Orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok

orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok

• 1. Pengertian Rokok Rokok adalah lintingan atau gulungan tembakau yang digulung / dibungkus dengan kertas, daun, atau kulit jagung, sebesar kelingking dengan panjang 8-10 cm, biasanya dihisap seseorang setelah dibakar ujungnya. Rokok merupakan orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok bahan kimia berbahaya.

Hanya dengan membakar dan menghisap sebatang rokok saja, dapat diproduksi lebih dari 4000 jenis bahan kimia. 400 diantaranya beracun dan 40 diantaranya bisa berakumulasi dalam tubuh dan dapat menyebabkan kanker. Rokok juga termasuk zat adiktif karena dapat menyebabkan adiksi (ketagihan) dan dependensi (ketergantungan) bagi orang yang menghisapnya.

Dengan kata lain, rokok termasuk golongan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, Alkohol, dan Zat Adiktif). • 2. Alasan Orang Merokok Alasan pertama kali merokok dari berbagai hasil penelitian antara lain : • Coba-coba • Ikut-ikutan • Sekedar ingin merasakan • Kesepian • Agar terlihat gaya (gengsi) • Meniru orang tua • Iseng • Menghilangkan ketegangan • Biar tidak dikatakan banci • Lambang kedewasaan • Mencari inspirasi • Sebagai penghilang stres • Penghilang jenuh Bagi kebanyakan pelajar, mulai merokok disebabkan oleh dorongan lingkungan.

Contohnya, pelajar tersebut merasa tidak enak kepada teman-temannya karena dia tidak merokok. Sehingga dia pun mulai merokok dan akgirnya menikmati rokok tersebut. Kebanyakan pelajar juga beranggapan bahwa dengan merokok dirinya merasa sangat hebat, gaya, dan ditakuti. Padahal, jika dia tidak pandai-pandai menjaga dirinya, rokok adalah awal dari terjerumusnya seseorang kepada obat-obatan terlarang.

• 3. Pengertian Perokok aktif Perokok Aktif adalah seseorang yang dengan sengaja menghisap lintingan atau gulungan tembakau yang dibungkus biasanya dengan kertas, daun, dan kulit jagung. Secara langsung mereka juga menghirup asap rokok yang mereka hembuskan dari mulut mereka. Tujuan mereka merokok pada umumnya adalah untuk menghangatkan badan mereka dari suhu yang dingin.

Tapi seiring perjalanan waktu pemanfaatan rokok disalah artikan, sekarang rokok dianggap sebagai suatu sarana untuk pembuktian jati diri bahwa mereka yang merokok adalah ”keren”. Ciri-ciri fisik seorang perokok : • Gigi kuning karena nikotin.

• Kuku kotor karena nikotin. • Mata pedih. • Sering batuk – batuk. • Mulut dan nafas bau rokok. • 4. Pengertian Perokok Pasif Perokok Pasif adalah seseorang atau sekelompok orang yang menghirup asap rokok orang lain. Telah terbukti bahwa perokok pasif mengalami risiko gangguan kesehatan yang sama seperti perokok aktif, yaitu orang yang menghirup asap rokoknya sendiri.

Adapun gejala awal yang dapat timbul pada perokok pasif : • Mata pedih • Hidung beringus • Tekak yang serak • Pening / pusing kepala Apabila perokok pasif terus-menerus ”menekuni” orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok, maka akan mempertinggi risiko gangguan kesehatan, seperti : • Kanker paru-paru, • Serangan jantung dan mati mendadak, • Bronchitis akut maupun kronis, • Emfisema, • Flu dan alergi, serta berbagai penyakit pada organ tubuh seperti yang disebutkan di atas.

• 5. Bahan-Bahan Rokok yang Berbahaya Bagi Kesehatan Setiap batang rokok mengandung lebih dari 4000 jenis bahan kimia berbahaya bagi tubuh. Empat ratus diantaranya bisa berefek racun, sedangkan 40 diantaranya bisa mengakibatkan kanker. Ini adalah sebagaian dari contoh-contohnya : • Nikotin Nikotin merupakan zat yang menyebabkan adiksi (ketagihan) dengan toleransi tinggi, yaitu semakin lama dikonsumsi semakin bertambah. Gejala-gejala ketagihan juga terjadi pada seseorang yang mulai berhenti merokok.

Memang pada awalnya nikotin dapat merangsang kerja otak, sehingga si perokok menjadi cerdas. Namun, apabila hal ini terjadi secara terus-menerus, maka justru akan melemahkan kecerdasan otak itu sendiri. Hal ini diakibatkan oleh nikotin yang memacu produksi hormon adrenalin. Terpacunya produksi hormon ini akan menyebabkan denyut jantung lebih cepat dan jantung bekerja lebih kuat.

Jantung akan memerlukan lebih banyak oksigen dari biasanya. Otomatis, risiko terjadinya serangan jantung koroner akan lebih tinggi. • Karbon monoksida (CO) Gas berbahaya ini seharusnya hanya ada dalam pembuangan asap kendaraan.

Namun, dengan adanya sumbangan dari para perokok, gas yang juga dapat berikatan kuat dengan haemoglobin darah ini menjadi lebih banyak di udara dan di dalam tubuh manusia. Dengan adanya karbon monoksida (CO) yang berikatan dengan haemoglobin darah, maka jantung seorang perokok yang memerlukan lebih banyak oksigen ternyata mendapat oksigen lebih sedikit. Ini akan menyebabkan bertambahnya risiko penyakit jantung dan paru-paru, serta penyakit saluran nafas. Selain sesak nafas, batuk terus-menerus, stamina serta daya tahan tubuh si perokok juga berangsur-angsur akan menurun.

Terganggunya sistem peredaran darah normal, yaitu dengan adanya gas karbon monoksida pada darah, juga akan mengakibatkan rusaknya pembuluh darah sebagai distributor aliran darah. Akan terdapat endapan-endapan lemak sehingga pembuluh darah akan tersumbat. Hal ini meningkatkan lagi risiko terkena serangan jantung ataupun mati mendadak. • Tar Tar biasanya digunakan untuk mengaspal jalan raya. Apabila terdapat pada tubuh melalui menghisap rokok, maka secara berangsur-angsur dan pasti, akan menyebabkan kanker.

Beberapa contohnya adalah benzoa pyrene, nitrosamine, B-naphthylamine, orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok nikel. • DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) DDT merupakan racun serangga, yang biasanya digunakan untuk membunuh nyamuk, semut, atau kecoa.

• Aseton Aseton adalah zat yang digunakan untuk melunturkan cat. Bisa dibayangkan bahayanya, apabila zat ini berada dalam tubuh kita. • Formaldehid Formaldehid atau lebih sering kita kenal sebagai zat formalin, digunakan untuk mengawetkan mayat. • Kadmium Kadmium adalah bahan kimia yang biasanya terdapat pada accu atau aki kendaraan bermotor.

• Arsenik Seperti DDT, arsenik merupakan bahan kimia yang sering digunakan untuk membasmi seranga-serangga pengganggu. Biasanya kutu atau serangga sekelasnya akan mempan bila diberantas dengan arsenik ini • Ammonia Ammonia merupakan bahan aktif yang terdapat dalam pembersih lantai. • Polonium-210 Bahan ini merupakan salah satu zat radioaktif, yaitu zat yang mampu mengeluarkan radiasi aktif, yang bisa menyebabkan perubahan struktur dan fungsi sel normal.

Bahan -bahan radioaktif juga bisa menyebabkan kanker. • Hidrogen sianida Hidrogen sianida merupakan bahan yang digunakan sebagai racun dalam bentuk gas. • Vinil klorida Zat ini biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan plastik. • m. Naftalena Seperti DDT dan arsenik, bahan ini terdapat pada obat-obat pembasmi serangga. • 6. Penyakit yang Ditimbulkan Oleh Rokok Kebiasaan merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Berikut beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh rokok, yaitu : • Rambut rontok Rokok memperlemah system kekebalan sehingga tubuh lebih rentan terhadap penyakit yang menyebabkan rambut rontok, sariawan mulut ,dll.

• Katarak Merokok dipercaya dapat memperburuk kondisis mata yaitu memutihnya orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok mata yang menghalangi masuknya cahaya dan menyebabkan kebutaan, 40 % lebih terjadi pada perokok. Rokok dapat menyebabkan katarak dengan 2 cara, yaitu cara mengiritasi mata dan dengan terlepasnya zat-zat kimia dalam paru yang oleh aliran darah dibawa sampai ke mata.

Merokok dapat juga dihubungkan dengan degrasi muscular yang berhubungan dengan usia tua yaitu penyakit mata yang tak tersembuhkan yang disebabkan oleh memburuknya bagian pusat retina yang disebut Mucula. Mucula ini berfungsi untuk memfokuskan pusat penglihatan di dalam mata dan mengontrol kemampuan membaca, mengendarai mobil, mengenal wajah dan warna dan melihat objek secara detail. • Kulit keriput Merokok dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit karena rusaknya protein yang berguna untuk menjaga elastisitas kulit, terkikisnya vitamin A, terhambatnya aliran darah.

Kulit perokok menjadi kering dan keriput terutama disekitar bibir dan mata. • Hilangnya pendengaran Karena tembakau dapat menyebabkan timbulnya endapan pada dinding pembuluh darah sehingga menghambat laju aliran darah ke dalam telinga bagian dalam. Perokok dapat kehilangan pendengaran lebih awal dari pada orang yang tidak merokok atau lebih mudah kehilangan pendengaran karena infeksi telinga atau suara yang keras. Resiko untuk terkena infeksi telinga bagian tengah yang dapat mengarah kepada kompliksi yang lebih jauh disebut Meningitis dan Paralysis wajah bagi perokok 3 kali lebih besar dari pada orang yang tidak merokok.

• Kanker kulit Merokok tidak menyebabkan melanoma (sejenis kanker kulit yang kadang-kadang menyebabkan kematian) tetapi merokok mengakibatkan meningkatnya kemungkinan kematian akibat penyakit tersebut. Ditengarai bahwa perokok berisiko menderita Custaneus Scuamus Cell Cancer sejenis kanker yang meninggalkan bercak merah pada kulit 2 kali lebih besar dibandingkan dengan non perokok. • Caries Rokok mempengaruhi keseimbangan kimiawi dalam mulut membentuk plak yang berlebihan, membuat gigi menjadi kuning dan terjadinya caries, perokok berisiko kehilangan gigi mereka 1,5 kali lipat.

• Enfisema Selain kanker paru, merokok dapat menyebabkan enfisema yaitu pelebaran dan rusaknya kantong udara pada paru-paru yang menurunkan kapasitas paru untuk menghisap oksigen dan melepaskan karbondioksida.

Pada kasus yang parah digunakan Tracheotomy untuk membantu pernafasan pasien. Ibarat suatu sayatan untuk lubang ventilasi pada tenggorokan sebagai jalan masuk udara ke dalam paru-paru. Pada kasus Bronkhitis kronis terjadi penumpukan muncus sehingga mengakibatkan batuk yang terasa nyeri dan kesulitan bernafas.

• Kerusakan paru Selain kanker paru dan jantung merokok dapat pula menyebabkan batuk. Dikarenakan rusaknya kantung udara pada paru yang menurunkan kapasitas paru dan oksigen untuk melepas oksigen. Bila keadaan ini belanjut akan terjadi penumpukan lendir sehingga mengakibatkan batuk yang tersa nyeri dan kesulitan bernafas.

• Berisiko tinggi terkena kanker paru-paru dan jantung Satu diantara tiga kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung. Pemakaian tembakau adalah salah satu faktor resiko terbesar untuk penyakit ini.

Telah ditetapkan bahwa asap rokok mengandung lebih dari 40 macam zat racun. Kemungkinan timbulnya kanker paru dan jantung pada perokok 22 kali lebih besar daripada yang tidak merokok. • Osteoporosis Karbon monoksida (CO) yaitu zat kimia beracun yang banyak terdapat pada gas buangan mobil dan asap rokok lebih mudah terikat pada darah dari pada oksigen sehingga kemampuan darah untuk mengangkat oksigen turun 15% pada perokok.

Akibatnya tulang pada perokok kehilangan densitasnya menjadi lebih mudah patah atau retak dan penyembuhannya 805 lebih lama. Perokok juga menjadi lebih rentan terhadap masalah tulang punggung. Sebuah studi menunjukkan bahwa buruh pabrik yang merokok 5 kali lebih banyak mengalami nyeri punggung setelah terjadi trauma.

• Penyakit jantung Satu diantara tiga kematian di dunia diakibatkan oleh penyakit kardiovaskuler. Pemakaian tembakau adalah salah satu factor resiko terbesar untuk penyakit ini. Di Negara yang sedang berkembang penyakit membunuh lebih dari satu juta orang setiap tahun.

Penyakit kardiovaskuler yang menyangkut pemakaian tembakau di Negara-negara maju membunuh lebih dari 600.000 orang setiap tahun.

Rokok menyebabkan jantung berdenyut lebih cepat, menaikkkan tekanan darah dan meningkatkan resiko terjadinya hipertensi dan penyumbatan arteri yang akhirnya menyebabkan serangan jantung dan stroke. • Tukak lambung Konsumsi tembakau menurunkan resistensi terhadap bakteri yang menyebabkan tukak lambung juga meminimalisasi kemampuan lambung untuk menetralkan asam lambung setelah makan sehingga sisa asam akan mengerogoti dinding lambung.

Tukak lambung yang diderita para perokok lebih sulit dirawat dan disembuhkan. • Diskolori jari-jari Tar yang terdapat pada asap rokok terakumulasi pada jari-jari dan kuku yang meninggalkan warna coklat kekuningan. • Kanker uterus Selain meningkatkan resiko kanker serviks dan uterus rokok meneyebabkan timbulnya masalah kesuburan pada wanita dan berbagai komplikasi selama masa kehamilan dan kelahiran bayi.

Merokok selama masa kehamilan meningkatkan resiko kelahiran bayi dengan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) dan masalah kesehatan sesudahnya.

orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok

Kegagalan hamil atau abortus terjadi 2-3 kali lebih besar pada wanita perokok. Angka yang sama berlaku juga untuk kelahiran atau kematian karena kekurangan oksigen pada janin dan plasenta yang menjadi abnormal karena tercemar oleh Karbon Monoksida dan Nikotin dalam asap rokok.

Sindrom kematian bayi mendadak (Sudden Infant Death) juga dihubungkan dengan pemakaian tembakau. Tambahan pula, rokok dapat menurunkan kadar estrogen yang menyebabkan terjadinya menopause dini. • Kerusakan sperma Rokok dapat menyebabkan deformasi pada sperma dan kerusakan pada DNA-nya sehingga mengakibatkan aborsi.

Beberapa studi menemukan bahwa pria yang merokok meningkatkan resiko menjadi ayah dari anak yang berbakat kanker. Rokok juga memperkecil jumlah sperma dan infertilitas (ketidaksuburan) banyak terjadi pada perokok. • Penyakit Buerger Terjadinya inflamasi pada arteri, vena, dan saraf terutama di kaki, yang mengakibatkan terhambatnya aliran darah.

Dan jika dibiarkan tanpa perawatan akan mengarah ke gangrene (matinya jaringan tubuh) sehingga pasien perlu diamputasi. • 7. Cara Menghentikan Merokok dan Cara Menghindarinya Agar terhindar dari kebiasaan merokok, maka sepatutnya kita menanamkan keyakinan yang kuat bahwa kebiasaan merokok tidak akan pernah menguntungkan diri sendiri dan orang lain. Kita harus terbiasa untuk bersikap asertif, untuk tetap mengatakan tidak pada rokok. Apabila telah mampu kita terapkan, maka teman sebaya atau kelompok kita bisa dijadikan kader pendidik sebaya.

Bagi para perokok, khususnya remaja, untuk berhenti dari kebiasaan merokok bukanlah suatu hal yang mustahil. Apabila remaja meninggalkan kebiasaan merokok hari ini, maka badan akan terbebas dari nikotin dalam masa 8 jam. Setelah satu minggu efek dari kebiasaan merokok tersebut akan hilang. Lama-kelamaan, tubuh akan memperbaiki kerusakannya akibat tembakau dan bahan kimia lain yang pada rokok.

Menghentikan kebiasaan merokok, bisa tetap dilakukan, antara lain dengan cara sebagai berikut. • Berhenti secara mendadak Tidak ada suatu cara terbaik bagi perokok untuk berhenti merokok, karena pengaruhnya terhadap setiap perokok adalah berbeda.

Namun, hanya ada satu hal yang sama diantara mantan perokok yang berhasil, yaitu mereka semua memang berkeinginan untuk berhenti merokok. Sebagaian besar, perokok memilih cara ini untuk menghentikan kebiasaannya. Cara ini bisa dipilih sebagai salah satu alternatif. • Cara menunda secara perlahan Cara ini mengajak anda menunda masa menghisap batang rokok yang pertama sehingga anda tetap dapat bertahan tanpa rokok.

Atau anda bisa menunda untuk menyalakan batang rokok dalam beberapa menit, sampai anda bisa bertahan sepenuhnya setiap kali anda ingin merokok. • Cara mengurangi Cara ini dilakukan dengan mengurangi jumlah batang rokok yang anda hisap setiap merokok.

Dalam satu hari, setiap kali merokok, bisa dikurangi jumlah rokok yang anda hisap, mulai dari hitungan satu batang, dua batang, hingga separuh dari jatah rokok anda setiap harinya, atau bahkan mengurangi sepenuhnya. • Orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok mengikuti kebiasaan perokok Pada umumnya, merokok identik dengan minum kopi ataupun minuman keras. Apabila seseorang mengkonsumsi kopi ataupun minuman beralkohol, maka biasanya dilengkapi dengan sebatang atau sebungkus rokok.

Dengan mengurangi atau sama sekali tidak mengkonsumsi kopi atau minuman beralkohol secara berlebihan, maka keinginan untuk merokok bisa dikurangi. • Terapi penggantian nikotin Terapi ini memanfaatkan koyo atau tempelan nikotin yang bisa menembus kulit ke dalam tubuh dan bisa mengurangi efek adiksi (ketagihan) akibat merokok. Cara ini bisa ditempuh tanpa anda harus berhenti secara mendadak. Cara ini juga menolong anda untuk menghadapi kebiasaan merokok serta ketergantungan psikologis.

Konsultasikan orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok dokter anda untuk keterangan lebih lanjut. • Pengalihan aktivitas Biasanya, remaja mulai merokok karena ada waktu yang tersisa.

Pada waktu tersebut bisa dilakukan aktivitas-aktivitas lain, yang tentunya lebih positif, untuk menghindari kebiasaan merokok. Bagi perokok yang ingin berhenti, alternatif ini juga bisa ditempuh setiap anda ingin merokok.

Misalnya, melakukan aktivitas-aktivitas yang anda senangi, mulai dari berolah raga, rekreasi bersama teman, membaca majalah atau komik kesukaan, bermain atau mendengarkan musik, mengikuti kegiatan organisasi remaja, seperti OSIS di sekolah-sekolah,organisasi kemahasiswaan di kampus, Sekeha Teruna-Teruni di masyarakat, hingga mengerjakan tugas bersama teman-teman kelompok belajar. Tentunya hal ini akan berhasil apabila kodisi keluarga dan tempat bergaul saling mendukung untuk mengurangi atau bahkan menghentikan sama sekali kebiasaan merokok remaja.

Tentu masih banyak cara lain yang bisa dilirik untuk mengalihkan kebiasan merokok. Yang terpenting, kebiasaan merokok tetap dialihkan pada aktivitas lain yang positif dan bermanfaat.

• Menanamkan sikap asertif pada diri serta pemahaman akan dampak negatif rokok terhadap kesehatan Sikap tegas untuk tidak merokok atau memang akan menghentikan sama sekali kebiasaan ini, sangat diperlukan untuk menunjang upaya berhenti merokok. Dengan pemahaman yang cukup tentang berbagai dampak negatif merokok bagi kesehatan, akan semakin menambah keyakinan serta motivasi diri untuk tetap berusaha menghentikan kebiasaan merokok. Secara berangsur-angsur, pemahaman ini akan semakin kuat karena setiap kita mulai terbiasa berhenti merokok, akan terasa manfaatnya • Konsumsi makanan dengan menu seimbang Menu seimbang adalah seperangkat makanan yang mengandung hampir seluruh zat makanan yang diperlukan tubuh.

Terdiri dari nasi, sayur-sayuran, lauk-pauk, buah-buahan, air, serta dilengkapi dengan susu. Sayur dan buah-buahan serta air mineral mengandung antioksidan yang dapat mengurangi efek negatif bahan kimia pada rokok. Nasi, lauk-pauk dan susu pun memiliki sejumlah vitamin, mineral, protein, serta serat yang diperlukan tubuh.Untuk menambah keinginan mengkonsumsi menu ini, bisa disiasati dengan tampilan menu yang menarik. Potongan lauk-pauk ataupun sayuran bisa dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menarik bentuknya.

Buah-buahan tertentu juga bisa dikonsumsi dalam bentuk jus buah segar. • Membentuk kelompok sebaya Kelompok ini bisa dibentuk berdasarkan kesamaan prinsip para remaja, yaitu terdiri dari sekelompok remaja yang sama-sama menginginkan berhenti merokok. Selain memberi ruang yang cukup bagi para remaja yang ingin berhenti merokok, kelompok ini juga bisa menampung segala permasalahan yang dialami remaja, khususnya yang berkaitan dengan upaya menghentikan kebiasaan merokok.

Kelompok ini bisa dikepalai oleh seorang pendidik ataupun kolsultan yang mampu menggerakkan dan menampung remaja yang ingin berhenti merokok, misalnya psikiater ataupun mahasiswa yang peduli.

Secara berangsur-angsur, kelompok ini akan menghasilkan remaja-remaja yang benar-benar telah terbebas dari kebiasan merokok, sehingga hal ini akan berguna bagi remaja yang lain yang mempunyai keinginan yang sama untuk berhenti merokok. Apabila kelompok semacam ini mendapat perhatian khusus dari pihak yang berwenang, dan diberi kemudahan atau fasilitas tertentu, maka lama-kelamaan akan dihasilkan kader pendidik sebaya yang semakin bertambah dan tentunya semakin bermanfaat.

• Senantiasa berdoa Upaya sekeras apapun tidak akan pernah membuahkan hasil, apabila tidak diikuti dengan doa. Selain bisa menambah keyakinan diri, doa bisa memberikan semacam kekuatan pelindung, terutama bagi remaja perokok untuk tetap melanjutkan upaya berhenti merokok, dan tidak akan pernah orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok lagi.

Selain itu, dukungan keluarga, serta teman-teman dan masyarakat sekitar akan sangat membantu remaja untuk menghentikan kebiasaan merokok. Masih banyak terdapat cara-cara lain yang bisa ditempuh untuk berhenti merokok. Remaja juga bisa memilih waktu yang tepat untuk mulai berhenti. Anda boleh memilih hari atau tanggal tertentu yang bermakna dalam hidup anda, misalnya hari ulang tahun, tahun baru, atau hari-hari lain, seperti bulan Ramadhan, Galungan atau hari-hari besar lainnya. SUMBER : https://ranidwi68.wordpress.com/2013/01/09/pengertian-merokok-dan-akibatnya/ Noviyanti fathonah Assalamualaikum, bantu jawab yaa:') saya lulusan smk tahun 2018 ,tahun saya sekarang dapet nya LSP pengganti STR.terakhir kan 2015 ya, dan saya mau nanya, menurut bapak/ibu yang terhormat LSP sudah terdaftar di dinkes atau belum?

,soalnya saya mau bikin sipttk salah satunya persyaratannya STR/LSP hehe Terimaksih 07 Jan 2019 • Mita kasi lestari Assalamualaikum wr.wb pak/buk . apakah ada no wa yang bisa saya hubungi. Ini perihal registrasi str online. Saya sudah berhasil registrasi str dan sudah mengirim berkas pengajuan. Tapi diperkirakan ada penulisan yang salah pada no sertifikat ujikom, yang saya tulis bukan no sertifikat ujikom tapi no ujiannya.

Apakah bisa dibantu yah pak/buk? Terima kasih. Mohon dibalas secepatnya. 17 Dec 2018 • Intan Saya mau bertanya soal perkembangan status STR gizi saya kenapa tidak beres beres ya? Saya cek status di website MTKI, STR saya sudah dikirim dari MTKI ke MTKP sejak 1 Agustus dan sampai sekarang belum ada status diterima di MTKP. Seminggu yang lalu saya sudah cek langsung ke MTKP dan memang belum ada.

Ketika saya tanya petugasnya saya hanya disuruh menunggu. Permasalahannya saya harus menunggu sampai kapan? Proses pengajuan pembuatan STR sudah saya lakukan sejak bulan Maret, tapi kenapa dalam 8 bulan tidak jadi juga?

Mohon prosesnya segera dipercepat karena hal ini sangat menghambat pekerjaan saya. Terima kasih 28 Nov 2018 • Nadia assalamualaikum selamat siang. saya ingin menyampaikan ketidakpuasan saya terhadap pelayanan pembuatan STR Gizi. pertama, saya daftar pembuatan str online berkas2 sudah saya siapkan sudah beres saya kirim ke MTKP dengan alamat penerima salah satu pengurus disana. saya juga sudah komunikasi dengan beliau. saya konfirmasi juga kalau berkas sudah terkirim dan jawabannya oke.

sampai 3 bulan saya tanya lagi ga dibales2 wa saya. akhirnya atas saran dari orang persagi lebih baik kumpulkan lagi berkasnyaa dan datang langsung ke MTKP akhirnya saya kesana tapi beliau lagi gaada ditempat. makanya saya titipkan dengan orang yg satu ruangan dengan beliau. saya infokan lagi ke beliau melalui wa kalau sudah dititipkan dengan orang tersebut. 3 bulan saya tanya lagi ga dibales2 lagi. saya bingung mau gimana mau nanya ke siapa.

akhirnya saya balik lagi ke serang tapi kali ini saya langsung ke MTKPnya untuk menanyakan STR saya. akhirnya dicek akun saya di STR online dan pas dicek akun saya gaada! padahal jelas2 saya sudah ada bukti OL nya. akhirnya disarankan untuk buat secara manual.

dikasih file untuk daftar langsung ke MTKI yg dijakarta. karna saya sudah gatau mau gimana lagi akhirnya saya iyakan yg secara manual itu. saya ke MTKI berkas diterima cuma katanya agak lama karna secara manual.

gapapa asal jadi. berkas masuk 17 januari 2018,saya tiap bulan telpon sudah jadi str saya apa belum sampai diawal bulan juli saya telpon dan katanya sudah jadi dan sudah dikirim ke MTKP. wah saya senang dong akhirnya jadi jugaa. semangat saya ke serang walaupun jauh yg penting STR sudah jadi dan tinggal ambil. tapi ternyata katanya harus ngambil surat pengantar lagi ke tigaraksa sebelum ngambil STR.yasudah saya ambil saya ikutin semua sistem.

kebesokannya saya ke serang nyari2 tempat MTKP aja susah banget dioper2 sampai akhirnya ketemu katanya gabisa diambil perorang harus sama orang persaginya. tapi saya kasih tau kalo saya ada surat pengantar dari persagi untuk ngambilnya.

dan orang tersebut akhirnya membolehkan setelah dicari file saya gaada. dan baru ingat ternyata sudah dikasih ke orang bagian kesehatan gizi saya keruangannya. ternyata beliau lagi dinas diluar. perasaan udah gaenak. tapi akhirnya ada nama lain yang katanya megang STR gizi juga.

akhirnya saya kontak beliau karna sbelumnya sudah pernah kontak beliau untuk menanyakan STR saya yg gajadi2 dulu dan betapa keselnyaaa pas tau kalo STR SAYA GA ADA !! sudah berkali2 kejadian kaya gini. berkas penting saya ilang dulu akhirnya gabisa buat str.

saya buat lagi gaada lagi. saya udah usaha2in buat str manual terus nunggu lama sampai akhirnya katanya udah jadi tinggal ambil eh pas jauh2 keserang buat ngambil GAADA JUGA!! sekarang saya harus gimana? STR saya yg udah jadi hilang jugaaaaaaa?? KTA saya juga hilang walaupun akhirnya mau diproses ulang lagi tapi saya butuh sekarang itu semua!! KTA boleh lah nanti2 tapi STR saya butuh sekarang. gimana sistemnya sampai bisa hilang begini data2 dan berkas2 ? saya sudah lakuin semua kewajiban saya tapi mana hak sayaaa??

10 Jul 2018 • Welldy Welldy Rosman (Anonim)PELAYANAN KESEHATAN Saya ingin ngadukan pelayan Rumah sakit umum daerah Balaraja (Tobat) yang saya nilai sangat buru terutama dalam berkomunikasi dengan pasien. Dan beberapa keluhan tentang oelayanan Lainnya. Kenapa saya bisa bilang seperti itu, karna ibu saya skrang sedang dirawat disana dan mendapat perlakuan yang kurang baik, dan respon dari berbagai lini di RS tersebut.

Mulai dari perawat yang sering tidak ada di tempat saat dibutuhkanjika perawa ada lalu say meminta bantuan selalu jawabnya entar entar entar sampai lupa. Salah satu contoh yang saya alami adalah 1.Perawat : perawat meminta saya untuk membawa insulin dan menuskannya 3x sehari ke ibu saya, kemudianketika saya ingin menusukan ternyata tidak ada jarumnya lalu saya minta ke petugas yg susah di cari tersebut jawabnya nanti dicari.

hah dicari?? Padahal dalam struk pembelian obat sudah tercantum hingga akhirnya saya di kasih 1 jarum dan kurang 1 lg, saya pun meminta terus to jawaban ttp sama“nanti” hingga larut malam batu diberikan jarumnya 2. Perawat ; selang infus ibu saya ada darah yg mengental ,ketika itu perawat ingin menyuntikan obat lewat selang infus dia melakukan dengan kasar ,mendorong dengan kencang suntikan tanpa mengeluarkan darah yg mengental, hingga akhirnya darah yg mengetal masuk dan ibu saya meringkih kesakitan!!

Dan dia belalu tampa minta maaf 3. OB: kebersihan sangat parah!! Meja pasien sampai berkerak karna tumoahan teh pasien sebelumnya dan tidak debersihkan ! Ketika minta di bersihkan OB menggerutu 4. Dokter : sampai dokter di RS ini say nilai tidak punya komunikasi yg baik!!! Bahkan buruk dan tidak sopan!! Saya ingat namanya dokter ILHAM dari spesialin penyakit dalam. Ketika itu orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok saya menanyakan tentang mengaoa dia paki insulin, tp dokter itu memarahi inu saya dengan suara keras sampai dibilang sok pintar!!

Padaha ibu saya bertanya! Dan ketika mengeluh sakit kepala dia juga terlihat sewit dan marah !! Yg ingin saya sampaikan disini saya lihat mereka semua tidak berkerja dengan hati!!! Sya yakin prosedur dan peraturan di rumah sakit sudah baik namun ada orang2 yg berkerja melayani masyarat tidak dengan hatiharusnya orang2 seperti ini tidak oantas berkerja di pelayanan publik Saya harap mentri kesehatan dapat menindaklanjuti rumah sakit umum daerah balaraja ini orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok, mengingat ini adalah rumah sakit milik negara yg harusnya di kelola dengan baik dan mempekerjakan orang2 yg mao berkerja dengan HATI 17 May 2018 • Mungkin sebahagian orang berfikir tidak merokok dapat mengelakkan dirinya dari pelbagai penyakit akibat merokok.

Jangan salah, anda boleh saja merokok secara tidak langsung akibat dari asap rokok orang lain. Itulah yang di sebut perokok pasif. Perokok pasif menghirup asap dari rokok orang lain yang tersebar luas di udara, maka di pastikan risiko penyakit yang di terima oleh perokok pasif sama dengan perokok aktif. Tetapi, berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahawa justeru bahaya yang di terima perokok pasif lebih tinggi dari perokok aktif. Sekitar 25 peratus zat berbahaya yang terkandung dalam rokok langsung masuk ke tubuh perokok aktif tersebut.

Sedangkan 75 peratus lagi tersebar melalui asap perokok yang tersebar luas di udara yang kemudian tersedut oleh orang lain. Selain itu, bahaya yang diterima perokok pasif lebih besar kerana perokok pasif menghisap asapnya tidak terfilter. Sedangkan racun yang diterima perokok aktif terfilter melalui hujung merokok. Tetapi semua akan berbalik berbahaya kepada perokok aktif jika ia kembali menghirup asap yang di hembuskannya.

Kerana itu, perokok aktif harus pandai memilih tempat yang betul untuk merokok agar tidak merugikan orang lain. Terutama pada anak kecil, anak kecil yang sering menjadi perokok pasif boleh mengganggu mental, bahkan mereka lebih terdedah terkena berbagai penyakit seperti asma, dan penyakit paru-paru di kelak masa tuanya. • ► 2017 (2) • ► Mei (1) • ► Februari (1) • ► 2016 (1313) • ► Disember (27) • ► November (41) • ► Oktober (50) • ► September (47) • ► Ogos (70) • ► Julai (170) • ► Jun (212) • ► Mei (96) • ► April (111) • ► Mac (227) • ► Februari (193) • ► Januari (69) • ► 2015 (603) • ► Disember (57) orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok ► November (78) • ► Oktober (22) • ► September (76) • ► Ogos (77) • ► Julai (88) • ► Jun (34) • ► Mei (34) • ► April (4) • ► Orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok (17) • ► Februari (83) • ► Januari (33) • ► 2014 (344) • ► Disember (10) • ► November (15) • ► September (13) • ► Ogos (3) • ► Julai (2) • ► Jun (15) • ► Mei (10) • ► April (28) • ► Mac (69) • ► Februari (52) • ► Januari (127) • ► 2013 (912) • ► Disember (111) • ► Oktober (16) • ► September (30) • ► Ogos (12) • ► Julai (44) • ► Jun (81) • ► Mei (78) • ► April (115) • ► Mac (237) • ► Februari (89) • ► Januari (99) • ▼ 2012 (2349) • ► Disember (220) • ► November (125) • ► Oktober (80) • ► September (100) • ► Ogos (128) • ► Julai (123) • ► Jun (187) • ► Mei (154) • ► April (218) • ▼ Mac (488) • Awas!

Taktik Menculik Budak di Pasaraya • Fakta Kekejaman Israel Terhadap Rakyat Palestin • Kehidupan Al-Hasan Al-Bashri • Perdebatan Imam Abu Hanifah Dengan Seorang Atheis • 5 Strategi Kemenangan Pejuang Islam • Dirasuk 40 Kali Sehari • Video Lelaki Dibaham Paus Pembunuh Hidup-hidup • Haiwan Pelik Ditemui Di Negara China • Makhluk Aneh Dari Atlantik • Kelawar Berusia 100 Tahun Dipamer • Bongkar Rahsia Bagaimana Mereka Lakukan Silap Mata?

• Digelar ‘Perempuan Kertas’ Kerana Kulitnya Boleh D. • Lembu Berkaki 6 Di Switzerland • Kenapa Perlu Solat Di Awal Waktu?

• Potong Kaki Sendiri Kerana Malas Kerja • Saintis Islam Pencipta Asal Kamera • Mengaku Nabi, Lelaki Ini Melukis "Peta Syurga" • Pelancong Boleh Sewa Kereta Kebal • Misteri Batu Bersurat Terengganu Terungkai • Tanda Lahir Yang Ada Pada Wajah Bayi Ini Hampir Me.

• Umat Islam di Moscow Terpaksa Solat Dalam Kesejukan • Penyokong Singapura Mencaci Francis Doe • Lelaki Sembelih Dua Rakan Dihukum Gantung • Bapa Rantai Anak Pada Tiang • Lelaki Nekad Terjun Jambatan • Penganggur Di Arab Saudi Di Bayar Gaji RM1600 Sebulan • Ikan Flowerhorn Jadi Tumpuan Pengunjung • Trak Terbalik, Syling Bernilai Can$5 Juta Bertaburan • KLIA Diiktiraf 10 Lapangan Terbang Terbaik Dunia !

• Jabatan Penjara Nafi Hoslan Islamkan Banduan • Kisah Pemuda Tidak Boleh Tinggalkan Berzina • Pesanan Roh Terhadap Orang Yang Menguruskan Jasadnya • Pemegang Kunci Kaabah • Abby Abadi Bertudung Kerana Allah • Kambing Biri-Biri Lahirkan Anjing • Penerbangan Paling Lama di Dunia • Kebakaran di Suria KLCC, 5000 dipindahkan • Wan Zack Haikal & Wan Zaharulnizam Bakal Jadi Mili.

• Mayat Bayi Ditemui Di Tapak Pembuangan Sampah • Lelaki Cedera, Mangkuk Tandas Meletup • Remaja Reka Cerita Diculik Boleh Didakwa • Imam Hoslan Islamkan 2 Banduan Dalam Penjara • Nenek Teruja Jumpa Pam Tandas • Rupa Wajah Malaikat Maut Ketika Mencabut Nyawa • Kisah Ashabul Kahfi - 7 Pemuda Tertidur 309 Tahun • Penjaga Makam Yesus Ternyata Seorang Muslim • Asal Usul Sambutan Maulidur Rasul • Warga Asing Pelawa Murtad • Pesta Mengecat Kerbau di China • Motosikal Terbesar di Dunia Seberat 5 Tan • Diugut Rakaman Seks Disebar di Internet • Hukum Memakai Gelaran Haji Atau Hajah • Lingkaran Geologi Misteri Dari Angkasa • Pusaran Air Naruto di Jepun Menjadi Tumpuan Ramai • Perbandaran Baru Jepun Di Johor • Beckham Jual Beckingham Palace • Khurasan dan Tentera Imam Mahdi • Bagaimana seninya Dakwah Rasulullah S.A.W.

• Daus (AF8) Dituduh Nikah Pegawai Bank Dalam Diam • Balasan Meninggalkan Solat • Tips Mencintai Rasulullah • 30 Pesanan Imam Syafie • Apakah Khasiat Buah Kurma? • Mengapa Yahudi Amat Berkuasa? • Bahaya Perokok Pasif Berbanding Perokok Aktif • Senjata Melayu Diperlekehkan Sekian Lama, Hakikatn. • Shaima Alawadi Dibelasah Sehingga Mati Kerana Musl. • ‘Spiderman’ Panjat bangunan di Jakarta • Ditetak di Kepala ,Tengkuk dan Telinganya Dihiris • Ahmad Idham Kecewa Dengan Astro • Buruh Kontrak Didakwa Bunuh Dirang • Akhbar Salah Terjemah Perkataan, Seorang Doktor Hi.

• Mr Bean Jadi Pocong Filem Indonesia • Fatihah Dakwa Dirogol Teman Lelaki • 2500 Pasangan Kahwin Beramai-Ramai Di Korea • Gadis Diculik dan Dirogol • Kediaman Mawi Dipecah Masuk • Kisah Manusia Disumpah Menjadi Kera • Khasiat Belut Yang Mesti Ketahui • Pemuda Unggul Dari Kisah Ashabul Kahfi • Kepulauan-Kepulauan Tersembunyi Yang Menakjubkan • Titanoboa Kembali Mengganas?

orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok

• Ya Allah, Adakah Aku Anak Yang Soleh? • Artis Makan Plasenta Sendiri Untuk Kekal Cantik • Pemandu Teksi Dapat Tambang RM4,785 • Projek Tanah Perkuburan • Pelik! Budak Memiliki Hidung Seperti Badut • Diabetes Sebabkan Mati Mengejut • Maut Dipukul Beramai-Ramai, Dipercayai Dendam • Planet Baru Diliputi Air Ditemui • Doktor Bedah Pesakit Tanpa Ubat Bius • Gambar Fosil Pterosaurs Ditemui Di China • Saat Iblis Merasa Sakitnya Maut • Lapan Dirham Rasulullah • Air Kencing Dijadikan Pengganti Minyak Kereta • Air Liur Bayi Bertukar Jadi Kristal • Syiling 10 Sen Boleh Jadi RM280 • Hotel di China Persenda Askar Jepun • Kemarau Dahsyat Melanda Yunnan Di China • Bapa NABI SAW : Syurga Atau Neraka?

• ► Februari (220) • ► Januari (306) • ► 2011 (770) • ► Disember (367) • ► November (178) • ► Oktober (130) • ► September (3) • ► Ogos (79) • ► Julai (10) • ► Jun (3)
Bahaya rokok bagi kesehatan tidak perlu diragukan lagi. Tak hanya orang yang merokok, perokok pasif atau orang yang menghirup asap rokok pun berisiko terkena berbagai penyakit serius. Oleh karena itu, langkah-langkah untuk menghindari paparan asap rokok perlu dilakukan.

Asap rokok mengandung sekitar 7.000 bahan kimia berbahaya, seperti karbon monoksida, hidrogen sianida, dan benzena. Jika terpapar secara terus-menerus, asap rokok dapat menyebabkan kerusakan sel dan jaringan tubuh serta menimbulkan masalah kesehatan bagi siapa pun yang menghirupnya. Badan kesehatan dunia (WHO) memperkirakan setidaknya ada 8 juta kematian yang disebabkan oleh asap rokok dan 1,2 juta kasus di antaranya terjadi pada perokok pasif. Efek Buruk Asap Rokok bagi Perokok Pasif Efek buruk yang ditimbulkan asap rokok umumnya beragam, tergantung usia dan kondisi orang yang menjadi perokok pasif.

Berikut ini adalah penjelasannya: Dampak asap rokok pada orang dewasa Sering menghirup asap rokok, dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru sebanyak 20–30%. Selain itu, perokok pasif juga lebih berisiko mengalami berbagai penyakit serius lain, seperti bronkitis kronis, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Baik perokok aktif maupun perokok pasif, juga lebih berisiko mengalami gejala COVID-19 yang lebih parah, apabila tubuhnya terinfeksi virus Corona.

Dampak asap rokok pada ibu hamil Wanita hamil yang terpapar asap rokok berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi, seperti keguguran, kelahiran prematur, atau bayi terlahir dengan berat badan rendah. Hal ini karena zat-zat berbahaya pada asap rokok, seperti nikotin dan karbon monoksida, dapat terbawa oleh aliran darah dan diserap oleh janin.

Semakin sering ibu hamil menghirup asap rokok setiap harinya, semakin tinggi pula risiko komplikasi dan gangguan kesehatan yang dapat terjadi. Dampak asap rokok pada anak-anak Bayi dan anak-anak yang sering menghirup asap rokok, lebih berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan berikut ini: • Asma • Infeksi telinga tengah • Infeksi saluran pernapasan, seperti ISPA, pneumonia dan bronkitis • Alergi • Meningitis • Sindrom kematian bayi mendadak Tak hanya berdampak orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok kesehatan, anak-anak yang menjadi perokok pasif juga lebih rentan mengalami gangguan tumbuh kembang dan kesulitan belajar.

Hal ini bisa berpengaruh pada tingkat kecerdasan anak. Selain itu, orang tua yang merokok juga bisa memberikan contoh buruk kepada anaknya dan bukan tidak mungkin anak tersebut akan menjadi perokok kelak ia besar nanti. Oleh karena itu, setiap orang tua sebaiknya berhenti merokok agar kebiasaan buruk ini tidak diikuti oleh anak dan mengganggu kesehatannya.

Tips agar Terhindar dari Asap Rokok Saat ini, banyak tempat umum yang memberikan ruang khusus bagi perokok aktif, sehingga tidak membuat orang yang bukan perokok terpapar asapnya. Namun, itu saja tidak cukup untuk melindungi Anda dan orang sekitar dari paparan asap rokok. Agar tidak menjadi perokok pasif, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan: • Mengingatkan dengan sopan saat melihat perokok yang merokok di sembarang tempat • Menghindari berkumpul dengan perokok dan lebih baik mencari tempat yang memiliki udara segar serta terbebas dari asap rokok • Melarang orang merokok di dalam rumah agar Anda dan anggota keluarga yang tidak merokok terbebas dari paparan asap rokok • Memilih ruangan bebas asap rokok saat berada di tempat umum, seperti warung, kafe, atau kantor • Menggunakan masker saat keluar rumah untuk mengurangi paparan asap rokok Bahaya asap rokok terhadap kesehatan harus disadari oleh setiap orang.

Jangan karena satu orang merokok, banyak orang jadi ikut terancam penyakit berbahaya karena rokok. Jika Anda seorang perokok pasif dan mulai merasakan keluhan atau gangguan kesehatan akibat asap rokok, konsultasikanlah ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang diperlukan.

• Bogor • Kota Bogor • Kabupaten Bogor • Nasional • Internasional • Politik • Ekonomi • Dewan Asuransi Indonesia • Sport • Kesehatan • Wisata • Travelling • Kuliner • Hotel • Selebritis • Tokoh • Viral • Kisah Misteri • Surat Pembaca • Nuansa Ramadhan Since 2015 Bogor Daily, Copyrights & All Rights Reserved Bogordaily.net – Asap rokok tidak hanya berbahaya bagi seorang perokok melainkan juga berbahaya bagi orang di sekitar perokok atau yang biasa disebut perokok pasif.

Perokok pasif ( passive smoker) adalah orang yang bukan perokok namun secara sadar maupun tidak sadar menghirup asap rokok yang ada di udara. Berdasarkan penelitian oleh Imperial College London menyatakan bahwa prevalensi perokok pasif di Indonesia yaitu 78,4 persen. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara lain seperti China sebesar 48,4 persen, Bangladesh sebesar 46,7 persen, dan Thailand sebesar 46,8 persen. Kemudian, berdasarkan Riskesdas tahun 2013 populasi perokok pasif di Indonesia mencapai 96,9 juta jiwa yang terdiri dari 30,2 juta jiwa laki – laki dan 66,7 juta perempuan.

Menurut pencatatan Riskesdas tahun 2013, sekitar 25.000 perokok pasif meninggal akibat terpapar asap rokok dan angka tersebut dapat meningkat setiap tahun. World Health Organization (WHO) memprediksi bahwa angka kematian perokok pasif akan mencapai 600.000 jiwa per tahun. Kenapa Menjadi Perokok Pasif Lebih Berisiko Terkena Penyakit? Terdapat lebih dari 4.000 zat kimia yang terkandung dalam asap rokok, di antaranya setidaknya terdapat lebih dari 400 zat yang dapat membahayakan kesehatan dan lebih dari 43 zat kimia dapat menyebabkan kanker atau karsinogenik.

Orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok pakar kesehatan, dari 100% bahaya asap rokok, sebesar 75% bahaya asap rokok orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok pada perokok pasif. Menurut hasil penelitian Dr. Paul Frey diketahui bahwa perokok pasif memiliki risiko lebih besar terkena penyakit kardiovaskuler dibandingkan perokok aktif.

Terdapat beberapa opini yang menyebutkan mengapa perokok aktif mempunyai risiko lebih tinggi dibandingkan degan perokok aktif, antara lain : (1) Menghirup asap rokok yang keluar secara langsung tanpa melalui filter (2) Menghirup asap rokok yang keluar dari perokok (keluar dari mulut atau hidung).

Namun masih belum ada penelitian yang valid mengenai kedua hal tersebut. Apa Saja Dampak JikaTerpapar Asap Rokok? Ibu hamil, anak-anak dan lansia merupakan kelompok-kelompok dengan risiko tinggi untuk terkena bahaya asap rokok. Orang yang terpapar asap rokok dalam waktu lama memiliki risiko 20-30% lebih tinggi terkena kanker paru-paru.

Kanker ini disebabkan oleh zat karsinogen yang dihirup oleh perokok pasif. Selain kanker, terlalu sering terpapar asap rokok dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga dapat berakhir kematian. Bahaya terhadap Ibu hamil dan Janin Ketika seorang ibu hamil menghisap asap rokok, janinnya juga dapat terkena bahan kimia yang terkandung dalam asap tersebut.

Hal tersebut dapat meningkatkan risiko : • Kelahiran dini • Lahir mati • Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) • Cacat lahir, seperti bibir sumbing • Kanker anak, yaitu kanker hati • Bahaya terhadap anak-anak Anak-anak yang sering terpapar asap rokok akan lebih rentan terhadap batuk, mengi, dan sesak napas. Paru-paru mereka lebih lemah dan tidak tumbuh secara maksimal. Penyakit yang umumnya muncul pada anak yang sering terpapar asap rokok yaitu penyakit paru-paru di antaranya : • Bronkitis • Asma • Pneumonia • Infeksi telinga tengah Apa Yang Harus Dilakukan Untuk Menghindari Asap Rokok?

Untuk orang yang tidak merokok atau perokok pasif sebisa mungkin menjauhi orang yang merokok, menggunakan masker sebagai proteksi, serta membersihkan seluruh sudut ruangan karena zat rokok mudah menempel pada permukaan ruangan.

Bagi orang yang merokok atau perokok aktif, biasakanlah merokok di ruang terbuka, usahakan merokok ketika tidak ada orang lain di sekitar, dan berhenti merokok. *** Advetorial • Tim Reaksi Cepat Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Tetap Siaga Pada Hari Libur Lebaran 1443 Hijriah • Publikasi Kinerja Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Bogor • Publikasi Kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor Tahun 2022 • Serunya Memasak dan Berbagi 2.022 Porsi Takjil Nasi Goreng Kebuli • Antisipasi Perubahan Pola Pemakaian Air Pelanggan Perumda Tirta Kahuripan
Kandungan zat-zat kimia beracun yang ada dalam rokok beserta asapnya menjadi salah satu penyebab masalah kesehatan orang-orang di seluruh dunia.

Tidak hanya perokok aktif, bahaya kandungan zat dan asap rokok juga berlaku bagi perosok pasif. Untuk meminimalisir paparanasap sigaret terhadap non perokok, pemerintah Indonesia menggalakkan kawasan tanpa rokok (KTR) yang telah diatur dalam undang-undang.

Beragam lokasi yang masuk dalam kriteria KTR di antaranya adalah tempat ibadah, tempat anak bermain, rumah sakit, dan tempat-tempat umum lainnya. Meskipun begitu, upaya tersebut ternyata masih kurang efektif karena sebagian perokok aktif tidak terlalu memperdulikan lingkungan sekitar ketika sedang merokok.

Maka dari itu, kampanye tentang dampak asap rokok masih terus dilakukan untuk terus menaikkan kesadaran masyarakat. Lantas, apa saja bahaya asap rokok bagi perokok pasif? Untuk mengetahui jawabannya, Anda perlu menyimak ulasan seputar asap sigaret dan perokok pasif di bawah ini. Daftar Isi • Apa Itu Perokok Pasif? • Benarkah Menjadi Perokok Pasif Lebih Berbahaya daripada Perokok Aktif? • Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif • Bagaimana dengan Bau dan Residu Rokok yang Menempel di Benda Lain?

• Tips Menghindari Asap Rokok • Hindari Asap Rokok demi Kesehatan Anda Apa Itu Perokok Pasif? Perokok pasif atau secondhand smoker adalah sebutan untuk orang-orang yang tidak merokok tapi ikut terpapar asap sigaret dari lingkungan sekitarnya. Meski tidak merokok secara langsung, asap rokok yang dihirup sama-sama mengandung senyawa-senyawa kimia berbahaya. Menurut WHO, terdapat 4.000 senyawa kimia yang terkandung dalam rokok dan asapnya. Dari sekian ribu senyawa, 50 di antaranya memiliki sifat karsinogen dan 250 lainnya termasuk dalam kategori berbahaya.

Jika terus-terusan terpapar, tidak menutup kemungkinan kalau darah dan urin perokok pasif ikut mengandung zat-zat kimia, seperti nikotin, karbon monoksida, dan formaldehida. Pasalnya, senyawa-senyawa orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok akan tetap berada di udara selama 4 jam dan besar kemungkinan ikut masuk dalam saluran pernapasan perokok pasif.

Maka dari itu, permasalahan kesehatan yang dialami oleh perokok pasif tidak berbeda jauh dengan perokok aktif. Hal ini menunjukkan bahwa bahaya rokok memang tidak boleh dipandang sebelah mata. Benarkah Menjadi Perokok Pasif Lebih Berbahaya daripada Perokok Aktif? Perokok pasif dinilai lebih berbahaya daripada perokok aktif karena menghirup asap sigaret tanpa melalui filter. Filter pada rokok sendiri dipercaya dapat mengurangi kadar tar dan nikotin sehingga menurunkan risiko efek samping dari aktivitas merokok.

Namun, anggapan itu sebenarnya tidak benar. Serabut-serabut pada filter sigaret dapat ikut terhirup dan masuk ke dalam saluran pernapasan. Selain itu, serat selulosa asetat yang menjadi bahan baku filter rokok juga tidak dapat diurai oleh alam.

Ditambah lagi, Dr Deffy dari Meetdoctor menuturkan bahwa perokok aktif lebih banyak menghisap asap rokok dibandingkan perokok pasif. Pasalnya, perokok aktif tidak hanya menghisap asap melalui mulut, melainkan juga orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok hidung.

Selain itu, durasi paparan terhadap asap rokok antara perokok aktif dan pasif juga berbeda. Perokok aktif bisa puluhan kali terpapar asap dalam sehari dibandingkan perokok pasif yang mungkin hanya sekali atau dua kali ketika berada di tempat umum. Meskipun begitu, hal itu tidak lantas membuat Anda lengah. Sekecil apapun jumlah paparan Anda terhadap asap sigaret, kandungan zat-zat beracun di dalamnya akan tetap berpengaruh pada kondisi kesehatan.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Rokok Elektrik (Vape), Cara Kerja, dan Jenis-jenisnya Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif 1. Orang Dewasa Non Perokok Orang dewasa menjadi kalangan yang paling sering terpapar asap rokok, baik di lingkungan kerja maupun tempat publik, seperti restoran, kafe, dan angkutan umum. Padahal paparan asap sigaret secara pasif dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru sebanyak 20–30%.

Selain itu, bahaya asap rokok bagi perokok pasif dewasa lainnya adalah terkena serangan jantung, nyeri dada, dan gagal jantung. Asap yang telah terhirup juga dapat mengakibatkan pengerasan arteri atau dalam bahasa kesehatan dikenal sebagai aterosklerosis. Aterosklerosis terjadi akibat berkumpulnya lemak, kolesterol, dan zat kimia dari bahan baku rokok di dinding arteri. Jika terjadi pengerasan, hal ini dapat menyebabkan penyempitan arteri sehingga menghalangi aliran darah. 2. Ibu Hamil Menurut penelitian meta analisis dari Leonardi Bee J dan kawan-kawan pada tahun 2011, ibu hamil yang menjadi perokok pasif diperkirakan 23% lebih mudah mengalami stillbirth (janin yang meninggal dalam kandungan).

Selain itu, mereka juga 13% lebih mungkin melahirkan anak yang menderita kelainan bawaan. Bayi yang terpapar asap rokok juga memiliki dua kali risiko lebih tinggi terkena Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) dibandingkan bayi yang tidak. SIDS adalah kematian mendadak pada bayi sehat di bawah umur 1 tahun saat dalam keadaan tidur. Untuk menghindari dampak-dampak kesehatan yang telah disebutkan sebelumnya, ibu hamil disarankan agar tidak berada di tempat-tempat yang berpotensi terpapar asap rokok.

Jika memang harus bepergian ke luar rumah, ibu hamil disarankan untuk memakai masker. 3. Anak-anak Anak-anak menghadapi risiko yang lebih besar ketika terekspos asap rokok dibandingkan orang dewasa. Alasannya, organ paru-paru mereka yang masih dalam masa perkembangan rentan menerima konsentrasi zat beracun yang lebih tinggi.

Hal ini disebabkan oleh laju pernapasan anak-anak yang cenderung lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Menurut buku Physiology, Respiratory, rata-rata orang dewasa bernapas 12–20 kali dalam 1 menit. Sementara itu, laju pernapasan untuk anak-anak berbeda-beda bergantung pada usia.

orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok

Untuk balita, laju pernapasannya adalah 22–34 kali dalam 1 menit. Sedangkan untuk rentang usia 6–12 tahun sebanyak 18–30 kali dalam 1 menit. Berdasarkan penelitian meta analisis dalam jurnal Parental Smoking and the Risk of Middle Ear Disease in Children, anak-anak yang tumbuh menjadi perokok pasif, terutama yang terpapar asap rokok dari sang ibu, mempunyai risiko terkena middle ear disease (MED) dibandingkan yang tidak.

Bahkan, besar kemungkinan anak-anak tersebut membutuhkan operasi penyembuhan untuk MED. U.S Centers for Disease Control and Prevention menambahkan bahwa anak-anak yang terpapar asap sigaret memiliki risiko terkena penyakit asma yang lebih tinggi daripada yang tidak.

Selain itu, risiko menderita penyakit bronkitis dan pneumonia juga ikut meningkat bagi bayi dan anak-anak yang terpapar secondhand smoke saat berusia 0–2 tahun. Bagaimana dengan Bau dan Residu Rokok yang Menempel di Benda Lain? Bau dan residu rokok orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok tertinggal akibat dari aktivitas merokok sering kali disebut sebagai thirdhand smoke (THS) atau residual tobacco smoke.

THS biasanya menempel pada baju, mebel, tirai, dinding, karpet, dan benda-benda lainnya yang ada di ruangan setelah digunakan sebagai tempat merokok. Partikel yang terkandung dalam Orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok telah terbukti menyatu dengan gas yang ada di udara. Perpaduan ini membentuk senyawa-senyawa kimia beracun, seperti nicotine-derived nitrosamine ketone (NNK) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) yang dapat menyebabkan kanker paru-paru.

Penelitian yang dilakukan oleh University of California, Riverside mengungkapkan bahwa paparan THS dapat merusak sel epitel pada sistem pernapasan. Kerusakan ini terjadi karena sel-sel mengalami stres dan menyebabkan mereka saling bertarung demi bertahan hidup. Jika salah satu ruangan dalam rumah Anda sering terpapar asap rokok, Anda dapat menghilangkannya dengan cara sering membersihkan ruangan tersebut.

Kalau perlu, barang-barang yang ada di dalamnya juga ikut Anda cuci. Pasalnya, membuka jendela dan membersihkan barang-barang dengan vacuum cleaner tidak cukup untuk menghilangkan THS. Kalau masih ragu akan kebersihan ruangan yang telah terpapar THS, usahakan agar ruangan tersebut tidak terlalu sering dipakai.

Selain itu, Anda juga bisa melarang anak-anak untuk beraktivitas dalam ruangan tersebut sebagai tindakan preventif. Sementara itu, ada satu hal lagi yang perlu dipertimbangkan jika Anda adalah seorang perokok. Anda tetap membawa senyawa beracun dari sigaret walaupun telah menghisapnya di luar rumah. Alasannya, THS tetap akan menempel pada baju yang Anda pakai saat merokok.

Oleh karena itu, ada baiknya mengganti pakaian yang belum terpapar asap sigaret sebelum berkumpul dengan keluarga Anda. Baca juga: Benarkah Rokok Memiliki Manfaat bagi Kesehatan?

Tips Menghindari Asap Rokok 1. Manfaatkan Area Bebas Rokok Tempat umum menjadi kawasan rentan terhadap paparan asap rokok. Alasannya, Anda tidak dapat mengetahui secara pasti siapa saja yang perokok dan bukan. Selain itu, ada juga kemungkinan THS yang menempel di baju orang lain atau tempat sekitar yang tidak Anda sadari. Maka dari itu, selalu gunakan area bebas rokok jika Anda ingin menghindari asap dari pembakaran lintingan tembakau ini.

Jika terpaksa harus satu tempat dengan perokok, usahakan Anda berdiri sejauh mungkin darinya. 2. Jadikan Rumah sebagai Tempat Anti Rokok Kalau ada anggota keluarga atau tamu yang ingin merokok, minta mereka untuk menghisap sigaret di luar rumah. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bau dan residu rokok dapat menempel di barang-barang dan dinding dalam suatu ruangan.

Jika sudah menempel, bau dan residu itu akan susah dihilangkan. Anda tidak bisa mengandalkan AC atau pertukaran udara lewat jendela untuk membersihkan udara dari asap sigaret sepenuhnya. 3. Menggunakan Masker Kesehatan Bahaya asap rokok bagi perokok pasif bisa diminimalisir dengan menggunakan masker kesehatan ketika keluar dari rumah. Masker diyakini dapat menahan partikel-partikel yang ada di udara untuk masuk ke dalam saluran pernapasan.

Sementara itu, kemampuan untuk melakukan penyaringan udara atau filtrasi untuk tiap masker berbeda. Menurut dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), sebaiknya orang-orang menanyakan dahulu berapa kemampuan filtrasi masker yang ingin dibeli. Alasannya, masker-masker yang beredar di pasaran memiliki kemampuan filtrasi yang beragam, dari 90% hingga 100%. Untuk melindungi saluran pernapasan dari asap rokok, Anda dapat memilih tipe masker N95 dan R99. Pasalnya, kedua masker ini mampu memfiltrasi 95–99% udara yang ada di sekitar Anda.

Baca juga: Obat & Terapi Pengganti Nikotin yang Dapat Membantu Anda Berhenti Merokok Hindari Asap Rokok demi Kesehatan Anda Demikian penjelasan mengenai bahaya asap rokok bagi perokok pasif yang dapat kami rangkum. Semoga informasi di atas dapat meningkatkan kesadaran Anda terhadap dampak kesehatan dari secondhand dan thirdhand smoke. Mungkin Anda berpikir bahwa bahaya asap sigaret tidak akan muncul jika paparannya terlalu sedikit.

Namun, penelitian dari Cornell University pada tahun 2010 menyimpulkan hal yang sebaliknya. Hasil penelitian itu menyebutkan bahwa berapa pun jumlah paparan secondhand smoke, baik yang terkecil sekalipun, dapat mengubah ekspresi gen dalam sel yang melapisi saluran udara.

Namun, belum bisa diketahui mana gen yang berbahaya dan yang tidak dari perubahan tersebut, sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Meskipun begitu, hal itu tidak lantas membuat Anda mengesampingkan bahaya asap dari pembakaran lintingan tembakau ini.

Kesehatan merupakan salah satu hal yang tidak bisa diajak kompromi karena memengaruhi kelangsungan hidup Anda.
• العربية • Català • Čeština • Dansk • Deutsch • Ελληνικά • English • Esperanto • Español • Suomi • Français • Gaeilge • Galego • עברית • Hrvatski • Magyar • Italiano • 日本語 • 한국어 • Lëtzebuergesch • Bahasa Melayu • Nederlands • Norsk bokmål • Polski • Português • Русский • Srpskohrvatski / српскохрватски • Simple English • Slovenčina • Svenska • Kiswahili • Türkçe • Українська • Tiếng Việt • 中文 Asap tembakau di tempat publik sebelum larangan merokok mulai diberlakukan pada 29 Maret 2004 di Irlandia Perokok pasif merupakan seseorang yang menghirup asap rokok dari perokok aktif.

Paparan asap rokok dapat menyebabkan penyakit serius hingga kematian. [1] [2] Dampak dari asap rokok menjadi pembahasan serius oleh para ilmuwan. [3] [4] [5] Menanggapi bahaya dari asap rokok; maka dibuatlah aturan mengenai larangan merokok di berbagai tempat seperti restoran, tempat kerja, hingga ruang publik. [6] Sejak awal tahun 1970-an, industri tembakau melihat kekhawatiran publik atas perokok pasif sebagai ancaman serius terhadap perkembangan bisnis tembakau.

[7] Meskipun industri tembakau sudah mulai peduli terhadap kasus perokok pasif pada tahun 1980-an, tetapi industri tembakau memberikan hasil penelitian secara bias kepada masyarakat dengan tujuan untuk dapat mempertahankan bisnisnya. [3] :1242 [4] Daftar isi • 1 Dampak • 2 Zat berbahaya • 3 Kesehatan • 4 Referensi • 4.1 Catatan kaki • 4.2 Daftar pustaka • 5 Pranala luar Dampak [ sunting - sunting sumber ] Perokok pasif dapat terkena risiko penyakit yang sama dengan perokok aktif; termasuk penyakit kardiovaskular, kanker paru-paru, dan penyakit pernapasan.

[1] [2] [8] • Kanker: [9] [2] • Kanker paru-paru [10] [11] [12] • Kanker payudara [8] [2] [13] • Kanker pankreas [14] • Kanker serviks [15] • Kanker kandung kemih [16] • Sistem peredaran darah: • Penyakit kardiovaskular [17] [18] • Penurunan detak jantung [19] • Sistem orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok • Risiko terjadinya asma [20] • Risiko terjadinya penyakit paru obstruktif kronik [21] • Selama kehamilan: • Kelahiran dengan berat badan yang kecil [22] • Kelahiran prematur [23] Zat berbahaya [ sunting - sunting sumber ] Berikut sejumlah zat berbahaya yang terkandung di sebuah batang rokok: • Tar • Dalam tubuh manusia, tar memicu terjadinya iritasi paru-paru dan kanker.

• Dalam tubuh perokok pasif, tar akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif. • Nikotin • Dalam tubuh manusia menimbulkan efek adiksi atau candu yang memicu peningkatan konsumsi.

• Dalam tubuh perokok pasif, nikotin akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif. • Karbon Monoksida • Merupakan gas berbahaya yang dapat menurunkan kadar oksigen dalam tubuh. Pengikatan oksigen oleh karbon monoksida inilah yang kemudian memicu terjadinya penyakit jantung. • Dalam tubuh perokok pasif, gas berbahaya ini akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

• Bahan kimia berbahaya • Berupa gas dan zat berbahaya yang jumlahnya mencapai ribuan. Di tubuh manusia, bahan kimia berbahaya ini meningkatkan risiko penyakit kanker.

• Dalam tubuh perokok pasif, bahan kimia berbahaya ini akan terkonsentrasi 50 kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif. Kesehatan [ sunting - sunting sumber ] Mengutip hasil kajian WHO, lingkungan bebas asap rokok merupakan satu-satunya strategi efektif untuk memberikan perlindungan bagi perokok pasif. Penyediaan smoking area juga tak sepenuhnya melindungi para perokok pasif dari bahaya rokok.

"Penyediaan smoking area di dalam gedung sama halnya dengan kencing di sudut kolam renang, akan menyatu juga," ujarnya. "Asap tetap akan menembus ventilasi." Data Global Youth Survey tahun 1999-2006, sebanyak 81 persen anak usia 13-15 tahun di Indonesia terpapar asap rokok di tempat umum atau menjadi perokok pasif. "Padahal rata-rata persentase dunia hanya 56 persen," ujarnya. Survei tersebut juga menunjukkan, lebih dari 150 juta penduduk Indonesia menjadi perokok pasif di rumah, di perkantoran, di tempat umum, di kendaraan umum.

Sedangkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional 2004 menunjukkan, lebih dari 87 persen perokok orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok merokok di dalam rumah ketika sedang bersama anggota keluarganya. Survei ini juga menemukan 71 persen rumah tangga memiliki pengeluaran untuk merokok. Referensi [ sunting - sunting sumber ] Catatan kaki [ sunting - sunting sumber ] • ^ a b "The Health Consequences of Involuntary Exposure to Tobacco Smoke: A Report of the Surgeon General" (PDF).

Surgeon General of the United States. 2006-06-27.

orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok

Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2019-02-26. Diakses tanggal 2012-07-24. • ^ a b c d IARC 2004 "There is sufficient evidence that involuntary smoking (exposure to secondhand or 'environmental' tobacco smoke) causes lung cancer in humans" • ^ a b Kessler 2006 • ^ a b Tong, EK; Glantz, SA (2007-10-16).

"Tobacco industry efforts undermining evidence linking secondhand smoke with cardiovascular disease". Circulation. 116 (16): 1845–54. doi: 10.1161/CIRCULATIONAHA.107.715888. PMID 17938301. • ^ Samet JM (2008). "Secondhand smoke: facts and lies". Salud Pública De México. 50 (5): 428–34. doi: 10.1590/S0036-36342008000500016.

PMID 18852940. • ^ "CDC - Fact Sheet - Smoke-Free Policies Reduce Smoking - Smoking & Tobacco Use". Orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok and Tobacco Use.

Diakses tanggal 2015-04-24. • ^ Diethelm P, McKee M (Februari 2006). "Lifting the smokescreen: Tobacco industry strategy to defeat smoke free policies and legislation" (PDF).

European Respiratory Society and Institut National du Cancer. Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2009-01-17. • ^ a b "Proposed Identification of Environmental Tobacco Smoke as a Toxic Air Contaminant".

California Environmental Protection Agency. 2005-06-24. Diakses tanggal 2009-01-12. • ^ Surgeon General 2006, hlm. 30–46 • ^ Alberg, Anthony J.; Brock, Malcolm V.; Ford, Jean G.; Samet, Jonathan M.; Spivack, Simon D.

(1 May 2013). "Epidemiology of Lung Cancer". CHEST Journal. 143 (5_suppl): e1S. doi: 10.1378/chest.12-2345. • ^ Bhatnagar, A; Whitsel, LP; Ribisl, KM; Bullen, C; Chaloupka, F; Piano, MR; Robertson, RM; McAuley, T; Goff, D; Benowitz, N; American Heart Association Advocacy Coordinating Committee, Council on Cardiovascular and Stroke Nursing, Council on Clinical Cardiology, and Council on Quality of Care and Outcomes, Research (14 October 2014).

"Electronic cigarettes: a policy statement from the American Heart Association". Circulation. 130 (16): 1418–36. doi: 10.1161/CIR.0000000000000107. PMID 25156991. • ^ "Health Effects of Secondhand Smoke". 24 November 2014. Diakses tanggal 30 Mei 2015. • ^ Macacu, A; Autier, P; Boniol, M; Boyle, P (November 2015). "Active and passive smoking and risk of breast cancer: a meta-analysis".

Breast Cancer Research and Treatment. 154 (2): 213–24. doi: 10.1007/s10549-015-3628-4. PMID 26546245. • ^ Zhou, J; Wellenius, GA; Michaud, DS (Desember 2012). "Environmental tobacco smoke and the risk of pancreatic cancer among non-smokers: a meta-analysis". Occupational and Environmental Medicine. 69 (12): 853–7. doi: 10.1136/oemed-2012-100844. PMID 22843437. • ^ Cao, S; Yang, C; Gan, Y; Lu, Z (2015). "The Health Effects of Passive Smoking: An Overview of Systematic Reviews Based on Observational Epidemiological Evidence".

PloS One. 10 (10): e0139907. doi: 10.1371/journal.pone.0139907. PMC 4595077. PMID 26440943. • ^ Cumberbatch, Marcus G.; Rota, Matteo; Catto, James W.F.; La Vecchia, Carlo (September 2016).

"The Role of Tobacco Smoke in Bladder and Kidney Carcinogenesis: A Comparison of Exposures and Meta-analysis of Incidence and Mortality Risks". European Urology. 70 (3): 458–466. doi: 10.1016/j.eururo.2015.06.042. • ^ Surgeon General 2006, Bab 8 • ^ Lv, X; Sun, J; Bi, Y; Xu, M; Lu, J; Zhao, L; Xu, Y (15 November 2015). "Risk of all-cause mortality and cardiovascular disease associated with secondhand smoke exposure: a systematic review and meta-analysis".

International journal of cardiology.

orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok

199: 106–15. doi: 10.1016/j.ijcard.2015.07.011. PMID 26188829. • ^ Dinas, PC; Koutedakis, Y; Flouris, AD (20 Februari 2013). "Effects of active and passive tobacco cigarette smoking on heart rate variability". International Journal of Cardiology.

163 (2): 109–15. doi: 10.1016/j.ijcard.2011.10.140. PMID 22100604. • ^ Surgeon General 2006, hlm. 555–8 • ^ Bentayeb, M; Simoni, M; Norback, D; Baldacci, S; Maio, S; Viegi, G; Annesi-Maesano, I (2013). "Indoor air pollution and respiratory health in the elderly". Journal of Environmental Science and Health, Part A. 48 (14): 1783–9.

orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok

doi: 10.1080/10934529.2013.826052. PMID 24007433. • ^ Surgeon General 2006, hlm. 198–205 • ^ Cui, H; Gong, TT; Liu, CX; Wu, QJ (25 Januari 2016). "Associations between Passive Maternal Smoking during Pregnancy and Preterm Birth: Evidence from a Meta-Analysis of Observational Studies". PLoS One. 11 (1): e0147848. doi: 10.1371/journal.pone.0147848. PMID 26808045. Daftar pustaka [ sunting - sunting sumber ] • Kessler, Gladys (17 Agustus 2006).

"United States of America v. Philip Morris et al.: Final Opinion of Judge Gladys Kessler" (PDF). United States District Court for the District of Columbia. • U.S. Dept. of Health and Human Services; Centers for Disease Control and Prevention; Coordinating Center for Health Promotion; National Center for Chronic Disease Prevention and Health Promotion; Office on Smoking and Health (2006-06-27).

"The Health Consequences of Involuntary Exposure to Tobacco Smoke: A Report of the Surgeon General". Atlanta, Ga.: Surgeon General of the United States. O2NLM: WA 754 H4325 2006. Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] • VIVAnews - Bahaya Perokok Pasif 3 Kali Perokok Aktif Diarsipkan 2010-09-06 di Wayback Machine. • Bentoel Group • British American Tobacco • Djarum • Gudang Garam • Nojorono • HM Sampoerna • Philip Morris International • Karya Dibya Mahardika • Japan Tobacco International • PR Sukun • Putera Jaya Sakti Perkasa • Sumatera Tobacco Trading Company • Tri Sakti Purwosari Makmur • KT&G • Wismilak Group Keselamatan dan bahaya • Halaman ini terakhir diubah pada 18 Mei 2021, pukul 22.15.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok

• Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •Perokok Pasif adalah orang yang bukan perokok tapi menghirup asap rokok orang lain atau orang yang berada dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok.

Rumah adalah tempat berlindung, termasuk dari asap rokok. Perokok pasif harus berani menyuarakan haknya untuk tidak menghirup asap rokok.
IHSG Sesi I Sempat Tinggalkan 6.900, Asing Jual Saham Rp1,6 Triliun Mesin-Mesin Pertumbuhan Pulih, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,01 Persen di Kuartal I/2022 IHSG Anjlok Hampir 3 Persen, Saham ANTM, BMRI, BBCA, BBRI Tekan Indeks Bisnis-27 Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, Senin 9 Mei 2022, Naik setelah Libur Lebaran LIVE : IHSG lesu sesi I (11:30 WIB) LIVE : Harga emas kompak melemah (10:58 WIB) LIVE : Mata uang Asia turun (10:37 WIB) Bisnis.comJAKARTA-Kita semua tahu merokok itu berbahaya bagi kesehatan.

Orang yang merokok disebut perokok aktif. Lalu apa perokok pasif? Ya, merokok pasif adalah seseorang yang tidak langsung menghirup tembakau dari rokok yang dihisap orang lain. Efek merokok pasif banyak, tidak jauh berbahaya dari perokok aktif itu sendiri.

Biasanya jenis perokok pasif adalah bayi, anak-anak dan juga kadang orang dewasa yang tidak merokok, namun hidup di lingkungan perokok. Orang-orang memiliki banyak pertanyaan mengapa non-perokok yang tidak mengkonsumsi tembakau secara langsung, masih akan terpengaruh buruk karena menghirup asap tembakau tersebut? Meskipun perdebatan dan penelitian tentang topik ini masih berlangsung, bukti telah membuktikan bahwa asap yang membakar dari ujung rokok, mungkin lebih beracun daripada asap utama yang diisap perokok.

Kanker Paru-Paru Perokok pasif rentan terhadap kanker paru-paru. Risiko kanker paru-paru pada individu-individu meningkat sekitar 20-30%. Perokok pasif umumnya mengidap lebih dari 4000 zat kimia, dimana hampir 69 diantaranya diketahui menyebabkan kanker, terutama kanker paru-paru. A sma Perokok pasif juga rentan menderita sakit asma Jantung koroner Ada bukti yang konsisten bahwa orang yang tidak merokok tetapi hidup dalam kehidupan berasap, memiliki risiko lebih tinggi penyakit jantung koroner dibandingkan mereka yang tidak.

Serangan Jantung Perokok pasif mengakibatkan darahnya menjadi lengket dan cenderung menyumbat, dengan demikian, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Kematian pada ibu hamil Ibu hamil yang menjadi perokok pasif dapat menyebabkan kematian dini Bayi prematur Dampak dari perokok pasif pada ibu hamil juga menyebabkan bayi lahir prematur.

Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS) SIDS adalah Sudden Infant Death Syndrome, juga disebut pondok-kematian dan disebabkan pada bayi karena efek merokok pasif. Anak tuli Anak-anak yang terpapar asap rokok pasif lebih rentan terhadap infeksi telinga tengah, yang dapat menyebabkan ketulian. K egemukan Perokok pasif mudah menjadi gemuk.

Semakin Anda cenderung menghirup asap rokok, peningkatan tingkat nikotin membuat Anda gemuk. Masalah pernapasan Pernapasan adalah masalah yang sangat umum di kalangan perokok pasif, baik orang dewasa dan anak-anak. Penyembuhannyapun memerlukan waktu yang cukup panjang, kecuali jika Anda menyingkirkan efek dari merokok pasif. Terpopuler • Sinopsis Film Viral, Sci-fi Horor tentang Virus Mematikan di Bioskop Trans TV • Orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok, Begini Cara Mengelola THR Anak agar Tak Habis Sia-sia • Sinopsis Ghost Rider: Spirit of Vengeance, Aksi Laga Nicolas Cage di Bioskop Trans TV • Hepatitis Akut pada Anak Disebabkan oleh Anjing?

• Kronologi Mobil Dokter Tirta Ditabrak Rombongan Pemuda, Soroti Hal Ini
Walaupun kampanye soal rokok sudah gencar dilakukan banyak orang, walaupun di bungkus-bungkus rokok sudah terpampang nyata penyakit-penyakit yang bisa diderita perokok, dan walaupun ada kabar cukai rokok akan dinaikkan, kayaknya semua itu tetap sulit membuat perokok berhenti menghisap barang beracun tersebut.

“Ketagihan” kerap jadi excuse mereka enggan menghentikan kebiasaannya itu. Demi meminimalisir asap rokok, di tempat-tempat umum sering dibuat ruangan khusus merokok. Sebagian perokok juga mungkin orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok sadar nggak semua orang suka asap rokok sehingga memilih ke luar ruangan ketika ingin merokok. Tapi sayangnya, sekalipun sudah merokok di luar, nggak lantas mengurangi risiko bahaya asap rokok bagi mereka para perokok pasif.

Karena asapnya bisa meninggalkan residu di baju, sofa, dinding, kulit, bahkan rambut! Residu dari rokok ini disebut juga sebagai ‘ third-hand smoke‘. Bahayanya nggak kalah dengan menghirup asapnya langsung!

orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok

Yakin masih mau merokok? via www.nicotinemonkey.com Third-hand smoke (THS) adalah residu tembakau yang dapat bertahan di permukaan benda selama berbulan-bulan setelah seseorang merokok. Bahkan residu ini bisa bertahan di kain selama satu setengah tahun setelah terpapar asap rokok terakhir. ( Dikutip dari National Center for Health Research) Rokok selama ini hanya dianggap berbahaya bagi perokok aktif dan pasif saja.

Mereka yang nggak secara langsung menghisap atau menghirup asapnya ternyata juga berpotensi terkena dampaknya. Ini karena residu dari asap rokok bisa “terjebak” berbulan-bulan di pakaian, tas, sofa, karpet, kulit, rambut, dan benda lain milik perokok atau orang yang ada di dekat perokok.

orang yang menghirup asap dari perokok disebut perokok

Kalau sudah begini, meminimalisir dampak asap rokok dengan merokok di “Smoking Area” atau di luar ruangan rasanya bisa dibilang percuma nan tak berguna~ Sebuah penelitian soal THS ini pernah dilakukan ke hewan tikus. Hasilnya tikus yang terpapar THS lebih rentan terkena kanker paru-paru ketimbang yang tidak terpapar Residunya bisa bertahan sampai berbulan-bulan via vapingdaily.com Sekelompok peneliti pernah melakukan eksperimen pengaruh THS terhadap tikus.

Hasilnya tikus yang terpapar THS lebih rentan terserang penyakit paru-paru dibanding yang bebas dari THS. Hal yang sama sangat mungkin terjadi pada manusia. Studi lainnya menunjukkan kalau THS ternyata masih bisa ditemukan di debu-debu dalam rumah 2 bulan setelah orang merokok di dalamnya, walaupun rumah itu juga sudah dibersihkan.

Ada juga penelitian lain yang menunjukkan kalau rumah yang penghuninya sudah berhenti merokok selama 6 bulan pun sisa residu tembakaunya masih bisa ditemukan.

Hati-hati yang punya bayi di rumah via people.howstuffworks.com Seperti yang dikatakan dokter spesialis paru RS Persahabatan, Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), FAPSR, dilansir Detik Health, kelompok yang paling berisiko terkena dampak THS adalah bayi dan anak-anak.

Ini karena sistem pernapasan dan paru-parunya belum berkembang optimal. Organ lain dalam tubuhnya juga masih berada di tahap perkembangan. Walaupun nggak merokok di dekat bayi tapi residu tembakau menempel di baju dan tubuhnya.

Kalau setelah merokok dia menggendong atau bercanda dengan bayinya, bukan nggak mungkin si bayi akan terserang penyakit paru-paru. Selain anak-anak, wanita hamil juga cukup berisiko. Pertumbuhan janin yang dikandung bisa terhambat sehingga rawan keguguran. Organisasi dokter anak di Amerika menyarankan para perokok untuk berhenti merokok jika tidak ingin anak-anaknya terkena dampak berbahaya dari zat-zat beracun yang terkandung dalam rokok.

Ya, solusi paling tepat sih memang stop smoking~

Slang words and Expressions for smokers - English Vocabulary lesson




2022 www.videocon.com