Mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas

mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas

KOMPAS.com - Ketika jantung berdebar kencang, banyak orang tiba-tiba menyimpulkan kondisi tersebut terkait penyakit jantung.

Memang benar, salah satu tanda penyakit jantung tertentu adalah jantung kerap berdebar cepat. Tapi, perlu diingat, penyebab jantung berdebar juga bisa berasal dari faktor lainnya. Sebelum menjabarkan beberapa alasan kenapa jantung berdebar kencang, kenali dulu detak jantung yang normal. Baca juga: Hati-hati, Ini 11 Tanda Penyakit Jantung yang Kerap Diabaikan Detak jantung normal Melansir laman resmi Health Hospitals and Clinics University of Utah, detak jantung normal orang dewasa berkisar antara 60-100 kali per menit.

Mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas saat jantung berdetak lebih dari 100 kali per menit dalam dunia medis disebut palpitasi. Ketika detak jantung lebih dari 100 kali per menit dan bisa berlangsung dalam hitungan jam, kondisi ini bisa jadi tanda penyakit jantung takikardia. Baca juga: 6 Jenis Penyakit Jantung dan Ciri-cirinya Penyebab jantung berbedar Faktor gaya hidup, perubahan hormon, sampai penyakit jantung bisa jadi penyebab jantung berdebar.

Antara lain: • Stres dan cemas Melansir WebMD, emosi yang intens seperti saat stres dan cemas dapat memicu pelepasan hormon yang bisa mempercepat detak jantung. • Olahraga Olahraga dapat meningkatkan detak jantung. Orang yang sudah terbiasa berolahraga jantungnya bisa berdebar kencang ketika sudah lama rehat atau kondisi tubuh sedang tidak fit. Jantung berdebar atau rasa deg-degan yang tak terkendali tentu dapat membuat kamu tidak nyaman.

Kamu mungkin dapat merasakan detak jantung yang terlalu kuat di sekitar leher, tenggorokan atau dada. Sudah tahukah kamu kenapa ya hal ini bisa terjadi? Kira-kira apa penyebabnya? Baca Juga: Penyakit Parkinson: Ketahui Berbagai Gejala hingga Pencegahannya Mengenal paptilasi Istilah paptilasi atau yang lebih dikenal dengan jantung berdebar terjadi ketika kamu merasakan sensasi jantung yang berdegup kencang alias berdebar-debar.

Sebagian kasus jantung berdebar ini tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan. Sedangkan pada sebagian lainnya, degup jantung yang terasa cepat dapat menjadi pertanda kondisi serius.

Kamu bisa merasakannya pada dada, tenggorokan, atau leher. Penyebab jantung berdebar Kondisi jantung yang berdegup kencang bisa disebabkan oleh banyak hal, kamu mungkin mengalaminya karena salah satu dari alasan berikut: Penyebab jantung berdebar dari kondisi psikologis • Merasa stres • Gelisah • Panik atau takut • Syok Kondisi medis tertentu • Penyakit tiroid • Penyakit jantung • Kadar gula darah rendah • Anemia • Tekanan darah rendah • Demam • Dehidrasi • Kurang tidur • Aktivitas yang terlalu berat • Perubahan hormon selama menstruasi • Kehamilan • Menjelang menopause Kandungan zat dalam tubuh • Kafein • Nikotin • Alkohol • Obat-obatan terlarang Konsumsi obat-obatan • Obat diet • Obat penyakit jantung • Obat asma • Obat batuk dan pilek • Suplemen herbal dan nutrisi tertentu Kapan harus menemui dokter?

Bila kamu mengalami jantung berdebar disertai dengan sesak napas, keringat berlebih, pusing, nyeri dada hingga pingsan segeralah temui dokter. Di samping itu, hitunglah denyut nadi. Apabila denyut melebihi angka 100 dalam satu menit, kamu harus segera mencari pertolongan medis karena hal ini bisa menjadi tanda penyakit lain yang serius. Siapa yang berisiko terkena paptilasi? Paptilasi atau jantung berdebar dapat menyerang siapa saja terutama saat merasa panik atau gelisah. Namun risiko ini akan lebih tinggi pada orang-orang berikut: • Sangat stres • Sedang hamil • Memiliki gangguan kecemasan • Menderita hipertiroidisme • Memiliki masalah jantung lainnya, seperti aritmia, cacat jantung, serangan jantung • Pernah operasi jantung sebelumnya Baca juga: Hidup Sehat dengan Makanan yang Baik untuk Jantung, Yuk!

Risiko komplikasi Kondisi jantung berdebar juga dapat menimbulkan komplikasi. Meski begitu, kemungkinannya sedikit dan komplikasi yang bisa terjadi meliputi gagal jantung, henti jantung hingga stroke. Cara mendiagnosis penyebab jantung berdebar Faktanya, penyebab gangguan jantung ini bisa sangat sulit untuk didiagnosis.

Terutama bila jantung berdebar tidak terjadi saat pemeriksaan dilakukan oleh dokter atau tidak tertangkap EKG (alat yang mampu memonitor aktivitas jantung). Saat kamu berkonsultasi, dokter mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mencari penyebab ketidaknormalan detak jantung.

Mulai dari pemeriksaan fisik, penggunaan obat, tingkat stres, pola tidur, hingga riwayat menstruasi untuk pasien perempuan. Bila dokter menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut, kamu mungkin diminta untuk mengunjungi spesialis jantung dan melakukan pemeriksaan lainnya yang meliputi: • Tes urine • Tes darah • Rontgen bagian dada • Elektrokardiogram (EKG) • USG jantung • Pemeriksaan aliran darah ke jantung (angiografi koroner) • Mengawasi aktivitas jantung menggunakan Holter monitor selama minimal 24 jam Cara mengobati Kamu akan mendapatkan pengobatan sesuai dengan penyebab dari paptilasi yang terjadi.

Namun terkadang dokter juga kesulitan menemukan penyebab pasti dari gangguan yang satu ini. Kamu bisa mendiskusikan alternatif pengobatan lain jika penyebab dari jantung berdegup kencang yang kamu alami berasal dari obat yang kamu konsumsi. Bila kamu merasa memiliki gaya hidup yang tidak sehat, kamu bisa mengatasinya dengan cara tidak merokok, mengonsumsi kafein atau minuman beralkohol.

Baca juga: Penyakit Jantung: Kenali Penyebab dan Cara Pencegahannya Cara mencegah jantung berdebar Supaya terhindar dari gangguan ini, selain mengonsumsi obat-obatan kamu juga bisa melakukan hal berikut lho: • Jangan merokok • Batasi konsumsi kafein dan alkohol • Hindari mengonsumsi minuman berenergi • Bila rasa gelisah menyerang, cobalah berlatih mengatur pernapasan atau gunakan aromatherapy • Berolahraga secara teratur • Lakukan olahraga yang melatih pernapasan dalam seperti yoga • Jaga tekanan darah dan kadar kolesterol • Jika mengonsumsi obat jantung adalah penyebabnya, diskusikan alternatif pengobatan lainnya dengan dokter Nah, itu dia alasan mengapa jantung bisa terasa berdebar-debar.

Yuk mulai sekarang, selalu jaga kesehatan tubuh dan jantungmu ya! Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini !
Penyakit mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas adalah salah satu penyakit yang paling sering kita dengar dan paling mematikan di dunia ini.

Sebagian besar penduduk dunia meninggal dikarenakan penyakit jantung, terutama serangan jantung mendadak. Oleh karena itu sudah selayaknya kita mengetahui apa saja gejala dari penyakit jantung terutama serangan jantung sehingga bisa menghindari dan melakukan tindakan preventif.

Banyak sekali masyarakat yang mengaku merasakan jantung berdebar kencang dan badan lemas. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kami membagikan informasi mengenai gejala yang satu ini karena gejala ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Tak usah menunggu lama, berikut ini adalah infromasi lengkapnya untuk Anda : • Serangan panik Salah satu kondisi yang bisa saja Anda alami ketika merasakan gejala seperti jantung yang mendadak berdebar dengan kencang dan juga tubuh yang tiba-tiba saja sering bergetar adalah serangan panik atau yang sering kita dengar juga dengan panic attack.

Serangan panik sendiri merupakan salah satu gangguan psikologis yang ditandai dengan kepanikan spontan yang muncul akibat pemicu tanpa alasan atau bisa jadi karena juga ada pemicunya.

Biasanya serangan panik yang terjadi pada seseorang ini tidak bisa diprediksi, biasanya ketika mengalami serangan panik seseorang tak bisa mengendalikan tubuh serta pikirannya. Orang yang memiliki serangan panik ini tidak boleh diabaikan karena yang mereka alami ini bukanlah hal yang sepele. Biasanya orang yang mengalami serangan panik akan mengalami beberapa gejala seperti tubuh yang menggigil atau bergetar, kemudian jantung yang berdebar dengan kencang, muncul keringat dingin, mengalami sesak napas, merasa seperti tercekik, mudah tersedak, mual, pusing, goyah, mati rasa, depersonalisasi, dan juga warna kulit yang kemerahan.

Selain itu, banyak orang dengan serangan panik berkata jika gejala yang mereka alami hampir mirip dengan orang yang mengalami serangan jantung. • Stres berlebihan Selain bisa karena serangan panik, gejala seperti tubuh yang menggigil atau bergetar disertai dengan jantung yang berdebar kencang adalah mungkin karena Anda mengalami stres yang berlebihan. Stres berlebihan atau stres tingkat tinggi ternyata bisa menyebabkan tubuh kita menjadi bergetar, dan kadang juga bisa membuat kita menjadi lemas.

Hal ini bisa terjadi karena reaksi otomatis tubuh untuk memberikan tanggapan kepada hormon stres adrenalin juga kortisol yang mengalami peningkatan di dalam tubuh. Ketika kondisi ini terjadi maka biasanya kita akan mengalami gejala muncul keringat dingin dan juga perasaan gelisah yang tak karuan.

Dan jika tingkat stresnya sudah parah maka biasanya jantung akan berdebar tak karuan dan bahkan tubuh akan menjadi lemas. Jika Anda tidak ingin mengalami hal seperti ini maka kami menyarankan supaya Anda mengurangi stres Anda.

Sebenarnya mengurangi stres itu mudah ya, Anda bisa melakukannya dengan mungkin menceritakan masalah Anda kepada orang yang Anda percayai. Atau mungkin mencoba liburan dan melakukan hobi yang Anda sukai. • Gejala serangan jantung Jika Anda mengalami gejala ini maka jangan biarkan begitu saja karena bisa membahayakan kesehatan Anda. Salah satu pertanda jika Anda mengalami gejala seperti jantung yang berdebar dengan kencang, tak terkontrol dan mungkin tubuh Anda sampai menjadi lemas maka bisa jadi itu merupakan gejala dari serangan jantung ringan.

Oleh karena itu berhati-hatilah dan jangan sampai mengabaikannya. Jika memang serangan jantung maka bisa jadi Anda mengalami beberapa gejala seperti misalnya sesak napas, jantung yang berdebar-debar tak karuan, rasa sakit pada beberapa bagian tubuh seperti dada, rahang, hingga punggung, gelisah cemas, dan juga tubuh yang tiba-tiba saja merasa lemah dan lemas.

Jika Anda mengalami sebagian besar gejala itu maka kami menyarankan supaya Anda berkonsultasi ke dokter ya karena bisa jadi itu merupakan gejala dari serangan jantung yang berbahaya. mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas Mengkonsumsi kafein berlebihan Mungkin sebagian dari Anda banyak yang suka mengkonsumsi kafein seperti kopi dan juga teh. Walau mungkin kedua minuman itu enak, namun tetap saja jika dikonsumsi secara berlebihan bisa menimbulkan efek yang cukup berbahaya.

Oleh karena itu jangan sampai Anda mengkonsumi kafein berlebihan. Salah satu dampak jika Anda mengkonsumsi kafein yang berlebihan adalah bisa membuat jantung jadi berdebar-debar dan bahkan bisa membuat tubuh jadi gemetar kemudian menjadi lemas.

Hal ini bisa terjadi karena di dalam kafein terdapat zat stimulan yang bisa merangsang saraf pusat otak untuk bekerja menjadi lebih keras. Dimana saraf pusat membantu hormon adrenalin dan juga berfungsi untuk mengatur fungsi kerja jantung. Oleh karena itu jika tidak ingin mengalami gejala ini maka jangan mengkonsusmi kafein secara berlebihan ya.

• Hipertiroid Penyebab mengapa Anda bisa mengalami jantung berdebar kencang dan badan lemas adalah mungkin saja karena Anda mengalami hipertiroid. Apakah Anda sudah pernah mendengar hipertiroid? Jika belum maka kami akan mencoba untuk membahasnya untuk Anda.

Hipertiroid merupakan kondisi dimana kelenjar tiroid memproduksi terlalu banyak hormon tiroid di dalam tubuh. Karena jumlahnya yang terlalu banyak akhirnya membuat semua organ tubuh bekerja dengan cepat.

Pada akhirnya hal seperti ini bisa membuat jantung berdebar kencang, membuat Anda kesulitan untuk tidur, membuat badan gemetar, dan bahkan bisa membuat badan kita menjadi lemas juga.

Jika Anda ingin mengetahui apakah Anda mengalami hipertiroid atau tidak maka Anda bisa berkonsultasi dengan dokter saja ya. • Jantung lemah Yang terakhir, Anda harus benar-benar memperhatikan gejala apa saja yang Anda alami ya.

Karena hal seperti ini mungkin Anda anggap sepele namun sebenarnya sangat berbahaya dan bisa membuat hal yang fatal jika tidak segera diatasi. Salah satu hal yang mungkin saja bisa Anda alami ketika merasakan gejala seperti jantung yang berdebar-debar dan juga tubuh yang lemas atau lemah adalah mungkin karena mengalami jantung lemah. Orang yang mengalami jantung lemah akan merasakan beberapa gejala seperti irama atau detak jantung yang berlebihan dan lebih dari biasanya.

Selain mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas biasanya Anda juga akan mengalami pembengkakan pada beberapa bagian tubuh seperti pada pergelangan kaki, atau telapak. Anda juga akan menjadi lemas dan mudah lelah. Itu tadi beberapa informasi yang bisa kami sampaikan mengenai jantung berdebar kencang dan badan lemas.

mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas

Semoga artikel yang kami berikan ini bisa berguna bagi Anda semua yang mungkin saja mengalami gejalanya. Jantung berdebar adalah kondisi yang normal terjadi ketika sedang merasa cemas atau melakukan aktivitas fisik berat, misalnya berolahraga.

Keluhan ini biasanya akan mereda dengan sendirinya. Namun, jika jantung berdebar disertai keluhan lain, hal ini bisa menjadi tanda adanya penyakit tertentu. Jantung berdebar atau palpitasi adalah kondisi ketika jantung berdegup kencang, bahkan sensasinya dapat dirasakan hingga ke tenggorokan atau leher.

Detak jantung normal orang dewasa berkisar antara 60–100 kali per menit. Bila jantung berdetak melebihi angka tersebut, Anda akan merasakan debaran kencang di bagian dada.

Pada kondisi tertentu, jantung berdebar memang bisa menjadi tanda adanya penyakit jantung. Biasanya, kondisi ini disertai dengan mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas lain, seperti nyeri dada yang menjalar hingga ke bahu atau punggung, pusing, mual, keringat dingin, sesak napas, hingga lemas. Namun, selain penyakit jantung, ada banyak kondisi yang juga bisa menyebabkan jantung berdebar. Beberapa Penyebab Jantung Berdebar Jantung berdebar bisa disebabkan oleh banyak hal, baik yang sifatnya ringan mapun serius.

Salah satu penyebab sederhana dari jantung berdebar adalah gaya hidup, seperti olahraga intensif, rasa cemas, kurang tidur atau kelelahan, kebiasaan merokok, serta konsumsi minuman beralkohol, kafein, dan makanan pedas. Namun, Anda perlu waspada bila keluhan jantung berdebar tidak kunjung mereda atau disertai gejala lain.

Hal ini karena keluhan tersebut bisa saja disebabkan oleh suatu kondisi atau penyakit, seperti: 1. Anemia Anemia merupakan kondisi ketika seseorang kekurangan sel darah merah. Gejalanya dapat berupa jantung berdebar dan biasanya disertai dengan kelelahan, wajah pucat, hingga sesak napas.

2.

mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas

Hipertiroidisme Kondisi ini terjadi ketika kadar hormon tiroid meningkat terlalu tinggi dan terlalu aktif. Selain merasakan dada atau jantung berdebar, penderita hipertiroidisme juga bisa mengalami gejala berupa sering cemas, cepat lelah, susah tidur, tubuh lemas dan gemetaran, serta banyak berkeringat. Sebagian orang yang memiliki kondisi ini juga mengalami fibrilasi atrium, yaitu kondisi ketika irama jantung tidak beraturan.

3. Hipoglikemia Nilai normal gula darah berada di rentang antara 70–140 mg/dL. Kondisi hipoglikemia terjadi ketika kadar gula darah turun hingga jauh di bawah nilai normalnya. Orang yang mengalami kondisi ini bisa mengalami gejala berupa jantung berdebar, pusing, lemas, pucat, keringat dingin, dan tremor atau tubuh gemetaran.

4. Dehidrasi Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kekurangan cairan. Dehidrasi bisa terjadi karena kurang minum atau makan, diet ekstrem, atau penyakit tertentu, seperti diare dan muntah-muntah.

mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas

Saat tubuh dehidrasi, jantung akan bekerja lebih kuat untuk mengalirkan darah dan cairan ke seluruh tubuh. Selain jantung mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas, dehidrasi juga bisa menimbulkan gejala lain berupa lemas, bibir kering, urine berwarna pekat, dan tidak buang air kecil sama sekali. 5. Aritmia Jantung berdebar juga bisa menjadi gejala gangguan serius pada jantung, seperti aritmia. Aritmia merupakan kelainan irama jantung yang membuat detak jantung menjadi terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan, sehingga tidak dapat memompa darah dengan baik.

6. Demam Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh meningkat hingga lebih dari 38 o Celsius. Demam sering kali disebabkan oleh infeksi dan peradangan. Saat sedang demam, seseorang bisa merasakan gejala jantung berdebar, lemas, nyeri di tubuh, dan pusing. 7. Serangan panik Saat mengalami serangan panik, seseorang akan merasakan jantung berdebar, keringat dingin, pingsan, lemas, mual, dan gemetaran. Penderitanya juga bisa merasa tidak berdaya dan tidak bisa beraktivitas.

Serangan panik adalah gangguan psikologis yang membuat seseorang merasakan cemas luar biasa. Rasa cemas ini bisa muncul secara mendadak atau dipicu oleh hal tertentu, seperti stres, rasa takut, atau kelelahan. 8. Perubahan hormon pada wanita Perubahan kadar hormon pada masa kehamilan, menstruasi, serta menopause juga dapat menyebabkan jantung berdebar.

Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan hanya bersifat sementara. Selain beberapa kondisi di atas, jantung berdebar juga dapat disebabkan oleh efek samping obat-obatan tertentu, seperti obat tekanan darah tinggi, antibiotik, obat asma, antihistamin, obat untuk menangani gangguan tiroid, dan dekongestan. Jantung berdebar yang muncul karena penyakit jantung bisa berbahaya dan perlu segera ditangani oleh dokter. Apabila tidak segera diobati, penyakit jantung bisa menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti henti jantung atau bahkan kematian.

Sementara itu, penyebab jantung berdebar lainnya tidak selalu berbahaya, asalkan bisa hilang sendiri dan tidak menimbulkan keluhan lain. Meski demikian, untuk memastikan penyebab jantung berdebar yang Anda alami, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Cara Meredakan Keluhan Jantung Berdebar Pada umumnya, jantung berdebar tidak memerlukan penanganan khusus jika hanya terjadi sesekali, tidak berlangsung lama, dan tidak disertai keluhan lain.

Namun, ketika keluhan jantung berdebar muncul dan dirasa mengganggu, Anda bisa mencoba beberapa cara berikut ini untuk meredakannya: • Hindari faktor pemicu jantung berdebar, seperti nikotin dalam rokok, minuman berkafein, minuman berenergi, atau obat-obatan tertentu. • Cobalah untuk menenangkan diri dan lebih rileks dengan metode relaksasi, seperti yoga dan meditasi. Cara ini juga bisa dilakukan untuk mengatasi stres.

• Hindari konsumsi obat-obatan terlarang, seperti amfetamin dan kokain. • Minum air putih yang cukup dan makan teratur untuk mencegah dehidrasi dan hipoglikemia. • Cukupi waktu istirahat. Gaya hidup sehat dan stres yang terkendali bisa membuat Anda lebih rileks dan tenang, sehingga tidak mudah mengalami jantung berdebar.

Namun, jika jantung berdebar sering terjadi, tidak kunjung menghilang, atau disertai keluhan lain, seperti pusing, nyeri dada, sesak napas, atau pingsan, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan.
Seseorang yang sering mengalami jantung yang berdebar-debar tidak boleh disepelekan.

Hal itu dikarenakan jantung merupakan organ vital yang harus dijaga kesehatannya. Jika sampai organ jantung mengalami gangguan, maka tubuh lah yang akan menerima dampaknya. Jantung merupakan organ yang memompa darah ke seluruh tubuh. Jika jantung mengalami masalah, maka aliran darah ke seluruh tubuh pun akan mengalami masalah.

Serangan Jantung Koroner Dalam kondisi normal, jantung biasanya akan berdebar-debar saat ada hal yang berada di luar kemampuan atau kontrol kita, misalnya saja adalah ketika kita sedang gugup.

Saat gugup itu adalah saat wawancara, saat tes kerja, menanti hasil pengumuman dan masih banyak lagi lainnya. Saat peristiwa seperti itu, jantung terasa berdebar-debar tidak akan menjadi masalah. Yang akan menjadi masalah adalah, saat jantung berdebar-debar setiap hari atau di luar dari peristiwa itu semua. Jantung yang berdebar-debar sering dikaitkan dengan serangan jantung, apalagi jika jantung yang berdebar-debar tersebut disertai dengan rasa nyeri yang menusuk-nusuk jantung.

Serangan jantung koroner merupakan serangan jantung yang diam-diam namun mematikan. Serangannya sering diabaikan dan disepelekan, namun saat terkena serangan jantung koroner bisa menyebabkan kematian. Agar tidak terkena serangan jantung, sebaiknya kita tahu apa saja yang bisa membuat jantung menjadi berdebar-debar. Untuk orang yang normal, denyut jantung per menitnya adalah 60-100 denyutan per menit, denyut jantung yang umum adalah 70 denyutan per menit. Jika jantung memiliki denyut lebih dari itu tandanya ada penyakit akut yang sedang menyerang tubuh anda, terutama di bagian jantung, anemia, gangguan hormon dan juga tumor.

Berikut ini yang menyebabkan jantung menjadi berdebar-debar : 1. Kebocoran Jantung Salah satu hal yang bisa menyebabkan jantung menjadi berdebar-debar adalah adanya kebocoran di bilik jantung. Jika hal itu terjadi, jantung akan kekurangan darah dan menyebabkan anemia. Jika jantung anemia akibatnya dia akan memompa darah lebih cepat dibandingkan dengan sebelumnya, hal tersebut membuat jantung menjadi berdebar lebih cepat pula.

mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas. Jantung Koroner Apakah anda mengalami jantung berdebar-debar dan disertai dengan rasa nyeri di salah satu bagian dada dan rasa nyeri itu seperti tertusuk benda tajam??

Jika anda mengalami hal seperti itu, bisa jadi anda terkena jantung koroner. Serangan jantung koroner merupakan serangan jantung akut yang bisa menjadi penyebab kematian mendadak. Sebenarnya dalam tahap awal jantung koroner sudah menimbulkan tanda atau gejala, sayangnya banyak orang yang tidak memperhatikannya.

Penyebabnya adalah serangan jantung koroner timbul tenggelam sehingga sering disepelekan oleh banyak orang. Orang yang kekurangan magnesium dan kalium bisa menyebabkan jantung berdebar-debar. Alasannya adalah makanan yang mengandung magnesium dan makanan yang mengandung kalium bermanfaat untuk membantu pembentukan sel darah merah sehingga tubuh bisa terhindar dari anemia. 5. Junk Food Mengkonsumsi junk food secara berlebihan mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas membuat seseorang terkena jantung berdebar-debar.

Kandungan kimia dan bahan pengawet yang ada di dalam bahaya junk food tersebut akan memberatkan kerja jantung. Jika jantung terbebani maka dia akan memompa darah lebih cepat dan jantung pun menjadi berdebar lebih cepat dibandingkan dengan sebelumnya. 6. Merokok Bahaya merokok bisa menyebabkan jantung berdebar-debar dikarenakan kandungan nikotin pada rokok bisa membuat kinerja jantung semakin berat.

Nikotin itu bisa membuat jantung berdebar lebih cepat dibandingkan sebelumnya karena kinerja jantung terbebani. 7. Alkohol Kandungan kimia di dalam bahaya alkohol bisa membuat pembuluh darah di jantung mengalami penyempitan.

Akibatnya adalah jantung terbebani saat akan memompa darah ke seluruh tubuh diakibatkan pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Oleh sebab itu hindarilah alkohol yang diminum secara berlebihan, kerusakan jantung dan serangan jantung bisa mengintai orang yang gemar mengkonsumsi alkohol.

mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas

8. Kafein Orang yang mengkonsumsi kafein secara berlebihan bisa menjadi penyebab jantung berdebar debar terus. Alasannya adalah bahaya kafein yang tidak bagus untuk kesehatan jantung, terutama kafein yang berlebihan.

Kafein yang berlebihan bisa membuat penyempitan pembuluh darah, terutama pembuluh darah yang ada di jantung. Akibatnya adalah jantung terbebani saat akan memompa darah ke seluruh tubuh sehingga jantung bisa berdebar lebih cepat dibandingkan dengan sebelumnya. 9.

mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas

Tekanan Darah Tinggi Orang yang memiliki tekanan darah tinggi rentan untuk terkena asteoklorosis. Asteoklorosis itu adalah penyempitan pembuluh darah dan juga pengerasan pembuluh darah, jika hal itu terjadi pada pembuluh darah maka jantung menjadi terbebani fungsi dan kinerjanya.

Akibatnya adalah jantung akan berdebar-debar saat memompa darah ke seluruh tubuh. 10. Berat Mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas Berlebihan Orang yang memiliki berat badan berlebihan bisa memiliki jantung yang berdebar-debar. Penyebabnya adalah orang yang terkena obesitas memiliki banyak lemak di dalam tubuhnya sehingga lemak itu akan membebani kinerja jantung.

Lemak bisa menyumbat pembuluh darah di dalam tubuh, tidak hanya itu saja lemak juga bisa mengikat jantung sehingga jantung bisa berdebar-debar. 11. Stress Stress dan kecemasan bisa menjadi penyebab jantung berdebar debar kencang sebab di saat anda stress, pembuluh darah dan syaraf di otak mengalami penyempitan. Akibatnya jantung pun akan merasa kesulitan saat akan memompa darah ke seluruh tubuh.

Tidak heran jika pembuluh darah yang mengalami penyempitan akan memberatkan kinerja jantung dan membuatnya berdebar-debar. 12. Obat-Obatan Mengkonsumsi obat-obatan tertentu bisa menyebabkan jantung menjadi berdebar-debar, terutama obat yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi dan berbagai obat lainnya. Jantung berdebar tersebut merupakan efek samping dari konsumsi obat tersebut.

Sebaiknya anda membatasi konsumsi obat tersebut, jika tidak benar-benar membutuhkan obat tersebut jangan pernah mengkonsumsinya. 13. Kolesterol Orang yang mengalami kolesterol tinggi juga akan mengalami penyempitan pembuluh darah. Saat penyempitan pembuluh darah terjadi akibatnya adalah jantung akan kesulitan dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

Aibatnya adalah penderita kolesterol akan sering terkena jantung yang berdebar-debar. 14. Asam Urat Zat purin yang tinggi bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah, akibatnya adalah pembuluh darah akan mengalami penyempitan. Sama halnya dengan kolesterol yang tinggi, asam urat pun bisa membebani kinerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga saat memompa darah ke seluruh tubuh jantung bisa berdetak atau berdenyut lebih cepat dibandingkan dengan sebelumnya.

15. Keturunan Jika di dalam riwayat keluarga ada yang mengalami serangan jantung koroner atau penyakit jantung, maka resiko penyebab jantung yang berdebar-debar atau penyakit jantung cenderung tinggi, dibandingkan dengan orang yang didalam riwayat keluarganya tidak ada yang menderita sakit jantung. 16. Diabetes Orang yang terkena diabetes rentan untuk terkena jantung yang berdebar-debar dan juga sakit jantung.

Alasannya adalah diabetes bisa memicu asteoklorosis dan juga penyempitan pembuluh darah. Jika pembuluh darah mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas penyempitan akibatnya adalah jantung akan kesulitan dalam memompa darah ke seluruh tubuh sehingga jantung akan terasa berdebar-debar saat memompa darah keseluruh tubuh.

17. Radikal Bebas Radikal bebas bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah terutama pembuluh darah yang ada di jantung. Polusi udara, bahaya asap rokok dan masih banyak sebagainya bisa membuat pembuluh darah mengalami penyumbatan. Jika penyumbatan ada di jantung maka kinerja jantung bisa terhalangi oleh penyumbatan pembuluh darah tersebut. Akibatnya adalah jantung kesulitan dalam memompa darah dan berdebar-debar.

Pengobatan Saat anda mengalami jantung yang berdeba-debar sebaiknya anda segera mencari solusi dari penyakit anda tersebut, jangan sampai anda membiarkan jantung anda terus menerus seperti itu. Jika tidak segera ditangani, bisa menimbulkan komplikasi yang lebih serius. Berikut ini adalah cara mengobati jantung yang berdebar-debar : 1. Angkat Kaki Lebih Tinggi Dibandingkan Dengan Jantung Saat jantung anda berdebar-debar cobalah untuk mengangkat kaki anda agar lebih tinggi dari jantung.

Hal itu bisa membantu anda dalam mengatasi jantung yang berdebar-debar. Alasannya adalah saat jantung di posisikan lebih rendah dibandingkan kaki, aliran darah ke jantung menjadi lancar.

mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas

Oleh sebab itu jantung tidak akan terasa berdebar-debar kembali. Posisi seperti itu juga bisa mengembalikan denyut jantung menjadi seperti sedia kala.

Berikut ini hal yang bisa anda lakukan saat anda mengangkat kaki lebih tinggi dibandingkan dengan jantung : • Tarik nafas dalam-dalam.

• Biarkan rongga perut menjadi besar. • Tahan nafas sebentar, kemudian hembuskan pelan-pelan. 2. Manufer Valsalva Ketika denyut jantung terus berdetak lebih cepat, anda bisa melakukan maneuver valsava. Manufer valsava adalah berikut ini : • Cobalah pencet kedua hidung anda. • Tutuplah mulut rapat-rapat • Setelah itu keluarkan nafas secara perlahan-lahan. • Tindakan tersebut dipercaya bisa digunakan untuk mengembalikan irama jantung dan menormalkan kembali tekanan darah di dalam tubuh terutama yang mengalami tekanan darah tinggi.

3. Air Putih Penyebab jantung berdebar debar bisa diatasi dengan mencukupi asupan cairan dengan minum air putih setiap hari. Penyebabnya adalah air yang masuk ke dalam tubuh membuat kerongkongan bisa melakukan tekanan kepada jantung sehingga denyut jantung bisa menjadi normal kembali dan peredaran darah ke seluruh tubuh menjadi lancar.

4. Mengelola Mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas Salah satu hal yang bisa anda lakukan untuk mengatasi denyut jantung yang berlebihan adalah dengan cara mengatasi stress yang menyerang anda. Stress disertai dengan jantung ang berdebar bisa menjadi tanda bahwa stress yang menyerang anda sudah di atas rata-rata atau tidak normal.

Pencegahan Mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati, oleh sebab itulah agar tidak terkena penyakit jantung anda harus tahu apa saja yang bisa digunakan untuk mencegah jantung berdebar-debar.

Banyak cara yang bisa digunakan untuk mencegah dibandingkan dengan mengobati. Berikut ini cara mencegahnya : 1. Cukup Tidur Salah satu hal yang bisa digunakan untuk mencegah jantung berdebar-debar adalah dengan mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas tidur. Orang yang kekurangan tidur bisa membuat terkena serangan jantung. Usahakan untuk mencukupi jam tidur sebanyak 8 jam sehari. Kelelahan dan bergadang bisa menyebabkan irama jantung menjadi tidak teratur.

Sebab saat malam hari, jantung bekerja lebih cepat dibandingkan dengan malam hari, sedangkan jika anda bergadang sama saja anda menghalangi kinerja jantung tersebut. 2. Selektif dalam Memilih Obat Untuk mencegah terjadinya jantung yang berdebar-debar anda harus bersikap selektif dalam memilih obat. Hal itu dikarenakan ada jenis obat yang bisa menyebabkan jantung bisa berdebar-debar.

Misalnya saja adalah obat untuk hipertensi, obat untuk alergi, obat asma, obat diet dan masih banyak lagi lainnya. Jika anda tidak ingin terkena jantung yang berdebar sebaiknya anda menghindari obat-obatan tersebut supaya jantung memiliki irama yang normal dan terhindar dari penyakit jantung. 3. Pola Makan Sehat Penyebab jantung berdebar debar kencang terutama dikarenakan oleh berbagai macam penyakit seperti kolesterol, asam urat, lemak dan masih banyak lagi lainnya.

Oleh sebab itulah, menerapkan pola makan yang sehat sangat dianjurkan untuk menghindari jantung yang berdebar-debar. Berikut ini daftar makanan yang harus dihindari untuk mencegah serangan jantung dan jantung yang berdebar-debar : • Makanan berlemak tinggi • M akanan yang mengandung kolesterol tinggi • Makanan yang dibakar atau dipanggang • Makanan yang berminyak jenuh • Hindari makanan yang mengandung kandungan glukosa tinggi • Karbohidrat berlebihan sebab bisa menyebabkan kegemukan.

Kegemukan adalah penyebab orang bisa terkena jantung yang berdebar-debar juga serangan jantung. Karbohidrat bisa dipecah menjadi lemak dan mengandung glukosa. 4. Konsumsi Oat Mengganti karbohidrat dengan gandum utuh dipercaya bisa digunakan untuk mencegah jantung yang berdebar-debar. Jantung akan menjadi sehat dikarenakan kandungan gandum makanan kaya serat, bebas lemak dan bebas gula.

Mengganti karbohidrat dengan gandum juga bisa menghindarkan anda dari penyakit kolesterol, asam urat dan diabetes. 5. Berhenti Merokok Untuk mencegah jantung yang berdebar-debar sebaiknya anda mulai menerapkan gaya hidup sehat, hidup sehat bisa anda lakukan dengan berhenti merokok. Merokok tidak baik untuk kesehatan dikarenakan kandungan nikotinnya bisa membebani kinerja jantung. Jika anda tidak bisa berhenti secara langsung, anda bisa mulai sedikit demi sedikit yaitu dengan mengurangi jumlah batang rokok yang masuk ke dalam mulut anda.

6. Batasi Kafein Jika anda ingin jantung anda tetap sehat sebaiknya anda membatasi asupan kafein yang masuk ke dalam tubuh.

Untuk penderita jantung lemah, kafein memang bisa meningkatkan denyut jantung. Namun apa jadinya jika jantung yang normal diberikan kafein yang berlebihan.

Denyut jantung justru akan meningkat dengan pesat. Kafein yang normal hanyalah 2 cangkir setiap harinya atau kurang dari 200 miligram. 7. Hindari Stress Agar anda tehindar dari jantung yang berdebar-debar sebaiknya anda menghindari stress yang berlebihan, sebab stress bisa memicu irama jantung lebih cepat. Menghindari stress bisa anda lakukan dengan berkumpul dan tertawa bersama dengan orang-orang yang anda cintai. 8. Olahraga Jika anda belum terkena serangan jantung, anda bisa melakukan olahraga yang berat.

Namun jika anda sudah terkena jantung, anda tidak disarankan untuk melakukan olahraga yang ringan. Olahraga yang berat bisa dilakukan oleh orang normal untuk mencegah sakit jantung.

Olahraga berat bisa melatih otot jantung dan melancarkan peredaran darah sehingga penyebab jantung berdebar debar pun bisa terhindari. 9. Tubuh Ideal Pantau selalu berat badan anda, sebab jika anda mengalami obesitas anda bisa terkena jantung yang berdebar-debar. Bahaya obesitas menjadi penyebab mengapa jantung bisa berdebar-debar.

Obesitas juga menjadi pemicu seseorang terkena darah tinggi. Tidak hanya itu saja, obesitas bisa memicu seseorang terkena diabetes dimana diabetes adalah penyebab seseorang terkena jantung koroner. 10.

mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas

Kontrol Tekanan Darah Untuk mencegah terjadinya jantung yang berdebar-debar, selalu kontrol tekanan darah yang anda miliki. Hal itu dikarenakan tekanan darah tinggi di dalam tubuh bisa menyebabkan seseorang terkena jantung yang berdebar-debar. 11. Kontrol Gula Darah Gula darah yang tinggi bisa menjadi penyebab orang bisa terkena jantung yang berdebar-debar. Alasannya adalah gula darah yang tinggi bisa membuat seseorang terkena diabetes, sedangkan diabetes merupakan penyebab seseorang memiliki jantung yang berdebar-debar.

Sebulan sekali rutinlah untuk mengontrol kadar gula darah anda agar bisa terhindar dari diabetes dan penyakit jantung. 12. Kontrol Kolesterol Anda bisa mengontrol kadar kolesterol di dalam tubuh anda, kadar kolesterol yang harus anda cek adalah kadar LDL atau kolesterol jahat di dalam tubuh. 13. Kontrol Asam Urat Untuk menghindari jantung yang berdebar-debar anda bisa mengontrol kadar asam urat di dalam tubuh anda. Jika anda terkena asam urat maka resiko anda untuk terkena jantung yang berdebar-debar pun akan semakin tinggi.

14.

mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas

Mengkonsumsi Antioksidan Agar tidak terkena penyumbatan darah ada baiknya anda mengkonsumsi minuman dan makanan yang kaya akan antioksidan. Makanan dan minuman yang mengandung antioksidan bisa menghindarkan anda dari berbagai macam penyakit khususnya penyumbatan pembuluh darah.

15. Hindari Garam Berlebihan Bijaklah dalam mengkonsumsi garam, sebab mengkonsumsi garam secara berlebihan bisa menyebabkan anda terkena hipertensi. Orang yang terkena hipertensi rentan untuk terkena jantung yang berdebar-debar. Oleh sebab itulah batasi konsumsi garam dan mulai mengkonsumsi garam dalam jumlah yang mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas.

16. Mengkonsumsi Makanan Kaya Magnesium Dan Kalium Mengkonsumsi makanan yang kaya akan magnesium dan juga kalium bisa bermanfaat untuk mencegah serangan jantung. Makanan yang kaya akan magnesium tersebut adalah sayuran hijau, ikan, pisang, kacang-kacangan, apel dan juga biji-bijian. Recommended Post • Usai Libur Panjang, Ini 6 Persiapan Untuk Memulai Diet Lagi • Usai Lebaran, Begini 3 Cara Hilangkan Lemak Perut Dengan Cepat • Apakah Hepatitis Misterius di Indonesia Terkait Covid-19 dan Vaksinnya?

• 3 Tips Berkeringat Lebih Banyak Saat Berolahraga Cepat • Hepatitis Akut Sebabkan 3 Anak Meninggal, Masyarakat Perlu Waspadai Gejalanya!
Tiba-tiba lemas dan jantung berdebar? Waspada bisa saja ini menjadi gejala kehadiran penyakit aritmia jantung.

Aritmia merupakan penyakit gangguan irama jantung yang disebabkan abnormalitas penjalaran impuls listrik ke otot jantung. Selain merasakan tiba-tiba lelah, penderitanya akan mengalami jantung berdebar, sesak napas, nyeri, pusing, sering kencing, merasa melayang, hingga pingsan. Selain bisa menjadi pertanda adanya penyakit aritmia, kondisi dengan gejala lemas dan jantung berdebar juga bisa disebabkan beberapa kondisi berikut ini: • Jumlah Istirahat yang Kurang Ketika Anda kurang beristirahat ataupun kurang tidur maka bisa menyebabkan kelelahan.

Istirahat dibutuhkan untuk memberikan waktu pada sel-sel tubuh dalam beregenarasi dan pemulihan tenaga setelah beraktivitas. • Asupan Makanan Tubuh tiba-tiba lemas juga bisa menjadi tanda kurangnya asupan makanan. Kurangnya gula darah juga bisa menyebabkan pusing, tangan gemetar, keringat dingin, hingga jantung berdebar.

Untuk itu pastikan agar tidak sembarangan makan tetapi juga memperhatikan apa yang dimakan. • Olahraga Ketika rutin berolahraga maka pengantaran oksigen ke jantung akan meningkat. Ketika oksigen bisa diantarkan ke seluruh tubuh dengan efisien, maka sel tubuh akan mendapatkan enegri dalam melakukan aktivitasnya.

Dan ketika Anda tidak rutin berolahraha maka pengantaran oksigen pun tidak akan maksimal. Hasilnya tubuh akan mudah lelah dan jantung berdebar-debar. • Anemia Cepat lelah dan jantung berdebar-debar pun bisa disebabkan dari anemia.

Kondisi ini di mana nilai hemoglobin darah yang dimiliki seseorang sedang berada dalam tahap yang rendah. Selain mudah lelah, wajah pun akan terlihat pucat dan susah untuk berkonsentrasi. Mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas mengalami kondisi ini sebaiknya segera memeriksa tes darah. Penyebab anemia bisa karena perdarahan dalam jumlah besar atau mestruasi berlebihan, sering BAB hitam hingga muntah darah.

Kekurangan zat besi dan adanya kelainan produksi darah pun bisa menyebabkan anemia yang membuat Anda cepat lelah dan jantung berdetak kencang. • Gangguan Tiroid Kelelahan bisa diakibatkan kelebihan ataupun kekurangan hormon tiroid. Kelenjar tiroid ini berada di bagian bawah leher ini berfungsi untuk memproduksi hormon tiroksin. Hormon ini bertugas untuk mengontrol tubuh dalam produksi hormon dan pembakaran energi yang akan membantu mengatur detak jantung, tekanan darah hingga suhu tubuh.

• Depresi Siapa sangka ternyata depresi bisa menyebabkan kelelahan hingga jantung berdebar. Depresi bisa memicu hilangnya nafsu makan sehingga asupan makanan ke dalam tubuh pun akan berkurang. Depresi tidak hanya akan membuat tubuh mudah lelah, jantung berdebar tetapi juga mempengaruhi kesehatan kulit, hipertensi, diabetes, kolesterol buruk, hingga stroke. • Kelainan pada Jantung Kelelahan juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit jantung, khususnya bagi perempuan.

Apalagi jika gejala semakin parah setelah berolahraga, kemungkinan mengalami kelainan jantung bisa lebih besar lagi. • Konsumsi Kafein Berlebih Kafein memang bisa mengusir kantuk. Namun ketika Anda mengonsumsi kafein berlebihan maka bisa memicu munculnya kelelahan dan jantung berdetak kencang.

Kafein merupakan zat stimulan yang meransang sraf pusat otak untuk bekerj alebih keras. Sistem sarah pusat ini berfungsi sebagai pusat perintah bagi seluruh fungsi tubuh dan salah satunya menghasilkan hormon adrenalin serta mengatur kinerja jantung.

mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas

Tips Menghindari Kelelahan Agar Anda tidak merasa tiba-tiba lelah maka beberapa tips di bawah ini bisa membantu: • Makan makanan bergizi dan tepat waktu. Adapun jenis makanan yang baik untuk melawan kelelahan adalah makanan mengandung vitamin C. • Rutin berolahraga namun tidak yang berat. Cukup berjalan santai 15 menit setiap harinya sudah mampu meningkatkan energi dalam tubuh. Lakukan kebiasaan berolahraga secara bertahap, mulai dari 5 menit, 10 menit, hingga 30 menit.

• Kelelahan bisa disebabkan berat badan yang berlebihan. Untuk itu menjalani gaya hidup sehat dengan menjaga asupan makanan bisa menjadi cara menghindari kelelahan dan jantung berdebar tiba-tiba. • Menurunkan stress. Cobalah untuk membuat tubuh lebih rileks. Mulai dari melakukan hobi hingga mengonsumsi makanan yang mampu menurunkan stres seperti pisang.

• Pastikan tubuh mendapatkan cukup air. Kondisi tubuh dehidrasi bisa menyebabkan mudah lelah hingga jantung berdebar. Semakin tinggi tingkat akvitias yang dilakukan maka semakin banyak air mineral yang dibutuhkan.

Selain tips di atas, berikut ini merupakan makanan yang bersahabat dengan jantung. Makanan-makanan ini mampu menjaga kesehatan jantung dan harganya pun ramah dikantong. Beirkut daftar makanan yang baik untuk jantung: • Rempah-rempah. Kurangi memasak menggunakan garam dan mulailah mengganti garam dengan rempah-rempah. Selain menguatkan rasa, rempah juga menyehatkan. • Kacang hitam. Kandungan folat, antioksidan, dan mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas dalam kacang hitam dipercaya mampu menurunkan tekanan darah.

• Salmon. Omega-3 dalam salmon membantu menyehatkan jantung dan menurunkan tekanan darah. Omega-3 dalam salmon juuga bsia mencegah peradangan dan mengurangi resiko gangguan ritme jantung. • Tuna. Selain salmon, Anda juga bisa mengonsumsi tuna yang juga mengandung omega-3. Selain tuna, Anda juga bisa mengonsumsi ikan mackerel, herring, sarden, dan trout.

• Minyak zaitun. Kaya akan antioksisan yang sehat untuk jantung serta melindungi pembuluh darah. • Kenari. Kacang ini ternyata bisa melindungi arteri jantung dari peradangan. Semua berkat kandungan omega-3, lemak sehat, dan seratnya. • Almond. Satu lagi jenis kacang yang baik untuk kesehatan jantung.

Almond mengandung sterol, serat dan lemak bahkan bisa membantu menurunkan kolesterol jahat. • Edamame. Protein dalam edamame mampu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. • Tahu. Mengandung protein, kaya akan mineral yang baik untuk jantung. Tahu juga ternyata mengandung serat dan lemak tak jenuh ganda.

• Ubi jalar. Mengapa jantung berdebar kencang dan badan lemas jalar ternyata lebih bersahabat bagi jantung dibadingkan kentang. Ubi tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat.

Ubi juga mengandung serat, vitamin A dan lycopene. • Oatmeal. Selain mengenyangkan, oatmeal juga mengandung serat yang bisa menyehatkan jantung dan menurunkan kolesterol jahat. • Ceri. Baik itu ceri segar,ceri kering hingga jus ceri tetap baik untuk kesehatan jantung.

Ceri mengandung antioksidan dan bisa membantu melindungi pembuluh darah. • Yogurt rendah lemak. Selain baik untuk tulang, yogut juga bisa mengontrol tekanan darah tinggi karena kaya akan kalsium dan kalium. Jika Anda terus merasakan gejala tiba-tiba lemas dan jantung berdebar setiap harinya, maka lebih baik segera diperiksakan jantung ke dokter. Semakin cepat diketahui penyebabnya akan semakin besar peluang dalam keberhasilan pengobatannya.

Kenali Penyebab Keringat Dingin dan Jantung Berdebar yang Tak Kunjung Hilang




2022 www.videocon.com