Organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

ORGANISASI USAHA 1. Pengertian Organisasi usaha adalah suatu bentuk kerjasama antara sekelompok orang yang mempunyai tujuan sama dan bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. 2. Tujuan dan Sasaran Usaha a.

organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

Tujuannya adalah menyatukan pendapat dan langkah kerja dalam bekerja agar efektif dan efisien dalam mencapai sasaran usaha.

b. Sasaran usaha ialah mendapatkan keuntungan/laba baik sendiri maupun bersama-sama. 3. Menetapkan Bentuk Badan Usaha a. Pengertian Badan Usaha Adalah suatu bentuk organisasi usaha yang bekerja untuk mendapatkan keuntungan. b. Bentuk-bentuk Badan Usaha 1. Perusahaan Perseorangan adalah bentuk usaha yang masih sederhana dengan modal terbatas serta dilakukan secara sendiri/perseorangan.

2. Perseroan Terbatas ialah perseroan yang memperoleh modalnya dengan menjual/mengeluarkan saham (sero) dimana setiap orang dapat memiliki satu atau lebih serta bertanggungjawab sebesar modal yang diserahkan.

3. Persekutuan Comanditier (cv) adalah perkumpulan beberapa orang yang mengikatkan diri untuk menyerahkan modal ke dalam perusahaan yang dijalankan oleh satu atau beberapa orang anggota dengan nama bersama dan mereka adalah merupakan pemiliknya.

4. Persekutuan Firma adalah persekutuan yang didirikan oleh beberapa orang dikelola dan dimiliki secara bersama-sama. 5. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya berdasarkan atas azaz kekeluargaan.

Modal koperasi berasal dari: 1. Simpanan pokok adalah simpanan yang dibayarkan sekali selama menjadi anggota koperasi dan besarnya sama berdasarkan musyawarah bersama.

2. Simpanan wajib simpanan yang dibayarkan secara kontinyu/setiap bulan yang besarnya adalah sama 3. Simpanan suka rela ialah simpanan para anggota yang jumlahnya tergantung pada anggota. No Badan Usaha Kebaikan Keburukan 1 PT Kelangsungan hidup lebih terjamin biaya pendirian lebih mahal Tanggungjawab terbatas Kurang komunikasi antara pemegang saham Pengelolaan usaha lebih efisien Organisasi dan manajemennya lebih komplek sehingga operasional mahal Ketersediaan modal lebih besar Saham dapat diperjual belikanbiaya pendirian lebih mahal Kurang komunikasiantara pemegang saham 2 CV Pendirian mudah Sukar menarik kembali investasinya Modal yang dikumpulkan lebih banyak Tanggungjawab tak terbatas kelangsungan hidup perusahaan Manajemen perusahaan dapat diferifikasi Harus membayar bunga modal ke sekutu Kesempatan berkembang lebih besar Kemampuan memperoleh kredit lebih besar 3 firma Prosedur pendirian mudah Hutang perusahaan ditanggung oleh kekayaan pribadi Sadar terhadap pembagian kerja Akibat tindakan seseorang anggota firma akan menyerahkan terlibatnya anggota lain Kebutuhan modal mudah dipenuhi Kemungkinan timbul perselisihan antara pendiri Resiko kerugian dibagi beberapa anggota Kesatuan pendapat sulit dicapai Koperasi dapat dibedakan menjadi: 1.

koperasi produksi ialah koperasi yang menampung hasil produksi para anggotanya, dengan catatan akan menjual dan memberikan keuntungan pada produsen (para anggota koperasi. 2. koperasi konsumsi ialah koperasi yang menyediakan keperluan sehari-hari bagi para anggota, dimana anggota dapat membeli barang-barang di keperasi. 3. koperasi kredit ialah koperasi yang memberikan pinjaman kepada para anggotanya dimana dana yang dipinjamkan dapat berasal dari simpanan anggota.

JOB DISCRIPTION (URAIAN TUGAS) Ialah suatu aturan yang dibuat dan bertujuan untuk memperjelas dan memperlancar dalam melaksanakan kegiatan/aktivitas kerja, agar tidak terjadi benturan, kesimpangsiuran dan ketidakaturan kerja.

Contoh job description: 1. Tugas Manager Produksi: a. Membuat rencana produk yang akan dibuat b. Membagi tugas menurut pekerjaan masing-masing c. Mengawasi pekerjaan para pekerja di bawahnya d.

Mengumpulkan hasil pekerjaan e. Memisahkan hasil pekerjaan yang dipakai dan yang tidak dipakai f.

organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

Mengepak/mengemas barang yang siap dipasarkan 2. Tugas manager pemasaran: a. Melihat tempat yang sesuai dengan selera pasar b. Menginventarisasi tempat yang sesuai dengan selera pasar c.

Menetapkan salesman yang tepat untuk pemasaran d. Menetapkan harga produk yang tepat e. Menetapkan cara/metode pemasaran yang tepat f. Memperluas jangkauan promosi serta memenangkan persaingan. 3.

organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

Tugas manager keuangan: a. Membagi tugas kepada bawahannya b. Menertibkan administrasi keuangan c. Mengatur keluar masuknya keuangan d. Memberikan uang keluar menurut skala prioritas e. Bersama dengan direktur menetapkan gaji f. Setiap kegiatan keuangan harus selalu berorientasi laba g. Menggaji karyawan/pimpinan setiap awal bulan 4. Tugas direktur perusahaan: a. Bertanggungjawab terhadap segala sesuatu baik tentang keberhasilan maupun resiko perusahaan b.

Berupaya agar perusahaan terus berkembang maju dan selalu menang dalam persaingan. • July 2008 M T W T F S S 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 • Recent Posts • Sejarah SMK YAPPI Gunungkidul • Biodata • mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) • H. Endang; Pengusaha Kue Kering Tahan Banting • about me • ORGANISASI USAHA • Hello world! < • Archives • July 2008 • Links • smk yappi • WordPress.com • WordPress.org • Feeds • RSS 2 Posts • RSS 2 Comments Daftar isi • 1 Struktur • 2 Tujuan • 3 Ciri • 4 Jenis • 4.1 Perusahaan milik pemerintah • 4.2 Perusahaan publik • 4.3 Perusahaan swasta • 5 Manfaat • 6 Perbedaan dengan organisasi nirlaba • 7 Parameter hukum • 8 Lihat pula • 9 Referensi Struktur [ sunting - sunting sumber ] Pada jenis perusahaan ini, kepemilikan saham tersedia untuk masyarakat umum, [2] di mana mereka dapat membeli saham tersebut dengan memberikan sejumlah uang (berbeda dari suatu perusahaan ke perusahaan lain) atau aset dengan nilai tertentu.

[3] Setelah melakukan pembelian, orang tersebut akan menjadi salah seorang pemegang saham perusahaan. Organisasi seperti ini biasanya tidak dibantu oleh pemerintah karena mereka bekerja untuk keuntungan finansial pribadi, tidak seperti organisasi nirlaba, yang berfungsi untuk melayani publik. [4] Oleh karena sifat perusahaan yang berorientasi laba, mereka diharuskan untuk membayar pajak yang berlaku dan mendaftarkan diri pada negara.

Sumbangan apapun yang mereka terima juga harus tunduk pada kebijakan pajak di negara terkait. [5] Karena jenis perusahaan ini memiliki identitas terpisah dari pemiliknya, maka pemiliknya tidak perlu seutuhnya untuk memenuhi setiap hutang yang harus dibayar perusahaan kepada seseorang/suatu lembaga.

Tujuan [ sunting - sunting sumber ] Perusahaan laba lebih berorientasi pada materi, berbeda dengan perusahaan nirlaba yang berorientasi pada kepentingan umum ( publik). [5] Organisasi ini bertujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya demi kepentingan suatu golongan/perseorangan, biasanya untuk memperkaya diri. [6] Namun, ada pula perusahaan-perusahaan laba yang memiliki tujuan mencari keuntungan sekaligus melayani publik.

[7] Ciri [ sunting - sunting sumber ] Perusahaan laba dapat dikenali melalui ciri-ciri berikut. • Berorientasi pada laba/keuntungan/materi. • Berbentuk perusahaan/korporasi, perusahaan perseorangan, atau perusahaan kemitraan. • Pemegang perusahaan adalah seorang pebisnis, pemegang tunggal, atau kemitraan.

• Modal benih/awal ditanamkan dan diatur oleh pemilik atau pendiri perusahaan/firma tersebut. • Pendapatan diperoleh melalui penjualan barang atau jasa, baik secara langsung, maupun tidak langsung.

• Laporan/pernyataan perusahaan, yakni mengenai pemasukan, pengeluaran, arus kas, keuntungan, dan sebagainya, telah direncanakan secara teratur dan sistematis. • Pendapatan/keuntungan diserahkan/ditransfer ke akun modal. [8] [9] Jenis [ sunting - sunting sumber ] Perusahaan laba terbagi menjadi 3 jenis, yaitu perusahaan milik pemerintah ( organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut daerah/ desa), perusahaan publik, dan perusahaan swasta.

[8] [10] [11] Perusahaan milik pemerintah [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, dan badan usaha milik desa Perusahaan milik pemerintah adalah suatu perusahaan yang dimiliki baik sebagian kecil, sebagian besar, organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut sepenuhnya oleh pemerintah dan diatur oleh undang-undang/ kebijakan tertentu pada suatu negara, daerah, atau desa serta menguasai sektor-sektor penting, sensitif, dan vital dalam masyarakat, khususnya menyangkut hajat hidup orang banyak.

[11] [12] Selain melayani masyarakat umum, perusahaan milik pemerintah juga memerlukan laba untuk menjaga stabilitas kinerja dan kesejahteraan anggota perusahaan serta melaksanakan berbagai investasi baru. [13] [14] Di Indonesia, terdapat tiga jenis perusahaan milik pemerintah, yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

[11] Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terdiri atas dua jenis, yaitu Perusahaan Umum (Perum) dan Badan Usaha Perseroan (Persero). [15] Perusahaan publik [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: perusahaan publik Perusahaan publik adalah suatu perusahaan perseroan terbatas yang dimiliki serta dikelola secara terbuka oleh publik ( masyarakat umum/para pemegang saham) dan sahamnya diperdagangkan secara bebas di bursa saham atau di pasar bebas di bawah Peraturan Pemerintah.

[16] Di beberapa yurisdiksi, perusahaan publik dengan kemampuan/kapasitas tertentu harus terdaftar di bursa. Perusahaan publik dapat berupa terdaftar ( perusahaan terbuka) atau tidak terdaftar (perusahaan publik tidak terdaftar).

organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

Di Indonesia, perusahaan publik diberi tambahan nama Tbk sebagai singkatan dari terbuka. [17] Perusahaan swasta [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: perusahaan swasta Perusahaan swasta adalah suatu perusahaan yang dimiliki oleh seorang pebisnis awam atau beberapa orang pemegang usaha yang bukan pemerintah. Perusahaan jenis ini tidak menawarkan atau memperdagangkan stok ( saham) perusahaannya kepada masyarakat umum melalui pasar saham, tetapi untuk ditawarkan, dimiliki, dan diperdagangkan atau dibursakan secara swasta/tertutup (eksklusif).

[18] [19] Ada berbagai jenis perusahaan swasta di Indonesia, seperti perusahaan perseorangan, firma (Fa), persekutuan komanditer (CV), dan perseroan terbatas (PT). [20] Manfaat [ sunting - sunting sumber ] Kehadiran perusahaan laba dapat dilihat dari segi bisnis maupun dari segi ekonomi makro.

Dari segi bisnis, karena perusahaan laba hanya bekerja untuk kepentingannya sendiri, maka perusahaan ini dapat mengevaluasi setiap pekerjaan yang telah dilakukan dan memperbaikinya ke arah yang lebih baik demi kebaikan perusahaan tersebut.

Pada jenis perusahaan ini, (para) pemilik perusahaan memiliki pengaruh yang besar pada bisnis karena mereka bebas memilih serta bertindak dalam melakukan investasi dan mengambil keputusan yang akan menghasilkan pendapatan yang maksimal bagi bisnis mereka.

Di sini mereka tidak berkewajiban untuk mempertimbangkan faktor luar ( kesejahteraan) saat merancang kebijakan. Dengan menghasilkan lebih banyak laba, mereka dapat menginvestasikan laba kembali ke bisnis dan meningkatkan kecepatan pertumbuhannya.

[21] Dalam suatu negara dari segi ekonomi, perusahaan laba sangat berperan dalam menjaga kesehatan ekonomi karena organisasi jenis ini bertujuan untuk memaksimalkan laba; semakin banyak yang dihasilkan, semakin besar pula jumlah yang dibayarkan dalam pajak.

Pada akhirnya, pajak tersebut akan dihabiskan kembali untuk kepentingan rakyat. Perusahaan semacam ini memiliki kapasitas untuk tumbuh dengan kecepatan yang sangat cepat, sehingga mampu memberi kesempatan kerja yang lebih besar kepada banyak orang (menurunkan beban kerja pada pemerintah). Motif untuk melakukan maksimalisasi keuntungan perusahaan laba juga berarti bahwa perusahaan ini akan bekerja sesuai dengan produktivitas yang dimiliki dan akan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) suatu negara.

PDB yang lebih tinggi akan mengarah pada standar hidup yang lebih tinggi pula.

organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

{INSERTKEYS} [22] Perbedaan dengan organisasi nirlaba [ sunting - sunting sumber ] Perbedaan perusahaan laba dengan organisasi nirlaba dapat dilihat dari tujuan dan kepemilikan, di mana perusahaan laba lebih mementingkan keuntungan dan pemilik tidak harus bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perusahaan, sedangkan organisasi nirlaba lebih mementingkan pelayanan publik dan pemilik harus bertanggung jawab sepenuhnya terhadap organisasi.

[4] [8] Selain itu, perusahaan laba wajib membayar pajak, sedangkan organisasi nirlaba dibebaskan dari pajak. [5] Parameter hukum [ sunting - sunting sumber ] Di Britania Raya, perusahaan laba diatur dalam Corporation Tax Act 2009. Melalui ketetapan ini, perusahaan laba diwajibkan untuk membayar pajak pada negara serta melaporkan arus kas, baik investasi, transaksi, maupun arus pendapatan dan pengeluaran dalam perusahaan.

[23] [24] Hal serupa juga diberlakukan di Indonesia. Di Indonesia, peraturan/ undang-undang mengenai perusahaan laba secara khusus diatur dalam: • Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; • Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal; • Undang-undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan; • Undang-undang Nomor 43 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pengajuan Nama Perseroan Terbatas (PT); • Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1998 tentang Merger, Akusisi, dan Konsolidasi; dan • Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2012 tentang Corporate Social Responsibility (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas).

[25] Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • Firma • Laba • Modal benih • Organisasi nirlaba Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ "for profit organization".

Business Dictionary (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-01-18 . Diakses tanggal 21 Mei 2019. • ^ Fritz, Joanne (19 Februari 2019). "How Is a Nonprofit Different From a For-Profit Business?".

www.thebalamcesmb.com (dalam bahasa Inggris) . Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ Price, Nick. "How the Board Structures of For-Profit and Not-for-Profit Organizations Differ". Board Effect (dalam bahasa Inggris). 12 Desember 2018 . Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ a b "WHAT IS THE DIFFERENCE BETWEEN NONPROFIT AND FOR-PROFIT COMPANIES?".

www.topmanagementdegrees.com (dalam bahasa Inggris) . Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ a b c Leonard, Kimberlee. "For Profit vs. Not-for-Profit Organization". Small Business (dalam bahasa Inggris). {/INSERTKEYS}

organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

6 Februari 2019. Diakses tanggal 21 Mei 2019. • ^ Wilkinson, James. "What "Non-profit" organizations have in common with "For-profit" companies". Strategic CFO (dalam bahasa Inggris).

1 Juli 2014. Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ Yusnilaningsih, Riesty. "Gerai Pelayanan Publik Permudah Kebutuhan Masyarakat". www.pikiran rakyat.com. 9 Maret 2019. Diakses tanggal 23 Mei 2019.

• ^ a b c "For Profit vs Nonprofit Organizations". Wall Street Mojo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 21 Mei 2019. • ^ "7 Key Differences Between Nonprofit and For-profit Organizations". Norwich University Online (dalam bahasa Inggris).

1 Desember 2016. Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ Shiras, Oliver P. (Februari 1895). "Classification of Corporations". The Yale Law Journal (dalam bahasa Inggris). New Haven: The Yale Law Journal Company.

4 (3): 97–102. doi: 10.2307/783501. JSTOR 783501. Diakses tanggal 25 Januari 2021. • ^ a b c Aquinus, Thomas. "Yuk Kenal Lebih Dekat Perbedaan BUMN, BUMD dan BUMDes".

Trubus. 21 Februari 2018. Diakses tanggal 25 Mei 2019. • ^ "State-Owned Enterprises Catalysts for public value creation?" (PDF). PwC (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ Hadur, Hilarian Arischi. "Profesionalisme BUMN, BUMD & BUMDes". www.staging-poiny.com.

Yogyakarta. 18 September 2018. Diakses tanggal 25 Mei 2019. • ^ Chandra, Ardan Adhi. "BUMN Kantongi Laba Rp 188 T Sepanjang 2018". Detik Finance. Jakarta. 6 Maret 2019. Diakses tanggal 24 Mei 2019. [ pranala nonaktif permanen] • ^ "Pengertian BUMN, Tujuan, Fungsi, dan Bentuk Badan Usaha Milik Negara". www.maxmanroe.com. Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ Hestanto. "Karakteristik Perusahaan Terbuka atau Perusahaan Publik".

www.hestanto.com. Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ Djarlawfirm. "PT, PT (Persero), PT. Tbk, PT (Persero). Tbk". www.djarlawfirm.com. 19 Februari 2018. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-09-09. Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ "Perusahaan Swasta". Kamus Bisnis. Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ "Public Company vs Private Company". Wall Street Mojo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 Mei 2019.

• ^ "Contoh BUMS di Indonesia, Ciri-Ciri dan Penjelasannya Lengkap". www.maxmanroe.com. Diakses tanggal 26 Mei 2019. • ^ Kokemuller, Neil. "What Are the Benefits of Making a Profit?". www.yourbusiness.azcentral.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 27 Mei 2019.

• ^ Daud, Ameidyo (24 Juli 2013). "Ini tiga pengaruh perusahaan terhadap ekonomi RI". Sindonews.com. Diakses tanggal 28 Mei 2019. • ^ "Trading and non-trading for Corporation Tax explained". hmrc.gov.uk/ (dalam bahasa Inggris). HM Revenue and Customs. 2 November 2018. Diakses tanggal 25 Mei 2019. • ^ "Corporation Tax Act 2009". www.parliament.uk/ (dalam bahasa Inggris).

Diakses tanggal 28 Mei 2019. • ^ "Peraturan Perundang-undangan Bidang Hukum Perusahaan". Legal Akses. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-05-25. Diakses tanggal 25 Mei 2019. • Halaman ini terakhir diubah pada 11 Oktober 2021, pukul 18.01. • Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Liputan6.com, Jakarta Macam organisasi punya banyak jenis sesuai kepentingannya.

Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama. Macam organisasi bisa berbentuk asosiasi, amal, serikat pekerja, atau perusahaan. Macam organisasi dapat dipahami sebagai sistem sosial yang terdiri dari semua hubungan manusia yang formal. Organisasi adalah proses yang berorientasi pada tujuan, yang bertujuan untuk mencapainya, melalui perencanaan dan koordinasi yang tepat antara kegiatan.

Macam organisasi bisa bergantung pada prinsip pembagian kerja dan mengatur hubungan otoritas-tanggung jawab di antara anggota organisasi. Macam organisasi bisa saja berupa sekelompok orang secara acak yang secara spontan berkumpul untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek. Macam organisasi secara keseluruhan dapat memiliki berbagai organisasi kecil di dalamnya, misalnya, berbagai departemen dan tim orang.

Berikut macam organisasi, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (31/7/2021). Macam organisasi berdasarkan ukuran Macam organisasi berdasarkan ukuran Credit: pexels.com/fauxels Organisasi Besar Organisasi besar merupakan macam organisasi yang memiliki anggota sangat banyak. Terkadang anggota organisasi ini bahkan tidak dapat berinteraksi langsung. Meski begitu, sebagian besar anggota bisa dikumpulkan dalam suatu tempat dalam kurun waktu tertentu.

Sebuah perusahaan harus mempekerjakan setidaknya 500 pekerja untuk diklasifikasikan sebagai besar. Contoh organisasi besar seperti partai politik, asosiasi olahraga, atau organisasi perusahaan.

Organisasi Sedang Organisasi besar merupakan organisasi yang tidak terlalu besar namun juga tidak terlalu kecil. Anggota tetap cukup kecil, sehingga orang-orang penting dapat berinteraksi secara langsung dengan semua yang lain, Jumlah anggotanya paling banyak 100 orang. Contoh organisasi sedang seperti perkumpulan warga daerah tertentu di suatu kota, atau paguyuban buruh pasar.

Organisasi Kecil Organisasi kecil adalah organisasi yang jumlah anggotanya paling banyak 30 orang. Dalam macam organisasi ini, anggotanya dapat berinteraksi dengan mudah satu sama lain. Contoh organisasi kecil adalah OSIS dan kelompok PMR. Ilustrasi Macam organisasi berdasarkan proses pembentukan Credit: pexels.com/Fauxels Organisasi Formal Organisasi formal adalah organisasi yang memiliki struktur yang jelas, pembagian tugas yang jelas, serta tujuan yang ditetapkan secara jelas.

Macam organisasi ini memiliki organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut (bagan yang menggambarkan hubungan-hubungan kerja, kekuasaan, wewenang dan tanggung jawab antara pejabat dalam suatu organisasi).

Organisasi formal biasanya ditetapkan secara tertulis, dengan bahasa aturan yang seolah-olah meninggalkan sedikit keleluasaan untuk interpretasi. Contoh organisasi formal adalah sekolah, perseroan terbatas, atau perusahaan. Organisasi Non Formal Organisasi non formal dapat berarti sebagai perkumpulan yang terbentuk secara spontan antara beberapa orang.

Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Para anggota organisasi non formal memiliki pemikiran, perasaan, dan minat yang sama lalu menjadikannya sebagai tujuan bersama.

Contoh macam organisasi ini adalah grup arisan, tim futsal, atau tim olahraga. Macam organisasi berdasarkan bentuknya Ilustrasi Macam organisasi Credit: pexels.com/Jopwell Organisasi Lini/garis (Line Organization) Dalam organisasi lini/garis ini bawahan hanya mengenal satu atasan/pimpinan, sebagai sumber daripada kewenangan, yang memberikan perintah/instruksi. Bawahan hanya bertindak sebagai pelaksana, sekalipun para pelaksana tidak seluruhnya melaksanakan scara langsung tercapainya tujuan/tugas pokok organisasi.

Macam organisasi ini terdapat pada organisasi militer. Organisasi Lini/garis dan Staf (Line and Staff Organization) Organisasi ini terdiri atas unit-unit lini/garis san unit-unit staf. Dalam organisasi ini telah dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan lini (line) adalah orang-orang atau unit-unit secara langsung ikut serta melaksanakan tercapainya tugas pokok/tujuan organisasi.

Organisasi lini dan staf adalah organisasi yang pada umumnya dipergunakan pada organisasi pemerintah. Organisasi Fungsi (Functional Organization) Macam organisasi ini tersusun atas dasar kegiatan dari tiap-tiap fungsi sesuai dengan kepentingan perusahaan, dimana tiap-tiap fungsi/kepentingan seolah-olah terpisah berdasarkan atas bidang keahliannya.

Organisasi fungsi ini pada umumnya terdapat pada organisasi niaga. Organisasi Panitia (Committe Organization) Panitia adalah sekelompok orang-orang yang ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan khusus, yang tidak dapat diselesaikan sendiri oleh seseorang atau sebuah Dewan (banyak orang).

Contoh dari organisasi panitia adalah panitia acara 17-an, atau organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut kegiatan lainnya.

organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

Macam organisasi berdasarkan tujuan Ilustrasi kerja sama, berkumpul (Photo by Ali Yahya on Unsplash) Organisasi Sosial Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum. Organisasi sosial berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Dalam sosiologi, organisasi sosial adalah pola hubungan antara dan di antara individu dan kelompok sosial.

Contoh organisasi sosial di antaranya adalah karang taruna, LSM, panti asuhan, dan relawan bencana alam. Organisasi Bisnis Organisasi bisnis adalah suatu organisasi yang melakukan aktivitas ekonomi dan bertujuan untuk menghasilkan keuntungan (profit). Organisasi bisnis memperoleh sumber daya dari modal pemilik atau setoran pemilik. Organisasi semacam itu didasarkan pada sistem hukum yang mengatur kontrak dan pertukaran, hak milik, dan pendirian.

Perusahaan bisnis biasanya mengambil salah satu dari tiga bentuk: kepemilikan individu, kemitraan, atau perseroan terbatas (atau korporasi). Contoh organisasi bisnis adalah perseroan, firma, CV, dan PT. Merdeka.com - Merdeka.com - Makam almarhum Amis Ando (45), yang sebelumnya meninggal dunia usai disel selama 12 jam di Kepolisian Resor (Polres), Sulawesi Tenggara, bakal dibongkar untuk dilakukan autopsi.

Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Astaman di Muna, Sabtu, mengatakan jadwal pembongkaran makam almarhum bakal dilakukan pada Sabtu pukul 13.00 Wita. "Awalnya dijadwalkan pukul 10.00 Wita hari ini, tetapi dokter ahli forensik berhalangan, akhirnya dijadwalkan pukul 13.00 Wita," katanya, dilansir A Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Agama memfinalisasi data jemaah ibadah haji yang akan berangkat pada tahun 2022 ini.

Jemaah yang bisa berangkat haji tahun ini adalah organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut berusia maksimal 65 tahun kelahiran sebelum tanggal 30 Juni 1957 dan sudah menerima vaksinasi lengkap Covid-19.

"Waktu persiapan penyelenggaraan haji sudah tidak banyak. Tanggal 4 Juni 2022 sudah mulai ada pemberangkatan. Sesuai arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, kami optimalkan masa cuti Lebaran untuk finalisa Merdeka.com - Merdeka.com - Afrika Selatan telah mendeteksi subvarian Covid-19 baru berjenis BA.4 dan BA.5.

Kedua varian ini belum terdeteksi di Indonesia. Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman membeberkan karakteristik subvarian BA.4 dan BA.5. Dia menyebut, kedua varian ini membawa mutasi pada spike protein yang cukup mematikan. Mutasi ini disebut juga L452R yang sebelumnya ditemukan pada Variant of Concern (VoC) seperti Del MACAM – MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUAN PENDAHULUAN Pada artikel saya sebelumnya, kita sudah mengetahui apa itu yang disebut organisasi dan bagaimana ciri-ciri dari suatu organisasi.

Pada postingan saya kali ini, kita akan mengenal macam-macam organisasi apabila dilihat dari tujuan dan luas wilayahnya. Pada dasarnya, suatu organisasi terbuat dikarenakan memiliki tujuan-tujuan tertentu. Misalnya ada organisasi yang bertujuan untuk meraup keuntungan, ada juga organisasi yang berfungsi sebagai wadah sosial/kemasyarakatan. Sedangkan apabila dilihat dari luas wilayahnya, organisasi dibagi menjadi 2, yaitu organisasi regional dan international.

organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

Sebenarnya ada beberapa jenis organisasi, tergantung darimana kita melihatnya. Bisa dilihat dari segi jumlah puncak pimpinan, segi keresmian, segi tujuan, segi luas wilayah, dan segi bentuk, tp pada umumnya kita membedakan jenis organisasi dari tujuan dan luas wilayahnya. PEMBAHASAN Macam-macam Organisasi bila dilihat dari segi Tujuan • Organisasi Niaga Organisasi Niaga merupakan Organisasi yang bertujuan untuk meraup keuntungan. Jenisnya yaitu : • Perseroan Terbatas (PT) Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya.

Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.

ciri dan sifat PT : • kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi • modal dan ukuran perusahaan besar • kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham • dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham • kepemilikan mudah berpindah tangan • mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai • keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen • kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham • sulit untuk membubarkan pt • pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden • Persekutuan Komanditer / CV Persekutuan Komanditer adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

Dari pengertian di atas, sekutu dapat dibedakan menjadi dua, yaitu : • Sekutu aktif atau sekutu Komplementer, adalah sekutu yang menjalankan perusahaan dan berhak melakukan perjanjian dengan pihak ketiga. Artinya, semua kebijakan perusahaan dijalankan oleh sekutu aktif. Sekutu aktif sering juga disebut sebagai persero kuasa atau persero pengurus. • Sekutu Pasif atau sekutu Komanditer, adalah sekutu yang hanya menyertakan modal dalam persekutuan.

Jika perusahaan menderita rugi, mereka hanya bertanggung jawab sebatas modal yang disertakan dan begitu juga apabila untung, uang mereka memperoleh terbatas tergantung modal yang mereka berikan. Status Sekutu Komanditer dapat disamakan dengan seorang yang menitipkan modal pada suatu perusahaan, yang hanya menantikan hasil keuntungan dari inbreng yang dimasukan itu, dan tidak ikut campur dalam kepengurusan, pengusahaan, maupun kegiatan usaha perusahaan.

Sekutu ini sering juga disebut sebagai persero diam. Persekutuan komanditer biasanya didirikan dengan akta dan harus didaftarkan. Namun persekutuan ini bukan merupakan badan hukum (sama dengan firma), sehingga tidak memiliki kekayaan sendiri. • Joint Ventura Joint venture adalah kerjasama dua pihak atau lebih dalam bidang bisnis untuk membentuk sebuah perusahaan baru. Dua pihak tersebut boleh pihak yang sama-sama dari dalam negeri maupun pihak dalam negeri dan luar negeri.

Unsur-unsur dalam joint venture, antara lain: 1. kerjasama dua pihak atau lebih joint venture merupakan kerjasama dua pihak atau lebih organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut sepakat untuk membentuk perusahaan baru dengan nama baru.

2. ada modal dalam joint venture masing-masing pihak memberikan modal untuk disetor dan dipakai bersama untuk mengoperasikan perusahaan baru. 3. ada surat perjanjian sebagai bentuk adanya kerjasama antara dua belah pihak, maka dalam joint venture harus ada surat perjanjian yang berfungsi untuk mengikat kedua belah pihak tersebut. Dalam joint venture karena melibatkan orang lain, maka perlu diperhatikan dan diteliti apakah pihak yang akan diajak kerjasama tersebut adalah pihak yang bisa dipertanggungjawabkan.

Berikut ini beberapa tips sebelum mengajak pihak lain untuk bekerja sama atau joint venture, yaitu: 1. Ide bisnis yang jelas dan tepat sasaran Sebelum memutuskan untuk joint venture, pengusaha sebaiknya menjelaskan ide bisnis dulu kepada pihak yang diajak bekerja sama. Bagaimanapun juga pihak yang diajak kerjasama/ joint venture tersebut membutuhkan informasi mengenai bisnis apa yang akan dijalankan dan seperti apa bentuknya.

Ide bisnis ini adalah hal penting yang diungkapkan pertama kali oleh pengusaha sebelum melakukan joint venture dengan pihak lain. Di samping itu pengusaha harus menjelaskan juga tentang target pasar yang akan dibidik bila kerjasama tersebut terealisasi. Pengusaha yang ingin mengajak joint venture pihak lain harus menjelaskan bahwa bisnis tersebut menguntungkan dan sudah jelas target pasarnya.

Sehingga pihak yang diajak untuk joint venture memiliki keyakinan bahwa apa yang ia lakukan yaitu bekerja sama dengan pengusaha tersebut dalam bentuk joint venture tidak akan sia-sia dan malah menguntungkan. Ketidakjelasan informasi yang diberikan kepada pihak lain mengenai ide bisnis dan target pasar dalam joint venture menyebabkan pihak lain tidak tertarik untuk bergabung dengan bisnis yang ditawarkan kepadanya.

2. Proposal yang baik Pengusaha yang ingin mengajak joint venture harus membuat proposal yang baik dan logis. Proposal yang dibuat dalam joint venture haruslah dibuat serealistis mungkin, misalnya dengan tidak membesar-besarkan proyeksi keuntungan namun juga tidak terlalu mengecilkan. Intinya dalam membuat proposal untuk joint venture pengusaha haruslah bersikap logis dan bijak.

3. Sistem kerjasama Sistem kerjasama organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut apakah yang nantinya akan disepakati kedua belah pihak tersebut dalam joint venture.

organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

Apakah bagi hasil atau komisi ataukah berdasarkan jumlahnya modal yang telah disetor masing-masing pihak dalam joint venture. Hal tersebut tidaklah boleh untuk dilupakan karena joint venture adalah kerjasama yang melibatkan banyak pihak yang kadang menimbulkan salah paham hanya karena masalah komunikasi yang tidak tepat.

4. Tempat usaha Dalam joint venture perlu ditetapkan juga dimanakah tempat usaha dibangun. Apakah tempat usaha yang dekat dengan bahan pokok ataukah tempat usaha yang mendekati konsumen, atau bahkan mungkin tempat usaha yang dekat dengan pesaing. Hal tersebut adalah hal penting yang harus dilakukan sebelum merealisasikan joint venture. Jangan sampai semua persiapan sudah matang dan bagus namun ternyata pengusaha tidak tahu di mana nantinya dia akan membuka usahanya.

5. Surat Perjanjian Surat perjanjian adalah hal yang sangat penting dan tidak boleh dilupakan dalam perjanjian joint venture. Hal tersebut untuk mengikat pihak yang melakukan joint venture agar melakukan sesuai dengan yang ada dalam surat perjanjian tersebut.

Misalnya suatu saat salah satu pihak yang bekerja sama dalam joint venture tersebut mengingkari maka akan ada surat perjanjian yang mengingatkan pihak organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut atau bahkan memberi sanksi yang tegas bila memang kesalahannya fatal. Surat perjanjian dalam joint venture ditulis rapi atau diketik dengan kertas bermaterai atau kertas organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut.

Hal tersebut untuk melindungi masing-masing pihak dari insiden yang tidak diinginkan. • Firma (FA) Firma adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan nama bersama, dalam mana tanggung jawab masing-masing anggota firma (disebut firmant) tidak terbatas; sedangkan laba yang akan diperoleh dari usaha tersebut akan dibagi bersama-sama.

Demikian pula halnya jika menderita rugi, semuanya ikut menanggung (Basu Swastha, 1988:55). Menurut Manulang (1975) persekutuan dengan firma adalah persekutuan untuk menjalankan perusahaan dengan memakai nama bersama.

Jadi ada beberapa orang yang bersekutu untuk menjalankan suatu perusahaan. Nama perusahaan seperti umumnya adalah nama dari salah seorang sekutu. Ketentuan-ketentuan tentang firma ini diatur dalam pasal 16 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (Wetboek van Koophandel) yang bunyinya “Perseroan di bawah firma adalah suatu persekutuan untuk menjalankan perusahaan di bawah nama bersama”.

Selain itu pasal 18 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang menyebutkan inti dari firma yaitu bahwa tiap-tiap anggota saling menanggung dan untuk semuanya bertanggung jawab terhadap perjanjian firma tersebut. Agar lebih jelas, peraturan-peraturan tersebut diperkuat oleh pasal 16 dan 18 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Bulgerlijk Wetboek) yang menyatakan bahwa persekutuan adalah suatu perjanjian, dimana dua orang atau lebih sepakat untuk bersama-sama mengumpulkan sesuatu dengan maksud supaya laba yang diperoleh dari itu dibagi antara mereka.

Walaupun para anggota mempunyai kesatuan nama dalam menjalankan usahanya dan perusahaan mempunyai kekayaan sendiri yang terpisah dari kekayaan masing-masing anggota, namun pada umumnya firma bukanlah badan hukum, melainkan sebagai sebutan dari anggota bersama-sama.

Ini disebabkan karena masing-masing anggota dengan seluruh harta benda pribadinya bertanggung jawab atas semua utang perusahaan. Sedangkan badan hukum mempunyai pengertian bahwa tanggung jawab para anggota terhadap utang perusahaan itu hanya terbatas pada kekayaan dari badan hukum bersangkutan. Untuk mendirikan persekutuan dengan firma, maka mereka yang bersekutu dapat mendirikan dengan membuat suatu akte resmi.

Akte tersebut memuat tentang apa yang sudah disetujui mereka bersama-sama, seperti nama perusahaan yang mereka dirikan, besarnya modal tiap sekutu, dll. Selanjutnya akte tersebut harus didaftarkan pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri dan mengumumkan di dalam BNRI. Yang harus ialah akte pendiriannya atau sebuah ikhtisar resmi dari akte itu.

Ikhtisar resmi tersebut memuat hal sebagi berikut: • Nama, nama kecil, pekerjaan dan tempat kediaman para firmant (sekutu) • Penunjukan tentang firma yaitu nama bersama dengan keterangan apakah persekutuan itu adalah umum atau terbatas untuk menjalankan sebuah cabang perusahaan. • Penunjukan para firmant yang tidak dikuasakan menandatangani bagi persekutuan. • Saat mulainya dan akan berakhirnya persekutuan. Ikhtisar resmi dari akte pendirian itu sebagaimana sudah dikatakan harus diumumkan di dalam BNRI.

Jika kedua tersebut diabaikan (tidak mendaftarkan dan mengumumkan), maka ini berarti bahwa persekutuan bekerja dalam segala lapangan, persekutuan didirikan untuk waktu yang tidak terbatas dan tiap sekutu berhak menandatangani dan berbuat perbuatan hukum bagi persekutuannya. Ciri –ciri bentuk badan usaha firma • Anggota firma biasanya sudah saling mengenal dan saling mempercayai. • Perjanjian firma dapat dilakukan di hadapan notaris maupun di bawah tangan.

• Memakai nama bersama dalam kegiatan usaha. • Adanya tanggung jawab dan resiko kerugian yang tidak terbatas. Kebaikan-kebaikan Firma • Jumlah modalnya relatif besar dari usaha perseorangan sehingga lebih mudah untuk memperluas usahanya. • Lebih mudah memperoleh kredit karena mempunyai kemampuan finansial yang lebih besar.

• Kemampuan manajemen lebih besar karena adanya pembagian kerja di antara para anggota. Disamping itu, semua keputusan di ambil bersama-sama. • Tergabung alasan-alasan rasional. • Perhatian sekutu yang sungguh-sungguh pada perusahaan Keburukan Firma • Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan. • Pimpinan dipegang oleh lebih dari satu orang.

Hal yang demikian ini memungkinkan timbulnya perselisihan paham diantara para sekutu. • Kesalahan seorang firmant harus ditanggung bersama. • Koperasi Koperasi adalah merupakan singkatan dari kata ko / co dan operasi / operation. Koperasi adalah suatu kumpulan orang-orang untuk bekerja sama demi kesejahteraan bersama. Berdasarkan undang-undang nomor 12 tahun 1967, koperasi indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial dan beranggotakan orang-orang, badan-badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

Berikut di bawah ini adalah landasan koperasi indonesia yang melandasi aktifitas koprasi di indonesia. • Landasan Idiil = Pancasila • Landasan Mental = Setia kawan dan kesadaran diri sendiri • Landasan Struktural dan gerak = UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1 • Fungsi Koperasi / Koperasi • Sebagai urat nadi kegiatan perekonomian indonesia • Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi indonesia • Untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara indonesia • Memperkokoh perekonomian rakyat indonesia dengan jalan pembinaan koperasi • Peran dan Tugas Koperasi / Koperasi • Meningkatkan tarah hidup sederhana masyarakat indonesia • Mengembangkan demokrasi ekonomi di indonesia • Mewujudkan pendapatan masyarakat yang adil dan merata dengan cara menyatukan, membina, dan mengembangkan setiap potensi yang ada • Trust Suatu bentuk penggabungan atau kerjasama perusahaan secara horizontal untuk membatasi persaingan maupun rasionalisasi dalam bidang produksi dan penjualan.

Perusahan yang tergabung akan kehilangan identitasnya. Beberapa perusahaan yang telah melebur akan melahirkan perusahaan baru yang lebih besar.

Seluruh kekayaan perusahaan lama dipindahkan keperusahaan baru. Trust dapat mengeluarkan saham atau obligasi. Tanggung jawab pemilik saham hanya sebatas modal yang ditanamkan. Karena itu trust merupakan salah satu jenis perseroan. • Kartel Kartel Adalah bentuk kerjasama perusahaan dengan produksi barang dan jasa sejenis yang didasarkan perjanjian bersama untuk mengurangi persaingan.

Kartel di bagi dalam beberapa bentuk : Kartel Kondisi (syarat), Kartel Harga, Kartel Produksi, Kartel Daerah dan Kartel Pembagian Laba. 1.8 Holding Company / Perusahaan Induk Perusahaan yang berbentuk corp, yang menguasai sebagian besar saham dari beberapa perusahaan. • Holding Company Penggabungan badan usaha adalah usaha untuk menggabungkan suatu perusahaan dengan satu atau lebih perusahaan lain ke dalam satu kesatuan ekonomis.

Mengadakan penggabungan badan usaha atau External Business Expansion merupakan alasan pemilik perusahaan untuk lebih mengembangkan usahanya dimasa yang akan datang dalam rangka mempersiapkan perusahaan dalam posisi yang berdaya saing yang kuat. Suatu perusahaan melakukan pengabungan sumber-sumber ekonomis yang dimiliki oleh perusahaan lainnya. Penggabungan badan usaha dalam bentuk Holding Company pada umumnya merupakan cara yang dianggap lebih menguntungkan, dibanding dengan cara memperluas perusahaan dengan cara ekpansi investasi.

• Organisasi Sosial Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.

Jalur pembentukan organisasi kemasyarakatan/sosial adalah : • Jalur Keagamaan • Jalur Profesi • Jalur Kepemudaan • Jalur Kemahasiswaan • Jalur Kepartaian & Kekaryaan Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut : • Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.

• Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.

• Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”. • Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu. Ada juga yang menyatakan bahwa organisasi sosial, memiliki beberapa ciri lain yang behubungan dengan keberadaan organisasi itu.

Diantaranya ádalah: • Rumusan batas-batas operasionalnya(organisasi) jelas. Seperti yang telah dibicarakan diatas, organisasi akan mengutamakan pencapaian tujuan-tujuan berdasarkan keputusan yang telah disepakati bersama.

organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut

Dalam hal ini, kegiatan operasional sebuah organisasi dibatasi oleh ketetapan yang mengikat berdasarkan kepentingan bersama, sekaligus memenuhi aspirasi anggotanya.

• Memiliki identitas yang jelas. Organisasi akan cepat diakui oleh masyarakat sekelilingnya apabila memiliki identitas yang jelas. Identitas berkaitan dengan informasi mengenai organisasi, tujuan pembentukan organisasi, maupun tempat organisasi itu berdiri, dan lain sebagainya.

• Keanggotaan formal, status dan peran. Pada setiap anggotanya memiliki peran serta tugas masing masing organisasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari usaha yang dilakukan disebut dengan batasan yang telah disepakati bersama. Jadi, dari beberapa ciri organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.

Macam-macam Organisasi bila dilihat dari segi Luas Wilayah : • Organisasi Regional • organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja. Contoh : • ASEAN (Association of Southeast Asia Nations) • Organisasi International Organisasi yang anggota- anggotanya meliputi negara di dunia.

Contoh : • PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) KESIMPULAN Pada intinya, suatu organisasi dibentuk dikarenakan elemen-elemennya memiliki tujuan yang sama. Oleh karena itu terdapat macam-macam organisasi yang terbentuk apabila dilihat dari tujuan dan luas wilayahnya.

Disitulah perbedaan antara organisasi dapat dilihat. Apabila dilihat dari segi tujuannya, organisasi dapat dibedakan menjadi 2, ada organisasi yang bertujuan untuk meraup keuntungan (Organisasi Niaga), ada juga organisasi yang bertujuan untuk kegiatan sosial(Organisasi Sosial/Kemasyarakatan). Selain dari tujuannya, perbedaan organisasi juga dapat dilihat dari luasan wilayahnya. Ada organisasi yang meliputi negara-negara tertentu saja(Organisasi Regional), ada juga organisasi yang meliputi semua negara di dunia (Organisasi International).

Bisa saja organisasi Niaga tetapi meliputi negara-negara tertentu saya, atau organisasi sosial yang meliputi seluruh negara yang ada di dunia. Sumber http://jspedia.blogspot.com/2011/12/pengembangan-organisasibekerja-sama.html http://ml.scribd.com/doc/42921309/Menilai-Tingkat-Kepercayaan-Di-Organisasi http://id.wikipedia.org/wiki/Perhimpunan_Bangsa-bangsa_Asia_Tenggara http://novatyas.blogspot.com/2010/10/macam-organisasi-dari-segi-tujuan.html http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_sosial http://oncomcumi.blogspot.com/2010/11/dalam-postingan-blog-saya-kali-inisaya.html Pages • Home • Ilmu Sosial Dasar • Pengantar Organisasi Umum Search for: Recent Posts • UMAR BIN KHATTAB • Im BACKKKK • Tugas 1 Pengantar Telematika • Pertemuan 2 – PENDUDUK, MASYARAKAT, dan KEBUDAYAAN • Tugas 8 – SOAL Archives • July 2018 • October 2013 • July 2013 • June 2013 • May 2013 • April 2013 • October 2012 • September 2012 Categories • Ilmu Budaya Dasar • Ilmu Sosial Dasar • Pengantar Telematika • Teori Organisasi Umum • Teori Organisasi Umum 2 • Umum
Yahoo forma parte de la familia de marcas de Yahoo.

Al hacer clic en « Aceptar todo» aceptas que Yahoo y nuestros socios guardarán y accederán a la información de tu dispositivo a través del uso de cookies y tecnologías similares y procesarán tus datos personales para que muestren contenido y anuncios personalizados, métricas de anuncios y contenidos, información sobre audiencias y desarrollo de productos.

Datos personales que podemos utilizar • Información sobre tu dispositivo y conexión a Internet, incluida tu dirección IP • Actividad de navegación y búsqueda al utilizar sitios web y aplicaciones de Yahoo • Ubicación precisa Puedes seleccionar ' Gestionar ajustes' para conocer más información sobre cómo gestionar tus opciones. Puedes cambiar tus opciones en todo momento visitando Tus controles de privacidad.

Para obtener más información sobre cómo utilizamos tus datos, consulta nuestra Política de privacidad y la Política de cookies. Haz clic aquí para obtener más información sobre nuestros socios.

Sejarah Peminatan




2022 www.videocon.com