Gambar gigi berlubang

gambar gigi berlubang

Artikel ini disusun oleh tim penyunting terlatih dan peneliti yang memastikan keakuratan dan kelengkapannya. Tim Manajemen Konten wikiHow memantau hasil penyuntingan staf kami secara saksama untuk gambar gigi berlubang artikel yang berkualitas tinggi.

Ada 8 referensi yang dikutip dalam artikel ini dan dapat ditemukan di akhir halaman. Artikel ini telah dilihat 108.198 kali. Gigi berlubang -- juga dikenal sebagai karies -- adalah gambar gigi berlubang pada gigi yang disebabkan adanya kerusakan pada gigi.

Karies terbentuk karena timbunan plak dan bakteri di permukaan gigi, perawatan kesehatan gigi yang buruk, dan (menurut beberapa dokter gigi) kurangnya mineral penting dalam makanan yang dikonsumsi. Pada banyak kondisi, gigi berlubang tidak dapat disembuhkan dan memerlukan perawatan oleh dokter gigi yaitu dengan terapi florida, ditambal atau dicabut.

Namun, ada bukti-bukti baru yang menunjukkan bahwa perawatan gigi berlubang bisa dilakukan sendiri di rumah, dengan kombinasi pola makan dan remineralisasi gigi. Artikel ini akan memandu Anda untuk lebih mengenal kedua pilihan tersebut, dan juga memberikan beberapa metode untuk menghindari gigi berlubang lebih dini. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/4\/49\/Look-and-Act-Like-Katherine-Pierce-Step-09.jpg\/v4-460px-Look-and-Act-Like-Katherine-Pierce-Step-09.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/4\/49\/Look-and-Act-Like-Katherine-Pierce-Step-09.jpg\/v4-728px-Look-and-Act-Like-Katherine-Pierce-Step-09.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Kenali tanda-tanda dan gejala gigi berlubang.

Sangat penting untuk mengetahui tanda-tanda dan gejala gigi berlubang sedini mungkin. Dengan begitu Anda dapat mengambil langkah untuk menanganinya dan mencegah lubang menjadi lebih besar dan bertambah nyeri seiring berjalannya waktu.

Bila Anda mengalami satu atau lebih dari gejala-gejala berikut ini, mungkin Anda mempunyai gigi berlubang: • Gigi sensitif atau sakit gigi. Anda mungkin akan merasa nyeri ringan sampai yang parah ketika memakan makanan dingin, manis atau panas. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/f0\/Treat-Cavities-Step-01Bullet01.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-01Bullet01.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/f0\/Treat-Cavities-Step-01Bullet01.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-01Bullet01.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} • Nyeri ketika menggigit.

• Ada warna kehitaman atau lubang pada gigi. • Beberapa lubang (terutama di bagian belakang mulut atau di antara gigi) tidak terlihat dan mungkin tidak terasa sakit. Lubang-lubang ini hanya dapat diketahui dengan menggunakan sinar x, USG, atau lampu fluoresen - yang membuat kunjungan rutin ke dokter gigi sangat penting.

[1] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/4\/4f\/Whiten-Your-Teeth-Fast-Step-16.jpg\/v4-460px-Whiten-Your-Teeth-Fast-Step-16.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/4\/4f\/Whiten-Your-Teeth-Fast-Step-16.jpg\/v4-728px-Whiten-Your-Teeth-Fast-Step-16.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Kunjungi dokter gigi.

Disarankan untuk mengunjungi dokter gigi paling tidak dua kali setahun untuk pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Tetapi bila Anda menduga ada gigi yang berlubang, jangan menunggu jadwal enam bulan dan buat janji bertemu dokter gigi secepatnya. Pada saat pemeriksaan: • Jelaskan gejala dan tanda kerusakan yang Anda rasakan.

Hal ini akan membantu dokter gigi menemukan lubang tersebut. • Jalani pemeriksaan. Dokter gigi kemudian akan memeriksa untuk memastikan apakah ada gigi yang berlubang.

Biasanya mereka menggunakan alat logam tajam untuk merasakan titik lunak pada permukaan gigi yang menandakan adanya lubang. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/5\/51\/Treat-Cavities-Step-03.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-03.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/5\/51\/Treat-Cavities-Step-03.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-03.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Lakukan terapi florida.

Terapi florida dilakukan pada tahap awal terjadinya lubang, karena florida dapat memperbaiki kerusakan gigi. • Perawatan ini menggunakan gel, larutan, atau pasta yang digunakan untuk melapisi gigi dan memperkuat enamel gigi. • Dokter gigi akan memberi florida dalam 2 cara: yaitu dengan mengoleskan langsung pada gigi atau pada semacam permukaan yang sesuai bentuk gigi.

Terapi kurang lebih memerlukan waktu 3 menit. [2] X Teliti gambar gigi berlubang {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/f8\/Treat-Cavities-Step-04.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-04.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/f8\/Treat-Cavities-Step-04.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-04.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Tambal gigi.

Tambalan yang juga dikenal sebagai tindakan pemulihan, biasanya dilakukan ketika kerusakan gigi mencapai ke dalam enamel dan menjadi permanen. • Dokter gigi membersihkan lubang dengan menggunakan bor. Kemudian menambal lubang dengan bahan tambalan sewarna gigi, porselen, atau amalgam perak.

• Amalgam perak mungkin mengandung merkuri, biasanya pasien keberatan untuk menggunakan bahan ini karena takut akan bahaya kesehatan. Konsultasikan dengan dokter gigi bahan apa yang akan digunakan untuk tambalan Anda. • Gambar gigi berlubang sampai 2 kali kunjungan untuk menambal gigi, tergantung pada tingkat kerusakannya.

[3] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/8d\/Treat-Cavities-Step-05.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-05.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/8d\/Treat-Cavities-Step-05.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-05.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Pasang mahkota gigi.

Jaket atau sarung yang dipasang menyelubungi gigi yang disebut mahkota adalah cara lain untuk mengatasi gigi berlubang.

Perawatan ini dibutuhkan hanya apabila kerusakan gigi sudah melebar. Mahkota gigi terbuat dari material dan warna yang mirip degan gigi asli dan dipasang pada semacam besi. • Dokter gigi membor bagian yang rusak dan membuat cetakan gigi. • Cetakan diisi dengan bahan yang menyerupai gigi seperti porselen, zirkonium, atau emas untuk membuat mahkota yang cocok menggantikan gigi yang rusak.

• Setelah mahkota siap, dokter gigi akan menempelkannya dengan sejenis lem pada gigi. Pemasangan mahkota juga membutuhkan kunjungan lebih dari 1 kali. [1] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/d\/db\/Treat-Cavities-Step-06.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-06.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/d\/db\/Treat-Cavities-Step-06.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-06.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Lakukan perawatan saluran akar.

Perawatan ini adalah satu-satunya cara ketika kerusakan mencapai dalam sampai ke pulpa gigi, dan bagian dalam gigi membusuk, terinfeksi, atau mati. gambar gigi berlubang Pada tindakan saluran akar, dokter gigi gambar gigi berlubang membuat sayatan dekat bagian atas gigi, kemudian membersihkan pulpa yang membusuk dari ruang dan saluran di bagian dalam gigi.

Gigi tersebut kemudian akan diisi dengan bahan seperti karet dengan pasta pelekat. • Kadang gigi yang sudah dirawat dengan saluran akar juga harus dilapisi lagi dengan mahkota untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Tindakan ini bisa dilakukan bersamaan dengan perawatan saluran akar atau beberapa bulan kemudian. [4] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b4\/Treat-Cavities-Step-07.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-07.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b4\/Treat-Cavities-Step-07.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-07.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Bila gigi tidak bisa diselamatkan maka harus dicabut.

Satu-satunya solusi bagi gigi yang membusuk secara keseluruhan adalah pencabutan. • Gigi Anda dicabut apabila sudah rusak parah dan tidak bisa diselamatkan dengan metode lainnya. • Ketika satu gigi dicabut maka akan mebuat ruang kosong dalam mulut. Kondisi ini tidak menarik secara estetik, dan juga dapat menyebabkan posisi gigi bergeser yang akan menimbulkan masalah baru.

• Oleh karena itu, Anda harus mempertimbangkan untuk memasang jembatan gigi atau implan gigi untuk mengisi ruang kosong dan mengganti gigi yang sudah gambar gigi berlubang. [1] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/5\/53\/Treat-Cavities-Step-08.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-08.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/5\/53\/Treat-Cavities-Step-08.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-08.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Perlu diketahui bahwa gigi berlubang dapat disembuhkan dengan perawatan di rumah.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pengetahuan lama tentang penyebab gigi berlubang mungkin keliru, dan bahwa ada kemungkinan untuk menghentikan atau menyembuhkan gigi berlubang dengan perawatan sehari-hari. Walaupun sepertinya tidak mungkin, cobalah untuk memikirkan ini dengan serius. Jika jaringan kulit dan tulang saja dapat sembuh dan pulih dengan sendirinya, kenapa gigi tidak?

• Sebagian besar dokter gigi membuat Anda percaya bahwa pengeboran dan penambalan adalah satu-satunya cara untuk mengatasi gigi berlubang, dan sekali proses kerusakan terjadi maka tidak ada cara untuk menghentikannya. Tetapi, sebuah penelitian yang didasarkan pada penemuan Dr. Weston Price (dokter gigi abad 20 yang disegani) menyatakan bahwa gigi berlubang dapat dihindari, dihentikan, dan bahkan dikembalikan pada keadaan semula jika mengikuti suatu metode diet tertentu.

• Dr. Price mempelajari gigi orang-orang pedalaman yang tidak pernah tersentuh makanan barat dan tidak punya kesadaran tentang perawatan kesehatan gigi dan mulut.

Ia menemukan bahwa terlepas dari kenyataan mereka tidak pernah menggosok gigi dan ada sisa makanan di sela-sela gigi selama berminggu-minggu, mereka mempunyai gigi yang sehat dan kuat hampir tanpa ada kerusakan. • Akan tetapi, ketika orang-orang pedalaman ini dikenalkan pada makanan barat - makanan yang diolah dan kurang vitamin dan mineral penting - gigi mereka mulai mengalami kerusakan pada tingkat yang sama seperti kebanyakan orang barat.

Hal ini terjadi pada semua usia dan ras. Kesimpulannya adalah bahwa pola makan adalah penyebab utama bagi kerusakan gigi, dan bukan karena kurangnya perawatan kesehatan gigi dan mulut. • Sekarang sudah banyak orang yang memutuskan untuk menjalani perawatan konvensional untuk menyembuhkan gigi berlubang dengan perawatan yang mereka lakukan sendiri dengan mengkombinasikan diet pola makan, perawatan gigi dan mulut, dan remineralisasi gigi. [5] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/f1\/Get-Rid-of-Acne-Scars-with-Home-Remedies-Step-17.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-Acne-Scars-with-Home-Remedies-Step-17.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/f1\/Get-Rid-of-Acne-Scars-with-Home-Remedies-Step-17.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-Acne-Scars-with-Home-Remedies-Step-17.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Batasi asupan makanan tinggi asam fitat.

Asam fitat adalah bentuk utama fosfor pada tanaman. Banyak ditemukan pada padi-padian, biji-bijian, kacang-kacangan, dan tanaman polong. Walaupun bahan makanan tersebut umumnya dikatakan baik untuk tubuh, tetapi juga mempunyai efek negatif bagi kesehatan gigi dan tulang. • Asam fitat sebenarnya menghambat penyerapan fosfor, bersama dengan mineral lain seperti kalsium, magnesium, seng dan zat besi, yang berikatan dengan asam fitat.

Senyawa ini kemudian disebut fitase. • Ketika ada fitase dalam jumlah banyak dalam tubuh, senyawa ini mempengaruhi kimia dalam darah dan tubuh berada dalam fungsi mempertahankan hidupnya, dengan menarik mineral penting seperti kalsium dan magnesium dari gigi dan tulang sebagai gantinya.

Kondisi ini membuat gigi dan tulang menjadi keropos yang akhirnya mengakibatkan kerusakan. [6] X Teliti sumber • Untuk menghambat proses ini, usahakan untuk mengurangi asupan makanan tinggi asam fitat seperti padi-padian, biji-bijian, dan kacang-kacangan. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/0\/0a\/Treat-Cavities-Step-10.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-10.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/0\/0a\/Treat-Cavities-Step-10.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-10.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Remineralisasi gigi Anda.

Reminerilasisasi gigi merupakan tindakan yang penting dilakukan untuk gigi berlubang, karena dapat membantu gigi yang rusak memperbaiki diri. Anda dapat mencoba dengan menggunakan pasta gigi dan obat kumur yang mengandung florida.

• Atau, jika Anda anti terhadap florida, Anda dapat membuat pasta gigi mineral sendiri dengan 5 bagian bubuk kalsium, 1 bagian tanah diatom, 2 bagian soda kue, 3 bagian bubuk xylitol dan 3 sampai 5 bagian minyak kelapa. [7] X Teliti sumber • Anda juga dapat berkumur dengan larutan bubuk kalsium dan magnesium. Ini akan membantu gigi yang berlubang dengan dua cara: pertama, menambahkan mineral ke dalam gigi, dan kedua untuk menetralkan asam penyebab kerusakan dengan memberikan bahan alkali dalam mulut.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/d\/d6\/Treat-Cavities-Step-11.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-11.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/d\/d6\/Treat-Cavities-Step-11.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-11.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Minum suplemen.

Karena proses pengolahan makanan yang tidak tepat, banyak orang gambar gigi berlubang mendapatkan mineral dan vitamin yang larut dalam lemak untuk jumlah yang cukup pada menu makanan mereka, alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan memenuhinya dalam bentuk kapsul. • Minum minyak ikan kod dan minyak mentega.

Dua suplemen ini penuh dengan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D dan K yang sangat penting untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut. Dapat diminum terpisah atau dijadikan kapsul. • Minum suplemen vitamin D. Dalam penelitiannya, Dr. Price merekomendasikan vitamin D sebagai vitamin nomor satu dalam regenerasi gigi. Seandainya Anda tidak membuat perubahan dalam pola makan, rutin minum vitamin D akan berperan mengurangi kerusakan.

• Minum suplemen vitamin C, kalsium dan magnesium. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/e\/eb\/Treat-Cavities-Step-12.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-12.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/e\/eb\/Treat-Cavities-Step-12.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-12.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Konsumsi makanan yang mendukung pertumbuhan gigi.

Untuk mendapatkan gigi yang putih dan kuat, Anda perlu memasukkan lebih banyak menu yang mendukung pertumbuhan gigi dan tulang. Gabungkan dengan lemak sehat untuk hasil terbaik. • Tingkatkan asupan makanan organik, daging hewan pemakan rumput, dan makanan laut yang tidak dibudidayakan. Anda juga harus mencoba organ dan kelenjar daging seperti hati dan ginjal.

Kombinasikan dengan produk susu organik, dan gunakan hanya mentega yang difermentasikan. [8] X Teliti sumber • Buatlah kaldu sendiri. Kaldu dibuat dengan merebus tulang binatang (sapi, unggas, domba, ikan atau bison).

Kaldu mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan: selain melancarkan sistem pencernaan dan memperkuat rambut, kulit, dan kuku, juga sebagai sumber mineral seperti magnesium, kalsium dan fosfor, yang sangat penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Anda dapat membuat air kaldu ini menjadi sup dengan menambahkan sayuran dan daun-daunan organik. [9] X Teliti sumber • Masukkan lemak sehat dari minyak sayuran ke dalam menu Anda.

Minyak kelapa mempunyai manfaat tertentu - cobalah untuk memasukkan 1/4 gelas minyak kelapa dalam menu sehari-hari lewat masakan. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/fd\/Treat-Cavities-Step-12Bullet03.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-12Bullet03.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/fd\/Treat-Cavities-Step-12Bullet03.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-12Bullet03.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/fb\/Avoid-Looking-Like-an-American-Tourist-Step-26-Version-2.jpg\/v4-460px-Avoid-Looking-Like-an-American-Tourist-Step-26-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/fb\/Avoid-Looking-Like-an-American-Tourist-Step-26-Version-2.jpg\/v4-728px-Avoid-Looking-Like-an-American-Tourist-Step-26-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Biasakan untuk merawat kesehatan gigi dan mulut dengan cara yang benar.

Terlepas dari keunggulan diet dalam metode ini, masih penting bagi Anda untuk disiplin melakukan perawatan ketat untuk menyingkirkan bakteri dan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Perawatan teratur akan mencegah pembentukan lubang baru dan kerusakan yang lebih parah pada lubang yang sudah ada.

• Gosok gigi dua kali sehari. Sangat penting untuk menggosok gigi sedikitnya dua kali sehari, pada pagi dan malam hari. Bila Anda memakan makanan manis dan karbohidrat olahan, akan sangat baik bila langsung menggosok gigi setelah selesai makan, karena jenis makanan ini menghasilkan asam penyebab kerusakan gigi. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/0\/0d\/Whiten-Your-Teeth-Fast-Step-04.jpg\/v4-460px-Whiten-Your-Teeth-Fast-Step-04.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/0\/0d\/Whiten-Your-Teeth-Fast-Step-04.jpg\/v4-728px-Whiten-Your-Teeth-Fast-Step-04.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} • Gunakan benang gigi sedikitnya sekali sehari.

Membersihkan sisa makanan sekali sehari (sebelum menggosok gigi) bertujuan untuk menghilangkan bakteri yang terperangkap di antara gigi. Semakin banyak bakteri yang bisa dihilangkan, semakin lambat pembentukan lubang pada gigi. • Berkumur dengan obat kumur anti bakteri. Obat kumur yang baik akan menghilangkan bakteri berlebihan dari mulut. Anda bisa menggunakan hidrogen peroksida - yang sekaligus bisa memutihkan gigi.

[10] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/8d\/Console-an-Upset-Friend-Step-05.jpg\/v4-460px-Console-an-Upset-Friend-Step-05.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/8d\/Console-an-Upset-Friend-Step-05.jpg\/v4-728px-Console-an-Upset-Friend-Step-05.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Tangani setiap rasa sakit dan nyeri.

Jika Anda mengalami gambar gigi berlubang karena gigi berlubang, jangan ditahan saja. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit sampai gigi berlubang sembuh, atau Anda bisa menemui dokter gigi. Untuk menyembuhkan sakit gigi sendiri, Anda bisa mencoba cara-cara berikut: • Berkumur dengan air garam. Larutkan satu sendok teh garam laut dalam segelas air hangat, dan gambar gigi berlubang selama satu sampai dua menit, konsentrasikan pada area gigi yang ditambal.

Ganti garam laut dengan garam bawang putih untuk alternatif yang tak kalah efektif. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/6d\/Treat-Cavities-Step-14Bullet01.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-14Bullet01.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/6d\/Treat-Cavities-Step-14Bullet01.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-14Bullet01.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} • Oleskan minyak cengkih pada gigi yang ditambal dan gusi di sekitarnya.

Ini akan membantu membuat area tersebut mati rasa dan dapat meredakan sakit. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/cc\/Treat-Cavities-Step-14Bullet02.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-14Bullet02.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/cc\/Treat-Cavities-Step-14Bullet02.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-14Bullet02.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} • Berkumur dengan minyak sayur dan ludahkan ketika mulai berbusa.

Ini berguna untuk menghilangkan infeksi dan meredakan sakit. • Buat kompres menggunakan vodka, gin, atau wiski. Alkohol dapat membuat rasa sakit menjadi kebas untuk sementara. Celupkan sehelai kain pada alkohol dan letakkan pada gigi yang sakit. Mungkin pertama akan terasa menyengat, tapi akan dengan cepat menghilang. • Berkumur dengan satu sendok teh vanilla murni selama satu atau dua menit untuk menghilangkan sakit. • Minum ibuprofen. Cara yang pasti dapat meredakan sakit gigi gambar gigi berlubang minum ibuprofen.

Obat ini dapat mengurangi peradangan dan menghilangkan rasa nyeri. Ikuti dosis dan petunjuk pemakaian pada gambar gigi berlubang. [11] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/a\/ad\/Treat-Cavities-Step-14Bullet06.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-14Bullet06.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/a\/ad\/Treat-Cavities-Step-14Bullet06.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-14Bullet06.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/1\/1e\/Be-Cool-and-Popular-in-Sixth-Grade-Step-06.jpg\/v4-460px-Be-Cool-and-Popular-in-Sixth-Grade-Step-06.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/1\/1e\/Be-Cool-and-Popular-in-Sixth-Grade-Step-06.jpg\/v4-728px-Be-Cool-and-Popular-in-Sixth-Grade-Step-06.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Gosok gigi setidaknya dua kali sehari.

Ini penting sekali karena dapat mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan gigi berlubang. • Gunakan pasta gigi yang mengandung florida untuk memperkuat gigi (hanya saja jangan sampai tertelan karena bila tertelan bisa menjadi racun). • Langsung gosok gigi setelah makan makanan yang sangat manis atau asam, atau setelah minum soda - karena jenis makanan ini dapat memicu kerusakan gigi. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b0\/Lose-Belly-Fat-Fast-%28Women%29-Step-02Bullet01.jpg\/v4-460px-Lose-Belly-Fat-Fast-%28Women%29-Step-02Bullet01.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b0\/Lose-Belly-Fat-Fast-%28Women%29-Step-02Bullet01.jpg\/v4-728px-Lose-Belly-Fat-Fast-%28Women%29-Step-02Bullet01.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/0\/00\/Treat-Cavities-Step-16.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-16.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/0\/00\/Treat-Cavities-Step-16.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-16.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

Membersihkan sisa-sisa makanan dengan benang gigi perlu dilakukan setidaknya sekali sehari, idealnya sebelum menggosok gigi pada malam hari. • Membersihkan dengan benang gigi dapat menghilangkan bakteri dan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi. • Gunakan benang gigi pada setiap sela gigi - terutama bagian belakang yang sulit dijangkau - dan lakukan dengan pelan supaya tidak melukai gusi dan membuatnya bengkak.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/7\/7a\/Treat-Cavities-Step-17.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-17.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/7\/7a\/Treat-Cavities-Step-17.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-17.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/fb\/Treat-Cavities-Step-18.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-18.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/fb\/Treat-Cavities-Step-18.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-18.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Periksa gigi secara teratur.

Mengunjungi dokter gigi enam bulan sekali cukup untuk mencegah gigi berlubang. • Menemui dokter secara teratur akan membantu mendeteksi gambar gigi berlubang berlubang lebih dini. Anda mungkin hanya gambar gigi berlubang terapi florida, tetapi akan lain ceritanya bila mengetahuinya sesudah menjadi parah sehingga memerlukan perawatan saluran akar yang mahal dan menyakitkan.

• Dokter gigi atau perawat gigi akan memberikan Anda pembersihan gigi secara menyeluruh. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/85\/Treat-Cavities-Step-19.jpg\/v4-460px-Treat-Cavities-Step-19.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/85\/Treat-Cavities-Step-19.jpg\/v4-728px-Treat-Cavities-Step-19.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Lindungi gigi dengan sealant.

Jika Anda belum memakainya, perlu diketahui bahwa sealant sangat efektif untuk melindungi gigi dari lubang. • Sealant adalah lapisan plastik tipis pada bagian atas gigi geraham untuk menghindari pertumbuhan bakteri dan penimbunan plak pada gigi geraham sehingga menyebabkan lubang. • Sealant biasanya diberikan pada anak-anak begitu geraham mereka tumbuh, tetapi sealant pada anak-anak ini hanya bertahan selama sepuluh tahun, jadi mintalah dokter gigi Anda untuk menggantinya.

[12] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/e\/e8\/Look-Great-%28Girls%29-Step-30.jpg\/v4-460px-Look-Great-%28Girls%29-Step-30.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/e\/e8\/Look-Great-%28Girls%29-Step-30.jpg\/v4-728px-Look-Great-%28Girls%29-Step-30.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} • Cobalah gosok gigi Anda dengan campuran pasta gigi dan soda kue • Gigi berlubang dapat dicegah dan dideteksi lebih dini gambar gigi berlubang kunjungan teratur ke dokter gigi.

• Jangan makan camilan yang banyak mengandung gula dan saat Anda membersihkan gigi dengan benang, jangan menariknya ke depan dan ke belakang dengan tangan Anda. • Anda bisa membeli florida tanpa resep di apotek, tetapi biasanya kandungannya tidak sebanyak seperti yang digunakan oleh dokter gigi. • Gigi berlubang disebabkan oleh faktor yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, gigi berlubang bisa terjadi karena jarang dibersihkan dengan benang gigi dan tidak menggosok gigi dengan benar. Penyebab lain adalah konsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan dan adanya bakteri di mulut. • Anda mungkin tidak merasakan gejala atau melihat tanda-tanda ketika gigi mulai berlubang. Tetapi, gejalanya akan memburuk bila lubang sudah mulai membesar. • ↑ 1,0 1,1 1,2 http://www.mayoclinic.com/health/cavities/DS00896/DSECTION=treatments-and-drugs • ↑ http://www.medicinenet.com/cavities/page2.htm • ↑ http://www.webmd.com/oral-health/guide/dental-health-cavities • ↑ http://www.medicinenet.com/root_canal/page2.htm • ↑ http://www.naturalnews.com/022564_cavities_root_canals.html • ↑ http://www.westonaprice.org/food-features/living-with-phytic-acid gambar gigi berlubang ↑ http://wellnessmama.com/2500/homemade-remineralizing-toothpaste-recipe/ • ↑ http://www.naturalnews.com/042204_cavities_natural_healing_tooth_decay.html# • ↑ http://wellnessmama.com/5888/how-to-make-bone-broth-tutorial/ MENU • Home • SMP • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Kewarganegaraan • IPS • IPA • Penjas • SMA • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Akuntansi • Matematika • Kewarganegaraan • IPA • Fisika • Biologi • Kimia • IPS • Sejarah • Geografi • Ekonomi • Sosiologi • Penjas • SMK • Penjas • S1 • Agama • IMK • Pengantar Teknologi Informasi • Uji Kualitas Perangkat Lunak • Sistem Operasi • E-Bisnis • Database • Pancasila • Kewarganegaraan • Akuntansi • Bahasa Indonesia • S2 • Umum • About Me Gigi merupakan jaringan tubuh yang paling keras dibanding yang lainnya.

Menurut KBBI, gigi merupakan tulang keras dan kecil-kecil berwarna putih yang tumbuh tersusun berakar di dalam gusi dan kegunaanya untuk mengunyah atau menggigit. Struktur dari gigi bervariasi sehingga memungkinkan untuk melakukan gambar gigi berlubang tugas.

Fungsi utama dari gigi adalah untuk merobek dan mengunyah makanan. Pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu cara meningkatkan kesehatan. Mulut bukan sekedar pintu masuknya makanan dan minuman tetapi fungsi mulut lebih dari itu dan tidak banyak orang tua menyadari besarnya peranan mulut dan gigi bagi kesehatan dan kesejahteraan anak-anaknya.

Setiap orangtua menginginkan anaknya bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan tubuh secara keseluruhan yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan tubuh secara umum. Membersihkan gigi minimal 2 kali sehari perlu dijalani anak-anak. Dengan harapan ia akan mampu menjaga kesehatan giginya.

3.6. Sebarkan ini: • Gigi adalah komponen paling keras yang terdapat didalam mulut makhluk vertebrata, bentuk gigi tersebut memiliki banyak variasi dan struktur yang tertata dengan baik sesuai dengan fungsinya. • Gigi adalah organ system pencernaan yang terletak di dalam rongga mulut.

Gigi termasuk alat pencernaan mekanik Karena berfungsi untuk memotong, merobek, dan mengunyah makanan sebelum makanan tersebut masuk ke bagian pencernaan selanjutnya.

• Gigi merupakan identitas yang paling membedakan dari jenis mamalia yang ada di dunia dan gigi dapat menjadi fosil yang sempurna. Para ilmuwan mengidentifikasi jenis fosil dilihat dari struktur gigi sebagai bahan acuan utama, bentuk pada tatanan gigi hewan mengidentifikasi gambar gigi berlubang jenis makanan hewan tersebut. Ciri-Ciri Gigi Yang Sehat Secara umum, gigi dan mulut dikatakan sehat apabila gigi dapat berfungsi dengan baik, bersih, tanpa adanya keluhan sakit atau nyeri, Menurut WHO, gigi dikatakan sehat apabila gigi berwarna putih kekuningan dengan mahkota gigi utuh, leher gigi tidak kelihatan, kondisi gusi dan mukosa mulut sehat, tidak ada keluhan sakit.

Struktur Gigi Berikut ini terdapat beberapa struktur gigi, terdiri atas: • Ligamen Periodontal Merupakan struktur jaringan ikat yang melekat pada akar gigi dan melekat ke tulang.

Ligament periodontal akan berlanjut dengan jaringan gingiva (gusi) dan berhubungan dengan ruang pembuluh darah yang ada di tulang. • Oral Mukosa Adalah rongga mulut yang dilapisi epitel gepeng berlapis.

gambar gigi berlubang

Oral mukosa meiliki fungsi utama untuk melindungi jaringan atau organ lain yang ada di dalam rongga mulut. • Gingiva Merupakan mukosa mulut yang menutupi tulang maksila dan mandubula di dalam rongga mulut.

Jaringan gingiva ini sebenarnya berwarna transparan, warna merah terbentuk Karena terdapat banyak pembuluh darah di bagian tersebut. Fungsi gusi adalah untuk melindungi akar gigi dan jaringan sekitar akar gigi. • Saraf dan Pembuluh Darah Seperti pada organ lainnya, di sekitar gigi juga terdapat pembuluh saraf dan pembuluh darah. Pembuluh saraf berfungsi untuk menerima dan memberikan rangsangan, sedangkan pembuluh darah berfungsi untuk memberi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh struktur di sekitarnya.

Bagian-Bagian Gigi Berikut ini gambar gigi berlubang beberapa bagian-bagian gigi, terdiri atas: • Email Email gigi adalah substansi paling keras di tubuh. Ia berwarna putih kebiruan dan hampir transparan. Sembilan puluh smebilan persen dari beratnya adalah mineral dalam bentuk Kristal hidroksiapatit besar-besar. Matriks organic hanya merupakan tidak lebih dari 1% massanya.

• Dentin Dentin terletak di bawah email, terdiri atas rongga-rongga berisi cairan. Apabila lubang telah mencapai dentin, cairan ini akan menghantarkan rangsang ke pulpa, sehingga pulpa yang berisi pembuluh saraf akan menghantarkan sinyal rasa sakit itu ke otak.

Dentin bersifat semitranslusen dalam keadaan segar, dan berwarna agak kekuningan. Komposisi kimianya mirip tulang namun lebih keras. Bahannya 20% organic dan 80% anorganik. • Pulpa Pulpa merupakan bagian yang lunak dari gigi. Bagian atap pulpa merupakan bentuk kecil dari bentuk oklusal permukaan gigi.

Pulpa mempunyai hubungan dengan jaringan peri- atau interradikular gigi, dengan demikian juga dengan keseluruhan jaringan tubuh. Oleh karena itu, jika ada penyakit pada pulpa, jaringan periodontium juga akan terlibat.

Demikian juga dengan perawatan pulpa yang dilakukan, akan memengaruhi jaringan di sekitar gigi. • Gusi Gusi adalah bagian dari kesehatan gigi dan mulut yang sering diabaikan atau sering tidak dijaga kondisi kesehatannya.

Banyak juga orang yang tidak ambil pusing meskipun dia sedang sakit gusi. Gusi atau dalam bahasa ilmiahnya gingiva (dibaca: gingggiva) adalah penutup tulang rahang. Gusi merupakan salah satu jaringan lunak (mukosa) di rongga mulut selain pipi, bibir, lidah, dan langit-langit. Jenis-Jenis Gigi Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis gigi, terdiri atas: • Gigi Seri (Dentis Gambar gigi berlubang Gigi seri merupakan gigi yang berfungsi untuk memotong atau mengerat makanan. • Gigi Taring (Dentis Kaninus) Gigi taring adalah gigi yang berfungsi untuk gambar gigi berlubang dan mengoyak makanan.

• Gigi Geraham Depan (Premolar) Gigi geraham depan berfungsi untuk menggiling, menggilas dan mengunyah makanan. • Gigi Geraham (Molar) Gigi geraham belakang berfungsi untuk menggilas, melumat, menghancurkan dan menghaluskan makanan.

Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Gigi Kesehatan gigi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu : • Gizi makanan Perlu kita ketahui bahwa benih gigi sudah terbentuk waktu janin (embrio) berusia ½ bulan dalam kandungan. Makanan-makanan ini sudah tercakup dalam empat sehat lima sempurna. • Pengaruh selama pembentukan gigi Zat kapur merupakan bahan utama dalam pembentukan enamel, di samping vitamin C, D dan lain-lain.

• Bila gigi sudah tumbuh Makanan yang empuk dan lunak tidak memerlukan pengunyahan yang sulit. Sering tidaknya kita makan juga mempengaruhi. Pengaruh asam dari zat hidrat arang dalam mulut terjadi selama 40 menit pertama sesudah makan. Kalau kita makan 3 kali sehari maka pengaruh asam hanya terjadi selama 3 x 30 menit = 1,5 jam/hari. • Jenis makanan Makanan yang mudah lengket dan menempel digigit seperti permen dan coklat, makanan ini sangat disukai oleh anak anak.

dan tanpa disadari dapat mengakibatkan gangguan. Makanan gambar gigi berlubang mudah tertinggal dan melekat pada gigi, sehingga bila terlalu sering dan lama, maka berakibat tidak baik. Makanan yang manis dan lengket tersebut akan bereaksi di mulut dan asam yang merusak email gigi. • Kebersihan gigi Kebiasaan dan perilaku membersihkan gigi sangat mempengaruhi kebersihan gigi, dan kebersihan gigi sangat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut secara umum. • Kepekatan air ludah Pada orang-orang yang mempunyai air ludah sangat pekat dan sedikit akan lebih mudah giginya gambar gigi berlubang berlubang dibandingkan dengan air ludah yang encer dan banyak, sebab pada orang yang berair ludah pekat dan sedikit maka sisa makanan akan mudah menempel pada permukaan gigi.

Daftar Pustaka: • Berliana. Anatomi Gigi dan Mulut. FK-UNRI. RSUD AA. Pekanbaru, 2008. • Indonesia. Depkes RI. 1996. Pedoman Pelaksanaan Usaha Kesehatan Gigi Dan Mulut DiSekolah, Jakarta: Depkes RI. • Ariningrum, Ratih, Beberapa Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut (Jakarta: Hipocrates, 2000).

• Hardianto, L., Penyebab Terjadinya Kerusakan Gigi, diakses pada 5 Februari 2014. Demikianlah pembahasan mengenai Gambar Gigi – Pengertian, Ciri, Struktur, Bagian, Jenis dan Faktor semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂 Baca Juga Artikel Lainnya: • Pengertian, Bagian Dan Jenis Gigi Pada Makhluk Hidup • Bentuk Tulang • Fungsi Faring • Sistem Organ • Sistem Rangka Manusia • Nodus Limfa adalah Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Biologi Ditag anatomi gigi, anatomi gigi pdf, bagian bagian gigi, bagian lidah untuk mengecap rasa manis adalah, biaya membersihkan plak gigi, cara membersihkan karang gigi dengan garam, cara menghilangkan bercak putih di gigi, cara menghilangkan tartar pada gigi, diagram gigi susu, fungsi akar gigi, fungsi dentin gigi, fungsi gigi, fungsi gigi secara umum, fungsi gigi seri, fungsi langit langit keras, fungsi ludah adalah, fungsi nula, fungsi saraf dan pembuluh darah pada gigi, gambar animasi dokter gigi perempuan, gambar animasi gigi, gambar gigi animasi, gambar gigi dan bagiannya, gambar gigi geraham, gambar gigi hitam putih, gambar gigi molar, gambar gigi sehat, gambar gigi sehat kartun, gambar gigi seri, gambar logo gigi, gambar mata, gambar satu gigi, gambar sikat gigi, gigi geraham atas, gigi geraham bisa tumbuh lagi, gigi geraham goyang, gigi geraham keropos, gigi taring, jaringan penyangga gigi, jelaskan struktur gigi, jumlah akar gigi geraham bawah, jumlah gigi 26, jumlah gigi anak, jumlah gigi manusia, karies gigi pada anak, karies gigi pdf, letak gigi geraham, luas permukaan gigi seri, macam macam gambar gigi berlubang susunan gigi, macam macam karies gigi, makalah karies gigi, mimpi gigi seri bawah copot, obat karies gigi di apotik, obat sakit gigi geraham, pasta gigi untuk menghilangkan karang gigi, pelajaran ipa tentang gigi, pengertian email pada gigi, pengertian gigi dan mulut, pengertian gusi, pengertian lidah, penyebab karies gigi, perbedaan plak dan karang gigi, poster gigi sehat, regio 1 2 3 4 pada gigi, rumus gigi, rumus susunan gigi manusia, rumus susunan gigi orang dewasa, rumus susunan gigi orang dewasa adalah, struktur anatomi gigi manusia pdf, struktur gigi berlubang, struktur gigi susu Navigasi pos • Contoh Teks Editorial • Contoh Teks Laporan Hasil Observasi • Teks Negosiasi • Teks Deskripsi • Contoh Kata Pengantar • Kinemaster Pro • WhatsApp GB • Contoh Diksi • Contoh Teks Eksplanasi • Contoh Teks Berita • Contoh Teks Negosiasi • Contoh Teks Ulasan • Contoh Teks Eksposisi • Alight Motion Pro • Contoh Alat Musik Ritmis • Contoh Alat Musik Melodis • Contoh Teks Cerita Ulang • Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks dan Protokol • Contoh Karangan Eksposisi • Contoh Pamflet • Pameran Seni Rupa • Contoh Seni Rupa Murni • Contoh Paragraf Campuran • Contoh Seni Rupa Terapan • Contoh Karangan Deskripsi • Contoh Paragraf Persuasi • Contoh Paragraf Eksposisi • Contoh Paragraf Narasi • Contoh Karangan Narasi • Teks Prosedur • Contoh Karangan Persuasi • Contoh Karangan Argumentasi • Proposal • Contoh Cerpen • Pantun Nasehat • Cerita Fantasi • Memphisthemusical.Com
Gigi berlubang adalah kondisi gigi yang rusak akibat terkikisnya lapisan terluar gigi (enamel).

Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan bakteri di mulut akibat sering mengonsumsi makanan manis dan tidak menjaga kebersihan mulut. Gigi berlubang merupakan keluhan pada gigi yang umum terjadi, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

gambar gigi berlubang

Kondisi ini sulit terdeteksi karena umumnya tidak menimbulkan nyeri di awal. Oleh sebab itu, pemeriksaan gigi perlu dilakukan secara berkala.

Gigi berlubang yang tidak segera diatasi dapat berkembang menjadi semakin besar. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah gigi yang lain, seperti infeksi dan gigi tanggal. Penyebab dan Faktor Gambar gigi berlubang Gigi Berlubang Gigi berlubang berawal dari plak yang menempel di gigi. Plak gigi berasal dari sisa makanan yang mengandung gula dan pati.

Jika tidak dibersihkan, plak ini akan diubah menjadi asam oleh bakteri alami di dalam mulut. Asam yang dihasilkan dari plak kemudian secara perlahan mengikis lapisan terluar gigi. Lama-kelamaan, lubang pun terbentuk pada gigi. Jika masih dibiarkan, bakteri dan asam akan masuk lebih dalam sampai ke pulpa gigi, yaitu bagian gigi yang terdiri dari saraf dan pembuluh darah.

Gigi berlubang dapat terjadi pada siapa saja, tetapi ada beberapa faktor yang membuat seseorang lebih berisiko mengalaminya, yaitu: • Jarang menyikat atau membersihkan gigi, terutama setelah makan • Tidak menggunakan pasta gigi atau obat kumur yang mengandung fluoride untuk membersihkan gigi • Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis (seperti kue, biskuit, permen, dan es krim) atau asam (seperti minuman bersoda) • Menderita gangguan makan, seperti anoreksia dan bulimia • Menderita penyakit refluks asam lambung (GERD) dan mulut kering • Berusia lanjut sehingga enamel mulai menipis dengan sendirinya dan produksi air liur berkurang • Rutin mengonsumsi obat-obatan, suplemen, vitamin, atau produk herba yang mengandung gula Gejala Gigi Berlubang Gejala gambar gigi berlubang berlubang pada tiap orang bisa berbeda, tergantung pada lokasi dan ukuran lubang di gigi.

gambar gigi berlubang

Ketika lubang baru terbentuk dan masih berukuran kecil, gejala mungkin tidak terasa. Namun, ketika lubang sudah semakin membesar, tanda dan gejala yang dapat muncul antara lain: • Gigi menjadi sensitif • Sakit gigi ketika mengigit • Nyeri di gigi yang terjadi secara spontan tanpa sebab yang jelas • Ngilu atau nyeri saat mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, dingin, atau panas • Terdapat lubang yang terlihat jelas di gigi • Noda putih, cokelat, atau hitam pada permukaan gigi Kapan harus ke dokter Lakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami keluhan di atas, terutama jika disertai dengan gejala berikut: • Pembengkakan di wajah • Gusi berdarah • Sulit mengunyah • Nyeri gigi yang tak tertahankan Diagnosis Gigi Berlubang Dokter akan memulai pemeriksaan dengan bertanya seputar gejala yang dialami oleh pasien.

Selanjutnya, dokter gigi akan melihat kondisi mulut dan gigi pasien, kemudian menyentuh gigi dengan alat khusus, untuk memeriksa area yang lunak akibat adanya kerusakan pada gigi. Dokter juga mungkin akan melakukan Rontgen gigi untuk memeriksa kondisi gigi.

Foto Rontgen dapat menunjukkan sejauh mana kerusakan pada gigi sudah terjadi. Pengobatan Gigi Berlubang Pengobatan gigi berlubang akan disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi yang dialami pasien. Beberapa tindakan medis yang dapat dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang adalah: 1. Fluoride treatment Pada gigi yang baru berlubang, dokter akan memberikan fluoride yang kandungannya lebih tinggi dari yang umumnya terkandung di pasta gigi.

Fluoride treatment dapat diberikan dalam bentuk cair, gel, atau busa. Terapi ini dapat memperbaiki enamel dan mencegah lubang gigi bertambah besar. Pasien bisa menggunakan fluoride ini secara mandiri dengan mengoleskannya di gigi, atau menggunakannya sebagai pasta gigi. Namun, umumnya dokter akan memasangkan fluoride dengan alat yang sesuai bentuk gigi pasien, sehingga dapat dipastikan semua permukaan gigi terlapisi oleh zat ini.

2. Filling Filling atau tambal gigi merupakan tindakan yang paling umum dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang. Filling dilakukan dengan terlebih dahulu membuang bagian gigi yang rusak. Setelah itu, gigi tersebut akan ditambal dengan menggunakan bahan-bahan khusus, seperti komposit resin, porselen, emas, atau perak. 3. Crown gigi Crown atau kurung gigi adalah prosedur pemasangan mahkota gigi palsu di atas gigi yang rusak. Prosedur ini umumnya dilakukan untuk mengatasi kerusakan yang lebih parah atau pada kondisi gigi yang lemah.

Prosedur crown dilakukan dengan mengikis bagian gigi yang rusak dan menyisakan sebagian kecil bagian gigi untuk menjadi tumpuan mahkota gigi palsu. Mahkota gigi palsu dapat terbuat dari emas, porselen, atau komposit resin. 4. Root canal Root canal atau perawatan saluran akar gigi dilakukan jika kerusakan sudah mencapai bagian dalam gigi atau akar gigi. Tindakan ini bertujuan untuk memperbaiki kerusakan tanpa harus mencabut gigi.

5. Cabut gigi Cabut gambar gigi berlubang dilakukan jika kerusakan sudah sangat parah dan tidak bisa dipulihkan lagi. Tindakan cabut gigi dapat diikuti dengan pemasangan gigi palsu atau implan gigi, untuk mengisi celah bekas gigi yang dicabut. Keluhan yang timbul karena gigi berlubang perlu segera diperiksakan dan ditangani ke dokter gigi. Namun, jika belum sempat ke dokter gigi, ada beberapa cara yang dapat dilakukan di rumah untuk meredakan nyeri, yaitu: • Tetap jaga kebersihan gigi dengan menyikat seluruh gigi, termasuk gigi yang berlubang, meskipun terasa ngilu.

• Gunakan air hangat untuk menggosok gigi. • Gunakan sikat gigi khusus yang didesain untuk gigi sensitif.

• Hindari makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin. • Konsumsi obat pereda nyeri yang dapat dibeli di apotek, seperti paracetamol. Komplikasi Gigi Berlubang Gigi berlubang dapat menyebabkan sejumlah komplikasi jika dibiarkan tidak terobati, antara lain: • Sulit mengunyah makanan • Nyeri gigi yang berlangsung terus-menerus • Gigi patah atau tanggal • Pembengkakan atau muncul nanah di sekitar gigi yang berlubang • Abses gigi, yang gambar gigi berlubang memicu penyakit berbahaya, seperti sepsis • Polip pulpa akibat gigi berlubang yang teriritasi Gambar gigi berlubang Gigi Berlubang Gigi berlubang bisa terjadi pada siapa saja, terutama pada orang yang tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Untuk mencegah kondisi ini, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, yaitu: • Mengurangi kebiasaan ngemil • Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis atau asam, seperti permen atau minuman ringan • Menyikat gigi 2 kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride • Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi setidaknya 1 kali sehari • Memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi, setidaknya 2 kali dalam setahun Selain langkah pencegahan di atas, Anda juga disarankan mengonsumsi sejumlah makanan dan minuman berikut guna menjaga kesehatan gigi: • Buah dan sayuran kaya serat, seperti apel, bayam, dan timun • Makanan tinggi kalsium, seperti kacang dan keju • Permen karet rendah gula yang mengandung xylitol • Teh hitam atau teh hijau tanpa gula/pemanis • Air minum yang mengandung fluoride Definisi gigi berlubang (karies) Gigi berlubang atau karies gigi merupakan kondisi kerusakan pada bagian terluar (enamel) dan terdalam (dentin) gigi.

Dalam istilah kedokteran, gigi berlubang disebut dengan cavities atau karies. Pada dasarnya, karies gigi adalah proses pembusukan yang mengakibatkan kerusakan pada email gigi, dentin, bahkan sampai sementum gigi.

Munculnya lubang pada gigi bisa disebabkan banyak faktor. Mulai dari bakteri di dalam mulut, mengonsumsi makanan dan minuman manis, hingga kebersihan mulut yang buruk. Rasa sakit pada gigi berlubang tak boleh disepelekan. Lubang akan menjadi lebih besar hingga mempengaruhi lapisan gigi bagian yang lebih dalam (dentin).

Akibatnya, Anda akan mengalami sakit gigi parah, infeksi, atau bahkan gigi tanggal. Seberapa umum kondisi sakit gigi berlubang? Dikutip dari Mayo Clinicgigi berlubang merupakan masalah gigi yang sangat umum. Maka dari itu, bukan hal aneh jika sakit gigi jenis ini tidak begitu dianggap serius oleh beberapa gambar gigi berlubang. Padahal, kalau dibiarkan, sakit gigi berlubang parah akan gambar gigi berlubang kerusakan gigi serius. Akibat tersebut terdiri dari kerusakan gigi ditambah dengan komplikasi serius.

Karies gigi pun bisa dialami gambar gigi berlubang saja dari segala kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, bahkan lansia. Meski begitu, gigi anak-anak dan lansia lah yang paling sering mengalami sakit gigi berlubang. Anda dapat mencegah kondisi ini dengan menghindari faktor risikonya. Tanda dan gejala gigi berlubang (karies) Tanda dan gejala dari gigi berlubang gambar gigi berlubang sakit bermacam-macam, tergantung pada keparahan dan lokasi lubang.

Apabila lubang baru terbentuk, Anda mungkin tidak mengalami gejala apapun. Namun, ketika kerusakan sudah semakin meluas, gejala karies yang terjadi meliputi: • Sakit gigi yang muncul secara tiba-tiba tanpa sebab jelas. • Nyeri ringan hingga parah saat mengonsumsi makanan atau minuman manis, panas, atau dingin. • Gigi jadi lebih sensitif. • Muncul lubang yang terlihat sangat jelas di gigi.

• Ada noda coklat, hitam, atau putih pada permukaan gigi. • Bau mulut. • Rasa tidak enak di mulut. Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Oleh karena bila ada kekhawatiran terkait gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

gambar gigi berlubang

Kapan harus ke dokter? Jika Anda mengalami sakit gigi atau nyeri pada mulut, segera kunjungi dokter gigi. Penting untuk rutin memeriksakan gigi dan melakukan pembersihan karang gigi di dokter setiap 6 bulan sekali. Bahkan meski gigi Anda terasa baik-baik saja.

Kebanyakan orang sering tidak pernah menyadari gigi mereka sudah berlubang. Akibatnya, lubang yang ada makin membesar dan menyebabkan nyeri yang parah. Dengan memeriksakan kondisi gigi secara teratur, kerusakan yang ada dapat dicegah dan diobati sedini mungkin.

Di samping itu, semakin cepat kerusakan gigi terdeteksi, maka pengobatan juga akan lebih murah dan mudah. Penyebab gigi berlubang (karies) Penyebab utama gigi berlubang adalah plak. Plak adalah lapisan lengket yang gambar gigi berlubang dari bakteri dan asam yang terbentuk dari makanan atau minuman yang mengandung gula sehingga berubah jadi asam. Beberapa kebiasaan buruk yang sering Anda lakukan juga dapat menyebabkan plak menetap pada gigi, misalnya jarang gosok gigi dan mengonsumsi makanan manis berlebihan.

Ketika Anda mengonsumsi makanan yang tinggi gula, bakteri di dalam mulut akan menghasilkan asam. Selain jarang gosok gigi dan makanan manis, penyebab lain plak menetap di gigi adalah cara gosok gigi yang salah. Jadi, meski sudah rajin sikat gigi, plak akan tetap ada jika cara menyikat gigi Anda kurang tepat.

Air liur yang bercampur dengan bakteri, asam, dan sisa-sisa makanan ini akan membentuk plak yang melekat pada gigi. Plak yang terus menumpuk pada gigi lama-lama akan menggerogoti enamel. Bakteri akan menciptakan suasana asam di rongga mulut sehingga berpotensi membentuk lubang di gigi. Nah, pada saat itulah Anda mengalami karies dan bisa menyebabkan sakit gigi.

Ukuran dan jumlah lubang pada gigi bervariasi pada setiap orang. Hal ini bergantung pada 4 faktor, yaitu: • penurunan kondisi atau karakter gigi, • mikroorganisme dalam mulut, • waktu gambar gigi berlubang gigi, dan • substrat yang menempel pada gigi (seperti sisa makanan).

Faktor risiko gigi berlubang Setiap orang pada dasarnya berisiko tinggi mengalami masalah ini. Namun, beberapa faktor berikut membuat Anda lebih berisiko mengalami karies gigi yang terasa sakit. 1. Faktor usia Anak-anak dan orang lanjut usia gambar gigi berlubang berisiko mengalami kerusakan gigi.

Kebiasan mengonsumsi makanan manis sekaligus jarang menggosok gigi merupakan dua hal yang paling sering menyebabkan kerusakan gigi pada anak-anak. Sementara seiring waktu, gigi dapat aus dan gusi pun mulai surut, sehingga membuat gigi lebih rentan mengalami kerusakan akar. Di samping itu, sejumlah obat yang mungkin dikonsumsi oleh lansia juga bisa menghambat produksi air liur.

Padahal air liur berperan penting dalam melembapkan dan membersihkan mulut dari plak dan sisa-sisa makanan.

2. Lokasi gigi Dalam banyak kasus, terbentuknya lubang pada gigi lebih sering terjadi pada gigi bagian belakang, yaitu geraham dan premolar. Kedua gigi ini sulit dijangkau oleh sikat gigi. Pasalnya, gigi bagian belakang memiliki banyak alur, lubang, dan celah, sehingga sering kali sisa makanan menempel di sana.

3. Makanan dan minuman manis Segala macam makanan yang Anda konsumsi nyatanya dapat memengaruhi kesehatan gigi Anda. Makanan dan minuman manis merupakan santapan lezat bagi bakteri di dalam mulut. Ketika Anda mengonsumsi berbagai makanan manisbakteri di dalam mulut akan menghasilkan asam. Nah, ludah yang bercampur dengan asam dapat membentuk plak gigi yang pada akhirnya menyebabkan lubang pada permukaan gigi.

4. Tidur dengan botol susu Tak melulu orang dewasa, kerusakan gigi juga bisa dialami oleh bayi. Bayi yang sudah memiliki gigi dan sering menyusu dengan botol sampai ia tertidur berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi. Gigi berlubang pada bayi yang menyusu disebut karies botolkaries rampanatau gigi gigis. Itu sebabnya, pastikan Anda telaten untuk membersihkan gigi bayi setelah minum susu dan sebelum ia tertidur.

5. Kekurangan fluoride Fluoride merupakan mineral yang terbentuk secara alami untuk membantu melindungi gigi dari kerusakan. Perlu diketahui jika kandungan fluoride banyak ditemukan pada air mineral, pasta gigi, dan obat kumur. 6. Mulut kering Mulut kering merupakan kondisi ketika bagian mulut Anda kekurangan air liur. Air liur sangat dibutuhkan untuk membersihkan sisa makanan dan plak dari gigi Anda.

Selain itu, zat yang terkandung dalam air liur dapat membantu melawan asam yang dihasilkan bakteri.

Kondisi ini biasanya ditemukan pada orang yang: • mengidap diabetes, • melewati masa menopause, • berusia lanjut, • sedang mengonsumsi obat tertentu, atau • sedang melalui suatu prosedur medis, misalnya kemoterapi. 7. GERD Jika Anda memiliki riwayat penyakit asam lambung naik atau GERD, maka Anda berisiko mengalami masalah ini.

GERD adalah kondisi yang dapat menyebabkan asam lambung mengalir naik ke kerongkongan sampai mulut. Kombinasi antara asam lambung dan asam yang dihasilkan bakteri dapat membuat permukaan gigi Anda terkikis. Lama-lama kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan gigi yang serius. 8. Gangguan makan Anoreksia dan bulimia dapat mengganggu produksi air liur di dalam mulut, sehingga meningkatkan risiko Anda terkena gigi berlubang.

Di samping itu, gangguan makanan juga dapat menyebabkan erosi dan lubang pada gigi. Risiko komplikasi gigi berlubang Gigi berlubang yang terasa sakit dan dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan yang tepat dapat menyebabkan infeksi jaringan berbahaya. Infeksi ini bisa menjalar atau menyebar ke organ-organ tubuh lain dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Berikut beberapa komplikasi gigi berlubang yang perlu Anda waspadai: 1. Rasa nyeri parah Kadang-kadang gigi berlubang bisa menyebabkan rasa nyeri yang tak boleh Anda sepelekan.

Secara umum, tingkat keparahan rasa nyeri ini akan bergantung pada lubang yang Anda miliki. Rasa nyeri karena gigi berlubang bersifat kambuhan. Anda bisa merasakan sakit yang bedenyut di bagian gigi yang bermasalah lalu mendadak hilang seketika.

Lalu, rasa nyeri bisa muncul semakin intens sampai menjalar ke bagian telingarahang, dan bahkan menyebabkan sakit kepala. 2. Terjadinya abses Ketika infeksi semakin parah, maka bakteri akan berkumpul di dalam mulut, menyebabkan abses gigi alias kantong nanah. Kondisi ini biasanya terjadi ketika infeksi sudah menyebar ke jaringan lunak dari pulpa, mulut, atau rahang penderita.

Kemunculan abses akan gambar gigi berlubang rasa nyeri yang membuat aktivitas mengunyah jadi menyakitkan. 3. Penyakit gusi Karies juga bisa menyebabkan peradangan pada gusi. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut gingivitis .

gambar gigi berlubang

Peradangan tak hanya memengaruhi gusi di mana gigi berlubang berada, tapi juga bisa menjalar ke bagian gusi lainnya. Akibatnya, gusi akan tampak merah dan bengkak. Gusi Anda juga bisa jadi mudah berdarah ketika menyikat gigi.

Jika radang gusi ini tidak segera diobati, maka Anda bisa mengalami infeksi gusi parah yang disebut periodontitis. 4. Mengubah struktur rahang Infeksi yang semakin meluas dapat menyebabkan kerusakan gigi makin serius. Bahkan masalah ini bisa menyebabkan gigi tanggal. Gigi yang tanggal secara otomatis akan gambar gigi berlubang gigi lainnya bergeser, sehingga gambar gigi berlubang struktur gigi sekaligus struktur rahang Anda juga.

5. Gigi patah Gigi merupakan salah satu anggota tubuh yang tergolong kuat. Namun, saat terjadi sesuatu seperti cedera maka akan mengakibatkan gigi menjadi patah. Tidak hanya karena jatuh, menggigit sesuatu yang keras atau bahkan mengunyah makanan terlalu kencang juga bisa jadi penyebabnya. Gigi patah juga bisa terjadi karena bahaya dari gigi berlubang.

Hal ini terjadi karena gigi sudah lemah dan tidak mampu menahan beban sehingga berisiko mudah patah. 6. Penyakit jantung Tahukah Anda bahwa gigi bolong atau berlubang yang dibiarkan terlalu lama bisa menyebabkan penyakit jantung? Ya, jika masalah gigi yang Anda alami dibiarkan saja, maka Anda berisiko tinggi terkena penyakit jantung. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa penyakit periodontal erat kaitannya dengan penyakit jantung.

Hal ini bisa terjadi karena bakteri dalam mulut dapat memasuki aliran darah, sehingga bisa menyebabkan infeksi di otot bagian dalam jantung ( infective endocarditis ). 7. Penyakit stroke Gigi berlubang (karies) juga bisa menyebabkan stroke.

Beberapa penelitian menemukan risiko infeksi gigi dengan penyakit stroke saling terkait satu sama lain. Penderita c erebrovascular ischemia dilaporkan rentan gambar gigi berlubang masalah infeksi oral. Cerebrovascular ischemia adalah kondisi saat otak tidak cukup menerima aliran darah segar gambar gigi berlubang memicu terjadinya stroke isemik. Baik itu penyakit jantung maupun stroke sama-sama berisiko menyebabkan kematian. Diagnosis gigi berlubang (karies) Adanya lubang bisa diketahui ketika Anda memeriksakan kondisi mulut dan gigi secara rutin.

Dokter akan menanyakan seputar kebiasaan Anda dalam merawat gigi dan mulut sembari memeriksa gigi Anda. Ketika memeriksa gigi Anda, dokter akan mencari titik-titik lunak yang berpotensi memunculkan lubang pada gigi.

Jika diperlukan, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan menggunakan sinar X untuk memeriksa celah di antara gigi Anda.

Pengobatan gigi berlubang (karies) Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda. Untuk mengurangi gejala gigi bolong atau berlubang yang terasa sakit, Anda dapat melakukan hal-hal seperti di bawah ini.

1. Tambal gigi Bila lubang di gigi tidak begitu besar dan kerusakan belum menyebar terlalu dalam, dokter biasanya akan melakukan tambal gigi. Tambal berguna untuk menutupi rongga yang ada di permukaan gigi agar tidak semakin meluas ke area sekitarnya. 2. Perawatan saluran akar gigi ( root canal ) Ketika lubang sudah sampai ke pulpa gigi, Anda mungkin membutuhkan perawatan saluran akar gigi.

Saluran akar gigi ( root canal) adalah prosedur non-invasif yang dilakukan saat pulpa sudah terinfeksi. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan gigi. Infeksi di pulpa yang dibiarkan begitu saja berpotensi membuat gigi Anda tidak terselamatkan sehingga gigi harus dicabut.

gambar gigi berlubang

Oleh karena itu, prosedur ini dapat mencegah pencabutan gigi yang sudah tak terselamatkan. 3. Cabut gigi Cabut gigi biasanya jadi pilihan terakhir bila gigi sudah terlanjur sangat rusak dan tidak dapat diobati dengan beragam perawatan lain. Bila hanya satu gigi saja yang dicabut, Anda cukup mendapatkan anestesi lokal. Namun, bila gigi Anda harus gambar gigi berlubang lebih dari satu dalam satu waktu, Anda mungkin akan diberikan obat penenang oral atau bius total.

Konsultasikan lebih lanjut tentang hal ini pada dokter gigi. 4. Obat antibiotik Dokter dapat meresepkan antibiotik jenis tertentu untuk mencegah infeksi, termasuk pada kondisi karies gigi. Antibiotik untuk sakit gigi harus diminum sesuai dengan anjuran dokter.

Jangan mengurangi, menambahkan, atau menghentikan pengobatan tanpa persetujuan dokter. Apabila dokter memberikan antibiotik maka antibiotik tersebut harus diminum sampai tuntas. Mencegah gigi berlubang (karies) Secara umum, cara mencegah gigi berlubang adalah dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan baik. Guna memiliki mulut dan gigi yang sehat, berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan. 1. Sikat gigi 2 kali sehari Supaya gigi Anda bersih dari plak dan sisa-sisa makanan, rajinlah untuk menyikat gigi setiap hari.

Para ahli menganjurkan setiap orang sikat gigi dua kali sehari, pada pagi setelah makan dan malam sebelum tidur. Jangan asal menyikat gigi. Pastikan Anda melakukan teknik menyikat gigi yang benar dan tepat. 2. Pasta gigi fluoride Ada banyak sekali pilihan produk pasta gigi di pasaran. Namun, pasta gigi yang mengandung fluoride diketahui lebih efektif untuk membantu memperkuat dan melindungi lapisan terluar gigi (enamel).

Tak hanya itu. Pasta gigi fluoride juga dapat membantu memineralisasi kembali daerah gigi yang sudah mulai membusuk. 3. Pilih sikat gigi yang baik Selain pasta gigi, pastikan Anda juga memilih sikat gigi yang tepat. Pilihlah sikat gigi yang berbulu lembut dan memiliki bentuk kepala sikat yang pas dengan rongga mulut Anda. Tidak hanya itu saja, sikat gigi yang Anda gunakan juga harus nyaman ketika digenggam.

4. Bersihkan gigi pakai benang (flossing) Sikat gigi saja tak cukup untuk membersihkan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi. Hal lain yang dapat Anda lakukan gambar gigi berlubang membersihkan gigi menggunakan benang ( flossing).

Membersihkan gigi dengan benang dapat membantu menghilangkan plak dan bakteri secara lebih efektif. Pasalnya, benang gigi dapat menjangkau sisa-sisa makanan yang sulit dijangkau oleh gambar gigi berlubang gigi.

5.

gambar gigi berlubang

Kurangi makanan manis Bakteri di dalam mulut sangat menyukai gula. Oleh sebab itu, mengurangi makanan tinggi gula merupakan solusi tepat untuk mencegah karies pada gigi. Ingat, bukan menghindari gula sama sekali. Anda hanya diminta untuk membatasi atau gambar gigi berlubang asupan makanan yang tinggi gula. Setelah makan dan minum yang manis-manis, jangan lupa untuk menyikat gigi. Hal ini dilakukan supaya sisa-sisa makanan tidak menempel dan mengendap di permukaan gigi lebih lama.

6. Rutin periksa ke dokter gigi Dengan rutin periksa kesehatan ke dokter gigi, maka risiko Anda mengalami kerusakan gigi yang parah pun bisa dihindari. Ketika dokter menemukan masalah tertentu pada gigi, ia dapat segera menentukan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Idealnya pemeriksaan gigi dilakukan setiap 6 bulan sekali. Meski begitu, Anda mungkin dianjurkan lebih sering periksa karena membutuhkan perawatan yang lebih intensif. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Cavities/tooth decay – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 3 September 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cavities/symptoms-causes/syc-20352892  Complications of tooth decay – HSE.ie. (2020). Retrieved 27 March 2020, from https://www.hse.ie/eng/health/az/d/dental-caries/complications-of-tooth-decay.html  Gambar gigi berlubang Caries (Tooth Decay) - Dental Health Foundation.

(2002). Retrieved 26 March 2020, from https://www.dentalhealth.ie/dentalhealth/causes/dentalcaries.html  Periodontology, A. (2020). Gum Disease and Heart Disease - Perio.org. Retrieved 27 March 2020, from https://www.perio.org/consumer/gum-disease-and-heart-disease Tooth decay. (2017). Retrieved 26 March 2020, from https://www.nhs.uk/conditions/tooth-decay/  The True Story of Why You Get Cavities, According to a Billion Microbes - University of Illinois at Chicago (UIC) College of Gambar gigi berlubang.

(2020). Retrieved 26 March 2020, from https://dentistry.uic.edu/patients/cavity-prevention-bacteria
Setiap orangtua ingin anak-anak mereka menikmati gigi yang kuat dan sehat.

Sayangnya, anak-anak lebih rentan mengalami gigi berlubang karena enamel pada gigi susunya lebih lemah daripada enamel pada gigi orang dewasa.

Ditambah, kesadaran anak untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya masih rendah, sehingga risiko anak mengalami gigi berlubang pun tinggi. Maka dari itu, penting bagi orangtua untuk mengetahui berbagai penyebab gigi berlubang dan apa yang bisa Anda lakukan untuk melindungi gigi anak Anda.

Penyebab Gigi Berlubang Pada Anak Bakteri dalam mulut anak Anda secara alami berkembang biak, membentuk substansi lengket yang dinamakan plak. Plak ini dapat melapisi permukaan gigi. Seiring dengan kebiasaan anak mengonsumsi makanan dan minuman manis, maka bakteri pada plak pun akan menghasilkan asam.

Asam yang terdapat pada plak secara perlahan akan mengikis enamel gigi yang keras dan membuat lubang pada gigi. Kerusakan gigi yang tidak diobati akan memburuk dan dapat menyebabkan gigi tanggal. Secara umum, penyebab gigi berlubang pada anak dipicu oleh banyak faktor yang saling berkaitan.

Beberapa faktor penyebab gigi berlubang pada anak yang perlu diketahui para orangtua di gambar gigi berlubang • Kebiasaan Makan Makanan Manis. Anak-anak senang sekali makan makanan dan minuman yang manis seperti susu, es krim, kue, coklat, sereal, dan lain sebagainya.

Faktanya kebiasaan ini dapat menyebabkan bakteri di mulut menghasilkan lebih banyak asam yang pada akhirnya memicu kerusakan gigi. • Kurang Minum. Selain kebiasaan makan makanan dan minuman manis, kurangnya asupan cairan juga bisa jadi penyebab gigi berlubang pada anak. Asupan cairan yang rendah menyebabkan produksi air liur di dalam mulut sedikit. Padahal air liur membantu melawan asam yang dihasilkan oleh bakteri di dalam mulut. • Kebiasaan Minum Pakai Botol Hingga Tertidur.

Salah satu penyebab gigi berlubang pada anak yang paling umum adalah kebiasaan minum susu botol pada usia bayi hingga tertidur. Gula yang yang terkandung pada susu dapat mengendap menjadi asam yang merusak hingga memicu gigi berlubang. • Tidak Menyikat Gigi Sampai Bersih. Gigi belakang adalah salah satu gigi yang paling rentan berlubang karena gigi ini cenderung memiliki banyak lekukan dan celah.

gambar gigi berlubang

Akibatnya, gigi belakang sulit untuk dijangkau dengan sikat gigi. Jika anak tidak menyikat gigi sampai bersih, plak dan bakteri akan bersarang di sana. Pada akhirnya dapat menjadi penyebab gigi berlubang. • Kekurangan Fluoride. Anak usia 3 tahun atau lebih sudah bisa menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.

Tentunya dalam takaran yang sedikit. Fluoride sendiri adalah mineral alami yang membantu mencegah gigi berlubang dan bahkan memperbaiki kerusakan gigi yang dialami anak-anak pada tahap awal. Apa Gejala Gigi Berlubang Pada Anak? Secara umum tanda gigi berlubang akan tergantung pada seberapa besar lubang yang terbentuk dan di mana lokasinya. Biasanya tanda paling awal kerusakan gigi adalah adanya bintik putih pada satu atau beberapa gigi. Kemunculan bintik putih pada gigi menandakan bahwa enamel gigi mulai rusak.

Bintik putih lambat laun akan berubah warna menjadi bintik kecoklatan yang disertai dengan kemunculan lubang. Semakin dalam lubang, maka warnanya juga semakin gelap. Lubang yang berukuran kecil mungkin tidak menimbulkan gejala. Akan tetapi jika lubang yang terbentuk sudah berukuran besar, biasanya akan menimbulkan gejala seperti: • Sakit gigi, terutama saat anak mengunyah makanan atau ketika ia menekan giginya.

• Gigi anak menjadi sangat sensitif. • Anak sering merasakan nyeri gigi secara spontan tanpa diketahui penyebab jelasnya. • Nyeri ringan hingga tajam saat anak makan atau minum sesuatu yang manis, panas, atau dingin.

Merawat Gigi Berlubang Pada Anak Pada dasarnya cara mengatasi gigi berlubang pada anak tergantung usia dan tingkat keparahannya. Jika baru muncul bercak kekuningan/kecoklatan di gigi, maka menyikat gigi secara teratur setidaknya dua kali sehari menggunakan pasta gigi ber-fluoride adalah solusi terbaik. Sikat gigi ber-fluoride dapat digunakan pada anak usia 3 tahun.

Namun, gunakan sedikit saja, kira-kira sebesar biji jagung. Jika usia anak sudah diatas 3 tahun, Anda bisa menambahkan takaran pasta gigi menjadi sebesar kacang polong. Ajarkan anak untuk berkumur dan mengeluarkan air kumuran setelah menyikat gigi. Sampaikan pula pada anak bahwa pasta gigi bukan makanan, sehingga ia tidak boleh menelannya.

Umumnya anak bisa diajarkan untuk berkumur gambar gigi berlubang usianya sudah menginjak 2 tahun. Sementara jika anak sudah sering mengeluhkan sakit gigi hingga menyebabkan aktivitas sehari-harinya terganggu, ini artinya kerusakan gigi yang dialami anak sudah tahap lanjut. Jika sudah begini, anak harus segera dibawa ke dokter gigi spesialis anak (Sp.

KGA). Dokter gigi spesialis anak umumnya memiliki ruangan dan peralatan yang didesain khusus dengan warna-warna ceria, sehingga dapat menarik hatinya. Hal ini tentu membuat anak merasa nyaman untuk melakukan pemeriksaan gigi.

Perawatan dan pengobatan yang dilakukan dokter akan disesuaikan dengan psikologis dan kondisi gigi anak. Dokter gigi mungkin akan mengosongkan bagian yang rusak dan menambal atau mencabutnya. Mencegah Gigi Berlubang Pada Anak Kunci mencegah gigi berlubang pada anak adalah dengan menggabungkan kebersihan mulut dan pola makan yang sehat.

Hal ini bisa dilakukan dengan cara: • Ajarkan Anak Rajin Sikat Gigi Anak-anak harus diajarkan untuk rajin sikat gigi dua kali sehari sejak dini. Tanamkan padanya untuk selalu menyikat gigi pada pagi dan malam hari. Anak-anak umumnya sudah mulai bisa diajarkan menyikat gigi sejak empat gambar gigi berlubang pertamanya tumbuh.

Anda bisa gambar gigi berlubang menyikat gigi anak dan secara perlahan biarlah ia belajar melakukannya sendiri. Namun jika gigi si kecil belum tumbuh, Anda bisa membiasakan untuk membersihkan gusinya secara perlahan dengan kain lembut setiap kali selesai menyusu. Kebiasaan ini sebenarnya mudah, hanya saja sulit untuk dijalankan secara konsisten.

Mengingat anak-anak memiliki suasana hati yang cenderung tidak stabil. Jika hari ini ia bersemangat, belum tentu di hari berikutnya ia merasakan hal yang sama. Nah, agar anak lebih bersemangat menerapkan kebiasaan baik ini setiap hari, Anda harus membuat rutinitas menyikat gigi jadi kebiasaan yang menyenangkan. Hal ini bisa dimulai dari pemilihan sikat gigi dan pasta gigi anak yang sesuai dengan karakter kesukaannya.

Perlu dipahami bahwa anak adalah peniru yang ulung. Jadi kalau Anda ingin si kecil menerapkan kebiasaan baik ini, maka Anda harus menerapkannya juga. • Kenalkan Makanan yang Lebih Sehat. Karena bakteri pada plak memakan gula dan makanan bertepung serta minuman ringan, cobalah untuk mulai memperkenalkan makanan sehat yang kaya nutrisi pada anak. Makanan sehat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran selain kaya gambar gigi berlubang juga dapat membantu memineralisasi air liur anak Anda.

Hal ini membantu mencegah kerusakan gigi yang disebabkan oleh plak. Beberapa anak gambar gigi berlubang tak suka makan sayuran karena rasanya yang cenderung hambar. Nah, di sinilah tugas orangtua untuk berpikir kreatif membuat menu-menu makanan yang dapat menarik hati kecil.

Yang tidak kalah penting, ajarkan anak untuk rutin periksa gigi ke dokter setiap 6 bulan sekali. Jadi, jangan menunggu sampai anak merasakan sakit gigi dahulu baru Anda mengajaknya ke dokter gigi. Ingat, semakin dini masalah gigi dan mulut terdeteksi, maka pengobatannya pun semakin mudah. Hal ini juga dapat mencegah kerusakan gigi yang lebih parah lagi di kemudian hari. Menjadikan Kebersihan Mulut yang Baik Sebagai Bagian dari Rutinitas Menjaga kebersihan mulut setiap hari itu penting.

Banyak orang tua menganggap bahwa kerusakan pada gigi susu hanya bersifat sementara dan akan hilang dengan sendirinya ketika gigi permanen anak tumbuhnya. Akibatnya, kesehatan gigi dan mulut si kecil sering terabaikan.

Faktanya, gigi susu yang rusak akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan gigi permanennya kelak. Oleh sebab itu, Anda perlu mengajarkan anak untuk rajin sikat gigi mulai dari gigi pertama mereka tumbuh.

Saat mereka bisa menyikat gigi sendiri, Anda tetap perlu mengawasi mereka hingga usianya menginjak enam tahun. Pastikan mereka: gambar gigi berlubang Minum banyak air putih setelah makan. • Menyikat gigi mereka dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur setidaknya selama 2 menit. • Menyikat permukaan setiap gigi memakai sikat gigi yang pas di mulut mereka. Sikat Gigi Pepsodent dirancang khusus untuk anak-anak. Sikat gigi harus diganti setiap dua hingga tiga bulan atau setelah bulu sikat mengembang.

• Gunakan pasta gigi ber-fluoride (untuk anak lebih dari dua tahun). Pepsodent Kids menawarkan rangkaian pasta gigi ber-fluoride yang membantu mencegah kerusakan pada gigi.

gambar gigi berlubang

• Memakai floss adalah sesuatu yang cenderung dihindari anak-anak, namun penting dilakukan setiap hari untuk mencegah gambar gigi berlubang plak di antara gigi akibat sisa-sisa makanan yang menumpuk. • Jangan lupa, rutin cek kesehatan gigi dan mulut anak Anda ke dokter setiap 6 bulan sekali.

Jika Anda dapat menanamkan kebiasaan membersihkan gigi yang benar pada anak Anda, mereka akan mampu merawat gigi dan gusi mereka sendiri. Hal ini akan mencegah kerusakan gigi sejak dini, sehingga mereka pun dapat menikmati senyum yang lebih sehat dan lebih lebar selama tahun-tahun ke depan. Sumber: • lifestyle.kompas.com • cnnindonesia.com • alodokter.com • hellosehat.com • parenting.co.id • orami.co.id • beritagar.id • dream.co.id • mayoclinic.org • urmc.rochester.edu
• CONTENT • Templat • Grafik • Video • Foto • Kreatif • • Latar belakang • Ilustrasi • Power Point • INFORMATION • Gambar gigi berlubang & Pricing • Tentang kami • Hubungi kami • Bergabunglah dengan kami • Pusat Bantuan • Time : 0.0706 • LEGAL • Ketentuan Layanan • Rahasia pribadi • Pemberitahuan Hak Cipta • Hak kekayaan intelektual • Pengembalian Uang & Kebijakan Pembatalan• Tentang Kami • Nilai Kami • Tonggak Sejarah • Manajemen • Press Release • Hubungi Kami • Close • Rumah Sakit Kami • • Primaya Evasari Hospital • Primaya Hospital Bekasi Barat • Primaya Hospital Bekasi Timur • Primaya Hospital Bekasi Utara • Primaya Hospital Betang Pambelum • Primaya Hospital Bhakti Wara • Primaya Hospital Inco Sorowako • • Primaya Hospital Karawang • Primaya Hospital Makassar • Primaya Hospital PGI Cikini • Primaya Hospital Pasar Kemis • Primaya Hospital Semarang • Primaya Hospital Sukabumi • Primaya Hospital Tangerang • Close • Dokter Kami • Jadwal Dokter • Profil Dokter • Close • Pelayanan Pasien • Layanan Unggulan • Layanan Penunjang • Teknologi • Medical Check Up • Informasi COVID-19 • Telemedicine • Close • Karir • Lowongan Kerja • Form Isian kandidat • Close • Promo • Primaya Talk Rendahnya tingkat kesadaran dalam menjaga kebersihan dan pemeriksaan gigi secara rutin membuat banyak orang beresiko terkena gangguan gigi berlubang.

Jika dibiarkan terus menerus, gigi berlubang akan berpengaruh pada kesehatan. Bahkan akan menimbulkan penyakit kronis yang berakibat fatal. Drg. Rai Swastini – Dokter Gigi Primaya Hospital Bekasi Timur mengatakan bahwa masalah gigi yang dianggap sepele justru bisa berakibat fatal bagi kesehatan tubuh karena jika tidak ditangani dengan benar, gigi berlubang bisa menyebabkan infeksi dalam jaringan tubuh.

gambar gigi berlubang

Apakah Gigi Berlubang Itu? Gigi berlubang adalah gigi yang ada lubang hitam atau tanda hitam di bagian permukaan gigi, di samping gigi atau di bagian depan gigi. Penyebab gigi menjadi berlubang adalah sisa makanan yang tertimbun dan tidak disikat dengan bersih akhirnya menyebabkan karies. Bila sudah sampai ke bagian saraf gigi maka akan sakit dan tidak bisa tidur selama 2 malam. Hal itu harus dilakukan perawatan saraf gigi serta dilakukan 3 kali kunjungan untuk pengobatannya.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Gagal Ginjal Kronis Setelah dirawat itu akan diisi lagi, saraf giginya untuk kembali normal menjadi ke gigi yang sehat. Kemudian bila gigi sudah berlubang, lubangnya dibagian email itu akan ditambal permanen. Tapi kalau sudah mulai bagian saraf itu harus dilakukan perawatan saraf. Untuk pencegahannya adalah menyikat gigi pada pagi dan malam dan berkunjung ke dokter gigi 6 bulan sekali meskipun sedang tidak sakit gigi.

Bagi orang gambar gigi berlubang merokok sebaiknya dibersihkan karang giginya setiap 6 bulan sekali sehingga gigi tidak cepat berlubang ataupun goyang. Serta janganlah makan yang manis-manis seperti coklat, gula-gula, ataupun makanan snack yang cepat membuat gigi berlubang. Untuk para anak-anak jangan meminum susu botol (dot) karena bisa menyebabkan gigi berlubang bila tidak rajin pula untuk menggosok giginya pagi dan malam.

Baca Gambar gigi berlubang Apa itu Penyakit Amandel? Primaya Hospital memiliki poliklinik gigi dengan fasilitas lengkap untuk merawat dan menjaga kesehatan gigi Anda. Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care Primaya Hospital Bekasi Timur di 021 8267 9999.

Semoga bermanfaat. Ilustrasi gambar oleh Teerawut Masawat Kelainan Pertumbuhan dan Gambar gigi berlubang Gigi yang Sering Muncul Pada Gigi Anak Bahaya Pengawet Makanan Untuk Ginjal Bahaya Permainan Skip Challenge Bahaya Polusi Udara Bagi Kesehatan Paru Waspada Bahaya Muntaber, Leptospirosis, Demam Dengue, Infeksi Saluran Pernapasan, dan Eczema Kulit Saat Musim Hujan dan Banjir Bahaya Penyakit Demam Berdarah Proses Tumbuh Gigi Pada Bayi Cukupi Nutrisi Untuk Pertumbuhan Gigi pada Bayi
TApakah kamu mengalami masalah gigi berlubang?

Jika iya, jangan dibiarkan. Kamu harus segera datang ke dokter untuk mengambil tindakan. Pasalnya gigi berlubang yang dibiarkan akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah gigi berlubang tumbuh daging. Kenapa gigi berlubang tumbuh daging? Gigi berlubang bisa disebabkan oleh banyak faktor. Namun pada umumnya, kondisi ini terjadi karena kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut, jarang sikat gigi setelah makan terutama makanan berkarbohidrat tinggi dan manis, serta kebiasaan buruk sering menusuk-nusuk gigi setelah makan.

Ketika ada lubang pada gigi, kamu akan sulit mengunyah makanan karena terasa nyeri. Selain itu, organ lain yang berada di sekitar gigi juga bisa terinfeksi. Daging tumbuh juga bisa muncul pada gigi yang berlubang. Kenapa gigi berlubang tumbuh daging? Ada tiga penyebab daging tumbuh di samping gigi berlubang atau bahkan di dalamnya, ini penjelasannya. 1. Polip pulpa Polip pulpa adalah kondisi saat gigi berlubang tumbuh daging warna hitam atau merah tua.

Hal ini biasanya terjadi karena gigi yang berlubang mengakibatkan peradangan di sekitar gusi. Peradangan tersebut membuat mukosa pada gigi tumbuh berlebihan, meskipun masih jinak. Polip ini biasanya terasa sakit dan sangat mudah berdarah. Saat terjadi gesekan dan tekanan pada gusi, polip ini bisa membesar dan mengganggu kenyamanan.

Jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus, infeksi yang lebih parah bisa terjadi. Pulpa polip ini biasanya akan terjadi pada karies berukuran besar yang mencapai pulpa. Gigi tetap yang masih muda dan akarnya belum berkembang sempurna juga berisiko terkena polip pulpa. 2. Polip gingiva Polip gingiva berbeda dengan polip pulpa. Daging tumbuh pada polip gingiva biasanya berwarna merah muda seperti warna gusi di sekitarnya.

Polip ini juga tidak sakit dan jarang berdarah. Polip ini terjadi akibat dinding mahkota gigi yang rusak dan berpengaruh pada pertumbuhan gusi di sekitarnya. Gingiva polip biasanya terletak pada posisi yang dapat menghalangi gigi berlubang. Sehingga polip ini perlu dipotong agar gigi yang berlubang bisa ditambal. 3. Tumor atau kanker gusi Penyebab terakhir adalah tumor atau kanker gusi.

Tumor pada gigi disebut dengan epulis, yaitu tumor jinak berbentuk daging tumbuh yang tumbuh di jaringan lunak gigi. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa. Tumor jinak ini pada umumnya berwarna merah muda, kebiruan, bahkan pada beberapa kondisi berwarna keunguan.

Mulanya tumor jinak ini berukuran kecil, namun jika dibiarkan lama kelamaan akan membesar, terasa keras, dan mudah berdarah. Sedangkan kanker gusi merupakan bagian dari kanker mulut. Kanker ini tergolong langka dan lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Kanker gusi terjadi saat sel-sel di atas atau bawah gusi tumbuh secara tidak terkendali. Hal tersebut mengakibatkan sel-sel menjadi menumpuk dan membentuk luka.

Kanker gusi biasanya salah dianggap sebagai peradangan atau pembengkakan pada gusi yang biasa dikenal sebagai gingivitis.

Pasalnya gejala kedua kondisi ini sangat mirip. Oleh sebab itu, jika terjadi pembengkakan pada gusi, ada baiknya kamu segera datang ke dokter gigi untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Sebab jika terlambat ditangani, kanker gusi bisa membahayakan nyawa. Tumbuh daging di gigi berlubang apakah berbahaya? Tumbuh daging di gigi berlubang umumnya tidak berbahaya, namun hal ini bisa menyebabkan komplikasi-komplikasi yang cukup serius.

Apalagi jika dibiarkan dalam waktu yang lama tanpa mendapatkan penanganan tepat. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi adalah infeksi, radang pada ujung akar gigi, gangguan pada formasi gigi atau maloklusi, dan impaksi gigi atau gigi tumbuh saling berbenturan. Selain itu, jika dibiarkan dan menjadi parah, daging tumbuh pada gigi berlubang bisa mengakibatkan infeksi tulang rahang atau yang disebut juga sebagai osteomyelitis.

Infeksi ini jarang terjadi tetapi bisa sangat berbahaya karena mengakibatkan infeksi pada tubuh secara sistemik dan merenggut nyawa. Oleh gambar gigi berlubang itu, jika kamu merasakan gigi berlubang tumbuh daging dan berdarah, segera datang ke dokter gigi. Dokter akan melakukan rontgen gigi untuk mengetahui bagaimana kondisi akar gigi. Pasalnya gigi berlubang bermula dari akar gigi yang bermasalah. Jika hasil rontgen menunjukkan akar gigi belum rusak, maka dokter akan segera melakukan perawatan gambar gigi berlubang saluran akar gigi.

Tetapi jika sudah rusak maka gigi akan segera dicabut agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih parah. Berikut salah satu gambar gigi berlubang tumbuh daging yang perlu kamu waspadai: Cara mengatasi sakit gigi berlubang tumbuh daging Gigi berlubang tumbuh daging bisa dicegah dengan beberapa cara mudah.

Pertama, menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan sebaik-baiknya. Ini bisa dilakukan dengan menggosok gigi dengan rutin setiap hari sehabis makan, bangun tidur, dan sebelum tidur. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, kamu bisa berkumur dengan cairan antiseptik khusus atau membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi.

Kedua, memeriksakan kondisi gigi secara rutin ke dokter gigi.

gambar gigi berlubang

Meskipun tidak ada keluhan serius, ada baiknya datang ke dokter gigi enam bulan sekali untuk memeriksakan kondisi gigi. Sehingga jika ada indikasi sakit, hal tersebut bisa ditangani lebih awal. Bagaimana jika sudah tumbuh daging di gigi berlubang? Biasanya ada beberapa metode pengobatan yang akan diambil oleh dokter gigi, sesuai dengan tingkat keparahan pada gigi berlubang tersebut. Pertama adalah pulpotomi atau pengangkatan pulpa tanpa mengangkat bagian akar gigi.

Prosedur ini akan dilakukan jika polip tidak berpengaruh pada pulpa yang berada gambar gigi berlubang dekat akar. Kedua adalah perawatan saluran akar gigi untuk memperbaiki kondisi akar gigi yang tidak matang. Ketiga adalah pencabutan gigi beserta akarnya, setelah itu dokter akan membuatkan gigi palsu. Perawatan gigi berlubang yang tepat Gigi berlubang harus dirawat dengan tepat agar tidak memburuk.

Perawatan gigi berlubang bisa dilakukan dengan tiga cara, yaitu fluoride treatment, tambal gigi, dan cabut gigi. Fluoride treatment adalah aplikasi fluoride berbentuk gel, cairan, atau pernis gambar gigi berlubang gigi untuk mengembalikan lapisan enamelnya.

Caranya dengan disikatkan ke gigi atau ditaruh di nampan yang sama dengan bentuk gigi pasien. Cara ini biasanya dilakukan pada gejala awal gigi berlubang. Namun jika gigi sudah berlubang, maka dokter akan segera menambal gigi menggunakan bahan seperti resin komposit yang warnanya mirip dengan warna gigi asli.

Sebelum ditambal, gigi akan dibersihkan dari kuman dan bakteri yang berada di rongga pulpa. Saluran akar gigi pun akan diobati untuk mencegah infeksi. Setelah itu, gigi baru akan ditambal. Bagaimana jika gigi berlubang sudah tidak bisa diperbaiki atau diselamatkan?

gambar gigi berlubang

Dokter akan segera mencabut gigi berlubang tersebut agar tidak terjadi infeksi dan komplikasi. Tips dari Lifepal! Gigi berlubang memang tidak selalu berbahaya. Namun kamu tetap harus memperhatikan kondisi ini karena berpotensi menyebabkan komplikasi serius yang bisa berakhir kematian. Apabila mendapati gigi berlubang, segera cek ke dokter gigi agar bisa mendapatkan penanganan paling tepat. Jangan lupa juga untuk periksa gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali, meskipun tidak ada keluhan apa pun.

Lindungi kesehatan mulut dengan asuransi gigi Biaya perawatan gigi bisa menguras kantong, apalagi jika kasusnya sudah berat. Maka dari itu, selain merawat gigi dengan baik, kamu juga butuh asuransi gigi untuk melindungi keuangan kamu. Perawatan gigi umumnya merupakan manfaat gambar gigi berlubang atau rider dari asuransi kesehatan. Namun, ada juga yang menjadikan perawatan gigi tertentu sebagai manfaat dasar asuransi.

Setiap jenis asuransi memiliki ketentuan yang berbeda tentang apa saja perawatan yang di- cover. Sebelum memilih asuransi yang tepat, ketahui apa saja perawatan gigi yang ditanggung asuransi.

Pertanyaan seputar gigi berlubang tumbuh daging Copyright © 2022 Lifepal. Bekerjasama dengan © 1992 PT Anugrah Atma Adiguna adalah pialang asuransi terdaftar dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-018/KMK.17/1992 dan anggota APPARINDO 60-2001/APPARINDO/2019.

Semua ulasan yang tertulis termasuk rating dilakukan oleh rekan pialang kami. Lifepal berusaha untuk menyajikan informasi yang akurat dan terbaru namun dapat berbeda dari informasi yang diberikan oleh penyedia gambar gigi berlubang / institusi keuangan.

Keseluruhan gambar gigi berlubang diberikan tanpa jaminan, kami menyarankan untuk melakukan verifikasi sebelum melakukan keputusan finansial Anda.
Sakit gigi berlubang tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga memicu hilangnya nafsu makan. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memicu komplikasi berbahaya.

Oleh karena itu, gigi berlubang perlu diatasi dengan penanganan yang tepat dan sesuai tingkat keparahannya. Penyebab umum gigi berlubang adalah plak. Plak berasal dari sisa makanan yang mengandung gula dan pati.

Jika tidak dibersihkan, plak akan diubah menjadi asam oleh bakteri alami di dalam mulut. Zat asam tersebut bisa merusak enamel pelindung gigi dan membuat gigi berlubang. Gigi berlubang sering kali tidak menimbulkan rasa sakit. Rasa sakit biasanya baru muncul ketika lubang pada gigi tidak dirawat, semakin besar, dan memengaruhi saraf. Apabila sakit akibat lubang pada gigi tidak segera ditangani, hal ini bisa meningkatkan risiko komplikasi gigi berlubang, misalnya pembentukan nanah dalam gigi, sinusitis, bahkan infeksi yang meluas ke seluruh tubuh atau sepsis.

Cara Mengatasi Sakit Gigi Berlubang Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit gigi berlubang, antara lain: 1. Memberikan fluoride Jika lubang pada gigi masih dalam tahap awal dan tergolong ringan, perawatan dengan fluoride bisa dijadikan solusi untuk memperkuat dan memperbaiki enamel gigi yang rusak. Caranya adalah dengan mengoleskan fluoride dalam bentuk cair, busa, gel, atau pasta ke gigi selama beberapa menit. Kini, hampir seluruh pasta gigi dan obat kumur yang dijual bebas telah mengandung fluoride, sehingga langkah penanganan semakin mudah dilakukan.

Namun, jika tidak efektif, dokter gigi biasanya memberikan pasta gigi atau obat kumur resep dengan kandungan fluoride yang lebih kuat. 2. Menambal gigi Dokter biasanya akan menambal gigi berlubang bila telah menimbulkan perubahan warna gigi, perubahan struktur gigi, rasa nyeri tiba-tiba tanpa sebab, serta nyeri saat mengonsumsi makanan dan minuman yang manis, dingin, atau panas. Untuk menambal gigi yang berlubang, dokter akan membuang bagian gigi yang rusak lebih dulu dengan cara dibor.

Setelah itu, gigi akan ditambal menggunakan bahan, seperti perak, emas, resin komposit, atau porselen. 3. Menggunakan crown gigi Untuk kerusakan gigi yang lebih parah atau gigi rapuh, dokter biasanya akan membuatkan crown gigi khusus yang ditempatkan di atas gigi untuk menggantikan seluruh mahkota alami gigi.

Mahkota buatan ini bisa terbuat dari emas, porselen, atau resin. 4. Melakukan perawatan saluran akar gigi Perawatan saluran akar gigi juga bisa dilakukan untuk mengatasi sakit gigi berlubang.

Perawatan ini diperlukan apabila pembusukan sudah mencapai bagian dalam gigi atau pulpa. Perawatan saluran akar gigi dilakukan dengan membuang pulpa gigi yang sakit. Setelah bersih, dokter gigi dapat melakukan tambalan atau memberikan crown sehingga gigi tidak perlu dicabut. 5. Mencabut gigi Cabut gigi diperlukan jika perawatan saluran akar tidak membantu.

Artinya, pada kondisi ini pembusukan di gigi sangat parah hingga tidak dapat dipulihkan dan harus dibuang. Gigi yang dicabut akan meninggalkan ruang atau celah yang memungkinkan gigi lainnya bergeser. Selain itu, gigi ompong atau yang sudah dicabut bisa menimbulkan sulit mengunyah.

Oleh karena itu, jika memungkinkan, disarankan untuk membuat bridge atau rangkaian gigi palsu untuk menggantikan gigi yang dicabut tersebut. Untuk mencegah sakit gigi berlubang, penting untuk merawat kesehatan gigi dengan rutin membersihkan gigi minimal 2 kali sehari, mengurangi makanan atau minuman manis, serta membersihkan celah gigi dengan benang gigi secara rutin. Selain itu, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi minimal setiap 2 tahun sekali untuk orang dewasa dan setahun sekali untuk anak-anak.

Jika Anda mengalami sakit gigi berlubang atau disertai gejala berupa sulit mengunyah, gambar gigi berlubang bengkak, dan sulit membuka mulut, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah infeksi parah.

Cabut geraham bawah dengan polip besar di lubangnya




2022 www.videocon.com