Gambar kerok masuk angin

gambar kerok masuk angin gambar kerok masuk angin

Brilio.net - Musim hujan udah tiba nih, hati-hati berbagai penyakit mulai flu hingga masuk angin mengintaimu. Nah kalau sudah kena masuk angin susah deh, badan rasanya nggak enak, kepala pusing, mau kemana-mana juga nggak bisa.

Biasanya orangtua akan menyarankanmu kerokan biar masuk angin sembuh. Apa sih kerokan itu? Kerokan adalah pengobatan alternatif dengan cara menggaruk punggung memakai uang logam dan dibaluri minyak angin. Tujuannya supaya angin bisa ke luar. Sakit sih karena punggungmu akan membentuk garis-garis merah. Meski begitu banyak orang yang bilang kerokan ampuh menyembuhkan masuk angin.

• Rekomendasi kuliner khas kampung halaman di ShopeeFood, bikin laper • Mata kamu bintitan? Ini cara ampuh dan sederhana mengobatinya • 7 Makanan ini diyakini bisa meredakan sakit perutmu, dicoba yuk!

• Selain ketupat, 4 makanan kekinian cocok temani silaturahmi Idul Fitri • Inilah keampuhan daun sirih selain untuk menginang • Ragam minuman tradisional yang fenomenal dan khasiatnya hebat • Rekomendasi kuliner khas kampung halaman di ShopeeFood, bikin laper • Tips bikin minyak cengkeh untuk atasi sakit gigi (brl/fen) Brilio.net - Masuk angin adalah istilah yang cuma dipahami oleh masyarakat Indonesia.

Istilah ini sering dipakai ketika orang merasakan gejala tidak enak badan. Kala bicara soal masuk angin, maka tak lepas dengan kerokan. Sebuah aktivitas mengerok kulit pada bagian punggung, tengkuk, leher, gambar kerok masuk angin dada. Aktivitas ini dinilai sebagai 'obat' mujarab saat masuk angin. Meski pada faktanya kerokan akan membuka pori-pori kulit lebih lebar, namun terapi ini masih banyak dilakukan.

gambar kerok masuk angin

Kalau kamu sendiri apakah tipe orang yang suka kerokan atau nggak? Saat kamu kerokan, kira-kira hasilnya berbentuk seperti apa? Berikut ini brilio.net himpun dari berbagai sumber, Rabu (5/5), 20 potret hasil kerokan yang bikin nyengir kuda.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI foto: 1cak.com 2. Kerokan sambil mengukir nama di punggung. foto: 1cak.com 3. Karena kerokan pakai koin atau bawang sudah terlalu mainstream.

gambar kerok masuk angin

foto: 1cak.com 4. Bisa rapi gitu. Jadi mirip sama format paragraf di Microsoft Word, ya. foto: 1cak.com 5. Biar nggak terlalu biasa, kerokannya dibentuk jadi pola love. foto: 1cak.com 6. Ultraman kalau diminta kerokin orang. foto: 1cak.com 7. Kenapa pada senang banget bikin tanda love pas kerokan, sih? foto: 1cak.com 8.

Wah, kalau pakai alat tukang kayak gitu sih bukan sembuh malah makin parah. foto: 1cak.com 9. Kerokan sendiri sampai ke perut-perut. foto: 1cak.com 10. Gambar kerok masuk angin kenapa semakin ke bawah semakin merah warnanya.

foto: 1cak.com 11. Kayak nggak niat ngerokin jadinya. foto: 1cak.com 12. Kalau minta tolong teman memang suka ada-ada saja aksinya. foto: Instagram/@dagelan 13. Wah, bapaknya sakti banget! foto: Twitter/@ladazaa 14. Kok cantik banget hasil kerokannya. foto: 1cak.com 15. Sampai merah semua gitu, guys. foto: 1cak.com 16. Ketika minta temen kerokin badan, endingnya seperti ini. foto: 1cak.com 17. Fans berat JKT48 kalau lagi kerokan be like.

gambar kerok masuk angin

foto: 1cak.com 18. Nggak paham lagi deh sama tingkah warganet. foto: Instagram/@receh.id 19. Sekilas kayak bukan hasil kerokan melainkan seperti pakai baju. foto: Instagram/@sukijan.id 20. Ini kerokannya pakai apa, sih? Kok kayak habis disengat tawon? foto: Instagram/@wkwkland_real (brl/pep) • Rekomendasi kuliner khas kampung halaman di ShopeeFood, bikin laper • 6 Seleb cantik ini tak segan pamer kerokan, terbaru Jess Amalia • Fakta kerokan, berbahaya atau bermanfaat?

• Selain ketupat, 4 makanan kekinian cocok temani silaturahmi Idul Fitri • Kenapa masuk angin bisa hilang kalau kita dikerok? Ini penjelasannya • 10 Lifehack nggak biasa saat hadapi masalah di rumah, bikin melongo • Rekomendasi kuliner khas kampung halaman di ShopeeFood, bikin laper • 10 Penampakan nyeleneh ikan peliharaan ini bikin gambar kerok masuk angin lihatnya • Tagih utang pakai speaker, aksi tukang kredit ini bikin senyum tipis (brl/pep)
Musim hujan nih!

Gak cuma keguyur air hujan yang datangnya tiba-tiba, hembusan angin yang buat pohon goyang-goyang juga bisa bikin badanmu gampang masuk angin. ‘Masuk angin’ yang sampai sekarang belum jelas istilah medisnya ini tuh pasti bikin galau.

Cuma masuk angin kok sampai ke dokter segala, tapi kalau dibiarkan aja badan rasanya gak enak banget. Makanya, senjata utama orang Indonesia kalau lagi masuk angin apalagi kalau bukan kerokan! Walaupun udah turun temurun dari generasi ke generasi, masih banyak lho orang yang salah kaprah lho perihal kerokan ini. Nah kali ini Hipwee udah merangkum fakta-fakta unik yang mungkin belum kamu ketahui tentang kerokan.

gambar kerok masuk angin

1. Walaupun Penuh Mitos dan Tradisi, Kerokan Itu Sebenarnya Bukti Paling Nyata dari Rumus Fisika Paling Terkenal di Dunia Lho Gesekan dua benda menghasilkan energi panas=menggesekkan uang logam ke kulit via www.eurotrib.com Kamu pasti gak sadar ‘kan kalau waktu kerokan tuh sebenarnya kamu sedang mempraktikan rumus fisika Albert Einstein yang paling terkenal, E=MC2?

Sederhananya, rumus ini menjelaskan bagaimana energi itu bisa terbentuk dari pergesekkan antara dua permukaan benda. Nah walaupun leluhur kita mungkin tidak berpikir seilmiah itu ketika menemukan metode penyembuhan ini, kerokan itu benar-benar menjiwai prinsip ilmiah ini lho. Menggosokkan uang logam ke kulit secara berulang-berulang itu sebenarnya gerakan gesek yang mampu menciptakan energi. Energi disini berupa panas.

Jadi, ya wajar aja kalau setelah kerokan kamu merasa hangat. Konsep ini sama halnya ketika kamu saling menggosokkan kedua telapak tanganmu. Kalau guru jaman SMA menjelaskan teori ini gambar kerok masuk angin contoh kerokan, mungkin pelajaran fisikanya bisa nyantol sampai sekarang kali ya? Hmm apa bener ada angin yang masuk? via yolagani.files.wordpress.com Salah kaprah masalah metode penyembuhan kerokan ini bisa jadi berasal gara-gara penyakit yang kita sebut ‘masuk angin’ itu juga masih ambigu.

Kehujanan, terlalu sering kena angin malam yang dingin, atau menggigil di ruang ber-AC, memang biang kerok yang sering menyebabkanmu masuk angin.

Tapi sebenarnya gejala ‘masuk angin’ itu bukan karena anginnya yang masuk dalam tubuh. Udara atau angin dingin itu justru gambar kerok masuk angin pembuluh darah di kulit menyempit sampai-sampai otot-otot kekurangan oksigen. Otot yang tidak bisa bernapas ini-lah yang menimbulkan gejala masuk angin seperti rasa nyeri otot ( mialga) dan pegal-pegal. Disamping paparan udara dingin, kekurangan gerak sehingga pembuluh darah kaku dan tidak luwes juga memiliki dampak yang sama.

Maka dari itu, gerakan mengerok atau menggaruk kulit itu bukannya ‘mengusir’ atau mendorong angin keluar tapi memperlebar pembuluh-pembuluh darah di permukaan kulit yang menyempit karena dingin.

3. Bekas Kerokan yang Semakin Merah Itu Juga Bukan Tanda Kalau Sakitmu Lebih Parah Apakah kamu termasuk orang yang merasa semakin yakin bahwa kamu memang sakit mendengar komentar ibu atau saudaramu yang mengeroki bahwa bekas kerokan di punggungmu merah sekali?

Jika iya, mulai sekarang mungkin kamu harus buang jauh-jauh kayakinan itu. Kerokan pada dasarnya merupakan metode memperlebar pembuluh darah tepi yang menyempit atau menutup ( vasokontriksi) menjadi lebar ( vasodilatasi), pasti akan meninggalkan bekas merah di kulit. Bekas itu merupakan jejak pembuluh darah yang terbuka atau pecah seiring gesekan koin atau kerokan.

Daerah tersebut akan diisi dengan aliran darah yang sebelumnya tertutup. Dibandingkan intensitas warna yang pasti akan semakin pekat jika kamu mengerok kulitmu lebih kuat atau sering, bagian tubuh mana yang dikerok justru akan lebih menentukan kemanjuran pengobatan ini.

4. Gak Usah Kerokan Sampai Ujung-Ujung Tangan atau Kaki Segala. Metode Penyembuhan ini Memang Paling Ideal Kalau Dipraktikan di Punggung Miring melintang di kanan-kiri tulang punggung via www.orinsis.com Lalu bagian tubuh mana yang paling ideal untuk memaksimalkan manfaat kerokan?

Yup, punggung! Walaupun sebagian besar orang juga pasti kerokan di punggung, pasti masih banyak yang belum tahu kenapa kerokan itu idealnya di punggung. Untuk mendapatkan manfaat yang optimal untuk memperlebar pembuluh dan melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, kamu harus memilih pembuluh darah yang panjang dan terhubung ke semua bagian tubuh.

Jadi dengan satu gesekan koin, manfaatnya bisa gambar kerok masuk angin lebih jauh. Punggung adalah pusat syaraf terpadu dengan pembuluh darah yang paling panjang dan menyebar kemana-mana.

gambar kerok masuk angin

Pembuluh darah tepi yang pecah di ujungnya akibat kerokan akan memaksa sekujur pembuluh darah tersebut untuk melebar. Sebaiknya kerokan juga dilakukan dengan arah miring mengikuti ‘dermaton’ yaitu arah syaraf menuju kulit yaitu di kanan-kiri tulang punggung.

Bayangkan jika kamu memilih gambar kerok masuk angin darah di tangan yang pendek, ya efek kerokan itu cuma di tangan saja. Yah tangannya jadi gak cantik deh via farm1.staticflickr.com Apalagi buat cewek-cewek yang harus tampil kece, gara-gara gak mau kelihatan bekas kerokan di leher terus seharian pakai selendang padahal hari lagi panas-panasnya.

Kalau cukup dengan kerokan di punggung yang ternyata bisa mengalirkan manfaat ke semua bagian tubuh, kenapa harus ‘menghiasi’ bagian tubuhmu yang lain dengan bekas kerokan? 5. Layaknya Mencandu Morfin yang Bikin Tenang dan Segar, Kerokan Itu Memicu Peningkatan Produksi Morfin dalam Tubuh Yang Disebut Beta Endorfin Walaupun enak, jangan sampai kecanduan ya via joss.today Nah disamping melancarkan aliran darah yang mampu mengurangi nyeri otot dan pegal-pegal, kerokan ternyata juga bisa kamu tenang dan segar layaknya menghirup morfin atau zat sedatif.

Eits…ini bukan morfin atau obat-obat terlarang yang bisa membuat kamu di penjara itu lho. Ini adalah morfin yang diproduksi secara alami dalam tubuh kita sendiri yaitu ‘beta endorfin‘.

Produksi hormon ini diatur oleh jaringan endotel, yaitu bagian terdalam dari pembuluh darah kita. Tekanan yang dihasilkan oleh gerakan kerokan ternyata mampu mencapai jaringan tersebut sehingga produksi beta endorfin dalam tubuh kita meningkat. Konsep ini sama halnya ketika kamu sedang dipijat.

Maka dari itu banyak orang yang kecanduan dengan gambar kerok masuk angin tenang dan segar setelah dipijat atau dikerok. Tapi ingat, apapun jika dalam jumlah berlebihan itu bisa jadi buruk.

Jadi walaupun dipijat maupun kerokan itu tidak berbahaya, tapi kalau sampai kecanduan kan repot juga?! 6.

gambar kerok masuk angin

Kerokan Itu Layaknya Ilusi yang Mengelabui Otak Bahwa Tubuh Sedang Terluka Sehingga Dengan Otomatis Tubuhmu Akan Mempertahankan Diri dengan Meningkatkan Kekebalan Kerokan buat kuat? via shadowness.com Sebelumnya sudah dibahas mengapa kerokan bisa menghangatkan, mengurangi pegal-pegal, menenangkan, dan menyegarkan, tapi apakah kerokan benar-benar bisa menyembuhkan masuk angin?

Lagi-lagi itu tergantung definisimu atas gejala masuk angin sendiri. Tapi secara umum, kerokan itu memang bisa meningkatkan kekebalan tubuh lho. Pelebaran atau pembesaran diameter pembuluh darah sebagai akibat kerokan secara tidak langsung juga menyediakan ruang lebih untuk pergerakan sel darah putih yang merupakan agen kekebalan tubuh utama. Nah, sel-sel darah putih ini jadi semakin reaktif untuk mempertahankan tubuh kita ketika ribuan ujung pembuluh darah tepi pecah layaknya terbentur atau dipukul.

Pecahnya pembuluh darah tepi yang juga bisa disebut peradangan ini juga memicu reaksi zat anti-peradangan yang disebut ‘cytokines’. Nah ilusi seakan-akan tubuh kita terserang radang dan terluka dalam kerokan itu ternyata memicu peningkatan sistem kekebalan tubuh kita sendiri.

7. Walaupun Pada Dasarnya Tergolong Aman, Tapi Khusus Untuk Ibu-Ibu Hamil Kerokan Bisa Menyebabkan Kelahiran Prematur Cari cara lain untuk ‘mengusir angin’ di kala hamil via 1.bp.blogspot.com Banyak juga orang yang meragukan keabsahan kerokan karena meragukan manfaat dan khawatir dengan berbagai efek samping negatif yang secara medis justru membahayakan.

Hipwee sudah menjelaskan diatas berbagai manfaat dari kerokan, tapi apakah benar kerokan justru dapat membahayakan kesehatan? Kekhawatiran biasanya terpusat antara penipisan kulit, peradangan, atau masuknya bakteri ketika pori-pori kulit terbuka.

Disamping belum benar-benar terbukti secara ilmiah, daya regenarasi kulit manusia yang cukup cepat menjadikan ketakutan ini tidak begitu signifikan. Asalkan tidak berlebihan atau kecanduan, kerokan tidak akan membahayakan kesehatanmu.

Nah tapi khusus untuk ibu-ibu hamil, kerokan itu bisa jadi berbahaya. Tidak secara langsung mengancam jiwa ibu atau janin, tapi memicu kelahiran prematur. Zat anti-peradangan ‘cytokines‘ yang pada tubuh orang biasa meningkatkan kekebalan tubuh, pada ibu hamil justru akan menyebabkan munculnya zat ‘prostaglandin’. Zat ini bisa memicu kontraksi dini pada kehamilan sehingga berisiko menyebabkan kelahiran prematur. Makanya, untuk ibu-ibu hamil coba deh cari pengobatan lain ya kalau masuk angin.

8. Kerokan Itu Bukan Hanya Terkenal di Indonesia, Metode Pengobatan Ini Juga Tersebar di Negara-Negara Lain Caranya beda-beda, tapi intinya mengusir angin via i.ytimg.com Menggesekkan objek ke permukaan kulit secara berulang kali untuk ‘mengusir angin’ bukanlah metode penyembuhan tradisional yang hanya dapat ditemui di Indonesia.

Jika di Indonesia objek yang sering dipakai untuk kerokan adalah uang logam, di negara-negara lain seperti Cina, Vietnam, Kamboja, atau Laos objek yang digunakan berbeda-beda. Kerokan ala Cina yang disebut ‘gua sha‘ menggunakan sejenis batu giok dengan juga dibantu semacam minyak untuk menghindari iritasi kulit. Walaupun jenis objek dan minyak yang digunakan untuk mengerok punggung berbeda-beda, namun uniknya kearifan lokal yang mengilhami praktik pengobatan tradisional itu justru gambar kerok masuk angin.

Seperti halnya ‘gua sha‘, kerokan di Vietnam yang disebut gambar kerok masuk angin gio’ ternyata artinya juga ‘mengusir’ atau menggeser angin. Di berbagai kebudayaan Timur ini tampaknya angin melambangkan keburukan atau kesakitan yang harus dihilangkan. Jadi mungkin ‘masuk angin’ atau ‘mengusir angin’ itu sebenarnya lebih sarat dengan nilai kebudayaan dibandingkan benar-benar berarti angin dalam tubuh.

9. Hati-Hati Kalau Mempraktikan Kearifan Pengobatan Timur Ini di Negara-Negara Barat. Bekas Merah Kehitaman Mirip Lebam Sering Dikira Bekas Pukulan atau Kekerasan Fisik Lho Masa ini kekerasan fisik sih? via bp0.blogger.com Namanya juga tradisi atau kekayaan budaya, ya pastinya orang yang benar-benar bisa memahami nilai dan manfaat kerokan itu ya hanya orang Indonesia. Nah setelah mengetahui bahwa banyak juga orang-orang di negara tetangga yang memiliki tradisi yang serupa, ternyata ada juga bangsa lain yang sama sekali tidak mengerti kebaikan kerokan ini.

Parahnya di negara-negara Barat, tradisi yang sudah turun temurun digunakan untuk mengobati ‘masuk angin’ di kebudayaan Timur ini justru sering dikira sebagai bentuk kekerasaan fisik.

Banyak orang Indonesia gambar kerok masuk angin Vietnam yang pergi ke rumah sakit di tempat bermukim mereka di Amerika Serikat dengan bekas kerokan justru dicurigai atau bahkan dilaporkan untuk kekerasan rumah tangga.

Lebih parah lagi jika bekas kerokan itu ditemukan pada anak-anak, orang tuanya bisa dilaporkan untuk kasus kekerasan anak. Padahal itu justru bentuk kasih sayang untuk suami atau anak mereka. 10.

gambar kerok masuk angin

Walaupun Masih Gambar kerok masuk angin yang Belum Bisa Dibuktikan Secara Empiris dan Medis, Tradisi yang Sudah Ada Beribu-Ribu Tahun Ini Tetap Layak Dipertahankan Tradisi yang tidak boleh punah via 4.bp.blogspot.com Nah sebenarnya untuk menjembatani kesalahpahaman budaya itu, penelitian empiris tentang segala manfaat dan mungkin efek samping pengobatan tradisional ini perlu diupayakan.

Disamping untuk meluruskan kesalahpahaman dan mitos yang tidak benar tentang kerokan, justifikasi ilmiah juga bisa membantu melestarikan kekayaan budaya Indonesia yang semakin tidak populer di kalangan muda ini. Jadi walaupun kamu sendiri belum yakin dengan manfaat kerokan ini, gak sepantasnya gambar kerok masuk angin serta-merta tidak peduli dengan kekayaan tradisi Indonesia yang satu ini. Hehe siapa tahu kalau diteliti kebaikan lebih lanjut dan dipromosikan dengan benar, kerokan bisa jadi metode pengobatan alternatif yang mendunia.

Menarik ‘kan fakta-fakta unik mengenai kerokan ini? Ternyata banyak juga ya hal yang belum kita ketahui dari tradisi yang sebenarnya kita praktikan sehari-harinya. Dan supaya kekayaan kebudayaan kita tetap terjaga dengan baik, sudah seharusnya kita lebih menghargai dan mengenal kearifan lokal yang ada di sekeliling kita ini.

ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied. Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic gambar kerok masuk angin a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation.

Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: tOflGQdIKOcTz-Kt2u2mmvWZTlgy09NEyKofE8t_4SHjouvJgtwayQ==
Indonesia memiliki berbagai macam jenis pengobatan, mulai dari medis hingga non medis seperti pengobatan alternatif atau pengobatan tradisional bisa ditemukan di sini. Berbeda dengan medis yang memiliki yang memiliki standar dan dilakukan oleh dokter, pengobatan tradisional biasanya diperoleh dari tradisi turun-temurun.

Dari beragam pengobatan tradisional yang ada di Indonesia, siapa yang tidak mendengar kerokan? Kerokan terdengar sangat akrab bagi masyarakat Indonesia. Kerokan sering digunakan untuk mengusir masuk angin oleh orang Indonesia. Tradisi kerokan sendiri telah dilakukan secara turun-menurun dan gambar kerok masuk angin sejak dulu oleh para nenek moyang.

Kerokan bisa dikatakan menjadi pengobatan alternatif yang cukup banyak dilakukan orang Indonesia. Keluhan seperti tidak enak badan, mual dan masuk angin pun dipercaya bisa diatasi dengan cara kerokan.

Kerokan sendiri adalah sebuah teknik pengobatan dengan metode menggaruk dan menekan permukaan kulit menggunakan minyak dan benda seperti uang logam. Kerokan umumnya dilakukan di area punggung yang kemudian menghasilkan guratan atau pola merah setelah dikerok. Tanda atau guratan merah tersebut menjadi simbol hilangnya angin dari dalam tubuh. Kerokan juga menghasilkan bentuk atau pola yang mirip dengan tulang ikan karena mengikuti arah tulang-tulang di tubuh. Menurut National Geographic Indonesia, kerokan berguna untuk memanaskan tubuh dengan mengerok bagian tubuh yang terasa dingin.

Kulit yang telah digosok akan terbuka dan meninggalkan tanda atau guratan merah karena pembuluh darahnya rusak. Namun, dengan begitu kulit memungkinkan untuk menerima lebih banyak oksigen dalam pembuluh darah yang kemudian menetralkan zat beracun dalam tubuh. Sebenarnya, kerokan bukan cara yang efektif untuk meningkatkan panas tubuh, tetapi rasa nyaman dan lega sesudah kerokan membuat orang ketagihan kerokan.

Kerokan biasanya dilakukan di area punggung karena dipercaya memiliki 365 titik akupuntur. Karena alasan itulah mengerok bagian punggung menjadi lebih efektif karena akan menimbulkan pelebaran pada pembuluh darah. Dengan pelebaran tersebut, darah akan lebih cepat mengalir dan membuat suhu tubuh meningkat. Oleh karena itu, bagian tubuh yang paling cocok untuk dikerok adalah bagian yang memiliki pembuluh darah terpanjang yakni punggung.

Sehingga, apabila titik-titik saraf di punggung tersebut mendapat tekanan hal itu mendorong otak untuk mengeluarkan hormon endorfin sebagai reaksi tubuh untuk menahan rasa sakit dengan memberikan sensasi relaksasi. Rasa rileks dan nyaman tersebut akan membuat seseorang bisa tidur nyenyak dan merasa lebih segar. Budaya kerokan ternyata tak hanya ada di Indonesia Didik Gunawan Tamtomo yang merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) menyebutkan dalam tulisannya di Jurnal Cermin Dunia Kedokteran bahwa ada empat manfaat dari kerokan, yakni; • Meningkatkan sistem imunitas spesifik tubuh sehingga mampu bertahan lebih baik terhadap infeksi, • Meningkatkan hormon endorfin yang dihasilkan kelenjar pituatari sehingga menimbulkan efek segar, nyaman dan rasa senang, • Mengurangi rasa nyeri neuropatik akibat gangguan saraf dan nyeri viseral yang terjadi dalam organ tubuh, dan • Meningkatkan efek regenerasi sel dan menurunkan efek berlebih seperti cedera tambahan.

Namun, meski kerokan memiliki sejumlah efek positif, sebaiknya kerokan tidak dijadikan kebutuhan primer karena bisa mengakibatkan pembuluh darah kecil dan halus pecah, menurut Mulyadi selaku dokter di Klinik Medizone. Budaya kerokan sendiri ternyata tak hanya populer di Indonesia. Di berbagai negara terutama di Asia, pengobatan seperti kerokan dapat dijumpai dengan nama-nama yang berbeda. Di Vietnam teknik kerokan ini dikenal dengan nama Cao Gio, di Kamboja bernama Goh Kyol dan masyarakat Tiongkok menyebutnya Gua Sha.

Teknik pengobatan ini dipercaya berasal dari Tiongkok sekitar abad ke-5 dan ke-7 yang kemudian menyebar ke negara lain termasuk Indonesia. Tradisi kerokan sudah dilakukan sejak zaman dulu dan digunakan petinggi kerajaan di Indonesia kala itu untuk terapi kesehatan.

Kerokan menurut pandangan Kosmologi Jawa Menurut staf pengajar Universitas Gadjah Mada, Atik Triratnawati, dalam tulisan berjudul "Masuk Angin dalam Konteks Kosmologi Jawa", pada masa lalu para raja dan pujangga Jawa telah menggolongkan sekitar 30 penyakit. Dipaparkan Atik lewat tulisannya, masuk angin menjadi salah satu penyakit yang biasa diidap banyak orang di tanah Jawa.

gambar kerok masuk angin

Dalam perspektif kosmologi Jawa, masuk angin dianggap sebagai personifikasi ketidakseimbangan antara hal yang ada di dalam tubuh (mikrokosmos) dengan lingkungan sekitar (makrokosmos). Ketidakseimbangan tersebut berdampak pada fungsi tubuh terutama gangguan peredaran darah yang tak lancar dan mengakibatkan munculnya gejala panas atau dingin di tubuh, perut kembung, serta pegal linu. ''Masuk angin menjadi bagian tak terpisahkan dari kosmologi Jawa, mengenai keseimbangan hubungan manusia, baik dengan alam, sesama manusia, unsur tubuh manusia, baik dengan alam, sesama manusia, unsur tubuh manusia, maupun asal-usul kejadian aman,'' tulisnya yang juga masuk ke dalam Jurnal Humaniora Volume 23, Nomor 3, Oktober 2011.

Tak hanya menggolongkan penyakit, tetapi cara pengobatannya gambar kerok masuk angin disertakan oleh orang-orang Jawa tempo dulu. Saat itu kerokan dipilih karena menjadi cara yang paling murah dan mudah dalam pengobatan. Semenjak itu kerokan menjadi sebua tradisi masyarakat Jawa dari dulu hingga kini. --- Sumber: alinea.id -nationalgeograpic.grid.id - health.grid.id -
Jakarta - Musim hujan seperti ini, pasti gampang banget masuk angin. Kalau sudah begitu, beberapa orang sangat mengandalkan kerokan.

Terapi tradisional ini, sebenarnya boleh nggak sih?

gambar kerok masuk angin

"Boleh dilakukan namun jangan terlalu sering," pesan praktisi kesehatan dr Ema Anindita dalam tayangan Bincang Sehat. Menurut dr Ema, kerokan pada dasarnya tidak menyembuhkan melainkan hanya menghilangkan gejala masuk angin. Gambar kerok masuk angin dikerok, terjadi reaksi radang yang memicu pelepasan hormon endorfin.

Hormon itulah yang menyebabkan tubuh terasa nyaman. Berita Terkait • Dikait-kaitkan Gejala Omicron, Masuk Angin Itu Apa Sih? Begini Kata Dokter gambar kerok masuk angin Masuk Angin Tak Disebut, Luhut Sarankan Tes Jika Muncul Sederet Gejala Ini • Masuk Angin Bisa Jadi Gejala COVID-19 Omicron, Begini Membedakannya • Jangan Anggap Enteng Masuk Angin, Bisa Jadi Gejala COVID Omicron • Dokter Jelaskan Beda Batuk Omicron Vs Flu Biasa, Ada Satu yang Khas Banget • Gejala Omicron Ini Mirip Masuk Angin!

Jangan Anggap Enteng, Ini Pesan Dokter • Selain Usir Masuk Angin, Ini 6 Manfaat Lain dari Kerokan • Risiko Berbikini di Pinggir Jalan: Masuk Angin hingga Digigit Nyamuk MOST POPULAR • 1 Anak di Jatim Meninggal Diduga karena Hepatitis Misterius, Ini Gejala Awalnya • 2 Caisar Diduga Nyabu Saat Live TikTok, Begini Ciri-ciri Pemakai Sabu • 3 Ciri-ciri Hepatitis Akut pada Anak, Orangtua Wajib Tahu! • 4 Eks Bos WHO Bicara soal Potensi Hepatitis 'Misterius' Jadi Pandemi • 5 Kemenkes Buka Suara Kasus Anak Jatim Meninggal Diduga Hepatitis Misterius • 6 Hasil Kolonoskopi Diungkap, Begini Kondisi Raja Salman Usai Masuk RS • 7 Dijalani Raja Salman, Apa Itu Kolonoskopi yang Bisa Deteksi Kanker Usus Besar?

• 8 Benarkah Long COVID 'Biang Kerok' Hepatitis Misterius? Ini Penjelasan Pakar IDI • 9 Hepatitis Akut 'Misterius' Menular Lewat Pernapasan dan Pencernaan, Begini Mencegahnya • 10 Mengenal Cacar Monyet: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan • SELENGKAPNYA

Penyakit Apakah Masuk Angin Sebenarnya?




2022 www.videocon.com