Tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

Agus Salim Follow Home Β» Tari Adat Β» Tari Merak Tari Merak Ada banyak sekali jenis kesenian tradisional di Indonesia yang layak kita pelajari. Seperti halnya tari Merak. Kesenian ini merupakan salah satu jenis Seni tari tradisional yang cukup terkenal di Indonesia. Tari ini berasal dari Jawa Barat yang menampilkan kreasi-kreasi tarian baru yang di olah seperti menjelaskan tentang kehidupan seekor burung merak.

Selain itu, kesenian yang berasal dari Jawa Barat lainnya adalah Tarian Jaipong yang memiliki ciri khas tersendiri. Kesenian menari ini memang menggambarkan tentang tingkah laku perilaku burung tersebut. Oleh karena itulah dinamakan demikian.

Penasaran dengan bahasan ini? Langsung saja kita simak ulasan berikut. Daftar Isi β€’ Sejarah Tari Merak β€’ Pementasan β€’ Ciri Tari Merak β€’ Fungsi Tari Merak β€’ Gerakan Tari Merak β€’ Gerakan Kepala β€’ Gerakan Tangan β€’ Gerakan Kaki β€’ Bagian Gabungan β€’ Busana Tarian Merak β€’ Bagian Kepala β€’ Bagian Badan β€’ Bagian Bawah Sejarah Tari Merak Seni ini berasal dari daerah Jawa Barat.

Lebih tepatnya di daerah Pasundan. Pada sekitar tahun 1950-an ada seorang koreografer ternama yang berasal dari Jawa Barat. Koreografer itu bernama Tjetjep Soemantri. Ia lalu menciptakan gerakan-gerakan tarian yang akhirnya dinamakan Tari Merak. Kesenian ini menampilkan pola perilaku seorang burung jantan yang ingin memikat betinanya.

Yaitu gerakannya saat memekarkan ekornya yang indah. Pementasan Dalam pementasannya, biasanya tari ini ditampilkan oleh penari dengan cara berpasang-pasangan. Masing-masing penari memainkan peran sebagai burung merak jantan atau betina. Tarian ini diiringi dengan musik gending Macan Ucul.

Disertai dengan iringan musik, para penari menggerakkan tubuhnya dengan gemulai layaknya seekor burung merak. Dalam adegan tertentu, terkadang waditra bonang(alat musik) dipukul di bagian kayunya yang sangat keras sampai terdengar kencang, itu merupakan bagian gerakan sepasang burung yang sedang bermesraan. Gerakan tari yang diperagakan mampu membuat suasana menjadi ceria dan istimewa karena keindahannya yang mempesona. Tak heran Seni ini banyak ditampilkan pada acara bertingkat Nasional sampai Internasional.

Ciri Tari Merak β€’ Busana atau kostumnya memiliki motif yang menggambarkan bentuk dan warna bulu merak. Seperti warna biru, hijau, dan hitam. Kostum ini juga menggunakan properti seperti sepasang sayap yang mirip dengan ekor burung yang sedang dikembangkan. Ada juga hiasan disetiap kepala penarinya berupa mahkota. β€’ Gerakan dalam tari ini mirip dengan tingkah laku burung merak jantan yang sedang mencari perhatian burung betina.

β€’ Seni ini dilakukan secara berpasangan. Ada yang berperan sebagai burung jantan dan burung betina.

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

Fungsi Tari Merak Tari ini umumnya ditampilkan atau dipestakan pada saat acara penyambutan tamu. Namun terkadang juga ditampilkan pada saat: β€’ Acara hajatan. β€’ Persembahan tamu dalam acara resepsi pernikahan.

β€’ Penyambutan para tamu agung pada acara ritual. β€’ Menyambut rombongan tamu pengantin pria saat menuju pelaminan. β€’ Sebagai sarana memperkenalkan budaya Indonesia ke tingkat Internasional.

Gerakan Tari Merak Adapun gerak-gerak tari yang terdapat dalam kesenian ini, yaitu: Gerakan Kepala β€’ Galier: Gerakan memutarkan kepala. Menunjukkan gerakan burung merak yang sedang menoleh. β€’ Gilek: Gerakan menggoyangkan kepala dan leher ke kanan dan kiri membentuk angka delapan yang didahului oleh dagu. Merupakan gambaran perilaku burung saat menggelengkan kepala. Gerakan Tangan Diawali dengan menyibakkan selendang ke belakang, kemudian mengayunkan kedepan / kesamping, berjalan berkeliling dengan langkah kecil-kecil sambil berjinjit dengan gerakan tangan yang membentang.

Gerakan ini merupakan perilaku burung merak saat membentangkan sayap dan memekarkan ekornya. β€’ Ukel: Gerakan memutarkan tangan.

β€’ Mucuk: Gerakan melingkarkan jari tengah dan ibu jari. β€’ Selut: Gerakan tangan kanan dan kiri yang digerakkan ke depan atau ke atas dengan bergantian.

β€’ Tepak Bahu: Gerakan tangan dengan menepuk-nepuk bahu dengan satu tangan atau dua tangan bergantian. β€’ Capang: Gerakan tangan yang membengkokkan salah satu tangan β€’ Lontang Kiri / Kanan: Gerakan tangan yang menggunakan dua tangan digerakkan saling bergantian.

β€’ Trisik: Gerak tari ini berawal dari peralihan antara dua gerak pokok dalam susunan tari yang mengandung unsur berkeliling sambil berjinjit. Gerakan Kaki β€’ Rengkuh: Menurunkan posisi badan dengan menkukkan lutut dengan sikap badan berdiri.

β€’ Seser: Gerakan kaki yang bergeser ke kanan dan kiri. β€’ Siring: Gerakan kaki yang menggoyang-goyangkan kaki bersamaan.

β€’ Ngoreh: Gerakan kaki yang menggaruk-garuk tanah, seperti seekor burung yang sedang mencari makan (cacing). Bagian Gabungan Dalam kesenian ini, pola lantai tari Merak ada bermacam-macam yaitu pola garis melengkung dan pola garis lurus.

Pola garis melengkung membentuk lengkungan ular, bidang lingkaran, snagka delapan, atau spiral. Pola garis lurus membentuk segitiga, segi empat, zig-zag, huruf V, atau huruf V terbalik.

β€’ Mincid: Gerakan gabungan kepala, tangan, dan kaki yang di gerakan bersamaan tetapi dengan tangan kanan berpasangan dengan kaki kiri begitupun sebaliknya.

β€’ Tumpang Tali: Posisi tangan ukel, gerakan kaki ke depan dan belakang dilanjutkan dengan mengibaskan tangan (selendang). β€’ Bagan Bercumbu: Posisi tangan muncuk, kaki kedepan, kepala ileug (gileuk).

Gerakan ini merupakan gambaran burung merak ketika melakukan perkawinan. Busana Tarian Merak Busana dan properti tari merak tergolong banyak mulai dari baju hingga aksesoris. Namun properti inilah yang mendukung kesempurnaan sebuah koreografi diatas pnggung. Jenis properti ini dibedakan menjadi 3 bagian yaitu kepala, badan, dan bawah. Bagian Kepala β€’ Mahkota: Jenis mahkota yang sering dipakai disebut dengan Siger.

Makhkota ini terdiri dari berbagai aksesoris sehingga terlihat unik. Aksesoris tersebut berupa pernak-pernik dan payet-payet yang memiliki macam-macam warna sehingga akah terlihat bersinar saat terkena sorotan lampu. β€’ Hiasan Telinga: Properti yang digunakan di telinga dinamakan dengan sesuping.

Pelengkap ini masih termasuk dalam aksesoris mahkota karena corak dan pernik yang dipakai masih satu paket baik bahan maupun warnanya. β€’ Hiasan Sanggul: Jenis aksesoris satu ini dikenakan penari pada bagian belakang rambutnya. Properti ini melukiskan seekor merak jantan dan sebagian orang ada yang menyebut garuda mungkur. Bagian Badan Penari tari merak akan menutupi bagian dadanya dengan kain yang menyerupai kemben. Cara pemakaiannya adalah dengan melingkarkan ke bagian tubuh penari dari dada hingga bawah perut.

Lalu akan menggunakan Apok sebagai aksesoris yang seperti kalung, sabuk sebagia penutup sampur serta sayap agar lebih mirip dengan merak itu sendiri. β€’ Penutup Dada: Penutup dada ini memiliki jenis dan warna yang beragam. Ada juga yang dilengkapi dengan tali pengaman. β€’ Apok: Apok Merupakan aksesoris penutup pada tari merak yang bentuknya panjang dan melingkar. Mirip kalung sebagai penutup leher sampai ke bagian dada.Fungsinya, adalah untuk mempermudah pada saat melakukan koreografi.

β€’ Sayap: Tarian ini menggunakan sayap sebagai ciri utamanya. Sayap ini dibuat berwarna hijau, biru, dan hitam dengan pola bulu merak.

β€’ Sabuk: Digunakan sebagai penutup sampur dan pinggang.

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

Bagian Bawah Untuk kostum tari merak bagian bawah, para penari memakai busana rok yang motifnya diserasikan dengan properti. Aksesoris atau pernak-pernik yang terdapat pada kostum ini dibuat mirip dengan bulu burung merak.

Ada juga gelang dan kilat bahu sebagai aksesoris pendukung. Kesimpulan Bagi masyarakat provinsi Jawa khususnya Jawa Barat, tari Merak ini menjadi kesenian tradisional kebanggaan merek. Karena tarian ini sudah sangat terkenal hingga ke tingkat Nasional maupun Internasional. Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat Indonesia harus ikut serta dalam melestarikan kebudayaan ini.

Contoh Tari Kreasi Modern Daerah di Indonesia lengkap dengan gambar dan penjelasannya – Seni Tari adalah sebuah gerak tubuh seseorang secara berirama yang mengikuti sebuah alunan musik dan dilakukan di tempat serta waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, guna mengungkapkan perasaan, maksud dan sebuah pikiran.

Perlu kalian ketahui bahwa sebuah tarian ini sebenarnya merupakan suatu perpaduan dari beberapa unsur, yaitu ada wiraga (raga), wirama (irama), dan wirasa (rasa). Jadi, ketiga unsur tersebut melebur menjadi sebuah bentuk tarian yang sangat harmonis dan kental dengan unsur yang paling utama yaitu untuk membangun sebuah tarian adalah sebuah gerak.

β€’ Contoh Tari Kreasi β€’ Ciri-Ciri Tari Kreasi β€’ Fungsi Tari Kreasi β€’ Jenis-Jenis Tari Kreasi β€’ a. Tari kreasi berpolakan tradisi β€’ b. Tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi (non tradisi) β€’ A. Tari Kreasi Baru β€’ 1# Tari Banjar Kemuning β€’ 2# Tari Kuntulan β€’ 3# Tari Garuda Nusantara β€’ 4# Tari Kupu-Kupu β€’ 5# Tari Manipuren β€’ 6# Tari Manuk Rawa β€’ 7# Tari Merak β€’ 8# Tari Nguri β€’ 9# Tari Yapong β€’ 10# Tari Rara Ngigel β€’ B. Tari Kreasi Tunggal β€’ 1# Tari Baris β€’ 2# Tari Dewi Anjasmara β€’ 3# Tari Gambir Anom β€’ 4# Tari Bondan β€’ 5# Tari Gambyong β€’ 6# Tari Golek Menak β€’ 7# Tari Jaipong β€’ 8# Tari Klasik Gatotkoco β€’ 9# Tari Legong β€’ 10# Tari Trunajaya β€’ C.

Tari Kreasi Berpasangan β€’ 1# Tari Bambangan Cakil β€’ 2# Tari Ketuk Tilu β€’ 3# Tari Janger β€’ 4# Tari Legong β€’ 5# Tari Payung β€’ 6# Tari Pemburu Kijang β€’ 7# Tari Serampang Dua Belas β€’ 8# Tari Srikandi Cakil β€’ 9# Tari Yospan β€’ 10# Tari Beksan Menak Umarmaya-Umarmadi β€’ Akhir Kata Contoh Tari Kreasi Tari kreasi ialah bentuk gerak tari modern atau tari baru yang dirangkai dari perpaduan gerak tari tradisional kerakyatan, seperti adanya pengembangan dari tari tradisional klasik.

Biasanya gerak tari ini berasal dari satu daerah atau berbagai daerah yang ada di Indonesia. Selain bentuk geraknya, irama, rias, dan busanannya juga merupakan sebuah hasil dari modifikasi tari tradisi itu sendiri. Kalian pasti sudah kenal dan tidak asing dengan sebuah Pantomin. Ini merupakan salah satu bentuk tari yang lebih baru, pantomin merupakan sebuah gerakan tubuh patah-patah nan penuh tebakan, operet (mempertegas lagu dan cerita), dan kontemporer (gerak ekspresif spontan, terlihat tak beraturan tapi sangat berkonsep).

Ada contoh yang lainnya seperti tari panji semirang (Bali), tari kijang, tari oleg tambulilingan, tari tenun, tari wiranata, tari angsa, tari padendang, tari bosara, tari lebonna (Sulawesi Selatan), tari kupu-kupu, tari merak (jawa), tari pattenung.

Ciri-Ciri Tari Kreasi β€’ Lebih memprioritaskan repertoar pla gerakan, β€’ sebagai hasil eksplorasi. β€’ Pesan atau makna yang timbul dari tarian, β€’ menjadi uangkapan ekspresi pribadi. β€’ Menampilkan kebebasan dalam berkreasi, secara koreografi. β€’ Tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud menampilkan identitas kultural.

Fungsi Tari Kreasi Adapun untuk secara umumnya seni tari kreasi ini difungsikan untuk menunjukkan dan menyajikan suatu hiburan yang estetis. Nah, karena tari ini bertujuan untuk pementasan, maka sudah jelas untuk penampilan dari sebuah tari ini memerlukan latihan yang cukup berulang, dan mempunyai kaidah-kaidah khusus yang mesti dipertimbangkan oleh para penarinya.

Selain harus memenuhi kaidah umum sebuah gerak tari seperti wirasa, wirama, dan wiraga, setiap budaya etnis mesti memiliki keindahan yang berbeda-beda di setiap daerahnya.

Seperti halnya tari wirama (kemampuan menari menyesuaikan iringan), wirasa (ekspresi saat menari), Sunda klasik, yang mempertimbangkan wanda (postur tubuh penari), sari (penghayatan), serta alus (harmonisasi). Jenis-Jenis Tari Kreasi Secara garis besarnya tari kreasi ini dibedakan menjadi dua macam, yaitu tari kreasi berpolakan tradisi dan tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi (non tradisi).

Berikut penjelasan lebih lengkapnya. a. Tari kreasi berpolakan tradisi Tari Kreasi yang berpolakan sebuah tradisi merupakan tari kreasi yang garapannya dilandasi oleh kaidah-kaidah tari tradisi itu sendiri, baik dalam koreografi, musik/karawitan, tata busana dan riasnya, maupun tata teknik pentasnya.

Walaupun dalam hal ini ada pengembangan, namun tidak menghilangkan esensi ketradisiannya. b. Tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi (non tradisi) Sedangkan untuk Tari kreasi berpolakan non tradisi merupakan sebuah tari yang garapanya melepaskan diri dari pola-pola tradisi itu sendiri baik dalam hal koreografi, musik, rias dan tata busana maupun tata teknik pentasnya.

A. Tari Kreasi Baru Adapun untuk kategori tari kreasi baru ini mencakup beberapa jenis tarian klasik yang sudah mengalami perkembangan dan penambahan. Meskipun hal ini telah mengalami perubahan, tari klasik init tidak kehilangan akan nilai-nila dasar yang dimilikinya. Berikut adalah contoh tai kreasi tersebut: 1# Tari Banjar Kemuning Tari Banjar Kemuning ini tumbuh dan berkembang di wilayah daerah Jawa Timur. Tari ini diciptakan oleh seorang seniman yaitu Agustinus, S.

Sn. Tari Banjar Kemuning ini diciptakan karena sang seniman terinspiarasi dari kehidupan warga Desa Banjar Kemuning, Sidoarjo, yang begitu keras, karena rata-rata masyarakatnya yaitu suami seorang Nelayan dan sang istri menjadi ibu rumah tangga. Karena kesetiaan seorang istri terhadap suaminya maka hal inilah sebagai rasa perwujudtan rasa syukur masyarakat, sehingga tarian ini dinamakan Tari Banjar Kemuning.

2# Tari Kuntulan Tari Garuda Nusantara ini merupakan sebuah tari kreasi baru satu-satunya yang menggambarkan akan semangat nasionalisme masyarakat. Dalam tari Garuda Nusantara ini memiliki kostum mirip dengan burung garuda yang merupakan lambang Negara Republik Indonesia, digambarkan sebagai burung yang indah, gagah, agung, dan lincah. 4# Tari Kupu-Kupu Tari Manipuren ini asalnya dari Provinsi Jawa Tengah.

Diciptakan oleh seorang seniman tari, dan langsung dikembangkan oleh S. Maridi selaku penciptanya. Tari Manipuren ini sebetulnya mengambil inspirasi dari Tari Manipuri yang berasal dari India Timur, yang berkisah tentang kehidupan gadis-gadis di sekitar Sungai Gangga. 6# Tari Manuk Rawa Tari Merak berasal dari provinsi Jawa Barat. Tari Merak ini menggambarkan akan keindahan burung Merak dan di gambarkan dalam bentuk tarian nan begitu indah.

Uniknya lagi para penari tari Merak ini memakai busana yang mirip sekali dengan Burung Merak. Para Penari mengikuti karakteristik burung yang memang anggun tersebut dengan balutan busana serta aksesoris yang indah. 8# Tari Nguri Tari Nguri ini berkembang di wilayah Kerajaan Sumbawa, yang difungsikan sebagai hiburan raja akibat lara hati. Hal ini tidak lepas dari sejarah munculnya tarian ini, sebab pada masa itu sang raja sedang mengalami kedukaan. Oleh karenanya, dimainkanlah Tari Nguri sebagai media hiburan.

Tarian khas Sumbawa ini ditampilkan oleh beberapa penari perempuan. 9# Tari Yapong Tari Yapong merupakan sebuah tarian yang khas, tari ini berasal dari Jakarta, di mana kesenian Yapong ini diciptakan oleh seorang seniman tari yaitu Bagong Kusdiarjo dalam momen Hari Jadi Jakarta ke 450 tahun.

Tari Yapong ini bercerita tentang kehidupan warga Betawi yang hidup pada era pada masa itu, yakni pada tahun 1977.

10# Tari Rara Ngigel Tari kreasi selanjutnya adalah Tari Rara Ngigel yang berasal dari Kota Yogyakarta. Tarian ini diciptakan oleh seroang putri seniman tari terkenal, yakni Bagong Kusudiarjo, yang bernama Ida Wibowo.

Penampilan Tari Rara Ngigel melibatkan penari yang berpasangan, antara pria dan wanita. Baca Juga : Tari Serimpi: Ulasan lengap dengan Gambarnya B. Tari Kreasi Tunggal Pada kali ini kami akan mengulas tentang tari kreasi tunggal. Sesuai dengan namanya, tarian ini dibawakan oleh seorang penari saja.

Karena itulah, dalam pementasan Tari Kreasi Tunggal seperti ini, mesti dimainkan oleh seorang penari yangsudah profesional. Berikut adalah contoh tari kreasi tunggal: 1# Tari Baris Tari kreasi selanjutnya yaitu Tari Dewi Anjasmara. Berkambang di tengah-tengah kehidupan Suku Sunda, Tari Dewi Anjasmara bercerita tentang seorang putri bernama Putri Anjasmara, yang merupakan seorang keturunan bangsawan.

Cerita klasik ini dimabil dari Hikayat Jawa yang berjudul Damarwulan. 3# Tari Gambir Anom Tari kreasi selanjutnya yaitu tari Gambir Anom. Tarian ini sudah ada sejak jaman Kerajaan Mataram Islam di wilayah Jawa Tengah. Tari Gambir Anom bercerita tentang anak Arjuna yang sedang dilanda asmara. 4# Tari Bondan Tari kreasi selanjutnya yaitu tari Bondan.

Awalnya Tari Bondan berkembang di Surakarta, tetapi kini sudah mengalami berbagai perkembangan dengan beragam jenisnya. Ada Tari Bondan Cindogo, Tari Bondan Mardiswi, dan Tari Bondan Pegunungan Tani, yang sama-sama menggambarkan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. 5# Tari Gambyong Tari kreasi selanjutnya yaitu tari Gambyong. Tarian ini berkembang di wilayah Surakarta, Jawa Tengah, dengan penciptanya, S.

Maridi. Awalnya, Tari Gambyong dimainkan oleh seorang saja, sehingga masuk kategori tari kreasi tunggal. Namun, akibat perkembangan jaman, tarian ini juga mulai dimainkan secara berkelompok. 6# Tari Golek Menak Sesuai dengan namanya, Tari Klasik Gatotkoco mengambil inspirasi dari kesenian wayang dan berkisah mengenai kehidupan Gatotkaca.

Seni tari yang berkembang di Jawa Tengah ini, menggambarkan sosok Gatotkaca yang dapat terbang dan sakti mandraguna, sebagai seorang keturunan Bima atau Werkudara. 9# Tari Legong Tari kreasi selanjutnya yaitu tari Legong. Tari Legong melibatkan para penari perempuan di provinsi Bali, sehingga begitu kental dengan nuansa Bali. Misalnya pada jenis busananya yang berwarna kuning keemasan khas Bali, serta perhiasan di atas kepala seleyaknya dewi atau batari di Bali.

10# Tari Trunajaya Tari kreasi selanjutnya yaitu tari Trunajaya. Keunikan yang dimiliki Tari Trunajaya ini adalah berupa tarian yang dimainkan oleh penari perempuan, tapi didandani seperti seorang laki-laki. Sebab, Tari Trunajaya merupakan seni tari yang menggambarkan karakter pemuda yang terus bersemangat dalam menjalani kehidupan. Baca Juga : 13 Tarian Tradisional Asal Daerah Jawa Barat C. Tari Kreasi Berpasangan Kategori untuk tari kreasi yang terakhir adalah tari kreasi berpasangan, yang melibatkan penari laki-laki dan perempuan dalam pertunjukannya.

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

Jika dibandingkan dengan tari tunggal, tentu tari berpasangan lebih sulit dilkukan, sebab perlu harmonisasi dan keselarasan gerak. Berikut adalah contoh tari kreasi berpasangan: 1# Tari Bambangan Cakil Tari kreasi yang selanjutnya yaitu tari Bambangan Cakil.

Tari Bambangan Cakil diperankan oleh 2 penari pria, yang memerankan tokoh ksatria dan raksasa. Tarian ini bercerita tentang peperangan antara kebaikan dan kejahatan, di mana ksatria tersebut mengambil peran Arjuna sebagai sosok yang baik, dan rakssa Cakil sebagai sosok jahat.

2# Tari Ketuk Tilu Tari kreasi berpasangan yang selanjutnya yaitu tari Janger. Tari Janger juga merupakan tari kreasi berpasangan yang berasal dari Bali. Meskipun pementasan Tari Janger dilakukan oleh 10 orang penari, tapi dalam mengambil gerakan, para penari ini akan mengambil pasangannya masing-masing.

4# Tari Legong Tari Kreasi berpasangan selanjutnya yaitu Tari Bambangan Cakil. Mirip dengan Tari Bambangan Cakil, tarian berikut ini juga bercerita tentang perang kebaikan melawan kejahatan. Bedanya, tarian ini dimainkan secara pasangan antara penari pria yang memerankan tokoh Cakil, dan seorang penari perempuan yang berperan sebagai Srikandi.

9# Tari Yospan Tari Kreasi berpasangan selanjutnya yaitu Tari Yospan. Tari Yopan tumbuh dan berkembang di Provinsi Papua, di mana tari yang dimainkan secara berpasangan ini menceritakan seorang bujang dan gadis yang mencari cinta sejati. Tarian ini cukup populer di Papua, dan kerap ditampilkan dalam upacara adat setempat. Nah, itulah tadi pembahasan menarik mengenai tari kreasi yang ada di Indonesia.

10# Tari Beksan Menak Umarmaya-Umarmadi Tari Kreasi berpasangan selanjutnya yaitu Tari Beksank Menak Umarmaya-Umarmadi. Tarian yang terinspirasi dari kisah Mulan dan Fulan ini, berkembang dan tumbuh di kawasan Yogyakarta. Tak berbeda dengan Tari Payung, tarian ini juga berkisah tentang sepasang kekasih yang mencari jodoh. Baca Juga : Arti Ekspektasi Menurut Para Ahli Akhir Kata Nah, itulah ulasan tentang Contoh Seni Tari Kreasi Modern Daerah Indonesia yang dapat saya sajikan dalam ulasan kali ini.

Semoga dengan adanya ulasan ini dapat menambah wawasan bagi kita semua dan bisa memberikan referensi serta menambah rasa cinta kita pada kebudayaan asli Indonesia. Janganlupa share artikel ini ke teman-teman kalian, semoga ini bisa membantu mereka dalam mencari sumber referensi seputar seni budaya Indonesia.

Nantikan update artikel seputar seni budaya di Rumbelnesia.com
Tari merak Sunda Tari Merak merupakan salah satu ragam tarian kreasi baru yang mengekpresikan kehidupan binatang, yaitu burung merak. Tata cara dan geraknya diambil dari kehidupan merak yang diangkat ke pentas oleh Seniman Sunda Raden Tjetjep Somantri, Ide dari Tari merak sendiri ketika Raden Tjejep Soemantri melihat tarian Dadak Merak pada Reog Ponorogo, maka dari itu aksesoris kepala merak pada tari merak mematuk manik-manik seperti tasbih yang ada pada merak pada Reog Ponorogo.

[1] [2] Merak yaitu binatang sebesar ayam, bulunya halus dan di kepalanya memiliki seperti mahkota. [3] Kehidupan merak yang selalu mengembangkan bulu ekornya agar menarik burung merak wanita menginspirasikan R. Tjetje Somantri untuk membuat tari Merak ini. [2] Dari sekian banyaknya tarian yang diciptakan oleh Raden Tjetje Somantri, tari Merak ini merupakan salah satu karyanya yang terkenal hingga kancah internasional. Tidak heran kalau seniman Bali juga, di antaranya mahasiswa Denpasar menciptakan tari Manuk Rawa yang konsep dan gerakannya hampir mirip dengan tari Merak.

[2] Sejarah [ sunting - sunting sumber ] Tari Merak berasal dari daerah Jawa Barat, lebih tepatnya di daerah Pasundan yang diciptakan sekitar tahun 1950-an.

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

{INSERTKEYS} [4] Sesuai dengan namanya, tarian ini merupakan implementasi dari kehidupan seekor burung merak. Gerakannya diambil dari tingkah laku merak jantan ketika ingin menarik perhatian betinanya. [5] Dalam perkembangannya, tari merak ini mengalami beberapa kali perubahan dari gerakan asli yang diciptakan oleh Raden Tjetje Somantri dengan koreografi dari Dra. Irawati Durban Arjon. Kemudian, pada tahun 1985 gerakan tari merak kembali direvisi.

[6] Tarian ini biasanya ditarikan berpasangan, biasanya tiga penari atau bisa juga lebih yang masing-masing memiliki fungsi sebagai wanita dan laki-lakinya. [2] Iringan lagu gendingnya yaitu lagu Macan Ucul. Dalam adegan gerakan tertentu terkadang waditra bonang dipukul di bagian kayunya yang sangat keras sampai terdengar kencang, itu merupakan bagian gerakan sepasang merak yang sedang bermesraan.

[2] Tari Merak biasanya ditampilkan sebagai penyambutan tamu, persembahan, edukasi, maupun sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya Indonesia dalam lingkup global. Ciri Khas [ sunting - sunting sumber ] Dalam setiap tarian pasti memiliki ciri khas yang membedakan antara tarian satu dengan yang lainnya serta menjadi penanda kelebihan dan keunikan tarian tersebut.

Pun tari merak ini memiliki beberapa ciri yang langsung dapat dikenali, diantaranya: β€’ Motif Busana (Kostum) yang dikenakan penari menyerupai motif bulu merak, menggambarkan bentuk dan keindahan bulu tersebut. Kain dan bajunya menggambarkan bentuk dan warna bulu-bulu merak; hijau biru dan/atau hitam.

[2] Ditambah lagi sepasang sayapnya yang melukiskan sayap atau ekor merak yang sedang dikembangkan. Gambaran merak akan jelas dengan memakai mahkota yang dipasang di kepala setiap penarinya.

[2] β€’ Gerakan dalam tari merak mendemonstrasikan tingkah laku merak jantan yang sedang mencari perhatian betinanya dengan gerakan yang gemulai. [7] Rujukan [ sunting - sunting sumber ] β€’ ^ Soepandi, Atik,; dkk.1994.Ragam Cipta.Bandung: CV. Sampurna. β€’ ^ a b c d e f g Rusliana, Iyus.2009.Kompilasi Istilah Tari Sunda.Bandung: Jurusan Tari, STSI Bandung.

β€’ ^ Danadibrata, R.A. 2006. Kamus Basa Sunda. Kiblat Buku Utama: Bandung. β€’ ^ "Tari Merak Sebagai Kesenian Tradisional Jawa Barat". RomaDecade (dalam bahasa Inggris). 2018-10-13. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-03-06 . Diakses tanggal 2019-03-05. β€’ ^ "Sejarah Tari Merak - Kostum, Gerakan, Gambar, Vidio [Lengkap]". Sahabatnesia. 2016-10-20 . Diakses tanggal 2019-03-05. β€’ ^ "Sejarah Tari Merak". Scribd . Diakses tanggal 2019-03-05. β€’ ^ "Ciri-ciri Tari Merak Kesenian Masyarakat Sunda".

Informasi Budaya Jawa. 2018-03-06 . Diakses tanggal 2019-03-05. β€’ Halaman ini terakhir diubah pada 22 Maret 2022, pukul 06.07. β€’ Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. β€’ Kebijakan privasi β€’ Tentang Wikipedia β€’ Penyangkalan β€’ Tampilan seluler β€’ Pengembang β€’ Statistik β€’ Pernyataan kuki β€’ β€’ Jakarta - Tari Merakmerupakan salah satu kesenian yang berasal dari daerah Bandung, Jawa Barat.

Tarian ini terinspirasi dari burung merak yang mempunyai bulu yang indah, seperti kostum yang dipakai oleh para penarinya. Bukan penggambaran Merak betina, Tari Merak ini justru merupakan penggambaran tingkah laku burung merak jantan yang memiliki keindahan bulu ekor yang memikat perhatian. Sejarah Tari Merak Dilansir dari situs resmi Kemdikbud, Tari Merak diciptakan oleh Rd. Tjetje Somantri pada tahun 1955.

Gerakan tarian ini merupakan pengembangan dari gaya tari Sunda yang dikuasai oleh Tjetje. Mulanya, penciptaan tarian ini ditujukan untuk menghibur para delegasi Konferensi Asia Afrika dalam acara resepsi di Bandung tahun 1955.

Sejak diciptakan, Tari Merak Sunda karya Tjetje hanya dipertunjukkan empat kali, yaitu dalam rangkaian kegiatan KAA di halaman belakang Gedung Pakuan pada tahun 1955; tahun 1955 di Hotel Orient, Bandung; tahun 1957 dalam rangka menyambut kehadiran Voroshilof, Presiden USSR (Rusia) di Gedung Pakuan; dan tahun 1958 dalam pertunjukan tari di YPK. Sepeninggal Rd. Tjetje Somantri pada Tahun 1963, Irawati Durban sebagai muridnya menyempurnakan tatanan Tari Merak ciptaan Rd. Tjetje Somantri dengan mengolah kembali struktur koreografi tariannya.

Kemudian pengembangan terhadap Tari Merak Sunda ini pertama kali digagas oleh Irawati Durban ketika Grup Viatikara diberi tugas oleh Presiden Soekarno untuk mempersiapkan rombongan kesenian ke New York Fair 1965.

Sebagai pelatih, Irawati Durban lebih memilih Tari Merak Sunda daripada Tari Kukupu yang sudah sering ditampilkan kala itu. Baca juga: Tari Payung: Sejarah dan Asal Usulnya Makna Tari Merak Gerakan Tari Merak Sundamemiliki makna sebagai salah satu perwujudan atas rasa kagum terhadap keindahan burung merak di alam bebas. Gerakannya menggambarkan beragam tingkah laku Burung Merak jantan yang menarik serta sifat yang angkuh dalam membanggakan keindahannya.

Salah satu yang tercermin dalam Tari Merak Sunda ini adalah gerak gerik burung merak saat mengembangkan ekornya untuk memikat burung merak betina. Tari Merak ini biasa ditarikan oleh perempuan dengan mengenakan busana yang sangat glamor, estetis, eksotis, serta komposisi kinestetiknya.

Hal ini menjadikan Tari Merak Sunda memiliki daya pikat tersendiri bagi siapapun yang menari dan menontonnya. Gerakan Tari Merak Adapun struktur gerak yang terdapat pada koreografi Tari Merak Sunda di antaranya: 1. Ngalayang beber buntut atau gerakan masuk panggung 2. Ngayun soder 3. Kiprah merak kuncung atau kembang kuray 4. Keupat merak 5. Merak ulin 6. Merak ngibing sosoderan 7.

Geleber merak mentang buntut 8. Gigibrig-kokoer 9. Nyalisik-bibintih Itulah sejarah, makna, dan gerakan Tari Merak yang berasal dari daerah Jawa Barat. Yuk ikut lestarikan!
Sesuai dengan namanya, tarian ini diadaptasi dari tingkah laku atau gerak-gerik burung merak jantan saat memikat merak betina dengan bulu-bulu ekornya yang cantik.

Tarian Merak ini juga menjadi salah satu kesenian kebanggaan masyarakat Pasundan meskipun bukan tergolong dalam tarian adat atau tradisional setempat. Untuk mengenal lebih jauh mengenai asal-usul tarian Merak, kostum yang dikenakan, dan gerakan-gerakannya, mari simak ulasan berikut ini. pinterest.com Daftar Isi β€’ Asal Mula dan Sejarah Tari Merak β€’ Makna dan Fungsi Tarian Merak β€’ Bentuk Penyajian Tari Merak β€’ Kostum dan Properti Penari Merak β€’ 1.

Kepala β€’ 2. Badan β€’ 3. Bawah β€’ Gerak Dasar Tarian Merak β€’ Apakah artikel ini bermanfaat? Silahkan dibagikan. Asal Mula dan Sejarah Tari Merak Tari Merak pertama kali diciptakan pada tahun 1950 oleh seorang seniman Sunda bernama Raden Tjetjep Soemantri. Beliau memadukan gerakan klasik tarian Sunda dengan gerakan-gerakan baru yang terinspirasi dari tingkah laku merak jantan ketika sedang menarik perhatian merak betina.

Meskipun mendapatkan inspirasi dari gerak-gerik burung merak jantan, tarian ini biasanya dilakukan oleh penari wanita secara berpasang-pasangan.

Salah satu penari akan berperan sebagai merak jantan dan penari lain berperan sebagai merak betina. Tarian Merak menggunakan iringan dari alat musik tradisional yaitu gending macan ucul. Selain memberikan tempo bagi penari, iringan gamelan inilah yang akan membuat setiap gerakan-gerakan tari Merak menjadi lebih memukau dan mempesona. Makna dan Fungsi Tarian Merak Di balik terciptanya suatu karya seni, tentu ada makna atau filosofi yang terkandung di dalamnya, tak terkecuali dengan tarian Merak.

Tarian ini menggambarkan tingkah laku merak jantan yang berusaha memikat merak betina dengan memamerkan bulu ekornya yang berwarna-warni dan indah. Makna tarian Merak ini ditampilkan melalui gerakan-gerakannya yang luwes, lembut, dan tangkas.

Karena tarian ini mengandung makna dan filosofi yang kuat, maka tidak mengherankan jika tarian ini sering ditampilkan dalam upacara pernikahan untuk menyambut pengantin pria menuju pelaminan. Sesuai dengan makna dan filosofi di balik terciptanya tarian ini, tarian Merak memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai berikut. β€’ Sebagai salah satu kesenian yang digunakan menyambut tamu dan rombongan pengantin pria dalam acara pernikahan adat Jawa Barat.

β€’ Sebagai hiburan untuk menyambut tamu kehormatan yang berkunjung ke daerah Jawa Barat. β€’ Sebagai sarana pendidikan yang diajarkan di sekolah-sekolah, khususnya kegiatan ekstrakurikuler. β€’ Sebagai identitas dan kekayaan budaya asli Jawa Barat yang membanggakan, sehingga Indonesia menjadi lebih dikenal di mata dunia. Bentuk Penyajian Tari Merak Dalam pementasannya, tarian Merak dilakukan secara berkelompok dan berpasang-pasangan.

Masing-masing penari akan memerankan burung merak jantan dan merak betina diiringi alat musik tradisional yaitu gending macan ucul, musik selingan waditra bonang, dan lagu Cingcangkeling.

Waditra bonang ini akan dibunyikan ketika penari melakukan gerakan sepasang merak yang sedang bermesraan. Tarian ini disajikan dengan menonjolkan kostum yang dikenakan oleh para penarinya berupa busana dengan motif layaknya bulu burung merak berwarna hijau, hitam, dan biru.

Sementara itu, untuk pola lantai yang digunakan dalam pementasan tarian Merak yaitu pola lantai garis lurus dan melengkung. Untuk pola lantai garis lurus membentuk segi empat, segitiga, huruf V, zig-zag, dan variasi lainnya, sedangkan garis lengkung membentuk angka 8, spiral, dan lengkungan ular. akurat.co Kostum dan Properti Penari Merak Untuk menampilkan kesan yang unik dan menarik, para penari Merak akan mengenakan kostum, aksesori, dan properti pendukung lainnya.

Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk menunjang kesempurnaan koreografi ketika tarian ini dipentaskan. Ada 3 bagian properti yang dikenakan oleh para penari meliputi properti untuk bagian kepala, badan, dan bawahan. Berikut ini merupakan kostum dan properti yang digunakan oleh para penari Merak.

1. Kepala Ada beberapa properti dan aksesori yang digunakan oleh para penari Merak antara lain sebagai berikut ini. β€’ Mahkota atau yang dikenal dengan sebutan siger merupakan aksesori yang dikenakan untuk bagian kepala. Mahkota ini dihias dengan payet dan pernak-pernik lainnya sehingga ketika terkena sorotan lampu akan terlihat berkilauan. β€’ Sesuping merupakan aksesori yang digunakan pada bagian telinga yang memiliki corak senada dengan hiasan yang ada pada siger (mahkota).

Jika diperhatikan secara sekilas, bentuk sesuping ini hampir mirip seperti ornamen pada kostum pewayangan. β€’ Garuda mungkur merupakan aksesori yang digunakan untuk menghias bagian sanggul rambut penari yang memerankan merak jantan. 2. Badan Pada bagian badan, para penari Merak menggunakan 3 macam properti yaitu penutup dada (kemben), apok, dan sayap.

Berikut ini kostum dan properti bagian badan yang dikenakan penari Merak. β€’ Kemben merupakan penutup dada yang terbuat dari kain untuk menutup bagian tubuh penari dari dada hingga bawah perut. Kemben dilengkapi dengan tali pengikat agar tidak melorot saat digunakan dan tersedia dalam berbagai macam warna sesuai dengan kebutuhan. β€’ Apok merupakan kostum yang digunakan penari untuk menutupi bagian leher hingga dada yang berbentuk panjang dan melingkar seperti kalung.

Aksesori yang satu ini berfungsi untuk mempermanis tampilan penari dan memudahkan mereka dalam melakukan gerakan. β€’ Sayap merupakan properti wajib yang menjadi ciri khas tarian Merak karena bentuknya mirip seperti sayap merak. Sayap ini memiliki corak yang indah dan berwarna-warni, serta terdapat sabuk yang berfungsi untuk penutup sampur dan pinggang.

3. Bawah Kostum yang dikenakan penari Merak untuk bagian bawah yaitu busana berbentuk rok yang motifnya senada dengan kostum bagian atas, gelang, dan kilat bahu sebagai properti pendukungnya. Rok penari diberi hiasan pernak-pernik dan aksesori yang menggambarkan kecantikan bulu merak. pariwisatasolo.surakarta.go.id Gerak Dasar Tarian Merak Bagi Anda yang tertarik mempelajari tarian Merak, Anda harus memahami gerakan-gerakan dasarnya. Berikut ini gerakan dasar pada tari Merak.

β€’ Galier merupakan gerakan memutar kepala ke arah depan, belakang, kanan, dan kiri. β€’ Gilek merupakan gerakan menggelengkan kepala ke kanan dan ke kiri. β€’ Ukel merupakan gerakan tangan secara memutar dan luwes sesuai dengan irama musik pengiring tarian. β€’ Selut merupakan perpaduan antara gerakan tangan ke kanan dan ke kiri secara bersamaan dengan gerakan mendorong tangan ke depan atau ke atas sesuai irama musik iringan secara bergantian. β€’ Tepak bahu merupakan gerakan menepuk pundak menggunakan salah satu tangan yang dilakukan dengan posisi tangan menyilang dalam dua putaran tangan.

β€’ Capang merupakan gerakan menekuk satu tangan. β€’ Nyawang merupakan gerakan isyarat tangan seolah-olah penari sedang melihat jauh ke depan. β€’ Lontang kanan atau lontang kiri merupakan gerakan tangan ke kanan dan ke kiri secara bergantian. β€’ Duduk deku merupakan gerakan melipat kaki ke bawah atau duduk bersila.

β€’ Seser merupakan gerakan menggeser kaki ke kanan dan ke kiri. β€’ Sisrig merupakan gerakan menggoyangkan kedua kaki secara bersamaan. Selain gerakan-gerakan di atas, ada pula gerakan gabungan atau campuran yang memadukan beberapa gerakan kepala, tangan, dan kaki secara bersamaan.

Dalam melakukan gerakan campuran ini, tangan dan kaki harus bergerak berlawanan artinya tangan kanan dengan kaki kiri dan sebaliknya. Penjelasan mengenai tari Merak di atas dapat Anda jadikan sebagai referensi yang akan menambah wawasan untuk semakin mengenal budaya Indonesia. Meski bukan termasuk tarian adat tradisional, tarian Merak tetap menjadi salah satu kebanggaan dan kekayaan asli Indonesia yang patut dilestarikan.

Baca juga: Rumah adat Jawa Barat
4.1/5 - (233 votes) Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman kebudayaan yang sangat kaya. Budaya yang ada di bumi nusantara meliputi budaya tradisional serta modern yang sangat menarik untuk dipelajari. Dari sekian banyak kebudayaan tradisional tersebut, kesenian tari merupakan salah warisan luhur yang wajib kita jaga. Masing-masing daerah di Indonesia memiliki seni tari yang khas. Salah satunya adalah tari merak, sebuah tarian elok dari Jawa Barat.

Tarian ini adalah jenis kreasi baru yang terinspirasi dari kehidupan burung merak. Hal tersebut ditampilkan dalam berbagai gerakan penari menirukan tingkah laku burung merak.

Tari merak dikenalkan ke pentas seni secara lebih luas oleh seniman Sunda yang bernama Raden Tjetjep Soemantri. Tarian merak merupakan tari modern atau kontemporer, dimana setiap gerakan dalam tarian ini diciptakan secara bebas dengan kreasi sendiri. Tari ini bukan tarian tradisional atau tarian klasik. Namun karena keindahan gerakannya, tarian ini mampu menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat dan Indonesia secara luas. Daftar Isi β€’ Sejarah Tari Merak β€’ Karakteristik & Ciri Tari Merak β€’ Makna dan Filosofi β€’ Fungsi Tari Merak β€’ Bentuk Penyajian Tari Merak β€’ Kostum & Properti Penari Merak β€’ 1.

Bagian Kepala β€’ 2. Bagian Badan β€’ 3. Bagian Bawah β€’ Gerakan Dasar Tari Merak β€’ Pola Lantai Tari Merak β€’ Keunikan Tarian Merak β€’ Perkembangan Tari Merak Sejarah Tari Merak Tari merak diciptakan pada tahun 1950-an oleh seniman dan koreografer tari asal Jawa Barat. Tarian ini berasal dari Jawa Barat atau daerah Pasundan oleh Raden Tjetjep Soemantri.

Beliau mengambil gerakan-gerakan indah dari burung merak yang kemudian dijadikan sebuah tarian. Kesenian tari merak adalah penerapan dan kehidupan atau tingkah laku seekor burung merah.

Lebih spesifik lagi, tari ini diambil dari perilaku burung merak jantan ketika ingin memikat burung merak betina. Salah satu gerakan indah yang ditampilkan adalah gerakan burung merak jantan yang memperlihatkan keindahan bulu ekornya. {/INSERTKEYS}

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

Gerakan ini bertujuan untuk menarik perhatian burung merak betina. Akan tetapi seiring perkembangan zaman, tarian ini mengalami beberapa perubahan gerak dari aslinya. Pda pementasannya, tari merak dilakukan secara berpasang-pasangan. Setiap penari memiliki peranan masing-masing, yaitu sebagai merak jantan dan merak betina.

Setiap gerakan penari diiringi oleh musik tradisional bernama gending macan ucul. Iringin gamelan ini memberikan tempo kepada penari untuk mengerakkan tubuhnya secara gemulau layaknya perilaku burung merak sehari-hari. Gerakan-gerakan tersebut dilakukan dengan sangat indah dan mempesona. Penonton yang melihat penampilan penari dipastikan terpikat dengan suasana ceria dan keistimewaannya.

Oleh sebab itu pula, tarian ini juga banyak dilakukan pada acara tingkat nasional dan internasional. Karakteristik & Ciri Tari Merak Tari merak mempunyai ciri dan karakteristik tersendiri dibanding tarian lainnya. Hal itu bisa dilihat dari gerakan penari, properti, serta penyajian yang begitu unik. Berikut ini adalah keistimewaan tari merak, antara lain: β€’ Kostum atau busana penari berdesain seperti tubuh burung merak lengkap dengan bulu-bulunya.

Hal tersebut ditampilkan dalam penggunaan warna biru, hijau, dan hitam sebagai ciri khas burung merak. Kostum penari juga dilengkapi dengan sepasang sayap yang dapat dikembangkan. Selain itu, pada bagian kepala penari juga terdapat mahkota. β€’ Gerakan penari merak sebisa mungkin mengikuti tingkah laku burung merak jantan ketika mendekati burung merak betina. Gerakan-gerakan tersebut dilakukan dengan sangat gemulai. β€’ Tari merak dipentaskan secara berpasangan sebagai symbol tarian antara merak jantan dan merak betina.

baca juga: Pantai Base G - Eksotiseme Bersejarah di Jayapura Makna dan Filosofi Setiap seni pasti memiliki unsur makna dan filosofi didalamnya, termasuk pula pada tari merak. Tarian ini menggambarkan tingkah laku merak jantang saat mendekati merak betani. Gerakan-gerakan yang ditampilkan menujukkan usaha merak jantan agar betina meneri cintanya melalui cara memamerkan warna-warni bulu ekornya yang indah.

Makna tersebut ditampilkan melalui gerak lembut, luwes serta tangkas yang menarik perhatian penonton. Karena makna dan filosifi tersebut pula tarian ini digunakan sebagai tarian penyambut pengantin pria ke pelaminan pada upacara pernikahan. Fungsi Tari Merak Biasanya tarian merak sering ditampilkan pada acara penyamutan tamu, akan tetapi juga berfungsi sebagai tarian hiburan dan pengsisi acara masyarakat. Berikut ini adalah beberapa kegunaan tari merak, antara lain: β€’ Tarian merak merupakan salah satu pilihan tari dari Jawa Barat untuk meneripa tarmu dalam acara pernikahan β€’ Ketika ada sebuah kunjungan dari tamu-tamu penting, tarian ini juga digunakan sebagai penyambutan β€’ Tari merak adalah tarian yang bisa digunakan untuk menyambut rombongan pengantu pria menuju pelaminan β€’ Tarian merak adalah salah satu tarian asli Jawa Barat yang turut mengenalkan Indonesia di mata Internasional Bentuk Penyajian Tari Merak Tari merak dimainkan secara berkelompok oleh tiga orang penari atau lebih.

Penari-penari tersebut masing-masing memainkan peran sebagai merak jantan dan betina. Dalam melakukan tarian merak, lagu pengiring yang dimainkan adalah macan tutul. Selain itu ada pula penggunaan selingan waditra bonang yang dipukul bagian kayunya dengan sangat keras. Pemberian waditra dilakukan terutama saat penari melakukan gerakan sepasang merak bermesraan.

Sisi utama dalam pertunjukkan tari merak adalah penggunaan busana penari dengan motif seperti bulu burung merak. Kain kostum penari merak umumnya berwarna hijau, biru dan hitam agar serupa dengan waena burung merak.

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

Aksesoris yang paling menarik perhatian adalah sepasang sayap mirip sayap merak atau ekor merak yang sedang mengembang. Agar penampilan lebih menarik, tidak lupa kepala penari dihiasi dengan mahkota. Kostum & Properti Penari Merak Pada tarian merak penggunaan kostum, properti, serta aksesoris sangatlah banyak. Tujuan dari perlengkapan tersebut adalah untuk menyempurnakan koreografi saat diatas panggung.

Properti penari merak dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu kepala, badan dan bawahan, antara lain: 1. Bagian Kepala Berikut ini adalah properti yang dikenakan di kepala penari merak, yaitu: β€’ Mahkota – Jenis mahkota yang biasanya dikenakan penari merak disebut dengan siger.

Mahkota ini terdiri dari berbagai aksesoris yang nampak sangat unik. Mahkota memiliki hiasan berupa pernak Pernik dan payer dengan berbagai macam warna. Ketika dipakai di kepala, mahkota ini terlihat bersinar saat terkena sorotan lampu.

β€’ Hiasan Telinga – Penari merak menggunakan hiasan telinga yang bila diperhatikan mirip ornamen pada kostum pewayangan. Hiasan telinga ini disebut dengan sesuping dan termasuk aksesoris mahkota. Ornamen ini mempunyai corak dan pernik seperti hiasan mahkota. β€’ Hiasan Sanggul – Di bagian belakang rambut penari akan diberi aksesoris yang disebut garuda mungkur. Aksesoris tersebut digunakan oleh penari merak jantan. baca juga: Suku Asmat - Sebaran, Ciri, Budaya, Upacara Adat, Rumah Adat, Bahasa, Seni Tari & Ukiran 2.

Bagian Badan Pada bagian badan terdapat 3 macam properti, antara lain: β€’ Penutup Dada – Para penari merak mengenakan penutup dada dari bahan kain mirip seperti kemben.

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

Cara pemakaian kain ini adalah dengan melingkarkannya ke bagian tubuh penari dari dada hingga bawah perut. Warna kainnya sangat Bergama dan disesuaikan dengan kebutuhan. Penutup dada ini dilengkapi dengan tali pengikat agar tidak melorot. β€’ Apok – Bagian leher penari ditutupi dengan apok yang berbentuk panjang dan melingkar. Apok berbentuk mirip kaling yang digunakan penari untuk menutupi leher hingga dada. Aksesoris ini berfungsi untuk memudahkan penari melakukan gerakan.

Selain itu, hiasan pada apok mempunyai motif tertentu yang terlihat sangat indah. β€’ Sayap – Berbeda dengan tari lain yang menggunakan selendag. Pada tarian merak kain dibuat sedemikian rupa sehingga bentuknya mirip seperti sayap. Bagian ini adalah ciri utama dari kostum penari merak. Sayap merak tersebut memiliki ornamen dan corak warna-warni yang terlihat sangat indah. Pada bagian ini pula terdapat sabuk yang berfungsi sebagai penutup sampur dan pinggang.

3. Bagian Bawah Pada bagian bawah kostum penari merak menggunakan busana berbentuk rok yang motifnya serasi dengan bagian atas. Bagian rok penari diberi aksesoris dan pernak-pernik yang menggambarkan bulu burung merak. Selain itu, bagian kaki penari juga mengenakan gelan dan kilat bahu sebagai aksesoris pendukung. Gerakan Dasar Tari Merak Untuk mempelajari tarian merak, maka kita perlu memahai gerakan dasarnya.

Gerakan dasar tersebut meliputi gerakan kepala, tangan, kaki, serta cmpuran. Berikut ini adalah dasar tari merak, yaitu: β€’ Galier – Galier adalah gerakan yang mengharuskan penari untuk memutar kepalanya ke arah kanan, kiri, depan dan belakang.

β€’ Gilek – Gilek adalah gerakan dalam tari merak yang menharuskan penari menggelengkan kepala ke kanan dan ke kiri. β€’ Ukel – Ukel merupakan gerakan tangan pada tari merak yang dilakukan secara luwes saat memutar tangan sesuai irama musik pengiring.

β€’ Selut – Selut adalah gerakan tangan ke kanan dan ke kiri bersamaan dengan gerakan mendorong tangan ke depan atau ke atas sesuai irama secar bergantian. β€’ Tepak Bahu – Gerakan tepak bahu adalah gerakan penari saat menempuk pundah dengan salah satu tangannya. Tepak bahu dilakukan dengan posisi tangan bersilang dalam dua putaran tangan.

β€’ Capang – Capang ialah gerakan penari merak ketika menekuk satu tangan. β€’ Nyawang – Nyawang adalah gerakan isyarat tangan dari penari yang menujukkan kepada para penonton bahwa penari sedang melihat jauh ke depan. β€’ Lontang Kanan atau Kiri – Lontang kanan atau lontang kiri merupakan gerakan tangan penari merak menggunakan kedua tangannya untuk saling bergerak bergantian. β€’ Duduk Deku – Duduk deku adalah gerakan peanri duduk bersila atau melipat kakinya ke bawah.

β€’ Seser – Seser ialah gerak kaki yang mengharuskan penari untuk menggeser kaki kenan dan ke kiri. β€’ Sirig – Sirig adalah gerakan kaki penari merak saat menggouangkan kedua kakinya secara bersamaan. baca juga: Danau Habema - Danau Tertinggi di Indonesia, Pesona di Atas Awan!

Sedangkan gerakan capuran atau gabungan adalah gerakan yang dilakukan penari berupa gabungan antara gerak kepala, tangan dan kaki secara bersamaan, namun tangan dan kaki harus bergerak dengan pasangan berbeda.

Artinya gerakan tersebut dilakukan secara menyilang antara tangan kan dengan kaki kiri, begitupun sebaliknya. Tari merak biasanya dilakukan secara serempak dan terdiri dari tiga penari atau lebih.

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

Lagu populer yang sering digunakan sebagai pengirin tarian merak adalah Cingcangkeling. Salah satu adegan unik dalam tarian ini adalah waditra bonang menabgrak kayu sehingga menghasilkan suara keras. Adegan tersebut adalah bagian dari gerakan burung merak saat sedang bercinta. Pola Lantai Tari Merak Dalam pementasan tari merak, terdapat berbagai pola lantai dan tidak terdiri dari satu macam.

Beberapa pola lantai yang bisa dipilih adalah pola garis lengkung dan pola garis lurus. Pola garis lengkung akan membentuk tarian merak sesuai lengkungan, seperti lengkungan ular, angka delapan, atai bentuk spiral. Sedangkan untuk pola garis lurus dapat membentuk zigzag, segi empat, segitiga, huruf v dan variasi lainnya.

Keunikan Tarian Merak Tidak hanya menarik untuk disaksikan, tari merak juga mempunya aneka keunikan lain. Berikut ini ini adalah keunikan tarian merak yang membedakannya dari tarian lainnya, yaitu: β€’ Kostum Penari – Hal unik pertamia dari tari merak adalah kostumnya yang sangat indah dan dibuat mirip seperti tubuh burung merak.

Bahkan baju peanri pun diberi ornament bulu pelengkap serta penari menggunakan mahkota agar nampak lebih serupa. β€’ Gerakan Penari – Gerakan penari merak terinspirasi dari perjuangan merak jantan untuk mendapat perhatian merak betina. Oleh sebab itu, gerakannya begitu unik dan menarik. β€’ Alunan Musik – Pada beberapa bagaian tarian, akan muncul suara keras dari bonang yang mendandakan burung merak sedang bermesraan. β€’ Tarian merak dilakukan secara berpasangan dan diiringi gending lagu macan tutul.

Perkembangan Tari Merak Tarian merak adalah salah satu kesenian tradisional asli Indonesia yang berasal dari Jawa Barat. Masyarakat Jawa Barat harus bangga terhadap warisan budaya ini dan terus melestarikannya. Pemahaman menganai sejarah, makna, filosofi, kemudian mempelajari gerakan tari merak adalah salah satu bentuk pelestarian kebudayaan. Melalui hal ini rasa cinta tanah air serta budaya bangsa akan tetap terjaga.Tari merak yang dikenalkan oleh seniman Sunda Raden Tjetjep Soemantri merupakan salah satu ragam tarian kreasi baru yang mengekpresikan kehidupan burung merak.

Sehingga, tata cara dan gerakannya diambil dari kehidupan merak. Tarian merak yang merupakan tari modern atau kontemporer, di mana setiap gerakan dalam tarian ini diciptakan secara bebas dengan kreasi sendiri, mampu menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat dan Indonesia secara luas. Lantas, seperti apa sejarah, asal-usul, gerakan dan makna filosofis tari merak?

Mari ketahui lengkapnya dalam artikel berikut seperti dilansir dari berbagai sumber: (Riverspace) Tari yang berasal dari daerah Pasundan ini diciptakan pada tahun 1950-an oleh seniman dan koreografer tari asal Jawa Barat, tepatnya Raden Tjetjep Soemantri. Sesuai dengan namanya, tarian ini merupakan implementasi dari kehidupan seekor burung merak. Gerakannya diambil dari tingkah laku merak jantan ketika ingin menarik perhatian betinanya.

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

Tarian ini biasanya ditarikan berpasangan, biasanya tiga penari atau bisa juga lebih yang masing-masing memiliki fungsi sebagai perempuan dan laki-lakinya. Tarian ini biasa diiringi dengan lagu gending, yaitu lagu Macan Ucul. Dalam adegan gerakan tertentu terkadang waditra bonang dipukul di bagian kayunya yang sangat keras sampai terdengar kencang, itu merupakan bagian gerakan sepasang merak yang sedang bermesraan.

Lagu populer yang sering digunakan sebagai pengiring tarian merak adalah Cingcangkeling. Salah satu adegan unik dalam tarian ini adalahgerakan waditra bonang menabrak kayu sehingga menghasilkan suara keras.

Adegan tersebut adalah bagian dari gerakan burung merak saat sedang bercinta. Artikel terkait: Beraneka Ragam, Ini 25 Tarian Tradisional dari Berbagai Provinsi di Indonesia Asal Usul Tari Merak Asal Usul Tarian (Slot) Tarian yang kini sudah mendunia itu merupakan penerapan dan kehidupan atau tingkah laku burung merak jantan ketika ingin memikat burung merak betina. Di mana biasanya akan memperlihatkan keindahan bulu ekornya yang bertujuan menarik perhatian burung merak betina.

Namun, seiring berkembangnya zaman, tarian ini mengalami beberapa perubahan gerak dari tarian aslinya. Pada pementasannya, tari merak dilakukan secara berpasang-pasangan. Setiap penari memiliki peranan masing-masing, yaitu sebagai merak jantan dan merak betina.

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

Setiap gerakan penari diiringi oleh musik tradisional bernama gending macan ucul. Iringin gamelan ini memberikan tempo kepada penari untuk mengerakkan tubuhnya secara gemulau layaknya perilaku burung merak sehari-hari. Gerakan-gerakan tersebut dilakukan dengan sangat indah dan memesona. Penonton yang melihat penampilan penari dipastikan terpikat dengan suasana ceria dan keistimewaannya.

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

Itulah mengapa tarian satu ini banyak digelar dalam acara tingkat nasional maupun internasional. Artikel terkait: Kaya Budaya! 123 Jenis Tarian Tradisional dari Berbagai Daerah di Indonesia Makna dan Filosofi Setiap seni pasti memiliki unsur makna dan filosofi didalamnya, termasuk pula pada tari merak. Tarian ini menggambarkan tingkah laku merak jantang saat mendekati merak betani. Gerakan-gerakan yang ditampilkan menunjukkan usaha merak jantan agar betina menerima cintanya melalui cara memamerkan warna-warni bulu ekornya yang indah.

Makna tersebut ditampilkan melalui gerak lembut, luwes serta tangkas yang menarik perhatian penonton. Karena makna dan filosofi tersebut pula tarian ini digunakan sebagai tarian penyambut pengantin pria ke pelaminan pada upacara pernikahan.

Artikel terkait: 16 Alat Musik Tradisional Indonesia yang Mendunia, Sudah Tahu? Ciri Khas Tari Merak Agar Kuat Berpuasa Seharian, Ini 5 Ragam Makanan yang Baik Dikonsumsi Anak Saat Sahur β€’ Motif busana atau kostum yang dikenakan penari menyerupai motif bulu merak, menggambarkan bentuk dan keindahan bulu tersebut.

Kain dan bajunya menggambarkan bentuk dan warna bulu-bulu merak, yaitu hijau biru dan atau hitam.

tari merak merupakan salah satu tari kreasi di indonesia tarian ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan tarian lain jelaskan ciri khas yang dimaksud

β€’ Sepasang sayapnya yang melukiskan sayap atau ekor merak yang sedang dikembangkan. Gambaran merak akan jelas dengan memakai mahkota yang dipasang di kepala setiap penarinya. β€’ Gerakan dalam tari merak mendemonstrasikan tingkah laku merak jantan yang sedang mencari perhatian betinanya dengan gerakan yang gemulai. Fungsi Tarian Merak Biasanya tarian merak sering ditampilkan pada acara penyamutan tamu, akan tetapi juga berfungsi sebagai tarian hiburan dan pengsisi acara masyarakat.

Berikut ini adalah beberapa fungsi tari merak, antara lain: β€’ Tarian merak merupakan salah satu pilihan tari dari Jawa Barat untuk menerima tamu dalam acara pernikahan Ketika ada sebuah kunjungan dari tamu-tamu penting, tarian ini juga digunakan sebagai penyambutan. β€’ Tari merak menjadi tarian yang bisa digunakan untuk menyambut rombongan pengantu pria menuju pelaminan Tarian merak adalah salah satu tarian asli Jawa Barat yang turut mengenalkan Indonesia di mata Internasional.

Itulah sejarah, asal-usul, gerakan dan makna filosofis tari merak yang bisa Parents jelaskan kepada buah hati tercinta. Baca juga: Demi Lovato Mencukur Rambut Hingga Plontos, Apa Alasannya? β€’ Kehamilan β€’ Tips Kehamilan β€’ Trimester Pertama β€’ Trimester Kedua β€’ Trimester Ketiga β€’ Melahirkan β€’ Menyusui β€’ Tumbuh Kembang β€’ Bayi β€’ Balita β€’ Prasekolah β€’ Praremaja β€’ Usia Sekolah β€’ Parenting β€’ Pernikahan β€’ Berita Terkini β€’ Seks β€’ Keluarga β€’ Kesehatan β€’ Penyakit β€’ Info Sehat β€’ Vaksinasi β€’ Kebugaran β€’ Gaya Hidup β€’ Keuangan β€’ Travel β€’ Fashion β€’ Hiburan β€’ Kecantikan β€’ Kebudayaan β€’ Lainnya β€’ TAP Komuniti β€’ Beriklan Dengan Kami β€’ Hubungi Kami β€’ Jadilah Kontributor Kami Tag Kesehatan

TARI MERAK KREASI BARU




2022 www.videocon.com