Penculik anak depok

penculik anak depok

NASEHATI : Rosid memberikan nasehat kepada anaknya MA yang lolos dari percobaan penculikan di rumahnya, Kampung Serab, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (8/7).

penculik anak depok

FOTO : DICKY/RADAR DEPOK NASEHATI : Rosid memberikan nasehat kepada anaknya MA yang lolos dari percobaan penculikan di rumahnya, Kampung Serab, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (8/7).

FOTO : DICKY/RADAR DEPOK RADARDEPOK.COM, DEPOK – Penculikan anak lagi musim di Kota Depok. Rabu (8/7), warga Kampung Serab, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, dikejutkan dengan percobaan penculikan terhadap MA (6). Beruntung teman MA, M (9) memukul dua pria yang tidak dikenal mengenakan sepeda motor saat menyekap korban. Orang tua korban, Rosid mengatakan, pada saat itu anaknya bermain bulu tangkis tidak jauh dari rumahnya.

Ketika bermain, anaknya sempat pulang kerumah terlebih dahulu, karena ada temannya yang menangis saat bermain. Setelah pulang, anaknya bermain kembali bersama M main bulutangkis. “Kejadiannya sekitar pukul 20:30 WIB di dekat lapangan bulu tangkis,” ujar Rosid kepada Radar Depok, Rabu (8/7). Rosid menjelaskan, setelah selesai bermain datang sepeda motor yang dikendarai dua orang mendekati anaknya. Orang tersebut menyekap mulut dan hidung anaknya, mengenakan tisu berkelir putih.

Namun, Rosid tidak mengetahui tisu tersebut digunakan menggunakan obat bius atau tidak, tapi anaknya merasa penculik anak depok setelah disekap. Rosid mengungkapkan, selain MA mengalami lemas juga terlihat mengantuk. Kejadian tersebut, berhasil dilihat temannya MA yakni yakni M (9). Pada saat itu M melihat MA didekati dua pelaku dan seketika M langsung penculik anak depok pelaku dengan raket miliknya. Selain itu M meneriaki pelaku, sehingga MA dilepas pelaku penculikan.

“M sempat memukul pelaku dan berteriak sehingga anak saya dilepas dan langsung lemas,” terang Rosid. Rosid menuturkan, atas kejadian tersebut anaknya sempat syok dan meminta tidur bersama dia.

penculik anak depok

Rosid bersyukur anaknya dapat lolos dari percobaan penculikan. Atas kejadian tersebut, Rosid meminta untuk waspada terkait musibah yang dialaminya untuk tidak terjadi terhadap anak maupun orang tua lain.

penculik anak depok

Ditempat yang sama, korban percobaan penculikan, MA mengakui saat selesai bermain bulu tangkis, di hampiri dua orang. Namun dia lupa akan ciri pelaku yang menyekap mulutnya dan hidung menggunakan tisu. Setelah disekap, MA mengaku lemas dan sulit bergerak. Namun temannya M memukul pelaku dengan raket.

penculik anak depok

“Badan lemas dan saya dilepas,” ucap MA. MA mengatakan, usai lepas dari sekapan pelaku, dia diantar M kerumahnya. Atas kejadian tersebut MA bercerita kepada kedua orang tuanya. Pasca kejadian MA merasa lemas dan mengantuk. (rd/dic) Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank) Editor : Pebri Mulya Depok - Pelaku penculikan delapan anak di Depok ditangkap.

Penculik delapan anak tersebut ditangkap di wilayah Pasar Senen, Jakarta Pusat. "Memang benar terjadi dugaan penculikan.

penculik anak depok

Di wilayah Pasar Senen kita mendapatkan pelaku. Ternyata benar pelaku ada sekitar Pasar Senen tersebut. Kemudian segera kita tangkap," Kata Kapolres Metro Depok Kombes Azis Ardiansyah, Jumat (17/7/2020). Baca juga: Polisi Sebar Penculik anak depok Penculik 8 ABG di Depok di Angkot hingga Terminal Azis menyebut BI juga pernah melakukan penculikan sebelumnya. "Pelaku pernah salah satu Polsek Kramat Jati, Jakarta Timur, pernah lakukan hal yang sama," tuturnya. Sebelumnya diberitakan, kasus penculikan delapan anak di Kota Depok menemukan titik terang.

Polresta Depok membuat sketsa wajah terduga pelaku dan melakukan pengejaran. Baca juga: Sketsa Wajah Penculik 8 ABG Depok Dirilis Polisi, Ini Penampakannya Polresta Depok merilis sketsa wajah terduga pelaku tersebut ke media. Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Azis Ardiansyah mengatakan sketsa wajah tersebut dibuat berdasarkan ciri-ciri yang diterangkan oleh para korban. "Ciri-ciri sudah dikantongi, ini sekali lagi keterangan dari anak anak ya, dari korban yang masih umur belasan tahun.

Namun apa pun bentuk keterangan dan informasinya, itu sebuah hal yang sangat berharga bagi kita untuk penelusuran terduga pelaku," kata Azis kepada wartawan di gedung Polres Metro Depok.

Tonton video 'Penculik Anak Nyaris Diamuk Massa, Polisi Lari-larian Menyelamatkan':
- Sketsa wajah penculik 8 anak di Depok. Foto: Darmawan Azis mengatakan, keterangan didapat dari sejumlah korban yang berhasil diselamatkan.

“Ciri-ciri sudah dikantongi, tapi sekali lagi ini keterangan dari anak-anak, korban yang masih belasan tahun. Namun apapun bentuk keterangan dan informasinya, itu sebuah hal yang sangat berharga bagi kita untuk penelusuran terduga pelaku.” SuaraJabar.id - Polres Metro Depok meringkus pelaku penculikan delapan anak yang terjadi di Pasar Agung, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat pada 27 Juni lalu.

Pelaku bernama Iswanto 23 tahun diamankan di Taman Tanah Tinggi Johar Baru Jakarta Pusat yang sebelumnya polisi telah menyebarkan sketsa wajah pelaku. "Kami menerima informasi yang masuk ke kepolisian dan beberapa informasi tersebut kita tindak lanjuti dan membuahkan hasil," kata Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah di Mapolres Metro Depok, Jumat (17/7/2020).

"Kemarin sore kita dapat info terduga pelaku terlihat dan Tim Satreskrim dipimpin Kasatreskrim segera ke lokasi dan menggali keterangan dan ternyata benar pelaku ada penculik anak depok segera kita tangkap," tambahnya.

Baca Juga: PDIP dan Gerindra Pastikan Usung Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020 Azis mengatakan, keterangan pengakuan pelaku menculik delapan anak seorang diri dan pelaku juga melakukan tindakan pencabulan terhadap korban. Selain itu, pelaku juga melakukan penggelapan, penipuan, dan mengambil handphone para anak yang diculik tersebut. "Pelaku mengaku seorang diri. Dalam kasus ini selain penculikan, pelaku juga diduga berbuat cabul dan ada dugaan penggelapan penipuan termasuk pencurian terhadap barang milik anak itu diantaranya HP," papar Azis.

Baca Juga: Viral Pesepeda Mendadak Meninggal di Depok, Dikira Terpapar Virus Corona Diberitakan sebelumnya, polisi menyebut pelaku penculikan terhadap delapan anak berusia belasan tahun di Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat diduga berjumlah satu orang. IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
DEPOK, KOMPAS.com - Polisi menangkap I (23) alias Gembel alias Buluk yang sempat menculik 8 anak di Depok, Jawa Barat bulan lalu, pada Jumat (17/7/2020).

Kedelapan anak itu sebelumnya sudah berhasil lolos dari penculikan karena melarikan diri dan ditemukan polisi. Namun, I buron 20 hari sebelum dibekuk di Johar Baru, Jakarta Pusat. Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah menyampaikan, dari hasil pemeriksaan sementara, Buluk alias Gembel bukan hanya menculik mereka.

"Dari keterangan yang penculik anak depok dapatkan, baik dari para saksi, maupun dari tersangka tersendiri, memang benar terjadi dugaan penculikan, dan ada dugaan penipuan serta penggelapan," jelasnya kepada wartawan, Jumat sore.

Baca juga: Buron 20 Hari, Buluk Si Penculik 8 Anak di Depok Ditangkap Polisi penculik anak depok dicabuli juga ada, walaupun dipangku dan diraba-raba, tapi tetap saja itu dilarang," imbuh Azis. Ia melanjutkan, Buluk alias Gembel merupakan seorang tunawisma dan bekerja tak menentu untuk memenuhi nafkah hariannya.

penculik anak depok

Hal tersebut diduga kuat menjadi motifnya menculik 8 anak tersebut. "Pertama dia mencari nafkah untuk keperluan kebutuhan hidupnya dan kedua untuk memenuhi kebutuhan seksualnya dia.

penculik anak depok

Jadi ada beberapa anak dicabuli," kata Azis. "Termasuk melakukan pencurian terhadap barang-barang anak-anak tersebut, di antaranya handphone," sebutnya.

Buluk alias Gembel terancam pasal berlapis yakni Pasal 83 juncto 37F dan Pasal 82 juncto 63 E Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Pasal 330 KUHP, Pasal 378 KUHP, dan/atau Pasal 372 KUHP. Baca juga: Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu Derita Ibu Lima Anak, Sembuh dari Corona, Ditolak Penculik anak depok dan Keluarga. https://regional.kompas.com/read/2020/07/17/20270011/derita-ibu-lima-anak-sembuh-dari-corona-ditolak-warga-dan-keluarga- https://asset.kompas.com/crops/XxCthg-h7bkolWy4VYmY9MRMSYg=/0x0:0x0/195x98/data/photo/2020/07/17/5f11450a7dabc.jpg
• HOME • NEWS • Politik dan Hukum • Ekonomi • Humaniora • Megapolitan • Nusantara • Internasional • Olahraga • VIEWS • Editorial • Podium • Opini • Penculik anak depok Pakar • Sketsa • FOTO • VIDEO • INFOGRAFIS • WEEKEND • SEPAK BOLA • SAJAK KOFE • OTOMOTIF • TEKNOLOGI • RAMADAN • LAINNYA • Live Streaming • Media Guru • Telecommunication Update PENCULIK dan pencabulan 8 anak dibawah umur yang buron selama 1 bulan diringkus polisi.

Penculik bernama Iswanto, 23, itu diringkus saat bersembunyi di sebuah taman Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (17/7). Kepala Polres Metropolitan Kota Depok Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan saat pelaku yang sehari-hari tinggal di taman-taman karena tidak punya tempat tinggal tetap saat penangkapan tidak melakukan perlawanan dan polisi tidak membuang keringat.

Polisi dengan mudah menangkapnya dan membawa ke Mapolres Kota Depok. " Setelah 1 bulan lamanya melakukan pengejaran, akhirnya Polres Metropolitan Kota Depok berhasil menangkap pelaku penculikan 8 anak yang terjadi di Pasar Agung, Sukmajaya, Kota Depok. Pelaku di tangkap di salah satu Taman di Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru Jakarta Pusat, " kata Azis, Jumat (17/7).

penculik anak depok

Azis menjelaskan Iswanto merupakan tunawisma. Dia kerap tinggal di taman-taman karena memang tidak mempunyai tempat tinggal tetap. Sebelum penangkapan, imbuh Azis, polisi sudah membuat sketsa wajah pelaku dan disebar di tempat umum. Baca juga : Hasil Tes Urine Catherine Wilson Positif Penculik anak depok Sabu “ Sketsa wajah itu disebar dan kami menerima informasi yang masuk ke kepolisian dan beberapa informasi tersebut kita tindak lanjuti dan membuahkan hasil.

Tadi sore kita dapat info terduga pelaku terlihat dan Tim Satreskrim dipimpin Kasatreskrim segera ke lokasi dan menggali keterangan dan ternyata benar pelaku ada dan segera kita tangkap,” terang Azis. Dari keterangan yang digali, pelaku melakukan penculikan seorang diri.

Dalam upaya penculikan itu, pelaku juga diduga melakukan tindakan pencabulan. “Yang kita dapat baik dari para saksi maupun dari tersangka sendiri. Memang benar terjadi dugaan penculikan, dugaan pencabulan dan dugaan penggelapan penipuan termasuk pencurian terhadap barang milik anak itu diantaranya HP,” ujarnya.

Atas tindak penculik anak depok lanjut Azis, pelaku dijerat Pasal UU Perlindungan Anak Nomo 35 dengan ancaman hukuman 15 tahun. “Terhadap pelaku kita sangkakan Pasal 82, termausk pasal penipuan penggelapan dan pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun,” pungkasnya. Awal kasus 8 bocah di iming-iming untuk turnamen MP (Multi Player) sebelum diculik Sabtu (27/6). Ke-8 bocah terdiri dari 2 anak perempuan dan 6 laki-laki.

Kedelapan korban itu adalah RM, 13, MR 13, EF, 11, RD, 13, KE, 13, LL ,11, AG, 12 dan BY,13. Mereka diculik saat bermain di parkiran Pasar Agung, Jalan Proklamasi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. (OL-2)Liputan6.com, Jakarta - Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Azis Ardiansyah mengatakan, pihaknya merilis sketsa wajah terduga pelaku penculikan delapan anak berusia 11-14 tahun di wilayahnya.

Menurut informasi dari korban yang menyelamatkan diri, pelaku dipanggil Fikri. "Ciri-ciri sudah dikantongi, pelaku kerap dipanggil Fikri, ini keterangan dari para korban yang masih umur belasan tahun. Ini hal yang sangat berharga bagi kita untuk penelusuran terduga pelaku," ujar Azis, Jumat (3/7/2020). Azis menuturkan, saat ini sketsa wajah pelaku penculikan tersebut sudah disebar masif. Dia berharap, ada peran aktif masyakat penculik anak depok membantu memberikan informasi kepada polisi, jika menemukan ciri sosok terkait.

"Diharap ada respons positif dari masyarakat untuk mau berikan keterangan kepada kepolisian orang yang memiliki ciri-ciri tersebut," jelas dia. Berikut ciri sketsa wajah terduga pelaku penculikan yang diberi inisial Mr X: Nama: Inisial Mr X, kerap dipanggil Fikri Usia: Rentang 20 hingga 30 tahun Tinggi Badan: Berkisar 155-160 cm Ciri Identik: lengan sebelah kanan ada tato gambar naga dan bekas koreng belakang. Warna Rambut: Agak pirang Sebelumnya, delapan anak di Depok berusia belasan tahun menjadi korban penculikan di Pasar Agung, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, pada penculik anak depok Juni 2020.

Sebagian di antaranya berhasil melarikan diri. Awalnya, terduga pelaku mengajak para korban naik kendaraan umum menuju kawasan Margonda dengan bujuk rayu menonton turnamen game e-sport. Sebagian mereka yang curiga memilih kabur saat berpura-pura buang air kecil di Taman UI, Depok.

Mereka kemudian melapor tindak dugaan penculikan tersebut ke orangtua masing-masing. Polisi yang bergerak cepat di hari itu juga langsung menelusuri jejak sebagian bocah diduga diculik tersebut dan berhasil menemukannya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Namun pelaku berhasil melarikan diri.
Depok - Kasus penculikan 8 anak di Kota Depok menemukan titik terang. Polresta Depok telah membuat sketsa wajah terduga pelaku dan kini tengah melakukan pengejaran. Polresta Depok merilis sketsa wajah terduga pelaku tersebut ke media. Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Azis Ardiansyah mengatakan, sketsa wajah tersebut dibuat berdasarkan ciri-ciri yang diterangkan oleh para korban.

"Ciri-ciri sudah dikantongi, ini sekali lagi keterangan dari anak anak ya, dari korban yang masih umur belasan tahun. Namun demikian, apa pun bentuk keterangan dan informasinya, itu sebuah hal yang sangat berharga bagi kita untuk penelusuran terduga pelaku," kata Azis kepada wartawan di gedung Polres Metro Depok.

Baca juga: Polisi Penculik anak depok Sketsa Penculik 8 ABG di Depok di Angkot hingga Terminal "Jadi diharapkan ada respons positif dari masyarakat untuk mau berikan keterangan kepada kepolisian orang yang memiliki ciri-ciri tersebut," katanya.

Berdasarkan keterangan anak-anak tersebut, ciri-ciri pelaku adalah sebagai berikut: Nama: Mr X, dipanggil Fikri Umur: kurang-lebih 20-30 tahun Tinggi: kurang-lebih 155-160 cm Ciri khusus: lengan sebelah kanan ada tato gambar naga dan bekas koreng belakang, rambut agak pirang.
Penulis : Anjani Nur Permatasari DEPOK, KOMPAS.TV - Setelah 20 hari menjadi buron, Bambang Iswanto alias Buluk akhirnya ditangkap oleh penyidik Polres Metro Depok.

Iswanto adalah pelaku penculikan delapan anak-anak di bawah umur di Depok. Pelaku penculikan ini membawa kabur para korbannya dengan modus menawarkan turnamen game online. Tak hanya menculik, pelaku juga diduga mencabuli korbannya. Pelaku juga merampas dan menjual ponsel milik korban.

Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah menyampaikan, dari hasil pemeriksaan sementara, Buluk alias Gembel bukan hanya menculik mereka. "Dari keterangan yang kami dapatkan, baik dari para saksi, maupun dari tersangka tersendiri, memang benar terjadi dugaan penculikan, dan ada dugaan penipuan serta penggelapan," jelasnya kepada wartawan, Jumat sore (17/7/2020).

penculik anak depok

"Yang dicabuli juga ada, walaupun dipangku dan diraba-raba, tapi tetap saja itu dilarang," imbuh Azis. Ia melanjutkan, Buluk alias Gembel merupakan seorang tunawisma dan bekerja tak menentu untuk memenuhi nafkah hariannya. Hal tersebut diduga kuat menjadi motifnya menculik 8 anak tersebut.

"Pertama dia mencari nafkah untuk keperluan kebutuhan hidupnya dan kedua untuk memenuhi kebutuhan seksualnya dia. Jadi ada beberapa anak dicabuli," kata Azis. Akibat dari perbuatannya, pelaku harus mendekam di penjara dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021 PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021 SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA Penculik anak depok, 23 JULI 2021 SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, Penculik anak depok UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19

TERCIDUK! Detik-detik Penangkapan Pelaku Penculikan Delapan Orang Anak di Depok




2022 www.videocon.com