalkan dorongan ke depan dan untuk mempersiapkan suatu penempatan kaki yang efektif saat sentuh tanah. Bila dilihat dari sifat-sifat teknis pada tahap ini adalah lutut kaki ayun bergerak ke depan dan ke atas (untuk meneruskan dorongan dan menambah panjang langkah) Tahap pembelajaran lari cepat [ sunting - sunting sumber ] Tahap bermain [ sunting - sunting sumber ] Tahap ini bertujuan untuk mengenalkan masalah gerak lari jarak pendek secara langsung.

Cara lari jarak pendek yang benar ditinjau secara anatomis dengan memperbaiki sikap berlari jarak pendek serta meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran. Cara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa. Lari jarak pendek memiliki tujuan khusus yaituuntuk meningkatkan reaksi bergerak, kecepatan dan percepatan gerak siswa, serta koordinasi gerak siswa dalam berlari.

Pada tahap bermain, bentuk yang dapat diberikan yaitu bentuk perorangan, kelompok kecil, dan kelompok besar. [3] Tahap teknik dasar [ sunting - sunting sumber ] Tahap teknik dasar ini bertujuan untuk mempelajari dasar gerak lari jarak pendek yang sistematis.

Berikut adalah tahapan-tahapannya: [4] • Latihan Dasar ABC Tahap latihan dasar ABC ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dasar lari dan mengembangkan koordinasi gerak lari jarak pendek. Latihan ini dibagi menjadi empat, yaitu tumit menendang pantat, gerak angkling, lutut diangkat tinggi, dan kaki diluruskan. [5] • Latihan Dasar Koordinasi ABC Tahap latihan dasar koordinasi ABC ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan koordinasi lari cepat.

[6] • Lari Cepat dengan penahan Tahap lari cepat dengan tahanan ini bertujuan untuk mengembangkan tahap dorong atau support phase dan kekuatan khusus. Pada saat lari cepat dengan tahanan ini, kita dapat menggunakan tahanan dari teman atau suatu alat penahan. Misalnya ban mobil atau beberapa ban motor yang dilakukan dengan tidak melebihi berat tahanan, serta guru harus memperhatikan kaki topang betul-betul lurus dan kontak dengan tanah sesingkat mungkin.

[6] • Lari mengejar Tahap lari mengejar ini bertujuan untuk mengembangkan kecepatan reaksi dan percepatan lari. Pada latihan ini, kita dapat menggunakan tongkat atau tali yang memiliki panjang 1.5 meter. Pada tahap ini mulailah dengan berlari pelan-pelan setelah teman pasangan di depan melepaskan tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut atau tali, kemudian siswa yang di belakang mengejar sampai batas yang telah ditentukan. [7] • Lari percepatan Tahap lari percepatan ini bertujuan untuk mengembangkan lari percepatan dan kecepatan maksimum.

Pada tahap ini buatlah tanda agar daerah 6 meter dapat ditandai, selanjutnya satu teman menunggu di ujung batas yang telah ditentukan. Apabila pelari yang datang mencapai daerah 6 meter, maka pelari yang di depan harus berlari secepat mungkin. [7] • Start melayang lari sprint 20 m Tahap ini bertujuan untuk mengembangkan kecepatan maksimum. Agar dapat melakukannya, buatlah tanda 20 m dan gunakan awalan antara 20 sampai dengan 30 meter dan tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut disesuaikan dengan keadaan lapangan antara 10 sampai dengan 20 m.

Kemudian siswa harus lari melewati batas yang telah ditentukan dengan kecepatan maksimum. [8] Lihat juga [ sunting - sunting sumber ] • Jalan cepat • Lari Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ Matyani, Triansyah, A., dan Hidasari, F.P.

(2017). "Peningkatan Lari 40 Meter Melalui Pendekatan Bermain di SDN 04 Nangka Koman Kabupaten Sekadau" (PDF). Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi FKIP Untan: 2. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Hidayat, A.T.M. (2019). "Peningkatan Kemampuan Lari Cepat Siswa Melalui Pendekatan Latihan Akselerasi dan Hollow Sprint Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Cipatat". Simpul Juara.

1 (1): 2. • ^ Purnomo dan Dapan 2017, hlm.

tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut

42. • ^ Purnomo dan Dapan 2017, hlm. 43. • ^ Purnomo dan Dapan 2017, hlm. 43-44. • ^ a b Purnomo dan Dapan 2017, hlm. 44. • ^ a b Purnomo dan Dapan 2017, hlm. 45.

tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut

• ^ Purnomo dan Dapan 2017, hlm. 46. Daftar pustaka [ sunting - sunting sumber ] • Purnomo, E. dan Dapan (2017). Dasar-Dasar Gerak Atletik. Yogyakarta: Alfamedia. ISBN 978-979-12974-1-7. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) Kategori tersembunyi: • Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list • Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan • Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan Maret 2022 • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung • Semua artikel rintisan • Rintisan bertopik olahraga • Semua artikel rintisan Maret 2022 • Halaman ini terakhir diubah pada 15 Maret 2022, pukul 11.03.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Lari cepat (bahasa Inggris: sprint ) adalah cara lari dalam menempuh jarak tertentu yang relatif pendek, dalam waktu singkat, dan dengan kecepatan yang maksimal, dari garis get-go sampai ke finish.

[1] Umumnya lari cepat ini dilaksanakan dalam olahraga, baik untuk mengejar target waktu maupun mengejar kawan dan lawan dalam bertanding. Secara alami manusia mampu berlari cepat maksimal selama 30–35 detik. Salah satu nomor lari cepat adalah lari 100 meter sebagai nomor lari jarak pendek. Pada lari jarak pendek, atlet diharuskan menempuh seluruh jarak atau sepanjang jarak yang ditempuh dengan kecepatan semaksimal mungkin atau dengan kecepatan penuh.

[ii] Lomba lari cepat [sunting - sunting sumber ] Perlombaan lari cepat adalah perlombaan lari dimana peserta berlari dengan kecepatan penuh yang menempuh jarak 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Lari adalah salah satu cabang olahraga tertua di dunia. Sebelum menjadi sebuah cabang olahraga, lari sudah dikenal oleh peradaban-peradaban manusia kuno. Atlet [sunting - sunting sumber ] Seorang pelari jarak pendek ( sprinter) yang potensial bila dilihat dari komposisi atau susunan serabut otot persentase serabut otot cepat (fast twitch) lebih besar atau tinggi dengan kemampuan sampai 40 kali perdetik dalam vitro dibanding dengan serabut otot lambat (wearisome twitch) dengan kemampuan sampai 10 kali perdetik dalam vitro.

[ butuh rujukan] Suatu analisis struktural prestasi lari jarak pendek dan kebutuhan latihan dan pembelajaran untuk memperbaiki harus dilihat sebagai suatu kombinasi yang kompleks dari proses-proses biomekanika, biomotor, dan energetic. Tahap [sunting - sunting sumber ] Lari jarak pendek bisa dilihat dari tahap-tahap berlari terdiri dari beberapa tahap yaitu: • tahap reaksi dan dorongan ( reaction dan drive) • tahap percepatan ( acceleration) atau tahap transisi/perubahan ( transition) • tahap kecepatan maksimum ( speed maximum) • tahap pemeliharaan kecepatan (maintenance speed) • finish Tujuan lari jarak pendek adalah untuk memaksimalkan kecepatan horizontal, yang dihasilkan dari dorongan badan ke depan.

Kecepatan lari ditentukan oleh panjang langkah dan frekuensi langkah (jumlah langkah persatuan waktu). Oleh karena itu, seorang pelari jarak pendek harus dapat meningkatkan satu atau kedua-duanya.

Urutan gerak menyeluruh lari cepat [sunting - sunting sumber ] Urutan gerak dalam berlari bila dilihat dari tahap-tahap nya adalah tahap topang yang terdiri dari topang depan dan satu tahap dorong, serta tahap melayang yang terdiri dari tahap ayun ke depan dan satu tahap pemulihan atau recovery. Tahap topang [sunting - sunting sumber ] Tahap topang ( back up stage) tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut untuk memperkecil penghambatan saat sentuh tanah dan memaksimalkan dorongan ke depan.

Bila dilihat dari sifat-sifat teknisnya adalah mendarat pada telapak kaki. Tahap melayang [sunting - sunting sumber ] Tahap melayang ( flying phase) bertujuan untuk memaksimalkan dorongan ke depan dan untuk mempersiapkan tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut penempatan kaki yang efektif saat sentuh tanah. Bila dilihat dari sifat-sifat teknis pada tahap ini adalah lutut kaki ayun bergerak ke depan dan ke atas (untuk meneruskan dorongan dan menambah panjang langkah) Tahap pembelajaran lari cepat [sunting - sunting sumber ] Tahap bermain [sunting - sunting sumber ] Tahap ini bertujuan untuk mengenalkan masalah gerak lari jarak pendek secara langsung.

Cara lari jarak pendek yang benar ditinjau secara anatomis dengan memperbaiki sikap berlari jarak pendek serta meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran.

tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut

Cara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa. Lari jarak pendek memiliki tujuan khusus yaituuntuk meningkatkan reaksi bergerak, kecepatan dan percepatan gerak siswa, serta koordinasi tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut siswa dalam berlari. Pada tahap bermain, bentuk yang dapat diberikan yaitu bentuk perorangan, kelompok kecil, dan kelompok besar. [3] • Latihan Dasar ABC Tahap latihan dasar ABC ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dasar lari dan mengembangkan koordinasi gerak lari jarak pendek.

Latihan ini dibagi menjadi empat, yaitu tumit menendang pantat, gerak angkling, lutut diangkat tinggi, dan kaki diluruskan. [5] • Latihan Dasar Koordinasi ABC Tahap latihan dasar koordinasi ABC ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan koordinasi lari cepat.

[6] • Lari Cepat dengan penahan Tahap lari cepat dengan tahanan ini bertujuan untuk mengembangkan tahap dorong atau support phase dan kekuatan khusus. Pada saat lari cepat dengan tahanan ini, kita dapat menggunakan tahanan dari teman atau suatu alat penahan. Misalnya ban mobil atau beberapa ban motor yang dilakukan dengan tidak melebihi berat tahanan, serta guru harus memperhatikan kaki topang betul-betul lurus dan kontak dengan tanah sesingkat mungkin.

[6] • Lari mengejar Tahap lari mengejar ini bertujuan untuk mengembangkan kecepatan reaksi dan percepatan lari. Pada latihan ini, kita dapat menggunakan tongkat atau tali yang memiliki panjang 1.five meter.

Pada tahap ini mulailah dengan berlari pelan-pelan setelah teman pasangan di depan melepaskan tongkat atau tali, kemudian siswa yang di belakang mengejar sampai batas yang telah ditentukan. [7] • Lari percepatan Tahap lari percepatan ini bertujuan untuk mengembangkan lari percepatan dan kecepatan maksimum. Pada tahap ini buatlah tanda agar daerah 6 meter dapat ditandai, selanjutnya satu teman menunggu di ujung batas yang telah ditentukan.

Apabila pelari yang datang mencapai daerah six meter, maka pelari yang di depan harus berlari secepat mungkin. [7] • Start melayang lari sprint xx grand Tahap ini bertujuan untuk mengembangkan kecepatan maksimum. Agar dapat melakukannya, buatlah tanda 20 g dan gunakan awalan antara twenty sampai dengan 30 meter dan dapat disesuaikan dengan keadaan lapangan antara 10 sampai dengan xx m. Kemudian siswa harus lari melewati batas yang telah ditentukan dengan kecepatan maksimum. [8] • ^ Matyani, Triansyah, A., dan Hidasari, F.P.

(2017). “Peningkatan Lari 40 Meter Melalui Pendekatan Bermain di SDN 04 Nangka Koman Kabupaten Sekadau” (PDF). Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi FKIP Untan: 2. • ^ Hidayat, A.T.Thousand. (2019). “Peningkatan Kemampuan Lari Cepat Siswa Melalui Pendekatan Latihan Akselerasi dan Hollow Sprint Kelas Xi IPA SMA Negeri 1 Cipatat”.

Simpul Juara. 1 (ane): two. • ^ Purnomo dan Dapan 2017, hlm. 42. • ^ Purnomo dan Dapan 2017, hlm. 43. • ^ Purnomo dan Dapan 2017, hlm. 43-44. • ^ a b Purnomo dan Dapan 2017, hlm. 44. • ^ a b Purnomo dan Dapan 2017, hlm.

45. • ^ Purnomo dan Dapan 2017, hlm. 46. Daftar pustaka [sunting - sunting sumber ] • Purnomo, E. dan Dapan (2017). Dasar-Dasar Gerak Atletik. Yogyakarta: Alfamedia. ISBN 978-979-12974-1-7. Tes Lari Cepat Dapat Diukur Dengan Menggunakan Alat Yang Disebut Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Lari_cepat Terbaru • Nabi Musa Menggembala Ternak Nabi Syuaib • Cara Membuat Gantungan Kunci Dari Sabut Kelapa • Cara Membedakan Body Spa Hanasui Asli Dan Palsu • Aplikasi Perkembangan Embrio Di Bidang Peternakan • Cara Mengganti Foto Profil Fb Tanpa Like • Penanganan Limbah Produksi Pakan Ternak Unggas Pdf • Cara Memasang Lampu Tumblr Di Dinding Kamar Tanpa Paku • Menurunkan Tegangan 24 Volt Ke 12 Volt Dengan Resistor • Contoh Gambar Klipping Budi Daya Ternak Hias Kategori • Aplikasi • Berkebun • Bisnis • Budidaya • Cara • News • Pelajaran • Serba-serbi • SIM Keliling • Soal • Ternak • Uncategorized
Kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian terhadap pembebanan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan yang berarti.

Sehat, adalah terbebasnya tubuh baik fisik maupun mental dari segala penyakit. Bugar, adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara maksimal, dan masih mempunyai.

cadangan tenaga tanpa mengalami kelelahan yang berlebih. Tes kebugaran jasmani Indonesia, terdiri dari lima butir tes, dengan rangkaian butir tesnya yaitu: (1) Lari cepat (50 meter), (2) Angkat tubuh (pull-up/ 30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra), (3) Baring duduk (sit-up/60 detik), (4) Loncat tegak (vertical jump), dan (5) Lari jauh (800 m untuk putri dan 1.000 meter untuk putra).

1. Bentuk-bentuk Tes Kebugaran Jasmani Kebugaran jasmani dapat diperoleh jika seseorang latihan jasmanis secara teratur. Dampak latihan jasmani terhadap tubuh di antaranya, meningkatkan tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut jantung dan paru-paru, memperkuat sendi dan otot, menurunkan tekanan darah, mengurangi lemak, memperbaiki bentuk tubuh, memperbaiki kadar gula darah mengurangi risiko penyakit jantung koroner, memperlancar aliran darah, memperlancar pertukaran gas dan memperlambat proses penuaan.

Tujuan rangkaian tes kebugaran jasmani adalah untuk mengetahui derajat kebugaran jasmani. Adapun bentuk tes tersebut terdiri atas lima rangkaian tes, yaitu sebagai berikut. a. Tes Lari Cepat 50 meter Aspek Keterangan Tujuan Mengukur kecepatan lari seseorang Alat Lintasan lari, peluit, stopwatch, bendera start dan tiang pancang.

Pelaksanaan • Berdiri di belakang garis start dengan sikap berdiri. • Apabila ada tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut “ya” kamu lari ke depan secepat mungkin menempuh jarak 50 meter. • Pada saat menyentuh/melewati garis finish stopwatch dihentikan. Penskoran Skor hasil tes yaitu waktu yang dicapai oleh pelari untuk menempuh jarak 50 meter.

Waktu dicatat sampai persepuluh detik. b. Tes Angkat Tubuh (30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra) Aspek Keterangan Tujuan Mengukur kekuatan dan daya tahan otot lengan dan otot bahu Alat Lantai, palang tunggal, stopwatch dan formulir pencatat hasil Pelaksanaan • Bergantung pada palang tunggal, sehingga kepala, badan dan tungkai lurus. • Kedua lengan dibuka selebar bahu dan keduanya lurus. • Kemudian angkat tubuhmu dengan membengkokkan kedua lengan, sehingga dagu menyentuh atau melewati palang tunggal, lalu kembali ke sikap semula.

• Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang, tanpa istirahat selama (30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra). Penskoran Skor hasil tes yaitu jumlah angkatan tubuh yang dilakukan dengan benar selama (30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putera).

Setiap gerakan angkat tubuh yang tidak benar diberi nilai 0 (nol). c. Tes Baring Duduk 60 Detik Aspek Keterangan Tujuan Mengukur kekuatan dan daya tahan otot perut. Alat Lantai, palang tunggal, stopwatch dan formulir pencatat hasil Pelaksanaan • Berbaring di atas lantai/matras, kedua lutut ditekuk kurang lebih 90 derajat.

• Kedua tangan dilipat dan diletakkan di belakang kepala dengan jari tangan saling berkaitan dan kedua lengan menyentuh lantai. • Salah seorang teman membantu memegang dan menekan kedua pergelangan kaki, agar kaki tidak terangkat. • Apabila ada aba-aba “ya”, bergerak mengambil sikap duduk, sehingga kedua sikunya menyentuh paha, kemudian kembali ke sikap semula.

• Lakukan gerakan itu berulang-ulang dengan cepat tanpa istirahat dalam waktu 60 detik. Penskoran Skor hasil tes yaitu jumlah baring duduk yang dilakukan dengan benar selama 60 detik. Setiap gerakan angkat tubuh yang tidak benar diberi nilai 0 (nol). d. Tes Loncat Tegak Aspek Keterangan Tujuan Mengukur daya ledak (tenaga eksplosif) otot tungkai. Alat Dinding, papan berwarna gelap berukuran (30 x 150 cm) berskala satuan ukuran sentimeter yang digantung pada dinding dengan ketinggian jarak antara lantai dengan nol pada papan skala ukuran 150 cm, serbuk kapur dan alat penghapus, dan formulir pencatat hasil Pelaksanaan • Berdiri tegak dekat dinding, kedua kaki berada dekat papan dinding di samping tangan kiri atau kanannya.

tes lari cepat dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut

• Kemudian tangan yang berada dekat dinding diangkat lurus ke atas, telapak tangan ditempelkan pada papan berskala, sehingga meninggalkan bekas raihan jarinya.

• Kedua tangan lurus berada di samping badan kemudian kamu mengambil sikap awalan dengan membengkokkan kedua lutut dan kedua tangan diayun ke belakang. • Seterusnya meloncat setinggi mungkin sambil menepuk papan berskala dengan tangan yang terdekat dengan dinding, sehingga meninggalkan bekas raihan pada papan berskala. tanda ini menampilkan tinggi raihan loncatan kamu tersebut. Penskoran Ambil raihan yang tertinggi dari ketiga kali loncatan, sebagai hasil tes loncat tegak.

Hasil loncat tegak diperoleh dengan cara hasil raihan tertinggi dari salah satu loncatan tersebut dikurangi tinggi raihan tanpa loncatan. Contoh : Rasyad tinggi raihan tanpa loncatan 165 cm, sedangkan tinggi raihan loncatannya mencapai 220 cm, maka skor tegaknya yaitu 220 cm – 165 cm = 55 cm. e. Tes Lari Jauh (800 meter untuk puteri dan 1.000 meter untuk putera) Aspek Keterangan Tujuan Mengukur daya tahan (cardio repiratory endurance) Alat Lapangan, bendera start, peluit, stopwatch, nomor dada, tanda garis start dan finish, dan formulir pencatat hasil Pelaksanaan • Berdiri di belakang garis start.

pada aba-aba “siap” kamu mengambil sikap start berdiri untuk siap berlari. • Pada aba-aba “ya” kamu berlari menuju garis finish, dengan menempuh jarak (800 meter untuk putri dan 1.000 meter untuk putra). • Bila ada kamu yang mencuri start, maka kamu tersebut dapat mengulangi tes tersebut.

Penskoran Hasil yang dicatat sebagai skor lari 800 meter (putri) dan 1.000 meter (putra) adalah waktu yang dicapai dalam menempuh jarak tersebut. Hasil dicatat sampai sepersepuluh detik.

Kriteria/norma tes kebugaran jasmani Indonesia (untuk SMP usia 13 – 15 tahun) Klasifikasi Nilai Jenis Kelamin Putra Putri Baik Sekali 228 – ke atas 206 – ke atas Baik 176 – 227 134 – 205 Sedang 127 – 175 80 – 133 Kurang 78 -126 39 -79 Kurang Sekali Sampai dengan 77 Sampai dengan 38 2. Fungsi Tes Kebugaran Jasmani Semakin baik gaya hidup seseorang maka semakin baik pula tingkat kebugaran jasmani. Dimana kebugaran jasmani menunjang interaksi di lingkungan sekitar.

Setelah melakukan rangkaian tes kebugaran jasmani dan diperoleh skor seperti tabel di atas. Hasil tes kebugaran jasmanai tersebut memiliki fungsi sebagai berikut. • Hasilnya dapat dijadikan acuan siswa untuk meningkatkan kebugaran jasmaninya. • Berguna untuk menilai kemampuan fisik siswa. • Untuk mengukur kemampuan siswa dalam hal jasmaninya. • Untuk mengetahui sejauh mana kondisi atau perkembangan kebugaran jasmani siswa tersebut.

TES LARI CEPAT




2022 www.videocon.com