Salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

Hai Rahmat S, Kakak bantu jawab ya. Faktor-faktor yang mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra ke dunia Timur adalah 1. Faktor ekonomi: keinginan untuk mendapatkan keuntungan dari perdagangan rempah-rempah yang sangat berharga 2.

Faktor politis: ingin meningkatkan kejayaan bangsanya dengan menguasai wilayah jajahan baru 3. Faktor agama: keinginan menyebarkan agama Kristen Untuk lebih jelasnya, pahamilah penjelasan berikut ini.

1. Keinginan Mencari Kekayaan (Gold) Salah satu kekayaan yang dicari oleh bangsa Eropa adalah rempah-rempah. Pada abad ke-15, harga rempah-rempah di Eropa sangat mahal hingga semahal emas.

Rempah-rempah sendiri sangat dibutuhkan untuk bahan obat-obatan dan bumbu masakan. Indonesia memiliki kekayaan rempah-rempah yang beragam dan memiliki banyak manfaat, sehingga bernilai tinggi.

Contohnya seperti cengkih. 2. Keinginan Mencari Kejayaan (Glory) Pada abad pertengahan di Eropa, terdapat anggapan bahwa jika suatu negara memiliki banyak tanah jajahan, negara itu termasuk negara yang berjaya.

Sehingga, banyak negara-negara Eropa menjelajah untuk mencari tanah jajahan sebanyak-banyaknya. 3. Keinginan Menyebarkan Agama (Glory) Selain mencari kekayaan dan kejayaan, bangsa Eropa juga memiliki tujuan menyebarkan agama pada penduduk di daerah yang dikuasainya. Misi menyebarkan agama ini dianggap sebagai tugas suci dan dipelopori oleh bangsa Portugis.

4. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Faktor lain yang mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra adalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan pesat. Beberapa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu antara lain: - Pengembangan teknologi kapal untuk melakukan transportasi ke tempat yang jauh.

- Penemuan kompas yang menjadi penunjuk arah, sehingga penjelajah tidak bergantung pada keadaan alam seperti konstelasi bintang. Sebabnya, seringkali langit tertutup awan dan pelayaran terhenti. - Ditemukannya bahan untuk senjata yang digunakan untuk melindungi pelayaran dari ancaman bajak laut dan ancaman lainnya.

Semoga membantu ya 36. Hadirnya era Industri 4.0 makin men dorong tumbuhnya bisnis start up, misalnya ojek daring. Pada bisnis ini terdapat aplikasi go food yang melibatkan banyak mitra usaha. Perkembangan ini tidak lepas dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dalam kehidupan masyarakat. Bagi masyarakat, dampak positif kemajuan iptek berdasarkan ilustrasi tersebut adalah. a. meningkatkan produktivitas kerja yang berkolerasi terhadap pendapatannya b.

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

memudahkan dalam mempromosikan produk tanpa hambatan ruang dan waktu c. memudahkan masyarakat melakukan kegiatan konsumsi sehari-hari d. meningkatkan efisiensi proses produksi sehingga menghemat biaya produksi Kebijakan devaluasi dan pembekuan terhadap simpanan di bank yang melebihi jumlah Rp. 25.000 pada masa demokrasi terpimpin bertujuan . a. menurunkan nilai mata uang b. menstabilkan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar c.

mengurangi banyaknya uang yang beredar demi kepentingan perbaikan dan perekonomian negara d. menurunkan laju inflasi dalam negeri Faktor utama Penjelajahan Samudera adalah langkanya rempah - rempah di Eropa yang disebabkan oleh blokade ekonomi oleh Turki Usmani pasca kejatuhan Konstantinopel pada tahun 1453.

Sementara faktor pendorong dari Penjelajahan Samudera karena ditemukannya kompas, dikembangkannya teleskop, pengembangan dalam bidang navigasi, ditemukannya cara mengawetkan makanan, berkembangnya ahli dalam bidang kartografi Dengan demikian, Faktor Utama pendorong penjelajahan samudera adalah langkanya rempah - rempah di Eropa yang disebabkan oleh blokade ekonomi oleh Turki Usmani pasca kejatuhan Konstantinopel pada tahun 1453.
Bobo.id - Dalam materi pelajaran kelas 5, tema 7, subtema 1, teman-teman mempelajari tentang faktor yang mendorong kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia pada abad ke-16.

Beberapa faktor yang mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra, termasuk ke Indonesia, adalah gold, glory, dan gospel. Gold, glory, dan gospel juga dikenal sebagai semboyan bangsa Eropa dalam melakukan penjelajahan samudra. Apa arti gold, glory, dan gospel ini, ya? Cari tahu kunci jawabannya, yuk! Baca Juga: Tips Mengasah Kreativitas selama School From Home dari Anchor Boneeto 'Smart Parent Happy Kids' bersama Majalah Bobo Apa Arti Gold, Glory, dan Gospel yang Menjadi Pendorong Penjelajahan Samudra Bangsa Eropa?

Bangsa Eropa berdatangan ke Indonesia mulai abad ke-16 awal. Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia diawali dengan kedatangan bangsa Portugis pada 1511 di Malaka. Saat itu, kedatangan bangsa Portugis dipimpin oleh Afonso de Albuquerque. Kemudian, pada 1521 bangsa Spanyol mendarat di Indonesia, tepatnya di Tidore, Maluku.

Maluku juga dikenal dengan sebutan Kepulauan Rempah. Bangsa Spanyol datang ke Indonesia dipimpin oleh Sebastian Del Cano. Pada 1579, bangsa Inggris juga singgah ke Ternate. Kemudian, pada 1596, bangsa Belanda mendarat di Banten dipimpin oleh Cornelis de Houtman.

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia dilatarbelakangi oleh penjelajahan samudra yang mulai dilakukan bangsa Eropa mulai akhir abad ke-15. Semboyan 3G ( gold, glory, dan gospel ) menjadi faktor pendorong penjelajahan samudra yang dilakukan bangsa Eropa ke berbagai penjuru dunia. Apa arti gold, glory, dan gospel itu, ya? ARTIKEL TERKAIT • Cari Jawaban Soal Kelas 5 Tema 7 Subtema 2, Kapan dan Apa Tujuan Peristiwa Rengasdengklok?

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

• Cari Jawaban Soal Kelas 5 Tema 7 Subtema 2, Reaksi Rakyat Indonesia Menyambut Proklamasi Kemerdekaan • Cari Jawaban Soal Kelas 5 Tema 7 Subtema 1: Pengertian dan Ciri-Ciri Lagu Wajib • Cari Jawaban Soal Kelas 5 Tema 6 Subtema 1: Bagaimana Cara Nenek Moyang KIta Mendapatkan Api? Penjelajahan Samudera terjadi karena beberapa hal yang diantaranya disebabkan oleh krisis. Ketika Para pedagang dari Eropa membawa barang dagangan berupa rempah-rempah dan sutera dari Laut Tengah. Komoditas tersebut dibawa ke Venesia atau Genoa melalui para pedagang Portugis dan Spanyol yang aktif berdagang di Laut Tengah.

Rempah-rempah dan sutera itu kemudian dibawa ke pasaran Eropa Barat, seperti Lisabon. Dari Lisabon rempah-rempah dibawa ke Eropa Utara oleh para pedagang Inggris dan Belanda.

Ramainya perdagangan di Laut Tengah, terganggu selama dan setelah berlangsungnya Perang Salib (1096 - 1291). Dengan jatuhnya kota Konstantinopel (Byzantium) pada tahun 1453 ke tangan Turki Usmani, aktivitas perdagangan antara orang Eropa dan Asia terputus. Sultan Mahmud II, penguasa Turki menjalankan politik yang mempersulit pedagang Eropa beroperasi di daerah kekuasannya. Bangsa Barat menghadapi kendala krisis perdagangan rempah-rempah.

Oleh karena itu bangsa Barat berusaha keras mencari sumbernya dengan melakukan penjelajahan samudra. Ada beberapa faktor yang mendorong penjelajahan samudra. Faktor-Faktor Pendorong Terjadinya Penjelajahan Samudra 1.

Semangat reconguesta, yaitu semangat pembalasan terhadap kekuasaan Islam di mana pun yang dijumpainya sebagai tindak lanjut dari Perang Salib. 2. Semangat gospel, yaitu semangat untuk menyebarkan agama Nasrani. 3. Semangat glory, yaitu semangat memperoleh kejayaan atau daerah jajahan. 4. Semangat gold, yaitu semangat untuk mencari kekayaan/emas. 5.

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

Perkembangan teknologi kemaritiman yang memungkinkan pelayaran dan perdagangan yang lebih luas, termasuk menyeberangi Samudra Atlantik.

6. Adanya sarana pendukung seperti kompas, teropong, mesiu, dan peta yang menggambarkan secara lengkap dan akurat garis pantai, terusan, dan pelabuhan.

7. Adanya buku Imago Mundi yang menceritakan perjalanan Marco Polo (1271-1292). h. Perjalanan Ordoric da Pardenone menuju Campa yang sempat singgah di Jawa pada abad ke-14. Ordoric melaporkan sekilas mengenai kebesaran Majapahit. 8.

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

Penemuan Copernicus yang didukung oleh Galileo yang menyatakan bahwa bumi itu bulat seperti bola, matahari merupakan pusat dari seluruh benda-benda antariksa. Bumi dan benda-benda antariksa lainnya beredar mengelilingi matahari (teori Heliosentris). Secara terperinciri faktor-faktor pendorong penjelajahan samudra menurut penjelasan lain adalah sebagai berikut: 1.

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

Adanya keinginan mencari kekayaan (gold) Kekayaan yang mereka cari terutama adalah rempah-rempah. Sekitar abad XV di Eropa, rempah-rempah pada saat itu harganya sangat mahal. Harga rempah-rempah semahal emas (gold). Mereka sangat membutuhkan rempah-rempah untuk industri obatobatan. 2. Adanya keingingan menyebarkan agama Nasrani (gospel) Selain mencari kekayaan dan tanah jajahan, bangsa Eropa juga membawa misi khusus. Misi khusus tersebut adalah menyebarkan agama Nasrani kepada penduduk daerah yang dikuasainya.

Tugas mereka ini dianggap sebagai tugas suci yang harus dilaksanakan ke seluruh dunia yang dipelopori oleh bangsa Portugis. 3.

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

Adanya keinginan mencari kejayaan (glory) Di Eropa ada suatu anggapan bahwa apabila suatu negara mempunyai banyak tanah jajahan, negara tersebut termasuk negara yang jaya (glory). Dengan adanya anggapan ini, negara-negara Eropa berlomba-lomba untuk mencari tanah jajahan sebanyakbanyaknya.

4. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan perkembangan paham Renaissance, ilmu pengetahuan dan teknologi juga berkembang pesat, misalnya seperti berikut ini. a) Ditemukannya Teori Heliosentris dari Copernicus yang mengatakan bahwa pusat peredaran tata surya adalah matahari.

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

Planet-planet berputar mengelilingi matahari dan bumi berputar pada porosnya. Bentuk bumi tidak rata tetapi bulat. Hal ini mendorong orang untuk membuktikannya. b) Dikembangkannya teknik pembuatan kapal yang dapat digunakan untuk mengarungi samudra luas. c) Mulai ditemukannya mesiu untuk persenjataan. Senjata ini dapat digunakan untuk melindungi pelayaran dari ancaman bajak laut dan sebagainya.

d) Ditemukannya kompas. Alat ini digunakan sebagai penunjuk arah, sehingga para penjelajah tidak lagi bergantung pada kebiasaan alam. Untuk menentukan arah, biasanya mereka berpedoman pada bintang, sehingga jika angkasa tertutup awan mereka tidak dapat meneruskan pelayarannya. Dengan kompas, mereka bebas berlayar ke arah manapun tanpa gangguan, baik siang maupun malam. 5. Jatuhnya Kota Konstantinopel ke tangan bangsa Turki Jatuhnya Konstantinopel ke tangan bangsa Turki pada tahun 1453 menyebabkan bangsa Eropa mengalami kesulitan mendapatkan rempah-rempah.

Oleh karena itu, mereka berusaha mencari sendiri daerah penghasil rempah-rempah dengan melakukan penjelajahan-penjelajahan samudra. Kedatangan Pelayaran Bangsa Eropa dan Tokoh Penjelajahan Samudra Negara-negara yang memelopori penjelajahan samudra adalah Portugis dan Spanyol, menyusul Inggris, Belanda, Prancis, Denmark, dan lainnya.

Untuk menghindari persaingan antara Portugis dan Spanyol, maka pada tanggal 7 Juni 1494 lahirlah Perjanjian Tordesillas. Paus membagi daerah kekuasaan di dunia non-Kristiani menjadi dua bagian dengan batas garis demarkasi/khayal yang membentang dari kutub Utara ke kutub Selatan.

Daerah sebelah Timur garis khayal adalah jalur/kekuasaan Portugis, sedangkan daerah sebelah Barat garis khayal adalah jalur Spanyol. Pelayaran Orang-orang / Bangsa Portugis Orang-orang Portugis menjadi pelopor berlayar mencari tempat asal rempah-rempah. Hal ini tidak lepas dari kiat Pangeran Henry Mualim (Henry Navigator) yang memberi hak-hak istimewa kepada keluarga-keluarga saudagar sukses dari Italia, Spanyol, dan Prancis.

Tujuannya supaya mereka bersedia tinggal dan berdagang di ibukota Portugis. Berikut ini para tokoh penjelajah samudra yang berasal dari Portugis. 1.

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

Bartholomeu Dias Bartholomeu Dias berangkat dari Lisabon (Portugis) pada bulan Agustus 1487. Ketika sampai di ujung Selatan benua Afrika, kapal Dias terkena badai topan. Setelah badai reda, Dias kembali ke Portugis. Oleh Dias dan rombongannya, ujung Selatan Benua Afrika dinamai Tanjung Badai.

Namun, Raja Portugal Joao II mengganti namanya menjadi Tanjung Harapan (Cape of Good Hope) karena untuk menghilangkan kesan menakutkan dan tempat tersebut dianggap memberikan harapan bagi bangsa Portugis untuk menemukan Hindia. 2. Vasco da Gama Pada tanggal 8 Juli 1497, Raja Portugis Manuel I memerintahkan Vasco da Gama mengikuti jejak Dias. Ekspedisinya dilakukan melalui laut sepanjang pantai Afrika Barat.

Dalam pelayarannya, Vasco da Gama sempat singgah di pantai Afrika Timur. Atas petunjuk mualim Moor, da Gama melanjutkan ekspedisinya memasuki Samudra Hindia dan Laut Arab. Perjalanan Vasco da Gama tiba di Calcuta pada tanggal 22 Mei 1498. Di Calcuta, Vasco da Gama berupaya mendirikan pos perdagangan. Ia membeli rempah-rempah untuk dikirim ke Portugis dan sebagian dijual ke negara-negara Eropa lainnya.

3. Alfonso d’ Albuquerque Setelah beberapa lama menduduki Calcuta, orang Portugis sadar bahwa penghasil rempah-rempah bukan India. Ada tempat lain yang menjadi pusat perdagangan rempah-rempah di Asia, yaitu Malaka.

Oleh karena itu ekspedisi ke Timur dilanjutkan kembali. Bagi Portugis, cara termudah menguasai perdagangan di sekitar Malaka adalah dengan merebut atau menguasai Malaka. Oleh karena itu, dari Calcuta, Portugis mengirimkan ekspedisi ke Malaka di bawah pimpinan Alfonso d’ Albuquerque. Ekspedisi d’ Albuquerque tersebut berhasil menaklukkan Malaka pada tahun 1511.

Pelayaran Orang-Orang / Bangsa Spanyol Berikut ini para tokoh penjelajah samudra dari Spanyol yang melakukan pelayaran ke dunia Timur. 1. Christopher Columbus Pada tanggal 3 Agustus 1492, dengan menggunakan tiga buah kapal yaitu Santa Maria, Nina, dan Pinta, Columbus mulai berlayar mencari sumber rempah-rempah di dunia Timur. Setelah berlayar lebih dari 2 bulan mengarungi Samudra Atlantik, sampailah Columbus di Pulau Guanahani yang terletak di Kepulauan Bahama, Karibia. Ia merasa telah sampai di Kepulauan Hindia Timur yang merupakan sumber rempah-rempah.

Ia menamai penduduk asli di kawasan itu sebagai Indian. Selanjutnya Kepulauan Bahama dikenal sebagai Hindia Barat. Columbus bersama seorang penyelidik bernama Amerigo Vespucci antara tahun 1492 – 1504, berlayar terhitung 4 kali.

Mereka menemukan benua baru yang diberi nama Amerika. Jadi penemu Benua Amerika adalah Christopher Columbus. Sejak Columbus menemukan benua Amerika, menyusul pelaut-pelaut Spanyol seperti Cortez dan Pizzaro. Cortez menduduki Mexico pada tahun 1519 dengan menaklukkan suku Indian yaitu Kerajaan Aztec dan suku Maya di Yucatan. Pizzaro, pada tahun 1530 menaklukkan kerajaan Indian di Peru yaitu suku Inca. 2. Ferdinand Magelhaens (Magellan) Pada tanggal 10 Agustus 1519, Magelhaens berlayar ke Barat didampingi oleh Kapten Juan Sebastian del Cano (Sebastian del Cano) dan seorang penulis dari Italia yang bernama Pigafetta.

Penulis inilah yang mengisahkan perjalanan Magelhaens-del Cano mengelilingi dunia yang membuktikan bahwa bumi itu bulat seperti bola. Pada tahun 1520, setelah menyeberangi Samudra Pasifik, sampailah rombongan Magelhaens di Kepulauan Massava. Kepulauan ini kemudian diberi nama Filipina, mengambil nama Raja Spanyol, Philips II. Dalam suatu pertempuran melawan orang Mactan, Magelhaens gugur (27 April 1521). Akibat peristiwa itu rombongan bergegas meninggalkan Filipina dipimpin oleh Sebastian del Cano, menuju Kepulauan Maluku.

Magelhaens dianggap sebagai orang besar dalam dunia pelayaran karena menjadi orang yang pertama kali berhasil mengelilingi dunia. Raja Spanyol memberi hadiah sebuah tiruan bola bumi. Pada tiruan bola bumi itu dililitkan pita bertuliskan ‘Engkaulah yang pertama kali mengitari diriku’. Pelayaran Orang-Orang / Bangsa Inggris Berikut ini tokoh orang-orang Inggris yang melakukan penjelajahan samudra untuk mencari tempat baru di dunia Timur.

1. Sir Francis Drake Pada tahun 1577 Drake berangkat berlayar salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna Inggris ke arah Barat. Dalam pelayarannya, rombongan ini memborong rempah-rempah di Ternate.

Setelah mendapatkan banyak rempah-rempah Drake pulang ke negerinya dan sampai di Inggris pada tahun 1580. Pelayaran Drake ini belum memiliki arti penting secara ekonomis dan politis. 2.

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

Pilgrim Fathers Pada tahun 1607 rombongan yang menamakan diri Pilgrim Fathers melakukan pelayaran ke arah Barat. Kapal yang bernama May Flower berhasil membawa rombongan ini mendarat di Amerika Utara. 3. Sir James Lancester dan George Raymond Pada pelayaran tahun 1591, Lancester berhasil mengadakan pelayaran sampai ke Aceh dan Penang, sampai di Inggris pada tahun 1594.

Pada bulan Juni 1602, Lancester dan maskapai perdagangan Inggris (EIC) berhasil tiba di Aceh dan terus menuju Banten. Di Banten, dia mendapatkan izin dan mendirikan kantor dagang.

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

4. Sir Henry Middleton Pada tahun 1604 pelayaran kedua EIC yang dipimpin Sir Henry Middleton berhasil mencapai Ternate, Tidore, Ambon, dan Banda. Terjadi persaingan dengan VOC. Selama tahun 1611 - 1617, orang-orang Inggris mendirikan kantor dagang di Sukadana (Kalimantan Barat Daya), Makassar, Jayakarta, Jepara, Aceh, Pariaman, dan Jambi.

5) William Dampier Pada tahun 1688, Dampier melakukan pelayaran dan berhasil mendarat di Australia. Ia terus melanjutkan pelayaran dengan menelusuri pantai ke arah Utara. 6) James Cook Pada tahun 1770 Cook berhasil mendarat di pantai Timur Australia dan menjelajahi pantai Australia secara menyeluruh pada tahun 1771. Oleh karena itu, James Cook sering dikatakan sebagai penemu Benua Australia. Pelayaran orang-orang / Bangsa Belanda Biasanya para pedagang Belanda membeli dagangan rempah-rempah dari Portugis di pusat pasar Lisabon.

Namun setelah Lisabon dikuasai Spanyol, Belanda mencari jalan menuju daerah penghasil rempah-rempah. Walaupun Portugis berusaha merahasiakan jalan ke pusat penghasil rempah-rempah, tetapi Belanda berhasil menyusul Portugis dan Spanyol. Berikut ini beberapa tokoh pelaut penjelajah samudra dari Belanda yang melakukan penjelajahan ke dunia.

1. Barentz Pada tahun 1594, Barentz mencari daerah Timur (Asia) melalui jalur lain yaitu ke Utara. Perjalanan Barentz terhambat karena air laut membeku sesampainya di Kutub Utara.

Ia berhenti di sebuah pulau yang dikenal dengan nama Pulau Novaya Zemlya, kemudian memutuskan untuk kembali tetapi meninggal dalam perjalanan. 2. Cornelis de Houtman Pada tahun 1595, de Houtman dengan empat buah kapal yang memuat 249 orang awak beserta 64 meriam, memimpin pelayaran mencari daerah asal rempahrempah ke arah Timur mengambil jalur seperti yang ditempuh Portugis.

Pada tahun 1596 Cornelis de Houtman bersama rombongan sampai di Indonesia dan mendarat di Banten. 3. Abel Tasman Abel Tasman berlayar mencapai perairan di sebelah Tenggara Australia.

Pada tahun 1642 ia menemukan sebuah pulau yang kemudian dikenal dengan nama Pulau Tasmania. Penjelajah samudra baik Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda akhirnya sampai ke sumber rempah-rempah yaitu Indonesia.

Sejak kedatangan bangsa Barat ke Indonesia, peta perdagangan mengalami perubahan yang akhirnya dimonopoli bangsa Barat.
KOMPAS.com - Penjajahan yang dilakukan bangsa Eropa di berbagai belahan dunia dimulai dari penjelajahan samudra.

Era penjelajahan samudra atau the age of discovery berlangsung dari abad salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna hingga pertengahan abad 18. Penjelajahan samudra memungkinkan bangsa Eropa berlayar ke benua lain.

Pelayaran itu disusul dengan perdagangan hingga penjajahan. Diambil dari E ncyclopaedia Britannica (2015) pelayaranlah yang membuat Eropa menjadi peradaban paling maju di dunia.

Berikut beberapa faktor yang melatarbelakangi penjelajahan samudra: Baca juga: Tujuan Bangsa Eropa Datang ke Indonesia Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Bangsa Eropa tadinya percaya bumi adalah pusat semesta.

Namun ilmuwan Nicolaus Copernicus mempopulerkan heliosentris, teori yang menyatakan bumi mengelilingi matahari, dan bukan sebaliknya. Tadinya, manusia percaya bumi berbentuk datar dan ada ujungnya.

Namun dengan teori ini, bumi berarti bulat dan bisa dijelajahi tanpa henti. Teori-teori astronomi kala itu mendorong banyak orang membuktikannya. Selain itu, bangsa-bangsa di Eropa bisa membuat kapal besar yang dapat digunakan untuk mengarungi samudra.

Mesiu juga sudah ditemukan.

salah satu faktor pendorong penjelajahan samudra adalah glory yang memiliki makna

Mesiu kemudian digunakan sebagai peluru bagi meriam, senjata yang digunakan di kapal untuk melindungi dari ancaman bajak laut. Penemuan kompas juga membantu para penjelajah. Mereka tak perlu lagi melihat ke langit untuk menentukan arah.

Baca juga: Kedatangan Portugis ke Indonesia Berita Terkait Kahar Muzakkir Jadi Pahlawan Nasional, Muhammadiyah Berterima Kasih ke Pemerintah Prabowo Saat Resmikan Patung Jenderal Sudirman: Mari Jaga Warisan dengan Tidak Mencuri APBN Kisah Wisma Nusantara, Pencakar Langit Pertama di Asia Tenggara Asteroid Raksasa Berdekatan dengan Bumi Malam Ini, Tampak di Eropa Ahli Klaim Rumah Leluhur Manusia Modern ada di Botswana Afrika Selatan Berita Terkait Kahar Muzakkir Jadi Pahlawan Nasional, Muhammadiyah Berterima Kasih ke Pemerintah Prabowo Saat Resmikan Patung Jenderal Sudirman: Mari Jaga Warisan dengan Tidak Mencuri APBN Kisah Wisma Nusantara, Pencakar Langit Pertama di Asia Tenggara Asteroid Raksasa Berdekatan dengan Bumi Malam Ini, Tampak di Eropa Ahli Klaim Rumah Leluhur Manusia Modern ada di Botswana Afrika Selatan

KEDATANGAN BANGSA EROPA KE INDONESIA




2022 www.videocon.com