Sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa

sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa

Sedekah adalah memberikan sesuatu kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun, semata-mata hanya berharap ridho dari Allah SWT. Sedekah merupakan amalan yang dicintai oleh Allah SWT. Sebagaimana yang tertulis di dalam Alquran, surat Al Baqarah ayat 245. "Barang siapa yang mau memberikan pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.

Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan." Subuh merupakan waktu saat pergantian gelap menuju terang. Bagi seorang muslim, subuh merupakan waktu yang memiliki banyak berkah di dalamnya. Salah satu kegiatan yang dianjurkan saat waktu subuh, selain melaksanakan ibadah wajib salat subuh, yaitu sedekah subuh. Lalu, adakah manfaat yang dirasakan seorang muslim jika rutin melaksanakan sedekah subuh? Lalu, bagaimana cara mengamalkan sedekah subuh?

Kamu dapat menemukan jawabannya pada artikel ini, Bela. Yuk, disimak! freepik.com Tanpa kamu ketahui, malaikat selalu berdoa kepada Allah SWT, agar orang-orang yang bersedekah di waktu subuh, diberikan ganti yang lebih baik lagi dan dicukupkan rezekinya. "Setiap sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa, dua malaikat turun mendampingi seorang hamba. Yang satu mendoakan, "Wahai, Tuhan!

Berikanlah ganti rugi bagi dermawan yang menyedekahkan hartanya.โ€™" Dan yang satu sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa berkata, "Wahai, Tuhan! Musnahkanlah harta si bakhil." (H.R. Bukhari dan Muslim) freepik.com Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, โ€œBarangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain.โ€ (HR.

Ahmad) Salah satu cara umat muslim membantu umat muslim lainnya, adalah dengan bersedekah subuh. Diharapkan, sedekah yang kita berikan akan membantu orang-orang yang memang membutuhkan. freepik.com Manfaat yang dapat seorang muslim sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa jika bersedekah subuh, dibukakannya pintu rezeki dan dimudahkan urusannya oleh Allah SWT. Hal ini tertuang di dalam Alquran, surat Saba ayat 39. โ€œKatakanlah, "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)." Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.โ€ freepik.com Saat kamu bersedekah dengan hati yang tulus dan ikhlas, harta kita tidak akan berkurang.

Allah SWT akan melipatgandakan kebaikan yang telah kamu berikan, dengan kebaikan-kebaikan lainnya. Hal ini tertulis dalam surat Al Baqarah ayat 261. โ€œPerumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.

Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.โ€ freepik.com/faizaminudin Mungkin bagi kamu yang baru ingin memulai sedekah subuh akan sedikit kebingungan. Cara mengamalkan sedekah subuh cukup mudah. Kamu bisa melakukan beberapa cara, di antaranya: โ€ข Memberikan amal di kotak amal masjid sehabis salat subuh. โ€ข Memberikan sarapan kepada tetangga terdekat atau orang-orang yang membutuhkan.

โ€ข Sedekah melalui aplikasi yang bergerak dalam bidang sosial. โ€ข Menyisihkan uang setiap sehabis salat subuh, yang kemudian diberikan kepada pihak yang membutuhkan.

โ€ข Sedekah subuh bertepatan dengan 40 hari meninggalnya anggota keluarga atau kerabat terdekat. Itulah manfaat sedekah subuh dan cara mengamalkannya yang bisa kamu praktikan. Sedekah subuh tidak melihat besar kecilnya materi yang kamu berikan.

Hal yang utama adalah, keikhlasan hati dan niat semata-mata untuk mendapat rida Allah SWT. Aamin. Baca Juga: Jangan Disepelekan, 10 Amalan Ringan Ini Ternyata Berpahala Besar Baca Juga: Rangkaian Doa Nabi Sulaiman untuk Amalan Sehari-hari Baca Juga: Dianjurkan Rasul, Ini Bacaan Zikir dan Niat Salat Sunnah Sebelum Subuh Sedekah Subuh Diberikan Kepada Siapa โ€“ Sedekah merupakan salah satu amalan yang memiliki salah satu keutamaan istimewa yakni dapat mengetuk pintu langit agar doa terkabul.

Adapun waktu yang paling utama untuk menunaikan sedekah ialah diwaktu subuh atau kita kenal dengan istilah sedekah subuh. Sedekah subuh merupakan aktivitas atau kegiatan berbagi dengan cara mengeluarkan sebagian harta untuk kebaikan mereka yang membutuhkan yang waktunya dilaksanakan setelah sholat subuh sebelum matahari terbit.

Pada dasarnya sedekah tidak harus terpaku pada waktu ataupun hari tertentu. Waktu-waktu yang dilakukan untuk bersedekah itu sama baiknya. Adapun waktu subuh merupakan waktu dimana malaikat turun ke bumi dan mendoakan hamba-Nya yang berinfak pada saat itu. Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda : โ€œTidak ada satu subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat.

Salah satu di antara keduanya berdoa, โ€˜Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfakโ€™, sedangkan yang satunya lagi berdoa โ€˜Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan hartanyaโ€ ( HR. Bukhari & Muslim). Berdasarkan sabda nabi diatas, kita dapat mengambil dua hikmah dari sedekah yang ditunaikan pada waktu berikut ini.

Pertama, Mendapatkan doa dari malaikat. Dalam kutipan hadits diatas disebutkan bahwa para malaikat turun ke bumi di waktu subuh agar mendoakan orang yang berinfak di waktu itu.

Adapun doa para malaikat ini merupakan doa yang insyaallah diijabah langsung oleh Allah. Kedua, Melipat gandakan Harta. Dalam hadits diatas disebutkan bahwa malaikat mendoakan orang yang berinfak di waktu subuh dengan doa agar Allah melipat gandakan harta orang yang berinfak. Tentunya sedekah yang ikhlas akan menjadi pembuka pintu-pintu rezeki dari manapun arahnya. Selanjutnya, sedekah subuh diberikan kepada siapa? Pada umumnya, sedekah subuh sama halnya sedekah yang ditunaikan pada waktu-waktu yang lain.

Dan yang berhak menerima sedekahnya pun sama yakni bisa saudara, tetangga, fakir miskin ataupun bisa dilakukan dengan mengisi kotak amal di masjid yang akan digunakan untuk operasional masjid dan kegiatan pemberdayaan umat. Namun, akan lebih baik jika sedekah yang ditunaikan pada waktu subuh tersebut diberikan kepada orang yang membutuhkan yakni fakir miskin.

Sebab, sedekah yang diterimanya dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhannya di pagi hari. Cara Menunaikan Sedekah Subuh Sahabat, sedekah subuh adalah sedekah yang ditunaikan pada waktu subuh sebelum matahari terbit. Bersedekah melebihi waktu tersebut tentunya bukan sesuatu yang dilarang, akan tetapi sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa ingin menjemput kebaikan dan keutamaan sedekah subuh maka sebaiknya sedekah subuh ditunaikan pada waktu yang tepat.

Berikut adalah cara menunaikan sedekah subuh yang bisa sahabat tunaikan mulai dari rumah sampai di mesjid. 1. Mengantar makanan Mengantar makanan atau menu sarapan pagi adalah hal yang bisa sahabat lakukan untuk bersedekah di waktu subuuh. Sahabat bisa mengantar makanan ke tetangga, pondok pesantren, panti asuhan, lembaga sosial, kepada fakir miskin dan lain sebagainya.

2. Mentransfer atau memberikan sejumlah uang Setelah menunaikan shalat subuh, sahabat bisa mentransfer atau memberikan sejumlah uang untuk disedekahkan. Baik itu kepada fakir miskin, lembaga sosial kemanusiaan, atau kerabat yang sedang membutuhkan.

3. Mengisi Kotak Amal di Mesjid Setelah menunaikan shalat subuh berjamaah di mesjid, sebelum pulang ke rumah sahabat bisa mengisi kotak amal dengan uang yang sahabat bawa dari rumah. Adapun bagi kaum wanita yang tidak bisa menunaikan shalat berjamaah di mesjid, ia bisa menitipkan sedekahnya pada suami, adik atau anak yang pergi ke mesjid.

4. Memasukan uang sedekah pada kaleng sedekah pribadi Bagi sahabat yang sudah memiliki program sedekah harian bisa memasukan sejumlah uang pada kaleng sedekah pribadinya dengan niat sedekah subuh. Sahabat, dalam menunaikan sedekah subuh dengan cara yang manapun, mendiang Syeikh Ali Jaber menyarankan agar setiap satu kali sedekah subuh difokuskan pada satu hajat sahabat. Semoga dengan menunaikan sedekah subuh dapat menjadi pembuka aktivitas yang baik sekaligus pembuka pintu-pintu rezeki dan kebaikan.

Siap menunaikan sedekah subuh? Yuk tunaikan dengan mengakses tautan berikut ini. http://indonesiaberbagi.id/donasi
Sedekah subuh adalah salah satu amalan yang mudah dilakukan oleh semua orang.

Akan tetapi, tidak afdal rasanya apabila kita tidak berusaha mengoptimalkan amalan sedekah subuh dengan cara memberikannya kepada penerima sedekah subuh yang paling tepat. Selain dapat mendekatkan diri kita menuju surga Allah, sejumlah bantuan yang disalurkan melalui sedekah subuh dapat memperbaiki kualitas hidup orang-orang yang membutuhkan.

Siapa tahu berkah dan pahala yang didapat akan menjadi makin berlipat ganda. Pasalnya, orang-orang tersebut makin baik kualitas hidupnya karena sedekah yang mereka berikan. Kamu tidak perlu khawatir apabila tidak terlalu yakin tentang siapa saja orang yang pantas mendapatkan sedekah subuh.

Kali ini, kami akan mengupas secara tuntas tentang hal tersebut. Pentingnya Memberikan Sedekah Subuh Pada Orang yang Tepat โ€ข Sumber : Kitabisa Sedekah adalah salah satu amalan yang bisa dilakukan oleh semua orang tanpa batasan syarat ataupun waktu. Tidak terbatasi oleh syarat, sedekah pada dasarnya dilakukan dalam berbagai bentuk asalkan memiliki niat yang benar.

Rasulullah saw. pernah bersabda tentang rupa sedekah di dalam hadits Riwayat Bukhari dan Muslim: โ€œโ€ฆ Berbuat adil terhadap dua orang adalah sedekah. Menolong orang menaiki kendaraan, membimbing, atau mengangkat barang bawaannya termasuk sedekah. Ucapan yang baik adalah sedekah. Berkata yang baik pun termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah yang diambil untuk untuk menunaikan sholat adalah sedekah. Juga menyingkirkan suatu rintangan (paku atau kerikil) dari jalan terhitung sedekah.โ€ Bersedekah akan membawa begitu banyak manfaat.

Malah bisa dibilang, sedekah bisa menjadi cara untuk menabung pahala yang nantinya bisa dituai di akhirat kelak yang bisa diusahakan semua orang.

Pahala besar beserta pengampunan dosa-dosa merupakan sebagian dari banyak hal yang Allah janjikan kepada orang-orang yang rajin bersedekah. Rasulullah saw. bersabda dalam hadits riwayat Tirmidzi: โ€œSedekah dapat memadamkan dosa layaknya air memadamkan api.โ€ Mengutamakan penerima sedekah subuh yang tepat pun sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa kelebihannya sendiri yang mampu mengoptimalkan besar pahala dari setiap sedekah.

Adapun pentingnya memberikan sedekah subuh kepada orang yang tepat antara lain adalah: Menguatkan Ikatan Ukhuwah Islamiyah Selain beriman dan menunaikan kewajiban-kewajiban dalam Islam, saling berbuat baik dan membantu sesama muslim merupakan salah satu hal yang mesti dilakukan oleh seorang muslim yang baik.

Berdasarkan hadits shahih riwayat Abu Dzar RA, Rasulullah saw. pernah menjawab pertanyaan sahabatnya tentang amalan paling utama yang harus dilakukan umat muslim. Rasulullah pun menjawab, โ€œBeriman kepada Allah dan senantiasa berjuang di jalan-Nya.โ€ Kemudian, ketika sahabat tersebut bertanya lagi, Rasulullah saw. menjawab kembali, โ€œSebaiknya kamu menolong orang yang sedang bekerja atau yang sedang tertimpa musibah.โ€ Berdasarkan hadits tersebut, bisa kita simpulkan bahwa menolong sesama sesungguhnya sangatlah penting.

Cara paling mudah untuk melakukan ini adalah dengan senantiasa melakukan sedekah subuh. Kesadaran untuk saling membantu ini akan menguatkan ikatan ukhuwah islamiyah. Dengan begitu, terbentuklah masyarakat yang saling memikirkan satu sama lain dan senantiasa menolong tanpa pamrih ketika kesulitan. Selain itu, kamu pun akan selalu dijauhkan dari sifat kikir karena selalu memikirkan saudara seiman ketika sedang diberkahi oleh banyak rejeki.

Diamini oleh Malaikat Salah satu keutamaan dari sedekah subuh adalah karena waktu subuh adalah waktu saat para malaikat siang dan malam berkumpul.

Hal ini tertuang pada hadits shahih riwayat Abu Hurairah. Di dalamnya, Rasulullah SAW bersabda: โ€Bahwa di antara kamu (manusia), para malaikat bergiliran pada malam dan siang hari, kemudian mereka semua berkumpul pada waktu salat subuh juga sore hari.โ€ Hadits ini pun diperkuat dengan hadits Riwayat Bukhari dan Muslin: โ€œSetiap awal fajr, Allah akan menurunkan malaikat siang dan malam ke bumi. Kemudian salah satu akan berkata: Ya Allah, berilah karunia orang yang menginfakkan hartanya.

Dan ganti harta orang yang membelanjakan hartanya karena Allah. Lalu malaikat yang satu pun berkata: Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.โ€ Dari dua hadits di atas, dapat disimpulkan bahwa waktu subuh adalah waktu yang paling tepat untuk beramal, salah satunya berupa sedekah.

Maka akan sangat disayangkan apabila tidak dimanfaatkan untuk diberikan kepada penerima sedekah subuh yang tepat.

sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa

Harta Menjadi Berlipat Ganda Bagi orang-orang yang meragu bahwa harta mereka akan berkurang apabila disisihkan untuk memberi kepada penerima sedekah subuh, sesungguhnya Allah Swt. telah menjanjikan bahwa harta yang dimiliki oleh orang-orang yang rajin bersedekah akan diganti oleh-Nya. Hal ini tertuang pada surat Saba ayat 39 yang berbunyi: โ€œKatakanlah, sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)โ€™.

Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.โ€ (QS 34: 39) Bukan hanya dikembalikan, harta yang disisihkan untuk sedekah malah sesungguhnya akan kembali dalam jumlah berlipat ganda oleh Allah Swt. Pada surat Al-baqarah ayat 261, Allah bersabda: โ€œPerumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir; di setiap telinga adalah seratus butir.

Dan Allah melipatgandakan pahala-Nya bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas dan Maha Mengetahuiโ€. (QS 2:261) Janji dari Allah tersebut sesungguhnya cukup untuk meyakinkan bahwa sedekah subuh tidak akan mengurangi rezeki umat yang mengamalkannya. Akan tetapi, perlu diingat bahwa sedekah yang diberikan harus dilakukan secara ikhlas tanpa pamrih supaya amalannya bisa diterima Allah Swt.

sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa diberikan imbalan berlipat kali oleh-Nya. Menjauhkan Diri Dari Sikap Tercela Ketika dikaruniai rezeki yang berlimpah, salah satu ujian yang paling berat adalah menahan diri dari bersifat sombong dan angkuh. Orang-orang yang sombong akan bersikap arogan karena berpikir bahwa kekayaan yang dimiliki sesungguhnya sepenuhnya milik mereka. Lalu, mereka pun mengindahkan kewajiban untuk membantu sesama manusia.

Padahal, harta yang mereka miliki sifatnya tidak kekal dan tidak bisa dibawa ke kubur ketika ajal menjeput. Untuk menghindari sifat ini, maka menjadi penting bagi kita, umat muslim, untuk senantiasa dengan memberikan sebagian harta kita kepada penerima sedekah subuh yang tepat.

Nabi Muhammad saw. sendiri pernah mencontohkan kepada umatnya tentang hal ini. Untuk menghindari diri dari ketamakan, Rasulullah saw. senantiasa memberikan makanan kepada orang yang membutuhkan sampai-sampai dirinya sendiri kelaparan. Nabi Muhammad saw. menjalani hidup tidak bermewah-mewahan karena beliau menyadari bahwa terdapat sebagian hak-hak orang lain di dalam harta yang dimiliki. Hadits riwayat Abu Dzar dengan sempurna menggambarkan sikap Rasullullah SAW tentang pentingnya menyedekahkan harta untuk menghindari sifat-sifat tercela seperti ketamakan: โ€œKetika tiba di sebuah tanah lapang di Madinah yang terlihat di Bukit Uhud, Rasulullah SAW bersabda, โ€˜Sesungguhnya harta itu hijau dan manis.

Barangsiapa yang mengambilnya dengan kedermawanan hati, maka (harta) akan diberkahi. Sedangkan, siapa yang mengambil harta dengan serakah, akan tidak diberkahi. (Harta yang tidak diberkahi) adalah seperti makan, tetapi tidak pernah kenyang.โ€ Manfaat Sedekah Subuh Bagi Penerimanya Kelompok Orang yang Berhak Mendapatkan Sedekah Subuh โ€ข Sedekah subuh dapat diberikan kepada siapa saja, tetapi memberikan kepada penerima sedekah subuh yang tepat sesungguhnya lebih diutamakan.

Setelah membahas apa saja pentingnya memberikan sedekah subuh kepada yang tepat, kini mari kita pelajari lebih jauh tentang siapa saja kelompok orang yang berhak menjadi penerima sedekah subuh. Tetangga dekat Islam sangat menekankan kewajiban seseorang untuk peduli terhadap tetangga.

sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa

Bahkan, Nabi Muhammad bersabda dalam hadits riwayat Bukhari-Muslim: โ€œMalaikat Jibril terus-menerus menasihatiku untuk berbuat baik tetangga sampai aku berpikir bahwa Allah akan menjadikan ia (tetanggaku) sebagai pewaris (hartaku).โ€ Adapun maksud dari hadits di atas adalah teruslah bersikap baik kepada tetangga seolah-olah mereka adalah bagian dari keluarga kandung. Sepenting itulah keharusan umat muslim untuk menjaga tetangga-tetangga sekitarnya.

Karena itulah, tetangga, terutama mereka yang membutuhkan, termasuk salah satu penerima sedekah subuh yang pantas. Allah SWT pun berfirman tentang pentingnya berbuat baik pada tetangga dalam surat An-nisa ayat 36: โ€œโ€ฆDan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.โ€ (QS 4:36) Kerabat Pada dasarnya, anggota keluarga dapat menjadi penerima sedekah subuh, terutama mereka yang paling membutuhkan.

Contohnya, akan lebih baik apabila kita mengutamakan memberi sedekah subuh kepada untuk memberikan kepada sepupu yang menjanda daripada ke saudara lain yang masih bisa mencari nafkah.

sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa

Secara garis besar, kerabat saudara yang bisa diberikan sedekah subuh dibagi menjadi dua kategori, yaitu: โ€ข Kerabat laki-laki Kerabat laki-laki yang dimaksud antara lain seperti paman, keponakan, atau sepupu yang bertanggung jawab untuk menafkahi keluarga tetapi tidak mampu karena cacat atau sakit. โ€ข Kerabat perempuan Yang dimaksudkan dengan kerabat perempuan adalah saudara perempuan, bibi, dll yang membutuhkan.

Kerabat perempuan yang diutamakan untuk mendapat sedekah adalah mereka yang sudah tidak memiliki ayah, suami, atau anak laki-laki karena mereka adalah yang wajib menafkahi. Masjid Masjid sesungguhnya bukanlah sekadar tempat untuk menunaikan salat.

Ini adalah tempat para umat muslim berkumpul dan melakukan kebajikan bersama-sama. Allah Swt. menekankan fungsi masjid bagi umat islam dalam surat An-nisa ayat 36 yang berbunyi: โ€œ(Cahaya itu) di rumah-rumah yang di sana telah diperintahkan Allah untuk memuliakan dan menyebut nama-Nya, di sana bertasbih (menyucikan) nama-Nya pada waktu pagi dan petang.โ€ (QS 24:36) Kemudian hal ini juga ditekankan oleh Rasulullah saw.

yang tercantum dalam sebuah hadits riwayat Muslim: โ€œBarangsiapa yang membangun masjid, maka Allah Swt. akan membangunkan masjid yang serupa untuknya di surga.โ€ Karenanya, masjid dapat menjadi salah satu penerima sedekah subuh. Adapun uang yang terkumpul dari sedekah tersebut dapat dipakai untuk membangun rumah Allah yang megah sehingga bisa menampung jemaah yang besar.

Pesantren, Panti Asuhan atau Lembaga Sosial lainnya Pesantren, panti asuhan, dan lembaga sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa juga bisa menjadi penerima sedekah subuh karena badan-badan ini biasanya menampung anak-anak yang membutuhkan.

Banyak dari kita lupa bahwa anak-anak sesungguhnya akan menjadi penerus kita kelak di masa depan masa depan. Sebagai muslim yang baik, maka sudah seharusnya kita saling bekerja sama untuk memastikanbahwa hak setiap anak tersebut. Karena pada dasarnya, semua anak berhak atas pendidikan serta hidup yang layak.

sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa

Memberikan sedekah subuh secara rutin kepada pesantren, panti asuhan, atau lembaga sosial akan menyokong lembaga-lembaga ini untuk memastikan bahwa anak-anak di bawah tanggung jawab mereka tumbuh dengan baik sehingga menjadi insan yang cerdas, bijaksana, dan baik. Bolehkah Memberikan Sedekah Subuh pada Orang Tua? โ€ข Sumber : Peci Hitam Kata โ€œsadaqahโ€ secara harfiah berarti jujur.

Rasulullah saw. mengatakan bahwa bersedekah adalah kesaksian iman dan keyakinan seseorang terhadap Allah Swt. Ini artinya, bentuk dari sedekah bisa berbagai macam asalkan diberikan secara tulus dan dilakukan bertujuan untuk โ€œLillahโ€ atau keridhaan Allah Swt.

Oleh karena itu, diperbolehkan bagi seorang muslim untuk memberikan sedekah kepada orang tua, meskipun sesungguhnya orang tua masih terbilang sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa. Karena pada dasarnya, hal yang penting dari sedekah adalah niat saat memberi. Perlu diingat hal ini tidak berlaku bagi memberi zakat.

Zakat wajib diberikan kepada muzakir. Ini artinya orang tua tidak boleh menerima zakat dari anak. Cara Memberikan Sedekah Subuh yang Tepat โ€ข Sumber : Kitabisa Memberikan Secara Langsung Cara paling sederhana untuk memberikan sedekah subuh adalah dengan memberikan secara langsung kepada penerimanya.

sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa

Akan tetapi, agar sedekah yang diberikan menjadi lebih impactful, kamu bisa kumpulkan dahulu sedekah subuh sampai jumlahnya cukup besar. Mulailah dari merutinkan diri bersedekah subuh dengan menyisihkan sedikit uang setiap usai sembahyang subuh.

Kemudian, uang yang terkumpul bisa kamu berikan langsung kepada orang yang membutuhkan. Mengisi Kotak Amal Mesjid Setelah Salat Subuh Ketika menunaikan salat di masjid, sering kali kita menemukan sebuah kotak besar yang menampung uang amal. Bagi yang rajin menunaikan salat subuh di mesijd, kamu bisa menyempatkan diri melakukan sedekah subuh dengan menyisihkan uang ke dalam kotak amal setiap usai beribadah.

Kamu tidak khawatir bahwa uang yang dikumpulkan tidak sampai kepada penerima sedekah subuhyang tepat. Uang pada kotak amal di masjid biasanya akan digunakan untuk kepentingan pembangunan masjid, seperti renovasi, acara pengajian, atau kegiatan-kegiatan lainnya.

Menggunakan Aplikasi Kitabisa Di masa modern ini, banyak kegiatan yang dimudahkan karena kehadiran internet, termasuk kemudahan untuk melakukan sedekah subuh.

Kini, kamu tidak perlu lagi takut lupa melakukan sedekah subuh. Sedekah subuh pada Aplikasi Kitabisa memungkinkan bagi kamu untuk memasang reminder setiap hari sehingga kamu tidak pernah melewatkannya. Dengan jumlah sedekah minimal Rp1000, kamu bisa melakukan amalan baik ini setiap hari. Tak perlu khawatir tentang ke mana sedekah subuh kamu disalurkan karena kamu bisa memilih sendiri sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa sedekah subuh.

Sedekah subuh dikelola secara transparan dan terpercaya oleh Aplikasi Kitabisa. Itulah sebabnya, kamu tidak perlu takut uang sedekah subuh akan jatuh di tangan yang salah.

Di samping semua fitur-fitur di atas, ada satu fitur unik dari Sedekah Subuh melalui Aplikasi Kitabisa, yaitu fitur menulis doa yang bisa dilihat oleh banyak orang. Dengan ini, diharapkan amalan yang kamu lakukan diaminkan oleh banyak orang sehingga menjadi lebih berkah. Dengan semua fitur ini, sedekah subuh pun bisa dilakukan cukup dengan telepon genggam. Demikian adalah ulasan terkait penerima sedekah subuh paling tepat. Semoga informasi berikut cukup membantu kamu untuk lebih yakin saat memberikan sedekah subuh.

Agar bersedekah subuh makin mudah, install langsung Aplikasi Kitabisa di Appstore atau Playstore. Ada kebaikan yang sedang trending di masyarakat. Sedekah Subuh, namanya. Apa itu sedekah Subuh, apa saja keutamannya dan bagaimana cara mendapatkannya? Tentu ini tren yang baik.

Buah dari meningkatnya ilmu, tersebarnya hadits oleh para ulama dan juru dakwah. Masyarakat pun kemudian berbondong-bondong bersedekah. Tren yang sama juga terjadi pada busana dengan makin maraknya penggunaan hijab (jilbab) dan pada ekonomi dengan semangat meninggalkan riba.

Khusus untuk sedekah, bahkan Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara paling dermawan di dunia dalam World Giving Index 2021. Pada tahun sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa, Indonesia juga menempati peringkat pertama dari 140 negara.

Daftar Isi โ€ข Apa Itu Sedekah Subuh โ€ข Keutamaan Sedekah Subuh โ€ข 1. Mendapat Doa Malaikat โ€ข 2. Mendapat Doa Rasulullah โ€ข 3. Pasti Mendapat Ganti dan Balasan โ€ข 4. Pahala 700 Kali Lipat โ€ข 5. Diberkahi Allah โ€ข 6. Memperlancar Rezeki โ€ข 7. Takkan Mengurangi Harta โ€ข 8. Menjadi Naungan di Akhirat โ€ข 9.

sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa

Menyelamatkan dari Neraka โ€ข 10. Kunci Surga โ€ข 5 Cara Sedekah Subuh dari Rumah Sendiri โ€ข 1. Transfer ke Orang yang Membutuhkan โ€ข 2.

Transfer ke Lembaga Amil Zakat โ€ข 3. Transfer Pulsa โ€ข 4. Titip Suami atau Anak โ€ข 5. Menyediakan Kotak Infaq di Rumah Apa Itu Sedekah Subuh Sedekah (shodaqoh) berasal dari kata shadaqa (ุตุฏู‚) yang artinya benar. Orang yang suka bersedekah (memberikan bantuan kepada orang lain) adalah orang yang benar pengakuan imannya.

Dalam pengertian umum, sedekah bisa berupa harta bisa pula berupa non harta. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam: ูƒูู„ูู‘ ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ Setiap kebaikan adalah sedekah. (HR.

Bukhari) Dalam Al-Qurโ€™an, zakat juga disebut sedekah. Misalnya dalam Surat At Taubah ayat 60. Karenanya, zakat adalah sedekah wajib. Namun, jika disebutkan secara umum, sedekah adalah infaq sunnah.

Yakni pemberian secara suka rela kepada orang lain yang jumlahnya tidak memiliki batasan tertentu. Dengan demikian, sedekah Subuh adalah mengeluarkan harta di jalan Allah atau berbagi kepada yang membutuhkan pada waktu Subuh hingga matahari terbit.

Bahkan sebelum Subuh pun termasuk dalam pengertian ini. Sebagaimana usai Shalat Subuh, Rasulullah bertanya kepada para sahabat siapa yang sudah bersedekah, Abu Bakar angkat tangan. Sahabat terdekat Rasulullah itu telah bersedekah sebelum Subuh. Luar biasa. Keutamaan Sedekah Subuh Sedekah Subuh memiliki keutamaan yang luar biasa. Setidaknya, ada 10 keutamaan amal ini berdasarkan Al-Qurโ€™an dan hadits shahih.

Keutamaan pertama dan kedua khusus untuk sedekah Subuh, sedangkan delapan keutamaan berikutnya berlaku umum untuk semua infak (sedekah).

1. Mendapat Doa Malaikat Setiap pagi, dua malaikat berdoa. Satu malaikat mendoakan orang-orang yang berinfak, satu malaikat lagi mendoakan orang-orang yang bakhil. ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ู ูŠูุตู’ุจูุญู ุงู„ู’ุนูุจูŽุงุฏู ูููŠู‡ู ุฅูู„ุงูŽู‘ ู…ูŽู„ูŽูƒูŽุงู†ู ูŠูŽู†ู’ุฒูู„ุงูŽู†ู ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ูŽุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูŽุนู’ุทู ู…ูู†ู’ููู‚ู‹ุง ุฎูŽู„ูŽูู‹ุง ุŒ ูˆูŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ุขุฎูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูŽุนู’ุทู ู…ูู…ู’ุณููƒู‹ุง ุชูŽู„ูŽูู‹ุง Tidaklah ada suatu hari pun di mana hamba-hamba Allah masuk pada waktu pagi harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun.

Maka salah satu di antara mereka berdoa, โ€œYa Allah berikanlah ganti kepada orang-orang yang berinfak.โ€ Dan malaikat yang lainnya berdoa, โ€œYa Allah berikanlah kerugian kepada orang-orang yang menahan hartanya.โ€ (HR. Bukhari dan Muslim) Doa pagi malaikat yang pertama untuk orang-orang yang berinfak.

Malaikat berdoa kepada Allah agar memberikan ganti. Allah pasti mengabulkan doa malaikat, mereka tak pernah bermaksiat. Karenanya, orang yang sedekah Subuh pasti mendapatkan ganti dan keberkahan sebagaimana doa pagi malaikat ini. 2. Mendapat Doa Rasulullah Orang yang sedekah Subuh, pasti ia bangun pagi. Umumnya bangun sebelum fajar. Ketika seseorang bangun sebelum fajar, apalagi didahului dengan sholat tahajud, lalu berpagi hari dalam ketaatan termasuk bersedekah, ia mendapatkan doa dari Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam: ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ุฃูู…ูŽู‘ุชูู‰ ููู‰ ุจููƒููˆุฑูู‡ูŽุง Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi mereka.

(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, Tirmidzi, An Nasaโ€™i dan Ibnu Hibban; shahih lighairihi) Doa ini bahkan lebih mustajabah dari doa para malaikat. Sebab Rasulullah adalah kekasih Allah, yang selalu Dia istijabah doanya. 3. Pasti Mendapat Ganti dan Balasan Keutamaan ini berlaku umum untuk semua orang yang bersedekah. Bahwa ia pasti akan mendapat ganti dan balasan dari Allah Subhanahu wa Taโ€™ala. Allah akan mengganti sedekah itu segera di dunia.

Entah bentuknya pertambahan nikmat atau minimal keberkahannya. Dan Allah akan memberikan balasan terbaik di akhirat kelak. ู…ูŽุง ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ู’ุชูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุดูŽูŠู’ุกู ููŽู‡ููˆูŽ ูŠูุฎู’ู„ูููู‡ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู ุงู„ุฑูŽู‘ุงุฒูู‚ููŠู†ูŽ โ€œDan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.โ€ (QS.

Sabaโ€™: 39) 4. Pahala 700 Kali Lipat Tak sekadar balasan. Allah Subhanahu wa Taโ€™ala akan melipatgandakan balasan sedekah hingga 700 kali lipat. Sebagaimana firman-Nya: ู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ูŠูู†ู’ููู‚ููˆู†ูŽ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ูŽู‡ูู…ู’ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูƒูŽู…ูŽุซูŽู„ู ุญูŽุจูŽู‘ุฉู ุฃูŽู†ู’ุจูŽุชูŽุชู’ ุณูŽุจู’ุนูŽ ุณูŽู†ูŽุงุจูู„ูŽ ูููŠ ูƒูู„ูู‘ ุณูู†ู’ุจูู„ูŽุฉู ู…ูุฆูŽุฉู ุญูŽุจูŽู‘ุฉู ูˆูŽุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูŠูุถูŽุงุนููู ู„ูู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุดูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุงุณูุนูŒ ุนูŽู„ููŠู…ูŒ โ€œPerumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji.

Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.โ€ (QS. Al Baqarah: 261) 5. Diberkahi Allah Keutamaan berikutnya, Allah akan memberkahi dan menyuburkannya.

Orang yang gemar bersedekah, hartanya akan barakah. Yakni menambah kebaikannya. Menambah ketaatannya kepada Allah Subhanahu wa Taโ€™ala. ูŠูŽู…ู’ุญูŽู‚ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ุฑูู‘ุจูŽุง ูˆูŽูŠูุฑู’ุจููŠ ุงู„ุตูŽู‘ุฏูŽู‚ูŽุงุชู โ€œAllah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah.โ€ (QS. Al Baqarah: 276) 6. Memperlancar Rezeki Allah akan melancarkan rezeki orang yang suka bersedekah. Sebaliknya, Allah akan menahan rezeki orang yang menahan hartanya tanpa mau bersedekah.

ู„ุงูŽ ุชููˆูƒููŠ ููŽูŠููˆูƒู‰ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒู โ€œJanganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu.โ€ (HR. Bukhari) Dengan sedekah Subuh, insya Allah rezeki justru menjadi lebih lancar dan mengalir deras. 7. Takkan Mengurangi Harta Tidak sedikit orang yang enggan bersedekah karena khawatir hartanya berkurang.

Khawatir menjadi miskin. Ini adalah matematika manusia yang tidak sama dengan matematika Allah. Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam menegaskan bahwa sedekah tidak akan sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa harta. ู…ูŽุง ู†ูŽู‚ูŽุตูŽุชู’ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ู…ูู†ู’ ู…ูŽุงู„ู โ€œSedekah tidaklah mengurangi harta.โ€ (HR. Muslim) Para sahabat telah menjadi saksi nyata atas kebenaran hadits ini.

Umar bin Khattab pernah menyedekahkan separuh hartanya menjelang Perang Tabuk. Abu Bakar Ash Shiddiq menyedekahkan seluruh hartanya. Namun keduanya tidak pernah bangkrut atau menjadi fakir miskin. Justru kemudian hartanya bertambah. Bal yazdad, bal yazdad, bal yazdad. 8. Menjadi Naungan di Akhirat Sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa akan menjadi naungan pada yaumul mahsyar kelak. Ketika semua orang kepanasan karena begitu dekatnya matahari hingga banyak yang tenggelam dengan keringatnya sendiri, orang yang bersedekah akan mendapat naungan dari sedekahnya.

Apalagi jika sedekahnya secara sembunyi-sembunyi. ูƒูู„ูู‘ ุงู…ู’ุฑูุฆู ููู‰ ุธูู„ูู‘ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุชูู‡ู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ูŠููู’ุตูŽู„ูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู โ€œSetiap orang berada di bawah naungan sedekahnya hingga diputuskan di antara manusia.โ€ (HR.

Ahmad) 9. Menyelamatkan dari Neraka Sedekah menjadi wasilah yang dengannya Allah menyelamatkan pelakunya dari neraka. Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: ุงูุชูŽู‘ู‚ููˆู’ุง ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑูŽ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุจูุดูู‚ูู‘ ุชูŽู…ู’ุฑูŽุฉู โ€œBerlindunglah kalian dari api neraka walaupun dengan separuh kurma.โ€ (Muttafaq โ€˜Alaih) 10.

Kunci Surga Sedekah merupakan salah satu amal yang mengantarkan orang beriman masuk surga. Bahkan, orang yang ahli sedekah akan dipanggil untuk masuk surga dari pintu khusus. Yakni Baab Ash Shadaqah (pintu sedekah). ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ุตูŽู‘ุฏูŽู‚ูŽุฉู ุฏูุนูู‰ูŽ ู…ูู†ู’ ุจูŽุงุจู ุงู„ุตูŽู‘ุฏูŽู‚ูŽุฉู โ€œBarangsiapa yang termasuk ahli sedekah, niscaya ia dipanggil (masuk surga) dari pintu sedekah.โ€ (HR.

Bukhari) 5 Cara Sedekah Subuh dari Rumah Sendiri Sedekah Subuh bisa dilakukan dengan banyak cara. Bisa dengan memasukkannya ke kotak infak masjid saat Subuh, bisa memberikan kepada tetangga yang membutuhkan, tukang becak, dan sebagainya. Terkadang muncul pertanyaan, khususnya dari ibu-ibu, bagaimana cara sedekah Subuh jika tidak keluar rumah? Berikut ini cara melakukannya dari rumah sendiri. 1. Transfer ke Orang yang Membutuhkan Sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa mobile banking, seseorang bisa transfer ke orang lain tanpa perlu ke bank atau ke ATM.

Nah, kita bisa sedekah Subuh dengan cara transfer ke orang yang membutuhkan. Bahkan di masa sekarang, tak harus transfer antar bank. Bisa juga transfer melalui rekening elektronik seperti Gopay, Ovo, Shopeepay, e-Money, dan sebagainya.

2. Transfer ke Lembaga Amil Zakat Bagaimana kalau tidak tahu nomor rekening orang yang membutuhkan? Kita bisa sedekah Subuh di rumah sendiri dengan cara transfer ke lembaga amil zakat. Tidak hafal? Tinggal cari di internet. 3. Transfer Pulsa Bagi yang tidak punya mobile banking atau kehabisan saldo, bisa sedekah Subuh dalam bentuk transfer pulsa.

Hampir semua kartu saat ini menyediakan fasilitas transfer pulsa. Tak harus keluar rumah. 4. Titip Suami atau Anak Bagi Anda para muslimah yang ingin sedekah tunai, bisa titip ke suami atau anak yang mau berangkat shalat Subuh untuk dimasukkan ke kotak infak.

Bisa pula titip sayur atau bahan makanan ke suami untuk dicantolkan di pagar tetangga yang membutuhkan. Masya Allah, Barakallah. 5. Menyediakan Kotak Infaq di Rumah Ada pula cara yang praktis, menyediakan kotak infaq khusus di rumah. Setiap pagi, kita bisa memasukkan sedekah di sana.

Setelah terkumpul cukup banyak, bisa kita setor ke lembaga zakat atau berikan kepada orang yang membutuhkan. Demikian pengertian sedekah Subuh, keutamaannya, hingga lima cara sedekah Subuh dari rumah sendiri. Semoga bermanfaat dan memotivasi kita untuk memperbanyak infak. Wallahu aโ€™lam bish shawab. [Muchlisin BK/BersamaDakwah]
Selain Sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa, banyak hadits yang menegaskan tentang keutamaan-keutamaan orang yang mau bersedekah.

Di antaranya bahwa bersedekah bisa mematikan panasnya alam kubur, bisa memberikan naungan pada hari kiamat kelak, dan lain sebagainya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu โ€˜Amir mengatakan: ุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูููŠ ุฃูŽุถู’ุญู‹ู‰ ุฃูŽูˆู’ ููุทู’ุฑู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู…ูุตูŽู„ู‘ูŽู‰ุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ุงู†ู’ุตูŽุฑูŽููŽุŒ ููŽูˆูŽุนูŽุธูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽู‡ูู…ู’ ุจูุงู„ุตู‘ูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูุŒ ุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ููˆุงยปุŒ ููŽู…ูŽุฑู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูุณูŽุงุกูุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซูŠูŽุง ู…ูŽุนู’ุดูŽุฑูŽ ุงู„ู†ู‘ูุณูŽุงุกูุŒ ุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ู’ู†ูŽุŒ ููŽุฅูู†ู‘ููŠ ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชููƒูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑูŽ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑูยป ููŽู‚ูู„ู’ู†ูŽ: ูˆูŽุจูู…ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซุชููƒู’ุซูุฑู’ู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽุนู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽุชูŽูƒู’ููุฑู’ู†ูŽ ุงู„ุนูŽุดููŠุฑูŽุŒ ู…ูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชู ู…ูู†ู’ ู†ูŽุงู‚ูุตูŽุงุชู ุนูŽู‚ู’ู„ู ูˆูŽุฏููŠู†ูุŒ ุฃูŽุฐู’ู‡ูŽุจูŽ ู„ูู„ูุจู‘ู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุงู„ุญูŽุงุฒูู…ูุŒ ู…ูู†ู’ ุฅูุญู’ุฏูŽุงูƒูู†ู‘ูŽุŒ ูŠูŽุง ู…ูŽุนู’ุดูŽุฑูŽ ุงู„ู†ู‘ูุณูŽุงุกูยป ุซูู…ู‘ูŽ ุงู†ู’ุตูŽุฑูŽููŽุŒ ููŽู„ูŽู…ู‘ูŽุง ุตูŽุงุฑูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ุฒูู„ูู‡ูุŒ ุฌูŽุงุกูŽุชู’ ุฒูŽูŠู’ู†ูŽุจูุŒ ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู ุงุจู’ู†ู ู…ูŽุณู’ุนููˆุฏูุŒ ุชูŽุณู’ุชูŽุฃู’ุฐูู†ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูุŒ ููŽู‚ููŠู„ูŽ: ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุฒูŽูŠู’ู†ูŽุจูุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซุฃูŽูŠู‘ู ุงู„ุฒู‘ูŽูŠูŽุงู†ูุจูุŸยป ููŽู‚ููŠู„ูŽ: ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู ุงุจู’ู†ู ู…ูŽุณู’ุนููˆุฏูุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซู†ูŽุนูŽู…ู’ุŒ ุงุฆู’ุฐูŽู†ููˆุง ู„ูŽู‡ูŽุงยป ููŽุฃูุฐูู†ูŽ ู„ูŽู‡ูŽุงุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’: ูŠูŽุง ู†ูŽุจููŠู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุฃูŽู…ูŽุฑู’ุชูŽ ุงู„ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุจูุงู„ุตู‘ูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูุŒ ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุนูู†ู’ุฏููŠ ุญูู„ููŠู‘ูŒ ู„ููŠุŒ ููŽุฃูŽุฑูŽุฏู’ุชู ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ูŽ ุจูู‡ูุŒ ููŽุฒูŽุนูŽู…ูŽ ุงุจู’ู†ู ู…ูŽุณู’ุนููˆุฏู: ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽูˆูŽู„ูŽุฏูŽู‡ู ุฃูŽุญูŽู‚ู‘ู ู…ูŽู†ู’ ุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ู’ุชู ุจูู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ: ยซุตูŽุฏูŽู‚ูŽ ุงุจู’ู†ู ู…ูŽุณู’ุนููˆุฏูุŒ ุฒูŽูˆู’ุฌููƒู ูˆูŽูˆูŽู„ูŽุฏููƒู ุฃูŽุญูŽู‚ู‘ู ู…ูŽู†ู’ ุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ู’ุชู ุจูู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ยป ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู†ูŽุง ูˆูŽู„ูŽุง ููŽุฑู’ู‚ูŽ ูููŠ ุงุณู’ุชูุญู’ุจูŽุงุจู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู ุงู„ุชู‘ูŽุทูŽูˆู‘ูุนู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู‚ูŽุฑููŠุจู ูˆูŽุชูŽู‚ู’ุฏููŠู…ูู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฃูŽุฌู’ู†ูŽุจููŠู‘ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุฑููŠุจู ู…ูู…ู‘ูŽู†ู’ ูŠูŽู„ู’ุฒูŽู…ูู‡ู ู†ูŽููŽู‚ูŽุชูู‡ู ุฃูŽูˆู’ ุบูŽูŠู’ุฑูู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ุจูŽุบูŽูˆููŠู‘ ุฏูŽูู’ุนูู‡ูŽุง ุฅู„ูŽู‰ ู‚ูŽุฑููŠุจู ูŠูŽู„ู’ุฒูŽู…ูู‡ู ู†ูŽููŽู‚ูŽุชูู‡ู ุฃูŽูู’ุถูŽู„ู ู…ูู†ู’ ุฏูŽูู’ุนูู‡ูŽุง ุฅู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฃูŽุฌู’ู†ูŽุจููŠู‘ู Artinya: โ€œTeman-teman kami (bermazhab Syafiโ€™i) mengatakan โ€˜tidak ada perbedaan pada sedekah yang sunnah antara keluarga dekat yang harus dinafkahi harus didahulukan daripada orang lain atau sebagainya.

Menurut Al-Baghawi, memberikan kepada keluarga dekat yang menjadi tanggung jawab nafkahnya, lebih utama dibandingkan sedekah kepada orang lain.โ€ (An-Nawawi, Al-Majmuโ€™ Syarah Al-Muhadzab, [Dรขrul Fikr], juz 6, halaman 238) Hal ini senada dengan komentar Syekh Abu Bakar Syatha penulis kitab Iโ€™anatuth Thalibin. Hanya saja ada sedikit perbedaan mana yang semestinya didahulukan dalam keluarga itu sendiri.

Jika Imam Baghawi dan Syekh Abu Bakar itu menyuruh untuk keluarga yang mempunyai tanggung jawab nafkahnya, Syekh Zainuddin Al-Malyabari dalam kitabnya Fathul Muโ€™in justru mengatakan bahwa urutannya sebagai berikut: Artinya: โ€œMemberikah sedekah sunnah kepada kerabat yang tidak menjadi tanggung jawab nafkahnya itu lebih utama.

Baru kemudian kerabat paling dekat berikutnya, berikutnya yang bersumber dari keluarga yang haram dinikah (mahram), suami/istri, kemudian kelurga non-mahram, keluarga dari ayah ibu, mahram sebab sepersusuan, berikutnya adalah mertua.โ€ (Zainudin Al-Malyabari, Fathul Muin, [Dar Ibnu Hazm, cetakan I], halaman 257) Uraian di atas tidak bisa dibuat alasan bagi orang-orang pelit untuk menutupi kemalasannya bersedekah kepada orang di luar rumah. Ada sedikit catatan menarik dari Imam Nawawi yang mengutip dari ashabus Syafiโ€™i bahwa skala prioritas sebagaimana urutan-urutan di atas semestinya tetap harus mempertimbangkan tentang kemampuan finansial penerima.

Artinya keluarga yang masuk kategori mustahiq zakat lebih utama untuk didahulukan daripada orang lain. Artinya: โ€œMenurut sahabat-sahabat kami, disunnahkan pada sedekah yang sunnah, zakat, kaffarah untuk diterimakan kepada sanak kerabat jika memang mereka adalah orang yang masuk kategori mustahiq zakat.

Jika mereka masuk kategori tersebut, lebih utama daripada diberikan kepada orang lain.โ€ (An-Nawawi, Al-Majmuโ€™ Syarah Al-Muhadzab, [Dรขrul Fikr], juz 6, halaman 220). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa memprioritaskan pemberian sedekah kepada sanak kerabat jika memang mereka mempunyai kategori fakir, miskin, atau gharim (orang yang banyak utangnya).

sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa

Pengertian โ€œtidak mampuโ€ di sini mengacu pada standar sangat rendah, yaitu batas orang berhak menerima zakat, bukan tidak mampu secara strata sosial yang masing-masing wilayah bisa jadi berbeda sudut pandangnya.
Yang berhak menerima sedekah, sebenarnya siapa saja sih?

Apakah sama dengan 8 golonganmustahiq dari zakat atau berbeda. Lantas bagaimanakah sedekah yang utama itu? Dengan terang-terangan atau sembunyi-sembunyi kah? Pertanyaan ini merupakan dasar yang perlu kita ketahui sebagai umat Islam yang hidup bersosial masyarakat. Baiklah, artikel ini akan membahasnya. Mari simak siapa saja yang berhak menerima sedekah: Daftar Isi โ€ข 1.

Keluarga atau Sanak Famili โ€ข 2. Orang Terdekat โ€ข 3. Sedekah Sembunyi-sembunyi Lebih Utama โ€ข 4. Hikmah Bersedekah 1. Keluarga atau Sanak Famili Pertama, siapakah yang berhak menerima sedekah? Imam Nawawi dalam kitabnya Al-Majmuโ€™ Syarah Al-Muhadzab menyatakan bahwa ulama telah sepakat bersedekah kepada sanak famili lebih utama sebelum kepada orang lain. ุฃูŽุฌู’ู…ูŽุนูŽุชู’ ุงู„ู’ุฃูู…ู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฃูŽู‚ูŽุงุฑูุจู ุฃูŽูู’ุถูŽู„ู ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุฃูŽุฌูŽุงู†ูุจู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุญูŽุงุฏููŠุซู ูููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽุฉู ูƒูŽุซููŠุฑูŽุฉูŒ ู…ูŽุดู’ู‡ููˆุฑูŽุฉูŒ Artinya: โ€œUlama sepakat bahwa sedekah kepada sanak famili, kerabat lebih utama daripada sedekah kepada orang lain.

Hadis-hadis yang menyebutkan hal tersebut sangat banyak dan terkenal.โ€ Baca Juga: INILAH 8 GOLONGAN PENERIMA ZAKAT Hadis Keutamaan Mendahulukan Bersedekah Kepada Keluarga Salah satu sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa yang dijadikan landasan oleh Imam Nawawi adalah hadis riwayat Imam Bukhari dari Abu Said al-Khudri yang artinya sebagai berikut, โ€œSuatu ketika Rasulullah keluar menuju masjid untuk menegakkan ibadah shalat idul Adha atau idul Fitri. Setelah selesai shalat, beliau menghadap kepada umatnya, menyampaikan nasihat khutbah kepada masyarakat dan memerintahkan untuk bersedekah.

Wahai para masyarakat. Bersedekahlah! (Pesan Nabi). Lantas ada beberapa wanita yang terlihat oleh Nabi. (Beliaupun menyampaikan) Wahai para wanita, bersedakahlah! Karena saya melihat mayoritas wanita merupakan penghuni neraka!.

(Para wanita tadi terheran, dan bertanya balik kepada Nabi) Kenapa harus bersedekah, Ya Rasul? (Rasulullah menjawab) Karena kalian sering melaknat dan kufur nikmat kepada suami. Aku tidak pernah melihat seseorang yang yang pemikiran dan agamanya kurang mencukupi namun bisa menghilangkan kecerdasan laki-laki, kecuali hanya bisa dilakukan oleh para wanita, seperti kalian. Setelah Rasulullah berkhutbah di hadapan khalayak ramai, beliau bergegas ulang ke rumah. Setelah sampai rumah, Zainab, istri Abdullah bin Masโ€™ud meminta izin untuk diperbolehkan masuk, sowan kepada Baginda Nabi.

Beliau pun mempersilakan. (Ada yang memperkenalkan) Ya Rasulullah, ini Zainab. (Rasulullah balik bertanya) Zainab yang mana? Istri Ibnu Masโ€™ud. Oh ya, suruh dia masuk. (Zainab mencoba berbicara kepada Nabi) Ya Rasul, tadi anda memerintahkan untuk bersedekah hari ini. Ini saya punya perhiasan, saya ingin mensedekahkan barang milikku ini. Namun Ibnu Masโ€™ud (suamiku) mengira bahwa dia dan anaknya lebih berhak saya kasih sedekah daripada orang lain.

(Rasul kemudian menegaskan) Memang benar apa yang dikatakan Ibnu Masโ€™ud itu. Suami dan anakmu lebih berhak kamu kasih sedekah sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa orang lain.โ€ (HR. Bukhari). 2. Orang Terdekat Yang berhak menerima sedekah setelah keluarga sendiri adalah orang terdekat dahulu baru orang lain. Rasulullah mengajarkan bahwa tidak boleh bersedekah kepada orang lain, jika yang disedekahkan itu masih diperlukan sebagai nafkah hidup dirinya dan keluarganya.

Diriwayatkan dalam hadis Abu Daud, Rasulullah SAW bersabda. โ€œBersedekahlah engkau!. (Seorang laki-laki bertanya). Aku punya satu dinar. (Nabi Muhammad menjawab) Pergunakanlah itu untuk dirimu sendiri! (Laki-laki itu bertanya) Aku punya satu dinar lagi. (Nabi menjawab) Gunakanlah untuk istrimu! (Laki-laki itu bertanya lagi) Aku punya satu dinar lagi!

(Rasulullah SAW bersabda) Gunakanlah untuk anak-anakmu!. (Kata laki-laki itu) Aku masih punya satu dinar lagi!. (Nabi menjawab) Gunakanlah untuk pelayanmu! (Laki-laki itu bertanya lagi) Aku punya satu dinar lagi!

(Rasulullah SAW bersabda) Terserah kepadamu, engkau lebih tahu menggunakannya.โ€ Hadis-hadis diatas menunjukkan bahwa kita harus memenuhi kebutuhan keluarga dan orang terdekat dahulu, sebagai wujud tanggung jawab kita. Sedangkan untuk kerabat dan orang terdekat lebih baik memperhatikan prioritas yang membutuhkan. Seperti orang terdekat yang masih dalam keadaan fakir, miskin dan gharim (orang yang banyak sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa.

Kemudian jika masih memiliki rezeki yang lebih, bisa digunakan untuk bersedekahkan kepada siapapun dan dimanapun saja. 3. Sedekah Sembunyi-sembunyi Lebih Utama Setelah membahas orang-orang yang berhak menerima sedekah, mari kita bahas tentang etika dan tata caranya. Tentu, dalam bersedekah setiapp muslim ingin berusaha berbuat baik dengan maksimal.

Mereka tidak menuntut balasan dan pujian dari orang lainnya, hanya berharap Allah SWT yang mengetahui. Sehingga sedekah secara sembunyi-sembunyi lebih utama dari pada terang-terangan.

Baca Juga: DERETAN 8 FAKTA ISTIMEWA MASJID AL-AQSA Etika sedekah dengan sembunyi-sembunyi ini telah ada pada zaman Nabi, diceritakan dalam Shahih Bukhari dalam kitab az-Zakat. Berikut kisahnya, Suatu malam, ada seseorang yang keluar untuk mencari orang yang berhak menerima sedekah. Dia bertemu dengan seorang laki-laki yang dikira orang miskin. Kemudian ia meletakkan sedekah itu, padahal laki-laki itu seorang pencuri. Esok harinya, di pasar banyak orang berkumpul.

Pencuri itu menyampaikan kejadian yang didapatnya semalam. Lantas, khalayak ramai membicarakan orang yang bersedekah tadi. Meskipun identitas orang yang bersedekah ini belum ketahuan, ia gelisah karena merasa salah sasaran. Ia pun minta perlindungan dan mendoakan pencuri itu di hadapan Allah. Dia kembali bersedekah di malam berikutnya, kali ini semakin malam. Dia berharap agar sedekahnya tepat sasaran. Ia pun memberikan sedekah kepada seorng wanita.

Seperti malam sebelumnya, ia meletakkannya. Ternyata wanita itu adalah pezina. Keesokan harinya, wanita ini bercerita kepada khalayak ramai tentang orang yang bersedekah kepadanya. Pelaku sedekah mendengar keramaian itu, dan kembali berdoa, โ€œYa Allah bagi-Mu segala puji, kepada wanita pezina.โ€ Masih merasa salah sasaran, ia kembali bersedekah di malam berikutnya. Dengan usaha yang sama, ternyata kali ini ia menaruh sedekah kepada orang yang kaya.

Lantas, ia sedih karena merasa sudah tiga kali bersedekah secara sembunyi-sembunyi namun selalu salah sasaran. Ia kembali berdoa keada Allah, termasuk mendoakan ketiga penerima sedekah itu. 4. Hikmah Bersedekah Di balik kejadian itu ternyata Allah mengetahui keikhlasan orang pemberi sedekah itu, dan teta mencatat pahalanya. Hingga ajaibnya ia mimpi didatangi oleh seseorang yang membawa kabar gembira bahwa Allah menerima sedekahnya dan membalasnya dengan pahala.

Dia pun diberitahu hikmah besar di balik sedekah keada tiga orang tersebut. Baca Juga: PILIHLAH 4 WAKTU TERBAIK INI UNTUK BERSEDEKAH Hikmahnya adalah karena sedekah itulah sang pencuri sadar atas kesalahannya yang telah lalu, kemudian ia bertaubat tidak mencuri lagi.

sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa

Sedangkan wanita pezina itu menggunakan hasil sedekah tadi untuk menjaga diri dari zina dan memulai hidup baik dengan harta tersebut. Sedangkan orang kaya tadi ternyata belum pernah bersedekah dan berinfak. Sehingga orang kaya tadi terdorong untuk bersedekah dan menginfakkan hartanya. MasyaAllah, sungguh penuh hikmah kisah di atas.

Marilah sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa meneladani etika sedekah yang tanpa pamrih seperti ini. Bahkan ketika salah sasaran pun Allah tetap memberikan hikmah yang luar biasa.

Yang berhak menerima sedekah, etika bersedekah dan hikmah-hikmah luar biasa di balik sedekah telah diuraikan. Semoga kita semua bisa istiqamah menunaikan sedekah. SEDEKAH SEKARANG Artikel ini bersumber dari beberapa media seperti nu.or.id, Republika dan liputan6.Sedekah subuh beda kalau dibandingkan dengan zakat. Zakat mempunyai ketentuan penerima yang jelas dan tidak boleh diberikan kepada sembarangan orang. Sementara itu, penerima sedekah subuh bisa siapa saja.

Hanya saja, diberikan kepada siapa sedekah subuh agar memperoleh manfaat yang paling utama? Dalam menjalankan aktivitas sedekah, Islam memang memberi kebebasan untuk menyerahkannya kepada siapa saja. Hanya saja, kamu punya pertimbangan untuk menetapkan penerima sedekah yang tidak hanya memerlukan bantuan.

Namun, pastikan pula kalau sedekah tersebut memberi manfaat yang besar. Urutan Penerima Sedekah Subuh yang Paling Utama โ€ข Sumber : Pikiran Rakyat Oleh karena itu, kamu perlu mempertimbangkan secara cermat ketika ingin memilih penerima sedekah subuh.

Para ulama mengungkapkan, ada 3 golongan yang seharusnya menjadi prioritas dalam menerima sedekah, yaitu: 1. Sedekah Kepada Sanak Keluarga Sayyid Sabiq lewat karyanya yang berjudul Fiqh Sunnah mengungkapkan, kalau sanak keluarga adalah golongan penerima sedekah paling utama.

Orang-orang yang termasuk sebagai sanak keluarga adalah anak-anak, istri, orang tua, keluarga, serta para kerabat. Beliau mengungkapkan kalau sedekah untuk sanak keluarga harus didahulukan sebelum memberi orang lain. Bahkan, Sayyid Sabiq mengatakan kalau tidak boleh bersedekah kepada orang lain ketika seseorang tidak mampu memenuhi nafkah untuk diri serta keluarganya. 2. Sedekah Kepada Tetangga Jawaban atas pertanyaan diberikan kepada siapa sedekah subuh selanjutnya adalah para tetangga.

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk selalu berbuat baik kepada para tetangga. Bahkan, Nabi Muhammad SAW mewajibkan kepada setiap muslim untuk menghormati dan memuliakan tetangga. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Bukhari, Rasulullah berkata, โ€œJika engkau memasak, perbanyaklah kuahnya.

Lalu, perhatikan tetangga sekitarmu dan berikanlah mereka dengan cara yang baikโ€. Para ulama mengatakan kalau hadits tersebut merupakan anjuran kepada setiap muslim untuk tidak kikir kepada tetangga. Apalagi, Rasulullah meminta untuk memperbanyak kuah, bukan isinya. Artinya, kamu dapat bersedekah tanpa harus membebani diri sendiri. 3. Sedekah Kepada Orang yang Membutuhkan Terakhir, kamu bisa memilih kategori penerima sedekah subuh adalah orang-orang yang membutuhkan bantuan.

Kelompok yang termasuk pada kategori ini cukup beragam, termasuk di antaranya adalah: โ€“ Anak Yatim Kategori pertama adalah sedekah yang ditujukan kepada anak yatim. Sedekah subuh untuk anak yatim memiliki banyak manfaat, mulai dari umur panjang sampai jaminan masuk surga. Apalagi, Islam menempatkan anak yatim dalam posisi yang spesial. Buktinya, kamu akan mendapati banyak ayat Alquran yang secara khusus menyebutkan anak yatim.

โ€“ Orang Miskin Kamu juga dapat memberikan sedekah kepada orang-orang miskin. Sedekah subuh yang didapatkan oleh orang miskin, bakal membantu mereka memulai hari dengan lebih baik. Mereka dapat memulai hari dengan perut yang sudah terisi dan bisa beraktivitas harian dengan lebih baik. โ€“ Musafir Musafir juga termasuk penerima sedekah subuh yang patut diprioritaskan.

Apalagi, ketika kamu bertemu dengan musafir yang dalam situasi kehabisan bekal. โ€“ Sedekah Jariyah Terakhir, ada pula pertimbangan untuk bersedekah subuh dengan harapan ingin memperoleh sedekah jariyah.

Ada banyak aktivitas berbagi yang termasuk dalam sedekah jariyah, termasuk di antaranya adalah donasi pembangunan masjid, sumbangan pembangunan panti asuhan, dan lain sebagainya. Sampai di sini, kamu jadi tahu jawaban atas pertanyaan diberikan kepada siapa sedekah subuh, kan? Kamu bisa sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa untuk bersedekah kepada keluarga dan tetangga. Selain itu, perhatikan pula kebutuhan umat Islam sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa memerlukan bantuan dari para dermawan di luar sana.

Kamu punya kesempatan untuk meringankan beban orang-orang miskin, anak yatim, dan mereka yang memerlukan bantuan lewat aktivitas sedekah subuh. Apalagi, kamu bisa melakukan sedekah subuh dengan praktis dan mudah lewat Aplikasi Kitabisa. Sedekah subuh di Aplikasi Kitabisa sangat mudah. Kamu bisa melakukan sedekah di pagi hari menjelang matahari terbit. Kamu pun bisa melakukan sedekah dengan nominal berapa pun, mulai dari Rp1.000. Yuk, sedekah lewat Aplikasi Kitabisa!
Sedekah Subuh memiliki keutamaan yang luar biasa.

Selain keutamaan sedekah pada umumnya, juga mendatangkan keberkahan dan mendapat doa khusus dari malaikat.

sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa

Lalu muncul pertanyaan, sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa? Keutamaan Sedekah Subuh Orang yang mengeluarkan sedekah Subuh akan mendapatkan doa dari malaikat. Doa istimewa yang akan menjauhkannya dari kemiskinan. ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ู ูŠูุตู’ุจูุญู ุงู„ู’ุนูุจูŽุงุฏู ูููŠู‡ู ุฅูู„ุงูŽู‘ ู…ูŽู„ูŽูƒูŽุงู†ู ูŠูŽู†ู’ุฒูู„ุงูŽู†ู ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ูŽุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูŽุนู’ุทู ู…ูู†ู’ููู‚ู‹ุง ุฎูŽู„ูŽูู‹ุง ุŒ ูˆูŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ุขุฎูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูŽุนู’ุทู ู…ูู…ู’ุณููƒู‹ุง ุชูŽู„ูŽูู‹ุง Tidaklah ada suatu hari pun di mana hamba-hamba Allah masuk pada waktu pagi harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun.

Maka salah satu di antara mereka berdoa, โ€œYa Allah berikanlah ganti kepada orang-orang yang berinfak.โ€ Dan malaikat yang lainnya berdoa, โ€œYa Allah berikanlah kerugian kepada orang-orang yang menahan hartanya.โ€ (HR.

Bukhari dan Muslim) Selain itu, orang yang sedekah Subuh juga akan mendapat keberkahan dari doa Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam: ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ุฃูู…ูŽู‘ุชูู‰ ููู‰ ุจููƒููˆุฑูู‡ูŽุง Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi mereka. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, Tirmidzi, An Nasaโ€™i dan Ibnu Hibban; shahih lighairihi) Penjelasan lengkap dua keutamaan ini telah kita bahas di Sedekah Subuh.

Sedangkan keutamaan secara umum telah kita bahas di artikel Keutamaan Sedekah. Sedekah Subuh Diberikan kepada Siapa? Nah, ini pertanyaan yang kadang terlontar. Sedekah Subuh sebaiknya diberikan kepada siapa? Apakah dimasukkan ke kotak infak di masjid atau diberikan kepada siapa? Sebenarnya, kepada siapa pun kita memberikan sedekah, ia akan mendatangkan pahala. Asalkan kita ikhlas. Sebagaimana Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam mensabdakan kisah seorang laki-laki yang bersedekah.

Ternyata yang mendapatkannya adalah pencuri, pezina, dan orang kaya. Allah menerima dan memberi pahala sedekah tersebut. Semuanya, meskipun menurut manusia salah sasaran. ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ู„ุฃูŽุชูŽุตูŽุฏูŽู‘ู‚ูŽู†ูŽู‘ ุจูุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู. ููŽุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ุจูุตูŽุฏูŽู‚ูŽุชูู‡ู ููŽูˆูŽุถูŽุนูŽู‡ูŽุง ููู‰ ูŠูŽุฏู ุณูŽุงุฑูู‚ู ููŽุฃูŽุตู’ุจูŽุญููˆุง ูŠูŽุชูŽุญูŽุฏูŽู‘ุซููˆู†ูŽ ุชูุตูุฏูู‘ู‚ูŽ sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa ุณูŽุงุฑูู‚ู.

ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ุฃูŽุชูŽุตูŽุฏูŽู‘ู‚ูŽู†ูŽู‘ ุจูุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู. ููŽุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ุจูุตูŽุฏูŽู‚ูŽุชูู‡ู ููŽูˆูŽุถูŽุนูŽู‡ูŽุง ููู‰ ูŠูŽุฏูŽู‰ู’ ุฒูŽุงู†ููŠูŽุฉู ุŒ ููŽุฃูŽุตู’ุจูŽุญููˆุง ูŠูŽุชูŽุญูŽุฏูŽู‘ุซููˆู†ูŽ ุชูุตูุฏูู‘ู‚ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฒูŽุงู†ููŠูŽุฉู. ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฒูŽุงู†ููŠูŽุฉู ุŒ ู„ุฃูŽุชูŽุตูŽุฏูŽู‘ู‚ูŽู†ูŽู‘ ุจูุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู.

ููŽุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ุจูุตูŽุฏูŽู‚ูŽุชูู‡ู ููŽูˆูŽุถูŽุนูŽู‡ูŽุง ููู‰ ูŠูŽุฏูŽู‰ู’ ุบูŽู†ูู‰ูู‘ ููŽุฃูŽุตู’ุจูŽุญููˆุง ูŠูŽุชูŽุญูŽุฏูŽู‘ุซููˆู†ูŽ ุชูุตูุฏูู‘ู‚ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุบูŽู†ูู‰ูู‘ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ุŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽุงุฑูู‚ู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฒูŽุงู†ููŠูŽุฉู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุบูŽู†ูู‰ูู‘. ููŽุฃูุชูู‰ูŽ ููŽู‚ููŠู„ูŽ ู„ูŽู‡ู ุฃูŽู…ูŽู‘ุง ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุชููƒูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽุงุฑูู‚ู ููŽู„ูŽุนูŽู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽุนูููŽู‘ ุนูŽู†ู’ ุณูŽุฑูู‚ูŽุชูู‡ู ุŒ ูˆูŽุฃูŽู…ูŽู‘ุง ุงู„ุฒูŽู‘ุงู†ููŠูŽุฉู ููŽู„ูŽุนูŽู„ูŽู‘ู‡ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุณู’ุชูŽุนูููŽู‘ ุนูŽู†ู’ ุฒูู†ูŽุงู‡ูŽุง ุŒ ูˆูŽุฃูŽู…ูŽู‘ุง ุงู„ู’ุบูŽู†ูู‰ูู‘ ููŽู„ูŽุนูŽู„ูŽู‘ู‡ู ูŠูŽุนู’ุชูŽุจูุฑู ููŽูŠูู†ู’ููู‚ู ู…ูู…ูŽู‘ุง ุฃูŽุนู’ุทูŽุงู‡ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู Ada seorang laki-laki yang berkata, โ€œAku akan memberikan sebuah sedekah.โ€ Setelah berkata demikian, ia pun pergi membawa sedekahnya.

Namun ternyata sedekahnya jatuh di tangan seorang pencuri. Keesokan paginya, orang-orang ramai membicarakan, โ€œAda orang yang sedekah kepada pencuri.โ€ Pria itu berkata lagi, โ€œYa Allah, hanya milik Engkaulah segala kebaikan. Aku akan memberikan sebuah sedekah.โ€ Ia pun pergi membawa sedekahnya. Namun ternyata sedekahnya jatuh di tangan seorang wanita pezina.

Keesokan paginya, orang-orang kembali ramai membicarakan, โ€œTadi malam ada orang yang bersedekah kepada seorang pezina.โ€ Pria itu berkata lagi, โ€œYa Allah, segala kebaikan hanya milik-Mu. Sedekahku jatuh kepada pezina. Tapi aku akan bersedekah lagi.โ€ Ia lantas pergi membawa sedekahnya. Namun, kali ini sedekahnya diterima oleh orang yang kaya. Keesokan paginya, orang-orang ramai membicarakan, โ€œAda orang kaya yang menerima sedekah.โ€ Pria tersebut berkata, โ€œYa Allah, segala puji hanya milik-Mu.

Sedekahku jatuh di tangan pencuri, pezina, dan orang yang kaya. Kemudian, ia bermimpi. Dalam mimpinya, ada yang datang dan disampaikan kepadanya, โ€œAdapun sedekahmu kepada pencuri, mudah-mudahan menjauhkan dirinya dari kebiasaan mencurinya. Kemudian sedekahmu kepada pezina, mudah-mudahan menjauhkan dirinya dari kebiasaan zinanya. Sedangkan sedekahmu kepada orang kaya, mudah-mudahan ia mau mengambil pelajaran, kemudian ia jadi mau menginfakkan sebagian yang diberikan Allah kepadanya.โ€ (HR.

Bukhari) Jadi, kita bisa memberikan sedekah Subuh kepada siapa pun. Baik orang per orang, maupun masjid dan lembaga. Baca juga: Kisah Nyata Sedekah untuk Membayar Hutang Prioritas Penerima Sedekah Subuh Tentu jika berdasarkan prioritas, sedekah Subuh bisa menjadi lebih utama. Sebagaimana kita bahas pada artikel Sedekah yang Paling Utama, ada empat kategori yaitu: โ€ข Sedekah jariyah โ€ข Sedekah secara rahasia โ€ข Sedekah kepada kerabat โ€ข Sedekah dalam kondisi sehat dan merasa berat Nah, dari situ, kita bisa memprioritaskan sedekah Subuh diberikan kepada siapa: 1.

Kerabat yang membutuhkan Maka kita akan mendapatkan pahala sedekah sekaligus pahala menyambung kekerabatan. Jika sudah tahu nomor rekeningnya, bisa melalui transfer tanpa memberitahunya sehingga mendapatkan keutamaan sedekah rahasia. 2. Tetangga yang membutuhkan Maka kita akan mendapatkan pahala sedekah sekaligus pahala memuliakan tetangga. Jika sudah tahu nomor rekeningnya, bisa melalui transfer tanpa memberitahunya sehingga mendapatkan keutamaan sedekah rahasia pula.

3. Orang yang membutuhkan Baik itu yang kita temui di jalan, tukang sampah dan pemulung yang pagi-pagi sudah di depan rumah, atau lainnya. Baca juga: Orang Mati Ingin Sedekah 4. Melalui lembaga zakat Lembaga zakat yang terpercaya akan menyalurkan sedekah berdasarkan prioritas dan lebih tepat sasaran. Mereka memiliki data dan telah melakukan survei sehingga penerima sedekah benar-benar tepat sasaran. 5. Masjid Sebenarnya, sedekah subuh sebaiknya diberikan kepada siapa bisa menjadi prioritas pertama karena paling mudah kita dapatkan.

Hanya saja, terkadang ada masjid-masjid yang saldo infaknya sangat banyak dan peruntukannya hampir semua untuk kemegahan masjid. Jika masjid memiliki banyak program baik untuk memakmurkan masjid maupun membantu masyarakat di sekitarnya yang membutuhkan, masjid bisa menjadi prioritas pertama. [LAZ Ummul Quro]

SEDEKAH SUBUH 1 SEDEKAH 1 HAJAT ! AMALKAN HAJAT AKAN TERKABUL




2022 www.videocon.com