Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

1. manfaatnya agar sejarawan mengetahui masa masa yang terjadi dalam sejarah 2.memudahkan dalam memahami peristiwa sejarah secara berurut sesuai zaman 3.

untuk memudahkan kita memahami tentang sejarah secara sistematis atau sunan2 sejarah. 4. Untuk mengenal latar belakang dan peristiwa suatu sejarah dalam kurun waktu tertentu, berbeda tempat, berbeda kejadian. Jelaskan isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Gujarat (India) ! * 20 points Jelaskan isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Persia (Iran) ! … * 20 points Jelaskan isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Mekah (Arab) !

* 20 points Jelaskan isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Cina ! * 20 points Menurut anda manakah teori Islam yang paling akurat kebenarannya terkait proses masuknya Islam di Indonesia (pilih salah satu), dan tuliskan alasan anda memilih teori tersebut secara singkat dan jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi !

* 20 points KOMPAS.com - Sejarah merupakan salah satu aspek yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Peradaban yang kita bangun sekarang adalah hasil dari sejarah masa lalu. Sehingga mempelajari sejarah adalah sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Dalam masa masehi sendiri sejarah telah berlangsung selama 20 abad, belum lagi masa yang berlangsung sebelum masahi.

Rentang waktu yang sangat panjang menyulitkan untuk memahami sejarah, sehingga digunakan metode priodisasi.

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

Dilansir dari Lumen Learning, periodisasi adalah proses mengaktegorikan masa lalu menjadi blok waktu yang diskrit, terkuantifikasi, dan bernama untuk memfasilitasi studi serta analisis sejarah. Baca juga: 4 Ruang Lingkup Sejarah Sehingga dapat disimpulkan bahwa periodisasi adalah pembabakan waktu berdasarkan peristiwa tertentu.

Tujuan periodisasi Penyusunan periodisasi ditujukan untuk: • Merunutkan peristiwa sejarah Priodisasi dapat merunutkan peristiwa sejarah berdasarkan waktu secara logis agar tidak tumpang tindih dan subyektif.

Sehingga sejarah dapat dipandang sebagai ilmu pengatahuan yang memiliki sistematika dan buka sekedar pandangan masa lalu yang tidak jelas kebenarannya. • Menyederhanakan peristiwa sejarah Sejarah merupakan peristiwa yang panjang dan rumit dan kerap kali tumpang tindih. Dilansir dari Encyclopedia, periodisasi memberi makna pada perjalanan waktu dalam sejarah dengan mengidentifikasi dan menyusun urutan kronologis.
Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan.

Kali ini PakDosen akan membahas tentang Periodisasi? Mungkin anda pernah mendengar kata Periodisasi? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, sejarah, ciri, tujuan, manfaat, fungsi, motif, konsep dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. Sejarah Periodisasi Di Indonesia Berikut ini terdapat beberapa sejarah periodisasi di indonesia, yakni sebagai berikut: 1. Zaman Praaksara Zaman Praaksara ialah zaman sebelum manusia mengetahui tulisan.

Sejarah dapat dipelajari menurut warisan benda-benda zaman kuno berbentuk artefak, fitur, ekofak dan situs. 2. Zaman Sejarah Zaman Sejarah ialah zaman di mana manusia tenag mengetahui tulisan. Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi sejarah terbagi menjadi 3 jenis bagian, antara lain: • Zaman Kuno, yang mengulas sejak kerajaan tertua sampai abad ke-14.

• Zaman Indonesia Baru, sejak abad ke-15 yang mengulas masa peningkatan budaya Islam hingga abad ke-18. • Zaman Indonesia Modern, sejak masa pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1800, mobilitas kemerdekaan Indonesia merdeka hingga sekarang ataupun masa modern. Baca Lainnya : Daun Adalah Ciri-Ciri Periodisasi Berikut ini adalah beberapa ciri-cri periodisasi yaitu: • Setiap zaman atau babakan merupakan satu komponen yang mempunyai ciri-ciri khusus dan merupakan satu kebulatan untuk jangka waktu tertentu.

• Hubungan antara zaman yang satu dengan zaman lainya ditandai dengan peristiwa penting yang dijadikan sebagai tonggak sejarahnya. Tujuan dan Manfaat Periodisasi Berikut ini terdapat beberapa tujuan dan manfaat periodisasi, yakni sebagai berikut: • Untuk memadukan kejadian yang sudah berhubung antara peristiwa-peristiwa sejarah.

• Untuk meringankan mempelajari kejadian sejarah. • Untuk meringankan keinginan. • Untuk menjauhi kejenuhan belajar sejarah.

• Untuk memperoleh suatu nilai-nilai peristiwa sejarah. Fungsi Periodisasi Sejarah sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan tidak pernah lepas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kaitannya dengan belajar sejarah, kita dapat mengambil manfaat sejarah karena beberapa alasan di antaranya: • Dapat mengakui keberadaan setiap manusia di masa lampau dan akan terus hidup abadi hingga saat ini dan saat mendatang. • Dapat mempersiapkan diri untuk menyampaikan kejadian masa lalu dan masa sekarang kepada generasi berikutnya sebagai bahan pengetahuan dan pengalaman.

• Dapat meyakinkan orang jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi alasan peristiwa di masa lampau. • Dapat memperbaiki hidup sendiri dengan merujuk kepada peristiwa di masa lalu untuk diambil pelajaran dan hikmah sehingga bisa bermanfaat untuk di masa depan.

Motif Periodisasi Berikut ini terdapat beberapa motif periodisasi menurut pendapat dari Prof. Dr. Soekanto, yakni sebagai berikut: 1. Masa Prasejarah (- 0) Masa Kerajaan • Masa Kutai-Tarumanegara (0-600) • Masa Sriwijaya-Medang-Singosari (600-1300) • Masa Majapahit (1300-1500) • Masa Kerajaan Islam (1500-1600) • Masa Aceh, Mataram, Makassar (1600-1700) 2. Masa Penjajahan (1700-1945) • Zaman Kompeni (1800-1808) • Zaman Daendels (1808-1811) • Zaman British Government (1811-1816) • Zaman Nederlands – India (1816-1942) • Zaman Nippon (1942-1945) Baca Lainnya : Hewan Ovivar Masa Kemerdekaan • Masa Republik Indonesia (1945-sekarang) Konsep Periodisasi Berikut ini adalah beberapa konsep periodisasi yaitu: 1.

Konsep Periodisasi dari Prof. Dr. Soekanto Menurut pendapat Dr. Soekanto, periodisasi hendaknya berdasarkan ketatanegaraan artinya bersifat politik. Pembagian atas babakan masa (periodisasi) yang berdasarkan kenyataan-kenyataan sedapat mungkin harus eksak serta praktis. Menurutnya, periodisasi sejarah Indonesia diusulkan secara kronologis sebagai berikut. • Masa pangkal sejarah (sM – 0) • Masa Kutai-Tarumanegara (0 – 600) • Masa Sriwijaya-Medang-Singosari (600 – 1300) • Masa Majapahit (1300 – 1500) • Masa Kerajaan Islam (1500 – jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi • Masa Aceh, Mataram, Makassar (1600 – 1700) • Masa pemerintah asing (1700 – 1945) • Zaman Kompeni (1800 – 1808) • Zaman Daendels (1808 – 1811) • Zaman British Government (1811 – 1816) • Zaman Nederlands – India (1816 – 1942) • Zaman Nippon (1942 – 1945) 8.

Masa Republik Indonesia (1945 – sekarang) 2. Konsep Periodisasi menurut Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo Menurut pemikiran Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo, sebagai dasar bagi babakan masa (periodisasi) adalah derajat integrasi yang tercapai di Indonesia pada masa lampau. Menurut pemikirannya, faktor ekonomi sangat memengaruhi perkembangan sosial, politik, dan kultur di Indonesia. Faktor ekonomi memengaruhi kontak Indonesia dengan luar negeri yang mendatangkan pengaruh kebudayaan luar, baik budaya Hindu dari India, budaya Islam dari Asia Barat, serta budaya barat baik dari Eropa atau negara-negara lainnya.

Maka ada kemungkinan untuk membedakan dua periode besar, yaitu pengaruh Hindu dan pengaruh Islam. Sebutan dari periode itu memakai nama kerajaan sebab sifat masyarakat pada waktu itu masih homogen dan berpusat pada raja (istana sentris). Adapun periodisasi yang diusulkan oleh Prof. Dr. Sartono adalah sebagai berikut. Baca Lainnya : Ekologi adalah 1.

Prasejarah 2.

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

Zaman Kuno • Masa kerajaan-kerajaan tertua • Masa Sriwijaya (dari abad VII – XIII atau XIV). • Masa Majapahit (dari abad XIV – XV). 3. Zaman Baru • Masa Aceh, Mataram, Makassar/Ternate/Tidore (sejak abad XVI). • Masa perlawanan terhadap Imperialisme Barat (abad XIX). • Masa pergerakan nasional (abad XX). • Masa Republik Indonesia (sejak tahun 1945). Dari pemaparan tersebut terlihat bahwa munculnya banyak pandangan tentang babakan masa periodisasi, seperti yang diajukan Prof.

Dr. Soekanto dan Prof. Dr. Sartono, disusun dengan: • memakai dasar perkembangan peradaban ( civilization), • babakan masa didasarkan atas segi kebudayaan ( culture), dan • babakan masa atas dasar agama yang masuk ke Indonesia. Contoh Periodisasi Berikut ini terdapat beberapa contoh dari periodisasi, yakni sebagai berikut: • Pendapat Ir.

Soekarno (Indonesia Menggugat) Berdasarkan Pendapat dari Ir. Soekarno dalam bukunya, terbagi atas: • Masa dulu yang sukses • Masa sekarang yang kelam atau gelap • Masa datang jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi cerah atau terang • Pendapat Prof. Mr. M Yamin (Panca Warsa) Berdasarkan Pendapat dari Prof. Mr. M Yamin dalam bukunya, terbagi atas: • Prasejarah Indonesia • Protosejarah Indonesia • Masa Penjajahan • Masa antar Bangsa • Masa Proklamasi Demikian Penjelasan Materi Tentang Periodisasi Adalah: Pengertian, Sejarah, Ciri, Tujuan, Manfaat, Fungsi, Motif, Konsep dan Contoh Semoga Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.

Sebarkan ini: • Facebook • Twit • WhatsApp Posting pada SMA Ditag apa manfaat membuat kronologi dalam sejarah, apa yang anda ketahui tentang manusia purba, apa yang dimaksud dengan sejarah sebagai seni, apakah kronik juga punya arti dalam sejarah, asal kata periodisasi, berikut ini yang menjadi manfaat periodisasi adalah brainly, caesuur, ciri ciri periodisasi, contoh interpretasi dan kausalitas, contoh kronik, contoh kronologi, contoh periodisasi, contoh periodisasi dalam kehidupan sehari hari, contoh periodisasi dan kronik, contoh periodisasi dinasti cina, contoh topik sejarah yang diakronik, definisi anakronisme, fungsi periodisasi, hubungan manusia dengan sejarah adalah, jelaskan arti dari sejarah itu sinkronik, jelaskan ruang lingkup sejarah, jelaskan tiga unsur dalam ilmu sejarah, jelaskan zaman paleozoikum, kemukakan ciri ciri sejarah sebagai ilmu, kemukakan pengertian periodisasi sejarah, kronologi adalah, kronologi sejarah, manfaat dan tujuan periodisasi dalam sejarah, manfaat konsep, manfaat kronologi, manfaat periodisasi, meluas dalam ruang adalah arti dari, mengapa belajar sejarah itu penting, pembabakan adalah, pengertian kausalitas, pengertian kausalitas dan contohnya, pengertian kronik, pengertian kronologi, pengertian kronologi kronik dan sinkronik, pengertian periodisasi dalam sejarah, pengertian periodisasi dan contohnya, pengertian periodisasi seni, pengertian sinkronis dan diakronis, penjelasan three age system, periodesasi, periodisasi adalah, periodisasi di indonesia, periodisasi diberikan berdasarkan, periodisasi menurut soekarno, periodisasi sejarah eropa, periodisasi sejarah indonesia brainly, sebutkan ciri ciri dari sinkronik, sebutkan ciri ciri sinkronik, sebutkan ciri-ciri berpikir diakronis, sebutkan klasifikasi sumber tertulis, sebutkan tujuan dari pembabakan waktu, three age system, three age system adalah, tujuan dari kronologi dan periodisasi, tujuan periodisasi, tujuan periodisasi dalam penulisan sejarah, zaman indonesia modern terjadi sejak Pos-pos Terbaru • Norma Kesopanan • DPR Adalah • Gotong Royong • Kulit adalah • Ras adalah • Pemasaran Jasa • Tujuan Pengembangan Komunikasi • Pengertian Berkarya Seni Rupa • Indikator adalah • Vakuola adalah • Insektivora adalah • Hewan Omnivora • Emosi adalah • Mitokondria adalah • Nilai Perusahaan Periodisasi pada hakekatnya dapat disusun berdasarkan banyak perkembangan yang ada di dunia dari masalah perekonomian hingga masalah keyakinan.

Sehingga atas dasar inilah banyak para sejarawan bisa memilih sendiri apa yang akan diteliti atau ditulisnya sesuai dengan periodisasi yang mereka anggap sesuai keyakinannya, pendiriannya, dan visi sejarahnya.

Disisi lain, banyaknya peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lampau dalam arti sejarah ini juga menghasilkan banyak cerita dan dikelompokkan menurut bentuk dan sifatnya. Sehingga hal ini akan membentuk satu kesatuan waktu tertentu. Oleh karena demikinalah manfaat pembuatan periodisasi untuk menentukan inti cerita dari sebuah sejarah yang terjadi pada masa lampau.

Daftar Isi • Periodisasi • Manfaat Periodisasi • Bisa menyatukan kejadian yang memang berangkai antara peristiwa sejarah • Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi kebosanan belajar sejarah • Mendapatkan pandangan kejadian peristiwa sejarah • Dapat memudahkan ingatan • Menjadikan sebuah peristiwa terstruktur dengan kurun waktu yang sesuai dengan kejadian • Mengenal latar belakang dan peristiwa suatu sejarah dalam kurun waktu tertentu, berbeda tempat, berbeda kejadian • Mempercepat seseorang yang ingin belajar ilmu sejarah • Dasar penyusunan cerita sejarah • Sebarkan ini: • Posting terkait: Periodisasi Pembabakan waktu dalam sejarah yang dikenal dengan periodisasi adalah salah satu proses strukturisasi waktu yang tersusun dengan sistematis mengenai peristiwa sejarah dengan adanya pembagian atas beberapa babak, zaman atau periode.

Manfaat Periodisasi Manfaat adanya pembuatan periodisasi dalam sejarah. Antara lain sebagai berikut; • Bisa menyatukan kejadian yang memang berangkai antara peristiwa sejarah Melalui periodisasi atau pembabakan waktu maka hal ini bermanfaat untuk bisa menyatukan kejadian atau peristiwa yang memang terjadi berdasarkan kejadian sejarah. Sehingga kumpulan sejarah begitu banyak namun dapat dirangkai menjadi satu kesatuan yang utuh dan bisa dipahami dengan lebih mudah.

• Menghindari kebosanan belajar sejarah Periodisasi yang memuat waktu-waktu peristiwa tertentu dalam sejarah ini juga membuat seseorang yang sedang belajar ilmu sejarah akan terhindar dari rasa bosan. Alasannya karena dengan pemababakan waktu yang jelas para pembaca bisa melihat struktur waktu yang runtut dan tidak menyebabkan mereka bingung.

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

Sehingga justru bisa meningkatkan semangat untuk mempelajari sumber sejarah yang terajadi pada masa lampau. • Mendapatkan pandangan kejadian peristiwa sejarah Manfaat periodisasi selanjutnya yaitu untuk memperoleh suatu pandangan mengenai kejadian peristiwa sejarah yang terjadi.

Pada dasarnya jumlah tahun kejadian peristiwa sangatlah banyak, sehingga rangkaian-rangkaian tahun dan lain sebagainya tersebut dijadikan sebagai deretan yang tak berujung dan tak berpangkal.

Maka dari itu untuk bisa memperoleh gambaran atau pandangan harus dibentuk susunan yang lebih sederhana dan semua deretan tersebut pun wajib untuk dibagi-bagi melalui sebuah periodisasi. • Dapat memudahkan ingatan Dengan adanya pembagian waktu dalam sejarah makan hal ini juga bermanfaat untuk lebih memudahkan ingatan mengenai peristiwa yang terjadi pada masa lampau tersebut. Apabila periodisasi tidak ada, maka kejadian atau peristiwa-peristiwa yang terjadi begitu banyak dan sulit untuk mengingatnya.

• Menjadikan sebuah peristiwa terstruktur dengan kurun waktu yang sesuai dengan kejadian Periodisasi juga bermanfaat untuk membuat peristiwa sejarah yang terjadi menjadi lebih terstruktur dalam kurun waktu tertentu. Hal ini juga menyebabkan bahwa sejarah memiliki cerita yang berkelanjutan dari setiap peristiwa yang terjadi berdasarkan waktunya. • Mengenal latar belakang dan peristiwa suatu sejarah dalam kurun waktu tertentu, berbeda tempat, berbeda kejadian Manfaat adanya periodisasi dalam sejarah yang berikutnya yaitu digunakan untuk mengenal latar belakang dari setiap peristiwa-peristiwa sejarah yang terjadi berdasarkan kurun waktu teretntu.

Artinya setiap peristiwa sejarah bisa dilihat dari mana latar belakang tempatnya, bagaimana kejadiannya, kapan, dan apa yang menjadi penyebabnya. • Mempercepat seseorang yang ingin belajar ilmu sejarah Karena sejarah ditulis secara runtut atau sistematis berdasarkan periodisasinya masing-masing.

Maka hal ini berdampak baik pula bagi mereka yang ingin belajar ilmu sejarah yaitu bisa menjadi lebih cepat tanggap dan memahaminya., • Dasar penyusunan cerita sejarah Sejarah yang disusun dengan periodisasi tertentu maka akan memberikan dampak kronologis pada penyusunan tersebut. Sehingga dengan pembabakan waktu itu pula bisa dijadikan sebagai dasar penyusunan cerita sejarah sesuai denagn periode-periode waktu tertentu.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami berikan pada semua pembaca terkait dengan manfaat adanya periodisasi dalam sejarah bagi sejarawan ataupun masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Semoga memberikan pemahaman yang mendalam. Posting terkait: • 6 Contoh Sumber Sejarah dan Penjelasannya • 10 Contoh Animisme, Dinamisme, dan Totemisme • 7 Contoh Fakta Lunak dan Penjelasannya Posting pada Manfaat, Sejarah Lengkap Ditag fungsi periodisasi, kegunaan periodisasi, manfaat periodisasi, peranan periodisasi, periodisasi, periodisasi di Indonesia, periodisasi sejarah Navigasi pos
Pengertian Periodisasi, Tujuan, Manfaat, Konsep dan Contoh Periodisasi Sejarah Lengkap – Periodisasi merupakan pembabakan dalam sejarah.

Pada umumnya periodisasi sejarah didasarkan pada suatu kejadian yang bersifat aktual atau pada momen tertentu. Periodisasi adalah pembabakan waktu yang dipergunakan untuk berbagai peristiwa. Kompleksnya peristiwa yang terjadi dalam kehidupan manusia pada setiap masa membutuhkan suatu pengklasifikasian berdasarkan bentuk dan jenis peristiwa tersebut.

Peristiwa-peristiwa yang telah diklasifikasikan tersebut disusun secara kronologis berdasarkan urutan waktu kejadiannya. • Untuk menyatukan peristiwa yang memang berangkai antara kejadian-kejadian sejarah. • Untuk memudahkan mempelajari peristiwa sejarah. • Untuk memudahkan ingatan. • Untuk menghindari kebosanan belajar sejarah. • Untuk mendapatkan suatu pandangan kejadian peristiwa sejarah.

Periodisasi Sejarah Indonesia Dalam sejarah Indonesia, periodisasi dibagi dua, yaitu zaman pra aksara dan zaman sejarah. a. Zaman Pra aksara, yaitu zaman sebelum manusia mengenal tulisan.

Sejarah bisa dipelajari berdasarkan peninggalan benda-benda purbakala berupa artefak, fitur, ekofak, dan situs. Artefak yaitu semua benda yang jelas memperlihatkan hasil garapan sebagian atau seluruhnya sebagai pengubahan sumber alam oleh tangan manusia. Fitur, yaitu artefak yang tidak dapat dipindahkan tanpa merusak tempatnya. Ekofak yaitu benda dari unsur lingkungan abiotik atau biotik.

Situs yaitu bidang tanah yang mengandung peninggalan purbakala. b. Zaman Sejarah, yaitu zaman di mana manusia sudah mengenal tulisan.

Zaman sejarah dibagi menjadi 3 (tiga) sebagai berikut : • Zaman Kuno, yang membicarakan sejak kerajaan tertua jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi abad ke-14.

Pada zaman ini, berkembang kebudayaan Indonesia yang dipengaruhi agama Hindu dan Buddha. • Zaman Indonesia Baru, mulai abad ke-15 yang membicarakan masa berkembangnya budaya Islam sampai abad ke-18. • Zaman Indonesia Modern, sejak masa pemerintahan Hindia Belanda (1800), pergerakan kemerdekaan Indonesia merdeka jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi sekarang atau masa kontemporer. Ada beberapa unsur yang sering memengaruhi penyusunan periode jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi, salah satunya yaitu unsur geografi, sebab adanya perubahan tapal batas, perubahan aliran sungai, gedung kuno di rehab, bahkan adanya perubahan flora dan fauna bisa mengaburkan jejak-jejak sejarah.

Konsep Periodisasi Konsep teoritik mengenai periodisasi sejarah Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi pernah dibahas dalam Seminar Sejarah Nasional I tahun 1957 dengan hasil berikut ini: Konsep Periodisasi Prof. Dr. Soekanto Menurut Dr. Soekanto, periodisasi hendaknya berdasarkan ketatanegaraan artinya bersifat politik.

Pembagian atas babakan masa (periodisasi) yang berdasarkan kenyataan sedapat mungkin harus eksak dan praktis. Menurutnya, periodisasi sejarah Indonesia diusulkan secara kronologis sebagai berikut: • Masa pangkal sejarah (- 0) • Masa Kutai-Tarumanegara (0-600) • Masa Sriwijaya-Medang-Singosari (600-1300) • Masa Majapahit (1300-1500) • Masa Kerajaan Islam (1500-1600) • Masa Aceh, Mataram, Makassar (1600-1700) • Masa pemerintah asing (1700-1945) a.

Zaman Kompeni (1800-1808) b. Zaman Daendels (1808-1811) c. Zaman British Government (1811-1816) d. Zaman Nederlands – India (1816-1942) e. Zaman Nippon (1942-1945) • Masa Republik Indonesia (1945-sekarang) Konsep Periodisasi Prof.

Dr. Sartono Kartodirdjo Menurut Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo, sebagai dasar bagi babakan masa (periodisasi) adalah derajat integrasi yang tercapai di Indonesia pada masa lampau. Menurut pemikirannya, faktor ekonomi sangat memengaruhi perkembangan sosial, politik, dan kultur di Indonesia.

Faktor ekonomi memengaruhi kontak Indonesia dengan luar negeri yang mendatangkan pengaruh kebudayaan luar, baik budaya Hindu dari India, budaya Islam dari Asia Barat, serta budaya barat baik dari Eropa atau negara-negara lainnya.

Maka ada kemungkinan untuk membedakan dua periode besar, yaitu pengaruh Hindu dan pengaruh Islam. Sebutan dari periode itu memakai nama kerajaan sebab sifat masyarakat pada waktu itu masih homogen dan berpusat pada raja (istana sentris). Adapun periodisasi yang diusulkan oleh Prof. Dr. Sartono yaitu: • Prasejarah • Zaman Kuno a. Masa kerajaan-kerajaan tertua b. Masa Sriwijaya (dari abad VII-XIII atau XIV).

c. Masa Majapahit (dari abad XIV-XV). • Zaman Baru a. Masa Aceh, Mataram, Makassar/Ternate/Tidore (sejak abad XVI). b. Masa perlawanan terhadap Imperialisme Barat (abad XIX).

c. Masa pergerakan nasional (abad XX). • Masa Republik Indonesia (sejak tahun 1945). Contoh Periodisasi Berikut contoh periodisasi diantaranya yaitu: 1.

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

Pembabakan berdasarkan Ir. Sukarno dalam bukunya yang berjudul “Indonesia Menggugat” dibedakan atas: • Masa lampau yang jaya • Masa sekarang yang suram • Masa datang yang gemilang 2. Pembabakan Sejarah Indonesia menurut Prof. Mr. M Yamin yang dikenal dengan “Panca Warsa” antara lain: • Prasejarah Indonesia (….0 M) • Protosejarah Indonesia (0-600 M) • Babakan Kebangsaan (Zaman Kolonial (600-1525 M) • Babakan antar Bangsa (Zaman International (1525-1900 M) • Abad Proklamasi (1900-1945 M).

Demikian artikel pembahasan tentang “ Pengertian Periodisasi, Tujuan, Manfaat, Konsep dan Contoh Periodisasi Sejarah Lengkap“, semoga bermanfaat. Recent Posts • Pengertian Galaksi Bima Sakti, Sejarah, Teori, Ciri dan Pergerakan Galaksi Bima Sakti Lengkap • Pengertian Black Hole, Sejarah, Teori, Sifat, Karakteristik dan Jenis Black Hole (Lubang Hitam) Lengkap • Pengertian Uterus, Struktur Bagian dan Fungsi Uterus (Rahim) Lengkap • Pengertian Diafragma, Fungsi, Struktur dan Cara Kerja Diafragma Pada Pernapasan Lengkap • Pengertian, Macam-Macam Jenis dan Contoh Alat Pemuas Kebutuhan Manusia Lengkap • Pengertian Politik Etis, Latar Belakang, Tujuan, Isi, Penyimpangan dan Dampak Politik Etis Lengkap • Pengertian Realitas Sosial, Macam, Bentuk, Konsep dan Contoh Realitas Sosial Menurut Para Ahli Lengkap • Pengertian Kebudayaan Nasional, Karakteristik, Fungsi, Tujuan dan Contoh Kebudayaan Nasional Indonesia Lengkap • Pengertian AFNEI, Sejarah, Tugas dan Tujuan AFNEI di Indonesia Lengkap • Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi Waran, Ciri-Ciri, Manfaat dan Risiko Investasi Waran (Warrant) Lengkap • Pengertian Modal Kerja, Konsep, Jenis, Manfaat, Penggunaan, Manajemen dan Perputaran Modal Kerja Lengkap • Pengertian Audit Internal, Tujuan, Fungsi dan Ruang Lingkup Audit Internal Menurut Para Ahli Lengkap • Pengertian Riset Pasar, Macam Jenis, Metode dan Contoh Riset Pasar Lengkap • Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Proses Penilaian Kinerja Karyawan Menurut Para Ahli Lengkap
Jawaban: Tujuan dan Manfaat Periodisasi Agar bisa menyatukan kejadian atau peristiwa yang memang berangkai antara peristiwa atau kejadian sejarah.

Agar dapat menghindari kebosanan belajar sejarah. Agar dapat memudahkan mempelajari peristiwa sejarah. Agar dapat mendapatkan suatu pandangan kejadian peristiwa sejarah. Penjelasan: maaf klo slh Jelaskan isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Gujarat (India) ! * 20 points Jelaskan isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Persia (Iran) ! … * 20 points Jelaskan isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Mekah (Arab) !

* 20 points Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Cina ! * 20 points Menurut anda manakah teori Islam yang paling akurat kebenarannya terkait proses masuknya Islam di Indonesia (pilih salah satu), dan tuliskan alasan anda memilih teori tersebut secara singkat dan jelas !

* 20 pointsApa itu pengertian periodisasi? Periodisasi adalah sesuatu yang selalu dihubungkan dengan waktu. Periodisasi adalah salah satu hal yang membantu manusia dalam mengembangkan sejarah. Melalui periodisasi, suatu sejarah peristiwa atau kejadian dapat dijelaskan dengan baik. Lalu, apa itu pengertian periodisasi? Untuk mengetahuinya, kamu harus menyimak artikel di bawah ini.

Artikel ini akan membahas mengenai pengertian periodisasi, tujuan periodisasi, jenis-jenis periodisasi serta faktor yang mempengaruhi periodisasi. Daftar Isi • Pengertian Periodisasi • Anda Mungkin Juga Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi • Tujuan Periodisasi • 1.

Mempermudah mendapat sebuah gambaran • 2. Menyederhanakan kisah sejarah • 3. Memenuhi syarat sistematika ilmu pengetahuan • 4. Dasar penyusunan cerita sejarah • 5. Mengetahui peristiwa secara kronologis • Jenis-jenis Periodisasi • 1.

Periodisasi berdasarkan satuan waktu kronologis • a. Perang tentara Portugis dengan tentara Spanyol di Indonesia • b. Sejarah Perancis pada abad ke-9 • 2. Periodisasi berdasarkan ciri-ciri yang terkandung oleh kejadian • 3. Periodisasi berdasarkan ranting • Faktor yang Mempengaruhi Periodisasi Pengertian Periodisasi Periodisasi adalah sebuah tingkat perkembangan masa.

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

Dapat dikatakan pula pengertian periodisasi adalah pembabakan suatu masa. Periodisasi di dalam sejarah merupakan tingkat perkembangan masa di dalam sejarah. Pembabakan tersebut dilakukan karena adanya rentang waktu. Waktu tersebut dari awal manusia ada sampai saat ini. Waktu tersebut adalah rentang yang sangat panjang. Hal tersebut membuat sejarawan atau para ahli sedikit mengalami kesulitan. Mereka mengalami kesulitan dalam memahami atau membahas sebuah masalah yang muncul.

Mengingat banyaknya masalah yang muncul di dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, para ahli dan sejarawan akhirnya membuat susunan. Susunan tersebut menyangkut dengan waktu atau masa. Berupa suatu periodisasi sejarah atau pembabakan masa. Tujuan dari penyusunan tersebut adalah untuk mempermudah pemahaman. Serta pembahasan sejarah mengenai kehidupan manusia. Maka dari itu munculah sebuah periodisasi.

Periodisasi adalah kata yang mengacu kepada pembagian sejarah. Pembagian sejarah tersebut adalah hal-hal mengenai era, zaman atau periode waktu dengan karakteristik yang umum. Inilah yang membuat makna periodisasi berbeda dalam etimologis. Secara etimologis, kata periode berasal dari bahasa Yunani.

Berawal dari kata “periodos”yang memiliki arti “sirkulasi”. Makna kata tersebut adalah menunjukan pandangan pada siklus-siklus sejarah. Sebagai pengganti, disebut dengan nama “strukur sejarah”. Periodisasi akan menghasilkan sebuah abstraksi deskriptif. Hal itu akan memberikan istilah yang sesuai jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi suatu periode waktu. Melalui karakteristik yang relative terbilang stabil. Rp 45.000 Akan tetapi, menentukan awal dan akhir yang tepat pada setiap periode seringkali bersifat arbitrer.

Pasalnya, telah berubah dari satu waktu ke waktu lain selama perjalanan sejarah. Selama sejarah memiliki sifat yang tidak digeneralisasi dan berkelanjutan, maka semua sistem periodisasi akan bersifat arbitrer. Akan tetapi tanpa adanya periode yang disebutkansecanggung atau tidak tepatnya, waktu lampau tidak akan lebih dari kejadian yang tersebar. Tanpa kerangka untuk membantu manusia dalam memahaminya. Periodisasi di dalam sejarah akan dilakukan oleh banyak pihak.

Seperti masyarakat, negara atau bangsa yang ada di seluruh dunia. Periodisasi di dalam sejarah juga dilaksanakan. Pasalnya, setiap periode sejarah akan mengandung beberapa rangkaian peristiwa. Seperti kejadian-kejadian dalam jumlah banyak. Contohnya periodisasi bangsa Eropa. Tujuan Periodisasi Setelah mengetahui mengenai pengertian periodisasi, pembahasan selanjutnya adalah tujuan periodisasi.

Tujuan periodisasi adalah sebagai berikut: 1. Mempermudah mendapat sebuah gambaran Salah satu tujuan yang penting terhadap periodisasi adalah mempermudah mendapat sebuah gambaran. Melalui periodisasi, maka seseorang dapat melihat sebuah peristiwa atau kejadian berdasarkan periodisasinya.

Seseorang dapat mendapatkan gambaran secara menyeluruh melalui periodisasi. (M. Ali, 2006: 49) menyebutkan bahwa jumlah tahun kejadian sebuah peristiwa sangat banyak. Hal ini membuat rangkaian-rangkaian tahun dan hal lainnya menjadi deretan yang tak berujung. Rangkaian peristiwa tersebut tidak memiliki pangkal.

Oleh sebab itu, untuk mendapatkan sebuah gambaran atau pandangan maka deretan itu dibagi-bagi lagi 2. Menyederhanakan kisah sejarah Sejarah adalah sesuatu yang panjang. Tidak hanya itu, sebuah kejadian di dalam sejarah juga adakalanya terbilang rumit. Hal-hal seperti ini jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi tidak menemukan titik jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi.

Oleh karena itu, munculah sebuah periodisasi. Tujuannya agar dapat menyederhanakan kisah sejarah yang rumit dan panjang. (Sidi Gazalba, 1981: 62) menyebutkan bahwa untuk menghadapi sebuah keruwetan, pikiran mengurai-uraikan, melakukan sebuah pembagian dan penggolongan.

Gambaran yang terlihat rumit tersebut kemudian disederhanakan. Selain itu, akan diikhtisarkan menjadi satu tatanan atau orde. Hal itu akan memudahkan pengertian. 3. Memenuhi syarat sistematika ilmu pengetahuan Tujuan ketiga dari periodisasi adalah memenuhi persyaratan sistematika di dalam ilmu pengetahuan.

Salah satu syarat sebuah ilmu pengetahuan adalah sifatnya yang sistematis. Setiap ilmu pengetahuan memiliki sifat sistematis. Semua kejadian atau peristiwa yang terjadi di masa lampau akan dikelompokan.

Setelah itu akan dihubungkan satu sama lain. Kemudian akan dikaitkan, dan berakhir disusun secara sistematis.

4. Dasar penyusunan cerita sejarah Sejarah yang panjang dan rumit perlu disusun. Tujuannya supaya memudahkan seseorang dalam mengkajinya. Peristiwa atau kejadian itu akan disusun berdasarkan waktu atau periodisasinya. (Louis Gottschalk, 1983: 149) menyebutkan bahwa penyusunan data sejarah yang paling masuk akal dilakukan secara kronologis.

Maksudnya adalah penyusunan data sejarah yang dibuat berdasarkan periode waktu. Hal ini disebabkan karena kronologi adalah satu-satunya norma objektif. Selain itu, kronologi adalah konstan yang harus diperhitungkan oleh para ahli atau sejarawan. 5. Mengetahui peristiwa secara kronologis Tujuan periodisasi juga untuk mengetahui peristiwa sejarah berdasarkan kronologisnya. Penyusunan cerita-cerita sejarah yang dilakukan dengan cara kronologis akan memudahkan. Seseorang akan mudah mengetahui urutan terjadinya suatu peristiwa tersebut.

Kronologi akan menghindarkan kita dari keharusan mengulang kisah. Seperti mengenai peristiwa yang sama. Periodisasi yang disusun secara kronologi juga akan mengungkapkan serta menjelaskan sebab dan akibat dari suatu peristiwa. Jenis-jenis Periodisasi Periodisasi akan memberikan bentuk dan corak sendiri kepada bahan sejarah yang tidak memiliki batas.

Karakteristik tersebut yang menjadikan sebuah pembeda. Pembeda di antara babak yang satu dengan babak yang lain. Ada pula beberapa faktor yang dijadikan sebuah kriteria di dalam Menyusun konsep periodisasi. Faktor tersebut juga menyangkut jenis-jenis periodisasi. Berikut ini adalah jenis-jenis periodisasi: 1. Periodisasi berdasarkan satuan waktu kronologis Periodisasi yang dibagi berdasarkan waktu adalah cara yang sangat sederhana untuk melakukan periodisasi.

Periodisasi ini umumnya akan dibulatkan berdasarkan beberapa hal. Seperti berdasarkan tahun kejadian atau abad kejadian. Contohnya seperti di bawah ini: a. Perang tentara Portugis dengan tentara Spanyol di Indonesia Pada tahun 1529 terjadis ebuah peperangan. Peperangan tersebut terjadi di antara tentara Potugis dengan tentara Spanyol di Indonesia.

Pada tahun 1546, Filipina jatuh ke tangan Spanyol. Sementara itu, Ambon dan Ternate jatuh ke tangan Portugis. b. Sejarah Perancis pada abad ke-9 Ini adalah salah satu periodisasi berdasarkan satuan kronologisnya.

Akan tetapi, periodisasi melalui cara ini dinilai kurang efektif. Hal tersebut diibaratkan seperti memasang patok kilometer yang konstan terhadap sebuah jalan. Patok-patok waktu itu tidak akan berbicara apapun tentang yang terjadi di dalam sana. Periodisasi ini ternyata tidak memberikan sebuah corak atau perbedaan pada peristiwa. Tidak juga memberikan sebuah klasifikasi kejadian yang terkandung di dalamnya.

Namun, periodisasi ini hanya menyangkut perbedaan itu sendiri. 2. Periodisasi berdasarkan ciri-ciri yang terkandung oleh kejadian Pada periodisasi ini, tidak menjadikan waktu sebagai pembatas yang utama. Waktu bukanlah pembatas utama ketika proses pengelompokan sejarah. Melainkan akan melihat berdasarkan ciri-ciri yang utama pada suatu kejadian. Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi itu dilakukan untuk menjadi pembatas pada sejarah itu sendiri.

Walaupun demikian, setiap periodisasi tidak akan lepas dari sebuah waktu. Setiap kejadian atau peristiwa pasti jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi dengan waktu. Pasalnya, setiap kejadian akan berlangsung di dalam sebuah waktu.

Oleh karena itu, meskipun waktu bukan pembatas utama, tetapi periodisasi jenis ini tetap akan dihubungkan dengan waktu. Contohnya seperti yang diungkapkan oleh Prof. Moh. Yamin di dalam bukunya yang berjudul 6000 Tahun Sang Saka Merah Putih (1957).

Periodisasi sejarah bangsa Indonesia dibagi menjadi enam bagian, berikut penjelasannya: • Zaman prasejarah sampai dimulainya Tarikh Masehi • Zaman Protohistoris atau saat dimulainya sejarah Indonesia (permulaan Tarikh Masehi sampai abad ke-7) • Zaman Sriwijaya Syailendra (abad ke-7 sampai abad ke-12) • Zaman Singasari Majapahit (abad ke-13 sampai abad ke-16) • Zaman Penyusunan Kemerdekaan Indonesia (abad 16-19) • Abad Proklamasi Kemerdekaan (awal abad ke-20 sampai pertengahan abad 20) BACA JUGA: Kerajaan Islam di Indonesia (Nusantara) dan Sejarahnya Sejarah Teh – Asal Usul dan Perkembangan Minuman Favorit Dunia Buku ini memberikan penjelasan mengenai kebiasaan dan tradisi yang muncul dari penyebaran teh ke seluruh dunia.

Buku ini menjelaskan bagaimana teh diolah menjadi berbagai macam variasi yang diminum orang-orang setiap harinya, dan bagaimana caranya menyeduh secangkir teh sempurna, dan lebih banyak lagi. 3. Periodisasi berdasarkan ranting Jenis periodisasi selanjutnya berdasarkan ranting.

Ilmu pengetahuan yang semakin lama semakin berkembang luas serta kaya ilmu membutuhkan diferensiasi. Hal ini juga sama halnya dengan sejarah. Sejarah sebagai ilmu pengetahuan juga melakukan diferensiasi di dalam “ranting”.

Hal tersebut jadi memudahkan kita ketika memusatkan perhatian pada bagian yang khusus di dalam sebuah sejarah. Maka memungkinkan dalam mensejarahkan atau meriwayatkan bidang kegiatan manusia secara lebih saksama dan mendalam.

Tujuannya untuk memudahkan menguasai seluruh fakta dari masa lalu. Mengingat bahwa fakta-fakta tersebut terdapat berbagai macam dan secara terperinci. Adapun ranting-ranting di dalam ilmu sejarah dapat dibagi menjadi berikut: • Sejarah ekonomi • Sejarah perang • Sejarah politik • Sejarah konstitusi • Sejarah sosial • Sejarah budaya • Sejarah pendidikan • DLL Ranting-ranting tersebut akan saling berhimpun di dalam sejarah sebagai sebuah ilmu.

Pada kedudukan yang paling tinggi, semua ranting akan bersatu ke dalam sejarah manusia. Di samping jenis-jenis periodisasi di atas, periodisasi pada setiap negara kemungkinan akan berbeda sesuai dengan yang ada pada negara tersebut.

Faktor yang Mempengaruhi Periodisasi Periodisasi sejarah merupakan dasar penyusunan terhadap cerita sejarah. Penyusunan periodisasi ini sangat dipengaruhi oleh sejarawan atau pakar itu sendiri. Di samping pengukuran periodisasi, pasti terdapat perbedaan-perbedaan.

Misalnya seperti perbedaan batas pengukuran antara sejarawan satu dengan sejarawan yang lain. Periodisasi sejarah adalah sebuah pendapat dari para sejarawan. Pendapat tersebut didasarkan oleh pengamatan dan tafsirannya sendiri.

Oleh karena itu, periodisasi adalah hal yang bersifat subjektif. Seringkali periodisasi ini akan menimbulkan sebuah perbedaan pandangan atau pendapat antar sejarawan. Perbedaan tersebut disebabkan oleh berbagai hal. Seperti karena subjek permasalahannya, adanya perbedaan dalam cara penilaian, serta perbedaan cara berpikir dari masing-masing sastrawan itu sendiri.

oleh karena itu, periodisasi adalah hal yang erat kaitannya dengan filsafat, agama, keyakinan, kepercayaan atau, pandangan hidup. Selain perbedaan mengenai hal tersebut, ada hal lain yang menjadi faktor pembeda. Seperti perbedaan kebudayaan dan perbedaan sikap.

Perbedaan politik pada masanya juga menjadi salah satu hal yang akan mempengaruhi cara berpikir seorang sejarawan. Itulah ulasan mengenai periodisasi. Temukan hal menarik lainnya di www.gramedia.com.

Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas akan selalu menampilkan artikel menarik dan rekomendasi buku-buku terbaik untuk para Grameds. Sejarah Agama Jawa Buku ini akan memberikan jawabannya secara jelas dan ringkas. Penulis menjelaskan sejarah kejawen sebagai subkultur agama Jawa dari zaman prasejarah hingga era kerajaan.

Penulis: Wida Kurniasih Sumber: dari berbagai sumber BACA JUGA: • Pengertian Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi Kesatria & Penemu Teori Kesatria • Teori Yunan: Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia • Teori Persia Sebagai Sejarah Masuknya Islam di Indonesia • Corak Hidup Manusia Zaman Praaksara • Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 10 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1
17.

Sebarkan ini: Periodisasi adalah suatu pembabakan dalam sejarah. Pada umumnya periodisasi sejarah ini didasarkan pada suatu kejadian yang memiliki sifat aktual atau pada momen-momen tertentu. Periodisasi merupakan suatu pembabakan waktu yang dipergunakan untuk segala macam peristiwa. Kompleksnya peristiwa atau kejadian yang terjadi didalam kehidupan manusia pada tiap-tiap masa itu membutuhkan suatu pengklasifikasian dengan berdasarkan bentuk serta jenis kejadian atau peristiwa tersebut.

Peristiwa-peristiwa yang sudah atau telah diklasifikasikan tersebut disusun dengan secara kronologis dengan berdasarkan urutan waktu kejadiannya.

Periodisasi tersebut digunakan untuk dapat mempermudah pemahaman serta juga pembahasan sejarah kehidupan manusia. Periodisasi yang dibuat oleh banyak peneliti tersebut berakibat pada adanya perbedaan pandangan sehingga periodisasi sejarah tersebut memiliki sifat subjektif yang dipengaruhi pada subjek permasalahan dan juga peneliti pribadinya.

Tujuan Periodisasi Dibawah ini merupakan tujuan dari periodisasi diantaranya sebagai berikut: • Memudahkan dalam mendapatkan suatu gambaran tentang kejadian-peristiwa seluruhnya Jumlah tahun kejadian peristiwa sangatlah banyak sehingga rangkaian-rangkaian tahun dan sebagainya itu merupakan deretan yang tak berujung dan tak berpangkal. Untuk mendapatkan suatu gambaran atau pandangan maka deretan tersebut pun dibagi-bagi (M.Ali, 2006: 49). • Menyederhanakan kisah sejarah jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi panjang dan rumit Dalam menghadapi keruwetan, pikiran mengurai-uraikan, melakukan pembagian-pembagian dan penggolongan-penggolongan.

Gambaran yang ruwet pun disederhanakan dan diikhtisarka nmenjadi satu tatanan (Orde). Sehingga memudahkan pengertian (Sidi Gazalba, 1981:62). • Memenuhi persyaratan sistematika ilmu pengetahuan Salah satu syarat ilmu pengetahuan adalah memiliki sifat sistematis.

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

Semua peristiwa masa lampau dikelompokkan, dihubungkan, kemudian dikaitkan dan disusun secara sistematis. • Sebagai dasar jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi cerita sejarah Louis Gotsschalk (1983:149) menyimpulkan “penyusunan data sejarah yang paling masuk akal adalah penyusunan secara kronologis, yakni dalam periode-periode waktu. Sebabnya yalah karena kronologi kiranya merupakan satu-satunya norma obyektif dan konstan yang harus diperhitungkan oleh sejarawan.” • Mengetahui peristiwa sejarah secara kronologis Penyusunan cerita sejarah secara kronologis memudahkan kita dalam mengetahui urut-urutan terjadinya suatu peristiwa.

Kronologi menghindarkan kita dari keharusan mengulangi kisah mengenai peristiwa-peristiwa yang sama. Periodisasi yang kronologis dapat mengungkapkan dan menjelaskan sebab-akibat suatu peristiwa. Periodisasi Sejarah Indonesia Didalam sejarah Indonesia, periodisasi tersebut dibagi dua, yakni zaman pra aksara serta zaman sejarah. • Zaman Pra aksara Pra Aksara merupakan suatu zaman sebelum manusia itu mengenal tulisan.

Sejarah tersebut dipelajari dengan berdasarkan peninggalan benda-benda purbakala yang berupakan artefak, fitur, ekofak, serta situs. Artefak merupakan semua benda yang jelas memperlihatkan sebuah hasil garapan sebagian ataupun seluruhnya ialah sebagai pengubahan sumber alam oleh tangan manusia.

Fitur, adalah suatu artefak yang tidak dapat dipindahkan tanpa merusak tempatnya. Ekofak merupakan suatu benda dari unsur lingkungan abiotik atau juga biotik. Situs merupakan suatu bidang tanah yang didalamnya mengandung peninggalan purbakala.

Lihat Juga √ Pengertian Perpindahan Kalor : Konduksi, Konveksi, Radiasi dan Contohnya • Zaman Sejarah Zaman sejarah merupakan suatu zaman di mana manusia itu sudah mengenal tulisan. Zaman sejarah ini dibagi menjadi 3 (tiga) diantaranya sebagai berikut : • Zaman Kuno zaman yang membicarakan sejak kerajaan tertua hingga abad ke-14. Dizaman ini, berkembang kebudayaan Indonesia yang dipengaruhi agama Hindu serta juga Buddha. • Zaman Indonesia Baru Dimulai pada abad ke-15 yang membicarakan masa berkembangnya budaya Islam sampai pada abad ke-18.

• Zaman Indonesia Modern sejak masa pemerintahan Hindia Belanda (1800), pergerakan kemerdekaan Indonesia merdeka sampai sekarang atau juga masa kontemporer. tberdapat eberapa unsur yang sering memengaruhi penyusunan periode sejarah, salah satunya adalaha unsur geografi, karena adanya perubahan tapal batas, perubahan aliran sungai, gedung kuno di rehab, bahkan juga adanya perubahan flora dan fauna dapat mengaburkan jejak-jejak sejarah. Konsep Periodisasi Konsep teoritik mengenai periodisasi sejarah Indonesia ini pernah dibahas dalam Seminar Sejarah Nasional I tahun 1957 dengan hasil berikut ini: • Konsep Periodisasi Prof.

Dr. Soekanto Menurut Dr. Soekanto, periodisasi tersebut hendaknya berdasarkan pada ketatanegaraan artinya bersifat jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi. Pembagian atas babakan masa (periodisasi) yang dengan berdasarkan kenyataan sedapat mungkin harus eksak serta juga praktis.

Menurutnya, periodisasi sejarah Indonesia itu diusulkan dengan secara kronologis sebagai berikut: • Masa pangkal sejarah (- 0) • Masa Kutai-Tarumanegara (0-600) • Masa Sriwijaya-Medang-Singosari (600-1300) • Masa Majapahit (1300-1500) • Masa Kerajaan Islam (1500-1600) • Masa Aceh, Mataram, Makassar (1600-1700) • Masa pemerintah asing (1700-1945) • Zaman Kompeni (1800-1808) • Zaman Daendels (1808-1811) • Zaman British Government (1811-1816) • Zaman Nederlands – India (1816-1942) • Zaman Nippon (1942-1945) • Masa Republik Indonesia (1945-sekarang) • Konsep Periodisasi Prof.

Dr. Sartono Kartodirdjo Menurut beliau sebagai dasar bagi jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi masa (periodisasi) merupakan derajat integrasi yang tercapai di Indonesia dimasa lampau. Menurut sudut pandangnya, faktor ekonomi itu sangat memengaruhi perkembangan sosial, politik, serta juga kultur di Indonesia.

Faktor ekonomi tersebut memengaruhi kontak Indonesia dengan luar negeri yang mendatangkan pengaruh kebudayaan luar, baik budaya Hindu dari India, budaya Islam dari Asia Barat, dan juga budaya barat baik dari Eropa atau juga negara-negara lainnya. Maka ada kemungkinan untuk dapat membedakan dua periode besar, yakni pengaruh Hindu serta pengaruh Islam.

Sebutan dari periode tersebut memakai nama kerajaan sebab sifat masyarakat pada saat itu masih homogen dan juga berpusat pada raja (istana sentris). Dibawah ini periodisasi yang diusulkan oleh Prof. Dr. Sartono diantaranya : • Prasejarah • Zaman Kuno • Masa kerajaan-kerajaan tertua • Masa Sriwijaya (dari abad VII-XIII atau XIV). • Masa Majapahit (dari abad XIV-XV). • Zaman Baru • Masa Aceh, Mataram, Makassar/Ternate/Tidore (sejak abad XVI). • Masa perlawanan terhadap Imperialisme Barat (abad XIX).

• Masa pergerakan nasional (abad XX). • Masa Republik Indonesia (sejak tahun 1945). Lihat Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi √ Pengertian Spesies, Macam Serta Contohnya Contoh Periodisasi Setelah penjelasan diatas dibawah ini merupakan contoh periodisasi diantaranya: 1.

Pembabakan berdasarkan Ir. Sukarno didalam bukunya yang berjudul “Indonesia Menggugat” itu dibedakan atas: • Masa lampau yang jaya • Masa sekarang yang suram • Masa datang yang gemilang 2. Pembabakan Sejarah Indonesia menurut Prof. Mr. M Yamin yang dikenal dengan sebutan “Panca Warsa” antara lain: • Prasejarah Indonesia (….0 M) • Protosejarah Indonesia (0-600 M) • Babakan Kebangsaan (Zaman Kolonial (600-1525 M) • Babakan antar Bangsa (Zaman International (1525-1900 M) • Abad Proklamasi (1900-1945 M).

Jenis-Jenis Periodisasi Periodisai memberikan bentuk dan corak tersendiri pada bahan sejarah yang tidak ada batas-batasnya. Karakteristik itulah yang menjadi pembeda antara babak yang satu dengan yang lain. Ada beberapa factor yang dijadikan kriteria dalam menyusun konsep periodisasi sejarah, antara lain: • Berdasarkan satuan waktu kronologis Periodisasi berdasarkan waktu merupakan cara paling sederhana dalam melakukan periodisasi.

Periodisasi ini biasanya dibulatkan berdasarkan tahun maupun abad, misalnya: • a) 1529: Peperangan antara tentara Portugis dengan tentara Spanyol di Indonesia. 1546: Philipina jatuh ketangan Spanyol sementara Ambon dan Ternate jatuh ketangan Portugis. • b)Sejarah Perancis dalam abad ke-9 SM Namun, periodisasi dengan cara ini kurang efektif. Hal ini diibaratkan memasang patok-patok kilometer yang konstan pada suatu jalan.

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

Patok-patok waktu tersebut tidak berbicara apapun mengenai apa yang terjadi di dalamnya. Periodisasi ini tidak memberi corak/perbedaan peristiwa atau klasifikasi kejadian yang dikandungnya.Yang ada hanyalah perbadaan waktu itu sendiri. • Berdasarkan ciri-ciri yang dikandung oleh kejadian-kejadian Periodisasi ini tidak menjadikan waktu sebagai pembatas utama dalam mengelompokkan sejarah melainkan mengambil ciri-ciri utama dari suatu kejadian-kejadian untuk menjadi pembatas sejarah itu sendiri.

Walaupun demikian, setiap periodisasi tidak dapat lepas dari waktu. Setiap kejadian pasti terikat oleh waktu. Sebab setiap kejadian berlangsung dalam waktu. Oleh karenanya, meskipun waktu bukanlah pembatas utamanya, namun periodisasi ini tetap diikat atau dihubungkan pada waktu.

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

Sebagai contoh: Seperti yang diungkapkan oleh Prof. Moh. Yamin dalam bukunya 6000 Tahun Sang Saka Merah Putih (1957)periodisasi sejarah Indonesia dibagi menjadi enam bagian: • Zaman prasejarah sampai permulaan Tarikh Masehi • Zaman Protohistoris atau mula sejarah Indonesia (permulaan Tarikh Masehi-abad ke-7) • Zaman Sriwijaya Syailendra (abad 7-12) • Zaman Jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi Majapahit (abad 13-16) • Zaman Penyusunan Kemerdekaan Indonesia (abad 16-19) • Abad Proklamasi Kemerdekaan (awalabad 20-pertengahan abad 20) (Ismaun, dkk, 1996: 45) • Berdasarkan ranting Ilmu pengetahuan yang semakin berkembang luas dan kaya isinya memerlukan diferensiasi.

Begitu pula sejarah sebagai ilmu juga melakukan diferensiasi dalam “ranting”. Hal ini memudahkan kita dalam memusatkan perhatian pada bagian-bagian khusus dari sejarah. Hal ini memungkinkan dalam menyejarahkan bidang-bidang kegiatan manusia secara lebih dalam dan seksama untuk memudahkan mengusasai seluruh fakta masalalu yang beraneka macam ragamnya secara terperinci.

Adapun ranting-ranting ilmu sejarah adalah sebagai berikut: • Sejarah ekonomi • Sejarah politik • Sejarah perang • Sejarah konstitusi • Sejarah social, dll. Lihat Juga √ Pengertian Vendor, Fungsi, Tugas, Tangung jawab dan Jenisnya Semua ranting tersebut akan berhimpun dalam sejarah sebagai ilmu.

Pada kedudukan tertinggi semua ranting akan bersatu dalam sejarah manusia. Periodisasi antar negara satu dengan negara yang lain tentu tidak sama. Sementara itu, periodisasi sejarah dunia disusun atas dasar objektif dengan memperhatikan syarat ilmiah secara universal. Hal-hal yang Mempengaruhi Periodisasi Periodisasi sejarah sebagai dasar penyusunan cerita sejarah sangat dipengaruhi oleh sejarawan itu sendiri.

Perbedaan batas-batas pengkurunan berbeda antara sejarawan yang satu dengan yang lain. Periodisasi sejarah merupakan pendapat para sejarawan berdasarkan tafsiran dari pengamatannya.

Oleh sebab itu periodisasi bersifat subyektif dan seringkali menimbulkan perbedaan pendapat/pandangan antara sejarawan yang satu dengan yang lain. Perbedaan ini disebabkan oleh subjek permasalahan, adanya perbedaan cara penilaian dan cara berpikir sejarawan itu sendiri.

Maka dari itu periodisasi erat hubungannya dengan agama, filsafat, kepercayaan, keyakinan, dan pandangan hidup. Selain itu perbedaan sikap, kebudayaan, dan politik masanya juga dapat mempengaruhi cara berpikir para sejarawan. Seperti halnya perbedaan pendapat jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi awal kurun Hindia-Belanda. Ada yang mengatakan setelah seluruh wilayah Indonesia dikuasai Belanda. Ada pula yang mengatakan bahwa hal itu dimulai sejak Belanda mulai menanamkan kekusasaannya di Indonesia, atau bahkan sejak lahirnya nama Hindia-Belanda itu sendiri.

Babakan waktu merupakan cerminan pandangan hidup penyusun. Kepribadian penyusun tampak di dalamnya. M. Ali (2006: 55) menyimpulkan “babakan waktu sebetulnya merupakan rangkaian (intisari) menurut keyakinan seseorang penulis, sehingga sejauh mana pengetahuan seseorang tentang sejarah dapat dilihat dari babakan waktu yang dibuat olehnya.” Maka dari itu, dangkal, dalam, luas atau sempit pengetahuan penyusun tampak dari babakan waktu yang dibuatnya.

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

Daftar Pustaka: • Daulay, Agus Salim. Diktat Psikologi Perkembangan. STAIN Padangsidimpuan, Untuk Kalangan Sendiri. 2007. • Ahmadi, Abu, dan Munawar Sholeh. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta 2005. • Desmita.

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2005. • Moh. Kasiram. Ilmu Jiwa Perkembangan, Bagian Ilmu Jiwa Anak. Surabaya: Usaha Nasional. 1983. • Mujib, Abdul, dan Jusuf Mudzakir. Nuansa-Nuansa Psikologi Islam.

jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi

Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 2002. • Sabri, M. Alisuf. Psikologi Umum dan Perkembangan. Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 1993. • Sumadi Suryabrata. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

1990. • Syah, Muhibbin. Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2009. • Zabarzad. Al-Qur’an Terjemahan. Bandung: Sinar Baru Algensindo. 2010. Baca Juga : • √ Pengertian Ilustrasi, Tujuan, Fungsi, Teknik, Contoh & Jenis Menurut Para Ahli • √ Pengertian Gelombang Mekanik, Karakteristik, Jenis, Contoh dan Rumusnya • √ Pengertian Magnet, Sifat, Bentuk Jenis, dan Teorinya • √ Pengertian Apresiasi • √ Resensi : Pengertian, Unsur, Jenis, Struktur, Tujuan dan Manfaat Menurut Para Ahli Sebarkan ini: • • • • • Posting pada SMP Ditag 3 unsur waktu dalam sejarah, anakronis, anakronisme, arti kronik, arti periodisasi dalam sejarah, arti sinkronik, asal kata periodisasi, bentuk periodisasi sejarah indonesia, catatan sejarah, ciri-ciri periodisasi menurut jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi ahli, contoh babakan waktu sejarah indonesia, contoh diakronik brainly, contoh kronik, contoh periodisasi, contoh periodisasi dalam kehidupan sehari-hari, contoh periodisasi dalam kehidupan sehari-hari contoh periodisasi sejarah, contoh periodisasi dunia, contoh periodisasi peristiwa sejarah indonesia yang tersusun secara kronologis adalah, contoh periodisasi politik, contoh peristiwa kronologi, contoh topik sejarah yang diakronik, definisi konsep keberlanjutan, definisikan sejarah sebagai cerita atau kisah, fungsi periodisasi, ilmu sejarah bersifat empiris yang berarti, istilah kronologi, jelaskan konsep waktu dalam sejarah, jelaskan pengertian kronologi, jelaskan pengertian sejarah secara umum, jelaskan perbedaan kronologi dan kronik, jelaskan tiga unsur dalam ilmu sejarah, kajian sejarah yang bersifat sinkronis, kata lain periodisasi adalah, kelebihan sumber sejarah tekstual, kemukakan pengertian periodisasi sejarah, konsep kausalitas, konsep kronologi, konsep kronologis, konsep periodisasi, kronik, kronologi, kronologi adalah, kronologi sejarah, manfaat periodisasi, manfaat periodisasi dan kronologi, pembabakan, pengertian kausalitas, pengertian kronik, pengertian kronologi, pengertian periodisasi dan tujuan pembuatannya, pengertian periodisasi sejarah, perbedaan periodisasi dan kronologi, perhatikan kajian-kajian sejarah berikut ini, periodesasi, periodisasi kbbi, periodisasi masa, periodisasi masa praaksara, periodisasi secara geologis, periodisasi sejarah, periodisasi sejarah indonesia, periodisasi sejarah indonesia brainly, periodisasi zaman praaksara, sebutkan 4 tujuan dari pembabakan waktu, sebutkan ciri-ciri berpikir diakronis, sebutkan kegunaan sejarah, sebutkan tujuan dari pembabakan waktu, sejarah yang bersifat sinkronis, tiga unsur penting dalam ilmu sejarah, tradisi praaksara, tujuan kronologi, tujuan periodisasi, tujuan periodisasi dalam sejarah Pos-pos Terbaru • √ Pengertian Kecerdasan Sosial • √ Plasenta : Pengertian, Struktur, Proses dan Fungsinya • √ Biologi : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Ciri Dan Cabangnya • √ Pengertian Semiotika, Komponen, Cabang, dan Macam Menurut Para Ahli • √ Pengertian Kloning, Tujuan, Contoh dan Manfaatnya • √ Pengertian Olahraga, Tujuan, Manfaat, Jenis dan Menurut Ahli • √ Pengertian Afinitas Elektron, Sifat, Jenis Dan Polanya • √ Pengertian Gulma, Jenis, Contoh dan Cara Pengendaliannya • √ Pengertian Gunung, Jenis, Manfaat dan jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi Contohnya • √ Pengertian Otot Polos • √ Pengertian Gen, Fungsi, Struktur, Perbedaan dan Sifatnya • jelaskan keuntungan penggunaan periodisasi Pengertian Ius Soli & Ius Sanguinis, Perbedaan, Dampak dan Contoh • √ Pengertian Hormon • √ Pengertian Gas Alam, Komposisi, Jenis, Manfaat dan Sifatnya • √ Pengertian Empiris • Daur Air • Teks Eksplanasi • Fungsi Dan Ciri Alveolus • Pengertian Data • Teks Deskripsi • Enzim • Indikator Asam Basa • Ikhtisar : Pengertian, Ciri, Fungsi, Cara Penyusun, Struktur • Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Jenis, Sifat dan Nilai atau Besarnya • Pengertian Dan Contoh Agresi • Perpindahan Kalor • Pengertian Suku • Simposium • Karakteristik Hikayat • Teks Prosedur • Struktur Dan Unsur Intrinsik Novel • Pengertian Negosiasi • Prakarya • Drama • Frasa • Pengertian Produksi • Reboisasi Adalah • Diksi • Rangkuman Dan Ringkasan • Kinemaster Pro • Alight Motion Pro

Periodization on the world : Tipe-tipe Periodization




2022 www.videocon.com