Sdm kesehatan@pedulilindungi

sdm kesehatan@pedulilindungi

β€’ BERANDA β€’ PROFIL β€’ PROFIL β€’ Visi dan Misi β€’ Struktur Organisasi β€’ Tugas dan Fungsi β€’ Unit Kerja dan Pejabat β€’ AGENDA DAN STATISTIK β€’ Agenda β€’ Statistik Pegawai β€’ INFORMASI PUBLIK β€’ INFORMASI PUBLIK β€’ e-PPID β€’ β€’ β€’ LAPORAN β€’ Laporan Keuangan dan Anggaran β€’ Laporan Realisasi Anggaran β€’ DIPA β€’ Rencana Kerja β€’ Rencana Umum Sdm kesehatan@pedulilindungi β€’ Kinerja Kemenkes β€’ β€’ β€’ β€’ β€’ β€’ β€’ β€’ β€’ LAYANAN PUBLIK β€’ LOKET PELAYANAN β€’ Perijinan Sarana Sediaan Farmasi, PBF, Bahan Baku Obat, Ekspor-Impor Narkotika dan Psikotropika β€’ Perijinan Sertifikasi Sarana Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan dan PKRT β€’ Layanan Perizinan Ijin Edar ALKES dan PKRT β€’ β€’ β€’ Informasi Registrasi Dokter / Dokter Gigi β€’ Layanan Permintaan Data Penelitian β€’ Perizinan Pelayanan Kesehatan β€’ Pengaduan Masyarakat dan Pelayanan Publik β€’ β€’ INFORMASI DAN PENGAJUAN β€’ Pojok Informasi β€’ β€’ β€’ β€’ UNDUH β€’ UNDUH β€’ Peraturan Perundangan Bidang Kesehatan β€’ Download Perangkat Lunak β€’ Publikasi Data dan Informasi β€’ Lainnya β€’ TAUTAN β€’ TAUTAN β€’ β€’ Hotline Virus COVID-19 119 ext 9 β€’ Kesiapsiagaan Rumah Sakit dalam Penanganan Penyakit COVID-19 klik disini β€’ WASPADA!!

Hati-hati apabila ada mendapatkan info melalui whatsapp dan sdm kesehatan@pedulilindungi sebagainya mengatasnamakan Pejabat Kemenkes. mohon untuk diabaikan!

sdm kesehatan@pedulilindungi

β€’ Sdm kesehatan@pedulilindungi MUI Nomor 4 tahun 2016 tentang Imunisasi Klik di Sini Jakarta, 15 Januari 2021 Kementerian Kesehatan sediakan layanan registrasi bagi penerima vaksinasi COVID-19 melalui Chatbot whatsapp (WA) di nomor 081110500567. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah penerima vaksinasi COVID-19 melakukan registrasi dimana pun. Sementara ini registrasi melalui WA tersebut hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan.

Setelah terverifikasi, tenaga kesehatan dapat mendaftarkan diri sdm kesehatan@pedulilindungi membuat janji di fasilitas kesehatan sekitar dan mendapatkan konfirmasi terkait waktu dan tempat pelaksaan vaksin. Jika tenaga kesehatan tidak terdaftar, proses registrasi juga dapat dilakukan melalui chatbot. Vice President Kebijakan dan Komunikasi WhatsApp, Victoria Grand menyampaikan bahwa Kolaborasi WhatssApp dengan pemerintah Indonesia terkait Vaksinasi COVID-19 menjadi yang pertama kalinya di dunia, dimana Chatbot WhatsApp digunakan untuk mempermudah proses bagi para tenaga Kesehatan untuk mendapatkan vaksin di Indonesia.

Tentunya dengan dibarengi dengan privasi tinggi terhadap data. ''Kami berharap sdm kesehatan@pedulilindungi medis yang telah dengan sangat berani berada di garda terdepan selama hampir satu tahun, akan mendapat proses yang aman dan mudah dalam mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksin,'' kata Victoria Grand Penerima vaksinasi COVID-19 bisa langsung mengirimkan pesan ke nomor WA itu dengan mengetik kata kunci Vaksin.

Setelah itu akan ada konfirmasi bahwa penerima vaksinasi adalah tenaga kesehatan. Selanjutnya, tenaga kesehatan penerima vaksinasi diminta mengirimkan 6 angka terakhir Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mendaftar dan tenaga kesehatan akan menerima konfirmasi lokasi vaksinasi. Langkah selanjutnya akan dilakukan konfirmasi mengenai kondisi Kesehatan untuk memastikan bahwa peserta akan dapat menerima sdm kesehatan@pedulilindungi.

Berikutnya Chatbot akan membagikan jadwal vaksin untuk dikonfirmasi. Setelah itu tiket QR code akan dibagikan Bersama dengan video bagaimana cara kerja vaksin. Para tenaga kesehatan juga dapat mengecek nama mereka di situs pedulilindungi.id. Jika belum terdaftar, sasaran diminta segera mengajukan program vaksinasi dengan mengirimkan data diri ke email vaksin@pedulilindungi.id. Selain melalui WA, Kementerian Kesehatan juga menyediakan channel registrasi vaksinasi COVID melalui SMS Blast PEDULICOVID, Website pedulilindungi.id, melalui email vaksin@pedulilindungi.id, call/UMB *119# dan Hotline Vaksinasi COVID-19 119 Ext 9.

Mengingat pentingnya program vaksinasi, pemerintah berharap masyarakat mendukung dan berpartisipasi aktif mengikuti setiap tahapan pelaksanaannya. Pemerintah juga menjamin keamanan data penerima vaksinasi COVID-19 sesuai peraturan perundang-undangan. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak[at] kemkes[dot] go[dot] id (D2/NI) ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied. The Amazon CloudFront distribution is configured to block access from your country. We can't connect to the server for this app or website at this time.

There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: FJApwBqCAAA93vCDlL5OPT5pS_fGOPUY1gWjChjOLUos4tXuReinuQ==
β€’ TERKINI β€’ β€’ β€’ β€’ Presiden Lepas Kontingen Indonesia ke SEA Games Vietnam 09-05-2022 12:19:29 β€’ Sesuai Tugas Kominfo, Sekjen: Silaturahmi Hubungkan yang Belum Terhubung 09-05-2022 12:13:21 β€’ Presiden: Hindari Puncak Arus Balik 03-05-2022 18:54:40 β€’ Idulfitri 1443 H, Wapres Salat Id di Masjid Istiqlal 02-05-2022 22:03:15 β€’ Presiden dan Sdm kesehatan@pedulilindungi Iriana Salat Idulfitri di Halaman Istana Yogyakarta 02-05-2022 21:59:16 β€’ Sambut Idulfitri 1443 H, Wapres Harapkan Kebiasaan Baik Selama Ramadan Tetap Dilanjutkan 01-05-2022 22:03:08 β€’ Presiden dan Ibu Iriana Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 1443 Hijriah 01-05-2022 19:06:45 β€’ Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1443 H Jatuh pada 2 Mei 2022 01-05-2022 17:05:10 β€’ Keberhasilan Rekayasa Lalu Lintas Mudik Diharapkan Terjadi Pada Arus Balik 01-05-2022 14:55:22 sdm kesehatan@pedulilindungi Pergerakan Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 1.054 Flight, Capaian Tertinggi di Masa Pandemi 29-04-2022 22:46:01 Untuk meningkatkan keamanan sistem PeduliLindungi, pemerintah melalui Kementerian Kominfo telah melakukan migrasi sistem PeduliLindungi ke Pusat Data Nasional (PDN) pada 28 Agustus 2021 pukul 14.00 WIB.

Migrasi tersebut meliputi migrasi sistem, layanan aplikasi, dan juga database aplikasi PeduliLindungi. Migrasi turut dilakukan terhadap sistem aplikasi SiLacak dan sistem aplikasi PCare.

sdm kesehatan@pedulilindungi

β€œPemerintah terus mengawasi keseriusan seluruh pengelola dan wali data untuk menjaga keamanan sistem elektronik dan data pribadi yang dikelolanya, baik dalam hal teknologi, tata kelola, dan sumber daya manusia,” kata Dedy Permadi, Juru Bicara Kementerian Kominfo/Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang Digital dan SDM dalam siaran pers bersama Kementerian Kesehatan, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan Kementerian Kominfo, Jumat (3/9/2021). Dalam siaran pers itu disebutkan bahwa pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kominfo telah melakukan penanganan dugaan kebocoran data terhadap 36 penyelenggara sistem elektronik (PSE) sejak 2019 sampai 31 Agustus 2021.

Dari jumlah tersebut, 31 kasus telah selesai dilakukan investigasi dengan perincian sebagai berikut: 4 PSE telah dikenai sanksi teguran tertulis, 18 PSE diberikan rekomendasi teknis peningkatan tata kelola data dan sistem elektronik, sedangkan 9 PSE lainnya sedang dalam proses pemberian keputusan akhir terkait sanksi. Adapun upaya pengawasan kepatuhan terhadap pengelola sistem PeduliLindungi, pihak yang mengelola data, serta para pengguna, akan terus dilakukan oleh Kementerian Kominfo dengan berkoordinasi bersama Kementerian Sdm kesehatan@pedulilindungi, BSSN, serta pihak terkait lainnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak tepat terkait sistem PeduliLindungi. Pemerintah mengimbau agar masyarakat dapat sdm kesehatan@pedulilindungi dan tetap memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi yang saat ini fiturnya terus dikembangkan untuk mendukung aktivitas masyarakat dalam masa adaptasi pengendalian pandemi Covid-19. Sementara itu, sehubungan dengan penyebaran informasi sertifikat vaksinasi Covid-19 milik Presiden Joko Widodo, dalam siaran pers itu dijelaskan bahwa akses pihak-pihak tertentu terhadap sertifikat vaksinasi Covid-19 milik Presiden Joko Widodo dilakukan menggunakan fitur pemeriksaan sertifikat vaksinasi Covid-19 yang sdm kesehatan@pedulilindungi pada sistem PeduliLindungi.

Fungsi pemeriksaan sertifikat vaksinasi Covid-19 di sistem PeduliLindungi yang sebelumnya mensyaratkan pengguna menyertakan nomor handphone untuk pemeriksaan sertifikat vaksinasi Covid-19 kini hanya menggunakan lima parameter (nama, nomor identitas kependudukan (NIK), tanggal lahir, tanggal vaksin, dan jenis vaksin) untuk mempermudah masyarakat mengakses sertifikat vaksinasi Covid-19 setelah menimbang banyak masukan dari masyarakat.

sdm kesehatan@pedulilindungi

β€œInformasi terkait NIK dan tanggal vaksinasi Covid-19 Presiden Joko Widodo yang digunakan untuk mengakses sertifikat vaksinasi Covid-19 tidak berasal dari sistem PeduliLindungi. Informasi NIK Presiden Joko Widodo telah terlebih dahulu tersedia pada situs Komisi Pemilihan Umum. Sedangkan informasi tanggal vaksinasi Presiden Jokowi dapat ditemukan melalui pemberitaan media massa,” tulis siaran pers itu. Sebelumnya, sertifikat vaksinasi Presiden Jokowi beredar di Twitter.

Tampak Jokowi telah melakukan vaksinasi kedua pada 27 Januari 2021 menggunakan CoronaVac buatan Sinovac.

sdm kesehatan@pedulilindungi

Hal ini sontak menimbulkan reaksi netizen. Mereka khawatir atas keamanan data pribadinya. Dalam siaran pers itu disebutkan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan, BSSN, dan Kementerian Kominfo melakukan tata kelola perlindungan data dan keamanan sistem PeduliLindungi sesuai tugas dan fungsi yang diampu. Kementerian Kesehatan, sebagai Wali Data, bertanggung jawab agar pemanfaatan data pada sistem PeduliLindungi yang terintegrasi dengan Pusat Data Nasional (PDN) sesuai dengan peraturan sdm kesehatan@pedulilindungi sebagaimana diatur oleh PP nomor 71 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) serta Perpres nomor 39 tahun 2019 tentang Inisiatif Satu Data Indonesia.

BSSN sebagai lembaga yang berwenang untuk melaksanakan kebijakan teknis sdm kesehatan@pedulilindungi siber bertanggung jawab untuk melakukan pemulihan, dan manajemen risiko keamanan siber sistem elektronik sesuai amanat PP PSTE dan Pepres nomor 28 tahun 2021 tentang BSSN.

Kementerian Kominfo selaku regulator, penyedia infrastruktur PDN, serta pemberi sanksi terhadap pelanggaran prinsip pelindungan data pribadi akan melakukan langkah strategis pemutakhiran tata kelola data sistem PeduliLindungi sesuai PP PSTE, PM Kominfo nomor 20 tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik, serta Pepres nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Sementara itu dalam website https://pedulilindungi.id/ disebutkan bahwa data pengguna disimpan aman dalam format terenkripsi dan tidak akan dibagikan kepada pihak lain.

sdm kesehatan@pedulilindungi

Aplikasi hanya akan merekam data proximity(kedekatan) satu telepon seluler (ponsel) dengan ponsel lainnya dalam format terenkripsi. Aplikasi juga tidak merekam data geolokasi pengguna. Sedangkan, nomor ponsel yang didaftarkan akan direlasikan dengan ID random di dalam server yang aman. Data tidak akan diakses, kecuali jika pengguna dalam risiko tertular Covid-19 dan perlu segera dihubungi oleh petugas kesehatan.

Aplikasi PeduliLindungi telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kominfo nomor 171 tahun 2020 sebagai dasar penyelenggaraan tracing, tracking, dan fencing melalui infrastruktur, sistem, dan aplikasi telekomunikasi untuk mendukung sdm kesehatan@pedulilindungi pengendalian pandemi Covid-19. Keputusan menteri tersebut bersifat khusus untuk memberikan jaminan perlindungan data sdm kesehatan@pedulilindungi yang sesuai dengan perundang-undangan.

Aplikasi PeduliLindungi ini sudah diluncurkan sejak Maret 2020 dan penggunaannya terus diperluas.

sdm kesehatan@pedulilindungi

Aplikasi ini diatur melalui Keputusan Menteri Kominfo nomor 171 tahun 2020. "Saya tegaskan bahwa aplikasi ini aman," kata Menteri Komunikasi Johnny G Plate beberapa waktu lalu. Sumber: indonesia.go.id Disclaimer: You are using Google Translate.

sdm kesehatan@pedulilindungi

The Ministry of CI is not responsible for the accuracy of information in the translated language. Powered by Google Disclaimer: Anda menggunakan Google Translate. Kementerian Kominfo tidak bertanggung jawab atas keakuratan informasi dalam bahasa diterjemahkan Pedoman Wisuda Poltekkes Kemenkes β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- SK Peserta Penerima Bantuan Dana Pendidikan Program Afirmasi Pendidikan Tinggi Tenaga Kesehatan Tahun 2021 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- SK Sdm kesehatan@pedulilindungi dan Klasterisasi Poltekkes Kemenkes 2021 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Edaran Pelaksanaan Program Peningkatan Kualifikasi Pendidikan Tenaga Kesehatan Melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Program Afirmasi Pendidikan Tinggi Tenaga Kesehatan β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Pemberitahuan Pendaftaran Program Peningkatan Kapasitas Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan Tahun 2021 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Petunjuk Teknis Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Bersama Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tahun Akademik 2021 / 2022 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Pemberitahuan Penundaan Jadwal Pengisian Portofolio Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Bersama Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Keputusan Sdm kesehatan@pedulilindungi Kesehatan tentang Penyelenggaraan Integrasi Fungsional Poltekkes dan RS di Lingkungan Kementerian Kesehatan Tahun 2019 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Surat Edaran Magang Dosen Poltekkes Kemenkes Tahun 2020 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- SK Sekjen Penerima Bantuan Biaya Pendidikan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Tahun 2019 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Surat Edaran Kepala Badan PPSDM Kesehatan tentan β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Pengumuman Seleksi Tahap Awal Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional Poltekkes Kemenkes β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Perubahan atas Surat Edaran Kepala Badan PPSDM Kesehatan tentang Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Melalui RPL Bagi Non-ASN TA.2019/2020 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Perubahan atas SK Sekjen Penerima Bantuan Biaya Pendidikan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Tahun 2018 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- SK Sekjen Penerima Bantuan Biaya Pendidikan Program Sdm kesehatan@pedulilindungi Pendidikan Tenaga Kesehatan Tahun 2018 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Surat Edaran Kepala Badan PPSDM Kesehatan tentang Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Melalui RPL Bagi Non-ASN TA.2019/2020 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Sdm kesehatan@pedulilindungi Menteri Kesehatan Nomor 36 Tahun 2018 tentang Klasifikasi Poltekkes di Lingkungan Badan PPSDM Kesehatan β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 38 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Poltekkes di Lingkungan Badan PPSDM Kesehatan β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Pedoman Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Poltekkes Kemenkes Tingkat Nasional β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Surat Edaran Kepala Badan PPSDM Kesehatan tentang Kawasan Tanpa Rokok di Lingkungan Poltekkes Kemenkes β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Surat Edaran Kepala Badan PPSDM Kesehatan tentang Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Tahun 2018 β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Ketentuan Penyelenggaraan Pendidikan Program Percepatan JPM/D1 ke D3 melalui RPL β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Surat Edaran tentang Pelaporan Akademik Mahasiswa Program RPL bagi Tenaga Kesehatan β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Surat MenPAN perihal Izin Tenaga Kesehatan Mengikuti Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”- Recent Comments β€’ Norma Kambuno on Materi Penyusunan Draft Pedoman Statuta Poltekkes Kemenkes 4 – 6 Maret 2019 β€’ Sri Retno wardani on Launching Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan β€’ Mimi Noermiati on Launching Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan β€’ abdul jafar on Launching Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan β€’ Lisa Sutiasih on Launching Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan
Rekapitulasi (Per Rumpun) β€’ 1.

Tenaga Medis β€’ 2. Tenaga Psikologi Klinis β€’ 3. Tenaga keperawatan β€’ 4. Tenaga kebidanan β€’ 5. Tenaga kefarmasian β€’ 6.

sdm kesehatan@pedulilindungi

Tenaga kesehatan masyarakat β€’ 7. Tenaga kesehatan lingkungan β€’ 8.

sdm kesehatan@pedulilindungi

Tenaga gizi β€’ 9. Tenaga keterapian fisik β€’ 10.

sdm kesehatan@pedulilindungi

Tenaga keteknisian medis β€’ 11. Tenaga teknik biomedika β€’ 12.

sdm kesehatan@pedulilindungi

Tenaga kesehatan tradisional β€’ 13. Tenaga Penunjang Kesehatan Indikator Kinerja Program PPSDM Kesehatan - RENSTRA KEMENKES 2020-2024 β€’ 1.

Jumlah Puskesmas tanpa Dokter β€’ 2. Jumlah Puskesmas yang memiliki 9 jenis Tenaga Kesehatan β€’ 3. Persentase RSUD yang memiliki 4 Dokter Spesialis Dasar dan 3 Dokter Spesialis Lainnya β€’ 4. Jumlah SDM Kesehatan yang ditingkatkan Kompetensinya Indikator Kinerja Program PPSDM Kesehatan - RENSTRA KEMENKES 2015-2019 β€’ 1.

Jumlah Puskesmas yang memiliki 5 jenis Tenaga Kesehatan Promotif dan Preventif β€’ 2. Persentase RS Kab/Kota kelas C yang memiliki 4 Dokter Spesialis Dasar dan 3 Dokter Spesialis Penunjang β€’ 3. Jumlah SDM Kesehatan yang ditingkatkan Kompetensinya Pendayagunaan SDMK β€’ 1. Distribusi Tenaga Kesehatan Strategis Di Fasyankes β€’ 2.

Distribusi Tenaga Kesehatan Promotif dan Preventif Di Fasyankes β€’ 3. Distribusi Tenaga Kesehatan sdm kesehatan@pedulilindungi Kabupaten DTPK Melalui Nusantara Sehat β€’ 4. Distribusi Tenaga Sdm kesehatan@pedulilindungi di Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) β€’ 5.

Distribusi Tenaga Kesehatan di RS Rujukan (14 RS Nasional, 20 RS Provinsi dan 110 RS Regional) β€’ 6. Distribusi Tenaga Kesehatan di Daerah Prioritas Stunting

Sosialisasi NAR dengan Aplikasi Pedulilindungi




2022 www.videocon.com