Apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

Contoh Sikap Menghargai Keberagaman dan yang Tidak Menghargai Keberagaman – Kunci jawaban soal SD kelas IV 4 Pembelajaran 1 Tema 1 Indahnya Kebersamaan Subtema 1 Keberagaman Budaya Bangsaku. Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa dan budaya, namun tetap dalam satu wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keberagaman tersebut merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Kita wajib mensyukurinya. Wah, budaya Indonesia sangat beragam.

Apa yang membuat setiap budaya berbeda? Ayo, kita pelajari! Indonesia adalah negara yang sangat beragam budaya, agama, dan bahasa daerahnya. Sebagai warga negara yang baik, kita wajib menghargai keberagaman tersebut. Perbedaan yang ada pada setiap daerah di Indonesia merupakan suatu anugerah dari Tuhan yang patut kita syukuri. Nah, sekarang tuliskan pada kolom berikut apa yang telah kamu lakukan untuk menghargai perbedaan yang ada!

No Sikap Menghargai Keberagaman 1 Berteman dengan siapa saja tanpa pilih-pilih. 2 Tetap menghormati orang yang berbeda keyakinan 3 Ikut mengapresiasi akan keanekaragaman budaya di Indonesia 4 Senantiasa bertutur sopan dan berperilaku santun kepada orang lain 5 Mencintai keberagamaan serta meyakini bahwa keberagaman akan memiliki manfaat yang lebih banyak Kamu juga bisa menuliskan contoh-contoh sikap tidak menghargai keberagaman yang kamu ketahui. No Sikap Tidak Menghargai Keberagaman 1 Merusak tempat ibadah agama lain 2 Menyatakan perang dengan agama/suku/ras yang berbeda 3 Bersikeras mempertahankan pendapat ketika debat dan tidak mau mengalah padahal salah 4 Tidak ingin bergaul dengan teman yang beda agama/suku/ras 5 Menjelek-jelekkan agama, suku, atau ras yang berbeda Sebagai anak Indonesia, aku merasa bangga terhadap keberagaman yang ada.

Menghargai perbedaan merupakan wujud dari semangat persatuan dan kesatuan. Nah itulah contoh-contoh sikap yang menghargai perbedaan dan yang tidak menghargai. Pos-pos Terbaru • Amatilah Gambar Berikut Selanjutnya Tuliskan Pendapatmu Mengenai Gambar Halaman 134 Sampai 135 • 3 Sikap Persatuan dan Kesatuan yang Pernah Kamu Lakukan Saat di Sekolah, di Rumah, dan di Masyarakat • Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 4 Halaman 133 134 135 136 137 Pembelajaran 4 Subtema 3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia • Coba Renungkan Tentang Kegunaan Benda-benda atau Materi yang Berada di Sekitar Kamu • Nama Zat Unsur Senyawa Air, Tembaga, Gula, Perak, Garam, Hidrogen • Info Maritim apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku Daerah • Lifestyle • Industri Maritim • Pariwisata Maritim • Advertorial • Geladak • Jasa Maritim • Misteri Laut • Tokoh • Olahraga • Video • Galeri • Kolom • Redaksi apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku Tentang Kami • Visi dan Misi • Kebijakan Privasi • Pedoman Pemberitaan Media Siber • Standar Perlindungan Profesi Wartawan • Kode Etik Perilaku Contoh sikap tidak menghargai keberagaman misalnya merusak tempat ibadah, merusak fasilitas umum dan menghina agama, suku, atau ras yang berbeda.

Sikap tidak menghargai keberagaman, tidak boleh dilakukan oleh generasi muda di sekolah dan masyarakat. Indonesia adalah negara multikultural, tapi bukan negara multikulturalis. Karena itu multikulturalisme tidak menjadi solusi dalam pengelolaan keragaman di Indonesia. Beberapa kategori multikulturalisme yang diproblematisasi di Indonesia, terutama misalnya, terkait dengan pertanyaan siapa orang asli, minoritas nasional, dan imigran dalam konteks masyarakat Indonesia. Keberagaman di Indonesia terbentuk dari lebih banyak varian daripada yang terjadi di Barat.

Dalam varian itu terdapat adat istiadat, hubungan dengan keturunan suku bangsa yang sudah tinggal di Indonesia sejak lama. Kondisi masyarakat yang beragam, sangat signifikan di mana masyarakat mudah terpecah dengan isu-isu menyangkut agama, kebudayaan, ras dan lain sebagainya. Oleh sebab itu konflik rasial dan konflik agama cepat sekali membesar dan membutuhkan penanganan serius dari pemerintah. Keberagaman di Indonesia dan negara-negara Asia secara umum berbeda dengan sejarah keragaman di negara-negara Barat, yang menghasilkan respon dan kebijakan yang tidak seluruhnya sama.

Beberapa kebijkan mungkin menggunakan nama yang sama, tapi pada praktiknya melalui proses dan memiliki makna yang berbeda. Baca Juga: Manfaat Keragaman Sosial Budaya Indonesia Manfaat Toleransi di Sekolah dan Masyarakat Manfaat toleransi adalah sebagai berikut di sekolah dan masyarakat adalah sebagai berikut: Mempererat hubungan tali persaudaraan antarsesama masyarakat.

Tercipta kerukunan, sehingga kehidupan negara Indonesia ini aman, damau, dan tentram. Menghindari timbulnya diskrimanasi atau sifat membeda-bedakan antarsesama masyarakat. Menumbuhkan Sikap Toleransi Cara menumbuhkan sikap toleransi dalam kehidupan yang dapat diterapkan di keluarga, sekolah dan masyarakat yaitu menyelenggarakan kegiiatan untuk menumbuhkan toleransi dan rasa cinta kepada budaya Indonesia dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti: pawai budaya, festival budaya, dan sebagainya.

Contoh prilaku yang mencerminkan sikap toleransi adalah menghormati teman yang sedang beribadah, dan tidak mencemooh agama dan kepercayaan teman. Toleransi Dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia Cara menumbuhkan sikap toleransi dalam kehidupan menjadi penting diajarkan oleh orang tua dan guru kepada anak sedari dini.

Dengan mengajarkan sikap toleransi, maka anak akan terbiasa dengan perbedaan dan dapat menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Berikut ini adalah 9 cara menumbuhkan sikap toleransi dalam kehidupan yang dapat diterapkan di keluarga, sekolah dan masyarakat: Menghormati Perbedaan Manusia memandang dan menyikapi apa yang terdapat dalam alam semesta bersumber dari beberapa faktor yang dominan dalam kehidupannya.

Faktor itu boleh jadi berasal dari kebudayaan, filsafat, agama, kepercayaan, tatanilai masyarakat atau lainnya.

apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

Luasnya pandangan manusia tergantung pada faktor dominan yang mempengaruhinya. Menghargai perbedaan dilakukan sesuai norma dan hukum yang berlaku di masyakat dan negara. Bila ada perbedaan, musyawarah untuk mencapai mufakat adalah jalan terbaik.

Sedari dini, perlu ditumbuhkan sikap menghormati lain dengan baik tanpa memandang usia, agama, ras, dan budaya Tidak Bergunjing Bergunjing adalah sikap tidak baik yang membicarakan orang lainTidak membicarakan keburukan orang lain tanpa alasan atau pembuktian. Hal ini tentu tidak baik dilakukan di keluarga dan masyarakat. Menjadi Pendengar yang Baik Sebagai individu yang baik, perlu ditanamkan rasa empati terhadap orang lain.

Contoh sederhana adalah mendengarkan pendapat orang lain. Juga, mampu memahami perasaan orang lain ketika berbicara. Baca Juga: Contoh Perilaku Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari Bagi Siswa Berbicara Dengan Santun Berbicara menggunakan bahasa yang baik, sesaui norma yang berlaku.

Hindari berteriak dan memaki. Tentunya disesuaikan dengan norma Kesopanan atau adat, yaitu yang bersumber dari masyarakat atau dari lingkungan masyarakat yang bersangkutan.

Toleransi Saat Umat Lain Beribadah Norma agama atau religi, yaitu norma yang bersumber dari Tuhan untuk umat-Nya. Sebagai individu, perlu ditanamkan toleransi saat orang lain beribadah menurut kepercayaanya.

Tidak Memaksakan Kehendak Sebagai makhluk sosial manusia terhadap norma-norma sosial yang tumbuh sebagai patokan dalam bertingkah laku manusia dalam kelompok,normanorma yang dimaksud adalah sebagai berikut : Norma agama atau religi, yaitu norma yang bersumber dari Tuhan untuk umat-Nya. Norma kesusilaan atau moral, yaitu yang bersumber dari hati nurani manusia untuk mengajakan kebaikan dan menjahui keburukan.

Norma Kesopanan atau adat, yaitu yang bersumber dari masyarakat atau dari lingkungan masyarakat yang bersangkutan. Norma hukum, yaitu norma yang dibuat masyarakat secara resmi yang pemerlakuannya dapat dipaksa. Manusia sebagai individu yang hidup di tengah masyarakat, sebaiknya tidak memaksakan kehendak dan hidup sesuai norma yang berlaku.

Menerima Perbedaan Tentunya dibutuhkan saling kesepahaman antar individu, keluarga, bertetangga dan dalam masyarakat lingkup kecil demi keselarasan kehidupan. Kerjasama yang dilakukan, dilandasi rasa ikhlas dan penuh tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan bersama.

apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

Jadi, keragaman Indonesia adalah kekayaan sekaligus berkah bagi bangsa Indonesia. Sudah seharusnya, sesama masyarakat saling menjalin keberagaman Indonesia. Jangan sampai, keberagaman yang sudah dibangun sejak dahulu menjadi rusak. Menghargai Diri Sendiri Menghargai diri sendiri dapat dimulai dengan mampu mengendalikan diri terhadap sikap-sikap yang tidak sesuai norma masyarakat, seperti pamer, bergunjing dan memaksakan kehendak.

Menghargai Hak Pribadi Orang Lain Hak asasi tertinggi orang lain adalah pilihan menentukan agama dan kepercayaannya sendiri. Selain itu, hak pribadi orang lain yang diatur undang-undang adalah hak mengelurakan pendapat sesuai norma hukum. Saat anak masih kecil, contoh mengajarkan menghargai hak orang lain misalnya, meminta izin sebelum meminjam barang. Sebagai penutup, 10 contoh sikap tidak menghargai keberagaman adalah: • Tidak mau mengikuti gotong royong yang dilakukan di lingkungan sekolah dan masyarakat • Menghina agama, suku, atau ras yang berbeda • Hanya mau bergaul dengan suku atau ras yang sama.

Dan tidak mau berteman dengan suku lainnya. • Berdebat keras dan tidak mau mengalah. Tidak mau melakukan musyawarah untuk mufakat.

• Tidak mau mengikuti festival atau perayaan kebudayaan apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku • Bersikap angkuh dan sombong. Mengangap dirinya berbeda dan orang lain adalah buruk • Tidak mau mengikuti upacara bendera di sekolah • Menggangu teman yang sedang beribadah • Menolak toleransi antar sesama • Tidak menghormati guru dan orang tua di lingkungan masyarakat.
• Tebar Hikmah Ramadan • Life Hack • Ekonomi • Ekonomi • Bisnis • Finansial • Fiksiana • Fiksiana • Cerpen • Novel • Puisi • Gaya Hidup • Gaya Hidup • Fesyen • Hobi • Karir • Kesehatan • Hiburan • Hiburan • Film • Humor • Media • Musik • Humaniora • Humaniora apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku Bahasa • Edukasi • Filsafat • Sosbud • Kotak Suara • Analisis • Kandidat • Lyfe • Lyfe • Diary • Entrepreneur • Foodie • Love • Viral • Worklife • Olahraga • Olahraga • Atletik • Balap • Bola • Bulutangkis • E-Sport • Politik • Politik • Birokrasi • Hukum • Keamanan • Pemerintahan • Ruang Kelas • Ruang Kelas • Ilmu Alam & Teknologi • Ilmu Sosbud & Agama • Teknologi • Teknologi • Digital • Lingkungan • Otomotif • Transportasi • Video • Wisata • Wisata • Kuliner • Travel • Pulih Bersama • Pulih Bersama • Indonesia Hi-Tech • Indonesia Lestari • Indonesia Sehat • New World • New World • Cryptocurrency • Metaverse • NFT • Halo Lokal • Halo Lokal • Bandung • Joglosemar • Makassar • Medan • Palembang • Surabaya • SEMUA RUBRIK • TERPOPULER • TERBARU • PILIHAN EDITOR • TOPIK PILIHAN • K-REWARDS • KLASMITING NEW • EVENT Konten Terkait • Menjadi (Bangsa) Ngepop: Budaya Pop dan Transformasi Masyarakat • Apakah Kita Bangsa Barbar?

• Tidak Masalah dengan Beda Suku Bangsa • Puasa dan Sikap Eksklusivitas • Katanya Budaya Korea Menginvasi Budaya Kita • Rusia dan Negara-negara Barat, Bolehkan Anda Pakai Dana Perangmu untuk Bantu Negara-negara Miskin? Kita ketahui bahwa Indonesia memiliki  banyak suku. Maka pastilah Indonesia mempunyai keanekaragaman yang banyak pula. Indonesia terdiri dari banyak sekali suku Keanekaragaman ini harus dihormati karena semboyan kita adalah Bhinneka Tunggal Ika. Dan kita sebagai seseorang yang bertempat dan tinggal di negara Indonesia, kita harus menanamkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tapi tetap satu jua).

Oleh karena itu kita harus saling menghormati kebudayaan yang sangat banyak di negara kita ini. Kita sebagai warga negara yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan nilai-nilai  Bhinneka Tunggal Ika, maka kita wajib menghargai dan saling menghormati suku dan budaya-budaya yang ada di sekitar kita ini. Berikut contoh-contoh sikap saling menghargai suku bangsa dan  kebudayaan yang berkembang sekitar kita ini maupun yang ada di negara Indonesia, berikut ini contohnya: 1.

Jangan ragu berteman atau bergaul dengan oang-orang yang berasal dari suku dan budya yang berbeda dengan kita. Baca juga: Menghargai Perbedaan Keberagaman Budaya Suku Bangsa 2.

apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

Jangan menganggap diri kita sendiri sebagai yang paling unggul karena suku bangsa dan budaya yang kita miliki dan jangan pernah menganggap  suku serta budaya orang lain lebih rendah. 3. Terbuka apabila ada orang yang berbeda suku dan budaya dengan kita tapi dia inggin mempelajari suatu kebudayan yang kita miliki. 4. Ikut serta dalam kegiataan budaya, pawai budaya, arak-arakan, kirab budaya atau juga ikut serta ketika ada pameran kebudayaan lain yang diselenggarakan oleh teman-teman dengan latar suku bangsa dan budaya yang berbeda dengan kita.

Kunci pertemanan kami dalam perbedaan adalah selalu mengedepankan tolerensi, begitupun mengenai ibadah. Ketika aku berpuasa dia tidak makan didepanku terkadang mengikuti demi menghargaiku yang sedang menjalaninya. Aku pun mengerti ketika dia harus beribadah pada hari minggu, untuk itu aku sengaja tidak membuat janji dengannya.

Selain itu, ketika aku sholat, dia sabar menunggu sampai selesai. Jika saling menghargai, pertemanan kita bisa memiliki hubungan mutalisme atau saling menguntungkan, bukan menjatuhkan. Begitupun aku dan dia tidak lepas dari yang namanya saling membantu. Ketika aku kekurangan atau kesusahan dalam hal keuangan atau apa pun itu dia datang mengulurkan tangan, hal ini juga berlaku ketika dirinya tidak mempunyai sesuatu yang dia butuhkan, aku akan meminjamkannya.

Kisah kita jadi penuh warna. Saat ada masalah, kita menyelesaikannya dengan pikiran terbuka, aku menyuarakan tentang apa yang kupahami dan dia juga menyuarakan apa yang diketahuinya. Hal ini tidak menimbulkan perdebatan justru membuatku belajar, dunia tidak hanya berputar untuku karena diluar sana masih banyak hal yang belum diketahui.

Aku tidak bisa memaksakan kehendak atas apa yang aku mau, aku percaya dan aku yakini karena belum tentu itu benar adanya. Sering kali aku bertanya-tanya, mengapa di luar sana masih saja banyak orang yang intoleransi terhadap perbedaan, perdebatan antar agama, mengucilkan minoritas bahkan mengintimidasi yang lemah seakan-akan pilihannya, kepercayannya, apa yang dia yakini itu paling benar.

Sedangkan semua perbedaan bisa saling membantu dan melengkapi dalam toleransi.
Dalam kehidupan bermasyarakat, agar terjadi keharmonisan rukun tetangga juga cinta dalam maka kita harus bergaul, tentu dalam hal ini kita bergaul dengan siapa saja tanpa harus memandang latar belakang dan agama. Agar terjadi sebuah keharmonisan dan saling mencintai antar pemeluk agama maka ada beberapa cara yang baik untuk dilaksanakan bila kita bergaul dengan teman yang berbeda agama di antaranya sebagai berikut: • Tidak membawa nama keyakinan yang kita anut, hal ini bertujuan agar tidak terjadi perdebatan yang akan memudarkan rasa persahabatan.

Persahabatan harus tetap terjalin walaupun berbeda keyakinan. • Tidak membicarakan tentang aturan aturan agama masing masing karena agama adalah suatu keyakinan dan hak asasi manusia oleh karenanya untuk menjaga persahabatan lebih baik berbicara selain masalah keyakinan.

Semua agama baik bagi penganutnya. • Tidak membicarakan kejelekan teman yang berlainan agama hal ini agar tidak terjadinya sara atau hal hal yang mengakibatkan perpecahan antar pemeluk agama. • Menerima dan menghargai akan sebuah perbedaan karena sesungguhnya perbedaan itu adalah indah sepeti bunga yang berwarna warni menghiasi taman taman di muka bumi ini. • Saling memberi perhatian dan menciptakan rasa cinta damai agar pertemanan menjadi semakin kuat apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku dunia di isi dengan ketentraman hidup yang abadi.

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak sekali suku bangsa yang tersebar di pelosok Nusantara.

apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

Setiap suku memiliki budaya mereka sendiri yang mungkin saja berbeda dengan budaya suku kita. Meskipun demikian, sebagai warga negara Indonesia kita harus menghargai keragaman itu.

Keunikan di tiap suku merupakan kekayaan budaya bangsa. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita bergaul dengan teman yang berbeda suku, antara lain sebagai berikut. • Tidak mengejek atau menghina suku lain. Mungkin saja budaya suku bangsa yang lain berbeda dengan kita, terkadang kita sendiri merasa aneh, sebagai contoh suku Sunda yang biasanya kesulitan untuk mengucapkan huruf "f" dan berubah menjadi huruf "p".

Kita harus menghargainya sebagai kekayaan dialek bahasa daerah yang ada di Indonesia. • Menerima dan menghargai perbedaan antar suku yang ada karena sesungguhnya perbedaan itu membuat bangsa kita lebih kaya.

Dengan perbedaan tersebut dapat terjalin persatuan dan kesatuan. • Jangan hanya mau berteman dengan suku yang sama saja. Bergaulah dengan siapa saja yang bertujuan baik, tidak pandang suku apa dia berasal. Semakin beragam teman yang kita miliki semakin banyak pengetahuan yang dapat kita pelajari dari mereka.

• Tidak menganggap suku sendiri yang paling baik dan suku lain yang lebih jelek. Hal ini untuk menghindari perselisihan. Masing-masing suku memiliki kelebihan dan kekurangan, dan tidak ada yang paling sempurna. Baik menurut penilaian kita belum tentu baik menurut penilaian suku yang lain.
5 Sikap Menghargai Keberagaman – Perbedaan merupakan hal yang umum pada suatu negara atau wilayah, tak terkecuali Indonesia. Indonesia sendiri terkenal akan aneka keberagaman suku dan agama. Untuk suku sendiri ada suku Jawa, suku Batak, suku Sunda, suku Kalimantan dan lainnya yang memiliki keunikan dan khas tersendiri pada masing-masing negara.

Begitupula dengan agama yang beragam seperti Islam, Katolik, Budha dan juga Hindu yang walaupun berbeda, namun berprinsip pada Bhineka Tunggal Ika, meski beda tetap satu jua. Adapun sikap menghargai keberagaman ada beberapa diantaranya : • Toleransi Toleransi merupakan sikap untuk menahan diri dan juga bersabar, serta membiarkan pendapat orang lain dan menerima apa yang baik dan tidak baik.

Toleransi sendiri didasarkan dari sikap saling menghormati terhadap martabat manusia, keyakinan, hati nurani dan juga keikhlasan sesama makhluk beragama. Contoh toleransi seperti menghargai teman yang sedang menjalankan puasa dengan tidak makan di depannya.

Atau juga untuk dalam kesenian, menampilkan macam-macam kesenian Indonesia. • Tidak menghina Hal ini sangat patut untuk apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku lakukan karena meskipun berbeda agama, budaya dan juga warna kulit, akan tetapi sebagai warga negara yang hidup dalam satu negara, hendaknya untuk saling menghormati sesama. Karena letak kerukunan dalam suatu negara adalah dengan saling menghargai perbedaan. • Mempelajari dan menikmati kebudayaan suku lainnya Indonesia terdiri dari banyak pulau dan juga ratusan bangsa yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia.

Dan setiap suku memiliki kebuadaan sendiri seperti bahasa, warna kulit, adat, kepercayaan, tradisi dan lainnya. Bersikap menghargai keberagaman adalah dengan menghargai dan juga menikmati kebudayaan lain.

Dengan memepelajari budaya lain, maka kita akan mengerti aneka ragam budaya Indonesia yang tersimpan suatu hal yang unik dan apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku menjadi suatu ciri khas Indonesia yang patut dibanggakan. • Menjadikan keberagaman sebagai suatu kebanggaan Keberagaman adalah suatu kekayaan suatu negara yang tak ada batasnya dan juga patut dibanggakan. Banyak yang mengatakan bahwa Indonesia merupakan suatu negara yang unik dan memiliki banyak aneka macam tradisi dan suku budaya yang apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku, sehingga Indonesia dikatakan sebagai negara yang yang tepat untuk mengenal budaya dan segala macam kekayaan didalamnya yang terletak pada bangunan sejarah dan juga kulinernya.

Oleh karena itu dalam 5 sikap menghargai keberagaman salah satunya adalah bangga dengan negara sendiri. • Menjaga Kerukunan Saling menjaga kerukunan adalah suatu bentuk dalam menghargai keberagaman. Tidak membuat onar, tidak menghina, dan juga tidak saling merendahkan satu sama lain akan mengeratkan tali persaudaraan dianatar suku dan agama yang berbeda. Demikian 5 sikap menghargai keberagaman yang perlu Anda tahu.

Keberagaman bukanlah satu hal yang harus dianggap sebagi suatu kekurangan, tetapi jadikan keberagaman sebagai suatu hal yang harus dijaga serta tidak menghilangkan perbedaan suku, agama dan lainnya. Artikel Lainnya : • 10 Negara Terbersih Di Dunia• Tebar Hikmah Ramadan • Life Hack • Ekonomi • Ekonomi • Bisnis • Finansial • Fiksiana • Fiksiana • Cerpen • Novel • Puisi • Gaya Hidup • Gaya Hidup • Fesyen • Hobi • Karir • Kesehatan • Hiburan • Hiburan • Film • Humor • Media • Musik • Humaniora • Humaniora • Bahasa • Edukasi • Filsafat • Sosbud • Kotak Suara • Analisis • Kandidat • Lyfe • Lyfe • Diary • Entrepreneur • Foodie • Love • Viral • Worklife • Olahraga • Olahraga • Atletik • Balap • Bola • Bulutangkis • E-Sport • Politik • Politik • Birokrasi • Hukum • Keamanan • Pemerintahan • Ruang Kelas • Ruang Kelas • Ilmu Alam & Teknologi • Ilmu Sosbud & Agama • Teknologi • Teknologi • Digital • Lingkungan • Otomotif • Transportasi • Video • Wisata • Wisata • Kuliner • Travel • Pulih Bersama • Pulih Bersama • Indonesia Hi-Tech • Indonesia Lestari • Indonesia Sehat • New World • New World • Cryptocurrency • Metaverse • NFT • Halo Lokal • Halo Lokal • Bandung • Joglosemar • Makassar • Medan • Palembang • Surabaya • SEMUA RUBRIK • TERPOPULER • TERBARU • PILIHAN EDITOR • TOPIK PILIHAN • K-REWARDS • KLASMITING NEW • EVENT Konten Terkait • Lebaran Tiba, Apa yang Dipersiapkan?

Delapan Hal Ini Harus Dilakukan! • Menerapkan Toleransi dengan Tetangga yang Berbeda Keyakinan • Cerpen: Dua Amin yang Berbeda • 5 Hal yang Wajib Diperhatikan Ketika Investasi Saham • Hikmah dari Sunnah Melewati Jalan yang Berbeda Ketika Salat Idulfitri • Masjid yang Berbeda Menurut pendapat saya jika berteman dengan teman yang berbeda suku adalah dengan tidak membeda-bedakannya apalagi memilih-milih yang mana harus di ajak berteman. Meskipun mereka berbeda dengan kita, kita tetap harus mau berteman dan saling menghargai terhadap mereka oleh sebab itu, kita janganlah menghina suka dan budaya mereka karena kita adalah Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Seperti sewaktu saya di SMK. Saya memiliki 2 orang sahabat yang bernama Elfy dan Mahfud, kami berteman baik sewaktu naik di kelas 3, sebelumnya aku dengan Elfy Tidak terlalu akrab Dikarenakan kami beda kelompok.

Tetapi, semenjak aku dengan kelompokku ada masalah kami menjadi terbagi-bagi dan jadilah aku, Mahfud dan Elfy. Pada saat mereka berteman denganku mereka menjadi sahabat yang selalu mendukung keputusanku, yang selalu mengingatkan jika aku berbuat kesalahan.

Terkadang mereka juga sering melakukan kesalahan tetapi di lain sisi mereka adalah sahabat terbaik buatku karena selalu memberi semangat dikala aku jatuh. Itulah mengapa aku sangat bersyukur bersahabat dengan mereka berdua.

Adapun pesan menarik dari Mereka berdua ialah orang yang selalu ada bersamaku di kala susah maupun senang. Dan karena berteman dengan mereka aku jadi menyadari Banyak terdapat suku-suku di Indonesia.

Seperti Elfy yang bersuku Toraja, dan Mahfud yang Bersuku Jawa. Oleh karena itu semasa SMK saya sudah tercermin tentang multibudaya yang ada di Indonesia Dikarenakan terkadang kami mempelajari dan membicarakan tentang suku dan budaya yang ada di Indonesia. Maka dari itu kami berpendapat Bagaimana jika di sekolah terdapat penggunaan bahasa daerah.

Mungkin menurut saya Itu kurang efisien dikarenakan sekolah memiliki murid yang berbeda-beda Sukunya. Sementara jika sekolah menggunakan bahasa daerah yang sudah  pasti para murid tidak mengerti apa yang sedang dibicarakan atau pada saat berkomunikasi. Baca juga : Cara Berinteraksi dengan Teman yang Berbeda Suku Tetapi kita juga harus mempelajari suku budaya yang ada di Indonesia karena Itu sangat penting bagi penerus anak bangsa Agar Penerus bangsa.

Tetapi dengan tidak menggunakan Bahasa Daerah agar para siswa dapat memahami pembicaraan dan tujuan dari pembelajaran. Jadi, dengan mempelajari suku budaya yang ada di Indonesia kita dapat menghargai suku dan mengenal budaya-budaya yang ada di indonesia sehingga tidak terjadinya peperangan antar suku.

Maka dari itu kita harus saling menghormati menghargai dan tidak membeda-bedakan suku dan budaya di Indonesia karena kita merupakan negara majemuk yang terdiri atas beragam suku bangsa dan budaya.
Persatuan dan kesatuan sudah seharusnya dijaga dan dipertahankan demi keberlanjutan pembangunan bangsa. Persatuan dan kesatuan sangat penting di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara. Indonesia adalah sebuah bangsa yang kaya akan ras, suku, dan budaya.

Indonesia memiliki konteks persatuan bangsa. Persatuan memiliki makna bahwa apa pun budaya, ras, dan sukunya tidak ada yang dapat memisahkan dan menggoyahkan persatuan yang telah terjalin. Persatuan dan kesatuan memiliki arti utuh atau tidak terpecah-belah.

Persatuan dan kesatuan memiliki makna “bersatunya berbagai macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan yang utuh dan serasi”. Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia dapat diartikan sebagai persatuan bangsa / negara yang menduduki wilayah Indonesia. Beberapa sebab dan akibat yang dapat ditimbulkan karena tidak adanya persatuan dan kesatuan A. Di lingkungan keluarga Sebagai sebuah keluarga tentu persatuan adalah hal utama yang perlu diunggulkan beserta dengan keharmonisan.

Setiap anggota keluarga dapat menghormati dan menghargai satu sama lain adalah yang terbaik dan menjadikan kesatuan keluarga semakin kuat.

apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

Jika dari lingkup keluarga saja sudah terpecah-belah, akibatnya sebagai berikut. • Terjadi pertengkaran di dalam keluarga.

apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

Apabila anggota keluarga selalu bertengkar dan tidak rukun, persatuan di dalam keluarga tidak akan terjadi. Setiap anggota keluarga harus rela mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan keluarga. Pertengkaran yang terjadi di dalam sebuah keluarga karena adanya unsur keegoisan dan tidak mau mengalah satu sama lain. • Kurangnya kerukunan di dalam keluarga. Sebuah keluarga seharusnya memiliki tujuan yang sama untuk diperjuangkan dan dicapai bersama. Ketika satu dengan lainnya memiliki perbedaan, maka ketidakrukunan bisa terjadi secara otomatis.

• Kurangnya keakraban di dalam keluarga. Keakraban dalam keluarga sangat penting. Keakraban keluarga dapat menunjang persatuan dan kesatuan dalam keluarga.

Ketidakakraban biasanya disebabkan karena kurangnya komunikasi antaranggota keluarga. Selain itu, pertengkaran yang selalu terjadi dalam sebuah keluarga juga menjadi penyebab kurangnya keakraban dalam keluarga.

B. Di lingkungan sekolah Setelah dari lingkungan keluarga atau rumah, penerapan dari persatuan dan kesatuan juga diperlukan di lingkungan sekolah.

apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

Penerapan sikap tersebut sangat penting pada setiap aktivitas yang dilakukan di area sekolah. Ada sejumlah akibat yang timbul dari tidak adanya persatuan. • Sombong dan tidak peduli dengan sesama teman. Rasa sombong timbul karena adanya rasa bangga pada diri sendiri yang berlebihan. Rasa sombong dapat membuat kita terpisah dari teman di kelas. Rasa sombong juga membuat hubungan dengan teman sekolah menjadi renggang.

Selain itu, rasa sombong juga dapat menjadikan kita orang yang tidak peduli terhadap sesama teman. Rasa sombong dan sikap tidak peduli menyebabkan tidak adanya persatuan dan kesatuan di kelas dan lingkungan sekolah.

• Membeda-bedakan teman, Persatuan berarti tidak membeda-bedakan suku, ras, dan agama. Tanpa adanya rasa persatuan dan kesatuan, seorang peserta didik dapat memilih-milih teman berdasarkan agama, suku, maupun ras.

Hal ini bukan merupakan sikap terpuji dan justru bertentangan dengan Pancasila sila ke-3. • Mengolok-olok teman. Mengolok-olok atau mengejek teman merupakan perbuatan yang tidak terpuji.

mengolok-olok akan melukai perasaan dan hati teman sekolah. Mengolok-olok teman menandakan tidak adanya rasa persatuan dankesatuan yang tecermin dari seorang peserta didik. • Terjadi tawuran. Tawuran biasanya berawal dari mengolok-olok teman. Akibat dari olokolok berlanjut menjadi pertikaian fisik.

Pertikaian fisik menjadi semakin serius dan dapat membuat orang lain turut merasa terluka. Tawuran dapat terjadi antarsekolah.

Tawuran menandakan tidak adanya persatuan dan kesatuan. C. Di lingkungan masyarakat Masyarakat adalah lingkup yang lebih luas untuk mempraktikkan Perbedaan kepentingan dan pendapat akan menjadi masalah besar ketika setiap orang tidak memiliki sikap persatuan. Ada beberapa akibat yang akan terjadi dalam masyarakat bila setiap warganya tidak memiliki semangat persatuan.

• Tidak adanya kepedulian terhadap penderitaan yang dialami oleh orang lain • Kepentingan golongan maupun suku masing-masing lebih diutamakan dalam masyarakat • Tidak adanya kerja sama yang terjalin antarwarga masyarakat D. Di lingkup negara Pengikat suatu negara untuk tetap kokoh dan teguh adalah semangat persatuan.

Landasan serta arah perjuangan Indonesia adalah UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Pancasila. Apabila tidak terdapat persatuan dan kesatuan dalam negara, ada beberapa akibat yang timbul. • Hilangnya tenggang rasa dan toleransi dalam bermasyarakat. Kehidupan sosial atau bermasyarakat membutuhkan banyak hal untuk dijalani dan dipatuhi. Misalnya, harus adanya saling toleransi dan tenggang rasa agar hubungan antarwarga masyarakat dapat dipertahankan dengan baik.

apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

Namun, tanpa adanya rasa persatuan, tenggang rasa dan toleransi mustahil dapat bertahan. • Perpecahan bangsa. Karena setiap individu merasa memiliki kepentingannya sendiri dan semakin tidak memedulikan kepentingan orang lain, maka dapat menimbulkan perpecahan bangsa.

Setiap individu pasti memiliki kepentingannya sendiri.

apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

Akan tetapi, kita tidak boleh hanya mementingkan kepentingan diri sendiri. Kita juga harus memedulikan kepentingan orang lain. Apabila kita tidak memedulikan kepentingan orang lain, maka dapat menimbulkan perpecahan bangsa.

• Melemahnya pertahanan dan keamanan bangsa.

apa yang terjadi bila kita tidak mau berteman dengan berbeda suku

Salah satu penyebab melemahnya pertahanan dan keamanan bangsa karena rakyat yang tidak bersatu. Ketika rakyat tidak lagi bersatu, serangan dari luar akan dengan mudah masuk ke tanah air.

Serangan dari luar juga dapat memberikan pengaruh buruk bagi masyarakat. Ayo Berlatih 1. Indonesia sebagai sebuah bangsa yang kaya akan ras, suku, dan budaya memiliki konteks persatuan bangsa.

Jelaskan makna persatuan tersebut. Indonesia sebagai sebuah bangsa yang kaya akan ras, suku, dan budaya memiliki konteks persatuan bangsa dimana persatuan ini memiliki makna bahwa apapun budaya, ras, dan sukunya tidak ada yang dapat memisahkan dan menggoyahkan persatuan yang telah terjalin.

2. Sebutkan akibat yang akan timbul apabila tidak mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam lingkungan keluarga. Berikut akibat tidak adanya persatuan dan kesatuan di lingkungan keluarga : Terjadi pertengkaran di dalam keluarga, Kurangnya kerukunan di dalam keluarga, dan Kurangnya keakraban di dalam keluarga.

3. Sebutkan akibat yang akan timbul apabila tidak mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam lingkungan sekolah. Berikut akibat tidak adanya persatuan dan kesatuan di lingkungan sekolah :Sombong dan tidak peduli dengan sesama teman, Membeda-bedakan teman, Mengolok-olok teman, dan Terjadi tawuran 4. Sebutkan akibat yang akan timbul apabila tidak mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam lingkungan masyarakat. Berikut akibat tidak adanya persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat : Tidak adanya kepedulian terhadap penderitaan yang dialami oleh orang lain dan Kepentingan golongan maupun suku masing-masing lebih diutamakan oleh masyarakat.

Serta tidak adanya kerja sama yang terjalin antarwarga masyarakat 5. Sebutkan akibat yang akan timbul apabila tidak mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam lingkup negara. Berikut akibat tidak adanya persatuan dan kesatuan di lingkungan negara : Hilangnya tenggang rasa dan toleransi dalam bermasyarakat, Perpecahan bangsa, dan Melemahnya pertahanan dan keamanan bangsa.

Di dalam khidupan sehari-hari, tentu persatuan dan kesatuan sangat dibutuhkan, baik itu di keluarga, sekolah, masyarakat dan negara. Dalam proses mencapai sebuah tujuan, persatuan sangatlah penting. Indonesia sebagai sebuah bangsa yang kaya akan ras, suku dan budaya memiliki konteks persatuan bangsa di mana persatuan ini memiliki makna bahwa apapun budaya, ras dan suku kita, tidak ada yang dapat memisahkan dan menggoyahkan persatuan kita.




2022 www.videocon.com