Ciri ciri diabetes di usia muda

ciri ciri diabetes di usia muda

Diabetes adalah penyakit kronis yang dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal usia. Namun banyak masyarakat yang masih menganggap jika diabetes hanya menyerang orang tua. Semakin cepat mengetahui ciri-ciri diabetes di usia muda dapat meminimalisir terjadinya komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan.

Memulai hidup sehat, pola makan yang baik dan rutin berolahraga adalah cara terbaik menghindari munculnya komplikasi akibat diabetes. Sampai sejauh ini belum ada obat diabetes untuk menyembuhkan penyakit ini, melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin dan mewaspadai gejala-gejalanya amatlah sangat penting. Berikut gejala diabetes yang sebaiknya Anda perhatikan dan waspadai sejak dini. Periksakan diri Anda ke dokter apa bila mempunyai ciri-ciri diabetes di bawah ini. Baca nanti: 6 Jenis Makanan dan Minuman Ini Wajib Dikonsumsi Penderita Diabetes Ciri-Ciri Terkena Diabetes di Usia Muda 1.

Mudah Dehidrasi atau Kehausan Jika seseorang mempunyai gejala mudah dehidrasi atau kehausan padahal sudah memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan tidak melakukan aktivitas fisik yang berlebih maka bisa jadi ini adalah ciri-ciri orang terkena diabetes.

Hal ini terjadi karena kadar gula yang berlebih dalam darah akan menyerap air secara terus-menerus yang mengakibatkan kondisi polidipsia atau kehausan secara berlebihan. 2. Terlalu Sering Buang Air Kecil Wajar jika seseorang banyak mengkonsumsi air untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh atau karena merasakan haus yang berlebih. Namun jika ciri ciri diabetes di usia muda ini terjadi melebihi volume harian orang dewasa melakukan ekskresi maka dapat disinyalir terkena diabetes.

Normalnya orang dewasa mengeksresikan air seni dalam setiap harinya hanya dua liter saja. Namun jika berlebih terutama terjadi di malam hari, maka patut diwaspadai. 3. Selalu Merasa Lapar Produksi insulin yang berkurang secara drastis dapat mengakibatkan sulitnya memasukkan gula ke sel yang berakibat otot dan organ melemah sehingga tubuh kehilangan energi. Akibat kekurangan energi tersebut maka otak akan mengirimkan sinyal rasa lapar agar tubuh segera mendapatkan asupan energi melalui makanan.

Kondisi timbulnya rasa lapar itu disebut juga dengan poliphagia, jika kondisi ini terus berlanjut maka dapat dikategorikan sebagai salah satu gejala diabetes. 4. Terjadi Penurunan Berat Badan Secara Drastis Meski penderita diabetes mempunyai gejala yang mudah lapar dan telah banyak mengkonsumsi makanan namun tetap mengalami penurunan berat badan yang tidak normal, ini adalah faktor utama dari diabetes.

Hal tersebut terjadi karena gangguan metabolisme pada glukosa yang mengakibatkan tubuh akan melakukan alternatif lain untuk mendapatkan energi dengan pembakaran pada otot dan lemak hingga orang terlihat kurus. 5. Kelelahan dan Lesu Melihat gejala-gejala seperti di atas yang membuat orang mudah lapar dan haus belum tentu akan terhindar dari kelelahan atau rasa lesu.

Penurunan berat badan yang diakibatkan oleh pembakaran otot dan lemak secara abnormal ini akan membuat tubuh penderita diabetes merasa kelelahan walau tidak banyak melakukan aktivitas.

ciri ciri diabetes di usia muda

6. Gangguan Pada Pandangan Terjadinya ciri ciri diabetes di usia muda yang ekstrem akibat tingginya gula darah akan berakibat pada pandangan yang kabur karena cairan dalam lensa mata juga ikut diserap tubuh. Jika sudah terjadi pada gangguan penglihatan ini ciri ciri diabetes di usia muda segera untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jika tidak ditangani secara cepat maka risiko kehilangan penglihatan total akan terjadi.

Baca juga: Katarak: Penyebab, Gejala, Mencegah dan Mengobati 7. Terjadi Luka Yang Lama Sembuhnya dan Mudah Terkena Infeksi Ciri fisik secara nyata dari terjadinya diabetes pada seseorang adalah terjadinya luka yang sangat sulit diobati. Diabetes tipe 2 berpengaruh terhadap kemampuan tubuh untuk melakukan penyembuhan luka.

Bila luka tidak kunjung sembuh maka dapat berisiko terkena infeksi yang serius dan perlu tindakan medis. 8. Warna Kulit Menjadi Gelap Gangguan insulin yang tidak normal akan berakibat terhadap kulit yang menghitam.

Waspadai jika terjadi kondisi acanthosis nigricans atau munculnya bercak hitam pada lipatan seperti ketiak atau leher. Itulah ciri-ciri atau gejala diabetes yang harus diwaspadai pada usia dini.

Jika terjadi beberapa gejala seperti di atas, jangan menyepelekannya dan segera lakukan pemeriksaan gula darah ke rumah sakit. Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang telah banyak mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri. Terdapat 4 layanan keperawatan profesional: PERAWAT MEDIS, PERAWAT ORANG SAKIT, PERAWAT LANSIA dan PERAWAT DISABILITAS.

Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Hubungi sekarang! Baca juga: • Obat Diabetes Alami Ini Ampuh Kontrol Gula Darah • 5 Daftar Penyakit Kronis Lansia Ini Akan Kita Alami Saat Menua • Sering Mengkonsumsi Minuman Manis? Hati-Hati 5 Penyakit Kronis Berikut Ini Insan Medika adalah salah satu Perusahaan Penyedia Layanan Home Care Live-In terbaik di Indonesia sekaligus salah satu perintis Home Care berbasis digital pertama di Indonesia. Menghadirkan layanan Home Care Live-In 24 Jam yang melayani seluruh kota besar di Indonesia, mulai dari Perawat Anak, Perawat Lansia, Perawat Orang Sakit hingga Perawat Medis atau ICU.

Diabetes adalah salah satu penyakit berbahaya yang dapat mengakibatkan kematian. Karena itulah penyakit diabetes disebut juga dengan penyakit mematikan dan ditakuti banyak orang. Penyakit ini bisa menyerang usia berapapun. Sebenarnya semua orang rentan terkena penyakit ini, bahkan bayi di dalam kandungan pun juga berisiko terkena diabetes. Meski berbahaya, diabetes bisa dicegah dengan beberapa cara agar Anda tidak terkena penyakit tersebut.

Diabetes kini mulai menyerang anak muda. Tidak dipungkiri bahwa gaya hidup anak muda saat ini tergolong kurang sehat.

Seringnya mengkonsumsi junk food, makanan berlemak, minuman bersoda, dan memiliki aktivitas yang super padat membuat risiko terkena diabetes semakin tinggi. Diabetes yang tidak segera ditangani dapat menimbulkan komplikasi dan memunculkan berbagai penyakit lainnya, seperti penyakit jantung, kehilangan penglihatan, gagal ginjal, stroke dan lain sebagainya.

Bagi anak muda sebaiknya waspada dan berhati-hati untuk lebih memperhatikan kesehatan tubuh serta memulai untuk hidup sehat. Berikut ini beberapa orang yang memiliki risiko terkena diabetes di usia muda: 1. Riwayat Keluarga Mengidap Diabetes Anak yang memiliki orang tua pengidap diabetes memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang berasal dari golongan non penderita.

ciri ciri diabetes di usia muda

Beberapa ahli berpendapat bahwa diabetes dapat disebabkan karena faktor keturunan dan faktor genetik. Diabetes karena faktor genetik, kemudian disebut sebagai diabetes keturunan. Selain keturunan keluarga, ada juga beberapa etnis yang lebih berisiko terkena diabetes. 2. Kebiasaan Merokok Tanpa dipungkiri seringkali kita temukan ciri ciri diabetes di usia muda muda yang merokok.

Kebiasaan buruk ini sangat tidak baik bagi tubuh karena dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai macam penyakit, salah satunya diabetes. Merokok dapat menyebabkan metabolisme tubuh terganggu dan produksi hormon insulin menurun. Baca juga: Gejala Awal Diabetes. 3. Sering Begadang Kebiasaan buruk anak muda selanjutnya adalah begadang. Seringkali begadang dilakukan karena mengerjakan tugas, lembur, atau bahkan menonton bola. Begadang akan membuat tubuh memproduksi gula berlebih karena tubuh terus melakukan aktivitas yang membutuhkan energi.

Akibatnya metabolisme menjadi terganggu dan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes. 4. Memiliki Pola Makan Tidak Sehat Seseorang yang memiliki pola makan tidak sehat dan tidak teratur berisiko terkena penyakit diabetes.

Mengkonsumsi makanan tidak sehat seperti junk food, gorengan, ngemil makanan berbahan pengawet, minum minuman manis dan bersoda memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan risiko diabetes. Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Penderita Diabetes.

5. Jarang Bergerak Kebanyakan anak muda jaman sekarang lebih sering menghabiskan waktunya dengan duduk dan tidak banyak melakukan gerakan fisik. Kebiasaan seperti ini dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.

Oleh karena itu sebisa mungkin lakukan olahraga secara rutin. 6. Kelebihan Berat Badan Tak jarang ditemui anak muda yang kelebihan berat badan atau obesitas, bahkan dalam beberapa kasus obesitas juga dialami oleh balita. Obesitas bisa disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya adalah sering mengkonsumsi makanan berlemak, kurang gerak, dan jarang olahraga.

Seseorang yang mengalami obesitas akan lebih mudah terserang diabetes. Baca juga: Cara Mengobati Diabetes yang Sudah Parah. 7. Stress Banyaknya tekanan dalam pekerjaan, sekolah, maupun masalah pribadi dapat mengakibatkan stress. Banyak anak muda mengalami stress yang berkepanjangan yang berdampak tidak baik bagi tubuh.

Stress membuat produksi gula dalam tubuh meningkat, sehingga risiko terkena diabetes menjadi lebih besar. Orang yang memiliki kebiasaan buruk seperti di atas memiliki risiko terkena diabetes lebih tinggi.

Oleh karena itu segera ubah kebiasaan buruk tersebut dan selalu menerapkan pola hidup sehat dari usia sedini mungkin. Sponsors Link Ciri-Ciri Diabetes di Usia Muda Umumnya anak muda tidak merasakan adanya gejala diabetes melitus, karena kurang memperhatikan kondisi tubuhnya. Beberapa gejala ringan yang umum dialami penderita diabetes adalah mudah lapar, mudah haus, dan sering buang air kecil.

ciri ciri diabetes di usia muda

Anak muda perlu mengenali ciri-ciri seseorang terkena diabetes agar dapat terdeteksi secepat mungkin. Bagaimana ciri-cirinya? Berikut ini adalah ciri-ciri seseorang terkena diabetes di usia muda: 1. Sering Buang Air Kecil Penderita diabetes akan mengalami buang air kecil yang lebih sering dari orang normal. Hal ini terjadi karena insulin tidak dapat menyerap banyaknya glukosa, dan ginjal tidak dapat menyaring glukosa untuk kembali ke darah. Ketika hal tersebut terjadi, ginjal akan menghancurkan glukosa dengan cara menarik tambahan air dari darah sehingga kantung kemih akan cepat penuh.

2. Sering Haus Ciri-ciri yang kedua adalah sering merasakan haus. Kondisi ini disebabkan karena cairan banyak yang terbuang ketika buang air kecil yang terlalu sering. Akibat dari hal tersebut tubuh lebih banyak membutuhkan cairan untuk menukar cairan yang hilang.

Baca juga: Ciri ciri diabetes di usia muda Diabetes Basah. 3. Sering Lapar Sering merasakan lapar memang hal yang biasa dialami oleh setiap orang, namun jika sering merasakan lapar secara berlebihan, hal tersebut perlu diwaspadai.

Sering merasa lapar atau nafsu makan bertambah secara tidak wajar merupakan ciri-ciri seseorang mengidap diabetes. 4. Berat Badan Semakin Menurun Jika mengalami berat badan yang semakin lama semakin menurun, sebaiknya waspada dan segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Menurunnya berat badan secara terus menerus merupakan ciri-ciri seseorang terkena diabetes. Berat badan semakin berkurang karena pankreas tidak memproduksi insulin, sehingga sel tidak bisa menyerap glukosa.

Ketika hal tersebut terjadi maka lemak ciri ciri diabetes di usia muda dipecah untuk menghasilkan energi yang akhirnya mengakibatkan berat badan menurun. Sponsors Link 5. Mudah Mengantuk Biasanya penderita diabetes lebih mudah mengantuk.

rasa kantuk akan semakin terasa ketika pagi sampai siang hari antara pukul 10-12 siang. Jika dibuat istirahat, maka diabetes akan semakin parah karena gula darah akan semakin bertambah. Baca juga: Gejala Diabetes Gestasional. 6. Mudah Lelah Mudah lelah tidak hanya dialami oleh penderita diabetes, namun penderita anemia juga mengalami hal yang sama.

Kurangnya glukosa yang bisa diserap oleh sel mengakibatkan kurangnya produksi energi. Hal ini menyebabkan penderita diabetes mudah lelah. 7. Merasa Pegal-Pegal Jika Anda sering mengalami pegal-pegal padahal tidak melakukan aktivitas berat, bisa jadi itu merupakan gejala diabetes. Hal ini bisa terjadi karena tubuh mengalami dehidrasi yang menyebabkan otot menjadi kering dan menimbulkan rasa pegal dan tidak nyaman.

8. Penglihatan Mulai Kabur Ciri-ciri yang muncul adalah penglihatan akan semakin tidak jelas dan kabur. Hal ini disebabkan karena kadar glukosa yang terlalu tinggi sehingga dapat mengganggu kemampuan penglihatan. Oleh karena itu penderita diabetes akan mengalami gangguan pada penglihatannya. Baca juga: Cara Menurunkan Diabetes Secara Alami. 9. Kesemutan dan Mati Rasa Umumnya kesemutan dan mati rasa dialami oleh penderita diabetes. Hal tersebut bisa terjadi karena terjadi kerusakan pada sistem syaraf yang disebabkan karena kadar glukosa terlalu tinggi.

Biasanya kesemutan akan muncul pada bagian tangan, kaki, dan jari dan pada akhirnya akan mengakibatkan mati rasa. 10. Luka Sulit Sembuh Umumnya penderita diabetes akan mengalami proses penyembuhan luka yang cukup lama.

Jika tidak segera mendapat penanganan tepat, maka kondisi akan semakin parah. Luka yang tidak kunjung sembuh akan menyebabkan infeksi dan pada banyak kasus akan berakhir pada amputasi. 11. Penyakit Kulit Diabetes dapat menimbulkan penyakit kulit seperti kulit bersisik, gatal, dan iritasi.

Penyakit kulit ini terjadi karena sirkulasi darah tidak berjalan dengan baik dan kelenjar keringat mengalami disfungsional. Baca juga: Gejala Awal Diabetes Pada Kulit. 12. Warna Kulit Berubah Ciri ciri diabetes di usia muda Gelap Penderita diabetes akan mengalami masalah kulit seperti munculnya bintik-bintik gelap pada kulit.

Hal ini bisa terjadi karena terjadi perubahan pigmen kulit yang disebabkan oleh insulin. Biasanya bintik-bintik gelap muncul pada bagian leher. 13. Infeksi Jamur Biasanya infeksi jamur dialami oleh wanita yang mengidap diabetes.

Infeksi jamur akan menyerang bagian mulut seperti sariawan dan bagian vagina. Selain itu kondisi tersebut juga dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Baca juga: Gejala Diabetes pada Pria. 14. Infeksi Gusi Beberapa penderita diabetes juga akan mengalami infeksi pada gusi yang ciri ciri diabetes di usia muda dilihat pada perubahan warna gusi menjadi ciri ciri diabetes di usia muda dan terjadi iritasi serta pembengkakan pada gusi.

Baca juga: Cara Mengobati Diabetes Secara Tradisional. 15. Pusing dan Mual Biasanya penderita diabetes akan merasakan pusing yang disertai dengan rasa mual. Jika sering mengalami hal ini, maka Anda harus lebih berhati-hati dan segera memeriksakan diri. Baca juga: Tujuan Pengobatan Diabetes. 16. Bau Mulut Tubuh yang mengalami dehidrasi akan membuat mulut menjadi kering.

Kekeringan pada mulut akan menyebabkan bau mulut. Selain karena ciri ciri diabetes di usia muda, bau mulut juga disebabkan karena efek proses lemak yang dibakar menjadi energi. 17. Kaki Membengkak Jika Anda mengalami pembengkakan kaki lebih besar dari ukuran biasanya, sebaiknya hal tersebut patut dicurigai.

Namun selain dialami oleh penderita diabetes, pembengkakan pada kaki juga dialami oleh penderita penyakit jantung, jadi diperlukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatan Anda yang sebenarnya. Baca juga: Gejala Diabetes Kering. Agar cepat terdeteksi, tidak perlu menunggu ciri-ciri seperti di atas muncul.

Sebaiknya lakukan pemeriksaan sedini mungkin agar cepat mendapatkan penanganan medis. Beberapa ciri-ciri diatas tidak hanya dialami oleh penderita diabetes. Melakukan pemeriksaan adalah cara terbaik untuk memastikan kondisi tubuh Anda secara tepat.

Alangkah lebih baik lagi jika kita melakukan pencegahan sedini mungkin agar tidak terserang penyakit diabetes. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes seperti di bawah ini.

Cara Mencegah Diabetes di Usia Muda Setelah mengetahui ciri-ciri diabetes di usia muda, apa selanjutnya yang bisa dilakukan? Tentu dengan mencegah penyakit diabetes agar tidak terjadi pada diri kita. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes: • Mengontrol Gula Darah Kadar gula darah yang tinggi merupakan penyebab utama penyakit diabetes.

Untuk menghindarinya, kendalikan gula darah Anda dengan cara menerapkan pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang. Sebaiknya lakukan pemeriksaan secara rutin untuk mengontrol kadar gula Anda. Baca juga: Karbohidrat Untuk Penderita Diabetes.

• Berolahraga Melakukan olahraga sederhana secara rutin akan memberikan efek positif terhadap tubuh. Tubuh yang sering digunakan untuk bergerak akan menghindarkan diri dari diabetes dan juga obesitas. Melakukan olahraga secara rutin juga akan menghindarkan diri dari stress dan tubuh menjadi lebih segar.

• Hilangkan Kebiasaan Buruk Kebiasaan buruk seperti merokok, mengkonsumsi makanan tidak sehat, sering begadang akan meningkatkan risiko diabetes. Agar diabetes tidak terjadi, maka buanglah jauh-jauh kebiasaan buruk tersebut. Baca juga: Cara Mencegah Diabetes Keturunan. Demikian pembahasan mengenai ciri-ciri diabetes di usia muda dan pencegahan yang harus dilakukan agar terhindar dari penyakit diabetes.

Semoga bermanfaat.
Diabetes usia muda bisa terjadi karena gaya hidup tidak sehat. Penting untuk mengenali ciri-ciri diabetes agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Berikut ini ciri, penyebab, hingga cara mencegah diabetes di usia muda. Apakah diabetes usia muda bisa terjadi?

Diabetes usia muda bisa terjadi karena beberapa hal. Salah satu faktor pencetusnya adalah gaya hidup tidak seimbang yang dimiliki anak muda. Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji dan makanan dengan kadar gula tinggi juga menjadi pelopor hadirnya penyakit ini. Pasalnya, diabetes tidak memandang usia saat menyerang, semua golongan bisa terjangkit, termasuk anak muda.

Diabetes terbagi menjadi 2 jenis, yakni tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 merupakan penyakit autoimun serius yang menyebabkan pankreas berhenti memproduksi insulin. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya diabetes pada anak muda. Penyakit ini bahkan bisa dideteksi sejak anak-anak.

Pada diabetes tipe 1, ciri diabetes bisa lebih mudah terdeteksi karena berkembang cukup cepat dalam hitungan minggu saja. Sedangkan diabetes tipe 2, merupakan penyakit diabetes yang berasal dari gaya hidup tidak sehat sehingga tubuh mengalami gangguan untuk menggunakan insulin dengan benar. Glukosa pada tubuh pun tidak diproses dengan baik sehingga kadar gula darah menjadi tinggi. Diabetes tipe 2 juga bisa menyerang seseorang yang masih muda, sama seperti menyerang orang dewasa atau lanjut usia.

Pada usia dewasa dan lanjut usia, penyakit ini sebagai efek dari tidak dapatnya mengontrol asupan gula yang masuk ke dalam tubuh. Gejala diabetes usia muda Diabetes di usia muda menjadi momok yang menakutkan. Perlu untuk mengetahui gejala yang timbul bagi penderita diabetes di usia muda. Berikut ini gejala yang umum terjadi pada penderita diabetes baik pada tipe 1 maupun diabetes tipe 2.

1. Nafsu makan meningkat Nafsu makan yang meningkat menjadi salah satu gejala diabetes. Penderitanya akan lebih mudah merasa lapar, apalagi untuk kamu yang memiliki banyak aktivitas. Hal itu dikarenakan tubuh tidak bisa mengolah gula menjadi energi dengan baik.

Akibatnya, tubuh tidak memiliki cadangan energi sehingga membutuhkan asupan energi dengan cara terus menerus makan. Tubuh menjadi lebih mudah lapar untuk tetap bisa beraktivitas sebagaimana biasanya.

2. Sering kehausan dan buang air kecil Gejala diabetes selanjutnya adalah rasa haus dan intensitas buang air kecil yang sering. Ciri ini biasa terjadi pada penderita diabetes, baik tipe 1 maupun diabetes tipe 2. Gejala ini bisa menjadi lampu merah bagi penderita diabetes untuk segera memeriksakan diri. Rata-rata orang biasanya akan buang air kecil antara empat hingga tujuh kali dalam 24 jam. Akan tetapi, penderita diabetes mungkin lebih sering buang air kecil.

Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan tubuh memerlukan cairan dari jaringan sehingga tubuh menjadi lebih mudah dehidrasi. Rasa inilah yang mendorong penderita diabetes untuk terus merasa kehausan. Nahkonsekuensi dari sering minum ini berdampak pada intensitas buang air kecil yang banyak. Pada diabetes tipe 2, mungkin gejala buang air kecil ini akan lebih sering ciri ciri diabetes di usia muda di malam hari.

3. Sering kelelahan Berbanding terbalik dengan nafsu makan yang meningkat. Justru tubuh kamu menjadi lebih mudah lelah karena kekurangan gula dalam sel. Jika pada umumnya tubuh bisa mengubah glukosa menjadi energi.

Penderita diabetes justru tidak dapat mengolah glukosa meskipun dengan intensitas makan yang sering. Tubuh tidak berhasil memproses insulin sehingga glukosa tidak bisa diserap oleh tubuh. Akibatnya, kamu menjadi lebih mudah lapar dan juga kelelahan sekaligus. Rasa lelah ini yang berbahaya sebab bisa membuat penderitanya merasakan kantuk, susah bernafas lega atau sesak napas. Bahkan, saking berbahayanya, anak remaja dengan riwayat diabetes dapat mengalami pingsan atau tak sadarkan diri.

4. Berat badan menurun Gejala ciri ciri diabetes di usia muda selanjutnya adalah berat badan menurun. Meskipun intensitas makan kamu cukup sering, rupanya tubuh tidak mendapat asupan kalori yang cukup. Akibat kurangnya energi yang disuplai gula maka jaringan otot dan cadangan lemak menyusut. Hal ini membuat berat badan kian menurun. Namun demikian, kondisi ini jarang terjadi pada anak-anak dengan diabetes tipe 2 dibanding dengan diabetes pada tipe 1. 5. Penglihatan kabur Gejala diabetes usia muda selanjutnya adalah perubahan penglihatan.

Penglihatan kabur akibat perubahan kadar cairan dalam tubuh sehingga membuat lensa mata menjadi bengkak. Tingginya kadar gula darah menyebabkan tubuh menarik cairan dari lensa mata kamu. Hal ini yang mengubah bentuk dan menyebabkan lensa mata menjadi tidak fokus dan kabur. 6. Luka sulit atau lama sembuh Luka yang lama sembuh bisa menjadi ciri penderita diabetes.

Gula darah yang tinggi mempengaruhi aliran darah sehingga saraf menjadi rusak dan tubuh sulit untuk memperbaiki diri atau menyembuhkan lukanya. Bahkan, hal ini bisa menjadi lebih parah jika penderita diabetes sering tidak menyadari adanya luka di kaki. Akibatnya, saraf pada tubuh menjadi sulit atau sudah tidak lagi merasakan nyeri. 7. Infeksi jamur pada wanita Infeksi jamur sebagai gejala diabetes yang biasanya banyak dialami wanita.

Bagi wanita, ada gejala tambahan ketika terkena diabetes, yakni infeksi jamur terutama di vagina. Perlu kamu ketahui, jamur sangat menyukai gula. Ketika kadar gula darah kamu tinggi maka jamur semakin mudah berkembang. Area lain dari tubuh yang menjadi sasaran jamur yaitu setiap area lipatan yang hangat dan lembap.

Misal, ada di jari tangan dan kaki, ada juga di bawah payudara, atau bahkan di dalam organ seksual. 8. Penurunan gairah seksual pada pria Selain gejala umum diabetes, pria dengan diabetes mungkin mengalami penurunan gairah seks, disfungsi ereksi (DE), hingga kekuatan otot yang buruk. Lantas, apa penyebab terjadinya diabetes di usia muda? Mari simak penjelasannya berikut ini. Penyebab diabetes usia muda Penyebab diabetes usia muda beragam mulai dari keturunan hingga gaya hidup yang cenderung tidak sehat.

Banyak yang menyebut jika salah satu penyebab diabetes adalah keturunan. Pernyataan tersebut tidak sepenuhnya salah sebab memang ada beberapa faktor resiko yang bisa menjadi cikal bakal terjadinya diabetes di usia muda. Berikut faktor resiko yang perlu kamu tahu: • Memiliki riwayat diabetes di keluarga • Kelebihan berat badan • Kurang aktivitas fisik dan tidak pernah berolahraga Selain itu, gaya hidup tidak sehat menjadi faktor pencetus diabetes di usia muda.

Pola makan yang tidak sehat seperti kebanyakan memakan fast food dan makanan manis dengan kadar gula tinggi. Ketika mengkonsumsi gula berlebihan akan terjadi peningkatan resistensi insulin. Kemudian tubuh menjadi tidak dapat memproses gula dengan baik. Lonjakan kadar gula darah inilah yang menjadi pemicu diabetes tipe 2.

Cara mengatasi diabetes usia muda Cara mengatasi diabetes di usia muda harus tepat. Terapi diabetes yang dilakukan berupa kontrol kadar gula darah agar tetap pada batas normal. Berikut hal yang bisa kamu lakukan. 1. Suntik Insulin Pemberian insulin biasanya menjadi obat utama bagi penderita diabetes tipe 1. Terapi insulin bisa berlangsung jangka panjang bahkan seumur hidup. Sebab tubuh sudah tidak mampu memproduksinya secara alami.

Sedangkan penderita diabetes tipe 2 mendapat terapi insulin hanya saat kadar gula darah terlalu tinggi. Pasalnya, pada diabetes tipe 2 gejala sudah tidak bisa dikendalikan dengan gaya hidup serta pola makan sehat.

Berikut ini jenis insulin yang bisa digunakan. • Rapid-acting insulin : bekerja 15 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 3-4 jam. • Regular (short-acting) insulin : bekerja 30-60 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 5-8 jam. • Intermediate-acting insulin : bekerja 1-2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan 14-16 jam.

• Long-acting insulin : bekerja 2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan hingga 24 jam. • Ultra long-acting insulin : bekerja 6 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan sekitar 36 jam. • Insulin campuran: kombinasi antara intermediate-acting insulin dan short-acting insulin. Tak seperti tipe 1, penderita diabetes tipe 2 hanya membutuhkan suntikan insulin ketika kadar gula darah melebih batas normal dan tidak dapat dikendalikan melalui pola makan sehat atau konsumsi obat-obatan.

Namun demikian, pastikan ciri ciri diabetes di usia muda mendapat resep ini dengan konsultasi dengan dokter terkait, ya.

2. Konsumsi obat Biasanya, untuk mengatur insulin dan mengatur kadar gula darah, kamu akan mendapatkan resep berupa obat metformin oleh dokter. Jenis obat ini biasanya diberikan untuk penderita diabetes tipe 2.

Dalam pengobatan diabetes tipe 2, metformin digunakan sebagai obat tunggal atau dikombinasikan insulin atau obat antidiabetes lain. Jenis obat ini tidak boleh digunakan sembarang.

Pastikan kamu mendapat resep dokter untuk menghindari efek samping dari obat. Sedangkan untuk diabetes tipe ciri ciri diabetes di usia muda diberikan obat tertentu yang bertujuan melindungi organ seperti jantung, ginjal, hingga kerusakan hati.

3. Pola hidup sehat Pola hidup sehat menjadi salah satu cara ampuh mengatasi diabetes usia muda. Cara ini paling mudah dan sederhana karena kamu diharuskan untuk konsumsi makan sehat, olahraga yang rutin, istirahat cukup, minum air putih, dan tidak merokok serta minuman beralkohol. Cara mencegah diabetes di usia muda Cara mencegah diabetes di usia muda bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti menjaga pola makan dan olahraga yang rutin.

Pastikan kamu selalu memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala diabetes, ya. 1. Atur pola makan Cara mencegah diabetes di usia muda salah satunya adalah mengatur pola makan yang sehat. Mengubah pola makan menjadi cara pertama yang bisa kamu lakukan agar terhindar diabetes usia muda. Jika selama ini kamu kurang mengontrol asupan lemak, gula, dan makanan siap saji, pastikan mulai sekarang membatasinya, ya.

Kamu bisa memilih makanan dengan rendah lemak dan kalori. Dianjurkan mengkonsumsi makanan yang tinggi serat, seperti sayur dan buah-buahan. Selian asupan serat, perhatikan asupan protein kamu, seperti telur, tahu, dan tempe. Untuk asupan karbohidrat kamu bisa menggantinya dengan yang lebih sehat, yakni nasi merah, jagung, atau ubi jalar. Pola makan yang sehat selain bisa mencegah diabetes di usia muda. Juga membantu kamu terhindar dari beragam penyakit akibat pola makan yang salah.

2. Rutin olahraga Rutin olahraga sama dengan menjaga diri tetap bugar. Pasalnya, otot yang digunakan lebih sering untuk bergerak bisa meningkatkan kemampuan otot menyerap insulin dan glukosa yang dibutuhkan tubuh.

Sebaiknya hindari kegiatan berdiam diri yang memicu datangnya diabetes. Misal, terlalu lama duduk menonton TV, bermain gadget, komputer dan lainnya dengan minim gerak.

Kebiasaan ini bisa membuat berat badan mudah naik dan menyebabkan diabetes karena obesitas. Olahraga juga membuat kamu lebih mudah atau cepat tidur sehingga kamu bisa mengelola stres dengan baik. Pasalnya, cukup tidur dan stres juga berpengaruh pada hormon insulin yang dihasilkan tubuh. Semakin bahagia seseorang maka kadar hormon dalam tubuh semakin stabil. 3. Periksakan diri jika merasakan gejala Sebagaimana saran pada setiap penyakit, jika kamu merasakan salah satu gejala diabetes sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter.

Pastikan kamu mendapat penanganan yang tepat dan cepat sehingga diabetes yang kamu alami bisa terkontrol dengan baik. Tips dari Lifepal! Diabetes usia muda berkaitan erat dengan gaya hidup yang serba cepat saji sehingga kadar gula dalam tubuh tidak terkontrol.

Untuk itu, pastikan atur pola makan kamu dan rutin olahraga agar tidak perlu memiliki pengalaman diabetes di usia muda. Apabila kondisi ini sudah tidak dapat dihindari, pastikan kamu menjalani pengobatan dengan tepat agar gula darah tetap dapat dikontrol. Pentingnya melindungi diri dengan asuransi kesehatan Biaya perawatan kesehatan itu sering kali tidak murah, lho.

Apalagi penyakit diabetes yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan termasuk ke dalam penyakit kritis. Keberadaan asuransi kesehatan dapat membantu kamu agar tidak pusing memikirkan biaya perawatan, baik untuk obat, rawat jalan, rawat inap, hingga operasi akibat komplikasi. Untuk pengobatan diabates, kamu juga mungkin akan membutuhkan asuransi penyakit kritisyang umumnya menjadi rider atau manfaat tambahan dari asuransi kesehatan. Pertanyaan seputar diabetes di usia muda Copyright © 2022 Lifepal.

Bekerjasama dengan © 1992 PT Anugrah Atma Adiguna adalah pialang asuransi terdaftar dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-018/KMK.17/1992 dan anggota APPARINDO 60-2001/APPARINDO/2019. Semua ulasan yang tertulis termasuk rating dilakukan oleh rekan pialang kami. Lifepal berusaha untuk menyajikan informasi yang akurat dan terbaru namun dapat berbeda dari informasi yang diberikan oleh penyedia layanan / institusi keuangan.

Keseluruhan informasi diberikan tanpa jaminan, kami menyarankan untuk melakukan verifikasi sebelum melakukan keputusan finansial Anda. • Definisi • Gejala • Diagnosa • Komplikasi • Pengobatan • Pencegahan Menu Toggle • Diet Terprogram • Obat-Obatan • Suplementasi • FAQ Menu Toggle • Sesi Umum • Diabetes Dan Anemia • Insulin Dan Masalahnya • Diabetes Dan Komplikasi • Kardiovaskular • Gejala Diabetes • Makanan Dan Diet • Fluktuasi Gula Darah • Diabetes Bisa Sembuh • Ciri ciri diabetes di usia muda.

Diabetes MODY, atau onset diabetes usia muda, adalah jenis diabetes melitus keturunan (genetika). Diperkirakan sekitar lima persen dari kasus diabetes adalah hasil DM tipe 2 usia muda atau MODY ( maturity onset diabetes of the young).

ciri ciri diabetes di usia muda

Seperti penderita diabetes lainnya, penderita mengalami kesulitan menjaga kadar gula darah. Jenis diabetes usia muda ini mirip Tipe 2 tapi lebih seperti Tipe 1, karena masalah pankreas yang tidak memproduksi dan melepaskan jumlah insulin yang memadai.

Peta Konten • Bagaimana diabetes di usia muda ciri ciri diabetes di usia muda terjadi? • Penyebab diabetes di usia muda • Ciri ciri diabetes di usia muda • Ketika ciri-ciri ini datang, segera mendapat diagnosis • Pengobatan • Kesimpulan Bagaimana diabetes di usia muda ini terjadi? Ketika Anda memiliki diabetes ini – MODY, pankreas Anda tidak memproduksi cukup insulin atau melepaskannya ke dalam tubuh Anda untuk membantu tubuh Anda menangani glukosa yang Anda ambil ketika makan atau minum.

Insulin adalah sejenis hormon, dan dalam kondisi normal, pankreas Anda memproduksi cukup banyak untuk membantu menjaga kadar glukosa Anda tetap terkendali. Pankreas akan tahu kapan harus melepaskannya dan berapa banyak untuk memastikan pengaturan gula darah. Ciri ciri diabetes di usia muda Setelah insulin dilepaskan, masuk ke aliran darah Anda. Saat beredar, itu memungkinkan gula untuk masuk ke sel untuk mengurangi berapa banyak gula yang ada dalam aliran darah Anda.

Ketika kadar gula darah Anda mulai menurun, pankreas Anda tahu bahwa itu dapat mengurangi berapa banyak insulin yang dikeluarkannya. Saat Anda memiliki diabetes di usia muda, tindakan ini tidak berfungsi dengan benar. Ini menyebabkan peningkatan gula darah Anda karena pankreas Anda tidak mengeluarkan cukup insulin untuk mengimbangi gula dalam aliran darah Anda.

Penyebab diabetes di usia muda Ciri ciri diabetes di usia muda. Kondisi ini dianggap sebagai penyakit monogenik, artinya mutasi gen tunggal bertanggung jawab untuk itu. Ada beberapa mutasi gen yang dapat menyebabkan Anda menderita diabetes tipe ini. Jika ada orang di keluarga Anda yang telah didiagnosis MODY, Anda berisiko lebih tinggi untuk mengembangkannya.

Dalam banyak kasus, ketika seseorang didiagnosis dengan MODY, mereka memiliki beberapa generasi anggota keluarga yang didiagnosis menderita diabetes dalam kehidupan mereka, seperti kakek nenek dan orang tua.

Ada 6 gen yang terkait dengan 6 jenis MODY. Ini dianggap sebagai kondisi genetik yang dominan. Ini berarti Anda hanya perlu mewarisi satu salinan gen bermutasi dari salah satu orang tua Anda agar terpengaruh. Loading. Ketika seseorang yang memiliki mutasi genetik ini memiliki anak, ada kemungkinan 50 persen bahwa anak-anak mereka akan mewarisi gen yang bermutasi.

Ciri ciri diabetes di usia muda MODY Tipe 1 – Mempengaruhi Gen HNF4alpha Ini adalah gen pertama yang menyebabkan bentuk ciri ciri diabetes di usia muda yang parah dan mempengaruhi sintesis asam lemak di hati.

ciri ciri diabetes di usia muda

30% orang dengan gen ini membutuhkan insulin untuk bertahan hidup. MODY Tipe 2 – mempengaruhi Gen GCK Ini adalah gen yang bertanggung jawab untuk jumlah terbesar kasus MODY, sekitar 50-60%.

Ini mempengaruhi regulasi pankreas. Seringkali tanpa gejala, menghasilkan intoleransi glukosa ringan yang tidak memerlukan pengobatan insulin. MODY Tipe 3 – mempengaruhi Gen TCF1 (HNF1alpha) Gen ini menyumbang 25% dari kasus MODY. Penyakit ini jauh lebih serius, dari jenis yang progresif – dengan kata lain Anda dapat menghasilkan insulin yang cukup sebagai orang muda tetapi seiring bertambahnya jumlah berkurang.

Biasanya didiagnosis beberapa saat setelah pubertas. Anda perlu mengontrol target glukosa darah Anda dengan baik karena jenis ini rentan terhadap komplikasi ciri ciri diabetes di usia muda seperti retinopati (masalah mata) dan nefropati (kerusakan ginjal).

Kecacatan gen menyebabkan penurunan penyerapan kembali glukosa oleh ginjal yang menyebabkan glukosa disekresikan dalam urin (Glycosuria). MODY Tipe 4 – Mempengaruhi Gen IPF1 Loading. Jenis ini menghasilkan bentuk diabetes yang relatif ringan. Jarang, (hanya ditemukan di satu keluarga hingga saat ini di Inggris) sehingga tidak banyak yang diketahui tentang hal itu.

MODY Tipe 5 – Gen TCF2 Masalah yang satu ini, seperti cacat pada protein HNF-1ß juga telah diketahui menyebabkan kista ginjal dan kelainan perkembangan ginjal. Itulah mengapa sering kali hanya didiagnosis setelah diagnosis penyakit ginjal. MODY 5 juga diketahui menyebabkan kelainan genital internal dan atrofi pankreas. Untungnya itu sangat jarang.

MODY Tipe 6 – Gen yang terpengaruh Neuro D1 Hanya ditemukan dalam 2 keluarga di Inggris hingga saat ini. Belum banyak yang ciri ciri diabetes di usia muda tentang itu. Loading. Ciri ciri diabetes di usia muda Gejala MODY cenderung menyebabkan gejala ringan, terutama selama tahap awal penyakit. Dalam beberapa kasus, orang tidak memiliki gejala yang terlihat sama sekali. Sementara orang yang lebih muda lebih sering mengembangkan MODY, kelembutan gejala dapat menyebabkan orang tidak mendapatkan diagnosis sampai lebih lanjut, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi dan menghasilkan kadar gula darah yang lebih tinggi pada saat diagnosis.

Bagi sebagian orang, diabetes di usia muda mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk didiagnosis karena gejalanya biasanya tidak terlalu jelas pada awalnya. Ketika ciri-ciri dan gejala hadir, mereka sering tidak spesifik, sehingga orang mungkin tidak cepat menghubungkannya dengan diabetes. Loading. Sebagai contoh, seseorang mungkin hanya berpikir bahwa mereka haus karena mereka tidak mengkonsumsi banyak cairan atau karena mereka berada di lingkungan yang hangat.

Diabetes di usia muda memiliki ciri-ciri berikut: • Harus sering buang air kecil • Dehidrasi • Infeksi kulit berulang • Merasa haus • Pandangan yang kabur • Infeksi ragi berulang Ciri-ciri terkait diabetes di usia muda cenderung berkembang secara bertahap.

Ini mirip dengan apa yang terjadi pada orang dengan diabetes tipe 2. Sebagai perbandingan, gejala diabetes tipe 1 sering terjadi agak cepat selama beberapa minggu. Ciri-ciri awal dari diabetes usia muda mungkin termasuk penglihatan buram, infeksi kulit berulang, atau infeksi jamur. Tetapi mungkin tidak ada ciri-ciri sama sekali. Orang dengan MODY sering memiliki kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) selama bertahun-tahun sebelum mereka memiliki gejala apa pun.

Peningkatan gula darah berkembang secara bertahap, dan mungkin hanya akan diperhatikan jika dokter melakukan tes gula darah selama pemeriksaan. Tanpa pengobatan, gula darah akan terus meningkat, menyebabkan: • Sering buang air kecil • Rasa haus meningkat • Penurunan berat badan MODY 5, salah satu jenis MODY yang langka, dapat melibatkan organ lain selain pankreas.

Ginjal kadang menjadi rusak sebelum diabetes didiagnosis. Kerusakan ginjal dapat menyebabkan penurunan produksi urin, daripada peningkatan buang air kecil yang biasanya terlihat dengan diabetes. Ciri ciri diabetes di usia muda Ketika ciri-ciri ini datang, segera ciri ciri diabetes di usia muda diagnosis Ciri ciri diabetes di usia muda.

Seperti semua jenis kondisi ini, diagnosis diabetes MODY yang cepat sangat penting. Ketika kondisi ini dicurigai, dokter Anda dapat merekomendasikan satu atau lebih tes darah untuk melihat kadar glukosa Anda. Loading.

Tes gula darah acak adalah umum. Ini melibatkan menusuk jari Anda dengan lancet dan menggunakan glukometer untuk melihat apa kadar gula Anda pada waktu tertentu. Jika tinggi, dokter Anda kemungkinan akan merekomendasikan tes gula darah puasa.

ciri ciri diabetes di usia muda

Untuk tes gula darah puasa, Anda diminta untuk tidak makan semalam. Pagi berikutnya, dokter akan menguji kadar gula darah Anda. Jika kadar Anda di atas 126 mg / dL pada dua kesempatan terpisah, diagnosis diabetes diberikan.

Tes toleransi glukosa oral juga dapat dilakukan. Anda juga akan berpuasa semalaman untuk tes ini. Lalu, keesokan paginya, darahmu diambil. Anda kemudian akan mengkonsumsi cairan bergula dan diuji kadar Ciri ciri diabetes di usia muda selama dua jam. Diabetes diindikasikan jika kadar Anda di atas 200 mg / dL dua jam setelah Anda mengonsumsi cairan bergula.

Tes lain adalah tes A1C – hemoglobin terglikasi (A1c). Darahmu diambil untuk tes ini. Jika tingkat Anda lebih dari 6,5 persen pada dua kunjungan terpisah, ini menunjukkan diabetes. Tes ini menunjukkan kepada Anda rata-rata kadar glukosa Anda selama 60 hingga 90 hari.

Itu terlihat pada persentase glukosa yang melekat pada hemoglobin darah. Hemoglobin adalah jenis protein yang membawa oksigen dalam sel darah merah Anda. Pengobatan Diabetes usia muda diobati tergantung pada jenis yang Anda miliki. Setelah Anda didiagnosis, dokter Anda dapat melakukan tes darah untuk melihat mana dari gen yang bertanggung jawab atas kondisi ini yang bermutasi. Dari sini, perawatan yang tepat diberikan untuk memberi Anda kendali terbesar atas kadar glukosa Anda.

ciri ciri diabetes di usia muda

Opsi perawatan adalah sebagai berikut: • MODY 1,3 dan 4: Tipe-tipe ini biasanya diobati dengan terapi sulfonylurea. • MODY 2: Jenis ini biasanya diobati dengan olahraga teratur dan diet yang ramah diabetes. Dengan manajemen yang tepat, banyak orang tidak akan memerlukan obat apa pun.

• MODY 5: Jenis ini lebih rumit dan biasanya memerlukan kombinasi perawatan untuk mengontrol kadar glukosa Anda dan mengurangi risiko komplikasi.

ciri ciri diabetes di usia muda

Ini adalah tipe langka yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal dan kista. • MODY 6: Dalam kebanyakan kasus, orang berusia di atas 40 ketika mereka mengembangkan tipe ini. Insulin adalah perawatan yang paling umum. Para peneliti baru-baru ini menemukan MODY tujuh hingga 11 gen. Dipercayai bahwa perawatan untuk jenis lain akan efektif untuk jenis MODY ini. Kesimpulan Ciri-ciri diabetes di usia muda. Gejala diabetes yang datang perlu didiagnosis dengan cepat untuk membantu Anda mendapatkan kontrol ciri ciri diabetes di usia muda atas kadar gula darah Anda.

Ada berbagai jenis bentuk diabetes ini, dan jenis yang Anda miliki berdampak pada pilihan pengobatan terbaik. Selama diagnosis, dokter bekerja untuk menentukan gen yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa mereka memberikan pengobatan yang paling akurat sehingga Anda atau anak Anda dapat mempertahankan kontrol atas kadar gula darah mereka.
Advertisement Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun serius yang mengakibatkan pankreas berhenti memproduksi insulin.

Diabetes tipe 1 adalah jenis diabetes yang umumnya diderita anak-anak. Ciri diabetes ciri ciri diabetes di usia muda usia muda untuk tipe 1 dapat berkembang cepat dalam hitungan minggu.

Sementara itu, diabetes tipe 2 adalah gangguan yang membuat tubuh tidak bisa menggunakan insulin dengan benar. Hal ini membuat tubuh tidak dapat memproses glukosa dengan baik sehingga kadar gula darah meningkat. Penyebab diabetes tipe 2 belum bisa dipastikan. Umumnya diabetes tipe 2 dialami oleh orang dewasa atau lanjut usia. Namun, obesitas dan gaya hidup telah membuat jumlah penderita diabetes di usia muda terus meningkat.

Baik pada anak-anak, remaja atau dewasa muda. Baca Juga • Perbedaan Diabetes Melitus tipe 1 dan 2 Ini Perlu Anda Ketahui • Maltodextrin dalam Makanan Olahan, Amankah Bahan Aditif ini? Ciri-ciri diabetes pada usia muda Baik diabetes tipe 1 ataupun diabetes tipe 2 umumnya memiliki gejala yang hampir sama. Hanya saja, ciri-ciri diabetes di usia muda untuk tipe 2 berkembang secara bertahap.

Gejala dapat berkembang dalam hitungan bulan atau tahunan. Bahkan, tidak jarang diabetes tipe 2 baru terdeteksi ketika melakukan check-up kesehatan rutin. Berikut ini adalah ciri-ciri diabetes pada usia muda yang harus diwaspadai. 1. Sering kehausan dan buang air kecil Ciri-ciri diabetes di usia muda adalah sering merasa haus dan buang air kecil.

Keduanya bisa menjadi peringatan dini untuk mendeteksi diabetes. Tingginya kadar gula darah menyebabkan tubuh menarik cairan dari jaringan. Kondisi ini membuat tubuh mengalami dehidrasi. Hal ini menyebabkan orang dengan diabetes akan sering merasa kehausan.

ciri ciri diabetes di usia muda

Konsekuensinya, karena sering minum, anak-anak dan orang dewasa yang mengidap diabetes jadi lebih sering buang air kecil. Pada diabetes tipe 2, gejala ini mungkin lebih sering terjadi di malam hari. 2. Nafsu makan meningkat Diabetes menyebabkan tubuh tidak dapat mengolah gula menjadi energi.

Akibatnya, tubuh tidak bisa memiliki cadangan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas. Kondisi ini akan membuat anak sering merasa lebih lapar dari biasanya. 3. Penurunan berat badan Ciri-ciri diabetes di usia muda selanjutnya adalah penurunan berat badan.

ciri ciri diabetes di usia muda

Hal tersebut menandakan bahwa tubuh tidak mendapatkan cukup kalori, meski sudah makan lebih banyak dari biasanya. Kurangnya energi yang disuplai gula, jaringan otot, dan cadangan lemak menyusut dan membuat berat badan turun. Kondisi ini lebih jarang terjadi pada anak-anak dengan diabetes tipe 2 dibandingkan diabetes tipe 1.

Baca Juga • Manfaat Es Krim untuk Kesehatan, Ketahui Juga Bahayanya Jika Dikonsumsi Berlebihan • Serba-Serbi Platelet Darah: Fungsi, Jumlah, dan Kelainannya • Akar Dandelion Punya Manfaat untuk Kesehatan, Apa Saja?

4.Kelelahan Kurangnya gula dalam sel merupakan ciri-ciri diabetes di usia muda lainnya. Dampaknya, penderita diabetes mungkin akan terlihat lesu, sering kelelahan, mengantuk, susah bernapas lega atau sesak napas.

Jika kondisi ini semakin parah, anak remaja penderita diabetes dapat mengalami pingsan atau tidak sadarkan diri. 5. Perubahan penglihatan Perubahan penglihatan secara tiba-tiba bisa menjadi ciri-ciri diabetes di usia muda. Tingginya gula darah dapat menyebabkan tubuh menarik cairan dari lensa mata. Kondisi ini dapat membuat anak tidak bisa fokus melihat dengan jelas. Selain beberapa ciri di atas, penderita diabetes tipe 2 juga dapat mengalami gejala lainnya berupa: • Akantrosis nigrikans, penggelapan di area lipatan kulit yang dapat disebabkan oleh resistensi insulin.

Biasanya terjadi di area lipatan leher, pangkal paha dan ketiak. • Gatal di area kelamin. Biasanya diakibatkan oleh infeksi jamur, khususnya terjadi pada wanita. • Sindrom ovarium polikistik. Salah satu kondisi yang terkait dengan resistensi insulin dan terjadi pada wanita diabetes, walaupun bukan salah satu gejalanya. Cara mengatasi diabetes di usia muda Hingga saat ini, belum ada obat untuk menyembuhkan diabetes tipe 1 atau tipe 2.

Pengobatan yang dilakukan adalah untuk mengontrol kadar gula dalam darah agar dapat mendekati normal. Pengobatan juga bertujuan untuk mengatasi ciri-ciri diabetes di usia muda serta mencegah terjadinya komplikasi diabetes. Berikut adalah dua cara paling utama untuk mengatasi gejala diabetes yang biasanya dianjurkan dokter: 1. Pemberian insulin Bagi penderita diabetes tipe 1, terapi insulin dapat berlangsung jangka panjang hingga seumur hidup untuk menggantikan fungsi pankreas yang tidak bisa membuat insulin.

Sementara pada penderita diabetes tipe 2, penggunaan suntik insulin hanya diberikan saat kadar gula darah terlalu tinggi dan gejalanya tidak dapat lagi dikendalikan dengan perubahan gaya hidup serta pola makan sehat, serta pemberian obat-obatan diabetes.

3. Pemberian obat-obatan Pada penderita diabetes tipe 2, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan untuk membantu mengatur insulin dan kadar gula darah seperti metformin. Bagi penderita diabetes tipe 1, dokter mungkin akan meresepkan juga obat-obatan untuk melindungi organ-organ penting seperti ginjal, hati dan jantung dari risiko kerusakan.

Perawatan lainnya bagi penderita diabetes di usia muda adalah dengan selalu mengontrol kadar gula darah, menjaga berat badan ideal, menjaga pola makan dan gaya hidup sehat, serta aktif berolahraga. Jika Anda curiga mengalami ciri-ciri diabetes di usia muda, silakan berdiskusi lebih lanjut dengan dokter ciri ciri diabetes di usia muda aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarangdi App Store dan Google Play. Ingat, semakin cepat diabetes dideteksi dan ditangani, semakin baik dampaknya bagi kesehatan Anda di masa depan. The Juvenile Diabetes Research Foundation.

https://www.jdrf.org/t1d-resources/about/symptoms/children/teenagers/ Diakses 7 November 2020 Ciri ciri diabetes di usia muda Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/type-2-diabetes-in-children/symptoms-causes/syc-20355318 Diakses 7 November 2020 Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/type-1-diabetes/diagnosis-treatment/drc-20353017 Diakses 7 November 2020 Mayo Clinic.

ciri ciri diabetes di usia muda Diakses 7 November 2020 Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/284974 Diakses 7 November 2020
Yahoo is part of the Yahoo family of brands. By clicking " Accept all" you agree that Yahoo and our partners will store and/or access information on your device through the use of cookies and similar technologies and process your personal data, to display personalised ads and content, for ad and content measurement, audience insights and product development.

Your personal data that may be used • Information about your device and internet connection, including your IP address • Browsing and search activity while using Yahoo websites and apps • Precise location You can select ' Manage settings' for more information and to manage your choices.

You can change your choices at any time by visiting Your Privacy Controls. Find out more about how we use your information in our Privacy Policy and Cookie Policy.

Click here to find out more about our partners.Jakarta, CNBC Indonesia - Penyakit diabetes bukan hanya dialami usia lanjut atau penyakit turunan. Siapa sangka, kasus kejadian diabetes kini mulai meningkat di antara kelompok usia muda di bawah 30 tahun. Hal tersebut karena usia muda memiliki gaya hidup yang tidak sehat. Salah satunya adalah mengonsumsi makanan dan minuman dengan kandungan kadar gula yang tinggi, serta kurang aktif bergerak.

Mengutip detikcom, berdasarkan diabeteslibrary, ada tanda-tanda peringatan bahwa Anda memiliki faktor risiko diabetes di usia muda, berikut paparannya: 1. Sering buang air kecil Buang air kecil akan menjadi sering jika terlalu banyak glukosa dalam darah.

Jika insulin (yakni hormon yang mengendalikan gula darah) tidak ada atau sedikit, maka ginjal tidak dapat menyaring glukosa untuk kembali ke dalam darah. Kemudian ginjal akan menarik tambahan air dari darah untuk menghancurkan glukosa.

Hal ini membuat kandung kemih penuh dan membuat seseorang sering pipis. 2. Sering merasa haus Karena sering buang air kecil, Anda akan menjadi lebih sering haus.

Ini terjadi karena proses penghancuran glukosa yang sulit, sehingga air di dalam darah tersedot untuk menghancurkannya. Akibatnya, seseorang perlu minum lebih banyak untuk menggantikan air yang hilang. 3. Berat badan turun cepat Terutama terjadi pada penderita diabetes tipe 1 (faktor genetik). Pankreas pada penderita diabates berhenti membuat insulin akibat serangan virus pada sel-sel pankreas atau respons autoimun yang membuat tubuh menyerang sel-sel yang memproduksi insulin.

Akibatnya, tubuh akan kesulitan mencari sumber energi karena sel-sel tidak memperoleh glukosa. Kemudian tubuh mulai memecah jaringan otot dan lemak untuk energi sehingga berat badan terus menyusut. Pada penderita diabetes tipe 2 (faktor perubahan gaya hidup), penurunan berat badan terjadi secara bertahap dengan peningkatan resistensi insulin, sehingga penurunan berat badan tidak begitu terlihat. 4. Merasa lemah dan gampang kelelahan Karena produksi glukosa terhambat, sehingga sel-sel makanan dari glukosa yang harusnya didistribusikan ke semua sel tubuh untuk membuat energi menjadi tidak berjalan.

Ini terjadi karena sel energi tidak mendapat asupan, sehingga orang akan merasa cepat lelah. 5. Sering kesemutan di kaki dan tangan Gejala ini disebut neuropati. Terjadi secara bertahap dari waktu ke waktu karena glukosa dalam darah tinggi akan merusak sistem saraf. Pada penderita diabetes tipe 2 kejadiannya secara bertahap, dan orang-orang sering tidak menyadari bahwa itu salah satu pertanda. Kondisi gula darah tinggi kemungkinan telah terjadi beberapa tahun sebelum diagnosa. Kerusakan saraf dapat menyebar tanpa pengetahuan kita.

6. Penglihatan kabur, kulit kering atau gatal, sering infeksi atau luka dan memar, yang membutuhkan penyembuhan dalam waktu lama merupakan tanda-tanda lain dari diabetes.

Apa Perbedaan Diabetes Kering dan Basah?




2022 www.videocon.com