Mixagrip flu dan batuk

mixagrip flu dan batuk

Mixagrip Flu & Batuk adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin disertai batuk. Mixagrip Flu & Batuk mengandung paracetamol (obat mixagrip flu dan batuk memiliki aktivitas sebagai antipyretic sekaligus analgetic), pseudoephedrine (obat amina simpatomimetik, dalam sediaan obat ini bertindak sebagai nasal dekongestan), dan dextromethorphan (obat penekan batuk dari kelas morphinan).

Obat ini juga dikenal sebagai Mixagrip hijau atau Mixagrip PSD.Berikut ini adalah informasi lengkap obat Mixagrip Flu & Batuk yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama. pabrik PT Kalbe Farma/Dankos golongan Bisa diperoleh tanpa resep dokter di apotek atau toko obat berijin resmi. kemasan Mixagrip Flu & Batuk dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut : • Strip isi 4 kaplet kandungan Mixagrip Flu & Batuk mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut : • Paracetamol 500mg • Dextrometorphan HBr 10 mg • Pseudoefedrin HCl 30 mg Sekilas tentang zat aktif (nama generik) Paracetamol yang dikenal juga dengan nama acetaminophen adalah obat yang digunakan sebagai analgetic (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) yang bisa diperoleh tanpa resep dokter.

Meskipun paracetamol memiliki efek anti inflamasi, obat ini tidak dimasukkan sebagai obat NSAID, karena efek anti inflamasinya dianggap tidak signifikan.pseudoephedrine adalah obat yang digunakan sebagai nasal dekongestan, stimulan, dan sebagai wakefulness promoting agent.

Obat ini termasuk obat simpatomimetik dari kelas phenethylamine dan amfetamin. Obat ini biasanya digunakan dalam bentuk garamnya yaitu pseudoephedrine hydrochloride.Dextromethorphan adalah obat yang termasuk kelas morphinan yang memiliki efek sebagai penenang, disosiatif dan stimulan. Obat ini digunakan sebagai obat penekan batuk, terutama batuk karena iritasi tenggorokan dan bronkial ringan. Indikasi Kegunaan Mixagrip Flu & Batuk adalah untuk mengobati gejal influenza seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin disertai batuk.

Penyakit/Kondisi terkait • Batuk • Demam Berdarah • Flu Singapura Kontraindikasi • jangan diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu komponen obat ini. • Pasien yang memiliki kepekaan terhadap obat simpatomimetik lain seperti, efedrin, fenilefrin juga dikontraindikasikan menggunakan obat ini. • Kontraindikasi juga bagi pasien yang sedang menggunakan obat-obat golongan monoamine oksidase (MAO) inhibitors, karena bisa meningkatkan tekanan darah.

• Obat-obat yang mengandung pseudoephedrine sebaiknya tidak digunakan untuk pasien : diabetes mellitus, penyakit jantung, hipertensi berat, penyakit arteri koroner berat, hipertrofi prostat, hipertiroid, dan closed angle galucoma. Efek samping Mixagrip Flu & Batuk Secara umum Mixagrip Flu & Batuk bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar orang, selama diberikan pada dosis yang dianjurkan. Berikut adalah beberapa efek samping Mixagrip Flu & Batuk yang mungkin terjadi : • Mixagrip flu dan batuk yang mengandung paracetamol bisa menyebabkan kerusakan hati terutama jika penggunaanya melebihi dosis yang dianjurkan.

Potensi efek samping ini meningkat pada pengguna alkohol. • Efek samping ringan pada saluran pencernaan misalnya mual dan muntah. Pada penggunaan dosis yang lebih tinggi diketahui meningkatkan resiko terjadinya perdarahan lambung. • Efek samping pada ginjal relatif jarang.

Namun pada penggunaan jangka panjang, dapat meningkatkan resiko kerusakan ginjal termasuk gagal ginjal akut. • Efek samping pada kulit kejadiannya jarang. Pada tahun 2013, FDA (US Food and Drug Administration) memperingatkan kemungkinan terjadinya efek pada kulit seperti sindrom stevens-johnson dan nekrolisis epidermal toksik akibat pemakaian obat yang mengandung paracetamol.

Meski hal ini sangat jarang namun bisa fatal jika terjadi. • Obat ini juga menyebabkan efek samping berupa sakit kepala, mengantuk, vertigo, gangguan psikomotor, aritmia, takikardi, mulut kering, palpitasi, dan retensi urin. • Jika digunakan dengan dosis yang besar, dextromethorphan berpotensi menyebabkan kejang epilepsi.

Perhatian Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan obat Mixagrip Flu & Batuk adalah sebagai berikut : • Pemakaian Mixagrip Flu & Batuk harus dihentikan jika tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal.

mixagrip flu dan batuk Obat ini harus digunakan secara hati-hati pada pasien yang mempunyai penyakit asma. • Paracetamol diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI) meskipun dalam jumlah yang kecil. Penggunaan Mixagrip Flu & Batuk oleh ibu menyusui sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

• Meskipun efek paracetamol terhadap perdarahan lambung relatif lebih kecil daripada obat-obat golongan NSAID, ada baiknya Mixagrip Flu & Batuk dikonsumsi setelah makan.

mixagrip flu dan batuk

• Jika anda mengkonsumsi alkohol, potensi terjadinya kerusakan hati sangat tinggi terutama pada pemakaian jangka panjang dan dosis yang lebih tinggi. • Orang-orang yang punya resiko terkena hipertensi atau stroke, misalnya orang yang kelebihan berat badan mixagrip flu dan batuk, dan orang usia lanjut, harus hati-hati menggunakan obat ini. • penderita disfungsi ginjal, hati, memiliki penyakit glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid, harus hati-hati menggunakan obat Mixagrip Flu & Batuk.

• Hati-hati menggunakan obat Mixagrip Flu & Batuk pada pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal. • Pasien yang rentan mengalami kecemasan atau panik berlebihan, harus hati-hati menggunakan obat yang mengandung pseudoephedrine karena obat ini berefek stimulan yang umumnya mempunyai efek samping kecemasan dan kepanikan.

• Obat Mixagrip Flu & Batuk menyebabkan kantuk. jangan mengemudikan kendaraan atau menyalakan mesin selama menggunakan obat ini.

Penggunaan obat Mixagrip Flu & Batuk untuk ibu hamil FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan paracetamol, pseudoephedrine dan dextromethorphan kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut : Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada mixagrip flu dan batuk. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung paracetamol, pseudoephedrine atau dextromethorphan oleh ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter. interaksi obat Berikut adalah interaksi obat Mixagrip Flu & Batuk jika digunakan bersamaan dengan dengan obat-obat lain : • Metoclopramide : meningkatkan efek analgetic paracetamol.

• Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin : meningkatkan potensi kerusakan hati. • Kolestiramin dan lixisenatide : mengurangi efek farmakologis paracetamol. • Antikoagulan warfarin : paracetamol meningkatkan efek koagulansi obat ini sehingga meningkatkan potensi resiko terjadinya perdarahan.

• Hati-hati penggunaan anacetin bersamaan dengan obat-obat jenis monoamine oksidase (MAO) inhibitors, karena MAO inhibitors karena bisa meningkatkan tekanan darah.

• Dextromethorphan bisa mempotensiasi obat golongan depresan sistem saraf lain. Dosis Mixagrip Flu & Batuk Mixagrip Flu & Batuk diberikan dengan dosis sebagai berikut : • Dosis dewasa dan anak usia di atas 12 tahun : 3 x sehari 1 caplet.

• dosis anak usia 6-12 tahun : 3 x sehari 1/2 caplet. Ringkasan hal-hal penting terkait obat Mixagrip Flu & Batuk • Buang semua sisa obat Mixagrip Flu & Batuk yang tidak terpakai saat kedaluwarsa atau bila tidak lagi dibutuhkan. Jangan minum obat ini setelah tanggal kedaluwarsa pada label telah berlalu. Obat yang sudah kedaluwarsa dapat menyebabkan sindrom berbahaya yang mengakibatkan kerusakan pada ginjal.

mixagrip flu dan batuk

• Gunakan obat Mixagrip Flu & Batuk sesuai dengan aturan. Jangan minum obat ini dalam jumlah yang lebih besar atau lebih kecil atau lebih lama dari yang dianjurkan. • Mixagrip flu dan batuk berbagi obat dengan orang lain, meskipun mereka memiliki gejala penyakit yang sama dengan Anda.

• Penggunaan obat ini untuk penderita epilepsi dan pasien yang berisiko kejang, pasien yang mengalami gangguan hati dan ginjal, pasien lansia, ibu hamil dan ibu menyusui harus dilakukan secara hati-hati.

• Obat ini dapat mengganggu kemampuan untuk melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan tinggi (misalnya mengemudi atau mengoperasikan mesin berat). • Alkohol dan obat penenang lain dapat meningkatkan ngantuk. • Simpan obat pada suhu ruangan.

mixagrip flu dan batuk

Hindarkan dari kelembaban dan panas. Baca juga • pilihan obat penurun panas terbaik untuk anak • Cara Mengobati Batuk Pada Bayi Dan Anak • Tips Memilih Obat Batuk Sesuai Gejala, Penyebab, dan Usia • Perbedaan Batuk Alergi dengan Batuk Flu dan Pilek • Tips Pengobatan Flu Singapura Pada Anak • Merk multivitamin anak untuk membantu proses penyembuhan Terkait • merk-merk obat dengan kandungan zat aktif paracetamol • merk-merk mixagrip flu dan batuk dengan kandungan zat aktif pseudoephedrine • merk-merk obat dengan kandungan zat aktif Dextromethorphan • Obat yang termasuk analgetic (pereda nyeri) • Obat yang termasuk antipiretik (penurun panas) Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien.

Oleh karena itu, penggunaan obat Mixagrip Flu & Batuk harus sesuai dengan yang dianjurkan. Kuffner, Edwin & Rumack, Barry. (2000). Treatment of Pain or Fever with Paracetamol (Acetaminophen) in the Alcoholic Patient. American journal of therapeutics. 7. 123-34. 10.1097/00045391-200007020-00009. ResearchGate. ( https://www.researchgate.net/publication/12015719_Treatment_of_Pain_or_Fever_with_Paracetamol_Acetaminophen_in_the_Alcoholic_Patient) Espinosa Bosch, María & Sánchez, A.J.

& Rojas, F. & Bosch-Ojeda, Catalina. (2006). Determination of paracetamol: Historical evolution. Journal of pharmaceutical and biomedical analysis.

42. 291-321. 10.1016/j.jpba.2006.04.007. ResearchGate. ( https://www.researchgate.net/publication/7064369_Determination_of_paracetamol_Historical_evolution) Moore, Nicholas & Vanganse, Eric & Leparc, Jean-Marie & Wall, Richard & Farhan, Mahdi.

(1999).

mixagrip flu dan batuk

The PAIN Study: Paracetamol, Mixagrip flu dan batuk and Ibuprofen New Tolerability Study. Clinical Drug Investigation - CLIN DRUG INVEST. 18. 89-98. 10.2165/00044011-199918020-00001. ResearchGate. ( https://www.researchgate.net/publication/238225654_The_PAIN_Study_Paracetamol_Aspirin_and_Ibuprofen_New_Tolerability_Study) Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins. (gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Pesan Pengiriman Obat Ini Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp!

Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp Standar Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya.

Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti. Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di app Indikasi Umum Meredakan gejala flu seperti bersin-bersin, hidung berair, hidung tersumbat, demam, sakit kepala, dan nyeri otot.

Deskripsi MIXAGRIP FLU & BATUK adalah obat yang mengandung Paracetamol, Dekstrometorfan HBr dan Pseudoefedrindigunakan untuk mengobati gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin disertai batuk.

Kategori: Batuk dan Flu Komposisi: Paracetamol 500 mg, Pseudoefedrin HCl 30 mg, Dextromethorphan HBr 10 mg Dosis: Dewasa dan anak diatas 12 tahun : 3 – 4 kali per hari 1 kaplet. Anak 6-12 tahun : 3 – 4 kali per hari 1/2 kaplet. Aturan Pakai: Dikonsumsi sesudah makan Kemasan: Dus, 25 Catch Cover @ 1 Strip @ 4 Kaplet Kontra Indikasi: Hipersensitif, pasien yang menggunakan obat-obatan golongan monoamine oksidase (MAO) inhibitor, penderita diabetes mellitus, penyakit jantung, hipertensi berat, penyakit arteri koroner, hipertropi prostat, hipertiroid dan glaucome.

Perhatian: Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor. Hentikan pengobatan jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing. Jika gejala tidak hilang setelah minum obat ini selama 7 hari disertai demam tinggi segera hubungi dokter.

Segmentasi: Blue Manufaktur: Kalbe Farma
Mixagrip bermanfaat untuk mixagrip flu dan batuk gejala flu dan batuk, seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, demam, dan sakit kepala. Mixagrip tersedia dalam varian Mixagrip Flu dan Mixagrip Flu & Batuk. Tiap kaplet, Mixagrip Flu mengandung bahan aktif 500 mg paracetamol, 10 mg phenylephrine HCl, dan 2 mg chlorpheniramine maleate.

Sementara itu, tiap kaplet Mixagrip Flu & Batuk mengandung 500 mg paracetamol, 10 mg phenylephrine HCl, dan 10 mg dextromethorphan HBr. Apa Itu Mixagrip Bahan aktif Paracetamol, phenylephrine HCl, chlorpheniramine maleate, dextromethorphan HBr Golongan Obat bebas terbatas Kategori Obat pereda gejala flu Manfaat Meredakan gejala flu Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak 6–12 tahun Mixagrip untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. Kandungan dalam Mixagrip dapat terserap ke dalam ASI.

Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter. Bentuk obat Kaplet Peringatan Sebelum Mengonsumsi Mixagrip Sebelum mengonsumsi Mixagrip, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut: • Jangan mengonsumsi Mixagrip jika Anda memiliki alergi terhadap bahan yang terkandung di dalamnya. • Jangan mengonsumsi Mixagrip jika Anda sedang mengonsumsi obat antidepresan golongan MAOI dalam 2 minggu terakhir.

• Hati-hati mengonsumsi Mixagrip jika Anda menderita penyakit kardiovaskuler atau memiliki faktor risiko, seperti kebiasaan merokok, kelebihan berat badan, atau tekanan darah tinggi. • Sebelum menggunakan Mixagrip, mixagrip flu dan batuk tahu dokter jika Anda menderita penyakit jantung, hipertensi, diabetes, glaukoma, kejang atau epilepsi, gangguan fungsi hati dan ginjal, pembesaran prostat, atau hipertiroid. • Jangan langsung mengemudikan kendaraan atau melakukan kegiatan yang membutuhkan kewaspadaan setelah mengonsumsi Mixagrip, karena obat ini dapat menyebabkan pusing.

• Mixagrip dapat mixagrip flu dan batuk hasil pemeriksaan laboratorium. Sebelum menjalani pemeriksaan laboratorium tertentu, beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi Mixagrip. • Jangan minum minuman beralkohol selama mengonsumsi Mixagrip, karena bisa meningkatkan risiko terjadinya kerusakan organ hati. • Segera ke dokter jika gejala flu tidak membaik atau malah memburuk, meski telah mengonsumsi Mixagrip selama 3 hari.

• Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi Mixagrip. Dosis dan Aturan Pakai Mixagrip Berikut adalah dosis Mixagrip berdasarkan variannya untuk dewasa dan anak-anak: Mixagrip Flu • Dewasa : 1 kaplet, 3–4 kali sehari.

• Anak -anak usia 6 – 12 tahun: ½ kaplet, 3–4 kali sehari, atau sesuai petunjuk dokter. Mixagrip Flu & Batuk • Dewasa: 1 kaplet, 3 kali sehari. • Anak-anak usia 6–12 tahun: ½ kaplet, 3 kali sehari, atau sesuai petunjuk dokter. Cara Mengonsumsi Mixagrip dengan Benar Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada pada kemasan obat sebelum menggunakan Mixagrip. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Obat ini bisa dikonsumsi bersama mixagrip flu dan batuk makanan, atau sebagaimana yang disarankan oleh dokter.

mixagrip flu dan batuk

Usahakan untuk mengonsumsi Mixagrip mixagrip flu dan batuk waktu yang sama setiap harinya. Jika lupa mengonsumsi Mixagrip, disarankan untuk segera mengonsumsinya bila jeda dengan jadwal berikutnya belum terlalu dekat.

Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis selanjutnya. Simpan Mixagrip di tempat yang kering dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak. Interaksi Mixagrip dengan Obat Lain Penggunaan Mixagrip bersama dengan obat tertentu dapat menyebabkan efek interaksi, seperti: • Peningkatan risiko terjadinya overdosis jika dikonsumsi dengan obat lain yang juga mengandung paracetamol.

• Peningkatan risiko terjadinya efek samping yang berbahaya, seperti hipertensi emergensi, jika Mixagrip dikonsumsi dengan/berdekatan dengan obat antidepresan tipe MAOI dan trisiklik. Efek Samping dan Bahaya Mixagrip Efek samping yang mungkin timbul setelah mengonsumsi Mixagrip adalah: • Mulut kering • Sakit kepala • Sulit tidur • Sembelit • Pandangan kabur • Mual atau muntah • Gangguan irama jantung Periksakan diri ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung reda.

Segera ke mixagrip flu dan batuk jika muncul gejala alergi obat, seperti ruam kulit, gatal-gatal, sesak napas, dan jantung berdebar. Golongan: obat bebas terbatas Harga Mixagrip Flu: Rp2.000 - Rp5.000/strip Harga Mixagrip Flu dan Batuk: Rp2.400 - Rp6.000/strip Pengertian Mixagrip Mixagrip flu dan batuk musim pancaroba, penyakit langganan yang biasa mendera adalah flu dan batuk.

Anda termasuk salah satunya? Beruntung saat ini banyak obat flu yang dapat dengan mudah kita dapatkan di pasaran. Salah satu obat flu yang sudah cukup dikenal adalah Mixagrip. Obat ini tersedia dalam dua varian, yaitu Mixagrip Flu serta Mixagrip Flu dan Batuk. Kandungan Mixagrip Flu adalah paracetamol, chlorpheniramine maleate, phenylephrine.

Sementara Mixagrip Flu - Batuk mengandung dextromethorphan HBr, pseudoephedrine, dan p aracetamol. Ingin tahu lebih lanjut mengenai obat bebas terbatas ini? Langsung kita bahas! Artikel Lainnya: Atasi Flu dengan Buah Elderberry, Benarkah Efektif?

Keterangan Mixagrip 1. Kategori Obat flu dan batuk 2. Kandungan Mixagrip • Mixagrip Flu: Chlorpheniramine maleate 2 mg, Phenylephrine 10 mg, Paracetamol 500 mg.

• Mixagrip Flu dan Batuk: Dextromethorphan HBr 10 mg, Pseudoephedrine 30 mg, Paracetamol 500 mg. 3. Kemasan Strip @4 kaplet 4. Farmasi Dankos Farma Manfaat Mixagrip 1. Indikasi Manfaat Mixagrip Flu adalah meredakan flu yang disebabkan oleh alergi, seperti bersin-bersin dan hidung tersumbat, serta menurunkan demam. Sementara itu, Mixagrip Flu dan Batuk digunakan untuk mengatasi flu dan batuk.

2. Kontraindikasi Obat tersebut tidak boleh dikonsumsi apabila Anda: • alergi terhadap salah satu atau beberapa komposisi dari obat ini, • penderita dengan gangguan fungsi jantung dan fungsi hati yang berat, dan • penderita diabetes mellitus.

Cek Dosis Umum dan Aturan Pakai Mixagrip Berikut adalah dosis dan aturan penggunaan obat Mixagrip: • Mixagrip Flu: diminum 3 kali sehari 1 kaplet • Mixagrip Flu dan Batuk: diminum 3 kali sehari 1 kaplet Artikel Lainnya: Obat Flu yang Bisa Dibeli Bebas di Apotek Efek Samping Mixagrip Efek samping yang dapat muncul usai konsumsi Mixagrip antara lain mengantuk, gangguan pencernaan, gangguan psikomotor, mulut kering.

Anda juga mungkin mengalami palpitasi (jantung berdebar), sulit buang air kecil, takikardia, dan juga aritmia. Obat ini mengandung paracetamol. Penggunaan paracetamol jangka panjang atau dosis yang berlebihan bisa mengakibatkan masalah pada hati. Bagaimana Cara Penggunaan Mixagrip yang Benar? Perhatikan cara penggunaan dan dosis yang tertera pada kemasan. Jangan melebihi dosis yang sudah ditentukan.

Obat ini harus digunakan dengan hati-hati pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi, prostat, hipertiroid, serta retensi urine. Jika Anda atau keluarga memiliki kondisi tersebut, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan Mixagrip. Obat ini dapat menimbulkan kantuk. Itu sebabnya, hindari mengendarai kendaraan atau mengoperasikan mesin saat minum Mixagrip.

Jika dalam tiga hari gejala tak kunjung berkurang, konsultasikan dengan dokter. Artikel lainnya: Meletakkan Bawang Bombay di Ruangan Bisa Mengatasi Flu, Benarkah? Bolehkah Saya Konsumsi Mixagrip dengan Obat Lain?

Obat ini umumnya bisa dikombinasikan dengan vitamin C atau suplemen penambah daya tahan tubuh untuk mengoptimalkan pemulihan. Mixagrip harus digunakan dengan hati-hati jika digunakan bersamaan dengan obat yang menekan susunan saraf pusat. Apakah Mixagrip Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui? Mixagrip tidak dianjurkan untuk digunakan ibu hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.

mixagrip flu dan batuk

Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter dahulu, ya Mixagrip flu dan batuk. Belanja obat kini lebih mudah. Kunjungi Belanja Sehat untuk mencari kebutuhan obat, vitamin, dan suplemen kesehatan Anda. Ditinjau: Apt. Evita Fitriani., S. Farm
Mixagrip Flu & Batuk mengandung bahan aktif parasetamol, dextromethorphan HBr, Pseudoefedrin HCl. Kandungan bahan aktif tersebut bekerja sebagai analgesik- antipiretik, antitusif dan dekongestan hidung, yang digunakan untuk meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai dengan batuk.

Mixagrip Flu & Batuk tidak boleh digunakan pada penderita tekanan darah tinggi berat, dan bagi pasien yang menerima terapi obat anti depresan golongan penghambat Monoamin Oksidase (MAO). Hentikan penggunaan jika mengalami susah tidur, jantung berdebar dan pusing selama penggunaan Mixagrip Flu & Batuk.

Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid, dan retensi urin. Tidak dianjurkan untuk anak < 6 tahun. Hati-hati untuk penderita hipoksia (kekurangan oksigen). Dapat menyebabkan depresi pernapasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernapasan (misal asthma, emfisema).

K24KLIK Salam Sehat Bapak Hermanto Gunawan, MIXAGRIP FLU & BATUK TAB tersedia dan dapat dipesan di K24Klik.com. Produk MIXAGRIP FLU & BATUK TAB memiliki isi kemasan 25 strip dalam 1 dos. MIXAGRIP FLU & BATUK TAB merupakan obat berlogo "biru" yang artinya obat bebas terbatas.

Sehingga pembelian produk MIXAGRIP FLU & BATUK TAB juga dibatasi. Klik "Beli" pada produk tersebut dan ikuti langkah mudah selanjutnya. Apabila Anda mengalami kesulitan, silahkan hubungi Health Consultant kami melalui live chat yang tersedia. Demikian info yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. Lihat Komentar Selanjutnya
Daftar Isi • Apa Kandungan dan Komposisi Mixagrip Flu & Batuk?

• Bagaimana Farmakologi Mixagrip Flu & Batuk? • Mixagrip Flu & Batuk Obat Apa? • Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Mixagrip Flu & Batuk? • Apa Saja Kontraindikasi Mixagrip Flu & Batuk? • Apa saja Peringatan Penggunaan Mixagrip Flu & Batuk? • Pertanyaan yang Sering Diajukan • Apa Efek Samping Mixagrip Flu & Batuk?

• Apa Saja Interaksi Obat Mixagrip Flu & Batuk? • Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Mixagrip Flu & Batuk? • Apa Nama Perusahaan Produsen Mixagrip Flu & Batuk? Apa Kandungan dan Komposisi Mixagrip Flu & Batuk? Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif.

Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif.

Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif mixagrip flu dan batuk antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa.

Kandungan dan komposisi Mixagrip Flu & Batuk adalah: • Paracetamol 500 mg • Pseudoefedrin 30 mg • Dekstromethorphan (DMP) 10 mg Bagaimana Farmakologi Mixagrip Flu & Batuk? Paracetamol • Golongan antipiretik yang mempunyai kemampuan analgetik dan antiradang lemah • Tidak mengiritasi lambung • Aman untuk anak-anak Pseudoefedrin HCl • Mengurangi kemerahan dan sumbatan pada hidung sehingga meningkatkan udara yang dapat melalui hidung • Dekongestan efektif dan menstimulasi otak ringan Dekstromethorphan • Menekan batuk pada pusat batuk di otak • Meningkatkan ambang rangsang batuk • Biasanya digunakan untuk batuk kering Sekilas Tentang Pseudoephedrine Pada Mixagrip Flu & Batuk Pseudoephedrine adalah obat yang digunakan untuk mengurangi tekanan dalam hidung atau sinus yang tersumbat akibat flu biasa atau penyakit lainnya.

Obat ini termasuk dekongestan dan banyak ditemukan pada obat-obatan untuk mixagrip flu dan batuk kepala, batuk, dan alergi.

Pseudoephedrine bekerja dengan cara mempersempit pembuluh darah untuk mengurangi pembengkakan dan penyumbatan. Pseudoephedrine menyusutkan selaput lendir hidung yang membengkak sehingga mengurangi hyperemia jaringan, edema, dan hidung tersumbat yang biasanya dikaitkan dengan pilek atau alergi.

Efek positif lainnya adalah peningkatan drainase sekresi sinus, dan pembukaan tuba Eustachius yang tersumbat. Efek samping yang dapat terjadi akibat penggunaan pseudoephedrine antara lain hipertensi dan pusing. Obat ini tidak boleh digunakan oleh anak dibawah usia 4 tahun, penderita depresi yang sedang mengonsumsi obat antidepresi, penderita parkinson, dan pasien yang menggunakan obat monoamine oxsidase inhibitor (MAOI).

Wanita hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. Pseudoephedrine hydrochloride (p seudoephedrine hidroklorida) adalah bentuk garam hidroklorida dari pseudoephedrine, phenethylamine dan diastereomer efedrin dengan sifat simpatomimetik. Pseudoephedrine hidroklorida menggantikan norepinefrin dari vesikel penyimpanan di neuron presinaptik, sehingga melepaskan norepinefrin ke dalam sinapsis neuron di mana ia merangsang reseptor alfa-adrenergik terutama.

Ia juga memiliki aktivitas agonis langsung yang lemah pada reseptor alfa dan beta-adrenergik. Stimulasi reseptor menyebabkan vasokonstriksi dan mengurangi kongesti nasal dan sinus. Beberapa fungsi dari Pseudoephedrine hydrochloride antara lain: Agen Bronkodilator Agen yang menyebabkan peningkatan perluasan bronkus atau saluran bronkial.

Dekongestan Hidung Obat-obatan yang dirancang untuk mengobati peradangan pada saluran hidung, umumnya akibat infeksi (lebih sering daripada mixagrip flu dan batuk biasa) atau kondisi terkait alergi, misalnya demam. Peradangan melibatkan pembengkakan selaput lendir yang melapisi saluran hidung dan menghasilkan produksi lendir yang berlebihan. Kelas utama dekongestan hidung adalah agen vasokonstriktor. Sekilas Tentang Dextromethorphan Pada Mixagrip Flu & Batuk Dextromethorphan merupakan antitusif non narkotik yang dapat meningkatkan ambang rangsang refleks batuk secara sentral.

Obat ini sering dijumpai pada produk obat batuk dalam berbagai sediaan seperti sirup, tablet, semprot, maupun permen. Obat ini masuk dalam kategori morphinan dengan sifat sedatif, disosiatif, dan stimulan, namun pada dosis tinggi dapat bertindak sebagai anestesi disosiatif. Dextromethorphan diabsorpsi dengan baik melalui saluran cerna.

Dimetabolisme dalam hati dan diekskresi melalui ginjal dalam bentuk tidak berubah atau pun bentuk dimetilated morfinon. Dextromethorpan pertama kali dipatenkan pada tahun 1949 dan disetujui untuk digunakan secara luas di dunia medis pada 1953. Dextromethorphan (dekstrometorfan) adalah turunan levorphanol dan analog kodein yang biasa digunakan sebagai penekan batuk. Meskipun strukturnya mirip dengan opioid lain, ia memiliki interaksi minimal dengan reseptor opioid.

Dekstrometorfan diberikan persetujuan FDA sebelum 3 Desember 1957. Dekstrometorfan adalah molekul mirip opioid yang diindikasikan dalam kombinasi dengan obat lain dalam pengobatan batuk dan pengaruh pseudobulbar. Ini memiliki jendela terapeutik moderat, karena keracunan dapat terjadi pada dosis yang lebih tinggi. Dekstrometorfan memiliki durasi aksi sedang. Pasien harus diberi konseling mengenai risiko keracunan.

Dekstrometorfan merupakan analog dekstrorotary dekstrorotary sintetis dan termetilasi dari levorphanol, zat yang terkait dengan kodein dan turunan morfin non-opioid. Dekstrometorfan menunjukkan aktivitas antitusif dan tidak memiliki sifat analgesik atau adiktif.

Agen ini melintasi sawar darah-otak dan mengaktifkan reseptor opioid sigma pada pusat batuk di sistem saraf pusat, sehingga menekan refleks batuk. Penyerapan Dosis oral 30mg dekstrometorfan mencapai Cmax 2,9 ng/mL, dengan Tmax 2,86 jam, dan AUC 17,8 ng\*h/mL. Volume Distribusi Volume distribusi dekstrometorfan adalah 5-6.7L/kg.

mixagrip flu dan batuk

Dekstrometorfan cepat diserap dari saluran pencernaan dan memberikan efek antitusifnya dalam 15-30 menit setelah pemberian oral. Durasi aksi sekitar 3-6 mixagrip flu dan batuk dengan bentuk sediaan konvensional. Dekstrometorfan dan metabolitnya diekskresikan melalui ginjal. Tergantung pada metabolisme fenotipe hingga 11% dapat diekskresikan tidak berubah atau hingga 100% sebagai senyawa morfinan terkonjugasi terdemetilasi.

Dalam 24 jam pertama setelah pemberian dosis, kurang dari 0,1% dieliminasi dalam tinja. Dekstrometorfan diserap dengan baik dari saluran pencernaan dengan tingkat serum maksimum terjadi pada 2,5 jam. Konsentrasi puncak metabolit utama dekstrorphan) adalah 1,6 hingga 1,7 jam. Dextromethorphan hydrobromide (dekstrometorfan mixagrip flu dan batuk / DM adalah antitusif yang banyak digunakan.

Studi ini menentukan, untuk pertama kalinya, profil farmakokinetik dasar DM dan metabolit aktifnya, dekstrorphan (DP) pada anak-anak dan remaja. Tiga puluh delapan subjek laki-laki dan perempuan yang berisiko mengalami infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), atau bergejala batuk karena URTI, terdaftar dalam studi label terbuka dosis tunggal ini: usia 2-5 tahun (Grup A, n = 8), 6-11 tahun (Grup B, n = 17), 12-17 tahun (Grup C, n = 13). Subyek digenotipe untuk polimorfisme sitokrom P450 (CYP) 2D6 dan dicirikan sebagai metabolisme yang buruk (PM) atau tidak buruk (non-PM).

Kelompok A dan B diberi dosis menggunakan jadwal pemberian dosis berdasarkan usia (kisaran DM 7,5-24,75 mg); dosis 30 mg digunakan untuk Grup C. Mixagrip flu dan batuk paparan total DP meningkat seiring dengan meningkatnya kelompok usia, dan rata-rata paparan DM tertinggi pada kelompok remaja.

Salah satu subjek dalam kelompok itu adalah seorang PM. Nilai paruh terminal lebih lama pada kelompok remaja karena sebagian subjek PM tunggal. Tidak ada hubungan antara berat badan dan parameter farmakokinetik yang dicatat. Ini adalah evaluasi pertama dari karakteristik farmakokinetik DM pada anak-anak dan remaja.

Dosis tunggal DM pada populasi ini aman, dan ditoleransi dengan baik pada semua dosis yang diuji. Data tersebut digunakan untuk memodelkan dan membandingkan paparan DM pediatrik dengan orang dewasa. Sekilas Tentang Paracetamol Pada Mixagrip Flu & Batuk Paracetamol yang dikenal juga dengan nama acetaminophen pertama kali disintesa oleh Harmon Northrop Morse, seorang ahli kimia pada tahun 1877, namun baru diujicoba pada manusia pada tahun 1887 oleh ahli farmakologi klinis, Joseph von Mering.

Tahun 1893 von Mering mempublikasikannya dalam laporan klinis mengenai paracetamol. WHO menyatakan bahwa paracetamol masuk dalam daftar salah satu obat yang paling aman dan efektif dan sangat dibutuhkan dalam dunia medis. Paracetamol digunakan sebagai analgetic (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) yang bisa diperoleh tanpa resep dokter.

Meskipun paracetamol memiliki efek anti inflamasi, obat ini tidak dimasukkan sebagai obat NSAID, karena efek anti inflamasinya dianggap tidak signifikan. Cara kerja paracetamol yang diketahui sekarang adalah dengan cara menghambat kerja enzim cyclooxygenase (COX). Enzim ini berperan pada pembentukan prostaglandin mixagrip flu dan batuk senyawa penyebab nyeri. Dengan dihambatnya kerja enzim COX, maka jumlah prostaglandin pada sistem saraf pusat menjadi berkurang sehingga respon tubuh terhadap nyeri berkurang.

Paracetamol menurunkan suhu tubuh dengan cara menurunkan hipotalamus set-point di pusat pengendali suhu tubuh di otak. Dosis maksimal paracetamol adalah 3 hingga 4 gr dalam sehari. Jika lebih dari itu maka berpotensi menyebabkan kerusakan hati. Penderita gangguan hati disarankan untuk mengurangi dosis paracetamol. Penyerapan Paracetamol (acetaminophen) memiliki 88% bioavailabilitas oral dan mencapai konsentrasi plasma tertinggi 90 menit setelah konsumsi. Kadar puncak paracetamol bebas dalam darah tidak tercapai sampai 3 jam setelah pemberian rektal bentuk supositoria paracetamol dan konsentrasi darah puncak kira-kira 50% dari konsentrasi yang diamati setelah konsumsi dosis oral yang setara (10-20 mcg/mL).

Persentase dosis acetaminophen yang diserap secara sistemik tidak konsisten, ditunjukkan oleh perbedaan besar dalam bioavailabilitas paracetamol setelah dosis diberikan secara rektal. Dosis rektal yang lebih tinggi atau frekuensi pemberian yang meningkat dapat digunakan untuk mencapai konsentrasi paracetamol dalam darah yang serupa dengan yang dicapai setelah pemberian paracetamol oral. Rute Eliminasi Metabolit paracetamol terutama diekskresikan dalam urin. Kurang dari 5% diekskresikan dalam urin sebagai paracetamol bebas (tidak terkonjugasi) dan setidaknya 90% dari dosis yang diberikan diekskresikan dalam waktu 24 jam.

Volume Distribusi Volume distribusi sekitar 0,9L/kg. 10 sampai 20% obat terikat pada sel darah merah. paracetamol tampaknya didistribusikan secara luas di sebagian besar jaringan tubuh kecuali dalam lemak. Pembersihan Dewasa: 0,27 L/jam/kg setelah dosis intravena (IV) 15 mg/kg. Anak-anak: 0,34 L/jam/kg setelah 15 mg/kg intravena (dosis IV). Paracetamol cepat dan hampir sepenuhnya diserap dari saluran GI setelah pemberian oral.

Pada pria sehat, bioavailabilitas oral kondisi mapan 1,3 g dosis tablet acetaminophen yang dilepaskan setiap 8 jam untuk total 7 dosis sama dengan dosis 1 g tablet paracetamol konvensional yang diberikan setiap 6 jam untuk total dari 7 dosis.

Makanan dapat menunda sedikit penyerapan tablet acetaminophen yang rilis lama. Setelah pemberian oral preparat acetaminophen segera atau diperpanjang, konsentrasi plasma puncak dicapai dalam 10-60 atau 60-120 menit, masing-masing. Setelah pemberian oral tablet konvensional 500 mg tunggal atau tablet extended-release tunggal 650 mg, konsentrasi acetaminophen plasma rata-rata 2,1 atau 1,8 ug/mL, masing-masing, terjadi pada 6 atau 8 jam, masing-masing.

Selain itu, pembubaran tablet extended-release mungkin sedikit bergantung pada pH lambung atau usus. Pembubaran tampaknya sedikit lebih cepat pada pH basa usus dibandingkan dengan pH asam lambung; Namun, ini tidak penting secara klinis.

Setelah pemberian acetaminophen konvensional, hanya sejumlah kecil obat yang terdeteksi dalam plasma setelah 8 jam. Tablet pelepasan acetaminophen yang diperpanjang melepaskan obat hingga 8 jam, tetapi data in vitro menunjukkan bahwa setidaknya 95% dari dosis dilepaskan dalam waktu 5 jam.

Setelah pemberian acetaminophen rektal, ada variasi yang cukup besar dalam konsentrasi plasma puncak yang dicapai, dan waktu untuk mencapai konsentrasi plasma puncak secara substansial lebih lama daripada setelah pemberian oral. Pada 12 ibu menyusui (menyusui 2-22 bulan) yang diberikan dosis tunggal oral 650 mg, kadar puncak paracetamol terjadi pada 1-2 jam pada kisaran 10-15 ug/mL.

mixagrip flu dan batuk

Dengan asumsi 90 mL susu tertelan pada interval 3, 6, dan 9 jam setelah konsumsi, jumlah obat yang tersedia untuk bayi diperkirakan berkisar antara 0,04% hingga 0,23% dari dosis ibu. Paracetamol dengan cepat dan merata didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh.

Sekitar 25% paracetamol dalam darah terikat pada protein plasma. Mixagrip Flu & Batuk Obat Apa? Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Mixagrip Flu & Batuk? Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu.

Mixagrip Flu & Batuk adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk: Untuk meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin yang disertai batuk. Apa Saja Kontraindikasi Mixagrip Flu & Batuk? Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan.

Pemberian Mixagrip Flu & Batuk dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini: • Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomometik lain misalnya efedrin, fenilpropanolamin, dan fenilefrin, penderita tekanan darah tinggi berat, dan penderita yang mendapat terapi antidepresan tipe penghambat Mono Amin Oksidase ( Mixagrip flu dan batuk • Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan • Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes mellitus • Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat • Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat Apa saja Peringatan Penggunaan Mixagrip Flu & Batuk?

• Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, berat badan berlebih, dan berusia lanjut • Bila dalam tiga hari penggunaan obat gejala flu mixagrip flu dan batuk berkuang atau bertambah berat, segera hubungi dokter • Hentikan penggunaan jika terjadi susah tidur, jantung berdebar, dan pusing • Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati • Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernafasan • Tidak dianjurkan penggunaan pada anak berusia < 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter Pertanyaan yang Sering Diajukan Apakah Aman Menggunakan Mixagrip Flu & Batuk Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakanyang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Mixagrip Flu & Batuk? Jika Anda lupa menggunakan Mixagrip Flu & Batuk, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat.

Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali. Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Mixagrip Flu & Batuk Sewaktu-waktu?

Beberapa mixagrip flu dan batuk harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut.

Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini. Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini. Bagaimana Cara Penyimpanan Mixagrip Flu & Batuk?

mixagrip flu dan batuk

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan.

mixagrip flu dan batuk

Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan. Bagaimana Penanganan Mixagrip Flu & Batuk yang Sudah Kedaluwarsa? Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan.

Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa. Apa Efek Samping Mixagrip Flu & Batuk? Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat.

Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Mixagrip Flu & Batuk yang mungkin terjadi adalah: • Gangguan percenaan, gangguan psikomotor, takikardi, aritmia, palpitasi, retensi urin, dan mengantuk • Penggunaan dosis besar jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati • Sakit kepala, insomnia, eksitasi, gelisah, tremor, dan sulit berkemih Apa Saja Interaksi Obat Mixagrip Flu & Batuk?

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, mixagrip flu dan batuk zat lainnya. Interaksi obat Mixagrip Flu & Batuk antara lain: Penggunaan bersama antidepresan tipe (Mono Amin Oksidase) MAO dapat menyebabkan krisis hipertensi. Sekilas mixagrip flu dan batuk influenza/flu Influenza, yang lebih dikenal dengan sebutan flu, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari familia Orthomyxoviridae (virus influenza), yang menyerang unggas dan mamalia.

Gejala yang paling umum dari penyakit ini adalah menggigil, demam, nyeri tenggorokan, nyeri otot, nyeri kepala berat, batuk, kelemahan, dan rasa tidak nyaman secara umum. Walaupun sering tertukar dengan penyakit mirip influenza lainnya, terutama selesma, influenza merupakan penyakit yang lebih berat dibandingkan dengan selesma dan disebabkan oleh jenis virus yang berbeda Influenza dapat menimbulkan mual, dan muntah, terutama pada anak-anak, namun gejala tersebut lebih sering terdapat pada penyakit gastroenteritis, yang sama sekali tidak berhubungan, yang juga kadangkala secara tidak tepat disebut sebagai "flu perut." Flu kadangkala dapat menimbulkan pneumonia viral secara langsung maupun menimbulkan pneumonia bakterial sekunder.

Biasanya, influenza ditularkan melalui udara lewat batuk atau bersin, yang akan menimbulkan aerosol yang mengandung virus. Influenza juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan tinja burung atau ingus, atau melalui kontak dengan permukaan yang telah terkontaminasi. Aerosol yang terbawa oleh udara (airborne aerosols) diduga menimbulkan sebagian besar infeksi, walaupun jalur penularan mana yang paling berperan dalam penyakin ini belum jelas betul.

Virus influenza dapat diinaktivasi oleh sinar matahari, disinfektan, dan deterjen. Sering mencuci tangan akan mengurangi risiko infeksi karena virus dapat diinaktivasi dengan sabun.

mixagrip flu dan batuk

Sekilas tentang pilek Pilek, biasa juga dikenal sebagai nasofaringitis, rinofaringitis, koriza akut, atau selesma, merupakan penyakit menular yang disebabkan virus pada sistem pernapasan yang terutama menyerang hidung.Tenggorokan, sinus, dan kotak suara juga dapat terpengaruh.

Tanda dan gejala mungkin muncul kurang dari dua hari setelah mixagrip flu dan batuk. Itu termasuk batuk, sakit tenggorokan, rhinorrhea, bersin, sakit kepala, dan demam. Orang biasanya sembuh dalam tujuh sampai sepuluh hari. Beberapa gejala dapat berlangsung hingga tiga minggu. Pada orang-orang dengan masalah kesehatan lainnya, pneumonia kadang-kadang berkembang. Ada lebih dari 200 strain virus yang mixagrip flu dan batuk dalam penyebab pilek; rhinovirus adalah yang paling umum.

Mereka menyebar melalui udara selama kontak dekat dengan orang yang terinfeksi dan secara tidak langsung melalui kontak dengan benda-benda di lingkungan diikuti dengan transfer ke mulut atau hidung. Faktor risiko termasuk pergi ke tempat penitipan anak, tidak tidur dengan baik, dan stres psikologis. Gejala sebagian besar karena respon kekebalan tubuh terhadap infeksi daripada kerusakan jaringan oleh virus sendiri.

Penderita influenza sering menunjukkan gejala yang sama seperti penderita pilek, meskipun gejala biasanya lebih parah di influenza. Tidak ada vaksin untuk pilek.

Metode utama pencegahan adalah mencuci tangan; tidak menyentuh mata, hidung atau mulut dengan tangan yang belum dicuci; dan menjauh dari orang-orang yang sakit. Beberapa bukti mendukung penggunaan masker wajah. Tidak ada obat untuk pilek, tetapi gejalanya dapat diobati.Obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS, nonsteroidal anti-inflammatory drug, NSAID) seperti ibuprofen dapat mengurangi rasa sakit.Antibiotik tidak boleh digunakan.

Bukti tidak mendukung manfaat dari obat batuk. Pilek adalah penyakit infeksi yang paling sering pada manusia. Rata-rata orang dewasa terkena pilek dua sampai empat kali setahun, sedangkan rata-rata anak bisa terkena enam sampai delapan kali. Pilek terjadi lebih sering pada musim dingin. Infeksi ini telah ada pada manusia sejak zaman kuno. Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Mixagrip Flu & Batuk?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Mixagrip Flu & Batuk: Dewasa dan anak > 12 tahun: sehari 3-4 kali @ 1 kaplet.

Apa Nama Perusahaan Produsen Mixagrip Flu & Batuk? Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya.

Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni mixagrip flu dan batuk bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan.

Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya.

Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Mixagrip Flu & Batuk: Kalbe Farma Sekilas Tentang Kalbe Farma PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F.

Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya. Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi mixagrip flu dan batuk (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan. Leave a Reply Cancel reply Email address will not be published. Required fields are marked * Comment * Name * Email * Δ Category: Obat Flu Obat Pilek Tags: Dextromethorphan, Kalbe Farma, Paracetamol, Pseudoephedrine Hydrochloride Tags: Dextromethorphan, Kalbe Farma, Paracetamol, Pseudoephedrine Hydrochloride

Mixagrip flu & batuk




2022 www.videocon.com