Mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

Hampir semua orang pernah merasakan kondisi mulut kering, a palagi kalau Anda kurang minum sehingga terjadi dehidrasi.

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

Ditambah banyaknya aktivitas yang dilakukan di bawah terik matahari, maka tenggorokan pun rasanya ikut kering dan sakit. Ternyata penyebab mulut kering tak hanya karena dehidrasi, lho. Simak kemungkinan lainnya di bawah ini. Apa saja penyebab mulut kering? Mulut kering bisa juga disebut sebagai xerostomia. Dikutip dari Medline Pluskondisi ini terjadi ketika kelenjar ludah tidak menghasilkan produksi air liur yang cukup sehingga mulut pun tidak terasa basah seperti biasanya.

Bisa dikatakan bahwa penyebab utama dari mulut kering adalah kondisi yang memengaruhi secara langsung pada area kelenjar ludah Anda.

Walaupun merupakan hal yang umum terjadi, kondisi yang terus menerus terjadi bisa mengakibatkan masalah kesehatan lainnya dan tergolong serius. Berikut ini adalah berbagai penyebab lainnya dari mulut kering mulut terasa kering padahal sudah banyak minum umum terjadi, di antaranya: 1.

Dehidrasi Ketika tubuh kehilangan banyak cairan serta kurangnya cairan yang masuk, akan terjadi kondisi yang disebut sebagai dehidrasi. Ketidakseimbangan ini dapat mengganggu fungsi di dalam tubuh. Salah satunya adalah menjadi penyebab mulut jadi terasa kering. Ketika Anda mengalami rasa haus yang luar biasa serta pusing maka hal itu sudah menjadi tanda untuk Anda menambah asupan air pada tubuh.

Tidak hanya karena kurang asupan air, penyebab mulut kering yang satu ini juga bisa terjadi ketika Anda mengalami penyakit lainnya seperti demamkeringat berlebihan, diarekehilangan darah, serta muntah-muntah.

2. Faktor usia Seiring bertambahnya usia, Anda seringkali menemukan kondisi mulut kering. Namun, perlu diketahui bahwa mulut kering bukanlah bagian yang normal dari penuaan. Lalu, mengapa faktor usia bisa menjadi penyebab mulut kering? Hal ini karena adanya penggunaan obat-obat tertentu. Ditambah dengan perubahan kemampuan tubuh untuk memproses obat serta nutrisi seiring bertambahnya usia maka risiko mulut kering bisa terjadi. Maka tak heran kalau orang lanjut usia seperti kakek, nenek, atau bahkan Anda sendiri sering mengalami mulut kering.

3. Merokok dan minum alkohol Merokok dan minum alkohol merupakan dua penyebab mulut kering yang paling umum. Pasalnya, dua kebiasaan buruk ini dapat menurunkan produksi air liur dan memperparah gejala mulut kering.

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

Seperti efek dari alkohol yang mempunyai sifat diuretik sehingga membuat tubuh mengeluarkan cairan dari kandung kemih lebih cepat dari biasanya. Apabila dikonsumsi secara berlebihan dan tidak dibarengi dengan asupan air mineral maka akan terjadi mulut kering, sakit kepala, serta pusing.

4. Konsumsi obat-obatan Kalau Anda sering merasakan mulut kering, coba lihat lagi jenis obat-obatan yang Anda konsumsi.

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

Beberapa jenis obat, khususnya obat bebas tanpa resep, memiliki efek samping sehingga menjadi penyebab mulut kering. Berikut beberapa jenis obat-obatan yang menjadi penyebab mulut kering, di antaranya adalah: Antibiotik Antibiotik berguna untuk menghilangkan infeksi akibat bakteri di dalam tubuh. Namun, antibiotik bisa memicu mulut menjadi kering.

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

Biasanya antibiotik yang digunakan untuk mengobati radang paru, bronkitis, sinus, dan infeksi kulit inilah yang bisa menyebabkan mulut kering. Antidepresan Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antidepresan trisiklik dan inhibitor monoamine oksidase bisa menyebabkan produksi air liur berkurang. Keduanya merupakan obat untuk mengatasi penyakit Parkinson. Bronkodilator Bronkodilator merupakan kumpulan obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit yang berkaitan dengan pernapasan.

Di dalamnya terdapat obat jenis bronkodilator mengandung agonis beta 2 atau antikolinergik yang bisa menghambat produksi lendir dan air liur di dalam mulut. Akibatnya, obat ini pun bisa menjadi penyebab mulut kering dan bibir pecah-pecah. Obat diare Meski bisa mengurangi kontraksi otot polos dan meredakan kejang, obat diare juga memiliki efek samping lainnya.

Salah satu efeknya yaitu jadi penyebab mulut kering. Untuk itu, Anda perlu minum lebih banyak air agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan mulut tidak kering.

Antihistamin Antihistamin adalah obat yang membantu meringankan pilek, mata berair, dan alergi. Namun, obat ini dapat menghambat sistem saraf parasimpatik untuk mengatur jaringan tubuh yang tidak disadari. Kondisi ini akhirnya mengakibatkan produksi air liur di dalam mulut berkurang.

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

Obat penghilang rasa sakit Obat penghilang rasa sakit dari golongan narkotika dan opioid bisa merangsang penyerapan cairan dan elektrolit di dalam tubuh. Akibatnya, cairan yang tersisa di dalam mulut lebih sedikit dari biasanya dan membuatnya terasa kering.

Diuretik Diuretik adalah obat yang membantu mengurangi jumlah air dan garam di dalam tubuh. Caranya dengan mengeluarkan kedua komponen ini melalui urin (air kencing). Jika Anda minum obat diuretik dengan dosis tinggi, cairan yang dikeluarkan pun akan semakin banyak.

Berkurangnya cairan tubuh ini kemudian disertai dengan penurunan aktivitas kelenjar ludah dan dapat menjadi penyebab mulut kering. Obat antihipertensi Obat antihipertensi ( obat darah tinggi ) seperti alpha blocker dan beta blocker ternyata bisa menghambat produksi air liur. Selain itu, inhibitor ACE yang digunakan untuk mengatasi darah tinggi sekaligus diabetes dan ginjal juga ternyata bisa menjadi penyebab mulut lebih kering dari biasanya.

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

Bila Anda mengonsumsi obat-obatan di atas dan mengalami mulut kering, konsultasikan ke dokter. Dokter mungkin akan menyesuaikan lagi dosisnya atau mengganti obat Anda.

5.

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

Terapi kanker Orang yang sedang menjalani perawatan kanker dengan kemoterapi atau radiasi biasanya akan mengalami mulut kering. Efek samping kemoterapi sebagai pengobatan kanker dapat mengubah sifat dan jumlah air liur, sehingga rentan menjadi penyebab mulut kering.

Tak perlu cemas, hal ini biasanya bersifat sementara dan akan kembali normal setelah terapi kanker Anda selesai. Namun, hal ini juga bisa bersifat permanen jika dosis obat yang digunakan cukup tinggi. 6. Kerusakan saraf Cedera atau operasi di bagian kepala dan leher bisa menyebabkan efek samping berupa mulut kering.

Pasalnya, saraf yang ada di kepala dan leher berperan penting untuk mengirimkan sinyal ke kelenjar ludah agar mampu menghasilkan air liur. Jika saraf-saraf tersebut rusak, maka tidak ada lagi saraf yang mengirimkan sinyal ke kelenjar ludah.

Alhasil, jumlah mulut terasa kering padahal sudah banyak minum liur menurun dan menjadi penyebab mulut kering. 7. Penyakit tertentu Mengalami mulut kering terus, bahkan lama-lama semakin parah? Segera periksakan diri Anda ke dokter. Bisa jadi ada penyakit tertentu yang sedang Anda alami, mulai dari yang ringan hingga parah. Contohnya sariawan, gondongan, rematik, hipertensi, diabetes, stroke, penyakit Alzheimer, hingga penyakit autoimun seperti sindrom Sjogren atau HIV/AIDS.

Ya, beberapa penyakit tersebut bisa berperan dalam menyebabkan mulut kering yang membuat Anda jadi tak nyaman. Dry mouth – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 17 April 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dry-mouth/symptoms-causes/syc-20356048 An Overview of Dry Mouth. Retrieved 17 April 2020, from https://www.webmd.com/oral-health/guide/dental-health-dry-mouth#1 Dry Mouth: MedlinePlus.

(2020). Retrieved 17 April 2020, from https://medlineplus.gov/drymouth.html Drug-Induced Dry Mouth. (2020). Retrieved 17 April 2020, from https://www.pharmacytimes.com/publications/issue/2011/november2011/drug-induced-dry-mouth Newman, Tim. Dry mouth: Causes, symptoms, and treatment. (2020). Retrieved 17 April 2020, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/187640 Dry Mouth: Causes, Symptoms, and Treatment.

https://www.webmd.com/oral-health/ss/slideshow-dry-mouth. Accessed 29/8/2018. Mulut kering atau xerostomia adalah kondisi mulut terasa kering akibat kurang n ya produksi air liur. Mulut kering biasanya disebabkan oleh efek samping obat, gangguan autoimun, seperti sindrom Sjogren, atau mulut terasa kering padahal sudah banyak minum proses penuaan.

Air liur berperan dalam membatasi pertumbuhan bakteri, mencegah kerusakan gigi, membersihkan mulut dari sisa makanan, memudahkan proses menelan makanan, dan membantu pencernaan makanan. Kekurangan air liur dapat menyebabkan masalah, seperti mulut kering dan meningkatkan risiko terjadinya radang gusi, gigi berlubang, hingga infeksi jamur di mulut.

Pada umumnya, mulut kering biasa dialami sesekali waktu, misalnya saat stres atau cemas. Namun, jika terjadi terus menerus, kondisi mulut kering ini juga dapat menjadi tanda dari kondisi tertentu yang perlu mendapat penanganan lebih lanjut. Penyebab Mulut Kering Mulut kering terjadi ketika kelenjar air liur (saliva) tidak mampu menghasilkan air liur dalam jumlah yang cukup. Kondisi ini bisa disebabkan oleh: • Dehidrasi • Stres dan kecemasan • Kebiasaan bernapas melalui mulut, misalnya akibat hidung tersumbat atau mendengkur • Bagian dari proses penuaan yang selanjutnya mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menyerap obat, kurangnya terucukupinya asupan nutrisi, atau penyakit kronis • Efek samping dari mengonsumsi obat-obatan, seperti diuretik, antidepresan, antihistamin, relaksan otot, atau pereda nyeri • Kebiasaan merokok, mengunyah tembakau, atau mengonsumsi minuman beralkohol • Penyakit-penyakit tertentu, seperti sariawan, sindrom Sjogren, anemia, stroke, diabetes, rheumatoid arthritis, cystic fibrosis, penyakit Alzheimer, gondongan, hipertensi, atau HIV/AIDS • Cedera atau komplikasi operasi yang menyebabkan kerusakan saraf di leher dan kepala • Kemoterapi atau radioterapi pada bagian kepala dan leher Gejala Mulut Kering Mulut kering adalah salah satu keluhan dan gejala terjadi akibat kelenjar saliva tidak memproduksi air liur dalam jumlah yang cukup.

Saat mengalami mulut kering seseorang bisa merasa kesulitan untuk menelan, timbul bau mulut, dan mengalami gangguan pada indra pengecap. Berikut adalah sejumlah keluhan dan gejala mulut kering akibat kurangnya air liur: • Bau mulut • Suara serak • Sering merasa haus • Air liur terasa kental • Saluran hidung terasa kering • Bibir kering dan pecah-pecah • Tenggorokan kering dan sakit • Bagian dalam mulut terasa lengket • Sensasi panas di dalam mulut, khususnya di lidah • Lidah kering, tampak kemerahan, dan terasa kasar • Sulit mengunyah, menelan, dan berbicara • Gangguan pada indera pengecap Selain keluhan di atas, mulut kering juga dapat menyulitkan penderitanya ketika ingin memasang gigi palsu.

Kapan harus ke dokter Periksakan ke dokter jika muncul gejala di atas, terutama bila gejala tidak mereda meski sudah ditangani secara mandiri, atau muncul komplikasi akibat mulut kering. Pemeriksaan ke dokter gigi diperlukan bila mulut kering sudah berlangsung lama. Hal ini karena mulut kering dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan yang lain, termasuk gigi berlubang. Diagnosis Mulut Kering Dokter akan menanyakan gejala, riwayat kesehatan, dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi oleh pasien, dilanjutkan dengan pemeriksaan pada mulut pasien.

Untuk memastikan penyebab terjadinya mulut kering, dokter mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang, seperti: • Tes darah, untuk mendeteksi ada tidaknya infeksi atau penyakit lain yang mungkin mendasari terjadinya mulut kering, termasuk diabetes • Pengukuran tingkat produksi air liur • Pengambilan sampel jaringan ( biopsi) dari kelenjar saliva jika mulut kering dicurigai disebabkan oleh sindrom Sjogren • Pemindaian pada kelenjar saliva Pengobatan Mulut Kering Saat mengalami mulut kering, sebelum menjalani pengobatan dari dokter, cobalah untuk melakukan penanganan di rumah terlebih dahulu.

Anda bisa minum lebih sering minum air putih, mengulum es batu, atau mengunyah permen karet bebas gula untuk merangsang produksi air liur.

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

Jika penanganan mandiri di atas tidak berhasil mengatasi mulut kering, temui dokter. Penanganan mulut kering yang biasanya akan dilakukan oleh dokter adalah: • Pemberian obat golongan dekongestan jika mulut kering disebabkan oleh hidung tersumbat • Pengurangan dosis atau penggantian obat-obatan jika mulut kering disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu • Pemberian air liur buatan atau obat kumur yang mengandung xylitol • Pemberian obat pilocarpine atau cevimeline untuk merangsang produksi air liur • Pemberian fluoride oles untuk mencegah gigi berlubang Komplikasi Mulut Kering Mulut kering dapat mengakibatkan sejumlah masalah, seperti: • Sariawan • Bibir pecah-pecah • Gigi berlubang, terbentuknya karang gigi, dan masalah gusi • Infeksi jamur di mulut • Gangguan nutrisi karena kesulitan mengunyah dan menelan Pencegahan Mulut Kering Selain mencukupkan kebutuhan cairan serta menjaga kesehatan mulut dan gigi, cara-cara berikut ini juga dapat dilakukan untuk mencegah atau meredakan gejala mulut kering: • Kurangi kebiasaan bernapas melalui mulut.

• Berhenti merokok. • Batasi konsumsi minuman berkafein atau beralkohol.

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

• Gunakan pelembap udara di kamar, terutama pada malam hari. • Oleskan pelembap bibir untuk mengatasi bibir pecah-pecah. • Kurangi makan makanan yang terlalu manis, asam, pedas, atau asin. Gunakan pasta gigi dan obat kumur yang mengandung fluoride, serta periksakan gigi ke dokter gigi setidaknya 2 kali dalam setahun.
Biasanya, haus adalah pertanda awal dari dehidrasi.

Anda juga mungkin merasa lebih haus setelah berolahraga, makan makanan asin, atau ketika beraktivitas di bawah terik matahari dalam waktu lama. Untuk kasus-kasus yang seperti ini, rasa haus akan cepat hilang setelah Anda minum cairan. Namun, apa artinya jika Anda sering haus meski sudah banyak minum? Sering haus padahal sudah banyak minum cairan, tanda polidipsia Polidipsia adalah kondisi haus luar biasa yang mewalahkan.

Anda akan terus minum, minum, dan minum, tapi tetap merasa sering haus. Kondisi ini bisa bertahan selama berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan lebih lama lagi tergantung apa penyebabnya.

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

Selain sering haus terus, seseorang yang mengalami polidipsia juga akan bolak-balik buang air kecil. Biasanya, jumlah volume urin normal yang dikeluarkan orang dewasa sehat berkisar sekitar 3 liter per hari.

Namu karena polidipsia membuat Anda terus-terusan minum, volume urin yang dibuang bisa sebanyak 16 liter dalam satu hari. Gejala polidipsia umum lainnya meliputi mulut terus menerus terasa kering, dan bisa juga diikuti oleh gejala penyakit/kondisi yang mendasarinya.

Apa penyebab polidipsia?

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

Polidipsia biasanya hadir sebagai gejala sebuah kondisi medis yang mendasarinya, seperti diabetes mellitus atau diabetes insipidus, atau masalah psikologis tertentu — mulai dari stres harian, kebosanan dan kegelisahan biasa, hingga gangguan mental tertentu seperti skizofrenia, anoreksia, dan gangguan mood. Kecenderungan sering haus terus juga dapat disebabkan oleh penurunan kadar hormon antidiuretik dalam tubuh yang menyebabkan Anda jadi buang air kecil berlebihan (poliuria).

Kondisi tubuh yang terus mengeluarkan urin dalam jumlah yang tidak normal pada akhirnya juga bisa menyebabkan Anda dehidrasi dan terus minum banyak meski tidak perlu. Polidipsia juga bisa muncul sebagai efek samping penggunaan obat-obatan tertentu, seperti pil air (diuretik), kortikosteroid, atau asupan cairan garam (oralit atau infus). Apakah polidipsia berbahaya? Dilansir dari WebMD, minum terlalu banyak akibat perasaan haus ekstrem bisa mengganggu keseimbangan kimia di tubuh.

Walaupun akan dikeluarkan menjadi urine, tubuh tetap tidak bisa menyimpan cairan dalam jumlah yang sangat banyak. Asupan cairan berlebihan juga dapat mulut terasa kering padahal sudah banyak minum darah menjadi encer. Hal ini bisa menyebabkan sodium dalam darah berkurang. Kondisi ini disebut dengan hiponatremia. Gejala yang muncul pada hiponatremia adalah: • Sakit kepala • Mual • Kram • Refleks menjadi lambat • Bicara menjadi tidak jelas • Kelelahan • Kebingungan • Kejang Hiponatremia tidak boleh dibiarkan terus.

Hiponatremia yang semakin memburuk dapat menyebabkan koma atau bahkan kematian. Pencegahan dan pengobatan polidipsia Untuk tindakan pencegahan, jaga asupan cairan Anda untuk mencegah mulut kering dan dehidrasi karena kekurangan cairan.

Anda bisa mendapatkan cairan tidak hanya dari air, tetapi juga dari buah atau sayur. Untuk pengobatan polidipsia yang disebabkan oleh penyakit, maka pengobatannya harus mengikuti penyakit tersebut.

Yang terpenting adalah melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat seimbang, cukup olahraga dan istirahat, dan menjaga asupan cairan dalam tubuh.

Selain itu, rutin melakukan konseling untuk memelihara kesehatan mental dan fisik. Polydipsia: Causes, symptoms, and treatment. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318213.php. Diakses pada 18 Januari 2018. Polydipsia: Causes, Symptoms, and Treatments.

https://www.healthline.com/health/diabetes/polydipsia. Diakses pada 18 Januari 2018. What Is Polydipsia? Definition, Causes, Treatments.

mulut terasa kering padahal sudah banyak minum

https://www.webmd.com/diabetes/polydipsia-thirsty. Diakses pada 18 januari 2018. none

MENGOBATI TENGGOROKAN DAN MULUT KERING...!!!




2022 www.videocon.com